Anda di halaman 1dari 2

Kebakaran hutan

Kebakaran hutan merupakan persebaran api di luar kendali penanggung jawab karena
kelalaian, kondisi cuaca, dan keadaan bahan bakar. Kebakaran hutan dapat menimbulkan
gangguan terhadap tata kehidupan dan mengancam keselamatan manusia.
Faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan ada dua macam yaitu faktor alam dan faktor
manusia.
A. Faktor alam
1. Iklim
2. Lelehan lahar gunung berapi
3. Sambaran petir atau halilintar
B. Faktor manusia
1. Pembukaan dan/ penyiapan lahan
2. Ekstraksi sumber daya alam
3. Permasaahan konflik tanah

Faktor penyebab terjadinya kebakaran dapat diuraikan sebagai berikut:


A. Faktor alam
1. Iklim
Kondisi iklim di Indonesia secara geografis dipengaruhi oleh fenomena El
Nino/La Nina yang bersumber dari wilayah timur Indonesia (Ekuator Pasifik
Tengah/Nino34) dan Dipole Mode yang bersumber dari wilayah barat Indonesia
(Samudera Hindia-timur Afrika). Kondisi topografi wilayah Indonesia yang
bergunung, berlembah serta banyak pantai merupakan fenomena lokal yang
menambah beragamnya kondisi iklim di wilayah Indonesia, baik menurut ruang
(wilayah) maupun waktu
Tipe pola lokal di Indonesia adalah :
a. Daerah-daerah yang kering sepanjang tahun, yaitu Sulawesi (Luwuk dan Palu) dan
1 ZOM di Sumatera;
b. Daerah-daerah yang basah sepanjang tahun, yaitu sepanjang pantai Barat Bukit
Barisan dan Kalimantan Barat
Dengan adanya tipe pola lokal di daerah Indonesia yang kering sepanjang
tahun, akan semakin mempermudah terjadinya kebakaran hutan dikarenakan suhu
yang panas dan didukung adanya energi berupa sisa kayu hutan dan sisa tebangan di
daerah tersebut.
2. Lelehan lahar gunung berapi
Dekatnya lokasi hutan dengan gunung berapi merupakan salah satu penyebab
kebakaran hutan. Sifat lelehan lahar gunung berapi yaitu cair dan panas. Dengan sifat
tersebut maka setiap jalur yang dilalui lahar akan terbakar. Apabila yang dilalui
adalah hutan maka dapat terjadi kebakaran hutan.
3. Sambaran petir atau halilintar
Target sambaran petir adalah benda yang tinggi dan tajam. Apabila dalam
suatu hutan terdapat pohon yang amat tinggi maka akan menjadi target mudah untuk
tersambar petir dan dapat menjadikan kebakaran hutan.

B. Faktor Manusia
1. Pembukaan dan/ penyiapan lahan
Pembakaran hutan dalam rangka penyiapan lahan sudah dilakukan sejak lama,
baik oleh pengusaha perkebunan, pengusaha hutan tanaman industri (HTI), petani,
dan pembangunan pemukiman transmigrasi. Hal ini dikarenakan pembakaran hutan
merupakan cara yang lebih murah, mudah, dan efektif. Selain itu, degradasi hutan dan
lahan mengakibatkan keadaan yang peka terhadap bahaya kebakaran (seperti padang
alang-alang).
2. Ekstraksi sumber daya alam
Walaupun bukan merupakan faktor utama, namun kebakaran juga disebabkan
penggunaan api guna mempermudah akses dalam mengekstraksi sumberdaya alam,
seperti pengambilan ikan, berburu, mengumpulkan madu dll.
3. Permasalahan konflik tanah
Pembangunan HTI dan perkebunan kelapa sawit rentan terhadap konflik,
terutama konflik kepemilikan lahan. Kebijakan alokasi penggunaan lahan yang tidak
tepat, tidak adil, dan tidak terkoordinasi menyebabkan masalah di mana pembakaran
hutan digunakan untuk mengusir masyarakat yang sudah terlebih dahulu mengolah
lahan tersebut; atau digunakan oleh masyarakat untuk memperoleh kembali lahan-
lahan mereka.