Anda di halaman 1dari 80

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:

1. menjelaskan struktur dan fungsi sistem pernapasan manusia;


2. mengaitkan hubungan antara struktur organ pernapasan dan fungsinya;
3. menjelaskan gangguan atau kelainan pada sistem pernapasan manusia;
4. menganalisis pengaruh pencemaran udara terhadap kelainan pada sistem pernapasan manusia.
Berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, peserta didik:
1. rajin beribadah sebagai wujud rasa syukur terhadap kompleksitas dan keteraturan mengenai mekanisme sistem pernapasan
yang telah diciptakan Tuhan;
2. memiliki sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu yang tinggi, cermat, dan teliti dalam setiap kegiatan.

Sistem Pernapasan pada Manusia

Mempelajari

Struktur dan Fungsi Sistem Pernapasan Gangguan atau Kelainan pada Sistem
Manusia Pernapasan Manusia

Mencakup Mencakup

• Organ-Organ Pernapasan pada Manusia • Asfiksi • Polip


• Mekanisme Pernapasan Eksternal dan • Asidosis Respiratorik • Pneumonia
Internal • Asma • Sianosis
• Mekanisme Pernapasan Dada dan • Bronkitis • Tuberkulosis (TBC)
Pernapasan Perut • Difteri • Laringitis
• Volume Udara Pernapasan • Emfisema • Rinitis
• Hipoksia • Sinusitis
• Influenza • Wajah Adenoid
• Kanker Paru-Paru • Faringitis
• Pleuritis

Mampu

• Mengidentifikasi sistem pernapasan pada manusia.


• Mengidentifikasi struktur jaringan penyusun paru-paru.
• Menjelaskan udara hasil pernapasan.
• Mengukur kapasitas paru-paru.
• Menganalisis gangguan yang terjadi pada paru-paru beserta faktor penyebabnya.
• Membuat makalah tentang pengaruh pencemaran udara terhadap kesehatan pernapasan.
• Membuat poster tentang bahaya merokok bagi kesehatan pernapasan.
• Mengamalkan ajaran agama sebagai wujud syukur terhadap keteraturan dan kompleksitas makhluk
hidup ciptaan Tuhan.
• Menunjukkan perilaku teliti, cermat, jujur, objektif, tanggung jawab, kerja sama, dan pro-aktif dalam
memecahkan suatu permasalahan.

Biologi Kelas XI 1
A. Pilihan Ganda ditunjuk angka 5 adalah alveolus, merupakan
1. Jawaban: b saluran akhir dari alat pernapasan yang berfungsi
Sistem pernapasan pada manusia meliputi ber- sebagai tempat pertukaran gas.
bagai organ pernapasan. Pada saat melakukan 5. Jawaban: e
inspirasi, udara masuk secara berurutan melalui Dalam alveolus terjadi proses pertukaran gas
rongga hidung → faring → laring → trakea → oksigen dan karbon dioksida. Adapun struktur
bronkus → bronkiolus → alveolus. Jadi, urutan alveolus yang mendukung fungsinya sebagai
mekanisme inspirasi manusia yaitu 5)–3)–2)–4) tempat pertukaran gas sebagai berikut.
–6)–1). 1) Alveolus memiliki dinding sangat tipis
2. Jawaban: c sehingga gas-gas dapat berdifusi dengan
Pada saat menelan makanan, anak tekak mudah melewati membran alveolus.
menutup rongga hidung dan epiglotis menutup 2) Alveolus berupa kantong-kantong kecil seperti
tenggorokan. Dengan demikian, makanan tidak anggur (alveoli) dalam jumlah yang banyak
masuk ke dalam tenggorokan melainkan masuk sehingga dapat memperluas permukaan yang
kerongkongan. Sementara pada waktu bernapas, digunakan untuk pertukaran gas.
epiglotis membuka sehingga udara masuk ke 3) Permukaan bagian dalam alveolus dilapisi
laring, lalu menuju tenggorokan. oleh sel epitelium yang memungkinkan
terjadinya difusi gas antara oksigen dan
3. Jawaban: b karbon dioksida.
Pada laring atau pangkal tenggorokan terdapat pita 4) Permukaan bagian luar alveolus terdiri atas
suara dan katup epiglotis. Pada waktu bernapas, jaringan kapiler darah sehingga dapat
katup epiglotis akan membuka sehingga udara mempercepat proses difusi dan pengangkutan
masuk ke laring, lalu menuju ke tenggorokan. gas-gas pernapasan.
Namun, pada waktu menelan makanan katup
epiglotis menutupi laring sehingga makanan tidak 6. Jawaban: a
masuk ke tenggorokan. Sementara itu, faring Pada pernapasan dada, otot yang berperan
adalah persimpangan antara rongga hidung ke adalah otot antartulang rusuk (interkostal).
tenggorokan (saluran pernapasan) dan rongga Adapun mekanisme pernapasan dada saat
mulut ke kerongkongan (saluran pencernaan). inspirasi sebagai berikut.
Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan Otot antartulang rusuk luar berkontraksi → tulang
yang berjumlah sepasang. Bronkiolus adalah rusuk terangkat → volume rongga dada
cabang dari bronkus. membesar → tekanan udara dalam rongga dada
lebih kecil daripada tekanan udara di luar tubuh
4. Jawaban: b → udara masuk ke paru-paru. Jadi, urutan
Dinding trakea terdiri atas tiga lapisan yaitu lapisan mekanisme pernapasan dada saat inspirasi
luar, lapisan tengah, dan lapisan dalam. Lapisan adalah 4) – 1) – 3) – 5) – 2).
luar terdiri atas jaringan ikat. Lapisan tengah terdiri
atas otot polos dan cincin tulang rawan. Adapun 7. Jawaban: c
lapisan dalam terdiri atas jaringan epitelium bersilia Gambar pada soal menunjukkan otot diafragma
yang menghasilkan banyak lendir. Lendir tersebut relaksasi. Otot diafragma berelaksasi merupakan
berfungsi menangkap debu dan mikroorganisme mekanisme pernapasan perut saat ekspirasi.
yang masuk saat menghirup udara. Trakea Adapun mekanisme fase ekspirasi pada
ditunjukkan oleh angka 2. Sementara itu, organ pernapasan perut sebagai berikut.
pernapasan yang ditunjuk angka 1 adalah faring, Otot diafragma relaksasi → diafragma akan
yang merupakan persimpangan antara rongga cekung ke arah rongga dada → volume rongga
hidung (saluran pernapasan) dan rongga mulut ke dada mengecil → tekanan udara dalam rongga
kerongkongan (saluran pencernaan). Organ dada meningkat → udara keluar dari paru-paru.
pernapasan yang ditunjuk angka 3 adalah bronkus, Sementara itu, otot diafragma kontraksi,
merupakan cabang batang tenggorokan yang diafragma mendatar, volume rongga dada
berjumlah sepasang. Organ pernapasan yang membesar, tekanan udara dalam rongga dada
ditunjuk angka 4 adalah bronkiolus, merupakan mengecil, dan udara masuk paru-paru merupakan
cabang dari bronkus. Organ pernapasan yang mekanisme fase inspirasi pada pernapasan perut.

2 Sistem Pernapasan pada Manusia


8. Jawaban: a 10. Jawaban: c
Gambar tersebut menunjukkan pertukaran gas di Volume udara yang masih dapat dikeluarkan
dalam alveolus yaitu O2 dari udara ke darah dan secara maksimal setelah melakukan ekspirasi
CO2 dari darah ke udara. Pertukaran gas di dalam biasa disebut volume cadangan ekspirasi atau
alveolus berlangsung secara difusi. Difusi adalah udara suplementer. Besar volume cadangan
proses pergerakan acak partikel-partikel gas, ekspirasi yaitu kurang lebih 1.500 mL. Adapun
cairan, dan larutan dari konsentrasi tinggi ke volume udara pernapasan yang besarnya 500 mL
konsentrasi rendah. Pada peristiwa pertukaran gas yaitu volume tidal (volume udara pernapasan
saat bernapas, konsentrasi oksigen di alveolus biasa). Volume udara pernapasan yang besarnya
lebih tinggi dibandingkan di sel darah. Dengan 1.000 mL yaitu volume residu (volume udara yang
demikian, terjadi aliran oksigen dari alveolus masih tersisa di dalam paru-paru setelah
menuju ke sel darah. Sebaliknya, konsentrasi melakukan ekspirasi maksimal). Volume udara
karbon dioksida di sel darah lebih tinggi yang besarnya 3.500 mL yaitu kapasitas vital
dibandingkan di alveolus. Akibatnya, terjadi aliran (volume udara yang dikeluarkan semaksimal
karbon dioksida dari sel darah menuju alveolus. mungkin setelah melakukan inspirasi maksimal).
Sementara itu, osmosis adalah perpindahan Volume udara yang besarnya 4.500 mL yaitu
molekul zat pelarut dari larutan berkonsentrasi volume total paru-paru (volume udara yang dapat
rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi melalui ditampung paru-paru semaksimal mungkin).
membran semipermeabel. Endositosis yaitu proses
11. Jawaban: d
masuknya senyawa melalui membran sel dengan
Perhatikan gambar sistem pernapasan manusia
pelekukan ke dalam membran sel. Eksositosis
berikut!
yaitu proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar
sel. Sekret terbungkus kantong membran yang 1
selanjutnya melebar dan pecah. Transpor aktif
adalah perpindahan molekul atau ion meng- 2 4
gunakan energi. 3

9. Jawaban: a 5
Volume udara pernapasan adalah jumlah udara 6
pernapasan yang keluar masuk melalui sistem
pernapasan. Volume tersebut dibedakan menjadi 7
beberapa macam sebagai berikut.
1) Volume cadangan inspirasi (udara komple-
menter) yaitu udara yang masih bisa Keterangan sebagai berikut.
dimasukkan secara maksimal setelah 1 = rongga hidung 5 = bronkus
2 = faring 6 = bronkiolus
melakukan inspirasi biasa, besarnya kurang 3 = laring 7 = alveolus
lebih 1.500 mL atau 1.500 cc. (Huruf A) 4 = trakea
2) Volume tidal yaitu volume udara pernapasan
Berdasarkan gambar tersebut dapat diketahui
biasa, besarnya kurang lebih 500 cc atau
bahwa organ pernapasan yang berada di dalam
500 mL. (Huruf B)
paru-paru yaitu bronkiolus dan alveolus.
3) Volume cadangan ekspirasi (udara suple-
menter) yaitu udara yang masih dapat 12. Jawaban: b
dikeluarkan secara maksimal setelah Pada umumnya manusia mampu bernapas antara
ekspirasi biasa, besarnya kurang lebih 15–18 kali setiap menitnya. Frekuensi pernapasan
1.500 cc atau 1.500 mL. (Huruf C) setiap orang dapat berbeda-beda. Adapun faktor-
4) Volume sisa/residu yaitu volume yang masih faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan
tersisa di dalam paru-paru setelah ekspirasi sebagai berikut.
maksimal, besarnya kurang lebih 1.000 cc 1) Umur
atau 1.000 mL. (Huruf D) Bayi dan balita mempunyai frekuensi
5) Kapasitas vital yaitu volume udara yang bernapas lebih tinggi daripada orang dewasa.
dikeluarkan semaksimal mungkin setelah
2) Jenis kelamin
inspirasi maksimal, besarnya kurang lebih
Frekuensi pernapasan perempuan pada
3.500 cc atau 3.500 mL. (Huruf E)
umumnya lebih tinggi daripada laki-laki
6) Volume total paru-paru yaitu volume udara yang
karena perempuan memiliki volume paru-
dapat ditampung paru-paru, besarnya kurang
paru lebih kecil dari laki-laki.
lebih 4.500 cc atau 4.500 mL. (Huruf F)

