Anda di halaman 1dari 44

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikann : SMA/MAN


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/I
Materi Pokok : Virus
Alokasi Waktu : 9 x 45 menit (3 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti
KI 1 :Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 :Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3:Memahami, mene-rapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator
3.4 Menganalisis struktur, replikasi 3.2.1 Siswa mampu menjelaskan tentang struktur
dan peran virus dalam virus
kehidupan 3.2.2 Siswa mampu membandingkan daur litik dan
daur lisogenik pada proses replikasi virus
3.2.3 Siswa mampu mengaitkan peranan virus dalam
kehidupan
4.2 Melakukan kampanye tentang 4.2.1 Siswa mampu membuat poster tentang bahaya
bahaya virus dalam kehidupan virus dalam kehidupanterutama bahaya AIDS
terutama bahaya AIDS 4.2.2 Siswa mampu mepresentasikan poster virus
berdasarkan tingkat dan bahayanya
virulensinya

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan proses pembelajaran siswa diharapkan mampu menganalisis
struktur, replikasi dan peran virus dalam kehidupan, serta mampu melakukan kampanye
tentang bahaya virus dalam kehidupan terutama bahaya AIDS berdasarkan tingkat
virulensinya.

D. Materi Pembelajaran
1. Struktur Tubuh Virus
Kata virus berasal dari bahasa latin yaitu venom yang berarti racun. Diartikan
demikian karena hampir semua jenis virus adalah penyebab penyakit, baik pada
tumbuhan, hewan maupun manusia. Virus hanya dapat bereplikasi di dalam sel/jaringan
hidup sehingga disebut parasit obligatintraseluler. Virus memiliki ukuran sangat renik
yaitu antara 20-300 nm. Virus yang berukuran paling kecil adalah virus polio. Panjang
tubuhnya lebih kurang 20 nm. Virus yang paling besar adalah virus penyerang bakteri
yang panjang tubuhnya 100 nm dan virus TMV yang panjang tubuhnya 300 nm.
Struktur tubuh virus berbeda dengan sel organisme hidup lainnya. Tubuh virus
bukan merupakan suatu sel (disebut aseluler) karena tidak memiliki dinding sel,
membran sel, sitoplasma, inti sel, dan organel sel lainnya. Selain ukuran tubuhnya sangat
kecil, virus memilki sifat benda mati karena terdiri atas partikel yang dapat dikristalkan.
Partikel virus lengkap disebut virion.
Struktur tubuh virus paling sederhana terdiri dari asam nukleat yang dibungkus
kapsid yang disebut nukleokapsid. Virus yang hanya terdiri dari nukleokapsid disebut
virus telanjang. Contoh virus yang hanya berupa nukleokapsid adalah TMV, adenovirus
dan virus kutil. Selain nukleokapsid ada virus yang memiliki bagian luar seperti selubung
sehingga di sebut virus berselubung, contohnya virus influenza dan ada juga virus yang
memiliki ekor, kepala virus yang seperti ini disebut virus kompleks.
Gambar. Struktur virus telanjang dan virus berselubung

Salah satu contoh virus kompleks adalah bakteriofage (virus yang menyerang
bakteri). Virus bakteriofage berbentuk huruf T yang memiliki bagian-bagian tubuh, yaitu
kepala, leher, dan ekor. Pada bgian ekor terdapat lempeng dasar dan serabut ekor yang
berfungsi sebagai alat menempel dan tempat penginjeksian DNA ke dalam sel inang.
Kepala fage (virus) berbentuk polihedral (segi banyak). Pada bagian kepala hingga ekor
terdapat kapsid dan selubung ekor (bagian luar) serta asam nukleat (bagian dalam).

Gambar. Struktur tubuh virus

 Kapsid dan Selubung Ekor


Kapsid merupakan selubung terluar virus yang tersusun atas banyak subunit protein
yang disebut kapsomer. Kapsid inilah yang memberi bentuk virus. Bentuk kapsid
inilah yang memberi bentuk virus. Bentuk kapsid virus berbeda-beda; polihedral,
batang, bulat, oval, dan lain-lain.Fungsi kapsid adalah sebagai pelindung asam nukleat
dari enzim,reseptor virus ketika akan menginfeksi sel hospes dan sebagai enghasil
protein enzim untuk menembus membran sel hospes.
Selubung ekor pembungkus ekor yang terdiri dari cincin berjumlah 12 atau 24. Jenis
protein penyusun selubung ekor sama dengan jenis protein penyusun kapsid.
Beberapa virus memiliki selubung tambahan berupa sampul membran dari lipid,
karbohidrat, atau glikoprotein. Selubung tambahan berfungsi sebagai pelindung yang
berkaitan dengan antigen dan sistem imun virus. Virus yang memiliki sampul,
misalnya virus Sindbis.
 Asam Nukleat
Asam nukleat pembawa materi genetik virus yang digunakan untuk replikasi. Virus
hanya memiliki salah satu asam nukleat (DNA atau RNA), tidak keduanya. DNA atau
RNA pada virus merupakan penyusun genom (kumpulan gen) yang berfungsi sebagai
informasi genetik pada saat replikasi (penggandaan). Sel hidup organisme lain
memiliki genom dari DNA untai ganda (heliks ganda), tetapi genom virus dapat
berupa DNA untai ganda, DNA untai tunggal, atau RNA untai tunggal. Genom
membentuk molekul asam nukleat linear tunggal (lurus), sirkuler (melingkar),
bersegmen, atau tak bersegmen.

