Anda di halaman 1dari 154

PAN DUAN

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN


SEKOLAH RUJUKAN
PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
TAHUN 2016
panduan pembinaan dan pengembangan
sekolah rujukan pada sekolah menengah pertama
Cetakan Pertama: 2016

milik negara tidak diperdagangkan

Kontibutor Naskah: Tim Pembelajaran dan Kurikulum


Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama
Desain Visual: Kalam J
Sumber sebagian ilustrasi: freepic.com (repro.)

Diterbitkan oleh:

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kompleks Kemdikbud, Gedung E, Lantai 15, 16, 17
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 12070
Tlp./Fax: 021-5725707, 5725681

© 2016 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama


Kata Pengantar
Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat
dan karunia-Nya sehingga Panduan Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Ru-
jukan Pada Sekolah Menengah Pertama ini dapat diselesaikan.

Panduan ini merupakan pedoman bagi sekolah-sekolah SMP calon sekolah ruju-
kan. Diharapkan melalui panduan ini pembinaan dan pengembangan sekolah ru-
jukan dapat dilaksanakan sesuai yang direncanakan. Pembinaan sekolah rujuk­
an merupakan wujud nyata pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan,
sehingga sumber daya manusia yang hasilkan kompetitif, berintegritas, visioner,
dan mampu beradaptasi pada kemajuan zaman.

Disadari sepenuhnya bahwa meskipun panduan ini telah disusun dengan cer-
mat dan dengan mempertimbangkan berbagai hal, namun diyakini masih jauh
dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran dari pihak-pihak terkait sangat
diharapkan. Atas peran serta, perhatian dan kerjasama dari semua pihak disam-
paikan banyak terima kasih. Semoga bermanfaat dan dapat dipergunakan se-
bagaimana mestinya.

Jakarta, Agustus 2016


Direktur Pembinaan SMP

Dr. Supriano, M.Ed.


NIP. 19620816 199103 1 001
Daftar Isi
kata pengantar √ 3
daftar isi √ 5

1 PENDAHULUAN √ 7
A Latar Belakang √ 8
B Landasan Hukum √ 13
C Tujuan √ 14
D Sasaran Pengguna Panduan √ 14
E Ruang Lingkup √ 14

2 KONSEP DAN KEBIJAKAN SEKOLAH RUJUKAN √ 17


A Pengertian Sekolah Rujukan √ 18
B Tujuan Sekolah Rujukan √ 18
C Indikator Sekolah Rujukan √ 20
D Mekanisme Penetapan Sekolah Rujukan √ 30

3 PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN CALON SEKOLAH RUJUKAN √ 35


A Pengertian √ 36
B Tujuan Pengembangan √ 36
C Strategi Pencapaian Indikator Sekolah Rujukan √ 36
D Pengelolaan oleh Calon Sekolah Rujukan √ 39
E Pembinaan oleh Pemerintah, Provinsi, LPMP dan pemerintah
kabupaten/kota √ 40

4 PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN SEKOLAH RUJUKAN √ 45


A Perencanaan √ 46
B Pelaksanaan √ 47
C Monitoring dan Evaluasi √ 76

5 PENUTUP √ 80

lampiran
• Pengembangan dan Penyusunan Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana
Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) untuk SMP Rujukan √ 83
• Data Sekolah Rujukan Tingkat Sekolah Menengah Pertama Tahun 2016 √ 98
S
A. Latar Belakang
pendahuluan

ebagaimana diketahui dalam amanat Konstitusi pasal 28c,


ayat (1), UUD 1945 dinyatakan bahwa “setiap orang berhak
mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasar­
nya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat
dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi
meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan
umat manusia”. Pasal 31 menyatakan pemerintah wajib memajukan pen-
didikan dengan mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendi-
dikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak
mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan
undang-undang, memprioritaskan anggaran pendidikan serta memajukan
ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai aga­
ma dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan
umat manusia.

Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 50(2) disebutkan


bahwa Pemerintah menentukan kebijakan nasional dan standar nasional
pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan nasional. Sedangkan dalam
Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 Bab XV tentang Penjaminan Mutu
pasal 91 disebutkan: (1) Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan
nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan dan (2) Penjamin­
an mutu pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk
memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan; dan (3) Penja­
minan mutu pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan se-
cara bertahap, sistematis, dan terencana dalam suatu program penjaminan
mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas. Dan/atau acuan
mutu, satuan pendidikan dikembangkan berdasarkan SNP dan atau di atas
SNP.

Namun demikian, pada kenyataannya kondisi mutu (satuan) pendidikan


yang diukur dari delapan SNP di seluruh Indonesia masih sangat bervariasi
dan sebagian besar belum memenuhi SNP. Beberapa kondisi indikator mutu
pendidikan ditinjau dari SNP yaitu:

Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) ditinjau dari Nilai


Akreditasi dan Pencapaian SPM (Standar Pelayanan Minimal)
Secara nasional, tercatat pada tahun 2013 sebanyak 68,7% SD/
MI dan 62,5% SMP/MTs telah terakreditasi minimal B. Pada tahun
2015 SMP yang terakreditasi B sebanyak 56,00% dan penca­paian
SPM sebanyak 74,89%. Kondisi ini menunjukkan bahwa pe­me­
nuhan Standar Nasional Pendidikan pada jenjang SMP masih jauh
8 dari harapan.
Capaian Nilai Ujian Nasional.

pendahuluan
Rerata nilai Ujian Nasional tahun 2015 secara nasional adalah
61,29. Ini berarti terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya se-
besar 61,00. Sedangkan ditinjau dari kualifikasi/kategorinya, hasil
ujian nasional adalah juga masih memprihatinkan, dengan rata-ra-
ta masih dalam kategori C (mutu belum baik).

NILAI Bahasa Bahasa Jumlah


Matematika IPA
UJIAN Indonesia Inggris Nilai
Kategori B C C C C
Rata-Rata 71.06 60.01 56.28 59.88 247.23
Terendah 2.0 2.0 2.5 2.5 20.0
Tertinggi 100.0 100.0 100.0 100.0 398.0
Standar
14.28 18.24 19.92 17.91 59.10
Deviasi

Capaian IIUN (Indeks Integritas Ujian Nasional).


Dari hasil UN SMP/ sederajat tahun 2015 menunjukkan dari to-
tal 52.163 SMP/ sederajat yang melaksanakan UN, hanya 12%
yang memiliki nilai UN dan IIUN tinggi, 50 persen memiliki nilai
UN tinggi tetapi memiliki nilai IIUN rendah, 17% memiliki nilai UN
rendah dan nilai IIUN tinggi, dan 22% sisanya memiliki nilai UN
dan IIUN rendah. Lebih lanjut secara rerata nilai UN dan IIUN se-
kolah swasta lebih tinggi dari sekolah negeri. 

Gambar 1. Pencapaian Nilai UN dan IIUN Tahun 2015


(Sumber: Balitbang Kemdikbud, 2016) 9
Kondisi Kompetensi Guru.
pendahuluan

Sebanyak tujuh provinsi mendapat nilai terbaik dalam penyeleng-


garaan  uji kompetensi guru (UKG)  tahun 2015. Nilai yang diraih
tersebut merupakan nilai yang mencapai standar kompetensi mini­
mum (SKM) yang ditargetkan secara nasional, yaitu rata-rata 55.
Tujuh provinsi tersebut adalah DI Yogyakarta (62,58), Jawa Tengah
(59,10), DKI Jakarta (58,44), Jawa Timur (56,73), Bali (56,13), Bang-
ka Belitung (55,13), dan Jawa Barat (55,06). Uji kompetensi guru
(UKG) tahun 2015 menguji kompetensi guru untuk dua bidang yai-
tu pedagogik dan profesional. Rata-rata nasional hasil UKG 2015
untuk kedua bidang kompetensi itu adalah 53,02. Selain tujuh
provinsi di atas yang mendapatkan nilai sesuai standar kompetensi
minimum (SKM), ada tiga provinsi yang mendapatkan nilai di atas
rata-rata nasional, yaitu Kepulauan Riau (54,72), Sumatera Barat
(54,68), dan Kalimantan Selatan (53,15). Hasil UKG untuk kom­
petensi bidang pedagogik saja, rata-rata nasionalnya hanya 48,94,
yakni berada di bawah standar kompetensi minimal (SKM), yaitu 55.

Kemahiran Membaca Siswa / Literasi


Rendahnya mutu kemahiran membaca siswa di Indonesia ditunjuk-
kan antara lain oleh hasil survei PISA Tahun 2012 dengan peroleh­an
nilai sebesar 396. Posisi Indonesia di bawah nilai rata-rata Malay-
sia (398) dan Thailand (441). Pada umumnya, kendala peningka-
tan mutu kema­hir­an membaca siswa dipengaruhi oleh kompetensi
pendidik, standar mutu penggunaan bahasa pembelajaran, sistem
pembelajar­an, dan sumber daya pembelajaran bahasa dan sastra.

Sementara itu, dalam Penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003


tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa terwujudnya sistem
pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa memberday-
akan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang
berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang
selalu berubah.

Untuk itu, Pemerintah telah mendesain pembangunan pendidikan jangka


panjang yang disebut dengan Rencana Pembangunan Pendidikan Nasional
Jangka Panjang (RPPNJP) 2005—2025. Dimana dalam RPJMN-III (2015-
2019) berdaskan UU No 17/2007 adalah memantapkan pembangunan
secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kom-
petitif perekonomian yang berbasis pada SDA yang tersedia dan SDM yang
berkualitas serta kemampuan IPTEK. Pada periode tahun 2015-2019 me-
nekankan pada peningkatan daya saing regional, sedangkan selanjutnya
10 pada tahun 2020-2024 adalah peningkatan Daya Saing Internasional.
Gambar 2.
PEMBINAAN DAN
PENGEMBANGAN
SEKOLAH
SSN: Sekolah Standar Nasional
SKM: Sekolah Kategori Mandiri
SPM: Standar Pelayanan Minimal
Gambar 3.
Berdasarkan kondisi mutu dan rencana pembangunan pendidikan ke depan

pendahuluan
tersebut, maka penting adanya pengembangan model pendidikan yang ber-
mutu minimal sesuai dengan SNP yaitu disebut dengan sekolah rujukan.
Pengembangan sekolah rujukan diharapkan menjadi salah satu solusi un-
tuk mempercepat pencapaian mutu dan pemenuhan SNP seluruh satuan
pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan pada sekolah rujukan juga diarah­
kan untuk menghasilkan insan Indonesia cerdas, berkarakter, berjati diri
Indone­sia, dan berkeunggulan komparatif dan kompetitif secara regional
dan internasional.

Dengan demikian, penyelenggaraan pendidikan dengan bentuk sekolah ru-


jukan merupakan salah satu upaya yang sangat penting oleh pemerintah
dalam rangka mempercepat pemerataan dan pemenuhan pencapaian stan-
dar nasional pendidikan pada tiap satuan pendidikan serta pengembangan-
nya, sehingga dapat sebagai contoh bagi sekolah-sekolah lainnya.

Berdasarkan kondisi, harapan, dan upaya-upaya yang akan dilakukan me­


lalui penyelenggaraan sekolah rujukan tersebut, maka perlu disusun petun-
juk teknis pengembangan dan pembinaan sekolah rujukan.

B. Landasan Hukum
Pengelolaan dan penyelenggaraan sekolah rujukan didasarkan pada:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambah-
an Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Peme­
rin­tah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pen-
didikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor
66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 No-
mor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157); 13
6. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Kementerian Pendi­
pendahuluan

dikan dan Kebudayaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun


2015 Nomor 15);
7. Permendiknas Nomor 63 Tahun 2009 Tentang Sistem Penjaminan Mutu
Pendidikan
8. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Karakter

C. Tujuan
Tujuan penyusunan Panduan dan Pembinaan Sekolah Rujukan pada Sekolah
Menengah Pertama ini adalah:
1. Sebagai pedoman bagi pemerintah, pemerintah daerah, pemangku ke­
pen­tingan lainnya dan masyarakat dalam pengembangan dan pembina­
an sekolah rujukan.
2. Sebagai pedoman bagi satuan pendidikan dalam mengelola dan menye-
lenggarakan sekolah rujukan.

D. Sasaran Pengguna Panduan


Buku ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai acuan oleh berbagai pihak
dalam pengembangan dan pembinaan sekolah rujukan, yaitu:
1. Pemerintah Pusat (Direktorat Jenderal Dikdasmen, Direktorat PSMP,
dan LPMP),
2. Pemerintah Daerah Provinsi (Dinas Pendidikan Provinsi),
3. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota),
4. Satuan Pendidikan,
5. Dewan Pendidikan,
6. Komite Sekolah,
7. Orang tua peserta didik/masyarakat/pelaku pendidikan.

E. Ruang Lingkup
Buku Panduan ini disusun dengan ruang lingkup unsur-unsur pokok sebagai
berikut:
Bab I: Pendahuluan
Bab II: Konsep dan Kebijakan Sekolah Rujukan
Bab III: Pengembangan dan Pembinaan Sekolah Rujukan
Bab IV: Pengelolaan dan Penyelenggaraan Sekolah Rujukan
Bab V: Penutup

14
S
A. Pengertian Sekolah Rujukan
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

ekolah rujukan adalah satuan pendidikan yang telah terakredi­


tasi A, mengembangkan ekosistem pendidikan, budaya mutu,
dan penumbuhan karakter yang dapat dirujuk sebagai con­toh
bagi sekolah lain. Dengan demikian, sekolah rujukan adalah
sekolah yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan
(SNP) dan memiliki keunggulan-keunggulan dalam penye-
lenggaraan pendidikan yang dapat meningkatkan daya saing, berperan­­
mengimbaskan implementasi SNP dan keunggulannya kepada sekolah lain.
Pemenuhan SNP ditandai dengan perolehan nilai akreditasi A (Sangat Baik).
Sedangkan keunggulan yang dimaksud terutama ekosistem pendidik­ an­
yang kondusif, budaya mutu, dan penumbuhan budi pekerti (karakter).

Pengembangan sekolah rujukan dilandasi oleh semangat peningkatan dan


pemerataan mutu pendidikan. Pada tataran ideal, seluruh sekolah diharap­
kan memenuhi 8 standar nasional pendidikan (SNP). Dalam implementa-
sinya, upaya pemenuhan SNP di seluruh sekolah bukan pekerjaan yang mu-
dah dan tidak dapat dilakukan secara cepat. Upaya pembinaan pemenuhan
SNP di jenjang Sekolah Menengah Pertama oleh pemerintah telah dilaku-
kan sejak tahun 2003. Namun demikian pemenuhan SNP di seluruh sekolah
belum mencapai target yang direncanakan.

Keberadaan sekolah rujukan diharapkan mampu membantu peningkatan


dan pemerataan mutu pendidikan melalui kerjasama dan pengimbasan dari
sekolah rujukan dengan sekolah di sekitarnya. Dengan demikian sekolah ru­
juk­an harus memiliki kerelaan untuk berbagi keunggulan dengan sekolah lain.
Sekolah seperti ini tentu saja tidak mungkin kita dapatkan secara mudah.

B. Tujuan Sekolah Rujukan


Tujuan sekolah rujukan yaitu untuk untuk mendorong upaya sekolah dalam
memenuhi standar nasional pendidikan guna peningkatan dan pemerataan
mutu pendidikan melalui kerjasama dan pengimbasan antara sekolah ruju-
kan dengan sekolah-sekolah di sekitarnya.

Secara lebih rinci tujuan pengembangan sekolah rujukan adalah sebagai


berikut.
1. Mempercepat sekolah dalam memenuhi standar nasional pendidikan.
2. Mempertahankan mutu sekolah yang telah memenuhi standar nasional
pendidikan.
3. Meningkatkan mutu pendidikan, baik dalam skala nasional, regional
maupun internasional.
4. Mempercepat dan sekaligus meningkatkan pemerataan mutu pendi-
18 dikan di wilayah NKRI.
5. Menjadikan sekolah yang mampu mengembangkan dan mengimple-

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
mentasikan kerjasama dengan satuan pendidikan aliansinya.
6. Menumbuhkembangkan ekosistem pendidikan yang berdasarkan asas
kegotongroyongan.
7. Menjadikan sekolah sebagai pusat keunggulan, yang didasarkan atas
komponen-komponen standar nasional pendidikan.
8. Menjadikan sekolah yang mampu mengembangkan dan mengimple-
mentasikan budaya mutu pendidikan termasuk budaya literasi sekolah.
9. Menjadikan sekolah yang mampu mengembangkan dan mengimplemen-
tasikan program pencegahan dan penanggulangan tindak keke­rasan.
10. Menjadikan sekolah yang mampu mengembangkan dan mengimple-
mentasikan penumbuhan karakter.
11. Menjadikan sekolah sebagai model yang baik dan dapat dirujuk oleh
sekolah lain.
12. Sebagai pusat pembelajaran yang efektif dan mampu mengimbaskan
kepada sekolah lainnya.

C. Indikator Sekolah Rujukan


Indikator sekolah rujukan adalah sebagai berikut.
1. terakreditasi A.
2. memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif.
3. memiliki budaya mutu.
4. melaksanakan program penumbuhan budi pekerti (karakter).
5. menjadi pusat keunggulan.
6. lokasi yang strategis, mudah dijangkau, dan aman.

Gambar 4.

ROAD MAP SEKOLAH RUJUKAN


19
MEMAHAMI ROAD MAP
SEKOLAH RUJUKAN

20
KONSEP DAN KEBIJAKAN
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN
SEKOLAH RUJUKAN

21
Indikator tersebut dapat diuraikan secara lebih rinci sebagai berikut.
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

1. Terakreditasi A
Nilai Akhir Akreditasi (NA) sebesar 86 sampai dengan 100 (86 < NA < 100).
Maknanya adalah bahwa sekolah-sekolah tersebut minimal telah me-
menuhi 8 (delapan) standar nasional pendidikan, yaitu Standar Isi, Standar
Proses Pembelajaran, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan
Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan,
Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian.

2. Memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif


Ekosistem pendidikan merupakan interaksi antara komponen-komponen
yang terlibat dalam pendidikan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Komponen-komponen tersebut antara lain kepala sekolah, guru, wali kelas,
guru BK, tenaga non-kependidikan, siswa, komite sekolah, orangtua siswa,
masyarakat sekitar sekolah, dunia usaha dan industri, dan instansi lain yang
terkait dengan penyelenggaraan pendidikan.

Ekosistem pendidikan yang kondusif dapat tercipta jika masing-masing


komponen ekosistem tersebut melakukan tugas dan fungsinya dengan
baik. Lebih dari itu, antar-komponen harus saling berinteraksi secara positif
dan bersinergi satu sama lain. Indikator ekosistem pendidikan yang kondu-
sif meliputi hal-hal sebagai berikut.

a. Terdapat kegiatan menciptakan sekolah menyenangkan, ramah, tenang,


dan nyaman:
1) Terdapat ruang terbuka hijau/taman.
2) Terdapat fasilitas pembelajaran di luar kelas sesuai dengan perkem-
bangan teknologi dan daya dukung yang ada.
3) Terdapat kegiatan silaturahmi antara warga sekolah secara kekeluar-
gaan.

b. Terdapat fasilitas yang memadai untuk ajang ekspresi, kreasi, dan ekspo-
sisi.

c. Terdapat kegiatan yang dilakukan para guru dan wali kelas untuk mema-
hami karakteristik peserta didik:
1) Terdapat kegiatan pertemuan rutin antara guru dan wali kelas dengan
peserta didik.
2) Terdapat kegiatan pendokumentasian karakteristik peserta didik.
3) Terdapat dokumen lengkap tentang karakteristik peserta didik.
4) Terdapat dokumen pemetaan bakat, minat, kepribadian, dan lainnya
22 tentang peserta didik.
d. Terdapat kegiatan yang dilakukan para guru untuk penyaluran bakat, mi-

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
nat, dan potensi lainnya sesuai karakteristik peserta didik dalam upaya
menumbuhkembangkan kemampuan berfikir, bersikap, dan bertindak
kritis, kreatif, dan inovatif:
1) Terdapat kegiatan AMT (achievement motivation training) secara rutin.
2) Terdapat kegiatan penugasan kerja proyek mulai perencanaan sampai
dengan refleksi secara rutin.
3) Terdapat kegiatan pembiasaan sikap sesuai dengan potensi dan daya
dukung sekolah serta pihak lain.
4) Terdapat dokumen hasil-hasil karya peserta didik.

e. Terdapat kegiatan yang melibatkan orang tua peserta didik:


1) Terdapat kegiatan pertemuan rutin dengan orang tua peserta didik,
baik per kelas maupun keseluruhan.
2) Terdapat kegiatan peningkatan kompetensi peserta didik yang dilaku-
kan oleh orang tua peserta didik di sekolah/luar sekolah.
3) Terdapat dokumen hasil-hasil kegiatan yang melibatkan orang tua
peserta didik.

f. Terdapat kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk peduli pendidikan:


1) Terdapat kegiatan pertemuan rutin dengan masyarakat sekitar sekolah.
2) Terdapat kegiatan peningkatan kompetensi peserta didik yang dilaku-
kan oleh masyarakat sekitar sekolah di sekolah/luar sekolah.
3) Terdapat dokumen hasil-hasil kegiatan yang melibatkan masyarakat
sekitar sekolah.

g. Terdapat kegiatan yang melibatkan dunia usaha/industri dalam pendi-


dikan:
1) Terdapat kegiatan pertemuan rutin dengan dunia usaha/industri seki-
tar sekolah dan lainnya.
2) Terdapat kegiatan peningkatan kompetensi peserta didik yang dilaku-
kan oleh dunia usaha/industri sekitar sekolah dan lainnya di sekolah/
luar sekolah.
3) Terdapat dokumen hasil-hasil kegiatan yang melibatkan dunia usaha/
industri sekitar sekolah dan lainnya.

h. Terdapat kegiatan yang melibatkan organisasi profesi dalam bidang pen-


didikan dan atau lainnya:
1) Terdapat kegiatan pertemuan rutin dengan organisasi profesi dalam
bidang pendidikan dan atau lainnya.
2) Terdapat kegiatan peningkatan kompetensi peserta didik yang dilaku-
kan oleh organisasi profesi dalam bidang pendidikan dan atau lainnya
di sekolah/luar sekolah. 23
3) Terdapat dokumen hasil-hasil kegiatan yang melibatkan organisasi
profesi dalam bidang pendidikan dan atau lainnya.
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

i. Terdapat kerjasama dengan satuan pendidikan aliansinya dalam


berbagai bidang:
1) Terdapat kegiatan implementasi dan pengembangan manajemen ber-
basis sekolah (MBS).
2) Terdapat penyebaran inovasi pembelajaran berbasis TIK dan atau lain-
nya melalui berbagai media/sarana.
3) Terdapat kegiatan untuk peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga
kependidikan.
4) Terdapat program pengembangan jejaring kerjasama dengan sekolah
lain untuk mencapai tujuan bersama.
5) Terdapat kegiatan pemanfaatan fasilitas bersama antara sekolah in-
duk dengan aliansinya.
6) Terdapat dokumen kerjasama (MoU) dengan sekolah aliansinya.

j. Memiliki kemauan untuk mengimbaskan kepada sekolah lain:


1) Terdapat program pengimbasan kepada sekolah lain.
2) Terdapat kalender pelaksanaan pengimbasan kepada sekolah lain.
3) Terdapat dokumen MoU dengan sekolah imbas.

3. Mengembangkan budaya mutu


Dalam rangka meningkatkan mutu layanannya, sekolah rujukan perlu me­
miliki:

a. Kegiatan penciptaan budaya belajar, antara lain:


1) pendampingan atau asistensi,
2) bimbingan terprogram,
3) regulasi layanan prima dan optimal,
4) penugasan terprogram ataupun tidak terprogram (mandiri/tidak ter-
struktur),
5) unjuk prestasi,
6) lomba akademik,
7) pemberdayaan pemangku kepentingan yang bersifat akademik,
8) program lain sesuai kondisi sekolah.

b. Kegiatan penciptaan budaya kompetitif, antara lain:


1) lomba karya tulis ilmiah,
2) lomba karya tulis non ilmiah,
3) lomba karya kreatif peserta didik,
4) lomba penelitian sederhana,
24 5) lomba keagamaan,
6) lomba bidang sosial kerakyatan,

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
7) lomba-lomba lainnya,
8). debat akademik,
9) debat keagamaan, kesosialan, ekonomi, dll,
10) pengembangan bakat minat,
11) penghargaan prestasi,
12) penanganan anak berkebutuhan khusus,
13) presentasi, eksposisi atau ajang kreasi.

c. Kegiatan penciptaan budaya kolaboratif, antara lain:


1) pembentukan organisasi-organisasi intra sekolah,
2) pembentukan kelompok belajar,
3) penyelenggaraan tutor sebaya,
4) pembentukan jaringan kerjasama antar kelompok,
5) pembentukan jalinan kerjasama dengan pihak lain di luar sekolah,
6) outbound,
7) pelibatan antar warga sekolah dalam kegiatan-kegiatan, dan
8) program penanaman kegotongroyongan.

d. Kegiatan penciptaan budaya kewirausahaan, antara lain:


1) workshop/temu usaha oleh wirausahawan tulen,
2) program pembelajaran kewirausahaan,
3) magang kewirausahaan,
4) program karya alternatif peserta didik,
5) program konsultasi usaha,
6) pendirian unit-unit usaha sekolah,
7) bermitra usaha.

4. Melaksanakan program penumbuhan karakter


a. Kegiatan menumbuhkan kesadaran moral dan spiritual dalam perilaku
sehari-hari:
1) Guru dan peserta didik berdoa bersama sesuai dengan keyakinan ma­
sing-masing, sebelum dan sesudah hari pembelajaran, dipimpin oleh
seorang peserta didik secara bergantian dibawah bimbingan guru.
2) Membiasakan untuk menunaikan ibadah bersama sesuai agama dan ke-
percayaannya baik dilakukan di sekolah maupun bersama masya­rakat;
3) Membiasakan perayaan Hari Besar Keagamaan dengan kegiatan yang
sederhana dan hikmat.

b. Kegiatan Menumbuhkembangkan Nilai-nilai Kebangsaan dan Kebhin-


nekaan (menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menerima keberagaman
sebagai anugerah untuk bangsa Indonesia.
1) Melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin dengan mengenakan 25
seragam atau pakaian yang sesuai dengan ketetapan sekolah.
2) Melaksanakan upacara bendera pada pembukaan MOPDB dengan
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

peserta didik bertugas sebagai komandan dan petugas upacara serta


kepala sekolah/wakil bertindak sebagai inspektur upacara;
3) Sesudah berdoa setiap memulai hari pembelajaran, guru dan peser-
ta didik menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan/atau satu
lagu wajib nasional atau satu lagu terkini yang menggambarkan se-
mangat patriotisme dan cinta tanah air.
4) Sebelum berdoa saat mengakhiri hari pembelajaran, guru dan peserta
didik menyanyikan satu lagu daerah (lagu daerah seluruh Nusantara).
5) Pembiasaan peringatan hari besar nasional.

c. Kegiatan Mengembangkan interaksi positif antara peserta didik dengan


guru dan orang tua. Sekolah mengadakan pertemuan dengan orangtua
siswa pada setiap tahun ajaran baru untuk mensosialisasikan: (a) visi; (b)
aturan; (c) materi; dan (d) rencana capaian belajar siswa agar orangtua
turut mendukung keempat poin tersebut.

d. Kegiatan Mengembangkan Interaksi Positif Antar Peserta Didik


Membiasakan pertemuan di lingkungan sekolah dan/atau rumah untuk
belajar kelompok yang diketahui oleh guru dan/atau orangtua.

e. Kegiatan Merawat Diri dan Lingkungan Sekolah


Melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dengan mem-
bentuk kelompok lintas kelas dan berbagi tugas sesuai usia dan kemam-
puan siswa.

f. Kegiatan Mengembangkan Potensi Diri Peserta Didik Secara Utuh


1) Menggunakan 15 menit sebelum hari pembelajaran untuk membaca
buku selain buku mata pelajaran (setiap hari).
2) Seluruh warga sekolah (guru, tenaga kependidikan, siswa) meman-
faatkan waktu sebelum memulai hari pembelajaran pada hari-hari
tertentu untuk kegiatan olah fisik seperti senam kesegaran jasmani,
dilaksanakan secara berkala dan rutin, sekurang-kurangnya satu kali
dalam seminggu.

g. Kegiatan Pelibatan Orangtua dan Masyarakat di Sekolah


1) Mengadakan pameran karya siswa pada setiap akhir tahun ajaran
dengan mengundang orangtua dan masyarakat untuk memberi apre-
siasi pada siswa.
2) Masyarakat/orang tua peserta didik/komite sekolah berpartisipasi da-
lam pembiayaan pendidikan dengan prinsip-prinsip MBS. Menerima
26 sumbangan dari dunia usaha/industri atau pihak swasta lain dengan
prinsip-prinsip MBS. Memiliki sumber pembiayaan pendidikan dari

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
unit usaha sekolah dengan prinsip-prinsip MBS.

h. Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah untuk dapat diimplementasikan da-


lam pembelajaran dan kegiatan lain.
1) Mengadakan gerakan membaca secara rutin sebelum pelajaran dimu-
lai pada setiap harinya
2) Mengadakan gerakan membaca dalam bentuk penugasan sesuai de­
ngan bidang studi/mata pelajaran dan membuat laporan tertulis.

5. Menjadi pusat keunggulan


a. Kegiatan peningkatan mutu lulusan yang lebih dari SNP
a. Mencapai kelulusan 100% .
b. Indeks Integitas Ujian Nasional 100.
c. Sekolah mampu mencapai nilai rerata UN minimal 7,5 pada 3 tahun
terakhir.
d. Meraih nilai rerata UN terbaik / tertinggi minimal tingkat kabupaten/
kotanya.
e. Meraih minimal juara 1 - 3 di tingkat kabupaten/kotanya, misal: OSN,
KIR, peserta didik berprestasi, story telling, dll.
f. Minimal juara 1 - 3 di tingkat kabupaten/kotanya, misal: Bidang seni,
olahraga, keterampilan, kepramukaan dll.

b. Kegiatan pengembangan dan implementasi kurikulum yang lebih dari SNP


1) Mengembangkan kurikulum dengan prinsip-prinsip MBS yang lebih
dari SNP, dan berbentuk digital
2) Mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum keunggulan
lokal
3) Mengimplementasikan K-13

c. Kegiatan pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran yang le­


bih­­ dari SNP
1) Pembelajaran berbasis TIK untuk semua mata pelajaran, misal: pem-
belajaran e-learning.
2) Memanfaatkan sumber belajar yang variatif, misal dari Rumah Belajar
Kemdikbud (belajar.kemdiknas.go.id): e-liberary: e-book, dll.
3) Memanfaatkan media pembelajaran yang variatif.
4) Melaksanakan supervisi akademis.
5) Penggunaan metode pembelajaran berbasis ilmiah (saintifik), prob-
lem-based learning, project-based learning dan inquiry learning.