Biologi Kelas XI 3
3) Suhu tubuh 3) Lapisan terdalam terdiri atas jaringan
Semakin tinggi suhu tubuh, frekuensi epitelium bersilia yang menghasilkan banyak
pernapasannya semakin tinggi. lendir yang berfungsi menangkap debu dan
4) Posisi tubuh makroorganisme yang masuk saat meng-
Pada posisi tubuh berdiri, frekuensi per- hirup udara.
napasannya lebih tinggi daripada posisi
duduk atau tiduran. B. Uraian
5) Aktivitas tubuh 1. a. Gambar pada soal menunjukkan organ
Frekuensi pernapasan orang yang melaku- pernapasan manusia.
kan banyak aktivitas lebih tinggi daripada P = Faring
orang yang tidak melakukan banyak aktivitas. Q = Epiglotis
R = Trakea
13. Jawaban: b S = Alveolus
Mekanisme pernapasan perut pada fase inspirasi
sebagai berikut. b. Fungsi faring yaitu sebagai jalannya udara
1) Otot diafragma berkontraksi. menuju dan keluar paru-paru. Epiglotis
2) Diafragma mendatar. berfungsi mencegah makanan masuk ke
3) Volume rongga dada membesar. saluran pernapasan saat menelan. Trakea
4) Tekanan udara dalam rongga dada mengecil. terdiri atas jaringan epitelium bersilia yang
5) Udara masuk paru-paru. menghasilkan banyak lendir, berfungsi
menangkap debu dan mikroorganisme yang
Adapun otot diafragma berelaksasi, rongga dada masuk bersama udara. Alveolus berfungsi
mengecil, dan udara keluar dari paru-paru sebagai tempat pertukaran gas O2 dan CO2.
merupakan peristiwa dalam mekanisme
pernapasan perut pada fase ekspirasi. 2. Menelan ludah sambil menghirup atau meng-
embuskan napas tidak dapat dilakukan secara
14. Jawaban: b bersamaan. Menelan ludah merupakan aktivitas
Pengangkutan karbon dioksida dalam darah yang terjadi dalam organ pencernaan. Sementara
dilakukan dengan tiga cara sebagai berikut. itu, menghirup dan mengembuskan napas terjadi
1) Sekitar 60 – 70% CO2 diangkut dalam bentuk dalam organ pernapasan. Pada laring terdapat
ion bikarbonat oleh plasma darah, setelah katup yang disebut epiglotis. Apabila seseorang
asam karbonat yang terbentuk dalam darah menelan sesuatu, laring akan bergerak naik
terurai menjadi ion hidrogen dan ion sehingga epiglotis dalam posisi miring menutupi
bikarbonat. Ion H+ bersifat racun sehingga glotis untuk mencegah makanan masuk ke trakea.
segera diikat oleh Hb. Sementara itu, ion Sementara itu, apabila seseorang sedang tidak
HCO 3– meninggalkan eritrosit masuk ke menelan, epiglotis akan naik dari posisinya
plasma darah. Kedudukan ion HCO3– dalam semula dan glotis membuka. Dengan demikian,
eritrosit diganti oleh ion klorit. udara mengalir melalui trakea menuju paru-paru
2) Kurang lebih 25% CO2 diikat oleh hemoglobin atau sebaliknya.
membentuk karboksihemoglobin. Karboksi-
hemoglobin disebut juga karbominohemoglobin 3. a. Kapasitas vital paru-paru
karena bagian hemoglobin yang mengikat CO2 Kapasitas vital adalah volume udara yang
adalah gugus amino. dikeluarkan semaksimal mungkin setelah
3) Sekitar 6 – 10% CO2 diangkut plasma darah inspirasi maksimal. Kapasitas vital merupakan
dalam bentuk senyawa asam karbonat jumlah volume tidal ditambah volume
(H2CO3). cadangan inspirasi (udara komplementer) dan
volume cadangan ekspirasi (udara suplementer).
15. Jawaban: c Dengan demikian, kapasitas vital dapat dihitung
Trakea terdiri atas tiga lapisan sebagai berikut.
= 500 cc + 1.500 cc + 1.500 cc = 3.500 cc.
1) Lapisan paling luar terdiri atas jarigan ikat.
2) Lapisan tengah terdiri atas otot polos dan b. Volume total paru-paru
cincin tulang rawan. Bagian belakang cincin Volume total adalah volume udara yang dapat
tulang rawan tidak tersambung dan me- ditampung paru-paru. Volume total paru-paru
nempel pada esofagus. Hal ini berguna untuk merupakan jumlah dari volume residu
mempertahankan trakea tetap terbuka. ditampah kapasitas vital. Dengan demikian,
volume total paru-paru = 1.000 cc + 3.500 cc
= 4.500 cc.

4 Sistem Pernapasan pada Manusia


4. Karbon dioksida berdifusi dari kapiler darah besar sehingga tekanan udara di dalamnya
menuju alveolus karena tekanan parsial karbon mengecil. Akibatnya, udara masuk ke paru-
dioksida di kapiler darah lebih tinggi daripada paru.
tekanan parsial karbon dioksida dalam alveolus. b. Ekspirasi
Selanjutnya, karbon dioksida dikeluarkan dari Apabila otot diafragma berelaksasi dan otot
tubuh melalui ekspirasi. dinding perut berkontraksi, isi rongga perut
5. Mekanisme pernapasan yang biasa digunakan akan terdesak ke arah diafragma. Keadaan
seorang penyanyi yaitu pernapasan perut. Dalam tersebut mengakibatkan posisi diafragma
pernapasan perut, otot yang berperan aktif adalah akan cekung ke arah rongga dada. Akibatnya,
otot diafragma. Otot-otot diafragma berkontraksi rongga dada mengecil dan tekanannya
sehingga rongga dada membesar dan tekanan meningkat sehingga udara terdorong keluar
udara dalam rongga dada mengecil. Akibatnya, dari paru-paru.
udara masuk ke paru-paru. Pergerakan otot 8. Hemoglobin dalam sel darah merah berfungsi
diafragma menyebabkan pergeseran pada organ mengikat oksigen dan mengangkutnya ke jaringan
perut sehingga perut mengembang. Oleh karena tubuh. Sementara itu, hemoglobin juga mengikat
itu, sebaiknya tidak menahan perut saat bernapas karbon dioksida untuk dibawa keluar tubuh.
untuk memaksimalkan pernapasan saat bernyanyi. Apabila hemoglobin dalam sel darah merah
Napas yang dihasilkan dari pernapasan perut lebih rendah, oksigen yang dapat diikat dan dibawa ke
panjang serta power bertambah sehingga suara jaringan tubuh berjumlah sedikit. Akibatnya, sel-
yang dihasilkan semakin kuat. Apabila seorang sel tubuh akan kekurangan oksigen sehingga
penyanyi menggunakan pernapasan dada, napas terjadi kematian sel-sel dalam jaringan tubuh.
yang dihasilkan akan lebih pendek dan power-nya
lemah. 9. Oksigen masuk ke tubuh melalui proses inspirasi
dari rongga hidung sampai alveolus. Di alveolus,
6. Di dalam hidung akan terjadi proses penyaringan oksigen mengalami difusi ke kapiler arteri pori-
udara yang dilakukan oleh rambut hidung. Dengan pori. Oksigen di kapiler arteri diikat oleh eritrosit
demikian, kotoran yang terdapat di dalam udara yang mengandung hemoglobin sampai jenuh.
akan tersaring sehingga tidak ikut masuk ke saluran Setelah itu, hemoglobin akan mengangkut
pernapasan. Selain itu, di dalam hidung juga oksigen ke jaringan tubuh yang kemudian akan
berlangsung proses penyesuaian suhu dan berdifusi masuk ke sel-sel tubuh untuk digunakan
kelembapan udara pernapasan yang dilakukan oleh dalam proses respirasi. Proses respirasi merupa-
selaput lendir (mukosa). Selaput lendir berfungsi kan proses perombakan bahan makanan meng-
menghangatkan dan melembapkan udara gunakan oksigen sehingga diperoleh energi dan
pernapasan agar sesuai dengan kondisi dalam gas sisa pembakaran berupa karbon dioksida.
tubuh. Karbon dioksida ini akan dikeluarkan dari tubuh
7. Otot yang berperan dalam mekanisme per- melalui proses ekspirasi.
napasan perut adalah otot diafragma. Mekanisme 10. Bayi dan balita memiliki frekuensi bernapas lebih
pernapasan perut sebagai berikut. tinggi dibanding orang dewasa. Hal ini karena
a. Inspirasi volume paru paru bayi dan balita yang relatif kecil
Apabila otot diafragma berkontraksi, posisi serta sel-sel tubuh sedang berkembang sehingga
diafragma akan mendatar. Keadaan tersebut membutuhkan banyak oksigen.
mengakibatkan volume rongga dada mem-

A. Pilihan Ganda dingin. Sementara itu, sinusitis adalah peradangan


1. Jawaban: a pada rongga hidung bagian atas. Emfisema adalah
Penderita asma akan mengalami kesukaran rusaknya dinding alveolus sehingga terjadi
bernapas akibat otot polos pada bronkus kejang gangguan pada proses penyerapan oksigen.
dan mengalami peradangan sehingga saluran Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang
pernapasan menyempit. Penyempitan ini dapat diakibatkan oleh virus atau bakteri patogen pada
disebabkan oleh alergen berupa debu atau udara alveolus sehingga timbul peradangan. Biasanya

Biologi Kelas XI 5
alveolus berisi cairan atau sel darah merah. 5. Jawaban: e
Asidosis respiratorik disebabkan oleh keasaman Asidosis respiratorik diakibatkan oleh meningkat-
darah yang berlebih karena penumpukan CO2 nya kadar asam dalam darah karena adanya
dalam darah sehingga dapat mengganggu penumpukan karbon dioksida dalam darah.
keseimbangan asam basa dalam darah. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan proses
pernapasan terganggu. Sementara itu, TBC
2. Jawaban: b
disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
Sinusitis adalah peradangan pada rongga hidung
yang ditandai terbentuknya bintik-bintik kecil pada
bagian atas yang dapat disebabkan oleh infeksi
dinding alveolus. Polip disebabkan oleh adanya
virus. Rongga hidung ditunjuk angka 1. Bronkitis
pembengkakan pada kelenjar limfa di hidung
yaitu peradangan pada bronkus yang dapat
sehingga mengakibatkan penyempitan saluran
disebabkan oleh infeksi virus dan kebiasaan
napas. Sianosis diakibatkan oleh rendahnya
merokok. Bronkus ditunjuk oleh angka 4. Adapun
kandungan oksigen dalam darah sehingga
organ pernapasan yang ditunjuk angka 2 yaitu
mengakibatkan kulit dan membran mukosa
faring. Faring dapat mengalami gangguan
berwarna kebiruan atau pucat.
pernapasan berupa faringitis yang disebabkan
oleh infeksi bakteri Streptococcus pharyngitis. 6. Jawaban: d
Organ yang ditunjuk angka 3 yaitu trakea. Trakea Sianosis adalah gangguan pada sistem per-
merupakan saluran pernapasan bagian atas yang napasan yang memiliki tanda fisik berupa warna
dapat terserang penyakit seperti dipteri. Organ per- kulit dan membran mukosa kebiruan atau pucat,
napasan yang ditunjuk angka 5 adalah alveolus. seperti pada mulut atau bibir yang disebabkan oleh
Salah satu penyakit yang dapat menyerang bagian rendahnya kadar oksigen dalam darah. Kondisi ini
alveolus adalah emfisema. juga dapat menunjukkan rendahnya kadar hemo-
globin yang membawa oksigen dalam sel darah
3. Jawaban: e
merah. Sementara itu, gangguan sistem
No. Nama Penyakit Penyebab pernapasan yang disebabkan oleh meningkatnya
keasaman dalam darah karena penumpukan
1. Asfiksi Pengangkutan oksigen ke
jaringan terganggu. karbon dioksida yaitu asidosis respiratorik.
2. Asidosis respiratorik Keasaman darah yang ber- Gangguan pernapasan yang disebabkan oleh
lebih akibat penumpukan CO2 terganggunya pengangkutan oksigen ke jaringan
dalam darah.
yaitu asfiksi. Gangguan pernapasan yang
3. Sianosis Kandungan oksigen dalam
darah rendah. disebabkan oleh ketidaknormalan susunan dan
4. Emfisema Ketidaknormalan susunan fungsi alveolus yaitu emfisema. Gangguan
dan fungsi alveolus. pernapasan yang disebabkan oleh pembengkakan
5. Pneumonia Radang paru-paru oleh bakteri
kelenjar limfa pada hidung yaitu polip.
Diplococcus pneumoniae.
7. Jawaban: c
Gangguan pada sistem pernapasan dapat terjadi
4. Jawaban: e
akibat infeksi patogen seperti bakteri. Adapun
Penyakit TBC (tuberkolosis) merupakan penyakit
penyakit sistem pernapasan yang disebabkan
yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
oleh infeksi bakteri, misalnya difteri, pneumonia,
yang ditandai dengan adanya bintik-bintik kecil pada
dan TBC. Difteri yaitu gangguan yang menyerang
dinding alveolus. Sementara itu, kanker paru-paru
saluran pernapasan bagian atas disebabkan
merupakan penyakit yang diakibatkan oleh adanya
oleh Corynebacterium diphteriae. Pneumonia
tumor ganas yang terbentuk di dalam epitel
yaitu radang paru-paru yang disebabkan oleh
bronkiolus. Pneumonia merupakan penyakit
Diplococcus pneumoniae. TBC (tuberkulosis)
radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri
yaitu penyakit paru-paru yang disebabkan oleh
Diplococcus pneumoniae. Sianosis merupakan
Mycobacterium tuberculosis. Sementara itu,
penyakit yang ditandai dengan kulit dan membran
kanker paru-paru dapat disebabkan oleh
mukosa berwarna kebiruan atau pucat karena
kebiasaan merokok. Asma dapat disebabkan oleh
kandungan oksigen dalam darah rendah. Asma
alergen berupa debu atau udara dingin.
merupakan penyakit pada rongga saluran
pernapasan yang diakibatkan oleh kontraksi otot 8. Jawaban: a
polos pada bronkus sehingga mengakibatkan Gangguan yang ditandai napas berbunyi ngik-
kesulitan bernapas. ngik, rasa sesak dan berat di bagian dada, serta
mudah lelah saat melakukan aktivitas merupakan
gejala-gejala penyakit asma. Asma disebabkan