2. Replikasi virus
Perkembangbiakkan virus sering juga disebut dengan istilah replikasi. Virus untuk
berkembangbiak memerlukan lingkungan sel yang hidup. Oleh karena itu, virus
menginfeksi sel bakteri, sel hewan, sel tumbuhan dan sel manusia. Ada dua macam cara
virus menginfeksi inangnya, yaitu secara litik dan secara lisogenik. Pada infeksi secara
lisogenik, virus tidak menghancurkan sel, tetapi berintegrasi dengan DNA sel induk.
Dengan demikian, virus akan bertambah banyak pada saat sel inang membelah.
a. Siklus Litik

Gambar. Siklus litik


 Fase Absorpsi
Pada fase Absorpsi, fage/ melekat di bagian tertentu dari dinding sel bakteri dengan
serabut ekornya. Daerah perlekatan itu disebut daerah reseptor, daerah ini khas
bagi fage(bakteriofage) sehingga fage jenis lain tidak dapat melekat di tempat
tersebut.
 Fase Penetrasi
Meskipun tidak memilki enzim untuk metabolisme, bakteriofage memiliki enzim
lisosom yang berfungsi merusak dinding sel bakteri. Setelah dinding sel bakteri
terhidrolisi, maka DNA virus masuk ke dalam sel bakteri
 Fase Replikasi dan Sintesis
Pada fase ini, fage merusak DNA bakteri dan menggunakannya sebagai bahan
untuk replikasi dan sintesis.Pada fase replikasi, fage menyusun dan memperbanyak
DNAnya. Pada fase sintesis, fage membentuk selubung-selubung protein (kapsid)
baru. Bagian-bagian fage yang terdiri dari kepala, ekor dan serabut ekor telah
terbentuk.
 Fase Perakitan
Komponen-komponen fage akan disusun membentuk fage baru yang lengkap
dengan molekul DNA dan kapsidnya
 Fase Pembebasan atau lisis
Setelah fage dewasa, sel bakteri akan pecah (lisis), sehingga fage yang baru akan
keluar. Jumlah virus baru ini dapat mencapai 200 buah. Pembentukkan partikel
bakteriofage melalui siklus litik ini memerlukan waktu 20 menit.
b. Siklus Lisogenik

Gambar. Siklus lisogenik


a. Fase Absorpsi
Pada fase absorpsi dan infeksi peristiwa yang terjadi sama halnya dengan fase
absropsi pada infeksi secara litik. Fage menempel di tempat yang tepat yang
spesifik pada sel bakteri.
b. Fase Penetrasi
Pada fase ini, fage melepas enzim lisozim sehingga dinding sel bakteri berlubang.
Selanjutnya, DNA fage masuk ke dalam sel bakteri.

c. Fase Penggabungan
DNA virus bergabung dengan DNA bakteri membentuk profage. Dalam bentuk
profage, sebagian besar gen berada dalam fase tidak aktif, tetapi sedikitnya ada
satu gen yang selalu aktif. Gen aktif berfungsi untuk mengkode protein reseptor
yang berfungsi menjaga agar sebagian gen profage tidak aktif.
d. Fase Replikasi
Saat profage akan bereplikasi, itu artinya DNA fage juga turut bereplikasi.
Kemudian ketika bakteri membelah diri, bakteri menghasilkan dua sel anakan yang
masing-masing mengandung profage. DNA fage (dalam profage) akan terus
bertambah banyak jika sel bakteri terus menerus membelah. Bakteri lisogenik
dapat diinduksi untuk mengaktifkan profagenya. Pengaktifan ini mengakibatkan
terjadinya siklus litik.
3. Peranan virus dalam kehidupan
a. Peranan virus yang menguntungkan
Sebagian besar virus merugikan karena cara hidupnya bersifat parasit intraseluler
obligat pada sel hidup. Namun demikian, beberapa jenis virus dapat dimanfaatkan
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Berikut ini beberapa manfaat
virus bagi manusia.
 Dalam teknologi rekayasa genetika (manipulasi informasi genetik), misalnya
untuk terapi gen. Terapi gen merupakan upaya perbaikan informasi genetik
dengan memperbaiki susunan basa nitrogen pada untaian DNA di dalam gen.
Salah satu keberhasilan teknik ini adalah memperbaiki kelainan genetik ADD
(adenosin deaminase deficiency) yang menyebabkan seseorang tidak
memiliki daya tahan tubuh karena tidak terdapat enzim AD (adenosin
deaminase). Dalam teknik terapi gen, Retrovirus digunakan sebagai vektor
untuk memasukkan gen pengkode enzim AD ke dalam sel limfosit T yang
abnormal.
 Pembuatan vaksin protein. Selubung virus dapat digunakan sebagai protein
khusus yang akan memacu terbentuknya respon kekebalan tubuh melawan
suatu penyakit.
 Untuk pengobatan secara bioogis, yaitu dengan melemahkan atau membunuh
bakteri, jamur, atau protozoa yang bersifat patogen. Bakteriofage, misalnya
dapat digunakan untuk membunuh bakteri patogen.
 Pemberantasan serangga hama. Beberapa virus hidup parasit pada serangga.
Virus tersebut dibiakkan dan digunakan untuk menyemprot serangga atau
tanaman, misalnya Baculovirus. Sejak tahun 1950, Baculovirus digunakan
sebagai bioinsektisida yang tidak mencemari lingkungan.
 Untuk membuat perangkat elektronik. Tim ilmuwan dari Jonh Innes Center
(pusat riset mikrobiologi di Inggris) berhasil menginokulasi partikel virus,
kemudian mencampurkannya dengan senyawa besi (Fe) untuk membuat
kapasitor (alat penyimpanan energi listrik).
b. Peranan virus yang merugikan
Virus dapat menginfeksi dan menyebabkan penyakit pada berbagai organisme
baik tumbuhan, hewan, dan manusia.
 Penyakit pada manusia yang disebabkan virus
Beberapa penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus, antara lain
gondongan, herpes, cacar, cacar air varisela-zoster, hepatitis, influenza,
parainfluenza, campak (morbili), AIDS, poliomielitis, tumor, karsinoma,
kutil, demam berdarah, chikungunya, ebola, flu burung, dan SARS.
 Penyakit pada hewan yang disebabkan virus
Penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus, antara lain rabies, penyakit
mulut dan kaki, tetelo dan tumor.
 Penyakit pada tumbuhan yang disebabkan virus
Penyakit pada tumbuhan yang disebabkan oleh virus, antara lain tungro,
mosaik, TYLCV (tomato yellow leaf curl virus), dan degenerasi floem.

E. Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Pendekatan : Scientific
Metode : ceramah, pengamatan gambar dan video, diskusi, presentasi, tanya
jawab

F. Media dan alat Pembelajaran


Alat : alat tulis, spidol, papan tulis, LCD, laptop
Media : gambar, video, PPT, LKPD

G. Sumber belajar
1. Campbel, Neil A., dkk. 2010. Biologi Jilid 1. Jakarta : Erlangga.
2. Irnaningtyas. 2013. Biologi. Jakarta: Erlangga.
3. Wijaya Jati. 2007. Aktif Biologi. Jakarta: Ganeca Exact
4. Agnes Sri Harti. 2015. Mikrobiologi Kesehatan.Yogyakarta: Andi.
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama (I)
Tahap Sintak Pembelajaran
Deskripsi Kegiatan Waktu
Kegiatan Discovery learning
Orientasi
 Guru memulai kegiatan dengan
memberi salam
 Guru menanyakan kabar siswa
 Guru meminta ketua kelas untuk
memimpin doa
 Guru mengabsen kehadiran siswa
 Guru mengamati kebersihan dan
ketertiban kelas dan menyuruh
siswa untuk mengambil sampah
jika ada
Apersepsi
 Guru dan siswa bertanya jawab
Menjelaskan mengenai pengetahuan awal
Kegiatan
tujuan/mempersiapkan mengenal materi yang akan di 5 menit
Pendahuluan
siswa pelajari dan mengaitkan materi
dengan pengalaman siswa, yaitu
dengan mengajukan pertanyaan
yang berhubungan dengan virus
seperti “Apakah kalian pernah
mengalami flu? dan apakah kalian
tahu penyebabnya?”
Motivasi
 Guru memberikan motivasi kepada
siswa dengan menunjukkan media
tentang virus agar membangkitkan
motivasi belajar pada siswa.
 Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan
berlangsung
A. Mengamati
 Guru menjelaskan tentang virus
dan menampilkan gambar struktur
tubuh viruspada power poin.
 Siswa memperhatikan apa yang
ditampilkan oleh guru pada power
point
 Guru mengarahkan siswa untuk
membentuk kelompok, dalam satu
kelompok terdiri dari 2-3 orang
 Guru mempersilahkan siswa untuk
duduk dengan anggota kelompok
masing-masing
 Guru membagikan LKPDdan studi
literatur (handout) kepada setiap
Orientasi siswa pada
Kegiatan kelompok 15
masalah
Inti  Guru mengarahkan siswa untuk menit
berdiskusi dengan teman
sekelompoknya tentang materi
yang akan dibahas.
 Guru menayangkan video tentang
replikasi virus
 Guru meminta siswa untuk
mencatat informasi mengenai
replikasi virus yang nantinya akan
didiskusikan untuk menjawab
pertanyaan dalam LKPD dan
dikaitkan dengan literatur yang ada

.
B. Menanya
Merumuskan  Guru memberikan siswa
hipotesis kesempatan bertanya mengenai hal-
hal yang berkaitan dengan pokok
pembahasan yang belum di
mengerti
C. Mengumpulkan data/Informasi
Melakukan  Siswa mengumpulkan data dengan
kegiatan/penemuan membaca literatur yang telah
dibagikan untuk menyelesaikan
tugas yang diberikan oleh guru
D. Mengasosiasi
 Siswa dalam setiap kelompok
Menganalisis data
mendiskusikan mengenai struktur
tubuh virus, replikasi virus dan
peranan virus dalam kehidupan
E. Mengkomunikasikan
 Guru menunjuk setiap perwakilan
kelompok yang telah didiskusikan
dan mepresentasikan hasil diskusi
di depan kelas
Mempresentasikan  Guru memberikan kesempatan
hasil kegiatan beberapa siswa dari kelompok lain
penemuan untuk menanggapi penjelasan
temannya dan guru memberikan
tambahan jawaban yang kurang
tepat.
 Guru menilai keterampilan siswa
menyaji dan berkomunikasi
(terlampir)
1. Simpulan
Kegiatan Mengevaluasikan
Guru meminta beberapa siswa
penutup kegiatan penemuan
untuk dapat menyimpulkan materi
yang telah didiskusikan mengenai
virus
2. Merangkum
Guru menyatukan beberapa
pendapat siswa dan memberi
tambahan jika terdapat konsep yang
kurang lengkap dan kurang tepat
3. Evaluasi
Guru memberikan tugas untuk
dikerjakan di rumah dan
dikumpulkan minggu depan
(terlampir)
4. Refleksi
Guru meminta kesan dan pesan dari
siswa mengenai proses
pembelajaran yang telah dilakukan
5. Penutup
Guru mengucapkan salam dan
menutup pembelajaran disertai
dengan doa penutup majelis.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran
No. Jenis Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
Lembar pengamatan sikap spriritual dan
Lampiran 1
rubrik penilaian
1. Sikap
Lembar pengamatan sikap sosial dan
Lampiran 2
rubrik penilaian
2. Pengetahuan Soal pilihan ganda dan uraian Lampiran 3
Lembar penilaian diskusi Lampiran 4
3. Keterampilan Lembar penilaian presentasi Lampiran 5
Lembar penilaian pembuatan poster Lampiran 6

Mengetahui, Aceh Besar, 22 September 2018

Nurul Huda
NIM. 150207030
Lampiran 1
LEMBAR PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas/Semester : X/1
Tanggal Pengamatan :
Materi Pokok : Virus

Keterangan aspek penilaian:


A : Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
B : Mengucapkan rasa syukur atas karunia Allah
C : Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi
D : Mengungkapkan kekaguman secara lisan maupun tulisan terhadap Allah saat
melihat kebesaran Allah

Aspek Penilaian
No Nama Siswa Skor Nilai
A B C D
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik Penilaian Sikap Spiritual


Aspek Penilaian
Penilaian 1 2 3 4
Berdoa sebelum Tidak berdoa Kadang- Sering berdoa Selalu berdoa
dan sesudah sebelum dan kadang berdoa sebelum dan sebelum dan
melakukan sesudah sebelum dan sesudah sesudah
A
sesuatu melakukan sesudah melakukan melakukan
sesuatu melakukan sesuatu sesuatu
sesuatu
Mengucapkan Tidak pernah Kadang- Sering Selalu
rasa syukur atas mengucapkan kadang mengucapkan mengucapkan
karunia Allah rasa syukur mengucapkan rasa syukur rasa syukur
B
atas karunia rasa syukur atas karunia atas karunia
Allah atas karunia Allah Allah
Allah