27
Gambar 5.
unggulan SMP rujukan
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

d. Kegiatan pengembangan dan peningkatan sistem/proses penilaian yang


lebih dari SNP
1) Memiliki perencanaan dan pelaksanaan penilaian berbasis TIK (ter-
masuk penyelenggaraan UNBK).
2) Pengembangan sistem penilaian berbasis High Order Thinking Skill
(HOTS), misal PISA, dll.
3) Melaksanakan analisis, pengolahan, dan pendokumentasian penilaian
berbasis TIK

e. Kegiatan pemenuhan dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga


kependidikan yang lebih dari SNP.
1) Kepala sekolah: Kualifikasi pendidikan minimal S1/ D4, dan berpeng­
alaman (minimal 2 tahun). Memiliki sertifikat calon atau kepala se-
kolah dari LPPKS Kemdikbud atau instansi yang berwenang. Kepala
Sekolah memiliki kompetensi managerial dan leadership.
2) Guru: 100% guru lulusan S1 / D4, dan mengajar minimum 24 jam/
minggu. Guru memiliki kemampuan TIK.
3) Memiliki guru seluruh mapel lengkap 100% sesuai sertifikat pendidik.
4) Sekolah memiliki kepala laboratorium yang bersertifikat, laboran, dan
28 teknisi.
5) Sekolah memiliki Kepala perpustakaan bersertifikat dan pustakawan.
6) Melakukan kegiatan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
kependidikan melalui MGMP, lesson study, Inhouse training, Bench-
marking, dan sebagainya.

f. Kegiatan pemenuhan dan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan


yang lebih dari SNP
1) Ruang Kelas: Dilengkapi fasilitas TIK (kelas digital), media pembelaja-
ran, dll.
2) Ruang Praktik Prakarya dan kelengkapannya: Memiliki ruang dan
per­alatan sesuai dengan tuntutan kurikulum sekolah (misal aspek
rekayasa, kerajinan, budidaya dan pengolahan)
3) Laboratorium IPA: Memiliki lab sesuai SNP dan dilengkapi fasilitas TIK
4) Dapat memiliki Laboratorium Bahasa sesuai SNP dilengkapi fasilitas
TIK; Laboratorium Komputer yang memadai untuk UNBK; Laborato-
rium PTD untuk mendukung pembelajaran teknologi dan informasi
serta prakarya; Laboratorium Matematika, dan Laboratorium mata
pelajaran lainnya sesuai sumber daya yang dimiliki sekolah.
5) Ruang Multimedia: Mendukung pembelajaran dan penilaian basis TIK
6) Server: Memiliki server yg mendukung SIM sekolah, mis: E-learning;
e-library, e-administration, dll.
7) Ruang Kepala Sekolah: Dilengkapi dengan telpon, fax, akses internet,
komputer dan printer, sarana rapat, kamar kecil.
8) Ruang Guru: Sesuai standar SNP dilengkapi dengan telpon, fax, ak-
ses internet, komputer dan printer, kamar kecil
9) Perpustakaan: Sesuai standar SNP dilengkapi negan akses internet,
e-library, LCD, TV, dll. Memiliki ruang baca khusus yang tidak terpisah
dengan ruang koleksi/utama.

g. Kegiatan pemenuhan dan peningkatan pengelolaan sekolah yang lebih


dari SNP
1) Sekolah membentuk tim penyusun RKS/RKJM dan RKAS/RKT yang
melibatkan semua warga sekolah serta stakeholder lainnya sesuai
dengan prinsip MBS , disusun berdasarkan EDS, disosialisasikan ke-
pada warga sekolah/stakeholder dan disahkan oleh pejabat yang ber-
wenang (kepala dinas)
2) Sekolah memiliki program kerja/kegiatan sesuai 8 SNP dan tambah-
an/ pengembangannya serta diimplementasikan.
3) Sekolah memiliki panduan dan melaksanakan kegiatan: Penumbuhan
Karakter, kegiatan ekstrakurikuler (termasuk kepramukaan), pelaksa-
naan kurikulum (pengembangan silabus dan RPP), pembelajaran, dan
penilaian berbasis TIK, BOS, BK, pengelolaan dan pembelajaran di
laboratorium IPA, Bahasa, dll, pengelolaan perpustakaan dengan ber- 29
basis TIK, pemanfaatan lingkungan alam dan sekolah sebagai sumber
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

belajar (out door), pengembangan dan pemanfaatan media pembela-


jaran, pencegahan tindakan kekerasan, penyalahgunaan NAPZA dan
radikalisme.
4) Sekolah melakukan tindakan agar tidak terjadi perkelahian, pelecehan
seksual, pornografi, bullying, penyalahgunaan NAPZA dan radikalisme
yang berhubungan dengan SARA.
5) Sekolah memiliki dan mengimplementasikan panduan sistem infor-
masi berbasis TIK.
6) Sekolah menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan.
7) Mengimplementasikan pendidikan berbasis keunggulan lokal.

h. Sosialisasi dan pengembangan sekolah rujukan:


1) Terdapat kegiatan sosialisasi kepada pemangku kepentingan, sekolah
aliansi, sekolah imbas, dan lainnya sebagai sekolah rujukan.
2) Sosialisasi dilakukan dengan berbagai strategi.

6. Lokasi yang strategis, mudah dijangkau dan aman.


Sekolah terletak dilokasi yang strategis, mudah dan aman artinya letak
sekolah mudah di jangkau baik menggunakan transportasi umum maupun
pribadi, dan sekolah rujukan letaknya tidak terlalu jauh dengan sekolah im-
bas serta berada dalam lingkungan yang bebas dari gangguan keamanan,
bebas dari ancaman bencana alam.

Terdapat kegiatan kerjasama dengan pihak terkait untuk menciptakan


kondisi yang mendukung penyelenggaraan pendidikan/pembelajaran se­
hing­ga dalam kondisi aman dan nyaman, seperti dengan: pihak kepolisian,
kalurahan/ desa/kecamatan setempat, dll.

D. Mekanisme Penetapan Sekolah Rujukan


1. Persyaratan
Syarat sekolah untuk menjadi Calon Sekolah Rujukan dalam satu kabupa­
ten/kota antara lain:
a. Sekolah Negeri dan/atau Swasta yang memiliki izin operasional dan ter-
daftar di Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodikdasmen);
b. Diprioritaskan yang sudah terakreditasi A;
c. Terletak di lokasi yang strategis, mudah dijangkau, dan aman.

2. Kriteria
Kriteria sekolah untuk menjadi Calon Sekolah Rujukan dalam satu kabupa­
ten­/ kota antara lain:
a. Memiliki potensi mengembangkan ekosistem pendidikan yang kondusif,
30 antara lain:
1) Terdapat ruang terbuka hijau/tamanisasi;

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
2) Terdapat kegiatan silaturahmi warga sekolah secara kekeluargaan;
3) Terdapat sarana dan prasarana yang memenuhi SNP.
4) Memiliki fasilitas yang memadai untuk ajang ekspresi, kreasi, dan
eksposisi.
5) Terdapat keterlibatan aktif warga sekolah/komite sekolah/orang tua
siswa/masyarakat/dunia usaha dalam pelaksanaan program sekolah;
6) Memiliki RKS/RKAS yang didasarkan hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS).
7) Terdapat kegiatan yang dilakukan para guru dan wali kelas untuk
memahami karakteristik peserta didik.
8) Terdapat kegiatan yang dilakukan para guru untuk penyaluran bakat,
minat, dan potensi lainnya sesuai karakteristik peserta didik dalam
upaya menumbuhkembangkan kemampuan berfikir, bersikap, dan
bertindak kritis, kreatif, dan inovatif.
9) Terdapat kegiatan yang melibatkan organisasi profesi dalam bidang
pendidikan dan atau lainnya.
10) Terdapat kerjasama dengan satuan pendidikan aliansinya dalam
berbagai bidang.
11) Memiliki kemauan untuk mengimbaskan kepada sekolah lain.

b. Memiliki potensi mengembangkan budaya mutu, antara lain:


1) Memiliki program ekstrakulikuler;
2) Memiliki program pengayaan dan remedial;
3) Memiliki kegiatan lomba-lomba prestasi akademik dan non-akademik;
4) Memiliki organisasi-organisasi kesiswaan, antara lain: Organisasi
Siswa Intra Sekolah (OSIS), Kader Kesehatan Remaja (KKR), Palang
Merah Remaja (PMR), dll;
5) Memiliki Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengembangan Mutu;
6) Mewajibkan semua siswa menjadi anggota perpustakaan (minimal
anggota perpustakaan sekolah).
7) Terdapat kegiatan penciptaan budaya belajar.
8) Terdapat kegiatan penciptaan budaya kolaboratif.
9) Terdapat kegiatan penciptaan budaya kewirausahaan.

c. Melaksanakan Program Penumbuhan Karakter, antara lain:


1) Pembiasaan guru dan peserta didik berdo’a bersama sesuai dengan
keyakinan masing-masing, sebelum dan sesudah pembelajaran;
2) Melaksanakan perayaan hari besar keagamaan;
3) Melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin dengan men-
genakan seragam sekolah;
4) Memiliki kegiatan pemeliharaan lingkungan sekolah, misalnya kerja
bakti secara rutin, kegiatan bakti sosial;
5) Menggunakan 15 menit sebelum hari pembelajaran untuk membaca 31
buku selain buku mata pelajaran (kegiatan literasi);
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN

6) Memiliki dan melaksanakan tata-tertib sekolah;


7) Melaksanakan Budaya “5S” (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan San-
tun).
8) Pembiasaan peringatan hari besar nasional.
9) Mengembangkan Interaksi Positif Antar-peserta Didik
10) Mengembangkan interaksi positif antara peserta didik dengan guru
dan orang tua.
11) Memiliki minimal 1 (satu) keunggulan, misalnya: keunggulan dalam
bidang Seni, Olahraga, atau Science.

3. Langkah-langkah Penetapan Sekolah Rujukan


a. Seleksi dan Penetapan Sekolah oleh Direktorat Pembinaan SMP
Dalam rangka menyeleksi Calon Sekolah Rujukan, Direktorat Pembinaan
SMP harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1). Melakukan sosialisasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota.
2). Menyiapan instrumen untuk proses seleksi sekolah sesuai dengan in-
dikator yang telah ditetapkan.
3). Mengidentifikasi calon sekolah berdasarkan data pendukung, misal-
nya data hasil akreditasi, Dapodikdasmen, data sekunder dari Direk-
torat PSMP dan data dari Dinas Pendidikan Kab/Kota.
4). Melakukan verifikasi ke sekolah.
5). Menganalisis data hasil verifikasi.
6). Menetapkan ranking sekolah calon rujukan berdasarkan hasil analisis.
7). Menetapkan Sekolah Rujukan dan/atau Sekolah Calon Rujukan yang
akan dibina melalui Surat Keputusan (SK).
8). Menyampaikan hasil penetapan sekolah terpilih kepada Dinas Pendi-
dikan Prov/Kab/Kota dan Sekolah.

b. Tahap Pengembangan Sekolah Calon Rujukan


Setelah ditetapkan sebagai Calon Sekolah Rujukan, sekolah harus me­la­
kukan langkah-langkah sebagai berikut:
1) Membentuk Tim Pengembangan Sekolah Rujukan beserta uraian tu-
gas dan tanggungjawabnya.
2) Melakukan Evaluasi Diri Sekolah (EDS).
3) Melakukan pemetaan capaian mutu dan permasalahan.
4) Menyusun dan mengembangkan RKS dan RKAS berdasarkan hasil
EDS untuk pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) menjadi
Se­kolah Rujukan.
5) Melakukan sosialisasi program pengembangan Sekolah Rujukan ke
semua warga sekolah (guru, komite sekolah, orang tua, dan siswa).
6) Melaksanakan program-program sesuai dengan rencana yang telah
32 tertuang dalam RKS/RKAS dalam rangka untuk pemenuhan syarat
menjadi Sekolah Rujukan, antara lain:

KONSEP DAN KEBIJAKAN


SEKOLAH RUJUKAN
a) Berupaya meningkatkan status menjadi terakreditasi A (bagi Calon
Sekolah Rujukan yang belum terakreditasi A), dengan upaya pe-
menuhan SNP;
b) Meningkatkan ekosistem pendidikan yang kondusif sesuai indika-
tor sebagai Sekolah Rujukan;
c) Mengembangkan budaya mutu untuk memenuhi indikator sebagai
Sekolah Rujukan;
d) Melaksanakan program penumbuhan karakter untuk memenuhi
indikator sebagai Sekolah Rujukan;
e) Menjadi pusat beberapa keunggulan;
g. Mengelola semua sumber pendanaan yang dikelola oleh sekolah se-
cara akuntable dan transparan.
h. Melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan program
pemenuhan Indikator Sekolah Rujukan.
i. Melakukan rencana tindak lanjut untuk peningkatan mutu pencapai­
an indikator Sekolah Rujukan.

4. Peran Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Masyarakat


a. Pemerintah dapat memfasilitasi pengembangan sekolah calon rujukan
dalam bentuk:
1) Menyusun petunjuk teknis
2) Melakukan seleksi sekolah dan menetapkan sekolah sasaran
3) Melakukan sosialisasi dan/atau pelatihan kepada sekolah
4) Memberikan bantuan dana maupun bantuan teknis
5) Melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi dalam rangka untuk
memberikan umpan balik

b. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota mendorong upaya


sekolah dalam memenuhi standar nasional pendidikan dan memfasilitasi
pengembangan sekolah calon rujukan dalam bentuk:
1) Melakukan seleksi sekolah calon rujukan atau membantu pemerintah
dalam proses seleksi
2) Melakukan sosialisasi dan/atau pelatihan kepada sekolah
3) Memberikan bantuan dana maupun bantuan teknis
4) Melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi dalam rangka untuk
memberikan umpan balik

c. Komite Sekolah/Orang Tua Siswa/Masyarakat dapat berperan serta da-


lam pengembangan sekolah rujukan dalam bentuk:
1) Membantu sekolah dalam penyusunan perencanaan.
2) Memberikan bantuan pendanaan.
3) Melakukan pengawasan. 33
34
KONSEP DAN KEBIJAKAN
SEKOLAH RUJUKAN
KONSEP DAN KEBIJAKAN
SEKOLAH RUJUKAN

35
A. Pengertian
CALON SEKOLAH RUJUKAN
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN

Pengembangan merupakan upaya dalam membentuk calon sekolah rujukan


dalam pemenuhan kriteria atau indikator sekolah rujukan. Untuk memenuhi
kriteria hal tersebut perlu mengembangkan berbagai program dan kegiatan
dalam pencapaian indikator sekolah rujukan. Pengembangan calon sekolah
rujukan menjadi sekolah rujukan dimulai dari tahap perencanaan, pelaksa-
naan, hingga tahap pembinaan baik dari aspek supervisi, monitoring dan
evaluasi.
Pembinaan diartikan sebagai upaya pendampingan, baik berupa supervisi,
monitoring dan evaluasi. Pembinaan dilakukan dengan maksud agar program
sekolah rujukan sesuai rencana dan pelaksanaan sesuai yang diharapkan.

B. Tujuan Pengembangan
Tujuan pengembangan Calon Sekolah Rujukan adalah untuk mempersiap­
kan sekolah atau satuan pendidikan agar memenuhi semua indikator atau
syarat sebagai Sekolah Rujukan.

C. Strategi Pencapaian Indikator Sekolah Rujukan


Sekolah-sekolah yang telah ditetapkan calon sekolah rujukan tidak semua
memenuhi indikator sebagai calon sekolah rujukan, bahkan sebagain dari
sekolah tersebut memiliki kesenjangan yang cukup dengan indikator yang
harus dipenuhi. Berikut kegiatan yang dapat dilakukan calon sekolah rujuk­
an dalam pemenuhan indikator sekolah rujukan.

Pemenuhan akreditasi A
Untuk mencapai atau memperoleh akreditasi A sekolah perlu
melakukan hal-hal sebagai berikut.
a. Membentuk tim sistem penjaminan mutu pendidikan(SPMP) di
internal sekolah.
b. Mengembangkan perangkat dan instrumen SPMP.
c. Melaksanakan pemetaan mutu untuk mengetahui positioning
sekolah terhadap komponen-komponen SNP.
d. Mengimplementasikan sistem penjaminan mutu internal sekolah.
e. Melaksanakan supervisi, monitoring, dan evaluasi (SME) di se­
ko­lah secara rutin.
f. Melakukan analisis dan melaporkan hasil-hasil SME.
g. Melakukan perencanaan dan kegiatan tindak lanjut dari hasil
SME untuk melaksanakan perbaikan berkelanjutan.

Penciptaan ekosistem pendidikan yang kondusif


Upaya-upaya yang perlu dilakukan sekolah dalam membangun
36 eko­sistem pendidikan yang kondusif adalah sebagai berikut.
a. Menciptakan sekolah menyenangkan, ramah, tenang, dan nya-

PEGNEMBANGAN DAN PEMBINAAN


CALON SEKOLAH RUJUKAN
man.
b. Melaksanakan kegiatan untuk mengembangkan interaksi posi-
tif antar peserta didik, guru, dan lingkungan sekolah.
c. Melaksanakan kegiatan yang dilakukan para guru dan wali kelas
untuk memahami karakteristik peserta didik.

PENGEMBANGAN
d. Melaksanakan kegiatan untuk penyaluran bakat, minat dan
potensi lainnya sesuai karakteristik peserta didik dalam upaya
menumbuhkembangkan kemampuan berfikir, bersikap, dan ber-
tindak kritis, kreatif, dan inovatif.
e. Melaksanakan kegiatan yang mampu meningkatkan hubungan
kekeluargaan antar warga sekolah, orang tua siswa dan masya­
rakat.
f. Melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk pe­
duli pendidikan.
g. Melaksanakan kegiatan yang melibatkan dunia usaha/industri
dalam pendidikan.
h. Melaksanakan kegiatan yang melibatkan organisasi profesi da-
lam bidang pendidikan dan atau lainnya
i. Menyediakan dana pendidikan yang berasal dari APBD dan atau
masyarakat
j. Melaksanakan kegiatan kerjasama dengan satuan pendidikan
aliansinya dalam berbagai bidang
k. Melaksanakan kegiatan pengimbasan kepada sekolah lain.

Pengembangan budaya mutu


Sebagai calon sekolah rujukan perlu mengembangkan budaya
mutu yang meliputi;
a. Melaksanakan kegiatan penciptaan budaya belajar.
b. Melaksanakan kegiatan penciptaan budaya kompetitif.
c. Melaksanakan kegiatan dalam menciptakan budaya kolaboratif.
d. Melakukan kegiatan dalam mewujudkan budaya kewirausahaan.
e. Mengembangkan gerakan budaya leterasi.

Penumbuhan karakter
Hal-hal atau upaya yang dilakukan untuk melaksanakan program
penumbuhan karakter adalah sebagai berikut.
a. Melaksanakan kegiatan pembiasaan yang dapat menumbuhkan
kesadaran moral dan spiritual dalam perilaku sehari-hari.
b. Melaksanakan kegiatan dalam upaya menumbuhkembangkan
nilai-nilai Kebangsaan dan Kebhinnekaan (menumbuhkan rasa
cinta tanah air dan menerima keberagaman sebagai anugerah
untuk bangsa Indonesia. 37
c. Melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan interaksi positif
CALON SEKOLAH RUJUKAN
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN
PEGNEMBANGAN

antara peserta didik dengan guru dan orang tua.


d. Melaksanakan kegiatan merawat diri dan lingkungan sekolah.
e. Melaksanakan kegiatan untuk mengembangakan potensi diri
peserta didik secara utuh.
f. Melaksanakan kegiatan yang melibatkan orangtua dan masya­
rakat di sekolah.
g. Melakukan Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah baik dalam pem-
belajaran dan kegiatan lainnya

Upaya-upaya menciptakan Sekolah sebagai pusat


ke­ung­gulan
Untuk menjadi pusat unggulan sebagai indikator sekolah rujukan
maka yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.
a. Mengembangkan keunikan sekolah atau keunggulan sekolah
yang menjadi pusat keunggulan di lingkungan sekolahnya, mi­
salnya unggul dalam prestasi akademis, unggul dalam prestasi
non akademis.
b. Melaksanakan kegiatan peningkatan mutu lulusan yang lebih
dari SNP.
c. Mengembangkan Mengimplementasikan kurikulum yang lebih
dari SNP.
d. Melaksanakan pengembangan dan peningkatan mutu pembela-
jaran yang lebih dari SNP.
e. Mengembangkan proses penilaian yang lebih dari SNP
f. Mengembangkan pusat belajar dan media bekerjasama dengan
puspendik dan pustekkom.
g. Melaksanakan kegiatan pemenuhan dan peningkatan kompe-
tensi pendidik dan tenaga kependidikan yang lebih dari SNP
h. Melaksanakan kegiatan pemenuhan dan peningkatan sarana
dan prasarana pendidikan yang lebih dari SNP, seperti pening-
katan sarana komputer untuk pelaksanaan UNBK.

38
i. Melaksanakan kegiatan pemenuhan dan peningkatan standar

PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN


CALON SEKOLAH RUJUKAN
pe­ngelolaan sekolah, terutama dalam mengoptimalkan prinsip
MBS, bahkan mungkin memiliki sistem manajemen mutu(SMM).
j. Melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengembangan sekolah
rujukan, seperti pengimbasan sekolah rujukan.

Menciptakan sekolah yang aman.


Dalam mengupayakan sekolah lokasi yang strategis, mudah dijang­
kau dan aman, beberapa yang dapat dilakukan diantaranya adalah
sebagai berikut.
a. melakukan kerjasama dalam pengembangan lokasi dan sarana
pendidikan dengan orang tua, pemerintah kota/kabupaten serta
masyarakat.
b. Meningkatkan keamanan dengan kerjasama dengan warga dan
pihak terkait.

D. Pengelolaan oleh Calon Sekolah Rujukan


Perencanaan program dan kegiatan.
a. Membentuk Tim Pengembangan Calon Sekolah Rujukan beser-
ta uraian tugas dan tanggungjawabnya.
b. Melakukan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) sesuai indikator Calon
Sekolah Rujukan.
c. Menyusun dan mengembangkan RKS dan RKAS berdasarkan
hasil EDS untuk pemenuhan indikator Sekolah Rujukan.
d. Membuat action plan pelaksanaan Program Pengembangan Se-
kolah Rujukan

Pelaksanaan program dan kegiatan.


a. Melakukan sosialisasi program pengembangan Sekolah Calon
Rujukan ke semua warga sekolah (guru, komite sekolah, orang
tua, dan siswa).
b. Melaksanakan program-program sesuai dengan rencana yang
telah tertuang dalam RKS/RKAS dalam rangka untuk pemenuh­
an syarat menjadi Sekolah Rujukan, antara lain:
c. Melaksanakan program sekolah rujukan, terutama pada peme­
nuhan indikator sekolah rujukan.
d. Melakukan Monitoring, supervisi dan Evaluasi terhadap pelaksa­
naan program pemenuhan Indikator Sekolah Rujukan.
e. Pengumpulan data sebelum, selama dan sesudah melakukan
perbaikan.
f. Melakukan rencana tindak lanjut untuk peningkatan mutu pe-
menuhan indikator Sekolah Rujukan. 39
g. Menstandardisasi kegiatan dan langkah perbaikan yang selan-
CALON SEKOLAH RUJUKAN
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN

jutnya menjadi prosedur mutu sehingga menjadi bu­daya mutu.

Monitoring dan Evaluasi(ME)


Monitoring dan Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui ting-
kat keberhasilan, dan hambatan selama proses pengembangan ca­
lon sekolah rujukan. Kegiatan yang dilakukan antara lain;
a. Membandingkan data sebelum dan sesudah perbaikan dalam
rangka pemenuhan standar sekolah rujukan.
b. Menggunakan hasil evaluasi untuk menentukan tindakan per-
baikan dan program tahun berikutnya.
c. ME dilakukan sebaiknya dilakukan setiap semester sekali, dan di­
lakukan oleh 2 pihak, yaitu tim Monev internal maupun eks­ternal.
d. ME eksternal dilaksanakan dari pemerintah kabupaten/kota,
pro­­vinsi dan Direktorat pembinaan SMP. Adapun contoh instru-
men­monev dapat dilihat pada lampiran.

E. Pembinaan oleh Pemerintah, Provinsi, LPMP dan


pemerintah kabupaten/kota.
Pengembangan sekolah menuju sekolah rujukan diperlukan pembinaan baik
dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah baik provinsi maupun kota.
Peran masing-masing dalam pembinaan dapat dijelaskan sebagai berikut.

Direktorat Pembinaan SMP melakukan hal-hal sebagai


berikut.
a. Menyusun petunjuk teknis
b. Menetapkan Sekolah Rujukan dan/atau Sekolah Calon Rujukan
yang akan dibina melalui Surat Keputusan (SK).
c. Mengadakan bimbingan teknis untuk calon sekolah rujukan.
d. Melakukan pembinaan dalam bentuk supervisi, monitoring dan
evaluasi dalam rangka untuk mewujudkan sekolah rujukan. Da-
lam melakukan SME baik sekolah maupun pihak eksternal (pe-
merintah kabupaten/kota, provinsi, Direktorat) menggunakan
instrumen yang sama sehingga arah pembinaan efektif. Contoh
instrumen terdapat pada lampiran.

Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota


mendorong upaya sekolah dalam memenuhi standar
nasional pendidikan dan memfasilitasi pengembangan
sekolah calon rujukan dalam bentuk:
a. Memberikan pembinaan, bantuan dana maupun bantuan teknis.
b. Melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi dalam rangka un-
40 tuk memberikan umpan balik.
PERAN, FUNGSI, DAN TUGAS LEMBAGA PENJAMINAN MUTU

PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN


CALON SEKOLAH RUJUKAN
PENDIDIKAN (LPMP)
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) adalah unit pelak-
sana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana
diamanatkan dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2015 Tentang
Organisasi dan Tata Kerja LPMP, berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
LPMP mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan penjaminan
mutu pendidikan dasar dan pendidikan menengah (termasuk SMP
Rujukan) di provinsi berdasarkan kebijakan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan, yaitu:
a. Melaksanakan pemetaan mutu SMP Rujukan dan SMP kategori
lain dalam penyiapan sekolah sebagai rujukan;
b. Melaksanakan pengembangan dan pengelolaan sistem informa-
si mutu SMP Rujukan dan SMP kategori lainnya;
c. Melaksanakan supervisi SMP Rujukan;
d. Melaksanakan fasilitasi peningkatan mutu SMP Rujukan;
e. Melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan kerja sama dengan
ber­bagai pihak yang terkait dalam bidang penjaminan mutu
SMP Rujukan (antara lain: Dirjend Guru dan Tenaga Kependidik­
an, Balitbang Dikbud, Dinas Pendidikan Tingkat Propinsi, Dinas
Pendidikan Tingkat Kab/Kota, Perguruan Tinggi, Badan Akredi-
tasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN - S/M);dan instansi/lem-
baga lain yang relevan); dan
f. Melaksanakan pelaporan hasil pemetaan, supervisi, dan fasili-
tasi peningkatan mutu SMP Rujukan kepada Ditjend Dikdasmen
(Dit. Pembinaan SD, SMP, SMA, dan SMK), pemerintah provinsi
dan pemerintah kabupaten/kota.

PERAN, FUNGSI, DAN TUGAS KOMITE SEKOLAH:


Komite Sekolah memiliki peran, fungsi, dan tugas antara lain:
a. Memberikan bantuan pembinaan dan pengembangan SMP Ru-
jukan, antara lain berbentuk materi, SDM, pemikiran, dan lain-
nya­sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;
b. Memberikan arahan dan dorongan kepada SMP Rujukan, baik
dalam hal pengembangan perencanaan, pelaksanaan, dan eva­
lu­asi program sekolah;
c. Menjembatani antara sekolah dengan masyarakat (khususnya
orang tua peserta didik) dalam pengelolaan dan penyelengga-
raan pendidikan (SMP Rujukan);
d. Melaksanakan pemantauan pengelolaan dan penyelenggaraan
SMP Rujukan sesuai dengan peraturan perundangan dalam
rang­ka peningkatan mutu pendidikan. 41
Gambar 6.
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN
CALON SEKOLAH RUJUKAN

43
D
alam pengelolaan dan penyelenggaraaan sekolah ada 4
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

langkah yang harus dilakukan, yaitu: (1) menyusun peren­


ca­naan sekolah yang dituangkan ke dalam RKS dan RKAS;
(2) melaksanakan program kegiatan sesuai dengan peren-
canaan; (3) melaksanakan monitoring dan evaluasi, untuk
mengetahui ketercapaian tujuan; dan (4) Menyusun Ren-
cana perbaikan dan pengembangan atau rencana tindak lanjut. Kempat
hal tersebut perlu dilakukan secara sistematis, terstruktur, terprogram, dan
terimplementasi dengan jelas, efektif dan efisien. Secara Rinci masing-­ma­
sing diuraikan sebagai berikut:

A. Perencanaan
Perencanaan sekolah meliputi, rencana kerja jangka menengah atau dise-
but dengan Rencana Kerja Sekolah (RKS) dalam kurun waktu 4 tahun dan
rencana kerja tahunan yang disebut dengan Rencana Kegiatan dan Ang-
garan Sekolah (RKAS) yang merupakan penjabaran dari RKS. Panduan Pe­
nyu­sunan RKS dan RKAS secara lengkap dapat dilihat dari Buku Panduan
Pengembangan Penyusunan RKS dan RKAS yang dikeluarkan oleh Direk-
torat Pembinan SMP Tahun 2015. (Lampiran ...)

Sebagai sekolah rujukan pada Bab II di atas telah disebutkan indikator-in-


dikator ketercapaian dan aspek-espek pengembangannya, oleh karena itu
dalam penyusunan rencana kegiatan sekolah rujukan lebih fokus ditekank-
an pada pemenuhan indikator tersebut, dengan tetap mempertahankan
dan meningkatkan masing-masing indikator setiap standar. Salah satu ke-
wajiban sekolah rujukan adalah mampu memberikan pengimbasan kepada
sekolah-sekolah sekitarnya. Maka sekolah harus mampu menyusun ren-
cana kegiatan secara terprogram, terstruktur, dan sistematis dalam melak-
sanakan kegiatan pengimbasan.

Sebagai langkah awal dalam menyusun perencanaan sekolah terkait de­


ngan bagaimana sekolah rujukan dapat mempertahankan dan meningkat-
kan kualitas indikator ketercapaian, maka sekolah rujukan perlu melakukan
evaluasi internal secara komprehenship dan melakukan koordinasi internal
dan eksternal, sehingga hambatan dan tantangan akan segera diatasi dan
selanjutnya dapat dikembangkan. Selain itu keberadaan Tim Pengembang
Sekolah Rujukan (TPSR) perlu mendapat pemahaman bagaimana memper-
tahankan dan meningkatkan kualitas serta dapat melaksanakan kegiatan
pengimbasan kepada sekolah sekitar.

Tim pengembang sekolah rujukan salah satu tugasnya adalah menyusun


atau mereviu RKS dan RKAS. Dalam penyusunan perencanaan sekolah un-
46 tuk mengembangankan dan meningkatkan kualitas indikator sekolah rujuk­
an, perlu melakukan pendalaman dan perluasan di setiap indikator pada

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
sekolah rujukan seperti: (1) Pengembangan dan peningkatan lebih dari SNP;
(2) Pengembangan budaya mutu; (3) Pengembangan ekosistem sekolah; (4)
Penumbuhan karakter, termasuk literasi; (5) Pengembangan sekolah men-
jadi pusat keunggulan. Dengan demikian program, kegiatan, dan stra­tegi
yang terdapat pada prencanaan sekolah selain memuat program pengem-
bangan ketercapaian dari 8 (delapan) SNP dan memuat juga program ke-
giatan sebagai sekolah rujukan.