6 Sistem Pernapasan pada Manusia


oleh adanya kontraksi otot polos pada bronkus mengikat oksigen. Hal ini karena Hb lebih mudah
sehingga mengakibatkan penderita sulit berikatan dengan CO daripada O 2 sehingga
bernapas. Sementara itu, kekurangan oksigen di menyebabkan berkurangnya kapasitas darah untuk
dalam jaringan dapat mengakibatkan hipoksia. mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Akibatnya,
Kebiasaan merokok yang terlalu sering dilakukan tubuh mengalami hipoksia atau kekurangan
dapat mengakibatkan penyakit kanker paru-paru oksigen yang dapat mengakibatkan gangguan
dan bronkitis. Ketidaknormalan susunan dan pada pernapasan, otak, bahkan kematian.
fungsi alveolus dapat mengakibatkan penyakit
2. Seseorang yang sering merokok tubuhnya dapat
emfisema. Terganggunya pengangkutan oksigen
mengalami gangguan, terutama gangguan pada
ke jaringan dapat mengakibatkan penyakit asfiksi.
sistem pernapasan. Hal ini karena rokok
9. Jawaban: b mengandung zat-zat berbahaya yang bersifat
Difteri adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi karsinogenik sehingga dapat merusak sel-sel
dari Corynebacterium diphteriae pada rongga far- tubuh. Adapun penyakit-penyakit pada sistem
ing dan laring. Infeksi tersebut mengakibatkan pernapasan yang disebabkan oleh kebiasaan
produksi lendir yang berlebihan sehingga merokok, misalnya bronkitis, emfisema, dan kanker
menyumbat rongga faring dan laring. Adapun paru-paru. Kandungan zat karsinogenik dalam
asfiksi yaitu gangguan dalam pengangkutan rokok dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan
oksigen ke jaringan tubuh atau gangguan dinding bronkus sehingga memicu peradangan
penggunaan oksigen oleh jaringan sehingga pada bronkus (bronkitis). Asap rokok yang masuk
menyebabkan penurunan fungsi paru-paru. ke paru-paru akan mengakibatkan kerusakan pada
Sianosis disebabkan oleh rendahnya kandungan alveolus sehingga dapat menyebabkan emfisema.
oksigen dalam darah yang menyebabkan kulit dan Merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru
membran mukosa berwarna kebiruan atau pucat. karena zat-zat karsinogen dalam rokok dapat
Sinusitis yaitu peradangan pada rongga hidung merusak sel-sel di paru-paru.
bagian atas yang dapat disebabkan oleh infeksi
3. Apabila kelenjar limfa pada hidung mengalami
gigi. Influenza diakibatkan oleh Orthomyxovirus
pembengkakan dapat mengakibatkan penyempitan
yang menimbulkan radang pada selaput mukosa
atau penyumbatan saluran napas. Keadaan tersebut
di saluran pernapasan.
menyebabkan gangguan fisiologis yang disebut
10. Jawaban: e polip. Penderita polip menunjukkan gejala-gejala
Bagian yang ditunjuk huruf X menunjukkan seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, serta
alveolus. Salah satu penyakit yang dapat menyerang rongga hidung terasa gatal dan perih.
bagian alveolus yaitu emfisema. Emfisema adalah
4. Organ X menunjukkan bronkus. Bronkus terdiri
penyakit yang terjadi akibat ketidaknormalan
atas otot polos. Apabila terjadi kontraksi otot polos
susunan dan fungsi alveolus. Kondisi ini dapat
pada bronkus dapat menyebabkan gangguan
mengakibatkan jaringan paru-paru kehilangan
pada rongga saluran pernapasan yang disebut
elastisitasnya karena gangguan pada jaringan
asma. Kontraksi otot polos pada bronkus
elastis dan kerusakan dinding di antara alveoli.
menyebabkan jalur udara menjadi lebih kecil dan
Adapun sinusitis yaitu peradangan pada rongga
sempit sehingga aliran udara berkurang.
hidung bagian atas. Laringitis yaitu peradangan pada
Akibatnya, penderita asma sulit untuk bernapas.
laring. Bronkitis yaitu peradangan pada bronkus.
Faringitis yaitu peradangan pada faring. 5. Hipoksia dapat terjadi pada saat jaringan tubuh
mengalami kekurangan oksigen. Umumnya orang
B. Uraian yang mengalami hipoksia adalah orang yang
tinggal di dataran tinggi dengan kadar oksigen
1. Gas CO (karbon monoksida) dihasilkan dari proses yang rendah sehingga mengakibatkan kesulitan
pembakaran mesin kendaraan yang tidak bernapas. Pada saat kekurangan oksigen, secara
sempurna. Gas CO merupakan gas beracun otomatis tubuh akan berupaya menghirup napas
apabila terhirup oleh manusia dalam konsentrasi lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan oksigen.
tinggi. Gas CO yang terhirup masuk ke sistem Selain itu, tubuh yang mengalami hipoksia dapat
peredaran darah akan berikatan dengan hemo- mengganggu kerja otak sehingga suplai darah ke
globin membentuk karbokhemoglobin (HbCO). Jika otak juga akan terganggu.
kadar CO dalam darah tinggi, Hb tidak dapat

Biologi Kelas XI 7
8
Rongga Hidung
(Cavum Nasalis)

Tekak (Faring)

Pangkal Tenggorokan
(Laring)
Organ-Organ
Pernapasan Batang Tenggorokan
pada Manusia (Trakea)

Cabang Batang
Tenggorokan (Bronkus)
Asfiksi

Sistem Pernapasan pada Manusia


Bronkiolus
Asidosis Respiratorik

Asma Alveolus
Sistem Pernapasan Struktur dan Fungsi Sistem
Bronkitis pada Manusia Pernapasan Manusia
Paru-Paru (Pulmo)
Difteri
Mekanisme Pernapasan
Emfisema Eksternal dan Internal

Hipoksia

Influenza Mekanisme
Pernapasan Dada
Kanker Paru-Paru dan Pernapasan Pernapasan Dada
Perut
Pleuritis Gangguan atau Kelainan pada
Sistem Pernapasan Manusia Pernapasan Perut
Polip

Pneumonia

Sianosis
Volume Tidal
Tuberkulosis (TBC)
Volume Cadangan Inspirasi
Laringitis
Volume Udara
Rinitis Volume Cadangan Ekspirasi
Pernapasan
Sinusitis Volume Sisa/Residu
Wajah Adenoid
Kapasitas Vital
Faringitis
Volume Total Paru-Paru
A. Pilihan Ganda meneruskan udara ke saluran pernapasan
1. Jawaban: e berikutnya (faring). Di dalam rongga hidung
Fungsi selaput lendir dan rambut-rambut halus terdapat selaput lendir, rambut-rambut halus, dan
pada rongga hidung yaitu mengenali adanya bau, rambut-rambut pendek. Selaput lendir dan rambut-
menyaring debu dan kuman yang masuk bersama rambut halus berfungsi menyaring debu dan
udara, menyesuaikan suhu udara dengan suhu kotoran yang masuk bersama udara, mengatur
badan, serta mengatur kelembapan udara yang suhu udara pernapasan, melekatkan kotoran pada
masuk. Sementara itu, mengeluarkan debu dan rambut hidung, serta mengenali adanya bau. Selain
mikroorganisme yang masuk saat menghirup itu, di bagian pangkal rongga hidung terdapat konka
udara merupakan fungsi dari silia yang terdapat yang berfungsi menghangatkan suhu. Adapun
pada trakea. Mengatur pergantian perjalanan faring terletak di belakang rongga hidung dan
udara pernapasan dan makanan merupakan mulut yang tersusun atas jaringan otot lurik.
fungsi dari faring yang terletak di belakang rongga Faring berfungsi sebagai saluran yang dilalui
hidung. makanan dan udara pernapasan. Trakea atau
batang tenggorok berupa pipa panjang yang
2. Jawaban: a tersusun atas tulang rawan berbentuk cincin. Pada
Bronkiolus merupakan cabang dari bronkus. dinding dalam trakea terdapat silia yang berfungsi
Bronkiolus bercabang-cabang menjadi saluran menyaring dan mengeluarkan benda-benda asing
yang semakin halus, kecil, dan dindingnya yang masuk bersama udara pernapasan. Dinding
semakin tipis. Bronkiolus tidak mempunyai tulang trakea juga dapat menyekresi lendir-lendir yang
rawan, tetapi rongganya bersilia. Setiap bronkiolus berfungsi menangkap debu dan mikroorganisme
bermuara ke alveolus. Sementara itu, organ yang masuk saat menghirup udara. Bronkus
pernapasan yang permukaan bagian luarnya merupakan cabang batang tenggorok yang
banyak terdapat jaringan kapiler darah yaitu tersusun atas tulang rawan. Bronkus berfungsi
alveolus. Organ pernapasan yang terdiri atas mengalirkan udara pernapasan ke saluran
jaringan epitelium bersilia yang menghasilkan pernapasan berikutnya yaitu bronkiolus.
banyak lendir yaitu trakea. Bronkiolus merupakan cabang dari bronkus yang
3. Jawaban: a tidak memiliki tulang rawan, tetapi rongganya
Organ yang ditunjuk huruf P pada gambar yaitu bersilia. Bronkiolus berfungsi meneruskan udara
faring. Faring merupakan persimpangan antara ke saluran pernapasan akhir yaitu alveolus.
rongga hidung ke tenggorokan (saluran per- 5. Jawaban: c
napasan) dan rongga mulut ke kerongkongan Bagian yang ditunjuk huruf S yaitu epiglotis.
(saluran pencernaan). Faring berfungsi sebagai Epiglotis selalu dalam keadaan terbuka dan hanya
jalan masuk dan keluarnya udara pernapasan. akan menutup laring jika ada makanan yang
Pada bagian belakang faring terdapat laring. masuk ke kerongkongan. Dengan demikian,
Sementara itu, pada laring terdapat pita suara dan epiglotis berfungsi untuk mencegah makanan
epiglotis. Epiglotis akan menutup pada saat masuk ke batang tenggorok (trakea). Sementara
menelan makanan dan akan membuka ketika itu, mengatur suhu udara serta menyaring partikel
bernapas sehingga epiglotis memiliki fungsi dan debu merupakan fungsi dari rongga hidung.
mencegah masuknya makanan ke saluran Tempat berlangsungnya pertukaran oksigen dan
pernapasan. Trakea memiliki dinding yang terdiri karbon dioksida terjadi di alveolus. Mempercepat
atas tiga lapisan yaitu lapisan paling luar terdiri proses pengangkutan gas-gas pernapasan
atas jaringan ikat, lapisan tengah terdiri atas otot merupakan fungsi dari jaringan kapiler darah yang
polos dan cincin tulang rawan, serta lapisan terdapat pada permukaan bagian luar alveolus.
paling dalam terdiri atas jaringan epitelium bersilia.
Bronkus merupakan cabang batang tenggorok 6. Jawaban: b
yang berjumlah sepasang. Lapisan terdalam batang tenggorok atau trakea
terdiri atas jaringan epitel bersilia yang
4. Jawaban: a menghasilkan banyak lendir. Lendir berfungsi
Rongga hidung merupakan tempat keluar menangkap debu dan mikroorganisme yang
masuknya udara. Rongga hidung berfungsi masuk saat menghirup udara. Selanjutnya, debu