Memberi salam Tidak pernah Kadang- Sering Selalu


sebelum dan memberi salam kadang memberi salam memberi salam
sesudah sebelum dan memberi salam sebelum dan sebelum dan
menyampaikan sesudah sebelum dan sesudah sesudah
C
pendapat/ menyampaikan sesudah menyampaikan menyampaikan
presetasi pendapat/ menyampaikan pendapat/ pendapat/
presetasi pendapat/ presentasi presentasi
presentasi

Mengungkapkan Tidak pernah Kadang- Sering Selalu


kekaguman mengucapkan kadang mengucapkan kekaguman
secara lisan kekaguman mengucapkan kekaguman secara lisan
maupun tulisan secara lisan kekaguman secara lisan maupun tulisan
D terhadap Allah maupun tulisan secara lisan maupun tulisan terhadap Allah
saat melihat terhadap Allah maupun tulisan terhadap Allah saat melihat
kebesaran Allah saat melihat terhadap Allah saat melihat kebesaran
kebesaran saat melihat kebesaran Allah
Allah kebesaran Allah
Allah

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
Lampiran 2

LEMBAR PENILAIAN SIKAP SOSIAL

Mata pelajaran : Biologi


Kelas/ semester : X/1
TanggalPengamatan :
Materipokok : Virus

1. Jujur
Keterangan aspek penilaian:
A : Menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan
: Melakukan plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan
B
sumber) dalam mengerjakan setiap tugas
C : Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
D : Melaporkan data atau informasi apa adanya
E : Mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki

Aspek Penilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D E
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap jujur


Penilaian
Aspek Penilaian
1 2 3 4
Menyontek dalam Selalu Sering Kadang-kadang Tidak
mengerjakan menyontek menyontek menyontek menyontek
A ujian/ulangan dalam dalam dalam dalam
mengerjakan mengerjakan mengerjakan mengerjakan
ujian/ulangan ujian/ ulangan ujian/ulangan ujian/ulangan
Melakukan plagiat Selalu Sering Kadang-kadang Tidak
(mengambil/menya melakukan melakukan melakukan melakukan
lin karya orang lain plagiat plagiat plagiat plagiat
B tanpa menyebutkan
sumber) dalam
mengerjakan setiap
tugas
Mengemukakan Tidak Kadang- Sering Selalu
perasaan terhadap mengemukak kadang mengemukakan mengemukaka
sesuatu apa adanya an perasaan mengemukaka perasaan n perasaan
C terhadap n perasaan terhadap sesuatu terhadap
sesuatu apa terhadap apa adanya sesuatu apa
adanya sesuatu apa adanya
adanya
Melaporkan data Tidak Kadang-kdang Sering Selalu
atau informasi apa melaporkan melaporkan melaporkan data melaporkan
adanya data atau data atau atau informasi data atau
D
informasi apa informasi apa apa adanya informasi apa
adanya adanya adanya

Mengakui Tidak Kadang- Sering Selalu


kesalahan atau mengakui kadang mengakui mengakui
kekurangan yang kesalahan mengakui kesalahan atau kesalahan
E
dimiliki atau kesalahan atau kekurangan atau
kekurangan kekurangan yang dimiliki kekurangan
yang dimiliki yang dimiliki yang dimiliki

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
2. Disiplin
Keterangan aspek penilaian:
A : Masuk kelas tepat waktu
B : Mengumpulkan tugas tepat waktu
C : Memakai seragam sesuai tata tertib
D : Mengerjakan tugas yang diberikan
E : Tertib dalam mengikuti pembelajaran
F : Membawa buku tulis sesuai mata pelajaran
G : Membawa buku teks sesuai mata pelajaran

Aspek Penilaian
No Nama Siswa Skor Nilai
A B C D E F G
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap disiplin


Penilaian
Aspek Penilaian
1 2 3 4
Masuk kelas Tidak masuk Kadang- Sering masuk Selalu masuk
tepat waktu kelas tepat kadang asuk kelas tepat kelas tepat
A
waktu kelas tepat waktu waktu
waktu
Mengumpulkan Tidak Kadang- Sering Selalu
tugas tepat mengumpulkan kadang mengumpulkan mengumpulkan
B waktu tugas tepat engumpulkan tugas tepat tugas tepat
waktu tugas tepat waktu waktu
waktu
Memakai Tidak Kadang- Sering Selalu
seragam sesuai memakai kadang memakai memakai
C tata tertib seragam sesuai memakai seragam sesuai seragam sesuai
tata tertib seragam sesuai tata tertib tata tertib
tata tertib
Mengerjakan Tidak Kadang- Sering Selalu
tugas yang mengerjakan kadang mengerjakan mengerjakan
D diberikan tugas yang mengerjakan tugas yang tugas yang
diberikan tugas yang diberikan diberikan
diberikan
Tertib dalam Tidak tertib Kurang tertib Tertib dalam Sangat tertib
mengikuti dalam dalam mengikuti dalam
E pembelajaran mengikuti mengikuti pembelajaran mengikuti
pembelajaran pembelajaran pembelajaran

Membawa buku Tidak Kadang- Sering Selalu


tulis sesuai mata membawa kadang membawa membawa
pelajaran buku tulis membawa buku tulis buku tulis
F sesuai mata buku tulis sesuai mata sesuai mata
pelajaran sesuai mata pelajaran pelajaran
pelajaran

Membawa buku Tidak Kadang- Sering Selalu


teks sesuai mata membawa kadang membawa membawa
pelajaran buku teks membawa buku teks buku teks
G sesuai mata buku teks sesuai mata sesuai mata
pelajaran sesuai mata pelajaran pelajaran
pelajaran

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
3. TanggungJawab
Keterangan aspek penilaian:
A : Melaksanakan tugas individu dengan baik
B : Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan
C : Tidak menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat
D : Mengembalikan barang yang dipinjam
E : Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan

Aspek Penilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D E
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap tanggung jawab