B. Pelaksanaan
Dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas sekolah ruju-
kan, tim pengembang sekolah dan semua stakeholder perlu mendapat pe-
mahaman yang sama mengenai peran sekolah sebagai sekolah rujukan. Se-
lanjutnya semua pelaksana program kegiatan mengetahui dan memahami
pembagian tugas yang jelas termasuk hasil yang diharapkan sesuai dengan
ruang lingkup yang harus dikembangkan sebagai sekolah rujukan. Selan-
jutnya sekolah menyusun program, kegiatan, dan strategi serta melaksa­
nakannya dalam pengembangan sekolah sebagai Sekolah Rujukan.

1. Mempertahankan dan Meningkatkan Nilai Akreditasi A


Sebagaimana kita ketahui bahwa pelaksanaan akreditasi merupakan ben-
tuk pertanggungjwaban pelaksanaan sekolah berdasarkan pengembangan 8
(delapan) SNP. Nilai yang harus dicapai sebagai sekolah rujukan mendekati
nilai kesempurnaan atau nilai optimum pada katagori A. Oleh karena itu
sekolah perlu menyusun program-program kegiatan, misalnya:

a. Optimalisasi tim penjaminan mutu di internal sekolah, dengan kegiatan:


1) Peningkatan kompetensi tim Sistem Pengawasan Mutu Internasl
(SPMI);
2) Pengembangan tugas dan fungsi tiap unsur SPMI.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan workshop peningkatan kompetensi tim penjaminan
mutu;
2) Menentukan tugas pokok dan fungsi setiap standar.
3) Memberdayakan berbagai komponen, seperti unsur dari Dinas Pendi-
dikan Kab/kota, Komite Sekolah, perwakilan orang tua siswa, Kepala
Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, Perguruan Tinggi, dan stakehol­
der lain dalam pelaksanaannya.

b. Program: Implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) sekolah


dengan kegiatan:
1) Pengembangan prosedur operasional standar SPMI; 47
2) Pengembangan pedoman SPMI;
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

3) Penguatan kompetensi tenaga pelaksana SPMI;


4) Penggalangan dan pemberdayaan potensi pemangku kepentingan
untuk implementasi SPMI;
5) Pengembangan rencana strategis sekolah untuk memenuhi SNP;
6) Pengembangan rencana strategis pemenuhan standar mutu di atas
SNP yang dipilihnya;
7) Pengembangan sertifikasi mutu pendidikan untuk: a). lembaganya; b).
pendidik atau tenaga kependidikannya; dan/atau c). peserta didiknya.

Untuk melaksanakan berbagai program tersebut di atas, sekolah dapat


melakukan:
1) Kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, LPMP, Peng­
awas Pembina, Perguruan Tinggi atau lembaga lain yang memiliki
keahlian dibidangnya.
2) Sekolah dapat melakukan pelatihan, workshop atau In House Training
(IHT), Focus Group Discusstion (FGD) sesuai dengan program yang
akan dicapai.
3) Melaksanakan kunjungan ke sekolah mitra dalam upaya meningkat-
kan mutu sekolah.

c. Program: Pengembangan perangkat instrumen SPMI dengan kegiatan:


1) Pengembangan perangkat instrumen SPMI (supervisi, monitoring,
dan evaluasi atau SME) internal sekolah;
2) Sosialisasi kepada warga sekolah dan stakeholder tentang perangkat
instrumen SPMI;

Strategi yang dapat dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan Workshop pengembangan instrumen SPMI.
2) Melaksanakan sosialisasi kepada warga sekolah dan stakeholder ten-
tang pengembangan instrumen penjaminan mutu pendidikan menga-
cu kepada indikator yang dikembangkan oleh Badan Akreditasi Nasi-
onal S-M atau lembaga lain yang berkewengan untuk melaksanakan
akreditasi/sertifikasi sekolah;
3) Melaksanakan kerjasama dengan BAN, BAP dan/atau lembaga sertifi-
kasi Internasional;

d. Program: Pelaksanaan Supervisi Monitoring, dan Evaluasi (SME) di seko-


lah dengan kegiatan:
1) Pengembangan pedoman pelaksanaan supervisi, monitoring, dan eva­
luasi diri sekolah;
2) Pembentukan tim yang melaksanakan supervisi, monitoring, dan eva­
48 luasi diri di lingkungan sekolah dan sekolah imbas;
3) Pembuatan jadwal pelaksanaan kegiatan supervisi, monitoring, dan

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
evaluasi diri sekolah;
4) Penyusunan dan pendokumentasian data-data hasil supervisi, moni-
toring, dan evaluasi diri sekolah.

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut dapat dengan langkah sebagai


berikut:
1) Melaksanakan workshop pengembangan pedoman pelaksanaan su-
pervisi, monitoring, dan evaluasi;
2) Menerbitkan surat keputusan Kepala Sekolah tentang tim SPMI;
3) Melaksanakan koordinasi dan konsolidasi tim;
4) Menyusun jadwal pelaksanaan supervisi, monitoring dan evaluasi;
5) Mempersiapkan dokumen, data-data atau fakta secara faktual semua
kegiatan yang sudah dilaksanakan yang mendukung terhadap kebu-
tuhan instrumen yang dikembangkan. Tim pelaksana SME perlu mem-
perhatikan prinsip-prinsip pelaksanaan SME, seperti: objektivitas, ke-
jujuran, tranparansi, faktual, dll, sehingga hasil SME menggambarkan
kondisi riil yang jelas dan mudah menentukan arah selanjutnya;
6) Melaksanakan, verifikasi, validasi, dan sinkronisasi.

e. Program: Pengolahan data (analisis) dan penyusunan pelaporan hasil


SME.
Adapun kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan sebagai berikut:
1) Pengolahan dan analisis data hasil supervisi, monitoring, dan evaluasi
diri sekolah berbasis TIK;
2) Penyusunan dan penggandaan dokumen pelaporan hasil supervisi,
monitoring, dan evaluasi diri sekolah.

Strategi sekolah antara lain:


1) Menyiapkan aplikasi sistem pengolahan data hasil supervisi, monitor-
ing dan evaluasi;
2) Menggunakan aplikasi untuk pengolahan data atau informasi dan
pelaporan;
3) Dari hasil laporan SME, sekolah akan mendapat gambaran secara ob-
jektif tentang indikator-indikator yang perlu ditingkatkan dan dikem-
bangkan sesuai dengan program pengembangan sekolah rujukan. Ha-
sil dari SME ini dapat dijadikan sebagai bahan petimbangan dalam
penyusunan program tahun berikutnya.

f. Program: Pemetaan mutu komponen-komponen SNP di sekolah. Bebera­


pa kegiatan yang dapat dilakukan:
1) Penyusunan buku pedoman pemetaan mutu;
2) Penyusunan jadwal pelaksanaan pemetaan mutu; 49
3) Pelaksanaan pemetaan mutu;
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

4) Pengolahan pemetaan mutu per standar pendidikan dan lainnya;


5) Penyusunan dokumen hasil pemetaan mutu sekolah secara keseluruh­
an dan per SNP;
6) Penyusunan dokumen hasil pemetaan mutu sekolah berdasarkkan
aspek dan butir SNP;
7) Penyusunan dokumen hasil analisa terhadap butir-butir per SNP yang
belum memenuhi skor maksimal (4);
8) Penyusunan dokumen hasil analisa terhadap butir-butir per SNP yang
telah memenuhi skor maksimal (4);
9) Penyusunan dokumen pemetaan mutu pendidikan di atas SNP dan
atau lainnya.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah sebagai berikut:


1) Melaksanakan workshop penyusunan pedoman pemetaan mutu;
2) Menyusun jadwal pemetaan mutu;
3) Melaksanakan kegiatan pemetaan mutu;
4) Mengolah hasil pemetaan mutu berbasis TIK;
5) Menyusun hasil pemetaan mutu;
6) Berdasar hasil pemetaan, sekolah mendapat gambaran secara utuh
capaian setiap indikator, aspek, komponen setiap standar nasional
pendidikan, maupun indikator khusus yang dikembangkan sebagai
sekolah rujukan. Hasil pemetaan ini direkomendasikan untuk menyu­
sunan rencana tindak lanjut dalam rangka mempertahankan dan
meningkatkan kualitas sebagai sekolah rujukan.
7) Menentukan program prioritas peningkatan mutu guna mencapai
skor maksimal (4);
8) Menentukan program unggulan yang lain, misalnya program Asian
Eco School, dll.

g. Program: Tindak lanjut dari hasil pemetaan mutu sekolah dengan kegiat­
an:
1) Penyusunan rencana tindak lanjut (program dan kegiatan) terhadap
hasil analisa terhadap butir-butir per SNP yang belum memenuhi skor
maksimal (4) untuk memperoleh skor 4;
2) Penyusunan rencana tindak lanjut (program dan kegiatan) terhadap
hasil analisa terhadap butir-butir per SNP yang telah memenuhi skor
maksimal (4) untuk mempertahankan skor 4;
3) Penyusunan rencana tindak lanjut (program dan kegiatan) terhadap
hasil analisa terhadap butir-butir per SNP yang telah memenuhi skor
maksimal (4) untuk dikembangkan lebih dari SNP.
Untuk melaksanakan kegiatan tersebut dapat dituangkan dalam se-
50 buah format dalam bentuk matrik yang memuat: a). Standar, kom-
ponen, aspek, dan indikator; b). hasil perolehan skor SME; c). Program,

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
kegiatan, dan strategi yang akan dilakukan pada tahun berikutnya;
dan d). hasil yang diharapkan.
Contoh penyusunan program tindak lanjut sebagai berikut:
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Indikator Program Strategi Hasil yang


No Komponen Aspek Skor
Ketercapaian Strategis Kegiatan diharapkan

Guru Kompetensi Jumlah 3 Peningkatan Kegiatan dan Guru


profesional guru yang Kompotensi Strategi: mampu
sebagai agen membuat guru dalam Sekolah/ menulis
pembelajaran. karya tulis penulisan Guru-guru KTI
ilmiah dalam KTI; melaksanakan minimal
satu tahun kegiatan satu tahun
terakhir penulisan satu kali.
KTI melalui
Wokshop/
IHT/Bimtek
kerja sama
dengan
Pengawas
/PT/ NS
lainnya
(LPMP)

h. Program: Pengembangan dan pembentukan sistem informasi hasil pe-


metaan mutu sekolah dengan kegiatan:
1) Pembentukan/penerapan program sistem informasi mutu pendidikan
berbasis teknologi informasi dan komunikasi;
2) Penguatan kompetensi pelaksana SIM pemetaan mutu;
3) Pemenuhan sarpras (perangkat keras dan lunak) SIM pemetaan mutu;
4) Pengembangan jejaring SIM yang menghubungkan: Dinas Pendidikan
Propinsi, Dinas Pendidikan kabupaten atau kota yang bersangkutan;
LPMP, dan lembaga lain yang relevan.

Strategi pelaksanaan yang dilakukan sekolah:
1) Menyiapkan perangkat keras dan lunak sesuai kebutuhan SIM;
2) Menerapkan SIM di sekolah;
3) Memiliki tenaga khusus IT untuk mengembangkan SIM sekolah;
4) Melakukan kerjasama dengan lembaga terkait dalam pengembang­
an­SIM sekolah, misalnya dalam pengembangan SIM berbasis WEB.
Sehing­ga informasi yang dikembangkan sekolah dan hasil-hasil yang
telah dicapai dapat di update sesuai dengan kondisi sekolah saat itu.
Hal ini sangat bermanfaat dan lebih mudah bagi sekolah imbas atau
sekolah lainnya dalam rangka mengadopsi atau mengadaptasi penge-
lolaan sekolah rujukan. 51
2. Memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

a. Program: Mempertahankan dan mengembangkan sekolah menyenang-


kan, ramah, tenang, nyaman dengan kegiatan:
1) Penambahan ruang terbuka hijau/tamanisasi minimal 40% dari luas
area sekolah;
2) Penambahan fasilitas pembelajaran di luar kelas yang berbasis TIK;
3) Peningkatan kualitas silaturahim antara warga sekolah secara keke­
luargaan;
4) Pembenahan kondisi tentang unsur-unsur: (a) penyediaan dan penam-
pungan air bersih; (b) pengadaan dan pemeliharaan tempat pembuangan
sampah; (c) pengadaan dan pemeliharaan air limbah; (d) pemeliharaan
WC; (e) pemeliharaan kebersihan dan kerapian ruangan; (f) pemeliharaan
kebersihan dan keindahan halaman dan kebun sekolah; (g) pengadaan
dan pemeliharaan kantin; (h) pendidikan kesehat­an; (i) tamanisasi; (j)
sanitasi, (k) pengadaan dan pemeliharaan pagar sekolah; (l) penataan
fisik kelas (kebersihan, sirkulasi udara, interior; dsb.), (m) pengatur-
an ruangan; dan (n) pengelolaan dan pemanfaatan sumber belajar.

Gambar 7.
Program pengembangan
sekolah menyenangkan,
ramah, tenang,
dan nyaman

52
Strategi yang dapat dilakukan sekolah melalui:

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
1) Melaksanakan kerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup, Dinas Ke-
bersihan dan Pertamanan, Dinas Komunikasi dan Informasi, dll.
2) Menambah ruang terbuka hijau;
3) Melaksanakan komunikasi secara rutin, terprogram, atau spontan de­
ngan warga sekolah dan warga masyarakat; memberi bantuan sesuai
dengan kebutuhan; melaksanakan kegiatan kepedualian sosial, dll.
4) Sekolah mengalokasikan dana secara khusus, atau memanfaatkan
Coorporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan, donatur lain-
nya.
5) Menata lingkungan sekolah termasuk penataan kantin sekolah, WC
siswa yang lebih representatif, dan ruang lainnya sesuai dengan ke-
butuhan siswa serta melakukan pengolahan sampah menjadi sesuatu
yang sangat berguna.
6) Mengambangkan lingkungan sekolah sebagai pusat sumber belajar,
pusat informasi bagi peserta didik. Misalnya membuat Green House,
Perpustakaan di luar kelas, sarana prasarana berbagai cabang olahra-
ga, ruang praktik kegiatan seni budaya, menyediakan fasilitas layanan
yang berkebutuhan khusus, dll.

b. Program: Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dalam Kepemimpinan


Sekolah:
Kegiatan yang dapat dilakukan sekolah anatara lain:
1) Pelatihan kepemimpinan kepala sekolah;
2) Pelatihan Kepramukaan bagi kepala sekolah;
3) Pelaksanaan program kemitraan sekolah.

Strategi untuk melaksanakan kegiatan tersebut antara lain:


1) Melaksanakan pelatihan kepemimpinan kepala sekolah berkoordinasi
dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota atau MKKS;
2) Melaksanakan pelatihan kepramukaan berkoordinasi dengan Kwar-
tir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten/ Kota dan Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota. Minimal kepala sekolah memiliki sertifikat Kursus
Mahir Dasar (KMD);
3) Melaksanakan program kemitraan sekolah berkoordinasi dengan Di-
nas pendidikan Kabupaten/ Kota dan MKKS.

c. Program: Peningkatan kompetensi guru tentang pemahaman karakter-


istik peserta didik dengan kegiatan
1) Pelatihan kompetensi pedagogik guru;
2) Pertemuan rutin antara wali kelas dengan peserta didik;
3) Pertemuan dengan orang tua peserta didik secara berkala atau sesuai
kebutuhan; 53
4) Pendataan dan pendokumentasian karakteristik peserta didik;
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

5) Pemetaan bakat, minat, kepribadian, dan lainnya tentang peserta didik.

Strategi yang dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan pelatihan kompetensi pedagogik guru dalam menum-
buhkembangkan karakteristik peserta didik; Melaksanakan FGD de­
ngan orang tua peserta didik;
2) Menyusun jadwal pertemuan dengan wali kelas dan peserta didik;
3) Menyusun perangkat observasi atau daftar isian untuk melakukan
pemetaan potensi peserta didik;
4) Memberikan rekomendasi kepada wali kelas, guru BK, atau guru lain-
nya untuk mengembangkan bakat dan kemampuan peserta didik;
5) Melaporkan hasil pemetaan kondisi peserta didik kepada orang tua
peserta didik.

d. Program: Peningkatan peran guru dalam meningkatkan bakat, minat,


dan lainnya yang dimiliki peserta didik dalam upaya menumbuhkem-
bangkan kekritisan, kreativitas dan inovasi dengan kegiatan:
1) Penumbuhan motivasi bagi peserta didik melalui (Achievement Moti-
vation Training) (AMT) secara terprogram;
2) Pemberian penugasan kerja proyek mulai perencanaan sampai de­
ngan refleksi secara terprogram;
3) Pemberian penugasan pembiasaan dan pengembangan diri sesuai
dengan potensi dan daya dukung sekolah serta pihak lain;
4) Refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil karya peserta didik.
Strategi yang dapat dilakukan sekolah antara lain:
1) Mendatangkan motivator dari instansi lain, orang tua peserta didik,
alumni;
2) Melaksanakan expo pendidikan yang menampilkan berbagai kreativi-
tas peserta didik secara berkala di sekolah, atau kelompok sekolah;
3) Sekolah menyusun jadwal kegiatan kompetisi internal maupun antar
sekolah dalam berbagai bidang;
4) Melaksanakan dan mengikuti berbagai lomba terkait dengan bakat
dan minat peserta didik;
5) Sekolah dapat juga melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain da-
lam rangka pengembangan bakat minat peserta didik pada tingkat
lokal, regional, nasional dan internasional.

e. Program: Pelibatan orang tua peserta didik dalam peningkatan mutu


pendidikan dengan kegiatan:
1) Sosialisasi program sekolah kepada orang tua peserta didik dan stake-
holder.
54 2) Pertemuan rutin dengan orang tua peserta didik, baik per kelas mau-
pun keseluruhan untuk menyampaikan hasil prestasi capaian program

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
pembelajaran akademis maupun non akademis, pencapaian pemenu-
han fasilitas sekolah;
3) Peningkatan kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh orang tua
peserta didik di sekolah/luar sekolah.
4) Refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan yang melibatkan
orang tua peserta didik.

Strategi yang dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan sosialisasi program sekolah kepada orang tua siswa
dan stakeholder;
2) Sekolah, guru, atau wali kelas melakukan identifikasi kebutuhan da-
lam pelaksanaan pendidikan yang memungkinkan adanya partisipa-
si dari orang tua peserta didik untuk memberikan sumbangan baik
berupa ide gagasan ataupun finansial sesuai dengan kemampuannya
secara sukarela;
3) Sekolah melibatkan orang tua siswa dalam berbagai kegiatan, mis-
alnya pelaksanaan expo pendidikan, kunjungan ke lembaga/instansi
atau tempat lainnya yang dapat meningkatkan atau mengembangkan
potensi peserta didik.
4) Melakukan refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan yang
melibatkan orang tua peserta didik;
5) Memberikan penghargaan atas prestasi yang telah dicapai kepada
warga sekolah.

f. Program: Pelibatan masyarakat untuk peduli pendidikan dengan kegiatan:


1) Sosialisasi program sekolah, misalnya terkait dengan program adiwya­
ta, keamanan lingkungan, lingkungan sekolah sehat, dll. kepada war-
ga masyarakat;
2) Pertemuan dengan warga masyarakat sekitar sekolah secara insidental.
3) Peningkatan kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh masyara­
kat sekitar sekolah di sekolah/luar sekolah.
4) Refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan yang melibatkan
masyarakat sekitar sekolah.

Strategi yang dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan Sosialisasi program sekolah, misalnya terkait dengan
program adiwyata, keamanan lingkungan, lingkungan sekolah sehat,
dll. kepada warga masyarakat;
2) Berbagai potensi masyarakat yang dapat diberdayakan oleh seko-
lah untuk mengembangkan mutu pendidikan. Langkah yang dapat
dilakukan sekolah diantaranya: a) melaksanakan identifikasi poten-
si masyarakat sesuai dengan kebutuhan sekolah; b) melaksanakan 55
koordinasi dengan tokoh masyarakat sekaligus melakukan kerjasa-
ma sesuai dengan bidang dan kemampuannya; c) menyusun jadwal
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

kegiatan dalam rangka meningkatkan kompetensi peserta didik; d)


melaksanakan kegiatan secara terprogram, dll;
3) Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memanfaatkan
fasilitas sekolah dalam kegiatan kemasyarakatan sepanjang tidak
mengganggu kegiatan PBM;
4) Melaksanakan Refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan
yang melibatkan masyarakat sekitar sekolah.

g. Program: Pelibatan dunia usaha/industri dalam pendidikan dengan ke-


giatan:
1) Silaturahim dengan dunia usaha/industri sekitar sekolah dan lainnya;
2) Peningkatan kerjasama dengan dunia usaha/industri yang sesuai de­
ngan program sekolah dan saling menguntungkan;
3) Peningkatan kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh dunia usa­
ha/industri sekitar sekolah dan lainnya di sekolah/luar sekolah;
4) Refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan yang melibatkan
dunia usaha/industri sekitar sekolah dan lainnya.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan Silaturahim dengan dunia usaha/industri sekitar seko-
lah dan lainnya;
2) Melaksanakan kerjasama dengan dunia usaha/industri yang sesuai
de­ngan program sekolah dan saling menguntungkan, misalnya de­
ngan­alumni yang sudah berhasil dalam dunia usaha/industri;
3) Melaksanakan kunjungan ke dunia/industri untuk dibekali pemaham­
an kompetensi terkait dengan proses produksi dalam perusahaan
tersebut.

h. Program: Pelibatan organisasi profesi dalam bidang pendidikan dan/atau


lainnya dengan kegiatan:
1) Sosialisasi program sekolah kepada organisasi profesi;
2) Peningkatan kerjasama dalam pelaksanaan program sekolah yang
terkait dengan profesi tertentu;
3) Peningkatan kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh organisasi
profesi dalam bidang pendidikan dan atau lainnya di sekolah/luar se-
kolah.
4) Refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan yang melibatkan
organisasi profesi dalam bidang pendidikan dan atau lainnya.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Melaksanakan sosialisasi program sekolah kepada organisasi profesi
56 di sekolah atau mendatangi kantor organisasi;
2) Melakukan kerjasama dengan organisasi profesi, misalnya: a) Pengem-

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
bangan program lingkungan sekolah sehat bekerjasama dengan IDI
dan Tim UKS Kabupaten , Kota atau Provinsi; b) Pengembangan pro-
gram pencegahan bahaya penggunaan narkoba dan kenakalan remaja
bekerjasama dengan Kepolisian; c) Untuk megembangkan bidang seni
dan/atau budaya lokal, sekolah dapat bekerjasama dengan sastrawan;
d) Melakukan kerjasama dengan Ikatan Sarjana Phycologi Indonesia
untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik;
3) Melaksanakan refleksi dan pendokumentasian hasil-hasil kegiatan
yang melibatkan organisasi profesi dalam bidang pendidikan dan/atau
lainnya.

i. Program: Penggalian dana pendidikan yang berasal dari APBD dan masya­
rakat dengan kegiatan:
1) Sosialisasi peserncanaan sekolah RKS dan RKAS kepada Dinas Pendi-
dikan Kabupaten/Kota;
2) Peningkatan konsultasi dan komunikasi dengan Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan
daerah;
3) Presentasi dan unjuk kerja dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
untuk memperoleh alokasi tambahan anggaran dalam RAPBS;

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Melakukan sosialisasi, konsultasi dan komunikasi dengan Dinas Pen-
didikan Kabupaten/Kota tentang program peningkatan mutu pendi-
dikan; b)
2) Menyusun rencana program pengembangan mutu dan sarana prasa-
rana sekolah atau kegiatan sekolah yang berpeluang untuk didanai
dari APBD;
3) Sekolah aktif dan mendukung pelaksanaan visi, misi pemerintah dae­
rah­setempat dalam berbagai kegiatan di dalam maupun di luar sekolah.

j. Program: Penggalian dana pendidikan yang berasal dari masyarakat de­


ngan kegiatan:
1) Sosialisasi program sekolah kepada masyarakat;
2) Pertemuan dengan kelompok-kelompok masyarakat dalam pengga-
lian dana partisipasi pendidikan yang berasal dari masyarakat (umum)
secara rutin (tiap tahun).
3) Penggalian sumber-sumber dana pendidikan yang berasal dari ma­
syarakat umum.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Mengidentifikasi potensi masyarakat yang berpeluang dapat mem- 57
berikan partisipasi terhadap kemajuan pendidikan;
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

2) Mengundang tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan atau mela­


kukan koordinasi tentang program peningkatan mutu pendidikan;
3) Sekolah terlibat aktif dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan,
msalnya kegiatan bakti sosial, atau kegaitan sosial kemasyarakatan; dll.

3. Mengembangkan budaya mutu


a. Program: Peningkatan budaya belajar dengan kegiatan:
1) Pengembangan program literasi sekolah;
2) Pengembangan pembelajaran berbasis TIK, misalnya e-learning,
teleconference, pemanfaatan laman rumah belajar, dll.
3) Pendampingan atau asistensi pada peserta didik;
4) Bimbingan terprogram bagi peserta didik;
5) Implementasi regulasi layanan prima dan optimal;
6) Penugasan terprogram ataupun tidak terprogram (mandiri/tidak ter-
struktur) bagi peserta didik;
7) Unjuk prestasi peserta didik;
8) Lomba akademik dan non akademik peserta didik;
9) Pemberdayaan pemangku kepentingan yang bersifat akademik.

Strategi yang dilakukan sekolah antara lain:


1) Melaksanakan program wajib baca buku non mata pelajaran minimal
15 menit sebelum proses pembelajan;
2) Membuat tulisan tentang buku yang telah dibaca;
3) Mewajibkan peserta didik untuk membuat tulisan dalam berbagai
bahasa;
4) Melaksanakan pembelajaran berbasis TIK, misalnya e-learning, tele-
conference, pemanfaatan laman rumah belajar, komunikasi dan pe­
nu­gasan peserta didik melalui email, dll.
5) Sekolah melakukan pemetaan potensi peserta didik baik potensi ak-
ademik maupun non akademik;
6) Menyiapkan berbagai fasilitas belajar yang dibutuhkan peserta didik;
7) Menyusun program dan jadwal kegiatan pengembangan potensi pe-
serta didik;
8) Melaksanakan pembinaan secara efektif dan efisien;
9) Melakukan berbagai even kegiatan untuk menumbuhkan motivasi
belajar dan sekaligus meningkatkan kompetensi peserta didik;
10) Mengembangkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar; dll.

b. Program: Peningkatan budaya kompetitif dengan kegiatan:


1) Lomba karya tulis ilmiah,
2) Lomba karya tulis non ilmiah,
58 3) Lomba karya kreatif peserta didik,
4) Lomba penelitian sederhana,

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
5) Lomba keagamaan,
6) Lomba bidang social kerakyatan,
7) Lomba -lomba lainnya,
8) Debat akademik,
9) Debat keagamaan, kesosialan, ekonomi, dll,
10) Pengembangan bakat minat,
11) Ppenghargaan prestasi,
12) Penanganan anak khusus,
13) Presentasi ajang kreasi,

Strategi yang dilakukan sekolah diantaranya:


1) Menyusun jadwal kegiatan secara sitematis disesuaikan dengan even
pada bulan-bulan tertentu, misalnya memperingati bulan bahasa
yang jatuh pada bulan Oktober, sekolah mengadakan lomba mencipta
puisi, lomba pidato dll.
2) Melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah Imbas atau kerjasama
dengan MKKS untuk mengadakan berbagai lomba;
3) Mekerjasama dengan lembaga/instansi lain melaksanakan berbagai
jenis perlombaan, misal: kerjasama dengan Kwarcab, Kwarda meng­
adakan lomba kepramukaan; kerjasama dengan PMI mengadakan
lomba PMR, dll.

c. Program: Peningkatan budaya kolaboratif dengan kegiatan:


1) Pengembangan organisasi-organisasi intra sekolah;
2) Pengembangan kelompok belajar;
3) Pembentukan Pusat Informasi dan Komunikasi Remaja (PIKR) di se-
kolah;
4) Penyelenggaraan tutor sebaya;
5) Penyelenggaraan konselor sebaya;
6) Pengembangan jaringan kerjasama antar kelompok;
7) Pengembangan jalinan kerjasama dengan pihak lain di luar sekolah;
8) Penyelenggaraan kongres pelajar tingkat kabupaten/kota, Provinsi
atau Nasional;
9) Outbound;
10) Pelibatan antar warga sekolah dalam kegiatan-kegiatan; dan
11) Program penanaman kegotongroyongan.

Strategi yang dilaksanakan sekolah antara lain:


1) Sekolah melakukan pemetaan potensi internal maupun eksternal
sekolah dan analisis kebutuhan peserta didik dalam mengembang-
kan bakat, kemampuannya melalui kegiatan organisasi intra sekolah
sesuai dengan kemampuan sekolah 59
1) Menentukan pemetaan jenis-jenis usaha yang mungkin dapat dilaku-
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

kan sekolah;
2) Membuat nota kesepakatan dengan lembaga atau unit usaha yang
mengembangkan kewirausahaan sekolah;
3) Mengidentifikasi sumberdaya alam di sekitar sekolah yang dapat dija-
dikan sebagi sumber dalam mengembangkan kewirausahaan;
4) Memanfaatkan bahan-bahan yang tidak terpakai menjadi sesuatu
yang bermanfaat dan memiliki nilai jual;
5) Memanfaatkan teknologi dasar dalam mengembangkan kewirausa­
haan, misalnya usaha pengolahan hasil pertanian, dll.

Gambar 8.
upaya
Mengembangkan
budaya mutu

60
2) Menyediakan berbagai sarana dan prasarana organisasi intra sekolah

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
3) Melaksanakan pengembagnan organisasi-organisasi intra sekolah,
misalnya: Organisasi Pusat Informasi, Komunikasi Remaja, Organ-
isasi Pelajar tingkat kabupaten/kota, Duta Literasi Sekolah, Kader
Perpustakaan, dll.
4) Melaksanakan pengembangan kelompok belajar, misalnya: Kelom-
pok Belajar TIK, Kelompok belajar Sience, dll.
5) Melaksanakan pembentukan Pusat Informasi dan Komunikasi Rema-
ja (PIKR) di sekolah;
6) Melaksanakan pemberdayaan peserta didik untuk memberikan toto-
rial pada bidang-bidang kegiatan tertentu;
7) Melaksanakan kegiatan konselor sebaya;
8) Melaksanakan jaringan kerjasama antar kelompok, misalnya Kader
Perpustakaan, kader UKS, Duta Literasi, Kader Lingkungan Hidup
berkolaborasi pada kegiatan tertentu;
9) Melaksanakan kerjasama dengan pihak lain di luar sekolah, misal­
nya: kegiatan Organisasi Pelajar, dll.
10) Melaksanakan kongres pelajar tingkat kabupaten/kota, Provinsi atau
Nasional;
11) Melaksanakan melakukan kerjasama dengn pihak lain yang lebih
profesional, misalnya pada kegiatan outbound, dll.
12) Melibatkan antar warga sekolah dalam kegiatan-kegiatan, misalnya:
bakti sosial, lomba-lomba;
13) Melaksanakan program pengembangan kegotongroyongan.

d. Program: Peningkatan budaya kewirausahaan dengan kegiatan:


1) Workshop/temu usaha oleh wirausahawan yang sukses;
2) Program pembelajaran kewirausahaan,
3) Magang kewirausahaan,
4) Program karya alternatif peserta didik,
5) Program konsultasi usaha,
6) Pendirian unit-unit usaha sekolah,
7) Bermitra usaha.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Menentukan pemetaan jenis-jenis usaha yang mungkin dapat dilaku-
kan sekolah;
2) Membuat nota kesepakatan dengan lembaga atau unit usaha yang
mengembangkan kewirausahaan sekolah;
3) Mengidentifikasi sumberdaya alam di sekitar sekolah yang dapat dija-
dikan sebagi sumber dalam mengembangkan kewirausahaan;
4) Memanfaatkan bahan-bahan yang tidak terpakai menjadi sesuatu
yang bermanfaat dan memiliki nilai jual; 61
5) Memanfaatkan teknologi dasar dalam mengembangkan kewirausa­
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

haan, misalnya usaha pengolahan hasil pertanian, dll.