Biologi Kelas XI 9
dan mikroorganisme didorong oleh gerakan silia ke darah secara difusi. Selanjutnya, hemoglobin
menuju bagian belakang mulut. Silia ini berfungsi mengikat oksigen membentuk oksihemoglobin
menyaring dan mengeluarkan benda-benda asing (HbO2). Reaksi kimianya adalah Hb + O2 → HbO2.
yang masuk bersama udara pernapasan. Debu Sementara itu, pernapasan dalam merupakan
dan mikroorganisme tersebut akan dikeluarkan pertukaran gas di dalam jaringan tubuh. Pada
melalui batuk. Sementara itu, di dalam rongga pernapasan dalam, darah masuk ke jaringan tubuh.
hidung terdapat selaput lendir, rambut-rambut Oksigen meninggalkan hemoglobin dan berdifusi
pendek, dan rambut-rambut halus. Selaput lendir masuk ke cairan jaringan tubuh. Reaksi kimianya
dan rambut-rambut halus berfungsi menyaring adalah HbO2 → Hb + O2.
debu dan kotoran yang masuk bersama udara,
9. Jawaban: b
melekatkan kotoran pada rambut hidung, dan
Cara pengangkutan CO2 dalam darah sebagai
mengatur suhu udara. Di belakang rongga hidung
berikut.
dan mulut terdapat faring. Faring tersusun atas
jaringan otot lurik dan berfungsi sebagai saluran 1) CO2 diangkut dalam bentuk ion bikarbonat
yang dilalui makanan dan udara pernapasan. (HCO–3) oleh plasma darah, setelah asam
Bronkus merupakan cabang batang tenggorok karbonat yang terbentuk dalam darah terurai
yang tersusun atas tulang rawan. Bronkus menjadi ion hidrogen (H+) dan ion bikarbonat
berfungsi mengalirkan udara pernapasan ke (HCO–3). Sementara itu, ion HCO–3 meninggal-
saluran pernapasan berikutnya yaitu bronkiolus. kan eritrosit masuk ke plasma darah.
Alveolus merupakan saluran akhir dari alat Kedudukan ion HCO–3 dalam eritrosit diganti
pernapasan. Alveolus berupa kantong-kantong oleh ion klorit. Persamaan reaksinya sebagai
kecil menyerupai anggur (alveoli) yang jumlahnya berikut.
sangat banyak. Alveoli yang berjumlah banyak H2O + CO2 → H2CO3 → H+ + HCO3–
tersebut dapat memperluas permukaan yang 2) CO 2 diikat oleh hemoglobin membentuk
digunakan untuk pertukaran gas. karboksihemoglobin. Persamaan reaksinya
7. Jawaban: e sebagai berikut.
Pusat pengaturan pernapasan terletak medula CO2 + Hb → HbCO2
oblongata. Medula oblongata atau sumsum 3) CO2 diangkut plasma darah dalam bentuk
lanjutan mengandung sel-sel yang sangat peka senyawa asam karbonat (H2CO3).
terhadap konsentrasi karbon dioksida dalam darah.
Apabila kandungan karbon dioksida di dalam darah 10. Jawaban: a
di atas batas normal, medula oblongata akan Bagian depan tulang rusuk menempel pada tulang
merespons dengan meningkatkan banyaknya laju dada dan bagian belakangnya menempel pada
impuls saraf yang mengontrol aksi otot interkostal tulang belakang. Di antara tulang rusuk terdapat
dan diafragma. Akibatnya, terjadi peningkatan otot interkostal. Dengan demikian, bagian yang
pertukaran udara dalam paru-paru yang akan ditunjuk huruf P adalah tulang dada, bagian yang
mengembalikan konsentrasi karbon dioksida dalam ditunjuk huruf Q adalah otot interkostal, bagian
alveolus dan darah ke konsentrasi normal kembali. yang ditunjuk huruf R adalah tulang belakang, dan
Sementara itu, cerebrum (otak besar) berperan bagian yang ditunjuk huruf S adalah tulang rusuk.
dalam pengaturan semua aktivitas yang berkaitan 11. Jawaban: a
dengan kepandaian (intelegensi), ingatan Masuknya udara ke paru-paru merupakan
(memori), dan kesadaran. Cerebelum (otak kecil) mekanisme inspirasi (menghirup udara).
berfungsi sebagai pusat keseimbangan gerak, Pernapasan pada manusia dibedakan menjadi
koordinasi gerak otot, dan pengaturan posisi tubuh. pernapasan dada dan pernapasan perut. Adapun
Hipotalamus berperan dalam pengaturan suhu mekanisme inspirasi pada pernapasan dada yaitu
tubuh, rasa lapar, dan haus. Medula spinalis otot antartulang rusuk luar berkontraksi → tulang
(sumsum tulang belakang) berfungsi meng- rusuk terangkat → volume rongga dada membesar
hantarkan impuls dari dan ke otak serta → tekanan rongga dada lebih kecil daripada
mengendalikan gerak refleks. tekanan udara di luar tubuh → udara masuk paru-
8. Jawaban: d paru. Sementara itu, mekanisme inspirasi pada
Pernapasan luar merupakan pertukaran gas yang pernapasan perut yaitu otot diafragma berkontraksi
terjadi antara udara dan darah. Selama pernapasan → diafragma akan mendatar → volume rongga
luar, di dalam paru-paru akan terjadi pertukaran dada membesar → tekanan udara dalam rongga
gas yaitu CO2 meninggalkan darah dan O2 masuk dada mengecil → udara masuk paru-paru.

10 Sistem Pernapasan pada Manusia


12. Jawaban: d 15. Jawaban: d
Proses menghembuskan napas (ekspirasi) terjadi Kapasitas vital yaitu volume udara yang dapat
ketika otot diafragma berelaksasi yang meng- dikeluarkan semaksimal mungkin setelah
akibatkan posisi diafragma akan cekung ke melakukan inspirasi maksimal. Kapasitas vital
arah rongga dada. Akibatnya, rongga dada merupakan jumlah dari volume tidal ditambah
mengecil dan tekanan udara dalam rongga dada volume cadangan inspirasi (udara komplementer)
meningkat sehingga udara terdorong keluar dari dan volume cadangan ekspirasi (udara suple-
paru-paru. Dengan demikian, urutan yang benar menter). Dari soal dapat diperoleh data sebagai
ketika seseorang mengembuskan napas adalah berikut.
3) – 2) – 4). 1) Volume udara normal (volume tidal) = 480 mL
2) Volume udara komplementer = 980 mL
13. Jawaban: d
3) Volume udara suplementer = 1.460 mL
Pada pernapasan dada, saat otot antartulang
4) Volume sisa = 1.000 mL
rusuk luar berkontraksi rongga dada akan
membesar. Akibatnya, tekanan di dalam rongga Kapasitas vital = volume tidal + volume udara
dada menjadi kecil. Keadaan tersebut meng- komplementer + volume udara
akibatkan udara dari luar masuk ke paru-paru. suplementer
Pada pernapasan perut, saat otot diafragma = 480 mL + 980 mL + 1.460 mL
berkontraksi maka diafragma akan mendatar. = 2.920 mL
Akibatnya, rongga dada membesar sehingga 16. Jawaban: b
tekanannya menjadi kecil. Keadaan tersebut Saat berolahraga otot-otot tubuh memerlukan
mengakibatkan udara luar masuk ke paru-paru lebih banyak energi dibandingkan saat istirahat.
(inspirasi). Sementara itu, diafragma berelaksasi Oleh karena itu, tubuh lebih banyak memerlukan
terjadi saat ekspirasi pada pernapasan perut. oksigen yang akan digunakan untuk respirasi sel
Tulang rusuk bergerak ke bawah (turun) terjadi yaitu untuk mengoksidasi zat makanan (glukosa)
saat ekspirasi pada pernapasan dada. sehingga akan menghasilkan energi, gas CO2,
14. Jawaban: c dan uap air. Energi ini akan digunakan oleh otot-
Pernapasan manusia dibedakan menjadi dua otot saat melakukan olahraga. Oleh karena itu,
macam yaitu pernapasan dada dan pernapasan untuk memenuhi kebutuhan oksigen tersebut, kita
perut. Mekanisme pernapasan terdiri atas fase akan bernapas lebih dalam dan lebih cepat saat
inspirasi dan fase ekspirasi. Otot yang berperan berolahraga.
aktif dalam pernapasan dada adalah otot 17. Jawaban: b
antartulang rusuk (interkostal). Mekanisme Frekuensi pernapasan dipengaruhi oleh usia, jenis
pernapasan dada sebagai berikut. kelamin, suhu tubuh, posisi tubuh, dan aktivitas.
1) Inspirasi Frekuensi pernapasan orang dewasa yaitu 15-20
Apabila otot antartulang rusuk luar per menit. Semakin bertambah umur seseorang,
(interkostal eksternal) berkontraksi dan otot frekuensi pernapasannya semakin lamban.
antartulang rusuk dalam (interkostal internal) Frekuensi pernapasan orang yang duduk lebih
berelaksasi, tulang rusuk terangkat sehingga rendah daripada orang yang berdiri. Semakin
volume rongga dada membesar. Kondisi tinggi suhu tubuh seseorang, frekuensi
tersebut mengakibatkan tekanan udara pernapasannya semakin cepat. Frekuensi
dalam rongga dada lebih kecil daripada pernapasan orang yang tidak beraktivitas atau
tekanan udara di luar tubuh sehingga udara beraktivitas ringan lebih rendah daripada orang
masuk ke paru-paru. yang melakukan aktivitas berat. Laki-laki memiliki
2) Ekspirasi volume paru-paru yang lebih besar daripada
Apabila otot antartulang rusuk dalam perempuan sehingga frekuensi pernapasan laki-
(interkostal internal) berkontraksi dan otot laki lebih rendah daripada perempuan.
antartulang rusuk luar (interkostal eksternal) 18. Jawaban: a
berelaksasi, tulang rusuk turun sehingga Asfiksi adalah kelainan atau gangguan dalam
volume rongga dada mengecil. Kondisi pengangkutan oksigen ke jaringan atau gangguan
tersebut mengakibatkan tekanan udara penggunaan oksigen oleh jaringan. Asfiksi
dalam rongga dada lebih besar daripada mengakibatkan sel-sel penyusun jaringan tubuh
tekanan udara di luar tubuh sehingga udara kekurangan oksigen.
keluar dari paru-paru.

Biologi Kelas XI 11
19. Jawaban: a TBC. Bronkus mengalami penyempitan dapat
Kanker paru-paru diakibatkan oleh adanya tumor mengakibatkan penyakit asma sehingga penderita
ganas yang terbentuk di dalam epitel bronkiolus. sulit bernapas. Adapun terhirupnya gas CO dalam
Emfisema yaitu penyakit yang terjadi karena konsentrasi tinggi dapat mengakibatkan proses
ketidaknormalan susunan dan fungsi alveolus. pengikatan O2 di dalam darah terganggu karena
Sianosis merupakan penyakit yang ditandai Hb lebih mudah berikatan dengan gas CO. Saat
dengan warna kulit dan membran mukosa kebiruan masuk ke sistem peredaran darah, gas CO akan
atau pucat karena kandungan O2 yang rendah berikatan dengan hemoglobin membentuk
dalam darah. Sementara itu, bronkitis merupakan karbokhemoglobin. Akibatnya, jaringan tubuh
infeksi pada bronkus. Difteri biasa menyerang kekurangan oksigen.
saluran pernapasan anak bagian atas yang
23. Jawaban: c
disebabkan oleh Corynebacterium diphteriae.
Gas CO merupakan hasil pembakaran tidak
Pneumonia yaitu radang paru-paru yang disebab-
sempurna dari mesin kendaraan bermotor. Gas
kan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae.
CO yang dihirup dan masuk ke aliran darah akan
20. Jawaban: d berikatan dengan Hb membentuk senyawa
Organ yang ditunjuk angka 3 yaitu bronkus. Pada HbCO. Jika kadar CO dalam darah tinggi, Hb tidak
bronkus dapat terjadi suatu peradangan yang dapat mengikat oksigen. Keadaan ini karena sifat
dinamakan bronkitis. Organ yang ditunjuk angka 5 Hb yang lebih mudah berikatan dengan CO
yaitu pleura. Selaput pleura dapat mengalami dibandingkan O 2. Akibatnya, tubuh akan ke-
peradangan sehingga timbul rasa nyeri saat kurangan oksigen sehingga dapat mengakibatkan
bernapas. Gangguan seperti ini disebut pleuritis. gangguan pernapasan fatal bahkan kematian.
Adapun bagian yang ditunjuk angka 1 yaitu
24. Jawaban: a
faring, angka 2 yaitu trakea, dan angka 4 yaitu
Gangguan yang ditandai dengan demam disertai
bronkiolus.
batuk, hidung tersumbat, wajah terlihat pucat,
21. Jawaban: e serta nafsu makan menurun merupakan gejala-
Peningkatan kadar asam dalam darah disebabkan gejala penyakit influenza. Penyakit influenza
oleh penumpukan karbon dioksida dalam darah. disebabkan oleh virus Orthomyxovirus yang dapat
Kondisi tersebut memengaruhi keseimbangan menimbulkan peradangan pada selaput mukosa
asam basa darah yang mengakibatkan gangguan di saluran pernapasan. Sementara itu, gangguan
pernapasan yang disebut asidosis respiratorik. yang disebabkan oleh adanya tumor ganas yang
Sementara itu, asfiksi yaitu gangguan dalam terbentuk di dalam epitel bronkiolus yaitu kanker
pengangkutan oksigen ke jaringan atau gangguan paru-paru. Gejala-gejala yang dialami oleh pen-
penggunaan oksigen oleh jaringan. Sianosis yaitu derita kanker paru-paru yaitu batuk ber-
gangguan yang diakibatkan karena kandungan kepanjangan, dada terasa sakit, dan napas
oksigen yang rendah dalam darah sehingga kulit menjadi lebih pendek. Gangguan yang disebab-
dan membran mukosa berwarna kebiruan. kan karena kekurangan oksigen di dalam jaringan
Hipoksia yaitu gangguan akibat kekurangan tubuh yaitu hipoksia. Seseorang yang mengalami
oksigen dalam jaringan. Emfisema yaitu hipoksia ditandai dengan warna kulit kebiruan,
gangguan yang terjadi karena ketidaknormalan sesak napas, dan sakit pada kepala. Gangguan
susunan dan fungsi alveolus. yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar
limfa pada hidung yaitu polip. Gejala-gejala
22. Jawaban: d
penderita polip yaitu hidung tersumbat, bersin-
Emfisema adalah gangguan yang terjadi karena
bersin, serta rongga hidung terasa gatal dan perih.
susunan dan fungsi alveolus yang abnormal.
Gangguan yang disebabkan oleh kontraksi otot
Emfisema dapat mengakibatkan jaringan paru-
polos pada bronkus yaitu asma. Gejala-gejala
paru kehilangan elastisitasnya karena gangguan
penderita asma yaitu sesak napas, nyeri di bagian
pada jaringan elastis dan kerusakan dinding di
dada, dan napas berbunyi.
antara alveoli. Pada emfisema stadium lanjut,
proses inspirasi dan ekspirasi terganggu serta 25. Jawaban: e
beban pernapasan meningkat sehingga timbul Rokok mengandung zat-zat berbahaya yang
komplikasi seperti hipertensi pulmonal atau bersifat karsinogenik sehingga dapat merusak sel-
pembesaran jantung yang diikuti gagal jantung. sel tubuh. Seseorang yang memiliki kebiasaan
Sementara itu, sel-sel penyusun jaringan tubuh merokok dapat mengakibatkan gangguan pada
yang kekurangan oksigen merupakan akibat dari sistem pernapasan, misalnya bronkitis dan kanker
penyakit asfiksi. Terbentuknya bintik-bintik kecil paru-paru. Kanker paru-paru ditandai penderita
pada dinding alveolus merupakan tanda penyakit mengalami batuk berkepanjangan disertai dahak

