Anda di halaman 1dari 3

SOP Memberikan Terapi Injeksi Insulin

Injeksi insulin merupakan suatu tindakan keperawatan dengan menyuntikkan insulin


melalui intramuskular pada klien dengan diabetes melitus, dengan indikasi gula darah sewaktu
>200mg/dl. Berguna untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus
sehingga insulin yang ada di tubuh dapat bekerja secara maksimal.

A. Fase Pra Interaksi

1. Cek catatan medis dan perawatan

2. Persiapan alat :

- Spuit insulin (flex pen)

- Jarum steril

- Kapas alkohol

- Bak steril

- Bengkok

- Hand scone

- Baki dan alas

B. Fase Interaksi

3. Memberikan salam terapeutik (assalamu'alaikum bapak/ibu)

4. Melakukan evaluasi/validasi (bagaimana perasaannya hari ini)

5. Melakukan kontrak (topik, waktu, tempat)

6. Menerangkan tujuan dan prosedur tindakan

7. Menjaga privasi klien


C. Fase Kerja

8. Cuci tangan

9. Pakai hand scone

10. Putar dosis insulin sesuai instruksi

11. Melakukan 6 benar (benar pasien, benar obat, benar dosis, benar cara, benar waktu, benar
dokumentasi)

12. Mengkaji identitas klien (cek nama pada gelang klien/ minta klien untuk menyebutkan
namanya)

13. Memberikan posisi yang nyaman dan bantu klien dalam memilih posisi yang benar dan
nyaman

14. Memilih lokasi penyuntikan

15. Lakukan disenfeksi area penyuntikan

16. Menggunakan ibu jari dan telunjuk untuk meregangkan area injeksi

17. Menggunakan tangan dominan untuk memegang flex pen dan tusukkan jarum dengan sudut
455͒ atau 905͒ dari permukaan kebawah dermis

18. Mengangkat jarum dengan cepat sambil menekan kulit dengan tangan non dominan

19. Memijat secara perlahan dengan kapas alkohol

20. Membantu klien mendapatkan posisi yang nyaman

21. Melepaskan sarung tangan

22. Membereskan alat

23. Cuci tangan

D. Fase Terminasi

24. Mengevaluasi respon klien

25. Memberikan rencana tindak lanjut


26. Melakukan kontrak selanjutnya

27. Mendokumentasikan tindakan dan respon klien