4. Melaksanakan program penumbuhan karakter


a. Program: Penumbuhan kesadaran moral dan spiritual dalam perilaku se-
hari-hari dengan kegiatan:
1) Doa bersama antara guru dan peserta didik sesuai dengan keyakinan
masing-masing, sebelum dan sesudah hari pembelajaran, dipim­pin­
oleh seorang peserta didik secara bergantian dibawah bimbingan guru.
2) Pembiasaan menunaikan ibadah bersama sesuai agama dan keper-
cayaannya baik dilakukan di sekolah maupun bersama masyarakat;
3) Pembiasaan perayaan Hari Besar Keagamaan dengan kegiatan yang
sederhana dan hikmat.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah antara lain:


1) Guru Pendidikan Agama dan guru lainnya menyusun rencana kegiatan
dan jadwal pembinaan termasuk kegiatan pembiasaan maupun kegi-
tan yang terstruktur dan terprogram;
2) Sekolah membentuk tim penumbuhan nilai-nilai spiritual yang meli-
batkan komite atau masyarakat;
3) Sekolah menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan keaga­
maan;
4) Melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan;
5) Secara bersama-sama mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan
dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun
dilingkungan masyarakat dan keluarga.

b. Program: Menumbuhkembangkan Nilai-nilai Kebangsaan dan Kebhin-


nekaan (menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menerima keberagaman
sebagai anugerah untuk bangsa Indonesia dengan kegiatan:
1) Upacara bendera setiap hari Senin dengan mengenakan seragam
atau pakaian yang sesuai dengan ketetapan sekolah.
2) Upacara bendera pada pembukaan MOPDB dengan peserta didik ber-
tugas sebagai komandan dan petugas upacara serta kepala sekolah/
wakil bertindak sebagai inspektur upacara;
3) Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan/atau satu lagu
wajib nasional atau satu lagu terkini yang menggambarkan semangat
patriotisme dan cinta tanah air ketia awal pelajaran.
4) Menyanyikan satu lagu daerah (lagu-lagu daerah seluruh Nusantara)
sebelum mengakhiri pelajaran.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


62 1) Guru Seni Budaya, atau guru PKn atau guru lainnya mengajarkan ke-
pada peserta didik tentang lagu-lagu daerah;

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
2) Menyusun jadwal pelaksanaan upacara bendera yang memuat: (1)
Waktu; (2) Petugas Upacara; (3) Pembina Upacara; (4) Judul amanat
pembina upacara; dan (5) jenis lagu wajib;
3) Memberdayakan pimpinan isntansi/lembaga terkait untuk sesekali
menjadi Pembina Upacara;
4) Mengikuti even-even lomba upacara bendera;
5) Mengembangkan tim khusus Paduan Suara; dll.

c. Program: Mengembangkan interaksi positif antara peserta didik dengan


guru dan orang tua, dengan kegiatan:
Pertemuan rutin dengan orang tua siswa pada setiap tahun ajaran baru
untuk mensosialisasikan: 1) visi dan misi; 2) aturan; 3) materi; dan 4)
rencana capaian belajar siswa agar orang tua turut mendukung keempat
poin tersebut.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Setiap guru, wali kelas, dan guru BK menyusun program dan jadwal
pertemuan secara berkala maupun spontan dengan orang tua siswa
dan siswa sendiri terkait dengan penumbuhan karakter;
2) Membangun kesadaran bahwa penumbuhan karakter adalah tang­
gung­jawab bersama antara orang tua siswa dan pihak sekolah;
3) Menjalin hubungan yang harmonis antara guru dan orang tua siswa
dalam melaksanakan berbagai kegiatan sekolah.

d. Program: Mengembangkan Interaksi Positif Antar Peserta Didik dengan


kegiatan:
Pembiasaan pertemuan di lingkungan sekolah dan/atau rumah untuk
belajar kelompok yang diketahui oleh guru dan/atau orangtua.
Strategi yang dilakukan sekolah:
1) Guru atau wali kelas memiliki catatan khusus atau jurnal terkait de­
ngan aktivitas siswa baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah­;
2) Para siswa memiliki jurnal atau catatan kegiatan yang dilakukan baik
di dalam maupun di luar lingkungan sekolah dan diketahui oleh orang
tua siswa dan guru.
3) Melaksanakan kegiatan peserta didik yang terintegrasi yang melibatkan
beberapa kelompok peserta didik, misal: Duta, Literasi, Kader Perpus-
takaan, Kader UKS berinteraksi positif dan intensif pada saat pelaksa-
naan lomba perpustakaan sekolah, lomba lingkungan sekolah sehat, dll.

e. Program: Merawat Diri dan Lingkungan Sekolah dengan kegiatan:


Kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dengan membentuk ke­
lompok lintas kelas dan berbagi tugas sesuai usia dan kemampuan siswa. 63
Langkah-langkah yang dapat dilakukan sekolah:
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

1) Sekolah menyusun jadwal kegiatan kebersihan baik secara berkala


maupun spontan;
2) Pada waktu tertentu sekolah melaksanakan lomba perawatan dan
kebersihan lingkungan kelas/sekolah;
3) Memberikan penghargaan setiap kali mengadakan lomba perawatan
dan kebersihan;
4) Sekolah secara bersama-sama membangun karakter peduli lingkung­
an, misalnya budaya membuang sampah pada tempatnya, budaya
merawat tanaman dll.;
5) Melaksanakan kerjasama dengan Puskesmas setempat untuk melaku-
kan pembinaan, penyuluhan tentang kesehatan dan perawatan diri;
6) Sekolah menyediakan fasilitas perawatan lingkungan sekolah. dll

f. Program: Mengembangkan Potensi Diri Peserta Didik Secara Utuh de­


ngan kegiatan:
1) Pembinaan nilai spiritual dan soasial;
2) Olah fisik seperti senam kesegaran jasmani, dilaksanakan secara ber-
kala dan rutin, sekurang-kurangnya satu kali dalam seminggu.

Langkah untuk mendukung kegiatan tersebut diantaranya:


1) Melaksanaan pembinaan secara rutin, terprogram tentang nilai-nilai
spiritual dan sosial dan terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari,
misal kegiatan keagamaan pada pagi hari seperti, sholat dhuha, doa
bersama dll,
2) Sekolah menyediakan tempat atau fasilitas untuk melaksanakan olah
raga bersama atau senam kesegaran jasmani, dll.

g. Program: Pelibatan Orangtua dan Masyarakat di Sekolah dengan kegiat­


an:
1) Pameran karya siswa pada setiap akhir tahun ajaran dengan mengun-
dang orang tua dan masyarakat untuk memberi apresiasi pada siswa.
2) Penggalangan masyarakat/orang tua peserta didik/komite sekolah
untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pendidikan dengan prinsip-­
prin­sip MBS.

Langkah-langkah kegiatan yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Sekolah menentukan jadwal kegiatan apresiasi seni, budaya, dan pa-
meran hasil karya peserta didik;
2) Melaksanakan kegiatan dengan melibatkan peran orang tua siswa;
3) Menyusun skenario penyelenggaraan kegiatan;
4) Melaksanakan Kerjasama dengan komite sekolah untuk penggalang­
64 an dana.
h. Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah untuk dapat diimplementasikan da-

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
lam pembelajaran dan lainnya, dengan kegiatan:
1) Program Literasi menjadi program unggulan Sekolah;
2) Literasi Sekolah menjadi budaya sekolah;
3) Pengembangan budaya menulis;
4) Pembudayaan membaca buku selain buku mata pelajaran minimal 15
menit setiap hari sebelum pembelajaran;

Langkah yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Guru mata pelajaran mengusulkan menyediakan buku bukan buku
mata pelaran melalui perpustakaan sekolah;
2) Setelah selesai siswa membaca sebuah buku, maka siswa tersebut
membuat rangkuman, atau pendapat tentang isi dari buku itu, atau
tugas lain yang mendorong siswa aktif dan kreatif;
3) Guru mata pelajaran menugaskan kepada peserta didik untuk mem­
baca buku sesuai dengan mata pelajaran;
4) Peserta didik membuat laporan, ringkasan, pendapat atau kajian dari
buku yang sudah dibacanya;

Gambar 9.

ALUR PEMBUDAYAAN KARAKTER

65
5. Menjadi pusat keunggulan
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

a. Program: Peningkatan mutu lulusan yang lebih dari SNP, dengan kegiatan:
1) Pembimbingan dan pendampingan intensif.
2) Penguatan integritas peserta didik dalam kerangka pemenuhan In-
deks Integitas Ujian Nasional (tingkat persentase jawaban siswa yang
tidak menunjukkan pola kecurangan): 100.
3) Pengayaan kompetensi peserta didik dalam rangka mencapai nilai re-
rata UN minimal 7,5
4) Uji coba UN secara berkala untuk meraih nilai rerata UN terbaik /
tertinggi minimal tingkat kabupaten/kotanya.
5) Pembimbingan dan pelatihan OSN, KIR, story telling, dll.
6) Penguatan kompetensi peserta didik dalam rangka mencapai juara 1
- 3 di tingkat kabupaten/kotanya, misal: Bidang seni, olahraga, kete­
rampilan, kepramukaan dll.

Langkah-langkah kegiatan yang dapat dilakukan sekolah untuk menca-
pai kegiatan tersebut diantaranya:
1) Semua guru melaksanakan proses pembelajaran secara efektif dan
efisien sesuai peraturan dan perundangan;
2) Semua stakeholder memiliki komitmen yang sama terhadap mutu lu-
lusan;
3) Sekolah memiliki pemetaan kemampuan setiap peserta didik sehing-
ga dapat diberdayakan menjadi mentoring dalam pembimbingan pe-
serta didik sebelum pelaksanaan UN;
4) Kerjasama dengan lembaga lain atau Perguruan Tinggi dalam pelaksa-
naan pembimbingan untuk mendapat prestasi bidang OSN, KIR dll.;
5) Penyusunan program dan jadwal latihan kegiatan secara sistematis,
terstruktur, jelas langkah kegiatan dan hasil yang akan dicapainya;
6) Sekolah menyediakan fasilitas pendukung pelaksanaan kegiatan seni,
olahraga, keterampilan, dll.
cmoreng.files.wordpress.com

66
karwapi.files.wordpress.com

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
b. Program: pengembangan dan implementasi kurikulum yang lebih dari
SNP, dengan kegiatan:
1) Pengembangan kurikulum dengan prinsip-prinsip MBS yang lebih dari
SNP, dan berbentuk digital;
2) Pengembangan dan mengimplementasikan kurikulum keunggulan
lokal;
3) Implementasikan K-13.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan sekolah untuk memenuhi kegia-


tan tersebut diantaranya:
1) Sekolah dapat melakukan kerjasama dengan beberapa sekolah yang
sudah maju untuk mengadopsi atau mengadaptasi kurikulum nasio­
nal atau internasional;
2) Mengidentifikasi sumberdaya, potensi daerah sehingga menjadi bah-
an pertimbangan dalam pengembangan kurikulum keunggulan lokal;
3) Melalui kegiatan MGMP guru-guru melakukan pemetaan konsep, di-
versifikasi kurikulum, dan pendalaman dan perluasan materi bahan
ajar;
4) Sekolah memfasilitasi guru-guru dalam pelaksanaan Kurikulum 2013;
5) Memberi pemahaman yang sama terhadap pelaksanaan K-13 dan pe-
rubahan-perubahannya; dll.

c. Program: Pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran yang leb-


ih dari SNP, dengan kegiatan:
1) Pembelajaran berbasis TIK untuk semua mata pelajaran, misal: pem-
belajaran e-learning; 67
2) Pemberdayaan sumber belajar yang variatif, misal dari Rumah Belajar
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

Kemdikbud (belajar.kemdiknas.go.id): e-liberary: e-book, dll. ;


3) Supervisi akademis;
4) Implementasi metode berbasis ilmiah (saintifik) dan lainnya untuk
semua mata pelajaran.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Sekolah memberikan pelatihan kepada semua guru untuk memiliki
kemampuan dalam menggunakan IT;
2) Memberikan pemahaman kepada guru-guru melalui workshop atau
IHT tentang berbagai metodologi pembelajaran dan mampu merne­
rap­kannya dalam kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar
kelas;
3) Sekolah menyediakan fasilitas pendukung seperti: jaringan LAN (Lo-
cal Area Networking) dalam lingkungan sekolah, jaringan Wi-fi, dll.;
4) Menyusun program dan jadwal kegiatan supervisi akademis secara
internal dan eksternal termasuk kegiatan tindak lanjutnya.

d. Program: Pengembangan dan peningkatan sistem/proses penilaian yang


lebih dari SNP, dengan kegiatan:
1) Penyusunan rencana penilaian berbasis TIK (termasuk penyelengga-
raan UNBK);
2) Pengembangan sistem penilaian berbasis High Order Thinking Skill
(HOTS), misal PISA, dll.;
3) Analisa, pengolahan, dan pendokumentasian penilaian berbasis TIK.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantaranya:


1) Sekolah menyediakan perangkat selver dan komputer lainnya sesuai
dengan kebutuhan;
2) Kerjasama dengan lembaga lain untuk memberikan pelatihan pem-
buatan perangkah soal atau instrumen penilaian berbais HOTS;
3) Melaksanakan pembiasaan penilaian hasil belajar berbasis HOTS un-
tuk semua mata pelajaran;
4) Sekolah melaksanakan workshop atau IHT pengolahan dan pendoku-
mentasian penilaian hasil belajar termasuk, instrumen penialian yang
sudah dikalibrasi sebagai bank soal;

e. Program: Pengembangan dan peningkatan kompetensi pendidik dan


tenaga kependidikan yang lebih dari SNP, dengan kegiatan:
1) Peningkatan kompetensi kepala sekolah.
2) Peningkatan kompetensi pendidik
3) Peningkatan kompetensi pustakawan
68 4) Peningkatan kompetensi laboran
5) Peningkatan kompetensi teknisi

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
6) Peningkatan kompetensi tenaga administrasi

Strategi yang dapat dilakukan sekolah, misalnya:


1) Melaksanakan kerjasama dengan lembaga lain atau Perguruan Tinggi
untuk meningkatkan kompetensi Pustakawan atau laboran, seperti
untuk meningkatkan kompetensi laboran bekerjasama dengan P4TK
IPA; Pustakawan bekerjasama dengan P4TK Bahasa, dll.;
2) Sekolah menugaskan tenaga pustakawan atau laboran untuk mengi-
kuti diklat;
3) Sekolah melaksanakan workshop meningkatkan kompetensi dalam
pengelolaan sekolah bagi tenaga administrasi;
4) Memberdayakan kegiatan MGMP di tingkat sekolah atau Kabupaten/
Kota untuk meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional
pendidik;
5) Melakukan kerjasama dengan LPMP secara terprogram dan terstruk-
tur untuk meningkatkan kometensi pendidik;
6) Kepala Sekolah mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksnakan oleh
Dinas Pendidikan Kab/Kota atau provinsi untuk meningkatkan kom-
petensi kepala sekolah;

f. Program: Pengembangan dan peningkatan sarana dan prasarana pendi-


dikan yang lebih dari SNP, dengan kegiatan:
1) Pengembangan fasilitas Ruang Kelas: Dilengkapi fasilitas TIK, media
pembelajaran, dll;
2) Pengembangan Ruang Praktik Prakarya dan kelengkapannya;
3) Pengembangan dan optimalisasi Laboratorium IPA;
4) Pengembangan dan optimalisasi Laboratorium Bahasa;
latihanwordpressbaru.files.wordpress.com

69
5) Pengembangan dan optimalisasi Laboratorium prakarya;
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

6) Pengembangan dan optimalisasi Laboratorium Matematika;


7) Pengembangan dan optimalisasi laboratorium mata pelajaran lainnya;
8) Pengembangan dan optimalisasi Ruang Multimedia mendukung
pembelajaran dan penilaian berbasis TIK;
9) Pengadaan Server: Memiliki server yg mendukung SIM sekolah, mis:
E-learning; e-leberray, e-administration, dll.;
10) Pengembangan dan optimalisasi Ruang Kepala Sekolah: Dilengkapi
dengan telpon, fax, akses internet, komputer dan printer, sarana ra-
pat, kamar kecil;
11) Pengembangan dan optimalisasi Ruang Guru: Sesuai standar SNP
dilengkapi dengan telpon, fax, akses internet, komputer dan printer,
kamar kecil;
12) Pengembangan dan optimalisasi Perpustakaan: Sesuai standar SNP
di­lengkapi dengan akses internet, e-library, LCD, TV, dll. Memiliki
ru­­ang baca khusus yang tidak terpisah dengan ruang koleksi/utama.

Strategi yang dapat dilakukan sekolah diantanya: a) melaksanakan koor-
dinasi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota atau provinsi untuk
mendapatkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan sesuai dengan
kebutuhan sekolah; b) memberdayakan peran alumni atau masyarakat
untuk ikut partisipasi dalam pengembangan mutu sekolah; c) mening-
katkan efektifitas penggunaan ruangan untuk mendukung terhadap
pelaksanaan pembelajaran; d) bekerjasama dengan lembaga atau instan-
si terkait untuk pengadaan jaringan internet atau fasilitas web sekolah
sebagai alat pembelajaran; e) optimalisasi dana bantuan operasional se-
kolah sesuai dengan peruntukkannya, seperti pengadaan LCD, komput-
er, dll.; f) memberdayakan dan melibatkan peran orangtua siswa dalam
mendukung terhadap mutu pendidikan dengan haparan dapat memberi-
kan sumbangan yang tidak mengikat; dll.

g. Program: Pengembangan dan peningkatan pengelolaan sekolah yang


lebih dari SNP, dengan kegiatan:
1) Pembentukan tim penyusun RKS/RKJM dan RKAS/RKT yang melibat-
kan semua warga sekolah serta stakeholder lainnya sesuai dengan
prinsip MBS , disusun berdasarkan EDS, disosialisasikan kepada war-
ga sekolah/stakeholder dan disahkan oleh pejabat yang berwenang
(kepala dinas)
2) Penyusunan program kerja/kegiatan sesuai 8 SNP dan tambahan/
pengembanganya, panduan serta diimplementasikan.
3) Penyusunan panduan dan melaksanakan kegiatan: Penumbuhan Ka­
rakter, kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan, pelaksanaan kurikulum,
70 pembelajaran, dan penilaian berbasis TIK, BOS, BK, pengembangan
silabus dan RPP, prakarya/keterampilan, pengelolaan dan pembelajar­

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
an di laboratorium IPA, Bahasa, dll, pengelolaan perpustakaan dengan
berbasis TIK, pemanfaatan lingkungan alam dan sekolah sebagai sum-
ber belajar (out door), pengembangan dan pemanfaatan media pem-
belajaran, pencegahan tindakan kekerasan, penyalahgunaan NAPZA
dan radikalisme.
4) Pengelolaan Sekolah yang bebas dari (tidak terjadi) perkelahian,
pelecehan seksual, pornografi, bullying, penyalahgunaan NAPZA dan
radikalisme yang berhubungan dengan SARA .
5) Implementasi panduan sistem informasi berbasis TIK Sekolah mene­
rapkan sistem penjaminan mutu pendidikan, antara lain dengan me-
nerapkan ISO dalam manajemennya.
6) Implementasi pendidikan berbasis keunggulan lokal.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan sekolah diantaranya: a) melak-


sanakan workshop penyusunan RKS dan RKAS dan mensosialisasikan
kepada semua pemangku kepentingan dalam pengembangan mutu seko-
lah; b) melaksanakan workshop atau IHT penyusunan panduan-panduan
yang dibutuhkan dalam pengelelolaan, pengembangan sekolah, seper-
ti Panduan kegiatan kepramukaan, Panduan Manajemen Sekolah, dll.;
c) melaksanakan kegiatan-kegiatan sekolah sesuai dengan pedoman,
panduan, dan RKS dan RKAS sehingga mendapat kejelasan tetang arah
dan hasil yang akan dicapai; d) melakukan kerjasama dengan pihak-pi-
hak atau lembaga tertentu untuk menghindari tindak-tindak kriminal,
pornografi, NAPZA yang terjadi baik d dalam maupun di luar lingkungan
sekolah, dll.; e) sekolah membentuk sistem satuan tugas untuk mengen­
dalikan sikap dan prilaku peserta didik sesuai dengan norma hukum dan
ajar­an agama yang dianutnya; f) melaksanakan kerjasama dengan lem-
baga lain untuk mendapatkan sertifikat ISO dengan versi terkini dalam
bidang manajeman atau bidang lainnya sesuai dengan kebutuhan seko-
lah; dll.

6. Lokasi yang strategis, mudah dijangkau dan aman.


Kerjasama dengan pihak terkait untuk menciptakan kondisi yang men-
dukung penyelenggaraan pendidikan/pembelajaran sehingga dalam kondisi
aman dan nyaman, seperti dengan: pihak kepolisian, kalurahan/desa/keca-
matan setempat, dll.

Strategi yang dilakukan sekolah:


a. Mengusulkan akses jalan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota melalui
Dinas Pendidikan;
b. Mengusulkan relokasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Di-
nas Pendidikan; 71
7. Pelaksanaan Pengimbasan
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

a. Pengertian Pengimbasan
Berdasaran konsep dan kebijakan yang ditempuh Pemerintah bahwa
sekolah rujukan sebagai sekolah yang dapat dirujuk harus mampu dan
sanggup untuk mengimbaskan kepada sekolah-sekolah lain (sekitarn-
ya) agar memenuhi SNP dan/atau selebihnya sesuai dengan kondisi dan
potensi sekolahnya. Dengan demikian Pengimbasan Sekolah Rujukan
merupakan kegiatan bersama yang dilakukan oleh sekolah rujukan dan
sekolah imbas dalam rangka mengantarkan sekolah imbas mencapai
sekolah standar nasional pendidikan, peningkatan lebih dari SNP atau
peningkatan keunggulan sekolah. Sesuai dengan ketentuan bahwa ”Se-
kolah Rujukan wajib bekerjasama dengan sekolah lainnya sebagai seko-
lah imbas untuk mengembangkan ekosistem pendidikan yang kondusif,
budaya mutu, dan penumbuhan karakter.” Pelaksanaan pengimbasan
dapat melibatkan pihak Dinas Pendidikan setempat atau LPMP.

b. Tujuan Pelaksanaan Pembimbasan:


Sekolah Imbas mampu:
1) Memenuhi indikator Standar Nasional Pendidikan (SNP);
2) Mengembangkan potensi sekolah melebihi SNP;
3) Mengembangkan keunggulan-keunggulan lain sessuai dengan poten-
si sekolah;

c. Sasaran
Sasaran Sekolah Pengimbasan adalah sekolah yang masih katagori Seko-
lah Standar Pelayanan Minimal dan sekolah Potensial.

d. Waktu dan Tempat


Pelaksanaan pengimbasan dilakukan sesuai kesepakatan sampe sekolah
tersebut mencapai sekolah standar nasional pendidikan. Tempat pelak-
sanaan pengimbasan dilaksanakan di sekolah imbas, atau di sekolah ru-
jukan atau sesuai kesepakatan bersama.

e. Isi atau Materi Pengimbasan


Materi pengimbasan mencakup 8 standar Nasional Pendidikan; ekosis­
tem pendidikan yang kondusif; budaya mutu; penumbuhan karakter;
keunggulan sekolah; MBS; Literasi; UNBK, dan Media Pembelajaran;

f. Mekanisme Pendampingan
Mekanisme pelaksanaan pengimbasan dalam satu sasaran program di­
lakukan dengan pola in servis dan on servis, dengan pola minimal 2 kali
pelaksanaan in servis dan 1 kali on servis atau sesuai kesepakatan. Ke-
72 giatan pada in 1 memberikan penguatan materi dan pembuatan Rencana
Gambar 10.

sasaran dan hasil pengimbasan

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
sekolah rujukan

Tindak Lanjut (RTL), pada kegiatan on melaksanakan RTL, selanjutnya


pada in 2 laporan dan refleksi pelaksanaan RTL.

g. Program Pengimbasan: Sekolah rujukan dan sekolah imbas melaksanakan


berbagai bidang pengembangan sekolah dengan kegiatan:
1) Sosialisasi potensi sekolah rujukan kepada sekolah lain (imbas);
2) Implementasi dan pengembangan manajemen berbasis sekolah (MBS)
ke sekolah imbas;
3) Penyebaran inovasi pembelajaran berbasis TIK dan/atau lainnya me­
lalui berbagai media/sarana;
4) Peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan;
5) Peningkatan kompetensi peserta didik;
6) Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan dan laboran;
7) Pengembangan jejaring kerjasama untuk mencapai tujuan bersama;
8) Pemanfaatan fasilitas bersama antara sekolah rujukan dengan seko-
lah imbas dan masyarakat;
Kerjasama antara sekolah rujukan dengan sekolah imbas yang melipu-
ti program-program sebagaimana tersebut di atas dituangkan dalam
naskah penjanjian kersama yang ditandatangani oleh masing-masing
Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan setempat. 73
Gambar 11.

MODEL pengimbasan
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

sekolah rujukan

h. Langkah-langkah dalam melaksanakan pengimbasan:


1) Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan verifikasi bersama LPMP;
2) Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menetapkan sekolah imbas (se-
jumlah sekolah secara proporsional dan bertahap, minimal 5 sekolah
di sekitarnya);
3) LPMP melaksanakan fasilitasi kepada tim yang dibentuk oleh sekolah
rujukan sebagai tim inti pelaksana pengimbasan;
4) Tim inti melakukan pengimbasan;
5) Sekolah imbas magang di sekolah rujukan;
6) LPMP dan Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melak-
74 sanakan pendampingan dan evaluasi dalam rangka peningkatan mutu.

Gambar 12.

SKEMA ALIANSI SEKOLAH

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN

GRAFIS 12 A
MODEL ALIANSI
DALAM PEMBINAAN
SEKOLAH RUJUKAN

Aliansi adalah model kemitraan/kerjasama antara sekolah rujukan dengan sekolah lainnya,
baik sekolah imbas maupun sekolah bukan imbas yang dilakukan untuk mencapai tujuan
yang sama, yakni peningkatan mutu sekolah. 75
GRAFIS 12 B KARAKTER DAN TUJUAN ALIANSI
DALAM PEMBINAAN SEKOLAH RUJUKAN
SEKOLAH RUJUKAN
DAN PENYELENGGARAAN
PENGELOLAAN

Gambar ini menunjukkan bahwa setiap tahunnya terjadi peningkatan kerjasama/aliansi


antara sekolah rujukan yang memiliki pusat unggulan dengan sekolah-sekolah lainnya
(baik sekolah imbas maupun bukan sekolah imbas). Kerjasama ini dilakukan atas dasar
saling menguntungkan untuk mencapai tujuan yang sama yakni pemenuhan SNP,
pembentukan ekosistem pendidikan yang kondusif, peningkatan budaya mutu, serta
penumbuhan dan pembudayaan budi pekerti (karakter).

Untuk melaksanakan proses pengimbasan kepada sekolah imbas dilak-


sanakan oleh TPSR sesuai dengan bidang masing-masing. Tempat pelak-
sanaan dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan bersama termasuk
jadwal kegiatannya selama tidak mengganggu tugas pokok dalam melak-
sanakan proses pembelajaran. Perjanjian kerjasama selain mengatur as-
pek-aspek yang akan dikembangkan juga mengatur tentang hak dan ke-
wajiban masing-masing pihak diantaranya terkait dengan pembiayaan.

i. Supervisi, Monitoirng, dan Evaluasi (SME)


1) Rencana pelaksanaan SME;
· Sekolah Rujukan menyusun program pelaksanaan SME;
· Menyusun Instrumen SME;
· Menentukan jadwal dan petugas SME;

2) Pelaksanaan SME;
· Melaksanakan SME sesuai program yang telah disepakati;
76 · Pengumpulan data dan informasi yang diperlukan dalam SME.
3) Pengolahan dan pelaporan hasil SME

PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
· Mengolah data dan Informasi hasil SME;
· Membuat simpulan hasil SME;
· Memberikan rekomendasi kepada sekolah imbas;
· Menyusun program perbaikan atau Rencana Tindak Lanjut.

C. Monitoring dan Evaluasi


Kegiatan monitoring dilakukan pada saat proses sedang berlangsung untuk
mengetahui tingkat keterlaksanaan dan kendala yang dihadapi sekolah. Se-
dangkan Evaluasi dilakukan setelah proses kegiatan berakhir untuk menge­
tahui tingkat keberhasilan capaian tujuan, sekaligus sebagai pengendalian
mutu pendidikan pada satuan pendidikan. Dalam pengendalian mutu pen-
didikan perlu dilakukan secara intensif dan berkesinambungan oleh unsur
internal dan eksternal.
1. Program kegiatan yang harus dilakukan sekolah rujukan antara lain:
a. Pengembangan instrumen monev;
b. Penyusunan jadwal monev;
c. Pelaksanaan monev;
d. Pengolahan hasil monev;
e. Penyusunan laporan dan program tindak lanjut;

2. Strategi yang dilakukan sekolah antara lain:


a. Melaksanakan penyusunan pengembangan instrumen monev;
b. Melaksanakan penyusunan jadwal monev;
c. Melaksanakan monev;
d. Melaksanakan pengolahan hasil monev;
e. Memberikan simpulan hasil monev dan rekomendasi;
f. Menyusunan laporan dan program tindak lanjut;

3. Pelaksana monitoring dan evaluasi


Sekolah rujukan, sekolah imbas bersama sama dengan Dinas Pendidikan
setempat dan LPMP melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap
kinerja yang dilakukan oleh masing-masing sekolah dalam pengeloaan
sekolah rujukan. Instrumen monitoring dan evaluasi mengembangkan
dari setiap aspek dan indikator SNP dan indikator khusus sekolah rujuk­
an. Hasil monitoring dan evaluasi dapat dijadikan pertimbangan dalam
pengembangan program kegiatan selanjutnya, sekaligus sebagai bahan
dalam menentukan kebijakan pemerintah daerah atau provinsi.

77
Gambar 13.

MEMAHAMI SISTEM INFORMASI


MUTU SEKOLAH RUJUKAN

Sistem informasi sekolah rujukan harus mencakup capaian Standar Nasional


Pendidikan dan/atau selebihnya. sistem informasi mutu sekolah rujukan
mencakup: hasil evaluasi badan akreditasi nasional, hasil pemetaan mutu,
evaluasi oleh pengawas, data hasil ukg, spm (Supervisi dan Pemetaan Mutu),
dapodik, dan data hasil un/iiun.
PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN

79
SEKOLAH RUJUKAN
PENGELOLAAN

80
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
PENGEMBANGAN DAN
RKAS
PENUTUP
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN
B
uku Panduan Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Rujuk­
an­ Pada Sekolah Menengah Pertama ini disusun berdasarkan
pada kepentingan untuk memedomani bagi semua pemangku
kepentingan dalam pengembangan dan pembinaan bagi seko-
lah-sekolah rujukan, termasuk sekolah rujukan itu sendiri.

Diharapkan dengan petunjuk teknis ini, khususnya satuan pendidikan


yang ditetapkan sebagai sekolah rujukan dapat menggunakan sebagai arah
penyusunan program dan kegiatan pemenuhan indikator-indikator sekolah
rujukan. Demikian pula dalam hal tanggungjawabnya untuk pengimbasan.