12 Sistem Pernapasan pada Manusia


yang berdarah dan napas terasa sesak. Adapun karena pembengkakan pada kelenjar limfa oleh
asma dapat disebabkan oleh masuknya zat polip dan amandel. Penyumbatan saluran napas
pemicu alergi (alergen), misalnya debu dan bulu menyebabkan kuantitas pernapasan atas
hewan peliharaan. Pneumonia dan TBC menurun. Sementara itu, pneumonia adalah
disebabkan oleh infeksi patogen. Emfisema gangguan akibat peradangan pada paru-paru oleh
disebabkan oleh keabnormalan susunan dan bakteri Diplococcus pneumoniae. Faringitis yaitu
fungsi alveolus. gangguan akibat peradangan pada faring oleh
bakteri Streptococcus pharyngitis. Tonsilitis yaitu
26. Jawaban: a
gangguan akibat infeksi mikroorganisme yang
Pneumonia yaitu peradangan paru-paru yang
menyebabkan peradangan pada amandel.
disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae.
Sinusitis yaitu gangguan akibat peradangan pada
Akibatnya, terjadi infeksi pada alveolus yang
rongga hidung bagian atas.
menyebabkan cairan dan eritrosit masuk ke
alveolus. Adapun emfisema yaitu gangguan yang 30. Jawaban: d
terjadi karena ketidaknormalan susunan dan fungsi Kanker paru-paru diakibatkan oleh adanya tumor
alveolus. Pleuritis yaitu peradangan selaput pleura. ganas yang terbentuk di dalam epitel bronkiolus,
Selaput pada pleura dilengkapi oleh lapisan cairan biasa diderita oleh perokok. Asfiksi disebabkan oleh
yang berfungsi mengurangi gesekan saat ber- adanya gangguan dalam pengangkutan oksigen
napas. Ketika terjadi peradangan, lapisan cairan ke jaringan tubuh atau gangguan penggunaan
tersebut menjadi lengket dan permukaan selaput oksigen oleh jaringan. Hipoksia disebabkan oleh
pleura menjadi kasar sehingga akan timbul rasa kurangnya oksigen di dalam jaringan sehingga
nyeri saat bernapas. Asfiksi yaitu gangguan dalam mengganggu sistem pernapasan. Asidosis
pengangkutan oksigen ke jaringan atau gangguan respiratorik diakibatkan oleh meningkatnya kadar
penggunaan oksigen oleh jaringan. Asma yaitu asam dalam darah sehingga dapat memengaruhi
gangguan pada rongga saluran pernapasan yang keseimbangan asam basa dalam darah. Rinitis
disebabkan oleh kontraksi otot polos pada bronkus diakibatkan oleh adanya peradangan pada rongga
sehingga mengakibatkan penderita sulit bernapas. hidung. Sementara itu, gangguan yang disebabkan
oleh bakteri Diplococcus pneumoniae yang
27. Jawaban: e
mengakibatkan radang pada paru-paru yaitu
Gangguan pada sistem pernapasan dapat
pneumonia. Gangguan yang disebabkan oleh
disebabkan oleh infeksi mikroorganisme,
kurangnya kandungan oksigen dalam darah yang
keracunan zat-zat berbahaya, dan kerusakan
mengakibatkan warna kulit dan membran mukosa
organ pernapasan. Adapun penyakit rinitis,
kebiruan yaitu sianosis. Gangguan yang
bronkitis, dan pleuritis disebabkan karena
disebabkan oleh adanya peradangan pada laring
peradangan (inflamasi). Rinitis merupakan
disebut laringitis.
peradangan pada rongga hidung. Bronkitis
merupakan peradangan pada bronkus. Pleuritis
B. Uraian
merupakan peradangan pada selaput paru-paru.
1. Paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit
28. Jawaban: c daripada paru-paru kiri. Hal ini karena per-
Sianosis adalah gangguan pada sistem per- cabangan bronkus yang menuju paru-paru kanan
napasan akibat rendahnya kandungan oksigen dan paru-paru kiri memiliki struktur yang berbeda.
dalam darah yang dapat mengakibatkan warna Percabangan bronkus ke arah kiri lebih panjang,
kulit dan membran mukosa kebiruan atau pucat. sempit, dan mendatar daripada percabangan ke
Adapun penyumbatan saluran napas dapat terjadi arah kanan. Keadaan tersebut yang menyebab-
akibat pembengkakan kelenjar limfa di hidung kan paru-paru kanan lebih mudah terserang
yang menyebabkan polip. Timbulnya rasa nyeri penyakit karena kuman-kuman penyakit lebih
saat bernapas dapat diakibatkan oleh peradangan mudah masuk ke paru-paru kanan.
pada selaput paru-paru (pleuritis). Timbulnya
bintik-bintik kecil pada dinding alveolus 2. Bagian yang ditunjuk tanda panah adalah
diakibatkan infeksi dari bakteri Mycobacterium alveolus. Alveolus berfungsi sebagai tempat
tuberculosis yang menyebabkan penyakit TBC. pertukaran gas. Struktur alveolus yang men-
Terganggunya pengangkutan oksigen ke jaringan dukung fungsinya sebagai tempat pertukaran gas
menyebabkan penyakit asfiksi. sebagai berikut.
a. Dinding alveolus sangat tipis sehingga gas-
29. Jawaban: a gas dapat berdifusi dengan mudah melewati
Wajah adenoid atau kesan wajah bodoh adalah membran alveolus.
gangguan dan penyumbatan saluran napas

Biologi Kelas XI 13
b. Alveolus berupa kantong-kantong kecil mirip dapat mengedarkan oksigen dengan cepat ke
anggur (alveoli) yang jumlahnya sangat seluruh jaringan tubuh.
banyak. Alveoli yang berjumlah banyak ini
7. Asma merupakan salah satu penyakit pada saluran
dapat memperluas permukaan yang di-
pernapasan yang dapat disebabkan oleh alergi.
gunakan untuk pertukaran gas.
Penyakit asma ditandai dengan adanya batuk,
c. Permukaan bagian dalam alveolus dilapisi
sesak napas, banyak lendir di saluran pernapasan,
oleh sel epitelium yang memungkinkan
dan bunyi mengi. Penyakit asma dipicu oleh
terjadinya difusi gas antara oksigen dan
masuknya alergen seperti debu dan bulu hewan
karbon dioksida.
peliharaan ke saluran pernapasan. Alergen
d. Pada permukaan bagian luar alveolus
tersebut memicu terjadinya kontraksi otot polos
terdapat jaringan kapiler darah. Jaringan
pada bronkus. Akibatnya, seseorang penderita
kapiler darah ini mempercepat terjadinya
asma mengalami kesulitan dalam bernapas
proses difusi dan pengangkutan gas-gas
sehingga untuk mengambil napas menimbulkan
pernapasan.
bunyi mengi.
3. Perhatikan daerah tanpa arsiran yang berada di
8. Apabila terjadi penumpukan CO2 dalam darah,
bawah garis tebal. Dalam daerah tersebut
kadar asam akan meningkat sehingga me-
terdapat 19 kotak. Setiap kotak mewakili 0,5 liter.
mengaruhi keseimbangan asam basa dalam
Jadi kekurangan volume oksigen atlet tersebut
darah. Keadaan ini dapat mengakibatkan
yaitu = 19 × 0,5 liter = 9,5 liter.
gangguan fisiologis yaitu asidosis respiratorik.
4. Bagian I menunjukkan pernapasan luar dan bagian Adapun dampak dari asidosis respiratorik yaitu
II menunjukkan pernapasan dalam. Pernapasan pernapasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat
luar yaitu pertukaran gas (O2 dan CO2) yang terjadi karena tubuh berusaha menurunkan kelebihan
antara udara dan darah. Selama pernapasan luar, asam dalam darah dengan cara menurunkan
di dalam paru-paru akan terjadi pertukaran gas karbon dioksida.
yaitu CO2 meninggalkan darah dan O2 masuk ke
9. Bahaya dari asap rokok dapat mengancam
darah melalui difusi. Selanjutnya, hemoglobin
kesehatan perokok aktif dan perokok pasif. Namun,
mengikat oksigen menjadi oksihemoglobin (HbO2).
perokok pasif memiliki risiko terserang penyakit tiga
Adapun pernapasan dalam adalah pertukaran gas
kali lebih besar daripada perokok aktif. 100%
di dalam jaringan tubuh. Pada pernapasan dalam,
bahaya dari asap rokok, hanya 25% berdampak
darah masuk ke jaringan tubuh. Oksigen
pada kesehatan perokok aktif. Hal ini dikarenakan
melepaskan ikatannya dengan hemoglobin dan
pada ujung batang rokok biasanya terdapat filter
berdifusi masuk ke cairan jaringan tubuh.
yang berfungsi mengurangi kadar nikotin yang
5. Angka 1 menunjukkan otot antartulang rusuk masuk ke tubuh. Sementara itu, 75% bahaya dari
bagian luar, angka 2 menunjukkan rongga dada, asap rokok berdampak pada kesehatan perokok
dan angka 3 menunjukkan otot diafragma. Saat pasif karena perokok pasif terpapar asap rokok
terjadi inspirasi, otot antartulang rusuk bagian luar secara langsung. Asap rokok yang dihirup oleh
dan otot diafragma berkontraksi. Berkontraksinya perokok pasif memiliki kurang lebih 4.000 jenis
otot antartulang rusuk bagian luar mengakibatkan senyawa kimia berbahaya seperti tar, nikotin,
tulang rusuk terangkat sehingga rongga dada sianida, benzena, arsenik, dan senyawa kimia
membesar. Berkontraksinya otot diafragma berbahaya lainnya. Senyawa kimia berbahaya
mengakibatkan diafragma mendatar sehingga dalam asap rokok yang terhirup, lalu mengendap
rongga dada membesar. Membesarnya rongga di dalam paru-paru dapat menyebabkan perokok
dada mengakibatkan tekanan udara di dalamnya pasif berpotensi terserang penyakit seperti kanker
mengecil sehingga udara masuk ke paru-paru. paru-paru, pneumonia, asma, dan bronkitis.
6. Apabila seseorang melakukan banyak aktivitas, 10. Seseorang yang bekerja di pertambangan berisiko
orang tersebut memerlukan banyak energi. Energi mengalami gangguan pada sistem pernapasan
diperoleh dari hasil pembakaran zat makanan oleh akibat menghirup debu tambang. Penyakit yang
oksigen yang masuk ke tubuh melalui sistem disebabkan oleh masuknya debu tambang ke
pernapasan. Jadi, apabila seseorang melakukan organ pernapasan disebut antrakosis. Penderita
banyak aktivitas, frekuensi pernapasannya dan antrakosis yang terpapar debu tambang akan
denyut nadi akan lebih cepat. Pada saat frekuensi mengalami sesak napas, tetapi jika sudah men-
pernapasan semakin cepat, denyut nadi juga derita antrakosis akut dapat mengalami emfisema
semakin cepat karena jantung akan memompa bahkan kematian. Debu tambang yang dapat
darah lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan merusak organ-organ pernapasan, misalnya silika,
oksigen di dalam tubuh. Dengan demikian, darah asbes, batu bara, dan bijih besi.

