Anda di halaman 1dari 5

Jenis-Jenis Nyamuk Berbahaya

1. Nyamuk Anopheles

Nyamuk Anopheles adalah jenis nyamuk yang terdapat di selokan dan rawa-
rawa. Nyamuk ini mengunakan media tersebut untuk berkembang biak
dengan cara bertelur dalam jumlah yang banyak.

Nyamuk anopheles sangatlah berbahaya karena jika terkena gigitannya akan


menyebabkan penyakit malaria. Selain penyakit malaria nyamuk anopheles
juga dapat memberikan penyakit kaki gajah.
2. Nyamuk Aedes Aegypti

Nyamuk aedes aegypti sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat,


karena dampak buruk yang terdapat pada nyamuk tersebut dapat
menyebabkan penyakit demam berdarah.

Penyakit demam berdarah adalah penyakit yang berbahaya dan nyamuk


tersebut sering hinggap di baju-baju yang ada di rumah. Oleh karena itu
hendaklah berhati-hati untuk tidak meletakkannya di sembarang tempat.

3. Nyamuk Aedes Albopictus

Nyamuk Aedes Albopictus hampir sama dengan nyamuk aedes aegypti.


Nyamuk ini memiliki bentuk warna belang hitam putih. Nyamuk ini biasanya
terdapat di halaman rumah dan kebun.

Dampak buruk yang diberikan nyamuk ini juga sama seperti aedes aegypti,
yakni menyebabkan penyakit demam berdarah.
Cara Mencegah Nyamuk
Berkembang Biak
1. Kosongkan, kuras, atau tutup wadah yang dapat menampung air. Di
taman atau kebun belakang rumah Anda, mungkin ada beberapa titik genangan air,
seperti tong sampah, ban bekas, botol kosong, dan wadah terbuka lainnya.
Kosongkan dan kuras seluruh wadah yang dapat menampung air, lalu tutup wadah
tersebut untuk mencegah masuknya air.

2. Ganti penampungan air di pot bunga setiap minggu. Saat Anda menyiram
bunga, sisa air akan mengalir dari akar tanaman menuju wadah khusus. Jika Anda
menyimpan tanaman di luar rumah, wadah air tersebut dapat menjadi sarang
nyamuk. Kosongkan dan bersihkan wadah air tersebut setidaknya sekali seminggu.
Semakin sering Anda mengosongkan dan membersihkan wadah air pot bunga,
semakin baik.

3. Bersihkan tempat mandi burung setiap minggu, jika Anda


memilikinya. Tempat mandi burung sangat disukai nyamuk untuk berkembang biak.
Atasi hal tersebut dengan mengganti air dan menggosok tempat mandi burung
setidaknya seminggu sekali.

4. Perbaiki atau cegah kebocoran luar rumah. Saluran air yang melewati
bagian luar rumah dapat terpapar cuaca, yang menyebabkan kebocoran kecil.
Pendingin udara jenis window juga sering kali meneteskan air, yang bisa jadi
tertampung di bagian bawah rumah. Perbaiki kebocoran-kebocoran tersebut untuk
mencegah genangan.

5. Rawat kolam renang dengan saksama. Jika Anda memiliki kolam plastik
yang dirancang untuk penggunaan sementara, pastikan Anda menguras seluruh air
di dalamnya dan menyimpan kolam di dalam ruang saat tidak digunakan. Jika Anda
memiliki kolam renang di belakang rumah, pantau kadar klorin kolam secara berkala,
dan jagalah kebersihan kolam.

6. Jagalah kebersihan talang air hujan. Jika talang air hujan dipenuhi sampah,
air akan tertahan pada talang, alih-alih mengering. Nyamuk pun kemudian akan
berkembang biak di sana.