Aspek Penilaian
Penilaian 1 2 3 4
Melaksanakan Tidak Kadang-kadang Sering Selalu
tugas individu melaksanakan Melaksanakan melaksanakan Melaksanakan
A
dengan baik tugas individu tugas individu tugas individu tugas individu
dengan baik dengan baik dengan baik dengan baik
Menerima resiko Tidak Kurang Menerima Sangat
dari tindakan menerima menerima resiko dari menerima
yang dilakukan resiko dari resiko dari tindakan yang resiko dari
B
tindakan yang tindakan yang dilakukan tindakan yang
dilakukan dilakukan dilakukan
Tidak menuduh Selalu Sering Kadang-kadang Tidak pernah
orang lain tanpa menuduh orang menuduh orang menuduh orang menuduh orang
C
bukti yang lain tanpa bukti lain tanpa bukti lain tanpa bukti lain tanpa bukti
akurat yang akurat yang akurat yang akurat yang akurat
Mengembalikan Tidak Kadang-kadang Sering Selalu
barang yang mengembalika mengembalika mengembalika mengembalika
D
dipinjam n barang yang n barang yang n barang yang n barang yang
dipinjam dipinjam dipinjam dipinjam
Meminta maaf Tidak meminta Kadang-kadang Sering meminta Selalu meminta
atas kesalahan maaf atas Meminta maaf maaf atas maaf atas
E
yang dilakukan kesalahan yang atas kesalahan kesalahan yang kesalahan yang
dilakukan yang dilakukan dilakukan dilakukan

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
4. Toleransi
Keterangan aspek penilaian:
A : Menghormati pendapat teman
B : Menghormati teman yang berbeda suku, agama, ras, budaya, dan gender
C : Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya
D : Menerima kekurangan orang lain
E : Mememaafkan kesalahan orang lain

Aspek Penilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D E
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap toleransi


Penilaian
Aspek Penilaian
1 2 3 4
Menghormati Tidak Kurang Menghormati Sangat
pendapat teman menghormati menghormati pendapat menghormati
A
pendapat pendapat teman pendapat
teman teman teman
Menghormati Tidak Kurang Menghormati Sangat
teman yang menghormati menghormati teman yang menghormati
berbeda suku, teman yang teman yang berbeda suku, teman yang
B agama, ras, berbeda suku, berbeda suku, agama, ras, berbeda suku,
budaya, dan agama, ras, agama, ras, budaya, dan agama, ras,
gender budaya, dan budaya, dan gender budaya, dan
gender gender gender
Menerima Tidak Kurang Menerima Sangat
kesepakatan menerima menerima kesepakatan menerima
meskipun kesepakatan kesepakatan meskipun kesepakatan
C berbeda dengan meskipun meskipun berbeda meskipun
pendapatnya berbeda berbeda dengan berbeda
dengan dengan pendapatnya dengan
pendapatnya pendapatnya pendapatnya
Menerima Tidak Kurang Menerima Sangat
kekurangan menerima menerima kekurangan menerima
D
orang lain kekurangan kekurangan orang lain kekurangan
orang lain orang lain orang lain
Mememaafkan Tidak Kadang- Sering Selalu
kesalahan orang memaafkan kadang memaafkan memaafkan
E lain kesalahan memaafkan kesalahan kesalahan
orang lain kesalahan orang lain orang lain
orang lain

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
5. GotongRoyong
Keterangan aspek penilaian:
A : Aktif dalam kerja kelompok
B : Suka menolong teman/orang lain
C : Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
D : Rela berkorban untuk orang lain

AspekPenilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap gotong royong


Penilaian
Aspek yang dinilai
1 2 3 4
Aktif dalam kerja Tidak aktif Kurang aktif Aktif dalam Selalu aktif
A kelompok dalam kerja dalam kerja kerja dalam kerja
kelompok kelompok kelompok kelompok
Suka menolong Tidak suka Kurang suka Suka Sangat suka
teman/orang lain menolong menolong menolong menolong
B
teman/orang teman/orang teman/orang teman/orang
lain lain lain lain
Kesediaan Tidak bersedia Kurang Bersedia Sangat
melakukan tugas melakukan bersedia melakukan bersedia
sesuai kesepakatan tugas sesuai melakukan tugas sesuai melakukan
C
kesepakatan tugas sesuai kesepakatan tugas sesuai
kesepakatan kesepakatan
Rela berkorban Tidak rela Kurang rela Rela Sangat rela
untuk orang lain berkorban berkorban berkorban berkorban
D
untuk orang untuk orang untuk orang untuk orang
lain lain lain lain

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
6. Santun
Keterangan aspek penilaian:
A : Menghormati orang yang lebih tua
B : Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain
C : Menggunakan bahasa santun saat menyampaikan pendapat
D : Menggunakan bahasa santun saat mengkritik pendapat teman
E : Bersikap 3S (salam, senyum, sapa) saat bertemu orang lain

Aspek Penilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D E
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap santun


Penilaian
No Aspek Penilaian
1 2 3 4
1 Menghormati Tidak Kurang Menghormati Sangat
orang yang lebih menghormati menghormati orang yang menghormati
tua orang yang orang yang lebih tua orang yang
lebih tua lebih tua lebih tua
2 Mengucapkan Tidak Kadang-kadang Mengucapkan Selalu
terima kasih mengucapkan mengucapkan terima kasih mengucapkan
setelah terima kasih terima kasih setelah terima kasih
menerima setelah setelah menerima setelah
bantuan orang menerima menerima bantuan orang menerima
lain bantuan orang bantuan orang lain bantuan orang
lain lain lain
3 Menggunakan Tidak Kadang-kadang Sering Sangat
bahasa santun menggunakan menggunakan menggunakan menggunakan
saat bahasa santun bahasa santun bahasa santun bahasa santun
menyampaikan saat saat saat saat
pendapat menyampaikan menyampaikan menyampaikan menyampaikan
pendapat pendapat pendapat pendapat
4 Menggunakan Tidak Kurang Menggunakan Sangat
bahasa santun menggunakan menggunakan bahasa santun menggunakan
saat mengkritik bahasa santun bahasa santun saat bahasa santun
pendapat teman saat saat mengkritik mengkritik saat
mengkritik pendapat teman pendapat mengkritik
pendapat teman pendapat
teman teman
5 Bersikap 3S Tidak bersikap Kurang Bersikap 3S Sangat
(salam, senyum, 3S (salam, bersikap 3S (salam, bersikap 3S
sapa) saat senyum, sapa) (salam, senyum, sapa) (salam,
bertemu orang saat bertemu senyum, sapa) saat bertemu senyum, sapa)
lain orang lain saat bertemu orang lain saat bertemu
orang lain orang lain