14 Sistem Pernapasan pada Manusia


Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:
1. menjelaskan struktur dan fungsi organ-organ ekskresi manusia;
2. menjelaskan gangguan dan penyakit pada sistem ekskresi manusia;
3. menjelaskan pengaruh kebiasaan pola hidup terhadap kesehatan organ-organ ekskresi;
4. menjelaskan teknologi yang berkaitan dengan sistem ekskresi.
Berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, peserta didik:
1. rajin beribadah sebagai wujud rasa syukur terhadap sistem ekskresi ciptaan Tuhan;
2. memiliki pola pikir ilmiah dan rasa ingin tahu yang tinggi mengenai mekanisme sistem ekskresi;
3. memiliki sifat peka dan peduli serta bertanggung jawab terhadap lingkungan yang berkaitan dengan sistem ekskresi;
4. memiliki sikap jujur, cinta damai, tekun, kritis, ilmiah, serta mau bekerja sama dalam setiap kegiatan.

Sistem Ekskresi pada Manusia

Mempelajari

Struktur dan Fungsi Sistem Gangguan dan Penyakit pada


Ekskresi Manusia Sistem Ekskresi Manusia

Mencakup Mencakup

• Struktur dan Fungsi Organ Ginjal • Gangguan dan Penyakit pada Ginjal
• Struktur dan Fungsi Organ Kulit • Gangguan dan Penyakit pada Kulit
• Struktur dan Fungsi Organ Paru-Paru • Gangguan dan Penyakit pada Paru-Paru
• Struktur dan Fungsi Organ Hati • Gangguan dan Penyakit pada Hati

Mampu

• Menjelaskan struktur fungsi organ ginjal beserta gangguan yang menyerangnya.


• Menjelaskan struktur fungsi organ kulit beserta gangguan yang menyerangnya.
• Menjelaskan struktur fungsi organ paru-paru beserta gangguan yang menyerangnya.
• Menjelaskan struktur fungsi organ hati beserta gangguan yang menyerangnya.
• Menjelaskan beberapa kebiasaan pola hidup yang dapat mengakibatkan gangguan-gangguan pada organ ekskresi.
• Menjelaskan teknologi yang dapat diterapkan untuk mengatasi gangguan organ ekskresi, khususnya gangguan pada ginjal.
• Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
• Menunjukkan perilaku teliti, disiplin, cermat, bertanggung jawab, objektif, jujur, terbuka, dan kritis dalam kegiatan yang berkaitan
dengan sistem ekskresi manusia.

Biologi Kelas XI 15
A. Pilihan Ganda 5. Jawaban: e
Penjelasan mengenai bagian-bagian yang
1. Jawaban: c ditunjuk pada gambar sebagai berikut.
Organ-organ ekskresi beserta zat hasil ekskresinya 1) Bagian yang ditunjuk huruf K yaitu glomerulus.
yang benar sebagai berikut. Pada glomerulus berlangsung proses
1) Paru-paru mengekskresikan karbon dioksida penyaringan zat-zat sisa dalam darah
dan uap air. (filtrasi) yang menghasilkan urine primer.
2) Hati mengekskresikan cairan empedu. 2) Bagian yang ditunjuk huruf L yaitu tubulus
3) Ginjal mengekskresikan urine. kontortus proksimal dan bagian yang
4) Kulit mengekskresikan keringat. ditunjuk huruf O yaitu lengkung Henle. Pada
Jadi, pasangan yang benar yaitu I-R, II-S, III-Q, tubulus kontortus proksimal dan lengkung
dan IV-P. Henle berlangsung proses penyerapan
2. Jawaban: a kembali zat-zat yang masih berguna dalam
Ginjal memiliki beberapa fungsi misalnya tubuh (reabsorpsi) yang menghasilkan urine
mengatur kandungan elektrolit. Pengaturan sekunder.
kandungan elektrolit dilakukan dengan cara 3) Bagian yang ditunjuk huruf M yaitu tubulus
menyaring zat-zat kimia yang masih berguna bagi kontortus distal. Pada tubulus kontortus
tubuh (natrium, fosfor, dan kalium) dan distal berlangsung proses penambahan zat
mengembalikannya ke saluran peredaran darah. sisa yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh
Selain itu, ginjal juga berfungsi menjaga asam (augmentasi) yang menghasilkan urine
basa cairan darah dengan mengekskresikan sebenarnya.
urine yang bersifat basa atau asam, menjaga 4) Bagian yang ditunjuk huruf N yaitu tubulus
keseimbangan air dalam tubuh dengan mengatur kolektivus. Pada tubulus kolektivus
volume plasma darah dan volume air, membuang berlangsung proses pengumpulan urine
sisa-sisa metabolisme tubuh, serta meng- sebenarnya sebelum dialirkan menuju rongga
hasilkan zat-zat seperti eritropoietin dan kalsitrol. ginjal.

3. Jawaban: b 6. Jawaban: b
Ginjal tersusun atas tiga bagian yaitu korteks Faktor-faktor yang memengaruhi produksi urine
(kulit ginjal), medula (sumsum ginjal), dan pel- sebagai berikut.
vis (rongga ginjal). Pada satu unit ginjal manusia 1) Psikologis, orang yang cemas akan lebih
terdapat sekitar satu juta nefron. Nefron sering mengeluarkan urine.
merupakan unit fungsional dan struktural terkecil 2) Usia, anak balita lebih banyak atau lebih
pada ginjal. Pada nefron ginjal tersebut sering mengeluarkan urine dibandingkan
berlangsung proses pembentukan urine. dengan orang dewasa.
3) Hormon antidiuretik (ADH), apabila ADH
4. Jawaban: b meningkat maka urine yang dikeluarkan
Proses pembentukan urine diawali dengan proses lebih sedikit dan lebih pekat.
filtrasi (angka 1) yang berlangsung di glomerulus, 4) Cuaca, apabila cuaca panas maka cairan
yaitu penyaringan zat-zat sisa dalam darah dan tubuh lebih banyak dikeluarkan dalam bentuk
menghasilkan produk urine primer (filtrat X). keringat. Apabila cuaca dingin maka cairan
Proses berikutnya adalah reabsorpsi (angka 2) tubuh lebih banyak dikeluarkan dalam bentuk
yang berlangsung di tubulus kontortus proksimal, urine.
yaitu proses penyerapan kembali zat-zat yang 5) Aktivitas, seseorang yang sering berolah-
masih berguna dan menghasilkan produk urine raga akan mengeluarkan urine lebih sedikit
sekunder (filtrat Y). Proses terakhir adalah dan lebih pekat.
augmentasi (angka 3) yang berlangsung di tubu-
lus kontortus distal, yaitu penambahan zat sisa
yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh dan produk
akhirnya yaitu urine sebenarnya.

16 Sistem Ekskresi pada Manusia


7. Jawaban: b germinativum. Mengalami proses deskuamasi
Bagian yang ditunjuk huruf X adalah glomerulus. (proses mengelupas) dan proses keratinisasi
Fungsi utama glomerulus adalah sebagai (pembentukan zat tanduk/keratin) merupakan ciri
penyaring/filtrasi darah dan menghasilkan produk stratum korneum (lapisan tanduk).
berupa urine primer. Sementara itu, tubulus
12. Jawaban: e
kontortus proksimal berfungsi sebagai tempat
Organ yang terdapat pada soal yaitu paru-paru.
reabsorpsi zat-zat yang masih berguna. Tubu-
Dalam sistem ekskresi, organ paru-paru berperan
lus kontortus distal berfungsi sebagai tempat
dalam proses pengeluaran karbon dioksida dan
augmentasi zat sisa yang tidak lagi diperlukan
uap air dari dalam tubuh. Karbon dioksida dan
oleh tubuh. Tubulus kolektivus berfungsi sebagai
uap air tersebut merupakan produk sisa dari
tempat pengumpulan urine sesungguhnya untuk
proses metabolisme tubuh.
disalurkan ke rongga ginjal. Kapsula Bowman
berfungsi untuk menampung sementara zat-zat 13. Jawaban: d
hasil penyaringan di glomerulus sebelum Pada proses pernapasan, oksigen yang dihirup
dialirkan ke tubulus kontortus proksimal. digunakan untuk mengoksidasi zat makanan
8. Jawaban: b untuk menghasilkan energi. Pada tingkat jaringan,
Kulit berperan sebagai alat ekskresi. Zat ekskresi proses pembentukan energi ini dilakukan oleh
yang dikeluarkan oleh kulit berupa keringat. mitokondria. Adapun gas CO 2 dan uap air
Keringat tersebut dihasilkan pada bagian kelenjar merupakan zat sisa dari proses pembentukan
keringat. Kelenjar keringat ditunjukkan angka II. energi tersebut. Zat sisa metabolisme dari sel
Keringat akan dialirkan melalui saluran kelenjar dan jaringan ini akan dikeluarkan dari tubuh
keringat dan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui paru-paru.
melalui pori-pori. Adapun angka I yaitu lapisan 14. Jawaban: b
epidermis, angka III yaitu kelenjar minyak, angka Hati berfungsi dalam sistem ekskresi dengan
IV yaitu folikel rambut, dan angka V yaitu kapiler menghasilkan cairan empedu. Empedu berasal
darah. dari penghancuran hemoglobin yang telah tua.
9. Jawaban: a Hemoglobin ini akan diuraikan menjadi hemin,
Stratum korneum (lapisan tanduk) merupakan zat besi, dan globin. Sementara itu, fungsi hati
lapisan kulit yang terletak paling luar. Lapisan dalam menyimpan energi adalah dengan
tersebut tersusun atas sel-sel mati yang bersifat mengubah glukosa menjadi glikogen. Mendetok-
keras, selalu mengelupas (deskuamasi), tahan sifikasi racun merupakan fungsi hati dalam
terhadap air, dan mengalami pembaruan selama detoksifikasi. Menghasilkan hormon glukagon
proses keratinisasi (pembentukan zat tanduk/ serta menghasilkan albumin dan globulin
keratin). Sementara itu, mengandung pigmen merupakan fungsi hati dalam penghasil zat kimia
melanin merupakan ciri stratum granulosum. tubuh.
Selalu membentuk sel-sel baru ke arah luar 15. Jawaban: b
merupakan ciri stratum germinativum. Sebagai pabrik kimia tubuh, hati menghasilkan
10. Jawaban: a beberapa protein penting yang dapat ditemukan
Bagian yang ditunjuk huruf P yaitu kelenjar dalam darah. Beberapa protein tersebut sebagai
minyak. Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan berikut.
minyak yang digunakan untuk meminyaki rambut 1) Albumin, berfungsi membantu ketersediaan
agar tidak kering. Sementara itu, menghasilkan kalsium dan unsur-unsur penting lain dalam
keringat merupakan fungsi kelenjar keringat. darah serta membantu pergerakan air dari
Menyimpan makanan cadangan dan melindungi aliran darah ke jaringan tubuh.
tubuh dari benturan merupakan fungsi jaringan 2) Globin, berfungsi membentuk hemoglobin
lemak. Melindungi jaringan di bawahnya yang berfungsi mengikat oksigen dalam sel
merupakan fungsi jaringan epidermis. darah merah (eritrosit).
3) Globulin, berfungsi dalam sistem kekebalan
11. Jawaban: a
tubuh yang bekerja sama dengan antibodi
Rambut yang terdapat pada kulit dapat tumbuh
untuk melawan mikroorganisme yang
terus karena mendapat sari-sari makanan dari
menyerang tubuh. Selain itu, globulin juga
pembuluh kapiler di bawah kantong rambut.
merupakan komponen kunci dari membran
Adapun pigmen melanosit pada kulit berperan
sel yang mengangkut lemak dalam aliran
sebagai penentu warna kulit. Membentuk sel-sel
darah ke dalam jaringan tubuh.
baru ke arah luar merupakan peran stratum