Bagi para pihak lain yang terkait harapannya dengan juknis ini dapat mem-
berikan arah dan gerakan yang sama dalam mengembangkan dan membina
sekolah rujukan, sehingga terjadi sinkronisasi dalam mewujudkan sekolah
rujukan sesuai yang diharapkan semua pihak.

Namun demikian, masih banyak hal untuk dikoreksi dan disempurnakan pe-
tunjuk teknis ini sesuai dengan tuntutan yang seharusnya. Untuk itu, kepa-
da semua pihak diharapkan dapat memberikan masukan demi sempurnanya
petunjuk teknis ini. 81
LAMPIRAN
PENGELOLAAN

82
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN
PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN

83
SEKOLAH RUJUKAN
PENYUSUNAN RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

PADA SMP RUJUKAN

S
ebagaimana telah dipahami bahwa dalam kerangka pembi­
naan sekolah untuk pencapaian standar nasional, maka
pa­da jenjang SMP telah dikelompokkan dalam sekolah
stan­dar pelayanan minimal, sekolah potensial, dan seko-
lah­standar nasional (SSN). Seperti yang telah disebutkan
da­lam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang
Standar Nasional Pendidikan (SNP), bahwa sekolah dikategorikan menjadi
tiga, yakni Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekolah formal standar atau
sekolah potensial dan sekolah formal mandiri atau SSN. Pengkategorisa-
sian sekolah tersebut didasarkan pada tingkat pemenuhan sekolah terhadap
SNP yang meliputi SKL, SI, Standar Proses, Standar Pendidik dan Tenaga
Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, Stan-
dar Pembiayaan, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian. SPM adalah
sekolah yang masih banyak kekurangan untuk pemenuhan SNP, sekolah
potensial adalah sekolah yang kurang dari 85% SNP telah terpenuhi, dan
SSN adalah sekolah yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan
lebih dari 85%.

Sedangkan sekolah rujukan adalah satuan pendidikan yang telah ter-


akreditasi A, mengembangkan ekosistem pendidikan, budaya mutu, dan
penumbuhan karakter yang dapat dirujuk sebagai contoh bagi sekolah lain.
Dalam hal ini dapat dimaknai bahwa sekolah rujukan yang terakreditasi
dengan nilai A adalah sekolah yang telah memenuhi SNP lebih dari 85%.
Dengan demikian, sekolah rujukan merupakan kelompok atau kategori yang
lebih tinggi dibandingkan kategori lainnya, sebab mampu mengembangkan
ekosistem pendidikan, budaya mutu, dan penumbuhan karakter, sehingga
dapat dirujuk sebagai contoh bagi sekolah lain. Beberapa indikator utama
sebagai sekolah rujukan telah dijelaskan pada bab sebelumnya adalah: :
(a) berakreditasi A, (b) memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif, (c)
mengembangkan budaya mutu, (d) melaksanakan program penumbuhan
karakter, (e) menjadi pusat keunggulan, dan (f) lokasinya yang strategis,
mudah dijangkau, dan aman.

Untuk mewujudkan terpenuhinya berbagai indikator utama sekolah ru-


jukan tersebut, maka sekolah rujukan wajib melaksanakan pengelolaan
dan penyelenggaraan pendidikan yang baik, yaitu:
1. Mengembangkan dan menyusun perencanaan sekolah (Rencana Ker-
ja Sekolah dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah atau disingkat
dengan RKS dan RKAS).
84 2. Mengembangkan dan melaksanakan program dan kegiatan dengan berb-
agai strategi untuk pemenuhan SNP dan atau selebihnya sebagaimana

PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
UNTUK SMP RUJUKAN
disusun dalam RKS dan RKAS.
3. Mengembangkan dan menyusun berbagai strategi untuk melaksanakan
program dan kegiatan dalam rangka pemenuhan SNP dan atau selebih­
nya.
4. Mengimplementasikan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di seko-
lahnya.

A. Pengertian dan Pentngnya Rks dan Rkas


Sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 dan
Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 bahwa setiap satuan pendidikan wa-
jib mengembangkan dan menyusun RKS dan RKAS. Oleh karena itu, sejak
saat itu Direktorat Pembinaan SMP telah menyusun sebuah panduan bagi
sekolah dalam mengembangkan dan menyusun RKS dan RKAS tersebut.

Pengertian
RKS adalah suatu dokumen yang memuat rencana program peng-
embangan sekolah empat tahun ke depan dengan mempertimbang-
kan sumberdaya yang dimiliki untuk memenuhi Standar Nasional
Pedidikan (SNP) dan atau selebihnya. RKS berisi rangkaian rencana
berbagai upaya sekolah dan pihak lain yang terkait untuk menga-
tasi berbagai persoalan sekolah yang ada saat ini untuk memenuhi
Standar Nasional Pedidikan (SNP) dan atau selebihnya tersebut.

Sedangkan RKAS adalah dokumen yang berisi rencana program


pengembangan sekolah satu tahun ke depan yang disusun berda­
sar­kan RKS untuk mengatasi kesenjangan yang ada antara kenya-
taan dengan yang diharapkan pada setiap tahunnya. Dengan demi-
kian RKS adalah gambaran umum rencana pengembangan sekolah
empat tahunan dan RKAS adalah jabaran rinci program sekolah ta-
hunan yang disusun dalam bentuk kegiatan-kegiatan oleh sekolah.
RKS dan RKAS merupakan satu kesatuan.

Pentingnya RKS dan RKAS


RKS dan RKAS sangat penting bagi sekolah untuk:
a. Dijadikan dasar bagi sekolah dalam melaksanakan program-pro-
gram dan kegiatan-kegiatan sesuai dengan visi, misi, tujuan,
dan sasaran sekolah;
b. Penentuan prioritas sekolah untuk membuat target yang akan
dicapai dalam jangka pendek, menengah, dan jangka panjang;
c. Penentuan langkah-langkah strategis dari kondisi nyata seko-
lah yang ada sekarang menuju kondisi sekolah yang diharapkan;
d. Pelaksanaan supervisi, monitoring, dan evaluasi keterlaksanaan 85
program dan hasil-hasilnya dalam kerangka memperoleh um-
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

pan balik untuk memperbaiki RKS selanjutnya;


e. Dijadikan dasar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Pro-
pinsi, dan Pusat untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi
keterlaksanaan program dan hasil-hasilnya dalam kerangka me-
lakukan pembinaan kepada sekolah;
f. Untuk memberikan masukan kepada Dinas Pendidikan Kabupa-
ten/Kota, Propinsi, dan Pusat dalam kerangka pencapaian stan-
dar nasional pendidikan atau selebihnya;
g. Untuk memberikan gambaran dan informasi kepada LPMP da-
lam kerangka fasilitasi, pembinaan, dan supervisi untuk pening-
katan mutu pendidikan.
h. Untuk memberikan gambaran kepada stakeholder sekolah
(khu­susnya kepada orang tua siswa/masyarakat) terhadap se-
gala­bentuk program sekolah yang akan diselenggarakan, baik
dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

B. Langkah-langkah Penyusunan RKS


RKS pada umumnya dibuat pada awal tahun pertama untuk empat tahun
mendatang yang dilakukan oleh sekolah dengan urutan seperti tertuang
pada skema berikut.

1. Membentuk Tim Pengembang Sekolah Rujukan /


Penyusun RKS
Pencapaian sekolah merupakan hasil kerja dari seluruh stakeholders (pe-
mangku kepentingan). Karena itu diharapkan setiap kegiatan harus meli-
batkan warga sekolah sehingga seluruh warga merasa bertanggung jawab
terhadap program dan akan mengawal sampai selasainya program dengan
efektif dan efisian. Dalam penyusunan RKS, kepala sekolah pertama kali
membentuk Tim Penyusunan RKS dengan personil yang kompeten dan di-
pandang menguasai permasalahanya. Tim penyusun RKS ini juga merupakan
tim yang akan menyusun RKAS untuk jangka waktu satu tahunan. Kepala
Sekolah menerbitkan Surat Keputusan Tim Penyusun RKS dan melaporkan
ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Tim penyusun RKS melakukan koor-
dinasi, konsolidasi dan musyawarah menyusun rincian tugas masing-ma­
sing bagian. Contoh struktur Tim Penyusun RKS sebagai berikut:
a. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah
b. Ketua : Wakil Kepala Sekolah
c. Sekretaris : Seorang guru
d. Anggota : terdiri dari beberapa seksi
Seksi-1 : bidang pemenuhan SNP dan selebihnya
Seksi-2 : bidang pengembangan ekosistem sekolah
86 Seksi-3 : bidang pengembangan budaya mutu
PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
UNTUK SMP RUJUKAN
GAMBAR 14.
STRUKTUR TIM PENGEMBANG
SEKOLAH RUJUKAN / TIM
RKS DAN RKAS

Seksi-4 : bidang penumbuhan karakter


Seksi-5 : bidang keunggulan sekolah
Seksi-6 : bidang sistem penjaminan mutu internal
Seksi-7 : bidang humas dan kerjasama
Seksi-8 : bidang sistem informasi
Seksi-9 : bidang kesiswaan
Seksi-10 : bidang pengimbasan
Seksi-11 : bidang lainnya
Catatan: khusus untuk seksi-1 diperlukan anggota yang lebih banyak dibandingkan
seksi lainnya, karena bidang tugasnya untuk pemenuhan 8 SNP dan selebihnya.

2. Melakukan Analisis Lingkungan Strategis


Dalam analisis lingkungan strategis, pihak sekolah melakukan kajian ten-
tang faktor-faktor eksternal sekolah yang perlu diperhatikan dalam penye­
lenggaraan pendidikan. Berbagai faktor tersebut antara lain mencakup kon-
disi sosial, ekonomi masyarakat, geografis lingkungan sekolah, demografis
masyarakat sekitar, kondisi perpolitikan, kondisi keamanan lingkungan,
perkembangan globalisasi, perkembangan IPTEK, tuntutan masyarakat dan
bangsa dan regulasi/kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Hasil kajian
ini dapat dipergunakan untuk menentukan visi, misi dan tujuan serta pro-
gram-program pengembangan sekolah.

3. Melakukan Analisa Kondisi Pendidikan


Masa depan dan Masa Kini
Analisa pendidikan masa depan adalah dimana sekolah melakukan suatu 87
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

GAMBAR 15.
PERENCANAAN,
PENGELOLAAN
DAN PENYELENGGARAAN
SEKOLAH RUJUKAN

kajian atau penelaahan tentang cita-cita potret pendidikan di masa datang­


(khususnya dalam empat tahun mendatang). Dalam analisis ini melibatkan
semua stakeholder sekolah, khususnya mereka yang memiliki cara pandang
yang visioner, sehingga dapat menentukan kondisi sekolah yang benar-benar
ideal tetapi terukur, feasible, dan rasional. Diharapkan apa yang menjadi
idealisme dalam empat tahun mendatang merupakan ”education profile yang
ideal”, yaitu mampu sebagai sekolah rujukan. Hasil analisis ini selanjutnya
akan dipergunakan untuk membandingkan dengan kondisi sekolah saat ini.

Sedangkan analisa kondisi pendidikan masa kini adalah suatu analisis atau
kajian yang dilakukan oleh sekolah untuk mengetahui semua unsur sekolah
yang akan dan telah mempengaruhi penyelenggaraan pendidikan dan hasil-­
hasilnya. Analisis ini lebih menitikberatkan kepada analisis situasi pendidik­
an jenjang pendidikan dasar pada umumnya, baik dalam skala daerah, wi-
layah, nasional maupun internasional.

4. Merumuskan Visi Sekolah


88 Visi adalah gambaran ideal untuk masa depan yang diinginkan oleh seko-
lah. Visi ini memberikan wawasan yang menjadi sumber arahan bagi seko-

PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
UNTUK SMP RUJUKAN
lah dan digunakan untuk memandu perumusan misi sekolah. Visi adalah
pandangan jauh ke depan ke mana sekolah akan dibawa. Gambaran masa
depan harus didasarkan pada landasan yuridis, yaitu undang-undang, pe-
raturan pemerintah, peraturan menteri dan peraturan perundangan lainnya
sesuai dengan jenjang dan jenis sekolahnya. Visi sekolah harus tetap dalam
kerangka kebijakan pendidikan nasional, tetapi sesuai dengan kebutuhan
sekolah untuk pelayanan masyarakat. Dengan tujuan pendidikan nasional
yang rumusannya sama, profil sekolah dan kebutuhan masyarakat yang di-
layani sekolah tidak selalu sama. Oleh karena itu, sekolah memiliki visi yang
tidak sama dengan sekolah lain, asalkan tidak keluar dari koridor tujuan
pendidikan nasional. Untuk mencapai cita-cita di atas, visi maka diperlukan
indikator-indikator untuk mengetahui tingkat ketercapaiannya.

5. Merumuskan Misi Sekolah


Misi adalah tindakan atau upaya untuk mewujudkan visi. Jadi misi merupa-
kan penjabaran visi dalam bentuk rumusan tugas, kewajiban, dan rancan-
gan tindakan yang dijadikan arahan untuk mewujudkan visi. Dengan kata
lain, misi adalah bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan sekolah de­ngan
berbagai indikatornya. Rumusan misi selalu dalam bentuk kalimat yang
menunjukkan “tindakan” dan bukan kalimat yang menunjukkan “keadaan”
sebagaimana pada rumusan visi. Dalam hal ini, satu indikator visi dapat di-
rumuskan lebih dari satu rumusan misi. Antara indikator visi dengan rumu-
san misi harus ada keterkaitan atau terdapat benang merahnya secara jelas.
Dengan kata lain, misi adalah bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan
yang dituangkan dalam visi.

Misi mengacu kepada indikator. Satu indikator bisa dicapai dengan lebih
dari satu misi, ada benang merahnya dengan misi, redaksinya operasion-
al­, terukur, menggunakan kata kerja, misalnya dengan kata ‘mewujudkan’,
‘mengembangkan’, ‘memenuhi’, ‘meningkatkan’, ‘memberdayakan’, dan se-
bagainya.

6. Merumuskan Tujuan Sekolah untuk Empat Tahun ke Depan


Bertolak dari visi dan misi, selanjutnya sekolah merumuskan tujuan seko-
lah. Jika visi dan misi terkait dengan jangka waktu yang panjang, maka tu-
juan dirumuskan untuk jangka waktu menengah. Dengan demikian tujuan
pada dasarnya merupakan tahapan atau langkah untuk mewujudkan visi
sekolah yang telah dicanangkan. Tujuan mengarahkan perumusan sasaran,
kebijaksanaan, program dalam rangka merealisasikan misi. Pencapaian tu-
juan dapat dijadikan indikator untuk menilai kinerja sebuah organisasi.

Isi tujuan ini masih bersifat global, baik isi yang mengarah pada pencapai­ 89
an standar nasional pada aspek isi, proses, sarana, kelulusan, pengelola­
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

an, pendidik dan tenaga kependidikan, pembiayaan, maupun penilaian.


Masing-masing aspek yang dikembangkan dalam tiap tujuan dirumuskan
secara relatif umum atau belum terlalu operasional. Tujuan dibuat untuk
jangka waktu 4 tahun dan tiap misi bisa dibuat lebih dari satu tujuan.

7. Identifikasi Tantangan Nyata (Kesenjangan)


Pada bagian ini dilakukan analisis identifikasi tantangan nyata dengan mem-
bandingkan antara kondisi pendidikan saat ini dengan kondisi pendidik­an
yang diharapkan sesuai dengan indikator sekolah rujukan. Tantangan nyata
setiap standar nasional pendidikan dirumuskan secara kuantitatif dan ter-
ukur. Selisih antara kondisi ideal tiap aspek dengan kondisi nyata tiap aspek
saat ini adalah tantangan nyata yang harus diatasi sekolah.

8. Merumuskan Program-Program Strategis


Rumusan yang dibuat oleh sekolah tentang program-program empat ta-
hunan bersifat strategis. Artinya masih utama, pokok, dan urgen. Program
strategis ini harus sesuai dengan rumusan tujuan sebelumnya. Program di
sini belum operasional, hanya garis besarnya saja.

9. Menentukan Strategi Pelaksanaan


Setelah program dirumuskan, selanjutnya adalah menetukan strategi apa
yang harus dijalankan untuk melaksanakan program tersebut secara efi-
sien, efektif, jitu, dan tepat. Karakteristik strategi adalah yang sesuai den-
gan tuntutan program. Strategi yang salah akan menyebabkan tidak ter-
capainya program, demikian pula sebaliknya. Misalnya untuk pencapaian
program pengembangan standar kurikulum yang berwawasan nasional, di-
mungkinkan berbeda strateginya dengan strategi untuk mencapai standar
prasarana atau fasilitas pendidikan yang berstandar nasional. Oleh karena
itu dalam perumusan strategi ini harus mempertimbangkan keterlibatan pi-
hak lain terkait dan kemampuan sekolah itu sendiri.

10. Menentukan tonggak-tonggak Keberhasilan atau Hasil


yang Diharapkan (milestone)
Berdasarkan pada tujuan, program dan strategi pencapaiannya di atas,
maka selanjutnya dapat dirumuskan tentang apa-apa saja yang akan di-
hasilkan (sebagai output), baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif
dan dalam waktu kapan akan dicapai (satu tahun, dua tahun atau empat
tahun, dst). Hasil-hasil ini merupakan terpenuhinya indikator-indikator se-
bagai sekolah rujukan yang hendak dicapai dalam waktu empat tahun ke
depan. Hasil yang diharapkan juga memuat waktu dan tahapan pencapaian.
Hasil-hasil yang dirumuskan juga bisa disusun lebih rinci sama dengan ru-
90 musan program strategis yang telah disusun di atas.
11. Menentukan langkah-langkah Sistem Penjaminan Mutu

PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
UNTUK SMP RUJUKAN
Internal (Supervisi, Monitoring, Evaluasi)
Sebagai seolah rujukan harus merumuskan tentang sistem penjaminan mu­
tu internal (SPMI) khususnya langkah-langkah penting yaitu rencana su-
pervisi, monitoring internal, dan evaluasi internal sekolahnya dalam kerang-
ka untuk mengetahui kinerja sekolah serta mutunya. Disini sekolah akan
mengetahui kelemahan dan keberhasilan untuk dapat ditindaklanjuti pada
tahun berikutnya sampai dicapai kinerja atau mutu pendidikan yang opti-
mal.

12. Menyusun RAPBS Empat Tahunan


Selanjutnya menyusun anggaran biaya untuk kepentingan empat tahun.
Rencana biaya tersebut dapat dirumuskan per tahunnya, sehingga dalam
waktu empat tahun akan diketahui jumlah biaya yang diperlukan dan dari
sumber biaya mana saja. Untuk membantu keakuratan dalam rancangan
biaya pertahunnya, maka rencana biaya untuk tahun pertama dapat diper-
gunakan sebagai dasar dalam menentukan biaya di tahun kedua, ketiga,
dan keempat.

C. Sistematika Penyusunan RKS (empat tahunan)


1. Sampul Judul
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Latar Belakang
5. Tujuan Penyusunan Buku Panduan RKS
6. Sasaran Pengguna Buku Panduan RKS
7. Ruang Lingkup/Isi Buku Panduan RKS
8. Dasar Hukum
9. Analisis Lingkungan Strategis
10. Analisis Kondisi Pendidikan Masa Datang
11. Analisis Kondisi Pendidikan Masa Kini
12. Identifikasi Tantangan Nyata
13. Visi Sekolah
14. Misi
15. Tujuan
16. Program
17. Strategi Pencapaian
18. Hasil yang Diharapkan
19. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
20. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS)
21. Penutup

91
PENYUSUNAN
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)


PADA SMP RUJUKAN

A. Langkah-langkah Penyusunan RKAS


1. Membentuk Tim Penyusun RKAS
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa tim penyusun RKS adalah
sekaligus sebagai tim penyusun RKAS.

2. Melakukan Analisa Situasional Sekolah


Langkah ini pada prinsipnya adalah sama dengan analisis lingkungan strate­
gis di atas. Perbedaannya adalah untuk analisis ini lebih menitikberatkan
kepada lingkungan sekolah saja yang cakupannya lebih sempit dan berpe­
ngaruh langsung kepada operasional sekolah. Proses-proses ini termasuk
menganalisis terhadap kebutuhan masyarakat / daerah setempat, poten-
si daerah, potensi sekolah, potensi masyarakat sekitar, potensi geografis
sekitar sekolah, potensi ekonomi masyarakat sekitar sekolah, dan potensi
lainnya. Termasuk di dalamnya juga tentang regulasi atau kebijakan daerah
dan peta perpolitikan daerah setempat. Hasil kajian ini (baik yang bersifat
kuantitas maupun kualitas) dapat dipergunakan untuk membantu melaku-
kan analisis pendidikan yang ada di sekolah saat sekarang ini.

3. Melakukan analisis pendidikan sekolah saat ini


Adalah suatu analisis atau kajian yang dilakukan oleh sekolah untuk me­
ngetahui semua unsur internal sekolah yang akan dan telah mempengaruhi
penyelenggaraan pendidikan dan hasil-hasilnya. Analisis ini lebih menitik-
beratkan kepada analisis situasi pendidikan di sekolah yang bersangkutan.
Aspek atau unsur-unsur sekolah yang secara internal dapat dikaji antara
lain mengenai kondisi saat ini tentang: PBM, guru, kepala sekolah, tenaga
TU, laboran, tenaga perpustakaan, fasilitas atau sarpras, media pengajar­
an, buku, peserta didik, kurikulum, manajemen sekolah, pembiayaan dan
sumber dana sekolah, kelulusan, sistem penilaian/evaluasi, peran komite
sekolah, dan sebaginya. Hasil kajian ini dapat dirumuskan dalam ”school
profile” sekolahnya yang dapat dipergunakan untuk menentukan ”status”
atau potret sekolah saat ini. Hasil ini selanjutnya akan dibandingkan de­
ngan kondisi ideal yang diharapkan di masa satu tahun mendatang, sehing-
ga dapat diketahui sejauhmana kesenjangan yang terjadi.

4. Melakukan analisis pendidikan sekolah satu tahun


kedepan (yang diharapkan)
Pada dasarnya analisis ini sama dengan yang dilakukan untuk analisis sebe­
lumnya di renstra, bedanya disini untuk jangka waktu satu tahun. Sekolah
92 melakukan suatu kajian atau penelaahan tentang cita-cita potret sekolah
yang ideal di masa datang (khususnya dalam satu tahun mendatang). Dalam

PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
UNTUK SMP RUJUKAN
analisis ini melibatkan semua stakeholder sekolah, khususnya mereka yang
memiliki cara pandang yang visioner, sehingga dapat menentukan kondisi
sekolah yang benar-benar ideal tetapi terukur, feasible, dan rasional.

5. Menentukan kesenjangan antara situasi sekolah saat ini


dan yang diharapkan satu tahun kedepan
Dalam menentukan kesenjangan ini pada dasarnya sama ketika menyusun
renstra. Berdasarkan pada hasil analisis sekolah saat ini dan analisis kondisi
sekolah yang idieal satu tahun mendatang, maka selanjutnya sekolah dapat
menentukan kesenjangan yang terjadi antara keduanya. Kesenjangan itu-
lah merupakan sasaran yang harus dicapai atau diatasi dalam waktu satu
tahun, sehingga apa yang diharapkan sekolah secara ideal dapat dicapai.
Dengan kata lain, kesenjangan tersebut merupakan selisih antara kondisi
nyata sekarang dengan kondisi idealnya satu tahun ke depan.

6. Merumuskan tujuan sekolah selama satu tahun ke


depan (disebut juga dengan sasaran atau tujuan
situasional satu tahun)
Sekolah menentukan atau merumuskan sasaran atau tujuan jangka pen-
dek satu tahunan. Rumusan tujuan satu tahunan ini merupakan penjabar­
an lebih rinci, operasional, dan terukur dari tujuan empat tahunan. Oleh
karena itu, tujuan disini tidak boleh berbeda atau menyimpang dari tujuan
empat tahunan. Tujuan satu tahun merupakan penjabaran dari tujuan seko-
lah yang telah dirumuskan berdasarkan pada kesenjangan/selisih/gap yang
terjadi antara kondisi sekolah saat ini dengan tujuan sekolah untuk satu
tahun ke depan. Berdasarkan pada tantangan nyata tersebut, selanjutnya
dirumuskan sasaran mutu yang akan dicapai oleh sekolah rujukan.

7 Mengidentifikasi Fungsi-fungsi atau urusan-urusan


sekolah untuk dikaji tingkat kesiapannya
Setelah sasaran atau tujuan tahunan ditentukan, selanjutnya dilakukan
identifikasi fungsi-fungsi atau urusan-urusan sekolah yang diperlukan un-
tuk­mencapai sasaran tersebut. Langkah ini harus dilakukan sebagai per-
siapan dalam melakukan analisis SWOT. Fungsi-fungsi yang dimaksud,
misalnya untuk meningkatkan pencapaian ketuntasan kompetensi lulusan
yang berstandar internasional adalah fungsi proses belajar pembelajaran
berstandar nasional dan pendukung pembelajaran, seperti: ketenagaan, ke-
siswaan, kurikulum, perencanaan instruksional, sarana dan prasarana de­
ngan standar nasional, serta hubungan sekolah dan masyarakat. Selain itu
terdapat pula fungsi-fungsi yang tidak terkait langsung dengan proses be-
lajar mengajar, diantaranya pengelolaan keuangan dan pengembangan iklim
akademik sekolah. 93
Setelah fungsi-fungsi yang diperlukan untuk mencapai sasaran telah di-
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

identifikasi, maka langkah berikutnya adalah menentukan tingkat kesiap­


an masing-masing fungsi beserta faktor-faktornya melalui analisis SWOT
(Strength, Weakness, Opportunity, and Threat).

8. Melakukan Analisis SWOT


Analisis SWOT dilakukan dengan maksud untuk mengenali tingkat kesiapan
setiap fungsi dari keseluruhan fungsi yang diperlukan untuk mencapai sasa-
ran yang telah ditetapkan. Oleh karena tingkat kesiapan fungsi ditentukan
oleh tingkat kesiapan masing-masing faktor yang terlibat pada setiap fung-
si, maka analisis SWOT dilakukan terhadap keseluruhan faktor dalam setiap
fungsi tersebut, baik faktor internal maupun eksternal.

9. Menyusun alternatif langkah-langkah pemecahan


persoalan
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan untuk sasaran pertama,
maka dapat diidentifikasi kelemahan dan ancaman yang dihadapi oleh se-
kolah pada hampir semua fungsi yang diberikan. Pada fungsi proses pembe-
lajaran yang menjadi kelemahan adalah siswa kurang disiplin, guru kurang
mampu memberdayakan siswa dan umumnya tidak banyak variasi dalam
memberikan bahan pelajaran di kelas serta waktu yang digunakan kurang
efektif. Sedangkan yang menjadi ancaman adalah kurang siapnya siswa
dalam menerima pelajaran, terutama pada pagi dan siang hari menjelang
pulang. Di samping itu, suasana lingkungan sekolah yang kurang kondusif
dan ramai karena berdekatan dengan pusat keramaian kota.

Selanjutnya untuk mengatasi kelemahan atau ancaman tersebut, seko-


lah mencari alternatif alternatif langkah-langkah memecahkan persoalan.
Dengan kata lain, alternative pemecahan masalah pada dasarnya merupa-
kan cara mengatasi fungsi yang belum memenuhi kesiapan.

10. Menyusun rencana kegiatan sekolah


Sekolah yang sukses adalah sekolah yang mampu melaksanakan alternatif
pemecahan masalah dengan inovatif maksimal dan biaya minimal. Selan-
jutnya, sekolah merumuskan berbagai alternatip pemecahan persoalan dari
setiap permasalahan yang ada berdasarkan hasil analisa SWOT tersebut.

Dari alternative-alternatif pemecahan persoalan yang ada, Kepala sekolah


bersama-sama dengan unsur Tim Pengembang RKAS serta Komite Sekolah,
menyusun rencana kegiatan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang te­
lah ditetapkan. Rencana yang dibuat harus menjelaskan secara detail dan
lugas tentang aspek-aspek yang ingin dicapai, kegiatan yang harus dilaku-
94 kan, siapa yang harus melaksanakan, kapan dan dimana dilaksanakan, dan
berapa biaya yang diperlukan. Hal itu juga diperlukan untuk memudahkan

PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
UNTUK SMP RUJUKAN
sekolah dalam menjelaskan dan memperoleh dukungan dari pemerintah
maupun orangtua peserta didik, baik secara moral maupun finansial.

11. Menentukan Tonggak-tonggak Kunci Keberhasilan /


output apa dan kapan dicapai (milestone )
Berdasarkan pada tujuan atau sasaran satu tahunan dan program di atas,
maka selanjutnya dapat dirumuskan tentang apa-apa saja yang akan diha­
silkan (sebagai output), baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif dan
dalam waktu kapan akan dicapai dalam waktu satu tahun.

12. Menyusun rencana supervisi, pemantauan, dan


evaluasi atau SPMI
Sekolah merumuskan tentang rencana supervisi, monitoring internal, dan
evaluasi internal sekolahnya oleh kepala sekolah dan tim yang dibentuk
sekolah. Harus dirumuskan rencana supervisi yang akan dilakukan sekolah
ke semua unsur sekolah, dirumuskan monitoring tiap kegiatan sekolah oleh
tim, dan harus dirumuskan evaluasi kinerja sekolah oleh tim. Oleh siapa
dan kapan dilaksanakan harus dirumuskan secara jelas selama kurun wak-
tu­satu tahun. Dengan demikian, sekolah dapat memperbaiki kelemahan
proses dan dapat mengetahui keberhasilan atau kegagalan tujuan dalam
kurun waktu satu tahun tersebut. Pada akhirnya sekolah akan mengetahui
program apa yang dapat dicapai dan kapan suatu target akan dicapai de­
ngan pasti. Tanpa adanya langkah ini sekolah akan cenderung berjalan tan-
pa ada kejelasan dan kepastian. Lebih daripada itu, sekolah akan memiliki
daya tawar dengan pihak lain ketika berkepentingan untuk meningkatkan
kemajuan sekolah.

13. Menyusun rencana biaya (besar dana, alokasi,


sumber dana)
Selanjutnya sekolah merencanakan alokasi anggaran biaya untuk kepenting­
an satu tahun. Dalam membuat rencana anggaran ini dari setiap besarnya
alokasi dana harus dimasukkan asal semua sumber dana, misalnya dana
dari rutin atau daerah (provinsi dan kabupaten/kota), dari pusat (BOS, block
grant, dll), dari komite sekolah, atau dari sumber dana lainnya. Penyusunan
rencana anggaran ini dituangkan ke dalam Rencana Anggaran Pendapatan
dan Belanja Sekolah (RAPBS).

Dalam penyusunannya harus memperhatikan ketentuan-ketentuan dari


masing-masing pemberi dana. Sangat dimungkinkan suatu kegiatan dibi­
ayai dengan subsidi silang dari berbagai pos atau sumber dana. Kegiatan-
kegiat­an yang memerlukan bantuan dari pusat harus dialokasikan sumber
dana dari pusat dengan sharing dari sekolah dan komite sekolah atau bah- 95
kan daerah. Pada era otonomi daerah ini, maka sekolah dan daerah memiliki
UNTUK SMP RUJUKAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS
PENGEMBANGAN DAN

kewajiban yang lebih besar dalam hal pemenuhan biaya pendidikan. Dalam
penyusunan anggaran di RAPBS, maka setiap kegiatan harus nampak jelas,
terukur, dan rinci untuk memudahkan dalam menentukan besarnya dana
yang diperlukan.