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
7. PercayaDiri
Keterangan aspek penilaian:
A : Berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu.
B : Mampu membuat keputusan dengan cepat
C : Tidak mudah putus asa
D : Tidak canggung dalam bertindak
E : Berani presentasi di depan kelas

AspekPenilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D E
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaian sikap percaya diri


Penilaian
No Aspek Penilaian
1 2 3 4
Berpendapat Tidak Kurang Berpendapat Sangat
atau melakukan berpendapat berpendapat atau berpendapat
kegiatan tanpa atau atau melakukan melakukan atau
A
ragu-ragu. melakukan kegiatan tanpa kegiatan tanpa melakukan
kegiatan tanpa ragu-ragu. ragu-ragu. kegiatan tanpa
ragu-ragu. ragu-ragu.
Mampu Tidak mampu Kurang mampu Mampu Sangat mampu
membuat membuat membuat membuat membuat
B
keputusan keputusan keputusan keputusan keputusan
dengan cepat dengan cepat dengan cepat dengan cepat dengan cepat
Tidak mudah Mudah putus Kurang mudah Tidak mudah Sangat tidak
C putus asa asa putus asa putus asa mudah putus
asa
Tidak canggung Canggung Kurang Tidak Sangat tidak
dalam bertindak dalam canggung canggung canggung
D
bertindak dalam bertindak dalam dalam
bertindak bertindak
Berani presentasi Tidak berani Kurang berani Berani Sangat berani
E di depan kelas presentasi di presentasi di presentasi di presentasi di
depan kelas depan kelas depan kelas depan kelas

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 : Sangat Kurang (D)


25 – 50 : Kurang (C)
50 – 75 : Cukup (B)
> 75 : Baik (A)
Lampiran 3
LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN

A. Soal Pilhan Ganda


1. Virus tersusun atas selubung protein yang disebut ….
a. hospes
b. virion
c. kapsid
d. vaksin
e. partikel virus
2. Virus mengambil alih fungsi DNA bakteri. Tujuan tindakan virus ini adalah ….
a. untuk mengaktifkan inti sel bakteri hingga dapat memproduksi enzim baru
b. melipat gandakan bakteri
c. agar DNA bakteri melakukan replikasi sebagai persiapan pembelahan sel
d. mensintesis protein dan membuat struktur tubuh virus yang baru
e. untuk membuat bakteri hancur
3. Bagian yang tidak dimiliki oleh virus adalah, kecuali ….
a. inti sel
b. selubung protein
c. sitoplasma
d. membran sel
e. organel sel
4. Virus yang menginfeksi bakteri disebut ….
a. mikroprofag
b. mikrobakteri
c. profag
d. bakteriofag
e. Makrobakter
5. Virus hanya dapat hidup secara parasit sehingga untuk memelihara virus harus
digunakan medium berupa ….
a. embrio ayam
b. air kelapa
c. agar campur kentang
d. agar
e. daging dan kaldu
6. Ekor virus menempel pada dinding bakteri terjadi pada tahap ….
a. melebur
b. sintesis
c. perakitan
d. injeksi
e. Adsorpsi
7. Pada saat virus berada dalam tahap lisogenik, mengapa tubuh tidak merasa sakit? Hal
ini disebabkan virus ….
a. tidak bersifat parasit
b. merusak sistem imun
c. dapat masuk ke fase litik
d. belum cukup matang
e. masih berada dalam sel sehingga sistem imun tidak dapat mendeteksi benda asing
8. Replikasi virus yang diakhiri dengan matinya sel inang disebut ….
a. siklus lisogenik
b. infeksi sel inang
c. siklus litik
d. lisis
e. Proliferasi
9. Berikut ini adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, yaitu ….
a. Diare dan flu burung
b. Influenza dan flu burung
c. Cacar dan TBC
d. Cacar dan malaria
e. Demam berdarah dan malaria
10. Penyakit cacar air disebabkan oleh virus ….
a. Mata belek
b. E. coli
c. Varisela
d. Herpes zoster
e. Variola
B. Soal Uraian
1. Sebutkan dan jelaskan 4 ciri-ciri virus yang membedakanya dengan organisme lain!
2. Gambarkan struktur tubuh virus bakteriofage dan bagian-bagiannya!
3. Sebutkan dan jelaskan tahap-tahap replikasi virus secara litik dan lisogenik!
4. Sebutkan 3 peranan virus yang menguntungkan dan 3 peranan virus yang merugikan!
5. Apa yang dimaksud dengan:
a. Kapsid
b. Parasit obligat intraseluler
c. Virion

Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda

1. C 6. E
2. D 7. E
3. B 8. C
4. D 9. B
5. A 10. C

Kunci Jawaban Soal Uraian


1. Ciri-ciri virus
 Tidak berbentuk sel, karena tidak mempunyai protoplasma, dinding sel, membran
sel, sitoplasma, inti sel dan organel lainnya
 Dapat digolongkan sebagai benda mati, karena dapat dikristalkan dan tidak
mempunyai protoplasma
 Dapat digolongkan benda hidup, karena memiliki kemampuan metabolisme,
reproduksi, dan memiliki asam nukleat.
 Hanya dapat berkembangbiak di dalam sel atau jaringan hidup
2. Gambar struktur tubuh virus bakteriofage

3. Siklus litik dan siklus lisogenik


 Siklus litik
Fase Absorpsi : fage melekat di bagian tertentu dari dinding sel bakteri dengan
serabut ekornya.
Fase Penetrasi : bakteriofage merusak dinding sel bakteri. Setelah dinding sel
bakteri terhidrolisi, maka DNA fage masuk ke dalam sel bakteri
Fase Replikasi dan Sintesis : fage merusak DNA bakteri dan menggunakannya
sebagai bahan untuk replikasi dan sintesis. Pada fase replikasi, fage menyusun
dan memperbanyak DNAnya. Pada fase sintesis, fage membentuk selubung-
selubung protein (kapsid) baru. Bagian-bagian fage yang terdiri dari kepala, ekor
dan serabut ekor telah terbentuk.
Fase Perakitan : Komponen-komponen fage akan disusun membentuk fage baru
yang lengkap dengan molekul DNA dan kapsidnya
Fase Pembebasan atau lisis : Setelah fage dewasa, sel bakteri akan pecah (lisis),
sehingga fage yang baru akan keluar.