Biologi Kelas XI 17
16. Jawaban: b 20. Jawaban: a
Bagian yang ditunjuk huruf Y yaitu sel kupffer. Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat
Sel kupffer merupakan spesialisasi sel yang sisa metabolisme yang tidak berguna lagi bagi
terdapat pada sinusoid (pertemuan antara tubuh, misalnya urea, asam urat, dan CO 2.
pembuluh arteri hepatika dan vena porta- Pengeluaran zat sisa tersebut melalui berbagai
hepatika). Sel tersebut berfungsi memfagositosis aktivitas yaitu berkeringat, buang air kecil
organisme asing atau zat-zat berbahaya. (pengeluaran urine), dan mengembuskan napas.
Berdasarkan proses fagositosis tersebut, akan Berkeringat bertujuan untuk mengeluarkan sisa
menghasilkan bilirubin. Bilirubin tersebut lalu metabolisme berupa air, NaCl, urea, dan asam.
diekskresikan oleh kanalikuli dalam bentuk Pengeluaran urine bertujuan untuk mengeluarkan
empedu. Sementara itu, mengangkut 70% darah sisa metabolisme berupa air, asam urat, urea,
dari jumlah total darah di hati dan mengangkut amonia, dan kreatinin. Mengembuskan napas
sari-sari makanan dari usus halus merupakan berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa
fungsi vena porta hepatika. Mengangkut 30% metabolisme berupa CO 2 dan H 2O. Dengan
darah dari jumlah total darah di hati merupakan demikian, peristiwa ekskresi ditunjukkan oleh
fungsi arteri hepatika. Membantu darah aktivitas yang dilakukan Raka, Dendi, dan Diana.
membentuk zat pembeku dan kolesterol Adapun buang air besar merupakan peristiwa
merupakan fungsi fibrinogen dan protrombin. defekasi yaitu pembuangan sisa-sisa pencer-
naan. Meneteskan air mata merupakan peristiwa
17. Jawaban: b
sekresi air mata oleh kelenjar mata.
Cairan empedu memiliki beberapa fungsi yaitu
mencerna dan mengemulsikan lemak dalam B. Uraian
usus, mengaktifkan lipase, mengubah zat yang
tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam 1. Nefron terdapat pada bagian korteks ginjal dan
air, serta membentuk urea dan amonia. Sementara medula ginjal. Setiap nefron tersusun atas badan
itu, membantu darah membentuk zat pembeku Malpighi dan saluran nefron. Pada bagian korteks
dan kolesterol serta menyembuhkan luka ginjal terdapat badan Malpighi dan saluran nefron
merupakan fungsi fibrinogen dan protrombin. Fi- yang meliputi tubulus kontortus proksimal dan
brinogen dan protrombin merupakan zat-zat tubulus kontortus distal. Badan Malpighi
kimia yang dihasilkan oleh hati. mengandung glomerulus yang diselubungi oleh
kapsula Bowman. Glomerulus berupa anyaman
18. Jawaban: c pembuluh kapiler darah, sedangkan kapsula
Cairan empedu berasal dari penghancuran Bowman berbentuk cawan berdinding tebal yang
hemoglobin dari eritrosit yang tua. Hemoglobin mengelilingi glomerulus. Glomerulus meng-
akan diuraikan menjadi hemin, zat besi, dan hubungkan arteriola aferen (lebar) dengan
globin. Hemin akan dirombak menjadi bilirubin arteriola eferen (sempit). Adapun pada medula
dan biliverdin. Bilirubin dan biliverdin merupakan ginjal terdapat lengkung Henle naik, lengkung
zat warna bagi empedu dan mengandung warna Henle turun, dan tubulus kolektivus. Nefron
hijau-biru. Zat warna tersebut di dalam usus akan berfungsi dalam proses pembentukan urine yang
mengalami oksidasi menjadi urobilin. Urobilin lalu melalui tahap filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
diekskresikan dari dalam tubuh. Urobilin inilah
yang memberi warna kekuningan pada feses dan 2. Proses reabsorpsi berlangsung di bagian tubu-
urine. Adapun zat besi dan globin akan disimpan lus kontortus proksimal. Reabsorpsi zat-zat
di hati lalu dikirim ke sumsum tulang merah. tertentu dapat terjadi secara transpor aktif dan
Selanjutnya, zat-zat tersebut digunakan dalam difusi. Zat-zat yang mengalami transpor aktif
pembentukan antibodi atau hemoglobin baru. pada tubulus kontortus proksimal yaitu ion Na+,
K+, PO43–, NO3–, glukosa, dan asam amino. Ion
19. Jawaban: e Na+ mengalami difusi dari sel tubulus menuju
Sisa metabolisme protein berupa amonia. pembuluh kapiler. Proses difusi dapat terjadi
Amonia bersifat racun sehingga diubah oleh hati karena adanya perbedaan konsentrasi ion di
menjadi urea. Urea selanjutnya diangkut menuju dalam dan di luar sel tubulus. Difusi tersebut
ginjal untuk difiltrasi dan dikeluarkan melalui dapat meningkat karena permeabilitas sel tubu-
urine. Sebelum dikeluarkan dari tubuh, urine lus yang tinggi terhadap ion natrium. Permea-
disimpan sementara waktu di dalam kantong bilitas yang tinggi disebabkan oleh banyaknya
kemih. Jadi, bagian X yaitu hati, bagian Y yaitu mikrovili yang memperluas permukaan tubulus.
ginjal, dan bagian Z yaitu kantong kemih. Proses reabsorpsi ini memerlukan energi dan
dapat berlangsung secara terus-menerus.

18 Sistem Ekskresi pada Manusia


3. Bagian yang berperan sebagai kandung kemih Keterangan:
yaitu organ M. Hal ini karena pada orang sehat, V = pori-pori sebagai saluran pembuangan
urine di kandung kemih tidak mengandung kelebihan air dan garam mineral dalam
glukosa, protein, dan sel darah merah. Bagian bentuk keringat.
yang berperan sebagai arteri yang menyuplai W = kelenjar sudorifera atau kelenjar keringat,
darah ke ginjal yaitu L. Hal ini karena arteri berfungsi menghasilkan keringat.
mengangkut darah masuk ginjal untuk proses X = kelenjar minyak menghasilkan minyak yang
filtrasi. Di dalam arteri ini darah mengandung berfungsi meminyaki rambut agar tidak
semua zat yaitu garam, urea, glukosa, protein, kering.
air, dan sel darah. Bagian yang berperan sebagai
vena yang mengangkut darah dari ginjal yaitu N. 7. Pada saat cuaca panas, suhu tubuh akan
Hal ini karena bagian venalah yang mengangkut meningkat. Akibatnya, pembuluh darah di sekitar
kembali zat-zat yang masih dibutuhkan oleh kulit melebar untuk mengurangi panas yang
tubuh. Sebagai contoh, garam-garam, glukosa, berlebihan. Kondisi inilah yang membuat kulit
protein, air, dan sel-sel darah. tampak kemerahan akibat sel-sel darah merah
di dekat permukaan kulit menjadi lebih banyak.
4. Hormon antidiuretik merupakan hormon yang Selain itu, saat cuaca panas kelenjar keringat
dikeluarkan oleh kelenjar saraf hipofisis. menjadi lebih aktif sehingga tubuh lebih banyak
Pengeluaran hormon ini ditentukan oleh reseptor mengeluarkan keringat. Pengeluaran keringat
khusus di dalam otak yang secara terus-menerus yang banyak berfungsi melembapkan kulit dan
mengendalikan tekanan osmotik darah. Oleh menurunkan suhu tubuh supaya tetap stabil.
karena itu, hormon ini akan memengaruhi proses
reabsorpsi air pada tubulus kontortus proksimal 8. Proses ekskresi merupakan proses pengeluaran
sehingga permeabilitas sel terhadap air zat sisa hasil metabolisme tubuh. Feses bukan
meningkat. Pada saat tubuh kekurangan cairan, merupakan zat sisa hasil metabolisme,
konsentrasi air dalam darah menurun. Akibatnya, melainkan termasuk sisa proses pencernaan
sekresi ADH meningkat dan dialirkan oleh darah makanan. Oleh karena itu, pembuangan feses
menuju ginjal. ADH meningkatkan permeabilitas tidak termasuk dalam proses ekskresi.
sel terhadap air dan permeabilitas saluran Pembuangan feses termasuk proses defekasi
pengumpul. Dengan demikian, air akan berdifusi (proses pengeluaran feses dari tubuh).
keluar dari tubulus kolektivus, kemudian masuk
9. Hati merupakan bagian dari sistem ekskresi
ke darah. Keadaan tesebut dapat memulihkan
karena mampu mengekskresikan hasil sisa
konsentrasi air dalam darah. Akibatnya, urine
metabolisme tubuh. Hati mampu mengekskresikan
yang dihasilkan lebih sedikit dan pekat.
zat berupa cairan empedu secara terus-menerus.
5. Urine orang sehat memiliki bau khas karena Proses pembentukan cairan empedu berasal dari
mengandung amonia. Amonia tersebut berasal penghancuran hemoglobin dari eritrosit yang telah
dari hasil proses deaminasi (metabolisme) asam tua. Hemoglobin akan diuraikan menjadi zat besi,
amino yang sudah tidak dibutuhkan tubuh. globin, dan hemin. Zat besi dan globin akan
Adapun urine berwarna kuning karena disimpan di dalam hati, lalu dikirim ke sumsum
mengandung urobilin. Urobilin tersebut berasal tulang merah. Zat-zat tersebut digunakan dalam
dari hasil perombakan hemin. Hemin akan pembentukan hemoglobin baru. Sementara itu,
dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin. Biliru- hemin akan dirombak menjadi bilirubin dan
bin dan biliverdin tersebut di dalam usus akan biliverdin (zat warna bagi empedu dan
mengalami oksidasi menjadi urobilin. Urobilin lalu mengandung warna hijau-biru). Zat warna
diekskresikan dari tubuh serta memberi warna tersebut di dalam usus akan mengalami oksidasi
kekuningan pada urine. menjadi urobilin. Urobilin lalu diekskresikan dari
6. Nama dan fungsi bagian-bagian yang terdapat dalam tubuh serta memberi warna kekuningan
pada soal sebagai berikut. pada feses dan urine.
Pori-pori 10. Dalam sistem ekskresi, organ paru-paru berperan
untuk mengekskresikan karbon dioksida dan uap
air. Di dalam paru-paru terjadi proses pertukaran
gas oksigen dengan karbon dioksida. Oksigen
akan berdifusi dan diikat oleh sel darah merah
menuju ke sel-sel jaringan. Adapun karbon
Kelenjar dioksida dari jaringan akan berdifusi dan akan
keringat
dikeluarkan bersama uap air melalui hidung.
Kelenjar minyak

Biologi Kelas XI 19
A. Pilihan Ganda Adapun apabila terjadi hipersekresi hormon
adrenalin dapat menyebabkan sindrom cushing
1. Jawaban: a (kelelahan dan kelemahan otot). Adanya albu-
Proses pembentukan urine berlangsung melalui min di dalam urine sesungguhnya dapat
tiga tahap yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi. menyebabkan penyakit albuminuria.
Tahap filtrasi berlangsung di bagian glomerulus.
Darah yang masuk ke glomerulus akan disaring 4. Jawaban: d
dan komponen yang tersaring adalah protein dan Lentigo merupakan gangguan pada kulit yang
sel darah. Dari tahap filtrasi ini akan dihasilkan ditandai adanya bercak-bercak hiperpigmentasi
urine primer. Selanjutnya, urine primer akan pada kulit, berwarna cokelat hitam, dan apabila
masuk ke tubulus kontortus proksimal dan bercak terdapat pada orang tua bercak tidak
mengalami tahap reabsorpsi. Zat-zat penting akan dapat hilang. Namun, apabila bercak terdapat
diserap kembali oleh tubuh misalnya asam amino, pada orang muda, bercak dapat hilang jika tidak
glukosa, dan NaCl. Dari tahap reabsorpsi akan terkena sinar matahari. Sementara itu, eksim
dihasilkan urine sekunder. Urine sekunder akan (dermatitis) merupakan gangguan pada kulit yang
memasuki tubulus kontortus distal dan mengalami ditandai dengan kulit meradang dan mengalami
tahap augmentasi yaitu penambahan zat-zat yang iritasi. Lepra (kusta) merupakan gangguan infeksi
tidak diperlukan oleh tubuh misalnya urea. Dari kronis pada kulit yang diakibatkan oleh Myco-
tahap augmentasi akan dihasilkan urine bacterium leprae. Xerosis merupakan gangguan
sesungguhnya. Jadi, jika di dalam urine seseorang pada kulit yang ditandai dengan kulit yang tampak
masih terkandung protein mengindikasikan kering dan kasar.
terjadinya kerusakan pada glomerulus. 5. Jawaban: c
2. Jawaban: e Pasangan yang tepat antara jenis penyakit pada
Nefritis merupakan peradangan pada nefron kulit beserta penyebabnya dapat dilihat dalam
karena adanya infeksi bakteri Streptococcus. tabel berikut.
Gangguan ini dapat mengakibatkan seseorang Jenis Penyakit Penyebab
menderita uremia dan oedema. Uremia adalah
terbawanya urine ke dalam aliran darah akibat a. Eksim Adanya paparan kulit terhadap
penyebab iritasi seperti bahan
adanya kebocoran pada salah satu saluran dalam kimia pada kosmetik.
nefron. Oedema adalah penimbunan air di kaki
b. Kusta Adanya infeksi kronis pada
karena reabsorpsi air terganggu. Sementara itu, kulit yang diakibatkan oleh
gagal ginjal kronis ditandai dengan keadaan Mycobacterium leprae.
ginjal mengalami kerusakan permanen sehingga c. Kanker kulit Terpaparnya bahan-bahan
ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya. tertentu secara kumulatif,
Diabetes melitus (kencing manis) ditandai menurunnya daya tahan kulit,
dan berkurangnya melanosit.
dengan adanya hiperglisema (peningkatan kadar
d. Xerosis Adanya kelainan pada lapisan
gula darah). Albuminuria ditandai dengan tanduk.
terdapatnya albumin maupun protein lain di dalam e. Jerawat Produksi kelenjar minyak pada
urine. Poliuria ditandai dengan produksi urine kulit yang berlebih.
yang melebihi batas normal.
6. Jawaban: c
3. Jawaban: c 1) Scabies merupakan penyakit yang diakibat-
Anuria merupakan gangguan pada sistem kan oleh reaksi alergi terhadap tungau.
ekskresi yang ditandai dengan tidak terjadinya Penyakit ini ditandai dengan rasa gatal pada
pembentukan urine. Gangguan ini disebabkan malam hari dan tampak lepuh-lepuh kecil.
oleh adanya kerusakan pada glomerulus. 2) Lentigo ditandai adanya bercak-bercak
Akibatnya, proses filtrasi tidak dapat dilakukan hiperpigmentasi pada kulit yang berwarna
dan tidak ada urine yang dihasilkan. Sementara cokelat hitam.
itu, hiposekresi antidiuretik dapat mengakibatkan 3) Lepra merupakan penyakit infeksi kronis
volume urine yang dihasilkan lebih banyak dan pada kulit yang diakibatkan oleh bakteri
encer. Kekurangan hormon insulin dapat Mycobacterium leprae.
mengakibatkan terjadinya diabetes melitus.