14. Membuat jadwal pelaksanaan kegiatan


Apabila kegiatan-kegiatan telah disusun dengan baik dan pasti, selanjut­
nya sekolah merencanakan alokasi waktu per mingguan atau bulanan atau
triwulanan dan seterusnya sesuai dengan karakteristik program yang ber-
sangkutan. Fungsi utama dengan adanya penjadwalan ini untuk pegangan
bagi para pelaksana program dan sekaligus mengontrol pelaksanaan terse-
but.

B. Sistematika RKS dan RKAS


Dalam mengembangkan dan menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan
Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) minimal terdiri dari un-
sur-unsur sebagai berikut:

1. Sampul Judul
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Latar Belakang
5. Tujuan Penyusunan Buku Panduan RKAS
6. Sasaran Pengguna Buku Panduan RKAS
7. Ruang Lingkup/Isi Buku Panduan RPAS
8. Dasar Hukum
9. Analisis Lingkungan/Situasional Sekolah
10. Analisis Kondisi Sekolah satu Tahun yang akan datang
11. Analisis Kondisi Sekolah saat ini (sekarang)
12. Identifikasi Tantangan Nyata satu tahun
13. Tujuan Situasional/Sasaran satu tahun
14. Identifikasi unsur-unsur sekolah
15. Analisa SWOT
16. Alternatif-alternatif Langkah-langkah Pemecahan Persoalan
17. Rencana Kegiatan
18. Hasil yang Diharapkan satu tahun
19. Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) sebagai SPMI
20. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS)
21. Jadwal Kegiatan
22. Penutup
23. Lampiran
96
PENGEMBANGAN DAN
PENYUSUNAN RKS DAN RKAS

97
UNTUK SMP RUJUKAN
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah

98
Data Sekolah Rujukan

Data Sekolah Rujukan Tingkat Sekolah Menengah Pertama Tahun 2016

Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. Kepulauan SMPN 285 Jl. Pulau Edam, Kec.
1 DKI Jakarta 20106347 08158343797 14510
Seribu Jakarta Kepulauan Seribu Selatan
Kota Jakarta SMPN 111 Jl. Bhakti VII/2, Kec.
2 DKI Jakarta 20101553 021-5482423 11480
Barat Jakarta Palmerah
Kota Jakarta Jl. Cikini Raya No 87, Kec.
3 DKI Jakarta SMPN 1 Jakarta 20100251 021-31922417 10330
Pusat Menteng
Jl. Tebet Utara III/K H
Kota Jakarta SMPN 115
4 DKI Jakarta 20102510 Abdullah Syafei, Kec. 021-8297511 12820
Selatan Jakarta
Tebet
Jl. Perhubungan XII
Kota Jakarta SMPN 92
5 DKI Jakarta 20103587 Rawamangun, Kec. Pulo 021-4713051 13220
Timur Jakarta
Gadung
Kota Jakarta SMPN 30 Jl. Anggrek No 4 Koja,
6 DKI Jakarta 20100746 021-43911051 14230
Utara Jakarta Kec. Koja
Jl. Kopo No 397
SMPN 1
7 Jawa Barat Kab. Bandung 20206049 Margahayu, Kec. 022-540383 40226
Margahayu
Margahayu
Jl. Letkol Ga Manullang
Kab. Bandung SMPN 2
8 Jawa Barat 20206081 Purabaya, Kec. 022-6809361 40553
Barat Padalarang
Padalarang
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 1 Jl. Ki Hajar Dewantara No
9 Jawa Barat Kab. Bekasi 20218446 021-8901308 17530
Cikarang Utara 23, Kec. Cikarang Utara
Jl. Mayor Oking
SMPN 1
10 Jawa Barat Kab. Bogor 20200611 Jayaatmaja No 71 021-8752043 16918
Cibinong
Cibinong, Kec. Cibinong
Jl. Jendral Sudirman 06,
11 Jawa Barat Kab. Ciamis SMPN 1 Ciamis 20211519 0265-771078 46211
Kec. Ciamis
Jl. Siliwangi No 94, Kec.
12 Jawa Barat Kab. Cianjur SMPN 1 Cianjur 20203900 0263-261280 43211
Cianjur
SMPN 1 Jl. Dewi Sartika 153, Kec.
13 Jawa Barat Kab. Cirebon 20214855 0231-321028 45611
Sumber Sumber
Jl. A Yani No 43 Garut,
14 Jawa Barat Kab. Garut SMPN 2 Garut 20209153 0262-233306 44117
Kec. Garut Kota
SMPN 2 Jl. Murahnara No 5, Kec.
15 Jawa Barat Kab. Indramayu 20216050 0234-272032 45221
Sindang Sindang
SMPN 1 Jl. Syech Quro, Kec.
16 Jawa Barat Kab. Karawang 20217901 0267-510534 41381
Telagasari Telagasari
SMPN 1 Jl. Siliwangi No 74
17 Jawa Barat Kab. Kuningan 20213025 0232-871064 45512
Kuningan Kuningan, Kec. Kuningan
SMPN 3 Majalengka, Kec.
18 Jawa Barat Kab. Majalengka 20213911 0233-281390 45418
Majalengka Majalengka

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah

99
Pertama Tahun 2016
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

100
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. SMPN 1 Jalan Merdeka Nomor
19 Jawa Barat 20211629 0265-639025 46396
Pangandaran Pangandaran 321, Kec. Pangandaran
SMPN 1 Jl. Kol Kornel Singawinata
20 Jawa Barat Kab. Purwakarta 20217374 0264-200210 41111
Purwakarta No 60, Kec. Purwakarta
Jln Letjen Soeprapto No
21 Jawa Barat Kab. Subang SMPN 1 Subang 20217003 0260-411403 41211
105 Subang, Kec. Subang
SMPN 1 JL Siliwangi No 65
22 Jawa Barat Kab. Sukabumi 20202358 0266-22559 43192
Sukaraja Sukaraja, Kec. Sukaraja
Jln Parigi Lama Karapyak
SMPN 2
23 Jawa Barat Kab. Sumedang 20208417 By Pass, Kec. Sumedang 0261-20147 45323
Sumedang
Utara
Kab. SMPN 1 Jl. Pancawarna No 29,
24 Jawa Barat 20210822 0265-545029 46412
Tasikmalaya Singaparna Kec. Singaparna
SMPN 2 Jl. Sumatera No 42, Kec.
25 Jawa Barat Kota Bandung 20219347 022-4204155 40113
Bandung Sumur Bandung
Jl. Bkr No. 1, Kec.
26 Jawa Barat Kota Banjar SMPN 1 Banjar 20225268 0265-741080 46322
Pataruman
Jl. KH Agus Salim No 138,
27 Jawa Barat Kota Bekasi SMPN 1 Bekasi 20223003 021-8802539 17112
Kec. Bekasi Timur
Jl Ir H Djuanda No 16,
28 Jawa Barat Kota Bogor SMPN 1 Bogor 20220385 0251-8321397 16122
Kec. Kota Bogor Tengah
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jalan Raden Embang
29 Jawa Barat Kota Cimahi SMPN 1 Cimahi 20224072 Artawijaya No 12, Kec. 022-6654227 40523
Cimahi Tengah
SMPN 1 Kota Jl. Siliwangi No 125, Kec.
30 Jawa Barat Kota Cirebon 20222308 0231-20247 45124
Cirebon Kejaksan
Jl. Bangau Raya,
31 Jawa Barat Kota Depok SMPN 2 Depok 20223834 Perumnas Depok, Kec. 021-7521545 16432
Pancoran Mas
SMPN 2 Kota Jl. Ir h juanda No 14, Kec.
32 Jawa Barat Kota Sukabumi 20221606 0266-221686 43122
Sukabumi Cikole
Kota SMPN 1 Jalan Oto Iskandardinata
33 Jawa Barat 20229836 0265-331790 46113
Tasikmalaya Tasikmalaya 21, Kec. Tawang
Jawa Kab. SMPN 1 Jl. Dipayuda No 09, Kec.
34 20304031 0286-591055 53415
Tengah Banjarnegara Banjarnegara Banjarnegara
Jawa SMPN 2 Jl. Gereja 20 Purwokerto,
35 Kab. Banyumas 20301936 0281-63786 53115
Tengah Purwokerto Kec. Purwokerto Timur

Jawa Jl. KI MANGUNSARKORO


36 Kab. Batang SMPN 3 Batang 20322770 0285-391422 51211
Tengah NO 6, Kec. Batang
Jawa Jl. Dr Sutomo 38, Kec.
37 Kab. Blora SMPN 1 Blora 20314940 0296-531079 58211
Tengah Kota Blora

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

101
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

102
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jawa SMPN 1 Jl Merapi 22 Boyolali,
38 Kab. Boyolali 20308516 0276-321023 57311
Tengah Boyolali Kec. Boyolali
Jawa Jl. Veteran No 1, Kec.
39 Kab. Brebes SMPN 2 Brebes 20326517 0283-671219 52212
Tengah Brebes
Jawa Jl. Ahmad Yani 15 Cilacap,
40 Kab. Cilacap SMPN 1 Cilacap 20300574 0282-533152 53213
Tengah Kec. Cilacap Selatan

Jawa Jl. Sultan Fatah No 84


41 Kab. Demak SMPN 2 Demak 20319337 0291-685365 59511
Tengah Demak, Kec. Demak
Jl. Mayjen Sutoyo
Jawa SMPN 1
42 Kab. Grobogan 20313895 Siswomiharjo No 06, Kec. 0292-421011 58111
Tengah Purwodadi
Purwodadi
Jawa Jl. Brigjen Katamso No
43 Kab. Jepara SMPN 2 Jepara 20318382 0291-59114 59411
Tengah 15, Kec. Jepara
Jl. Ir H Juanda No 18
Jawa Kab. SMPN 1
44 20312126 Karanganyar, Kec. 0271-495450 57716
Tengah Karanganyar Karanganyar
Karanganyar
Jawa SMPN 1 Jl. Mayjen Sutoyo No 22,
45 Kab. Kebumen 20305098 0287-381059 54311
Tengah Kebumen Kec. Kebumen
Jawa Jl. Raya Timur No 3
46 Kab. Kendal SMPN 1 Weleri 20321880 0294-642768 51355
Tengah Weleri, Kec. Weleri
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Pemuda Tengah
Jawa
47 Kab. Klaten SMPN 2 Klaten 20309545 Klaten, Kec. Klaten 0272-321865 57411
Tengah
Tengah
Jawa Jl. Sunan Muria No 10,
48 Kab. Kudus SMPN 1 Kudus 20317536 0291-437929 59312
Tengah Kec. Kota Kudus
Jawa SMPN 1 Jl. Pemuda 161, Kec.
49 Kab. Magelang 20307606 0293-587021 56415
Tengah Muntilan Muntilan
Jawa Jl. Kol Sugiyono No 17
50 Kab. Pati SMPN 3 Pati 20338867 0295-38177 59112
Tengah Pati, Kec. Pati
Jawa SMPN 1 Jl. A Yani No 400
51 Kab. Pekalongan 20323544 0285-4417255 51152
Tengah Wiradesa Wiradesa, Kec. Wiradesa
Jawa SMPN 2 Jl. Pemuda No 34, Kec.
52 Kab. Pemalang 20324292 0284-321256 52313
Tengah Pemalang Pemalang

Jawa SMPN 1 Jl. Kapten P Tendean No


53 Kab. Purbalingga 20303089 0281-891089 53313
Tengah Purbalingga 8, Kec. Purbalingga

Jl. Jendral Achmad Yani


Jawa SMPN 2
54 Kab. Purworejo 20306086 No 6 Purworejo, Kec. 0275-321100 54111
Tengah Purworejo
Purworejo
Jawa SMPN 2 Jl. P. Sudirman No. 127,
55 Kab. Rembang 20315703 0295-691189 59219
Tengah Rembang Kec. Rembang

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

103
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

104
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jawa SMPN 2 Jl. Kartini 1a, Kec.
56 Kab. Semarang 20320286 0298-591176 50611
Tengah Ambarawa Ambarawa
Jawa Jl. Raya Sukowati No 162
57 Kab. Sragen SMPN 1 Sragen 20312960 0271-891030 57212
Tengah Sragen, Kec. Sragen
Jawa SMPN 1
58 Kab. Sukoharjo 20310726 Sukoharjo, Kec. Sukoharjo 0271-593081 57511
Tengah Sukoharjo
Jawa Jl. Prof Moh Yamin No 32,
59 Kab. Tegal SMPN 1 Slawi 20325323 0283-491121 52415
Tengah Kec. Slawi
Jl. Gerilya Kowangan
Jawa Kab. SMPN 2
60 20321472 Temanggung, Kec. 0293-491383 56218
Tengah Temanggung Temanggung
Temanggung
Jawa SMPN 1 Jl. Kepodang V, Kec.
61 Kab. Wonogiri 20311216 0273-321019 57611
Tengah Wonogiri Wonogiri
Jawa SMPN 1 Jl. Pemuda No 7, Kec.
62 Kab. Wonosobo 20306850 0286-321012 56311
Tengah Wonosobo Wonosobo

Jawa SMPN 1 Jl. Pahlawan 66, Kec.


63 Kota Magelang 20331972 0293-362525 56117
Tengah Magelang Magelang Tengah
Jl. Cendrawasih No
Jawa SMPN 2
64 Kota Pekalongan 20329533 11 Pekalongan, Kec. 0285-422774 51142
Tengah Pekalongan
Pekalongan Utara
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jawa SMPN 1 Jl. Kartini 24, Kec.
65 Kota Salatiga 20328433 0298-325160 50711
Tengah Salatiga Sidorejo
Jawa SMPN 2 Jl. Brigdjend Katamso No
66 Kota Semarang 20328860 0248-414168 50246
Tengah Semarang 14, Kec. Semarang Timur
Jawa SMPN 1 Jl. Mt Haryono 4, Kec.
67 Kota Surakarta 20328076 0271-714866 57139
Tengah Surakarta Banjarsari
Jawa Jl. Kapt Sudibyo No 117,
68 Kota Tegal SMPN 7 Tegal 20329828 0283-356596 52131
Tengah Kec. Tegal Selatan
DI Jl. Ra Kartini No 44
69 Kab. Bantul SMPN 1 Bantul 20400302 0724-36731 55714
Yogyakarta Bantul, Kec. Bantul
DI Kab. Gunung SMPN 1 Jl. Kol Soegiyono 35 B,
70 20402017 0274-391039 55813
Yogyakarta Kidul Wonosari Wonosari, Kec. Wonosari
DI Kab. Kulon Jl. Raya Brosot no 20,
71 SMPN 1 Galur 20402718 0274-7498296 55661
Yogyakarta Progo Kec. Galur
DI Jl. Kaliurang Km 17
72 Kab. Sleman SMPN 4 Pakem 20401090 0274-89548 55582
Yogyakarta Sukunan, Kec. Pakem
DI SMPN 5 Jl. Wardani 1 Yogyakarta,
73 Kota Yogyakarta 20403257 0274-512169 55224
Yogyakarta Yogyakarta Kec. Gondokusuman
SMPN 5 Jl. Soekarno Hatta, Kec.
74 Jawa Timur Kab. Bangkalan 20531203 0313-095763 69116
Bangkalan Bangkalan

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

105
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

106
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Jenderal A Yani No
Kab. SMPN 1
75 Jawa Timur 20525712 74 Banyuwangi, Kec. 0333-421964 68416
Banyuwangi Banyuwangi
Banyuwangi
SMPN 1 Jl. Terate No 1 Rt 4 Rw 01
76 Jawa Timur Kab. Blitar 20551746 0342-551023 66152
Srengat Srengat, Kec. Srengat
Jl. M h Thamrin No
SMPN 1
77 Jawa Timur Kab. Bojonegoro 20504430 98 Bojonegoro, Kec. 0353-881173 62113
Bojonegoro
Bojonegoro
SMPN 1 Jl. Letnan Karsono No 3,
78 Jawa Timur Kab. Bondowoso 20521787 0332-421244 68212
Bondowoso Kec. Bondowoso
Jl Jaksa Agung Suprapto
79 Jawa Timur Kab. Gresik SMPN 1 Gresik 20500492 0313-97653 61111
No 79 Gresik, Kec. Gresik
JALAN JAWA NOMOR 8,
80 Jawa Timur Kab. Jember SMPN 3 Jember 20523891 0331-33533 68121
Kec. Sumbersari
Ponpes Darul Ulum
SMPN 3
81 Jawa Timur Kab. Jombang 20503475 Peterongan Jombang, 0321-867233 61481
Peterongan
Kec. Peterongan
Jl. Pahlawan Kusuma
82 Jawa Timur Kab. Kediri SMPN 2 Pare 20511935 Bangsa No 2 Pare, Kec. 0354-391256 64212
Pare
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl Ki Sarmidi
SMPN 1 Mangunsarkoro No
83 Jawa Timur Kab. Lamongan 20506349 0322-321183 62211
Lamongan 18 Lamongan, Kec.
Lamongan
SMPN 1 Jl Hos Cokroaminoto No
84 Jawa Timur Kab. Lumajang 20521417 0334-881847 67311
Lumajang 159, Kec. Lumajang
Jalan Raya Ponorogo,
85 Jawa Timur Kab. Madiun SMPN 1 Geger 20507766 0351-367200 63171
Kec. Geger
SMPN 1 Jl. Kartini No 4 Magetan,
86 Jawa Timur Kab. Magetan 20509375 0351-895091 63314
Magetan Kec. Magetan
SMPN 4 Jl. Kawi No 3 Kepanjen,
87 Jawa Timur Kab. Malang 20517504 0341-395013 65163
Kepanjen Kec. Kepanjen
SMPN 1 Jln Raya Pacet No 20,
88 Jawa Timur Kab. Mojokerto 20502644 0321-510436 61371
Dlanggu Kec. Dlanggu
SMPN 1 Jl. Pramuka No 2, Kec.
89 Jawa Timur Kab. Nganjuk 20538364 0358-321767 64412
Nganjuk Nganjuk
Jl. Ronggowarsito No 1
90 Jawa Timur Kab. Ngawi SMPN 1 Ngawi 20508544 0351-749142 63211
Ngawi, Kec. Ngawi
SMPN 1
91 Jawa Timur Kab. Pacitan 20510976 Jl. A yani-41, Kec. Pacitan 0357-881073 63511
Pacitan

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

107
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

108
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 1 Jl. R a Abd Azis No 125,
92 Jawa Timur Kab. Pamekasan 20527180 0324-322588 69317
Pamekasan Kec. Pamekasan
SMPN 2
93 Jawa Timur Kab. Pasuruan 20519179 Pandaan, Kec. Pandaan 0343-63195 67156
Pandaan
SMPN 1 Jl. Soekarno Hatta 82,
94 Jawa Timur Kab. Ponorogo 20510756 0352-481-670 63419
Ponorogo Kec. Ponorogo
SMPN 1 Jl. Imam Bonjol No 13 A,
95 Jawa Timur Kab. Probolinggo 20547240 085736635582 67282
Kraksaan Kec. Kraksaan
Jl. Raya Ketapang
SMPN 1
96 Jawa Timur Kab. Sampang 20528609 Banyuates No 81, Kec. 0323-821125 69261
Ketapang
Ketapang
SMPN 1 Jl. Gelora Delta, Kec.
97 Jawa Timur Kab. Sidoarjo 20501772 031-8941179 61211
Sidoarjo Sidoarjo
Jl. PB Sudirman No
SMPN 1
98 Jawa Timur Kab. Situbondo 20522700 5 Situbondo, Kec. 0338-671550 68312
Situbondo
Situbondo
SMPN 1 Jl Payudan Barat No 7,
99 Jawa Timur Kab. Sumenep 20529925 0328-662170 69411
Sumenep Kec. Kota Sumenep
SMPN 1 Jl dr sutomo No 10, Kec.
100 Jawa Timur Kab. Trenggalek 20542439 0355-791447 66311
Trenggalek Trenggalek
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jln Rm Suryo No 01
101 Jawa Timur Kab. Tuban SMPN 1 Tuban 20505080 0356-321322 62319
Tuban, Kec. Tuban
Kab. SMPN 1 Jl. Basuki Rahmad No 96,
102 Jawa Timur 20515524 0355-32180 66212
Tulungagung Tulungagung Kec. Tulungagung
Jl. KH Agus Salim 55, Kec.
103 Jawa Timur Kota Batu SMPN 1 Batu 20536839 0341-591311 65314
Batu
Jl. A Yani 8, Kec.
104 Jawa Timur Kota Blitar SMPN 1 Blitar 20535076 0342-801921 66111
Kepanjenkidul
Jl. Diponegoro 26, Kec.
105 Jawa Timur Kota Kediri SMPN 1 Kediri 20534373 0354-682230 64121
Kota Kediri
SMPN 1 Jl. R A Kartini 4, Kec.
106 Jawa Timur Kota Madiun 20534154 0351-462859 63122
Madiun Manguharjo
SMPN 3 Jl. Cipto 20 Malang, Kec.
107 Jawa Timur Kota Malang 20533765 0341-362612 65111
Malang Klojen
SMPN 1 Jl. Gajah Mada No 143,
108 Jawa Timur Kota Mojokerto 20534769 0321-322614 61314
Mojokerto Kec. Magersari
SMPN 1 Jl. Balaikota Nomor 7,
109 Jawa Timur Kota Pasuruan 20535437 0343-424302 67125
Pasuruan Kec. Panggungrejo
Kota SMPN 1 Jl. Imam Bonjol No 49,
110 Jawa Timur 20536265 0335-421620 67219
Probolinggo Probolinggo Kec. Mayangan

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

109
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

110
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 1 Jl. Pacar No 4 - 6, Kec.
111 Jawa Timur Kota Surabaya 20532613 031-5470111 60272
Surabaya Genteng
Jln Merdeka Suak
SMPN 1
112 Aceh Kab. Aceh Barat 10102497 Indrapuri, Kec. Johan 0655-7014522 23611
Meulaboh
Pahlawan
Kab. Aceh Barat SMPN 1 Jl. Iskandar Muda No 77,
113 Aceh 10104861 0659-91186 23764
Daya Blangpidie Kec. Blang Pidie
SMPN 3 Ingin Jln Bandara Sim, Kec.
114 Aceh Kab. Aceh Besar 10100221 0651-7557618 23371
Jaya Ingin Jaya
Jl. Koramil, Kec. Krueng
115 Aceh Kab. Aceh Jaya SMPN 1 Calang 10108065 081360241344 23654
Sabee
Kab. Aceh SMPN 1 Jln SKEP No 42 Keude
116 Aceh 10102709 0657-21014 23773
Selatan Bakongan Bakongan, Kec. Bakongan
Kab. Aceh SMPN 1 Jl. Pendidikan No 2 Rimo,
117 Aceh 10104065 0658-21817 23784
Singkil Gunung Meriah Kec. Gunung Mariah
Kab. Aceh SMPN 1 Karang Jln Bukit Bundar, Kec.
118 Aceh 10104294 0641-31528 24476
Tamiang Baru Karang Baru
Kab. Aceh SMPN 1 Jln katrini Takengon, Kec.
119 Aceh 10102188 0643-21293 24514
Tengah Takengon Laut Tawar
Kab. Aceh Jln Kumbang Indah, Kec.
120 Aceh SMPN Perisai 10110327 085296144830 24652
Tenggara Badar
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Peutua Husen, Kec. Idi
121 Aceh Kab. Aceh Timur SMPN 1 Idi 10101892 0646-21173 24454
Rayeuk
SMPN 1 Jl. Paloh Lada, Kec.
122 Aceh Kab. Aceh Utara 10106192 0645-56255 24354
Dewantara Dewantara
Kab. Bener SMPN 4 Jln Takengon Bireun, Kec.
123 Aceh 10107264 085260158699 24553
Meriah Timang Gajah Timang Gajah
Jln Laksamana
SMPN 1
124 Aceh Kab. Bireuen 10107026 Malahayati, Kec. Kota - 24211
Bireuen
Juang
Jln Kutapanjang
SMPN 1
125 Aceh Kab. Gayo Lues 10104520 - Terangun, Kec. 082362525936 24656
Blangjerango
Blangjerango
Kab. Nagan SMPN 1 Ar-Raniry II No 74
126 Aceh 10108205 0655-41005 23671
Raya Seunagan Jeuram, Kec. Seunagan
Jl. Tibang - Krueng Raya
SMPN Unggul
127 Aceh Kab. Pidie 10112891 KM 01 Blang Galang - 0653-21154 24151
Sigli
Sigli, Kec. Pidie
SMPN 1 Bandar Jl. B Aceh - Medan Km
128 Aceh Kab. Pidie Jaya 10100534 0853822543 24184
Baru 135, Kec. Bandar Baru
SMPN 1 Jalan Baru, Kec. Simeulue
129 Aceh Kab. Simeulue 10103327 0650-21073 23891
Simeulue Timur Timur

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

111
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

112
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kota Banda SMPN 1 Banda Jl. Prof A Majid Ibrahim I,
130 Aceh 10105436 0651-22506 23321
Aceh Aceh Kec. Meuraxa
Jln Jend A Yani Langsa,
131 Aceh Kota Langsa SMPN 3 Langsa 10105750 0641-21560 24415
Kec. Langsa Baro
Kota SMPN 1 Jln Samudera, Kec. Banda
132 Aceh 10105605 0645-43042 24300
Lhokseumawe Lhokseumawe Sakti
133 Aceh Kota Sabang SMPN 1 Sabang 10105261 Jln Yos Sudarso, Sukajaya 0652-21091 23522
Kota SMPN 1 Jl. Teuku Umar No 1 Lae
134 Aceh 10104084 0627-31255 24782
Subulussalam Simpang Kiri Oram, Kec. Simpang Kiri
Sumatera SMPN 6 Jl. Lat Sitarda Nusantara,
135 Kab. Asahan 10204105 0623-44081 21224
Utara Kisaran Kec. Kisaran Timur
Jl. Besar Lima Puluh No
Sumatera SMPN 1 Lima
136 Kab. Batubara 10204149 7 Lima Puluh, Kec. Lima 0622-96762 21255
Utara Puluh
Puluh
Sumatera SMPN 1 Jl. Ki Hajar Dewantara No
137 Kab. Dairi 10203493 0627-21230 22212
Utara Sidikalang 14, Kec. Sidikalang
Sumatera Kab. Deli SMPN 1 Jl. Veteran Ds Helvetia,
138 10218509 061-844707 20373
Utara Serdang Labuhan Deli Kec. Labuhan Deli
Jl. Merdeka No 51
Sumatera Kab. Humbang SMPN 2
139 10208743 Doloksanggul, Kec. Dolok 0633-31262 22457
Utara Hasudutan Doloksanggul
Sanggul
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sumatera SMPN 2 Jl Kolam Renang No 6
140 Kab. Karo 10201979 0628-91184 22152
Utara Berastagi Berastagi, Kec. Berastagi
Jln Kh Dewantara No
Sumatera Kab. Labuhan SMPN 1 Rantau
141 10205230 127 Rantauprapat, Kec. 0624-21331 21415
Utara Batu Selatan
Rantau Selatan
Sumatera Kab. Labuhan SMPN 1 Jl. Pandayangan, Kec.
142 10205227 081362287091 21972
Utara Batu Selatan Silangkitang Silangkitang
Sumatera Kab. Labuhan SMPN 2 Kualuh Jl. Besar Damuli, Kec.
143 10205252 0624-7673142 21457
Utara Batu Utara Selatan Kualuh Selatan
Sumatera Jln K H Z Arifin Stabat,
144 Kab. Langkat SMPN 1 Stabat 10201098 061-8910144 20814
Utara Kec. Stabat
Sumatera Kab. Mandailing SMPN 1 Muarasipongi, Kec. Muara
145 10208070 085270027460 22998
Utara Natal Muarasipongi Sipongi
Sumatera Jln pemuda No 5 Hiliweto
146 Kab. Nias SMPN 1 Gido 10258809 081362451892 22871
Utara Gido, Kec. Gido
Jl. Sumitro
Sumatera SMPN 1
147 Kab. Nias Barat 10259104 Djojohadikusumo No 8, 082162968240 22863
Utara Sirombu
Kec. Sirombu
Desa Hiliotalua
Sumatera Kab. Nias SMPN 1
148 10258188 Kecamatan Lolomatua, 085275190558 22867
Utara Selatan Lolomatua
Kec. Lolomatua

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

113
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

114
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sumatera SMPN 1 Jl. K dewantara No 5,
149 Kab. Nias Utara 10207782 085370807171 22853
Utara Lahewa Kec. Lahewa
Sumatera Kab. Padang
150 SMPN 1 Sosa 10207128 Sosa, Kec. Sosa 0636-7425240 22765
Utara Lawas
Jl. Sm Raja/ H Aminul
Sumatera Kab. Padang SMPN 1 Padang Hajar Siregar No 167 Lk I
151 10207052 0635-510412 22753
Utara Lawas utara Bolak Gunung Tua, Kec. Padang
Bolak
Sumatera Kab. Pak pak SMPN 1 Jl. Sisingamangaraja No
152 10208651 0627-432013 22271
Utara Bharat Kerajaan 13, Kec. Kerajaan
Sumatera Partungko Naginjang,
153 Kab. Samosir SMPN 3 Harian 10215246 081395395492 22391
Utara Kec. Harian
Jln Raya Dolok Masihul
Sumatera Kab. Serdang SMPN 1 Dolok
154 10209342 Tebing Tinggi, Kec. Dolok - 20991
Utara Bedagai Masihul
Masihul
Sumatera SMPN 2 Tanah Jalan Besar Tanah Jawa,
155 Kab. Simalungun 10202610 082166837363 21181
Utara Jawa Kec. Tanah Jawa
Sumatera Kab. Tapanuli SMPN 1 Batang Batangtoru, Kec. Batang
156 10207060 0634-370118 22738
Utara Selatan Toru Toru
Sumatera Kab. Tapanuli SMPN 1 Jl k h Dewantara Pandan,
157 10206538 0631-371664 22611
Utara Tengah Pandan Kec. Pandan
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 1 Jl. Pacuan No 2
Sumatera Kab. Tapanuli
158 Siborong­- 10206139 Siborongborong, Kec. 0633-41308 22474
Utara Utara
borong Siborongborong
Sumatera Kab. Toba Jln Kartini Soposurung,
159 SMPN 2 Balige 10208495 0632-21531 22312
Utara Samosir Kec. Balige
Sumatera Jl. Sultan Hasanuddin No
160 Kota Binjai SMPN 1 Binjai 10211375 0618-821226 20714
Utara 28, Kec. Binjai Kota
Jl. Karet No 34
Sumatera Kota SMPN 1
161 10258360 Gunungsitoli, Kec. 0639-21626 22815
Utara Gunungsitoli Gunungsitoli
Gunungsitoli
Jln Bunga Asoka No
Sumatera
162 Kota Medan SMPN 1 Medan 10210958 6 Medan, Kec. Medan 0618-217461 20133
Utara
Selayang
SMPN 1 Jln Mesjid Raya Baru No
Sumatera Kota Padang
163 Padang- 10212232 3, Kec. Padang Sidimpuan 0634-21443 22719
Utara Sidimpuan
sidimpuan Utara
SMPN 1 Jl merdeka No 331
Sumatera Kota Pematang-
164 Pematang- 10211780 Pematangsiantar, Kec. 0622-21858 21131
Utara siantar
siantar Siantar Timur
Sumatera Jl. OSWALD SIAHAAN
165 Kota Sibolga SMPN 2 Sibolga 10212122 0631-22437 22513
Utara NO 35, Kec. Sibolga Utara