 Siklus lisogenik
Fase Absorpsi dan Infeksi : Fage menempel di tempat yang tepat yang spesifik
pada sel bakteri.
Fase Penetrasi : fage melepas enzim lisozim sehingga dinding sel bakteri
berlubang. Selanjutnya, DNA fage masuk ke dalam sel bakteri.
Fase Penggabungan : DNA virus bergabung dengan DNA bakteri membentuk
profage.
Fase Replikasi : Saat profage akan bereplikasi, itu artinya DNA fage juga turut
bereplikasi. Kemudian ketika bakteri membelah diri, bakteri menghasilkan dua
sel anakan yang masing-masing mengandung profage. Bakteri lisogenik dapat
diinduksi untuk mengaktifkan profagenya. Pengaktifan ini mengakibatkan
terjadinya siklus litik.

4. Peranan virus yang menguntungkan


 Pembuatan vaksin protein. Selubung virus dapat digunakan sebagai protein
khusus yang akan memacu terbentuknya respon kekebalan tubuh melawan suatu
penyakit.
 Untuk pengobatan secara bioogis, yaitu dengan melemahkan atau membunuh
bakteri, jamur, atau protozoa yang bersifat patogen. Bakteriofage, misalnya dapat
digunakan untuk membunuh bakteri patogen.
 Pemberantasan serangga hama. Beberapa virus hidup parasit pada serangga.
Virus tersebut dibiakkan dan digunakan untuk menyemprot serangga atau
tanaman, misalnya Baculovirus.

Peranan virus yang merugikan


 Virus menyebabkan penyakit pada tumbuhan, misalnya: penyakit tungro,
mosaik, TYLCV (tomato yellow leaf curl virus), dan degenerasi floem.
 Virus menyebabkan penyakit pada hewan: penyakit rabies, penyakit mulut dan
kaki, tetelo dan tumor.
 Virus menyebabkan penyakit pada manusia, misalnya penyakit cacar air varisela-
zoster, hepatitis, influenza, parainfluenza, campak (morbili), AIDS, poliomielitis,
tumor, karsinoma, kutil, demam berdarah, chikungunya, ebola, flu burung, dan
SARS.

5. Pengertian dari:
a. Kapsid : Kapsid merupakan selubung terluar virus yang tersusun atas banyak
subunit protein yang disebut kapsomer
b. Parasit obligat intraseluler : Virus hanya dapat bereplikasi di dalam sel/jaringan
hidup
c. Virion: Satu struktur partikel virus
Rubrik Penilaian Pilihan Ganda
Soal pilihan ganda, 1 soal = skor 5
Total = (jumlah benar) x 5
= 10 x 5
= 50

Rubrik PENILAIAN SOAL URAIAN


No. Uraian Skor
Jika jawaban terjawab benar dan lengkap (4 ciri) 10
Jika jawaban terjawab hanya 3 ciri 7.5
1.
Jika jawaban terjawab hanya 2 ciri 5
Jika jawaban terjawab hanya 1 ciri 2.5
Jika menggambarkan struktur virus dan bagian-bagiannya 10
2. Jika menggambarkan struktur virus 6
Jika menuliskan bagian-bagian dari struktur virus 4
Jika menjawab tahap replikasi virus secara litik dan lisogenik 10
3. Jika menjawab salah satu tahap replikasi virus secara litik atau secara
5
lisogenik
Jika menjawab peranan virus yang menguntungkan dan merugikan 10
4. Jika menjawab salah satu peranan virus yang menguntungkan atau yang
5
merugikan
Jika menjawab 3 pengertian dari kapsid, parasit obligat intraseluler dan
10
virion
Jika menjawab 2 pengertian dari kapsid, parasit obligat intraseluler atau
5. 6
virion
Jika menjawab 1 pengertian dari kapsid, parasit obligat intraseluler atau
3
virion
Total 50

skor pilihan ganda+skor uraian


Skor nilai akhir = x 100
jumlah skor maksimal
Lampiran 4

LEMBAR PENILAIAN DISKUSI KELOMPOK

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas/Semester : X/I
Materi Pokok : Virus
Tanggal Pengamatan :

Keterangan Aspek Penilaian :


A = Aktif dalam kerja kelompok
B = Melakukan tugas sesuai tujuan
C = Keseriusan dalam melaksanakan pengamatan
D = Kebenaran hasil pengamatan dengan teori
E = Jujur dalam menemukan fakta

Aspek Penilaian
No. Nama Siswa Skor Nilai
A B C D E
1

Dst
Rubrik Penilaian Diskusi Kelompok
Aspek Skor
No
Penilaian 4 3 2 1
1 Aktif dalam Sangat aktif Aktif dalam Kurang aktif Tidak aktif
kerja kelompok dalam kerja kerja kelompok dalam kerja dalam kerja
kelompok kelompok kelompok
2 Melakukan melakukan Melakukan Melakukan Melakukan
tugas sesuai tugas sangat tugas sesuai tugas kurang tugas tidak
tujuan sesuai tujuan tujuan sesuai tujuan sesuai tujuan
3 Keseriusan Sangat serius Serius dalam Kurang serius Tidak serius
dalam dalam melaksanakan dalam dalam
melaksanakan melaksanakan pengamatan melaksanakan melaksanakan
pengamatan pengamatan pengamatan pengamatan
4 Kebenaran Hasil Hasil Hasil Hasil
hasil pengamatan pengamatan pengamatan pengamatan
pengamatan dengan teori dengan teori dengan teori dengan teori
dengan teori sangat sesuai sesuai kurang sesuai tidak sesuai
5 Jujur dalam Sangat jujur Jujur dalam Kurang jujur Tidak jujur
menemukan dalam menemukan dalam dalam
fakta menemukan fakta menemukan menemukan
fakta fakta fakta

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 (Sangat Kurang)


25 - 50 (Kurang)
50 - 75 (Cukup)
> 75 (Baik)
Lampiran 5

LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas/semester : X/I
Materi Pokok : Virus
Tanggal Pengamatan :

Keterangan Aspek Penilaian :


A = Memandang kearah teman
B = Penguasaan Materi
C = Sistematika
D = Pengucapan bahasa (pelafalan)
E = Menyampaikan dengan intonasi dan mimik wajah
F = Menghargai pertanyaan dan pendapat teman