7. Cegah terjadinya genangan air. Genangan air adalah tempat utama


nyamuk berkembang biak. Terkadang, sulit menemukan dan mengatasi seluruh
genangan air yang ada di rumah. Namun, ada beberapa langkah yang dapat Anda
lakukan untuk mencegah terjadinya genangan, sebagai berikut:[2]
 Buanglah tong atau pot yang tidak lagi Anda gunakan, atau baliklah tong/pot
tersebut agar genangan air tidak timbul.
 Tutup tong sampah dan tempat daur ulang sampah. Jika tong sampah Anda tidak
dapat ditutup, cobalah melubangi bagian bawahnya.
 Letakkan saringan kawat pada penampungan air hujan atau tangki air.
 Perhatikan tanaman Anda. Apakah ada tanaman yang "menjebak" air di antara daun
dan batangnya? Jika ada, pertimbangkan untuk melubangi daun dengan jarum agar
air tidak menggenang.

Cara mencegah demam berdarah


Kebersihan rumah berperan besar dalam mencegah nyamuk bersarang di rumah.
Libatkan semua penghuni rumah dalam menjaga kebersihan di dalam dan sekitar
rumah dan jadikan bagian dari kebiasaan. Berikut ini hal-hal praktis cara mengatasi
demam berdarah sebelum telanjur menjangkiti anggota keluarga:

 Tutup semua bak sampah baik di dalam maupun di luar rumah.


 Pastikan kolong-kolong di dalam rumah bersih dan bebas dari kardus-kardus atau
benda-benda lain yang bisa mengundang nyamuk bersarang.
 Ganti air dalam vas bunga, akuarium, dan tempat minum binatang peliharaan setiap
hari.
 Balikkan atau buang barang-barang yang bisa menampung air hujan seperti ban
bekas, kaleng kosong, ember, dan sebagainya.
 Hindari kebiasaan menggantung atau menumpuk baju di kamar. Lipat dan
masukkan ke lemari atau masukkan keranjang cucian tertutup.
 Gunakan losion atau gel antinyamuk pada jam-jam aktif nyamuk Aedes Aegypti atau
ketika bepergian.
 Gunakan kelambu nyamuk untuk si kecil sebagai perlindungan ekstra. Kadang kulit
si kecil terlalu sensitif untuk diberi losion antinyamuk sehingga kelambu bisa menjadi
alternatif.
 Manfaatkan aroma yang tidak disukai nyamuk, seperti lavender, serai, dan kayu
putih. Tambahkan beberapa tetes minyak dengan aroma tersebut ke cairan
pembersih lantai atau penyegar ruangan. Aroma lain yang juga tidak disukai nyamuk
adalah tanaman bunga kenikir. Hiasi vas dengan bunga kenikir potong atau tanam
beberapa di pot.
 Jika di area Anda terdapat kasus demam berdarah, biasanya Puskesmas setempat
akan mengorganisasi pengasapan di lingkungan Anda. Ikuti program penyemprotan
nyamuk demam berdarah semacam ini jika memang dianjurkan karena proses ini
dianggap cukup efektif membasmi nyamuk beserta jentik-jentiknya di area yang sulit
Anda jangkau, seperti selokan.
Nyamuk pembawa demam berdarah senang berkembang biak di iklim tropis
yang bersuhu panas dan lembap seperti di Indonesia. Oleh karenanya, berbagai
cara pencegahan demam berdarah di atas perlu Anda lakukan secara rutin,
terutama menjelang dan selama musim hujan.
POSYANDU BUNGUR 1 RW 12 POSYANDU BUNGUR 1 RW 12
UNDANGAN UNDANGAN
Imunisasi Difteri (ORI) Imunisasi Difteri (ORI)
Tahap 3 Tahap 3
Nama : Nama :

Tgl Lahir : Tgl Lahir :

Nama Ortu : Nama Ortu :


Alamat : Alamat :
Umur : Umur :
Tanggal pelaksanaan 20 Agustus 2018 Tanggal pelaksanaan 20 Agustus 2018

POSYANDU BUNGUR 1 RW 12 POSYANDU BUNGUR 1 RW 12


UNDANGAN UNDANGAN
Imunisasi Difteri (ORI) Imunisasi Difteri (ORI)
Tahap 3 Tahap 3
Nama : Nama :

Tgl Lahir : Tgl Lahir :

Nama Ortu : Nama Ortu :

Alamat : Alamat :
Umur : Umur :
Tanggal pelaksanaan 20 Agustus 2018 Tanggal pelaksanaan 20 Agustus 2018