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

115
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

116
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sumatera Kota Tanjung SMPN 6 Jl. Di Panjaitan, Kec. S
166 10212005 0623-7000421 21341
Utara Balai Tanjungbalai Tualang Raso
Sumatera Kota Tebing SMPN 1 Tebing Jalan Dr Sutomo No 15,
167 10211575 0621-21356 20633
Utara Tinggi Tinggi Kec. Tebing Tinggi Kota

Sumatera SMPN 1 Jalan Raya Padang Luar


168 Kab. Agam 10300282 0752-23107 26181
Barat Banuhampu Km 4, Kec. Banuhampu
Sumatera Kab. Koto Agung Sitiung, Kec.
169 SMPN 1 Sitiung 10303230 0754-58114 27578
Barat Dharmasraya Sitiung
Sumatera Kab. Kepulauan SMPN 1 Siberut Jln Raya Muara Siberut,
170 10302984 0759-21003 25393
Barat Mentawai Selatan Kec. Siberut Selatan
Sumatera Kab. Lima Puluh SMPN 1 Kec. Jln Raya Negara Km 7
171 10301140 0752-7754172 26271
Barat Koto Harau Tanjung Pati, Kec. Harau
Jalan Raya Padang
Sumatera Kab. Padang SMPN 1 2X11
172 10306104 Bukittinggi km 46, Kec. 2 0751-675164 25584
Barat Pariaman Enam Lingkung
x 11 VI Lingkung
Sumatera SMPN 1 Dua
173 Kab. Pasaman 10300836 Tolang Dolok, Kec. II Koto 085274674275 26364
Barat Koto
Sumatera Kab. Pasaman SMPN 1 Luhak Jl. Puja Rahayu Ophir,
174 10303102 0753-7000400 26368
Barat Barat Nan Duo Kec. Luhak Nan Duo
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sumatera Kab. Pesisir Jl ilyas Yacub Painan,
175 SMPN 1 Painan 10301932 0756-21345 25611
Barat Selatan Kec. IV Jurai
Sumatera SMPN 7 Jln M Syafei, Kec.
176 Kab. Sijunjung 10302793 0754-21028 27511
Barat Sijunjung Sijunjung
Sumatera SMPN 2 Jalan Lintas Jua Gaek,
177 Kab. Solok 10301527 0755-7333284 27364
Barat Gunung Talang Kec. Gunung Talang
Sumatera Kab. Solok SMPN 4 Solok Pakan Rabaa, Kec. Koto
178 10303390 0755-70246 27375
Barat Selatan Selatan Parik Gadang Diateh
Jln Padang Magek
Sumatera Kab. Tanah SMPN 1
179 10302389 - Rambatan, Kec. 0752-7575210 27271
Barat Datar Rambatan
Rambatan
Jl. Jenderal Sudirman No
Sumatera SMPN 1 Unggul
180 Kota Bukittinggi 10307975 1 Bukittinggi, Kec. Guguk 0752-21010 26116
Barat Bukittinggi
Panjang
Sumatera Sudirman No 3 Padang,
181 Kota Padang SMPN 1 Padang 10303508 0751-21849 25111
Barat Kec. Padang Barat
Sumatera Kota Padang SMPN 2 Jalan Sutan Syahrir, Kec.
182 10303598 0752-82008 27118
Barat Panjang Padang Panjang Padang Panjang Barat
Jl. M syafei No 1
Sumatera SMPN 1
183 Kota Pariaman 10307300 Pariaman, Kec. Pariaman 0751-91323 25513
Barat Pariaman
Tengah

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

117
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

118
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Jenderal Sudirman No
Sumatera Kota SMPN 1
184 10303893 102 Payakumbuh, Kec. 0752-92038 26211
Barat Payakumbuh Payakumbuh
Payakumbuh Utara
Sumatera Kota Sawah SMPN 2 Jln Soekarno Hatta, Kec.
185 10303679 0754-61220 27427
Barat Lunto Sawahlunto Barangin
Sumatera SMPN 2 Kota Jln Cindur Mato No 279,
186 Kota Solok 10303774 0755-20009 27324
Barat Solok Kec. Tanjung Harapan
SMPN 1 Jl. Karimun Bengkalis,
187 Riau Kab. Bengkalis 10495146 0766-21092 28712
Bengkalis Kec. Bengkalis
SMPN 1
Kab. Indragiri Jl. H Arief, Kec.
188 Riau Tembilahan 10402001 085265378052 29213
Hilir Tembilahan Hulu
Hulu
Kab. Indragiri SMPN 1 Sungai Perkebunan Sei Lala, Kec.
189 Riau 10401557 085225927353 29352
Hulu Lala Sei Lala
SMPN 1
Bangkinang, Kec.
190 Riau Kab. Kampar Bangkinang 10400271 0762-20009 28412
Bangkinang Kota
Kota
Kab. Kepulauan SMPN 1 Tebing Jl. Teuku Umar, Kec.
191 Riau 69725998 0763-32071 28753
Meranti Tinggi Tebing Tinggi
Kab. Kuantan SMPN 1 Teluk Jl. Perintis Kemerdekaan
192 Riau 10403675 0760-20045 29562
Singingi Kuantan No 23, Kuantan Tengah
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 2
Jl. HANG TUAH, Kec.
193 Riau Kab. Pelalawan Pangkalan 10405034 081276801663 28300
Pangkalan Kerinci
Kerinci
SMPN 1 Bagan Jl. Ahmad Yani, Kec.
194 Riau Kab. Rokan Hilir 10405511 0765-51591 28992
Sinembah Bagan Sinembah
SMPN 2 Jl. Tuanku Tambusai KM
195 Riau Kab. Rokan Hulu 10403013 081268533659 28565
Rambah Samo 14, Kec. Rambah Samo
SMPN 1 Bunga Raya, Kec. Bunga
196 Riau Kab. Siak 10404944 085278317500 28663
Bungaraya Raya
Jl. Sultan Syarif Qasim,
197 Riau Kota Dumai SMPN 2 Dumai 10404270 0765-31051 28813
Kec. Dumai Timur
SMPN 4 Jl. Dr Sutomo No 110,
198 Riau Kota Pekanbaru 10403896 0761-21085 28141
Pekanbaru Kec. Lima Puluh
Kab. Batang SMPN 2 Batang Jln Batang Hari Bajubang,
199 Jambi 10500248 0743-7323116 36652
Hari Hari Kec. Bajubang
Jln H Hoessin Saad No
SMPN 1 Muara
200 Jambi Kab. Bungo 10505094 133, Kec. Pasar Muara 0747-21675 37212
Bungo
Bungo
Siulak Mukai, Kec. Siulak
201 Jambi Kab. Kerinci SMPN 5 Kerinci 10502288 0748-361122 37162
Mukai

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

119
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

120
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 4 Jln Ra Kartini Rt 4 Rw 02,
202 Jambi Kab. Merangin 10505029 0746-21263 37314
Merangin Kec. Bangko
Kab. Muaro SMPN 3 Muaro Jl Mufakat Rt 15, Kec.
203 Jambi 10502820 08192409339 36371
Jambi Jambi Kumpeh
Jalan Bangko Km
SMPN 2
204 Jambi Kab. Sarolangun 10505140 1,5 Sarolangun, Kec. 0745-91309 37381
Sarolangun
Sarolangun
Kab. Tanjung Jl. Lintas Kuala Tungkal -
205 Jambi SMPN 1 Betara 10501873 081366218720 36554
Jabung Barat Jambi KM 24, Kec. Betara
SMPN 21 Jl. Jend Sudirman KM 1
Kab. Tanjung
206 Jambi Tanjung Jabung 10505379 Talang Babat, Kec. Muara 081366658124 36571
Jabung Timur
Timur Sabak Barat
Jalan Desa Baru, Kec.
207 Jambi Kab. Tebo SMPN 1 Tebo 10503240 0744-21082 37271
Tebo Tengah
Jl. Dr Cipto Mangunkusu-
208 Jambi Kota Jambi SMPN 1 Jambi 10504651 0741-22883 36113
mo 22, Kec. Pasar Jambi
Kota Sungai SMPN 1 Sungai Jln Muradi No 145, Kec.
209 Jambi 10502293 0748-21012 37112
Penuh Penuh Sungai Bungkal
JALAN LASKAR UMAR
Sumatera SMPN 1
210 Kab. Banyuasin 10602556 SIDIQ No 29, Kec. 0711-891178 30753
Selatan Banyuasin III
Banyuasin III
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sumatera Kab. Empat SMPN 2 Tebing Jl. Poros Tebing Tinggi KM
211 10601381 082378348000 31453
Selatan Lawang Tinggi 3, Kec. Tebing Tinggi
Sumatera Jl. Letnan Amir Hamzah I
212 Kab. Lahat SMPN 2 Lahat 10601385 0731-321735 31411
Selatan Lahat, Kec. Lahat
Jl. Sultan Mahmud
Sumatera Kab. Muara SMPN 1 Muara
213 10600912 Badarudin Ii No 110, Kec. 0734-421240 31315
Selatan Enim Enim
Muara Enim
Sumatera Kab. Musi SMPN 6
214 10600207 Kayuara, Kec. Sekayu 0714-32174 30711
Selatan Banyuasin Unggul Sekayu
Sumatera Kab. Musi SMPN Megang Jl Kemuning, Kec.
215 10645370 085268632853 31657
Selatan Rawas Sakti Megang Sakti
Sumatera Kab. Musi Jl Lintas Sumatera Km
216 SMPN Maur 10610337 - 31654
Selatan Rawas Utara 66, Kec. Rupit
Sumatera SMPN 1 Jl. Lintas Timur Km 35
217 Kab. Ogan Ilir 10603048 0711-580044 30662
Selatan Indralaya Indralaya, Kec. Indralaya
Jl. Letkol Pol H Nawawi
Sumatera Kab. Ogan SMPN 1
218 10600492 Kayuagung, Kec. Kota 0712-32112 30615
Selatan Komering Ilir Kayuagung
Ayu Agung
Jln Hs Simanjuntak
Sumatera Kab. Ogan SMPN 1 Ogan
219 10604680 Baturaja, Kec. Baturaja 0735-320086 32111
Selatan Komering Ulu Komering Ulu
Timur

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

121
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

122
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. Ogan
Sumatera SMPN 1 Jl Wedana Pangkoe, Kec.
220 Komering Ulu 10603203 0735-590422 32211
Selatan Muaradua Muaradua
Selatan
Kab. Ogan SMPN 1
Sumatera Jl. Raya Belitang, Kec.
221 Komering Ulu Belitang 10606572 0735-451420 32162
Selatan Belitang Madang Raya
Timur Madang Raya
Kab. Penukal
Sumatera SMPN 1 Talang Talang Ubi Timur, Kec.
222 Abab Lematang 10600914 0713-390498 31211
Selatan Ubi Talang Ubi
Ilir
Sumatera Kota Lubuk SMPN 1 Jl. Garuda Hitam, Kec.
223 10604413 0733-321354 31611
Selatan Linggau Lubuklinggau Lubuk Linggau Barat II
Sumatera SMPN 1 Pagar Jl. Serma Zainal Abidin,
224 Kota Pagar Alam 10604628 0730-621068 31511
Selatan Alam Kec. Pagar Alam Utara
Sumatera SMPN 1 Jl. Pak Abdurrohim, Kec.
225 Kota Palembang 10603773 0711-352740 30135
Selatan Palembang Bukit Kecil
Sumatera SMPN 1 Jl. Mangga No 2, Kec.
226 Kota Prabumulih 10604526 0713-320102 31121
Selatan Prabumulih Prabumulih Utara
Kab. Lampung SMPN 1 Way Way Tenong, Kec.
227 Lampung 10803557 0723-463011 34884
Barat Tenong Waytenong
Kab. Lampung SMPN 1 Jl. Spontan 252 Sidorejo,
228 Lampung 10800513 0727-693217 35453
Selatan Sidomulyo Kec. Sidomulyo
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. Lampung SMPN 2 Kota Gajah, Kec. Kota
229 Lampung 10801875 0725-48606 34153
Tengah Kotagajah Gajah
Kab. Lampung SMPN 1 Jl Tanjung Inten, Kec.
230 Lampung 10805964 081539381040 34194
Timur Purbolinggo Purbolinggo
Kab. Lampung SMPN 7 Kotabumi, Kec. Kotabumi
231 Lampung 10802928 0724-21991 34513
Utara Kotabumi Selatan
SMPN 1 Jl. Z A PAgar Alam No 4
232 Lampung Kab. Mesuji Simpang 10808384 Simpang Pematang, Kec. 0726-75049 34698
Pematang Simpang Pematang
SMPN 1 Jl. Ahmad Yani, Kec.
233 Lampung Kab. Pesawaran 10800527 0721-94437 35371
Gedong Tataan Gedung Tataan

Kab. Pesisir SMPN 1 Pesisir Jl Khalifah Alam No 146,


234 Lampung 10803570 082176821446 34876
Barat Utara Kec. Pesisir Utara

SMPN 1 Gading Jln Raya Gadingrejo, Kec.


235 Lampung Kab. Pringsewu 10804958 0721-94345 35372
Rejo Gadingrejo
Jl siswa Bhakti Gisting,
236 Lampung Kab. Tanggamus SMPN 1 Gisting 10804916 0729-347442 35378
Kec. Gisting
Kab. Tulang SMPN 1 Jl Suay Umpu No 308,
237 Lampung 10804099 0726-21036 34617
Bawang Menggala Kec. Menggala

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

123
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

124
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. Tulang SMPN 1 Jln Jendral Sudirman,
238 Lampung 10808388 0724-351149 34692
Bawang Barat Tumijajar Kec. Tumijajar
SMPN 1 Jl. Gajah Mada No 25,
239 Lampung Kab. Way Kanan 10806686 0723-475473 34761
Baradatu Kec. Baradatu
Kota Bandar SMPN 1 Bandar Jl. Mr Gele Harun No 30,
240 Lampung 10807198 0721-252310 35127
Lampung Lampung Kec. Enggal
Jl. Letjen AR
241 Lampung Kota Metro SMPN 1 Metro 10807601 Prawiranegara No 16, 0725-41466 34111
Kec. Metro Pusat
Kalimantan Kab. SMPN 1 Jl. Sujadi No 90 Sanggau
242 30104052 085245359886 79284
Barat Bengkayang Sanggau Ledo Ledo, Kec. Sanggau Ledo
Jalan D I Panjaitan N0
Kalimantan Kab. Kapuas SMPN 1
243 30102946 24, Kec. Putussibau 0567-21141 78711
Barat Hulu Putussibau
Utara
Kalimantan Kab. Kayong SMPN 1 Jl. Rahadi Oesman No
244 30103529 085654544595 78856
Barat Utara Seponti 167, Kec. Seponti
Jl. GOTONG ROYONG
Kalimantan SMPN 3
245 Kab. Ketapang 30109851 MERABAN, Kec. Simpang 082148065777 78854
Barat Simpang Hulu
Hulu
Kalimantan SMPN 1 Rasau Jl. Jend Sudirman No 36,
246 Kab. Kuburaya 30100941 0561-6595793 78382
Barat Jaya Kec. Rasau Jaya
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kalimantan SMPN 2 Jl Pangeran Cinata No
247 Kab. Landak 30104405 0563-21665 78357
Barat Ngabang 49, Kec. Ngabang
Kalimantan SMPN 1 Nanga Jl. Juang Km 1, Kec.
248 Kab. Melawi 30106438 0568-21223 79672
Barat Pinoh Nanga Pinoh
Kalimantan SMPN 1 Sungai Jl. Pendidikan No 3, Kec.
249 Kab. Mempawah 30100911 0561-652081 78353
Barat Pinyuh Sungai Pinyuh
Kalimantan SMPN 2 Jl. Panji Anom 037, Kec.
250 Kab. Sambas 30100316 0562-391379 79400
Barat Sambas Sambas
Kalimantan SMPN 1 Jl. Ki Hajar Dewantara No
251 Kab. Sanggau 30101884 0564-21438 78513
Barat Sanggau 4, Kec. Kapuas

Kalimantan SMPN 1 Jalan Merdeka Timur No


252 Kab. Sekadau 30106049 0564-41011 79582
Barat Sekadau Hilir 51-52, Kec. Sekadau Hilir

Kalimantan SMPN 1 Jl. Apang Semangai


253 Kab. Sintang 30102462 0565-21907 78611
Barat Sintang Sintang, Kec. Sintang

Kalimantan SMPN 3 Jl. Kalimantan No 123,


254 Kota Pontianak 30105171 0561-736750 78121
Barat Pontianak Kec. Pontianak Selatan
SMPN 3
Kalimantan Kota Jl. H U Bawadi, Kec.
255 Singkawang 30105504 0562-631161 79111
Barat Singkawang Singkawang Tengah
Tengah

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

125
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

126
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Kihajar Dewantara No
Kalimantan Kab. Barito SMPN 1 Dusun
256 30200784 56 Buntok, Kec. Dusun 0525-22898 73712
Tengah Selatan Selatan
Selatan
Kalimantan Kab. Barito SMPN 1 Dusun Jl. Talohen Ampah, Kec.
257 30202420 0522-31325 73652
Tengah Timur Tengah Dusun Tengah
Kalimantan Kab. Barito SMPN 4 Muara Jl. Padat Karya, Kec.
258 30200966 081249552112 73812
Tengah Utara Teweh Teweh Tengah
Kalimantan Kab. Gunung Jl. Tjilik Riwut No 50,
259 SMPN 1 Kurun 30202295 0537-31224 74511
Tengah Mas Kec. Kurun
Kalimantan Jl. R A Kartini Nomor 102
260 Kab. Kapuas SMPN 1 Selat 30200320 0513-21415 73513
Tengah Kuala Kapuas, Kec. Selat
Kalimantan SMPN 1 Jl. Revolusi, Kec.
261 Kab. Katingan 30202694 0536-4041026 74311
Tengah Katingan Hilir Katingan Hilir
Kalimantan Kotawaringin SMPN 1 Arut Jl. P Diponegoro No 26,
262 30201797 0532-21092 74114
Tengah Barat Selatan Kec. Arut Selatan
Kab. Jl. Ra Kartini No 1
Kalimantan
263 Kotawaringin SMPN 1 Sampit 30201351 Sampit, Kec. Mentawa 0531-21202 74322
Tengah
Timur Baru Ketapang
Jl. Trans Kalimantan Rt
Kalimantan SMPN 2
264 Kab. Lamandau 30202947 01 Desa Tanjung Beringin, 081352707851 74663
Tengah Lamandau
Kec. Lamandau
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kalimantan Kab. Murung SMPN 3 Jl. Pelajar Po Box 22, Kec.
265 30203243 081351884533 73911
Tengah Raya Murung Murung
Kalimantan Kab. Pulang SMPN 1 Pandih Jl. Pembangunan I No 23,
266 30202080 082154881016 73571
Tengah Pisau Batu Kec. Pandih Batu
Jl. A Yani No 42 Kuala
Kalimantan SMPN 1 Kuala
267 Kab. Seruyan 30203075 Pembuang, Kec. Seruyan 0538-22035 74211
Tengah Pembuang
Hilir
Kalimantan SMPN 1 Balai Jl. Ki Hajar Dewantara,
268 Kab. Sukamara 30202574 081254109213 74173
Tengah Riam Kec. Balai Riam
Jl. P Diponegoro No 5
Kalimantan Kota Palangka SMPN 2
269 30203470 Palangka Raya, Kec. 0536-322167 73111
Tengah Raya Palangka Raya
Pahandut
Kalimantan SMPN 1 Desa Batu Piring, Kec.
270 Kab. Balangan 30303882 0526-2028070 71618
Selatan Paringin Paringin Selatan
Jl. A Yani Martapura
Kalimantan SMPN 1
271 Kab. Banjar 30300225 Km 39 NO 44, Kec. 0511-4721270 70614
Selatan Martapura
Martapura
Kalimantan Kab. Barito SMPN 1 Jl. Purwosari I Km 7, Kec.
272 30300993 08125058606 70566
Selatan Kuala Tamban Tamban
Kalimantan Kab. Hulu SMPN 1 Jl. Panglima Batur, Kec.
273 30301759 0517-21051 71211
Selatan Sungai Selatan Kandangan Kandangan

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

127
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

128
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kalimantan Kab. Hulu Jalan Smp No 11 Barabai,
274 SMPN 1 Barabai 30302152 0517-41017 71315
Selatan Sungai Tengah Kec. Barabai
Kalimantan Kab. Hulu SMPN 2 Danau
275 30302573 Paminggir, Kec. Paminggir 08125034608 71453
Selatan Sungai Utara Panggang
Kalimantan SMPN 1 Jl. M Alwi No 158, Kec.
276 Kab. Kota Baru 30303355 0518-21602 72117
Selatan Kotabaru Pulau Laut Utara

Kalimantan SMPN 1 Jl. Jend Basuki Rahmat Rt


277 Kab. Tabalong 30302944 0526-2021019 71513
Selatan Tanjung 12B, Kec. Tanjung
Kalimantan Kab. Tanah SMPN 1 Jalan Kuranji Km 01, Kec.
278 30303626 08125049468 72200
Selatan Bumbu Simpang Empat Simpang Empat
Kalimantan SMPN 1 Jl. Gembira Pelaihari, Kec.
279 Kab. Tanah Laut 30300638 0512-21158 70811
Selatan Pelaihari Pelaihari
Kalimantan Jl. Marthagiri, Kec.
280 Kab. Tapin SMPN 1 Bungur 30301497 081348576632 71153
Selatan Bungur
Jl. PANGERAN
Kalimantan SMPN 1
281 Kota Banjarbaru 30304582 SURIANATA NO 4, Kec. 0511-4772139 70713
Selatan Banjarbaru
Banjarbaru Selatan
Jl. Veteran Gang Sempati
Kalimantan Kota SMPN 6
282 30304191 No 6 RT 30 Banjarmasin, 0511-3253301 70232
Selatan Banjarmasin Banjarmasin
Kec. Banjarmasin Tengah
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kalimantan Jl. Mangga 2 No 62, Kec.
283 Kab. Berau SMPN 9 Berau 30400350 0554-21537 77311
Timur Tanjung Redeb
Kalimantan SMPN 1 Muara Jln Ki Hajar Dewantara,
284 Kab. Kutai Barat 30400633 082157383555 75574
Timur Pahu Kec. Muara Pahu
Kalimantan Kab. Kutai SMPN 1 Muara Jl. H Mahmud Rt 20, Kec. 0541-
285 30400235 75382
Timur Kartanegara Badak Muara Badak 777525378
Kalimantan SMPN 1 Jl A Wahab Sjahranie No
286 Kab. Kutai Timur 30404415 0549-21998 75611
Timur Sangatta Utara 02, Kec. Sangatta Utara
Jl. PELABUHAN, DESA
Kalimantan Kab. Mahakam SMPN 2 Long
287 30402367 DATAH BILANG, Kec. 081350110117 75579
Timur Ulu Hubung
Long Hubung
Kalimantan SMPN 1 Batu Jl. Raya Batu Kajang Km.
288 Kab. Paser 30407276 0543-5230182 76252
Timur Sopang 141, Kec. Batu Sopang
SMPN 5
Kalimantan Kab. Penajam Jl. Raya Girimukti Km 16,
289 Penajam Paser 30402061 0543-5233167 76143
Timur Paser Utara Kec. Penajam
Utara
Jl. Kapt Piere Tendean
Kalimantan SMPN 1
290 Kota Balikpapan 30401453 RT 46 NO 63, Kec. 0542-422703 76121
Timur Balikpapan
Balikpapan Tengah
Kalimantan SMPN 1 Jl. Yos Sudarso No 309,
291 Kota Bontang 30401794 0548-21321 75312
Timur Bontang Utara Kec. Bontang Utara

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

129
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

130
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kalimantan SMPN 1 Jl. Drs H Anang Hasyim,
292 Kota Samarinda 30401025 081346425346 75124
Timur Samarinda Kec. Samarinda Ulu
Sulawesi Kab. Bolaang
293 SMPN 1 Lolak 40100269 Lolak, Kec. Lolak 0434-262619 95761
Utara Mongondaw
Kab. Bolaang Jln Lintas Selatan Trans
Sulawesi SMPN
294 Mongondaw 40100402 Sulawesi, Kec. Bolaang 0434-2629508 95774
Utara Molibagu
Selatan Uki
Kab. Bolaang
Sulawesi SMPN 1 Kab. Bolmong Timur, Kec.
295 Mongondaw 40100405 085823232791 95782
Utara Tutuyan Tutuyan
Timur
Kab. Bolaang
Sulawesi SMPN 1
296 Mongondow 40100340 Jn Siswa, Kec. Kaidipang 081244466694 95765
Utara Kaidipang
Utara
Sulawesi Kab. Kep
297 SMPN 1 Tahuna 40101407 Tahuna, Kec. Tahuna 0432-24606 95813
Utara Sangihe
Jln Lokongbanua
Sulawesi Kab. Kepulauan SMPN 1 Siau Kelurahan Tarorane Kec
298 40104756 0432-310096 95861
Utara Sitaro Timur Siau Timur, Kec. Siau
Timur
Sulawesi Kab. Kepulauan
299 SMPN 1 Beo 40101759 Jl. Larenggam, Kec. Beo 0433-311299 95881
Utara Talaud
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sulawesi SMPN 1 Jln Smep, Kec.
300 Kab. Minahasa 40100969 0431-371033 95692
Utara Kawangkoan Kawangkoan
Sulawesi Kab. Minahasa SMPN 2 Jl. Rs Kalooran Amurang,
301 40102057 0430-21165 95354
Utara Selatan Amurang Kec. Amurang
Sulawesi Kab. Minahasa SMPN 1 Jl. Ompi Lingkungan III,
302 40101977 0431-3174415 95695
Utara Tenggara Ratahan Kec. Ratahan
Sulawesi Kab. Minahasa SMPN 1 Sarongsong 2, Kec.
303 40102450 0431-891011 95371
Utara Utara Airmadidi Airmadidi
Sulawesi Jl. Wolter Mongisdi, Kec.
304 Kota Bitung SMPN 1 Bitung 40103089 0438-31397 95543
Utara Girian
Sulawesi Kota SMPN 4 Jl. Ahmad Yani, Kec.
305 40100283 0434-21578 95711
Utara Kotamobagu Kotamobagu Kotamobagu Barat
Sulawesi SMPN 1 Jl. W R Supratman No 72,
306 Kota Manado 40102731 0431-851749 95123
Utara Manado Kec. Wenang
Sulawesi SMPN 1 Jl. Pinasungkulan Talete
307 Kota Tomohon 40103213 0431-351280 95441
Utara Tomohon 2, Kec. Tomohon Tengah
Sulawesi Jl. KH Dewantoro No 10,
308 Kab. Banggai SMPN 3 Luwuk 40201646 0461-21276 94715
Tengah Kec. Luwuk
Sulawesi Kab. Banggai SMPN 1 Desa Salakan, Kec.
309 40200218 0462-21712 94785
Tengah Kepulauan Tinangkung Tinangkung

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

131
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

132
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sulawesi Kab. Banggai SMPN 1
310 40200189 Lompio, Kec. Banggai 0462-21229 94791
Tengah Laut Banggai
Sulawesi
311 Kab. Buol SMPN 1 Bokat 40202009 Ds Bokat, Kec. Bokat 085241359027 94566
Tengah
Sulawesi Jl. Goyabamba No 15,
312 Kab. Donggala SMPN 1 Sindue 40200603 085241004808 94353
Tengah Kec. Sindue
Sulawesi SMPN 1 Jl. Trans Sulawesi No 06,
313 Kab. Morowali 40202603 081354303188 94673
Tengah Witaponda Kec. Witaponda
Sulawesi Kab. Morowali SMPN 1 Mori Jln Tarikmata No 7, Kec.
314 40202580 085298291045 94665
Tengah Utara Atas Mori Atas
Sulawesi Kab. Parigi Jl. Toraranga No 173, Kec.
315 SMPN 1 Parigi 40202939 0450-21132 94371
Tengah Moutong Parigi
Sulawesi Jl. Brigjen Katamso No
316 Kab. Poso SMPN 1 Poso 40201196 0452-21193 94615
Tengah 18, Kec. Poso Kota Utara

Sulawesi JALAN PALI BANGGA KM


317 Kab. Sigi SMPN 2 Sigi 40200596 081245255069 94361
Tengah 16, Kec. Dolo Barat
Sulawesi Kab. Tojo Una- SMPN 5 Jl. Langsat No 1, Kec.
318 40203312 082291180586 94683
Tengah Una Ampana Kota Ampana Kota
Sulawesi SMPN 1 Jl. Kh Dewantara, Kec.
319 Kab. Tolitoli 40202251 085394234709 94552
Tengah Basidondo Basidondo
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sulawesi Jl. Gatot Subroto No 34
320 Kota Palu SMPN 1 Palu 40203563 0451-421792 94111
Tengah Palu, Kec. Palu Timur
Sulawesi SMPN 1 Beloparang No 17
321 Kab. Bantaeng 40304002 0413-21927 92451
Selatan Bissappu Bantaeng, Kec. Bissappu

Sulawesi Jalan Jenderal Sudirman


322 Kab. Barru SMPN 1 Barru 40302140 0427-21041 90711
Selatan N0 12, Kec. Barru

Sulawesi SMPN 1
323 Kab. Bone 40302548 Apala, Kec. Barebbo 0481-2913932 92771
Selatan Barebbo
Sulawesi SMPN 2 Jl. Lanto Dg Pasewang
324 Kab. Bulukumba 40313884 0413-82138 92551
Selatan Bulukumba No 5, Kec. Ujung Bulu
JLN JENDERAL
Sulawesi SMPN 1 SUDIRMAN NO 3
325 Kab. Enrekang 40305801 0420-21066 91712
Selatan Enrekang ENREKANG, Kec.
Enrekang
Sulawesi SMPN 1 Jl. H Habibu Kulle No 25,
326 Kab. Gowa 40301063 0411-861025 92111
Selatan Sungguminasa Kec. Somba Opu
Jl. Lanto Daeng Pasewang
Sulawesi SMPN 1
327 Kab. Jeneponto 40301862 No 32 Bontosunggu, Kec. 085242120905 92311
Selatan Binamu
Binamu

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

133
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

134
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Pendidikan No 1
Sulawesi Kab. Kepulauan SMPN 1
328 40304820 Batangmata, Kec. 0414-21741 92854
Selatan Selayar Bontomatene
Bontomatene
Sulawesi
329 Kab. Luwu SMPN 1 Suli 40306105 Suli, Kec. Suli 081355163620 91996
Selatan
Sulawesi Jl. Andi Jemma, Kec.
330 Kab. Luwu Timur SMPN 1 Malili 40310112 0474-321591 92981
Selatan Malili
Sulawesi SMPN 1 Jl. ANDI DJEMMA, Kec.
331 Kab. Luwu Utara 40306940 0473-21049 92961
Selatan Masamba Masamba
SMPN 2
Sulawesi Jl. Dr Ratulangi No 68A,
332 Kab. Maros Unggulan 40300240 0411-371617 90514
Selatan Kec. Lau
Maros
Jl. Andi Mauraga No
Sulawesi Kab. Pangkajene SMPN 2
333 40300638 Pangkajene, Kec. 0410-21252 90611
Selatan Kepulauan Pangkajene
Pangkajene
Jl. Jenderal Sudirman No
Sulawesi SMPN 1
334 Kab. Pinrang 40305074 56 Pinrang, Kec. Watang 0421-921077 91212
Selatan Pinrang
Sawitto
Sulawesi Kab. Sidenreng SMPN 1 Jl. A Haseng No 2
335 40305466 0421-91034 91611
Selatan Rappang Pangsid Pangsid, Kec. Maritengae
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Persatuan Raya
Sulawesi SMPN 2 Sinjai
336 Kab. Sinjai 40304527 Lappadata, Kec. Sinjai 0482-2424122 92652
Selatan Tengah
Tengah
SMPN 1 Jl. Samudra No 6
Sulawesi
337 Kab. Soppeng Watansop- 40303687 Watansoppeng, Kec. 048421067 90811
Selatan
peng Lalabata
SMPN 1 Jl. Pendidikan No
Sulawesi
338 Kab. Takalar Mangara- 40308545 1 Mangadu, Kec. 041822254 92261
Selatan
bombang Mangarabombang
Sulawesi
339 Kab. Tana Toraja SMPN 1 Makale 40309788 Makale, Kec. Makale 042322026 91811
Selatan