Aspek Penilaian
No. Nama Siswa Skor Nilai
A B C D E F
1

Dst
Rubrik Penilaian Presentasi
Aspek Skor
Penilaian 4 3 2 1
Memandang Memandang Sering Kadang-kadang Tidak
A kearah teman kearah teman memandang memandang memandang
kearah teman kearah teman kearah teman
Penguasaan Sangat Menguasai Kurang Tidak
B Materi menguasai materi menguasai menguasai
materi materi materi
Sistematika Sangat Sistematika Kurang dalam Tidak
sistematika dalam menyampaikan sistematika
C
dalam menyampaikan materi dalam
menyampaikan materi menyampaikan
materi materi
Pengucapan Pengucapan Pengucapan Pengucapan Pengucapan
bahasa bahasa bahasa bahasa bahasa
D
(pelafalan) (pelafalan) (pelafalan) (pelafalan) (pelafalan)
sangat tepat tepat kurang tepat tidak tepat
Menyampaikan Menyampaikan Menyampaikan Menyampaikan Menyampaikan
dengan dengan intonasi dengan intonasi dengan intonasi dengan intonasi
E
intonasi dan dan mimik dan mimik baik dan mimik dan mimik
mimik sangat baik kurang baik tidak baik
Menghargai Sangat Menghargai Kurang Tidak
pertanyaan dan menghargai pertanyaan dan menghargai menghargai
F pendapat pertanyaan dan pendapat teman pertanyaan dan pertanyaan dan
teman pendapat teman pendapat teman pendapat teman

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 (Sangat Kurang)


25 - 50 (Kurang)
50 - 75 (Cukup)
> 75 (Baik)
Lampiran 6

LEMBAR PENILAIAN PEMBUATAN POSTER

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas/Semester : X/1
Tanggal Pengamatan :
Materi Pokok : Virus
Nama/kelompok :

Keterangan aspek penilaian:


A : Ketepatan memilih informasi dan gambar topik
B : Tampilan poster
C : Keteraturan menyusun informasi dan gambar pada poster\
D : Kerapian dan kebersihan poster

AspekPenilaian
No NamaSiswa Skor Nilai
A B C D E
1
2
3
4
5
Dst

Rubrik penilaianpembuatan poster:

Aspek yang Penilaian

dinilai 1 2 3 4

Ketepatan Tidak tepat Kurang tepat tepat memilih Sangat tepat


memilih memilih memilih informasi dan memilih
A
informasi dan informasi dan informasi dan gambar topik informasi dan
gambar topik gambar topik gambar topik gambar topik
Tampilan Tampilan poster Tampilan Tampilan Tampilan
poster tidak menarik poster kurang poster poster sangat
B
dan tidak menarik dan menarik dan menarik dan
inovatif tidak inovatif tidak inovatif tidak inovatif

Keteraturan Tidak Kurang Teratur Sangat


menyusun teraturmenyusun menyusun menyusun menyusun
C informasi dan informasi dan informasi dan informasi dan informasi dan
gambar pada gambar pada gambar pada gambar pada gambar pada
poster poster poster poster poster

Kerapian dan poster kurang poster kurang poster dibuat poster dibuat
D kebersihan rapi, kurang rapi, menarik rapi, kurang rapi dan
poster menarik menarik menarik

Penilaian
skor yang diperoleh
RumusNilai = x 100
skor seluruhnya

Skor : 0 - 25 (Sangat Kurang)


25 - 50 (Kurang)
50 - 75 (Cukup)
> 75 (Baik)
Lampiran 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran :
Materi : Virus
Kelas : I (satu)
Kelompok :
Anggota : 1.
2.
3.

A. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan tentang struktur virus
2. Membandingkan daur litik dan daur lisogenik pada proses replikasi virus
3. Mengaitkan peranan virus dalam kehidupan

B. Langkah Kegiatan
1. Perhatikan gambar dan tentukan bagian-bagiannya!

2. Lengkapi tabel di bawah ini!


No. Bagian Deskripsi
Sebagai pemberi bentuk tubuh virus. Kapsid berupa selubung
1 yang terdiri dari monomer identik yang masing-masing terdiri
dari rantai polipeptida
Tubuh virus tersususn atas materi genetik atau molekul
pembawa sifat-sifat yang dapat diturunkan berupa DNA atau
2
RNA saja. Bagian ini dibungkus oleh selubung protein yang
sebut kapsid.
Alat untuk kontak ke tubuh organisme yang diserangnya. Ekor
3 terdiri atas tabung bersumbat yang dilengkapi dengan serabut-
serabut/benang-benang.

3. Perhatikan gambar siklus di bawah ini

Tahapan siklus litik


No. tahapan Deskripsi
1 Absorpsi + penetrasi
2 Penyatuan/penggabungan
3 Replikasi dan sintesis
4 Lisis
Pilihan jawaban:
a. Fag virus melekat pada dinding sel bakteri dengan serabut ekor + DNA fag virus masuk ke
dalam sel bakteri
b. DNA virus mulai bergabung dengan DNA sel inang dan akan mengalih fungsikan peranan
DNA sel inangnya
c. Setelah fag menjadi dewasa di dalam tubuh sel inangnya, untuk keluar fag dewasa
memecah membran sel inangnya
d. Memperbanyak diri dan komponen-komponen fag akan menjadi fag baru
Tahapan siklus lisogenik
No. Tahapan Deskripsi
Absorpsi +
1
penetrasi
2 Penggabungan
Pembentukan
3
profage
4 Replikasi
Pilihan jawaban:
a. DNA virus memulai bergabung dengan DNA sel inangnya
b. Saat profage akan bereplikasi maka DNA fag juga turut bereplikasi
c. Fag melekat pada dinding sel bakteri dengan serabut ekor + DNA fag masuk ke dalam sel
bakteri
d. DNA virus melakukan penyisipan pada DNA sel inang membentuk profage

4. Peranan virus
Lengkapi tabel di bawah ini!
Menginfeksi
No. Penyakit Jenis virus
Manusia Hewan Tumbuhan
Mosaik (bercak pada daun
1
tembakau)
2 Kekerdilan padi
3 Flu burung
4 Demam berdarah
5 Rabies
6 Cacar sapi