Sulawesi Kab. Toraja


340 SMPN 1 Kesu 40309797 Bua Tallulolo, Kec. Kesu 0423-21703 91852
Selatan Utara
Sulawesi SMPN 1 Jl latenri Bali No 11c
341 Kab. Wajo 40303202 0485-21027 90914
Selatan Sengkang Sengkang, Kec. Tempe
Jl. Jend A Yani No 25
Sulawesi SMPN 6
342 Kota Makassar 40307348 Makassar, Kec. Ujung 0411-3625107 90111
Selatan Makassar
Pandang
Sulawesi Jl. A Pangerang No 2
343 Kota Palopo SMPN 1 Palopo 40307829 0471-21058 91913
Selatan Palopo, Kec. Wara Utara

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

135
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

136
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sulawesi SMPN 2 Jl. Lahalede No 84, Kec.
344 Kota Pare-Pare 40307681 0421-21288 91132
Selatan Parepare Soreang
Sulawesi SMPN 20 Jl Lanu-lanu Desa Toburi,
345 Kab. Bombana 40404022 085242046336 93772
Tenggara Poleang Utara Kec. Poleang Utara
Sulawesi SMPN 1 Jl. Protokol No 321, Kec.
346 Kab. Buton 40401086 0402-22345 93754
Tenggara Pasarwajo Pasar Wajo
Sulawesi Kab. Buton SMPN 2 Poogalampa, Kec.
347 40401095 085241532325 93752
Tenggara Selatan Batauga Batauga
Sulawesi Kab. Buton SMPN 3 JLN P0ROS WABURENSE,
348 40404168 085399408618 93762
Tenggara Tengah Mawasangka Kec. Mawasangka
Sulawesi Kab. Buton SMPN 1 Jl. GERSAMATA NO 1,
349 40404134 082347878776 93673
Tenggara Utara Bonegunu Kec. Bonegunu
Sulawesi SMPN 1 Jln Kolaka-wolo Km 6
350 Kab. Kolaka 40401528 081341638666 93511
Tenggara Latambaga Kolaka, Kec. Latambaga
Sulawesi Kab. Kolaka SMPN 1 Jl. Taman Siswa No. 44,
351 40401526 085241563350 93573
Tenggara Timur Ladongi Kec. Ladongi
Sulawesi Kab. Kolaka SMPN 1 Jln protokol No 35, Kec.
352 40402187 085241804001 93911
Tenggara Utara Lasusua Lasusua
Sulawesi SMPN 2
353 Kab. Konawe 40402844 Unaaha, Kec. Unaaha 0408-2421175 93411
Tenggara Unaaha
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sulawesi Kab. Konawe SMPN 1 Wawonii, Kec. Wawonii
354 40400230 081245763501 93393
Tenggara Kepulauan Wawonii Barat
SMPN 2
Sulawesi Kab. Konawe Jl. Alam Ria No 1, Kec.
355 Konawe 40401895 085241670908 93381
Tenggara Selatan Laeya
Selatan
Sulawesi Kab. Konawe Jl. Poros Kendari Lasolo
356 SMPN 1 Sawa 40403958 087843988698 93352
Tenggara Utara No 115, Kec. Sawa
Jl. Jend Gatot Subroto
Sulawesi
357 Kab. Muna SMPN 2 Raha 40400667 Kel Laiworu Kec Bata 0403-2521221 93614
Tenggara
Laiworu, Kec. Batalaiworu
Sulawesi SMPN 1 DESA MAROBEA, Kec.
358 Kab. Muna Barat 40400703 081333128625 93652
Tenggara Sawerigadi Sawerigadi
Sulawesi SMPN 1 Jl Merdeka No 11, Kec.
359 Kab. Wakatobi 40402311 0404-21048 93791
Tenggara Wangiwangi Wangi-Wangi
Sulawesi SMPN 3 Jl. Betoambari No 71 Bau-
360 Kota Baubau 40402760 0402-2821386 93721
Tenggara Baubau Bau, Kec. Murhum
Sulawesi SMPN 1 Jl. Dr Ratulangi No iii,
361 Kota Kendari 40402600 0401-3121514 93121
Tenggara Kendari Kec. Kendari Barat
SMPN 1 Jln Sakura No 01 Namlea,
362 Maluku Kab. Buru 60100988 0913-21243 97571
Namlea Kec. Namlea

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

137
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

138
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. Buru SMPN 1
363 Maluku 60100989 Leksula, Kec. Leksula - 97573
Selatan Leksula
Kab. Kepulauan Jln Ali Moertopo, Kec.
364 Maluku SMPN 1 Dobo 60101808 0917-21024 97662
Aru Pulau-Pulau Aru
Kab. Maluku
365 Maluku SMPN 1 Lemola 60103075 Serwaru, Kec. Pulau Letti 086812280102 97653
Barat Daya
Kab. Maluku
366 Maluku SMPN 1 Masohi 60100334 Jalan Banda, Kec. Masohi 0914-21205 97511
Tengah
Kab. Maluku SMPN 1 Kei Desa Debut, Kec. Kei
367 Maluku 60103293 082399253764 97611
Tenggara Kecil Kecil
SMPN 1
Kab. Maluku Jln Matilda Batlayeri, Kec.
368 Maluku Tanimbar 60101355 0918-21182 97664
Tenggara Barat Tanimbar Selatan
Selatan
Kab. Seram SMPN 1 Seram Jln Pendidikan, Kec.
369 Maluku 60101532 0911-361727 97562
Bagian Barat Barat Seram Barat
Kab. Seram Jl. Ampera - Bula, Kec.
370 Maluku SMPN 1 Bula 60101664 082198854799 97555
Bagian Timur Bula
Jalan Kakialy, Kec.
371 Maluku Kota Ambon SMPN 6 Ambon 60101993 0911-352983 97123
Sirimau
Jl dihir, Kec. Pulau Dullah
372 Maluku Kota Tual SMPN 1 Tual 60103294 0916-21064 97613
Selatan
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jl. Dewi Sartika Kuta,
373 Bali Kab. Badung SMPN 1 Kuta 50101651 0361-75150 80361
Kec. Kuta
Jln Nusantara No 54,
374 Bali Kab. Bangli SMPN 1 Bangli 50102533 0366-91038 80612
Kec. Bangli
SMPN 1 Jl Gajah Mada 109
375 Bali Kab. Buleleng 50100322 0362-22441 81113
Singaraja Singaraja, Kec. Buleleng

SMPN 1 Jl. Ngurah Rai No 1


376 Bali Kab. Gianyar 50102047 0361-943072 80511
Gianyar Gianyar, Kec. Gianyar
Jln Ngurah Rai No 124
377 Bali Kab. Jembrana SMPN 1 Negara 50100820 0365-41486 82217
Negara, Kec. Jembrana
Jl. Jenderal Sudirman
Kab. Karang SMPN 2
378 Bali 50102807 Amlapura, Kec. 036321483 80813
Asem Amlapura
Karangasem
Jalan Dewi Sartika No
SMPN 2
379 Bali Kab. Klungkung 50102361 7 Semarapura, Kec. 0366-21053 80711
Semarapura
Klungkung
SMPN 1 Jl. Diponogoro Nomor 26
380 Bali Kab. Tabanan 50101154 0361-811533 82114
Tabanan Tabanan, Kec. Tabanan
SMPN 1 SMPN 1 Denpasar, Kec.
381 Bali Kota Denpasar 50103142 0361-224508 80232
Denpasar Denpasar Timur

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

139
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

140
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Nusa
Jl. Soekarno Hatta, Kec.
382 Tenggara Kab. Bima SMPN 1 Sape 50205667 0374-71055 84182
Sape
Barat
Nusa
Jln Dponegoro Rasabou,
383 Tenggara Kab. Dompu SMPN 1 Kempo 50203701 0373-6181026 84261
Kec. Kempo
Barat
Nusa
Kab. Lombok SMPN 4 Jl. Jendral Sudirman No 1
384 Tenggara 50200408 0370-681192 83363
Barat Gerung Gerung, Kec. Gerung
Barat
Nusa
Kab. Lombok Jl. M Yamin No 01 Praya,
385 Tenggara SMPN 1 Praya 50201412 0370-654124 83511
Tengah Kec. Praya
Barat
Nusa Jl TGKH M Zainuddin
Kab. Lombok
386 Tenggara SMPN 1 Selong 50202513 Abdul Majid No 166, Kec. 0376-21060 83612
Timur
Barat Selong
Nusa
Kab. Lombok SMPN 1 Jalan Pendidikan, Kec.
387 Tenggara 50200314 081803677005 83353
Utara Kayangan Kayangan
Barat
Nusa
SMPN 1 Jl. Yos Sudarso 3, Kec.
388 Tenggara Kab. Sumbawa 50203369 0371-21577 84312
Sumbawa Besar Sumbawa
Barat
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Nusa
Kab. Sumbawa SMPN 1 Jln Undru No 3, Kec.
389 Tenggara 50204309 0372-8281005 84355
Barat Taliwang Taliwang
Barat
Nusa
SMPN 1 Kota Jln Pendidikan Raba, Kec.
390 Tenggara Kota Bima 50204757 0374-43230 84115
Bima Mpunda
Barat
Nusa
SMPN 2 Jl. Pejanggik No 5
391 Tenggara Kota Mataram 50204470 0370-632533 83126
Mataram Mataram, Kec. Mataram
Barat
Nusa
SMPN 2 Watatuku, Rt 05/Rw 02,
392 Tenggara Kab. Alor 50301663 0386-2222005 85817
Kalabahi Kec. Teluk Mutiara
Timur
Nusa
Jl. BANDARA HALIWEN,
393 Tenggara Kab. Belu SMPN Haliwen 50309339 081338188796 85711
Kec. Kakuluk Mesak
Timur
Nusa
Jln Kelimutu, Kec. Ende
394 Tenggara Kab. Ende SMPN 1 Ende 50305410 0381-21054 86313
Tengah
Timur
Nusa
Kab. Flores SMPN 1
395 Tenggara 50301870 Waihali, Kec. Larantuka 0383-21127 86218
Timur Larantuka
Timur

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

141
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

142
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Nusa
SMPN 1 Jln Timor Raya Km 18 2,
396 Tenggara Kab. Kupang 50300196 0380-828058 85361
Kupang Tengah Kec. Kupang Tengah
Timur
Nusa
SMPN 1 Jalan Soekarno-Hatta,
397 Tenggara Kab. Lembata 50304382 0383-41061 86615
Nubatukan Kec. Nubatukan
Timur
Nusa Jalan jurusan Kletek
SMPN 1 Malaka
398 Tenggara Kab. Malaka 50301410 Bolan Betun, Kec. Malaka 085253108573 85762
Tengah
Timur Tengah
Nusa
SMPN 1 Langke Jl ahmad Yani No 13, Kec.
399 Tenggara Kab. Manggarai 50303383 0385-21507 86501
Rembong Langke Rembong
Timur
Nusa
Kab. Manggarai SMPN 1 Labuan Bajo, Kec.
400 Tenggara 50304769 0385-41691 86554
Barat Komodo Komodo
Timur
Nusa
Kab. Manggarai
401 Tenggara SMPN 1 Borong 50308574 Golo Karot, Kec. Borong 082145176504 86571
Timur
Timur
Nusa
402 Tenggara Kab. Nagakeo SMPN 1 Aesesa 50302942 Penginanga, Kec. Aesesa 081339110573 86472
Timur
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Nusa
403 Tenggara Kab. Ngada SMPN 1 Aimere 50302943 Aimere, Kec. Aimere 085333106259 86452
Timur
Nusa
SMPN 2 Jln Baa Busalangga, Kec.
404 Tenggara Kab. Rote-Ndao 50304580 0380-871093 85371
Lobalain Lobalain
Timur
Nusa
SMPN 1 Sabu Seba Sabu Barat, Kec.
405 Tenggara Kab. Sabu Raijua 50300200 081373154553 85391
Barat Sabu Barat
Timur
Nusa
SMPN Magesunga, Kec.
406 Tenggara Kab. Sikka 50310682 081339287356 86181
Kewapante Kewapante
Timur
Nusa
Kab. Sumba SMPN 3 Tana Conga Tana, Kec. Tana
407 Tenggara 50305181 082145518529 87211
Barat Righu Righu
Timur
Nusa
Kab. Sumba SMPN 1 Kalembu Ndaramane,
408 Tenggara 50304045 085253485296 87252
Barat Daya Wewewa Timur Kec. Wewewa Timur
Timur
Nusa
Kab. Sumba SMPN 1 Waibakul, Kec. Katiku
409 Tenggara 50304055 081353780971 87382
Tengah Waibakul Tana
Timur

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

143
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

144
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Nusa
Kab. Sumba SMPN 1 Jl. I H Doko No 6 -
410 Tenggara 50303786 0387-61282 87113
Timur Waingapu Waingapu, Kec. Kambera
Timur
Nusa
Kab. Timor Jln Kihajar Dewantara No
411 Tenggara SMPN 1 Soe 50307203 0388-21246 85511
Tengah Selatan 18 Soe TTS, Kec. Kota Soe
Timur
Nusa
Kab. Timor SMPN 1 Jln Basuki Rahmat, Kec.
412 Tenggara 50300991 0388-31097 85612
Tengah Utara Kefamenanu Kota Kefamenanu
Timur
Nusa Jln Prof Dr W Z Johannes
SMPN 1
413 Tenggara Kota Kupang 50304976 No 30 Kupang, Kec. 0380-821361 85112
Kupang
Timur Oebobo
SMP YPPK Jl. Jend Ahmad Yani, Kec.
414 Papua Kab. Asmat 60304073 0902-31149 99777
Agats Agats
Kab. Biak SMPN 1 Biak Jln Selat Karimata No 3
415 Papua 60300331 0981-21233 98112
Numfor Kota Biak, Kec. Biak Kota
Kab. Boven SMPN 1 Tanah Jl trans Papua Tanah
416 Papua 60302141 082198444415 99663
Digoel Merah Merah, Kec. Mandobo
417 Papua Kab. Deiyai SMPN 1 Tigi 60302437 Waghete, Kec. Tigi 081240376157 98867
418 Papua Kab. Dogiyai SMPN 1 Kamu 60301868 Moanemani, Kec. Kamu 081381407410 98862
419 Papua Kab. Intan Jaya SMPN 1 Sugapa 60302436 YOKATAPA, Kec. Sugapa 081248565129 96886
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Jalan cendrawasih 7
420 Papua Kab. Jaya Wijaya SMPN I Kurulu 60301557 085244136487 99502
Yiwika, Kec. Kurulu
SMPN 4 Jl. Raya Sentani Abepura
421 Papua Kab. Jayapura 60300166 0967-595006 99352
Sentani No 6, Kec. Sentani Timur
Jl. BLANAK ARSO III, Kec.
422 Papua Kab. Keerom SMPN 2 Arso 60303094 081240167157 99469
Skanto
Kab. Kepulauan Jalan Pendidikan Dawai,
423 Papua SMPN Dawai 60301363 081344366507 98252
Yapen Kec. Yapen Timur
424 Papua Kab. Lanny Jaya SMPN 1 Makki 60300790 Kemiri, Kec. Makki - 99555
JALAN AGHAM NO 33 K
425 Papua Kab. Mappi SMPN 1 Obaa 60303252 085244426652 99671
E P I, Kec. Obaa
Kab.
Kampung Marikai, Kec.
426 Papua Memberamo SMPN I Marikai 60304834 082199704383 98262
Waropen Atas
Raya
Kab. Membramo SMPN
427 Papua 60302988 Kobakma, Kec. Kobakma 081343169814 99558
Tengah Kobakma
SMPN 2 Jl. Brawijaya Merauke,
428 Papua Kab. Merauke 60300594 0971-321496 99612
Merauke Kec. Merauke
SMPN 2 Jl. BUDI UTOMO, Kec.
429 Papua Kab. Mimika 60300835 0901-321149 99910
Mimika Mimika Baru

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

145
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

146
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMP Menara Jl. Kamp Baru Kamp Kali
430 Papua Kab. Nabire 69786245 081331394870 98851
Ilmu Semen, Kec. Nabire Barat
SMPN 1
431 Papua Kab. Nduga 60303968 Kenyam, Kec. Kenyam 082399583888 99565
Kenyam
SMPN 1 Paniai Enarotali, Kec. Paniai
432 Papua Kab. Paniai 60302435 085254723654 98700
Timur Timur
Kab.
433 Papua Pegunungan SMPN Borme 60302182 Borme, Kec. Borme 081344918316 99577
Bintang
Jalan Ismail Wakerkwa
434 Papua Kab. Puncak SMPN 1 Ilaga 60304129 082398391950 98972
Distrik Ilaga, Kec. Ilaga
Kab. Puncak Jl. Papua, Mulia, Kec.
435 Papua SMPN 1 Mulia 60301987 - 98974
Jaya Mulia
436 Papua Kab. Sarmi SMPN 1 Sarmi 60302049 Jl. Inpres, Kec. Sarmi 0966-31198 99373
SMPN 1 JLN RAYA KPUDORI, Kec.
437 Papua Kab. Supiori 60302668 081247252601 98162
Kpudori Supiori Utara
SMPN
438 Papua Kab. Tolikara 60302269 Kanggime, Kec. Kanggime - 99568
Kanggime
SMPN Urei Jl. SEKOLAH NO 10, Kec.
439 Papua Kab. Waropen 60303063 082199557670 98261
Faisei Ureifaisei
440 Papua Kab. Yahukimo SMPN 1 Kurima 60303324 OBOLMA, Kec. Kurima 085244768687 99571
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Pass-valley, Kec.
441 Papua Kab. Yalimo SMPN Abenaho 60300786 085244278494 99559
Abenaho
Jl. Nusa Tenggara No
SMPN 1
442 Papua Kota Jayapura 60301048 17 Dok V Bawah, Kec. 0967-533737 99115
Jayapura
Jayapura Utara
SMPN 1
Kab. Bengkulu Jln jend sudirman, Kec. 0739-21043,
443 Bengkulu Bengkulu 10700954 38518
Selatan Pasar Manna 22491
Selatan
Kab. Bengkulu SMPN 2 Jln Sidodadi, Kec. Pondok
444 Bengkulu 10700236 085267215729 38371
Tengah Pondok Kelapa Kelapa
Kab. Bengkulu SMPN 1 Arga Jl ra kartini, Kec. Arga
445 Bengkulu 10700307 0737-521294 38612
Utara Makmur Makmur
Gedung Sako 2, Kec. Kaur
446 Bengkulu Kab. Kaur SMPN 1 Kaur 10701822 0739-61192 38563
Selatan
SMPN 1 Jl. Kihajar Dewantara,
447 Bengkulu Kab. Kepahiang 10702249 0732-391462 39172
Kepahiang Kec. Kepahiang
SMPN 1 Lebong Jalan Kampung Jawa,
448 Bengkulu Kab. Lebong 10701991 0738-21086 39164
Utara Kec. Lebong Utara
Kab. Muko- SMPN 3 Jln Sultan Gelumat, Kec.
449 Bengkulu 10701180 0737-71115 38365
muko Mukomuko Kota Mukomuko

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

147
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

148
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kab. Rejang Jl basuki Rahmat, Kec.
450 Bengkulu SMPN 1 Curup 10700618 0732-21974 39112
Lebong Curup
SMPN 19 Ds Ketapang Baru, Kec.
451 Bengkulu Kab. Seluma 10701488 085273665264 38575
Seluma Semidang Alas Maras
Jl. Jend Sudirman
SMPN 1 Kota
452 Bengkulu Kota Bengkulu 10702525 Bengkulu, Kec. Teluk 0736-21563 38118
Bengkulu
Segara
SMPN 1
Maluku Kab. Halmahera
453 Halmahera 60202773 Jalan Baru, Kec. Jailolo 0922-2221362 97752
Utara Barat
Barat
SMPN 1
Maluku Kab. Halmahera Jl. Amasing Kali Bacan,
454 Halmahera 60203265 0927-231162 97791
Utara Selatan Kec. Bacan
Selatan
SMPN 21
Maluku Kab. Halmahera
455 Halmahera 60202509 Nusliko, Kec. Weda 082291176402 97853
Utara Tengah
Tengah
Maluku Kab. Halmahera Jln Siswa, Kec. Kota
456 SMPN 3 Maba 60201346 081244443337 97862
Utara Timur Maba
SMPN 1
Maluku Kab. halmahera JALAN SISWA, Kec.
457 Halmahera 60200276 0924-21017 97762
Utara Utara Tobelo
Utara
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Maluku Kab. Kepulauan SMPN 3 Pulau Jln Siswa, Kec. Morotai
458 60201913 081332835472 97771
Utara Morotai Morotai Selatan
Maluku Kab. Kepulauan SMPN 2 Jl. Pantai Desa Waihama,
459 60202063 0929-2122281 97795
Utara Sula Sanana Kec. Sanana
Maluku Kab. Pulau SMPN 1 Taliabu Jl. ZAINAL MUS, Kec.
460 60202536 081340544982 97794
Utara Taliabu Barat Taliabu Barat
Maluku SMPN 2 Kota Jl. Batu Angus, Kec.
461 Kota Ternate 60200763 0921-31236 97727
Utara Ternate Ternate Utara
Jl. Raya Tomalou No 515
Maluku Kota Tidore SMPN 3 Tidore
462 60202264 RT 009/RW 05, Kec. 0921-3163022 97813
Utara Kepulauan Kepulauan
Tidore Selatan
Jl. Dewi Sartika No 34
SMPN 2
463 Banten Kab. Lebak 20601907 Rangkasbitung, Kec. 0252-201839 42314
Rangkas-bitung
Rangkasbitung
Jl Perintis Kemerdekaan
464 Banten Kab. Pandeglang SMPN 2 Labuan 20600532 0253-801390 42264
Km 2, Kec. Labuan
SMPN 1
465 Banten Kab. Serang 20605208 Kragilan, Kec. Kragilan 0254-282985 42184
Kragilan
Jln Raya Curug Ds Suka
466 Banten Kab. Tangerang SMPN 1 Curug 20603143 021-5980883 15810
Bakti II, Kec. Curug

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

149
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

150
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
SMPN 2 Jl Rinjani No 13 Kav Blok
467 Banten Kota Cilegon 20606259 0254-391182 42415
Cilegon F Cilegon, Kec. Cilegon
Jl. Kh Abdul Fatah Hasan
SMPN 1 Kota
468 Banten Kota Serang 20605149 Blok D8 Ciceri, Kec. 0254-20058 42118
Serang
Serang
SMPN 1 Jl. Daan Mogot 51, Kec.
469 Banten Kota Tangerang 20607513 021-5523274 15111
Tangerang Tangerang
SMPN 4
Kota Tangerang Tangerang Selatan,
470 Banten Tangerang 20603153 021-7400911 15417
Selatan Banten, Kec. Pamulang
Selatan
Bangka SMPN 2 Jl. Pemuda No 20, Kec.
471 Kab. Bangka 10900197 0717-95482 33215
Belitung Sungailiat Sungailiat
Bangka Kab. Bangka Jl. Pusuk No 6 Kelapa,
472 SMPN 1 Kelapa 10900611 0715-355050 33364
Belitung Barat Kec. Kelapa
Bangka Kab. Bangka Jl. Jenderal Sudirman No
473 SMPN 1 Toboali 10900875 0718-41273 33183
Belitung Selatan 8 Toboali, Kec. Toboali
Bangka Kab. Bangka Jalan Raya Arung Alam,
474 SMPN 1 Koba 10900755 0718-61277 33181
Belitung Tengah Kec. Koba
Bangka SMPN 2 Tan- Jl. Kapten Saridin No 07,
475 Kab. Belitung 10900426 0719-22770 33414
Belitung jungpandan Kec. Tanjung Pandan
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Bangka Kab. Belitung SMPN 1 Jalan Gajah Mada
476 10900993 0719-91022 33472
Belitung Timur Manggar Manggar, Kec. Manggar
Bangka Kota SMPN 2 Jl. ADHYAKSA NO 181,
477 10901143 0717-422215 33125
Belitung Pangkalpinang Pangkalpinang Kec. Gerunggang
SMPN 1 Jl. Abas Macmoed No 01,
478 Gorontalo Kab. Boalemo 40500155 0443-210735 96263
Tilamuta Kec. Tilamuta
Kab. Bone Jln nani Wartabone No
479 Gorontalo SMPN 1 Kabila 40500879 0435-824628 96183
Bolango 39, Kec. Kabila
Jl. Achmad A Wahab Ex
SMPN 1
480 Gorontalo Kab. Gorontalo 40500370 Jenderal SudIrman, Kec. 0435-881236 96211
Limboto
Limboto
Kab. Gorontalo SMPN 1 Jln Trans Sulawesi, Kec.
481 Gorontalo 40500390 081356385742 96253
Utara Atinggola Atinggola
Jl. Siswa No 45, Kec.
482 Gorontalo Kab. Pohuwato SMPN 1 Marisa 40500729 0443-210065 96266
Marisa
Jl. JAKSA AGUNG
SMPN 1
483 Gorontalo Kota Gorontalo 40501070 SUPRAPTO, Kec. Kota 0435-821686 96115
Gorontalo
Selatan
Kepulauan SMPN 12 Jl. Hang Tuah No 46 Tg
484 Kab. Bintan 11001994 0771-81257 29152
Riau Bintan Uban, Kec. Bintan Utara

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

151
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

152
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Kepulauan SMPN 1 Jl. Pendidikan No 100,
485 Kab. Karimun 11000206 0777-21234 29661
Riau Karimun Kec. Karimun
Kepulauan Kab. Kepulauan Jalan Air Belimbing, Kec.
486 SMPN 1 Jemaja 11000323 081372258400 29792
Riau Anambas Jemaja
Kepulauan SMPN 1 Bukit Kapitan, Kec.
487 Kab. Lingga 11001521 0776-21303 29871
Riau Singkep Singkep
Kepulauan SMPN 1 Kec. Jl. HANG TUAH, Kec.
488 Kab. Natuna 11000317 0773-31019 29783
Riau Bunguran Timur Bunguran Timur
Jalan Laksamana Bintan,
Kepulauan
489 Kota Batam SMPN 6 Batam 11000374 Kelurahan Sei Panas, Kec. 0778-452050 29456
Riau
Batam Kota
Jl. Tugu Pahlawan No
Kepulauan Kota SMPN 1
490 11000413 265, Kec. Tanjung Pinang 0771-21720 29111
Riau Tanjungpinang Tanjungpinang
Barat
491 Papua Barat Kab. Fak-Fak SMPN 1 Fakfak 60401101 Jl Brawijaya, Kec. Fak-fak 0956-22144 98612
SMPN 2 Jl. Utarum Kampung
492 Papua Barat Kab. Kaimana 60401633 0957-21833 98654
Kaimana Trikora, Kec. Kaimana
SMPN 19 Jalan Sufado, Kec.
493 Papua Barat Kab. Manokwari 60400183 081344080219 98313
Manokwari Manokwari Timur
Kab. Manokwari SMPN 6 Jalan Merdeka, Kec.
494 Papua Barat 60400178 081344563243 98353
Selatan Oransbari Oransbari
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
495 Papua Barat Kab. Maybrat SMPN 1 Aitinyo 60401761 AITINYO, Kec. Aitinyo 085344708622 98462
Kab. SMPN
496 Papua Barat Pegunungan Persiapan 60403508 IRANMEBA, Kec. Didohu 085254847457 98359
Arfak Didohu
SMPN 5 Raja Kampung Kalobo, Kec.
497 Papua Barat Kab. Raja Ampat 60401872 085244774108 98451
Ampat Salawati Tengah
SMPN 1
Jl. Klamono Malawili
498 Papua Barat Kab. Sorong Kabupaten 60401361 0951-325292 98418
Aimas, Kec. Aimas
Sorong
Jln Brawijaya
Kab. Sorong SMPN 1
499 Papua Barat 60401766 Teminabuan, Kec. 0952-31040 98454
Selatan Teminabuan
Teminabuan
SMPN 1
500 Papua Barat Kab. Tambrauw 60401356 Jl. Kasturi, Kec. Sausapor 085354422809 98400
Sausapor
Kab. Teluk SMPN 2 Banjar Ausoy, Kec.
501 Papua Barat 60401955 085244779650 98364
Bintuni Bintuni Manimeri
Kab. Teluk
502 Papua Barat SMPN Rasiei 60403631 RASIEI, Kec. Rasiei 085299297111 98362
Wondama
Jl. DANAU SINGKARAK,
503 Papua Barat Kota Sorong SMPN 2 Sorong 60400362 0951321808 98412
Kec. Sorong Barat

Data Sekolah Rujukan


Tingkat Sekolah Menengah
Pertama Tahun 2016

153
Pertama Tahun 2016
Tingkat Sekolah Menengah
Data Sekolah Rujukan

154
Kode
No Propinsi Kabupaten Sekolah NPSN Alamat Sekolah Telp. Sekolah
Pos
Sulawesi Jl A P Pettarani No 11, Kec.
504 Kab. Majene SMPN 3 Majene 40601195 0422-21069 91412
Barat Banggae Timur
Sulawesi SMPN 2
505 Kab. Mamasa 40601038 Lambanan, Kec. Mamasa 085394695672 91362
Barat Mamasa
Sulawesi SMPN 2 Jl. A pettarani, Kec.
506 Kab. Mamuju 40600257 0426-210 91511
Barat Mamuju Mamuju
Sulawesi Kab. Mamuju Salupangkang 2, Kec.
507 SMPN 5 Topoyo 40600216 - 91563
Barat Tengah Topoyo
Sulawesi Kab. Mamuju SMPN 4 Tanjung Babia, Kec.
508 69727433 081341177215 91571
Barat Utara Pasangkayu Pasangkayu
Sulawesi Kab. Polewali SMPN 3 Jl. Mr Muh Yamin
509 40600684 0428-21403 91314
Barat Mandar Polewali Pekkabata, Kec. Polewali
Kalimantan SMPN 1 Tanjung Skip I Tanjung Selor, Kec.
510 Kab. Bulongan 30402559 0552-21184 77212
Utara Selor Tanjung Selor
Kalimantan SMPN 1 Malinau Jl swadaya No 54, Kec.
511 Kab. Malinau 30400482 0553-21102 77554
Utara Kota Malinau Kota
Kalimantan SMPN 1 Jln Iskandar Muda, Kec.
512 Kab. Nunukan 30400537 0556-21736 77422
Utara Nunukan Nunukan
Kalimantan SMPN 2
513 Kab. Tana Tidung 30402578 Ds Betayau, Kec. Betayau 085246370952 77156
Utara Sesayap
Kalimantan Jl. Diponegoro Gunung
514 Kota Tarakan SMPN 1 Tarakan 30401699 0551-21597 77132
Utara Belah, Tarakan Tengah