20 Sistem Ekskresi pada Manusia


4) Dermatitis atau eksim ditandai dengan kulit 10. Jawaban: a
yang meradang dan mengalami iritasi. Der- Sirosis hati (pengerasan organ hati) merupakan
matitis apabila dibiarkan dapat menimbulkan gangguan pada sel hati yang disebabkan oleh
rasa gatal dan memicu terjadinya infeksi. kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol
5) Kanker kulit merupakan pertumbuhan sel- dan menggunakan obat-obatan berdosis tinggi.
sel kulit yang bersifat ganas. Kanker ini Sirosis hati ditandai dengan gejala-gejala seperti
dapat diakibatkan oleh terpaparnya bahan- perut kembung dan banyak angin, nyeri daerah
bahan tertentu secara kumulatif, menurun- ulu hati, perut mengeras dan membesar, serta
nya daya tahan kulit, dan berkurangnya demam, meriang, dan tubuh sulit digerakkan.
melanosit. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi minuman
beralkohol dan menggunakan obat-obatan juga
7. Jawaban: b
dapat menimbulkan gangguan hepatitis (radang
Pneumonia merupakan penyakit yang ditandai
hati). Sementara itu, gangguan dermatitis
dengan adanya peradangan paru-paru pada
disebabkan kulit mengalami peradangan dan
bagian alveolus. Peradangan tersebut dapat
iritasi. Jaundice (penyakit kuning) disebabkan
disebabkan oleh infeksi seperti Diplococcus
oleh warna kulit dan mata menjadi kuning.
pneumoniae atau Streptococcus pneumoniae.
Scabies merupakan penyakit kulit yang
Sementara itu, peradangan pada bronkus dapat
disebabkan oleh reaksi alergi terhadap tungau.
menimbulkan gangguan bronkitis. Kelainan dalam
Penyakit nefritis disebabkan adanya infeksi
pengangkutan oksigen ke jaringan dapat
bakteri Streptococcus pada nefron.
menimbulkan gangguan asfiksi. Infeksi bakteri
Corynebacterium diphteriae pada saluran B. Uraian
pernapasan dapat menimbulkan gangguan difteri.
1. Bagian yang ditunjuk huruf X yaitu glomerulus.
Gangguan rongga saluran pernapasan akibat
Jika bagian glomerulus mengalami kerusakan,
kontraksi otot polos dapat menimbulkan
proses penyaringan darah (filtrasi darah) akan
gangguan asma.
terganggu. Dari proses filtrasi akan menghasilkan
8. Jawaban: a urine primer yang komposisinya masih serupa
Kanker paru-paru merupakan gangguan yang dengan darah tetapi tidak mengandung protein
menyerang organ paru-paru yang diakibatkan dan elemen seluler seperti sel darah merah. Oleh
oleh adanya tumor ganas yang terbentuk di karena itu, jika terjadi kerusakan pada glomerulus
dalam epitel bronkiolus. Gangguan ini biasa dapat memungkinkan proses penyaringan protein
diderita oleh seseorang yang sering merokok. dan sel darah merah kurang sempurna sehingga
Sementara itu, pneumonia yaitu gangguan radang dalam urine masih ditemukan zat-zat tersebut.
paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Apabila urine seseorang mengandung protein
Diplococcus pneumoniae atau Streptococcus menandakan bahwa orang tersebut mengalami
pneumoniae. Penyakit hepatitis dapat disebabkan penyakit albuminuria. Sementara itu, apabila
oleh kebiasaan mengonsumsi minuman urine seseorang mengandung darah (sel darah
beralkohol dan menggunakan obat-obatan merah) menandakan bahwa orang tersebut
berdosis tinggi. Penyakit pleuritis disebabkan mengalami penyakit hematuria.
oleh infeksi virus dan bakteri pada selaput pleura.
2. Berdasarkan uji urine seorang pasien di
Penyakit xerosis dapat disebabkan adanya
laboratorium, setelah diuji dengan larutan Biuret
kelainan pada proses maturasi dari epidermis
urine berubah warna menjadi ungu. Kondisi ini
sehingga menghasilkan suatu permukaan kulit
menunjukkan bahwa urine pasien tersebut
yang tidak rata.
mengandung protein. Apabila urine pasien
9. Jawaban: e mengandung protein menandakan bahwa pasien
Penyakit jaundice (kuning) merupakan gejala menderita penyakit albuminuria. Penyakit ini
awal yang menunjukkan adanya gangguan pada terjadi karena adanya kerusakan alat filtrasi pada
hati, penyumbatan saluran empedu, atau adanya ginjal yaitu glomerulus. Adapun setelah diuji
gangguan pada metabolisme bilirubin. Sementara dengan larutan larutan Benedict, urine berubah
itu, infeksi bakteri pada ginjal dapat mengakibat- warna menjadi merah bata dan terdapat endapan.
kan gangguan nefritis. Endapan kapur pada Kondisi ini menunjukkan bahwa urine pasien
ureter dapat mengakibatkan gangguan batu ginjal. mengandung glukosa. Apabila urine mengandung
Menurunnya daya tahan kulit dapat mengakibat- glukosa menandakan bahwa pasien menderita
kan gangguan kanker kulit. Peradangan pada diabetes melitus. Penyakit ini terjadi karena
adanya kerusakan alat reabsorpsi pada ginjal
permukaan kulit dapat mengakibatkan gangguan
yaitu tubulus kontortus proksimal.
xerosis.

Biologi Kelas XI 21
3. Berdasarkan uraian pada soal, dapat disimpulkan monia adalah dengan cara pemberian vaksin IPD
bahwa Elsa mengalami penyakit biang keringat. (Invasice Pneumococcal Disease), menjaga
Penyakit biang keringat dapat dikarenakan daya tahan tubuh, menjaga kebersihan rumah
kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati dan lingkungan, membuat ventilasi udara yang
yang tidak dapat terbuang secara sempurna. cukup, serta menjaga keseimbangan nutrisi.
Keringat yang terperangkap tersebut dapat
5. Bagian yang ditunjuk huruf Y yaitu saluran
menimbulkan bintil-bintil merah yang disertai
empedu. Saluran empedu berfungsi mengalirkan
rasa gatal dan perih pada kulit. Faktor-faktor yang
empedu dari kantong empedu menuju saluran
dapat menyebabkan penyakit biang keringat di
pencernaan. Di dalam cairan empedu terdapat
antaranya kepanasan, saat iklim tropis, alergi
zat warna empedu yaitu pigmen bilirubin dan
kosmetik, dan aktivitas fisik tertentu (seperti
biliverdin yang mengandung warna hijau-biru. Zat
berolahraga).
warna tersebut di dalam usus akan mengalami
4. Bagian yang ditunjuk huruf P yaitu alveolus. Pada oksidasi menjadi urobilin. Urobilin lalu
alveolus dapat mengalami infeksi bakteri diekskresikan dari tubuh dan memberi warna
Diplococcus pneumoniae atau Streptococcus kekuningan pada urine serta feses. Dengan
pneumoniae. Infeksi bakteri tersebut dapat demikian, apabila saluran empedu mengalami
menyebabkan terjadinya peradangan pada penyumbatan dapat menimbulkan penyakit
alveolus yang disebut pneumonia. Upaya yang kuning (jaundice). Penyakit ini ditandai dengan
dapat dilakukan untuk mencegah penyakit pneu- warna kulit dan mata menjadi kuning.

22 Sistem Ekskresi pada Manusia


Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh
Letak Ginjal
Membuang Sisa Metabolisme

Mengatur Kandungan Elektrolit


Fungsi Ginjal
Menjaga Tekanan Osmosis

Struktur dan Fungsi Menjaga Asam Basa Cairan Darah


Organ Ginjal
Menghasilkan Zat EPO dan Kalsitriol
Struktur Ginjal
Filtrasi
Proses Pemben-
Reabsorpsi
tukan Urine
Augmentasi
Mikturasi
Hormon Antidiuretik

Usia
Struktur dan
Gaya Hidup dan Aktivitas
Fungsi Sistem Faktor-Faktor yang
Ekskresi Memengaruhi Kondisi Kesehatan
Manusia Produksi Urine
Psikologis

Cuaca

Jumlah Air yang Diminum

Stratum Korneum

Stratum Lusidum
Epidermis
Stratum Granulosum
Struktur dan Fungsi Struktur Kulit
Organ Kulit Stratum Germinativum
Dermis

Struktur dan Fungsi Fungsi Kulit


Organ Paru-Paru Tempat Menyimpan Energi
Sistem Menyimpan Vitamin-Vitamin
Ekskresi pada Struktur dan Fungsi Fungsi Hati Sebagai Pabrik Kimia Tubuh
Manusia Organ Hati
Pembersih atau Detoksifikasi

Struktur Hati Memproduksi Cairan Empedu

Batu Ginjal

Diabetes Melitus
Gangguan dan
Gagal Ginjal Kronis
Penyakit pada Ginjal
Nefritis

Albuminuria
Xerosis
Anuria
Lentigo
Gangguan dan Poliuria
Gangguan Kanker Kulit
dan Penyakit Penyakit pada Kulit
Eksim atau Dermatitis
pada Sistem
Ekskresi Scabies
Tuberkulosis (TBC)
Kusta atau Lepra
Gangguan dan Penyakit Pneumonia
pada Paru-Paru Jerawat
Emfisema
Biang Keringat
Kanker Paru-Paru

Pleuritis

Hepatitis atau Radang Hati


Gangguan dan
Penyakit pada Hati
Penyakit Kuning (Jaundice)

Sirosis Hati (Pengerasan Organ Hati)

Biologi Kelas XI 23
A. Pilihan Ganda filtrasi yang akan menghasilkan filtrat glomerulus.
Filtrat glomerulus masuk ke tubulus kontortus
1. Jawaban: b proksimal (angka 4) dan lengkung Henle (angka 5)
Salah satu organ tubuh yang berperan sebagai untuk mengalami proses reabsorpsi serta
alat ekskresi yaitu hati. Hati berperan dalam menghasilkan urine sekunder. Adapun angka 3
mengekskresikan getah cairan empedu. Hati adalah arteriola aferen yang berperan untuk
ditunjukkan oleh gambar pilihan b. Adapun mengangkut darah menuju glomerulus.
gambar pilihan a yaitu usus besar, gambar pilihan c
yaitu jantung, gambar pilihan d yaitu lambung, 5. Jawaban: c
dan gambar pilihan e yaitu pankreas. Usus besar, Pembuluh-pembuluh darah yang berfungsi
lambung, dan pankreas berperan sebagai alat mengumpulkan hasil ekskresi pada ginjal
pencernaan makanan. Sementara itu, jantung dinamakan tubulus kolektivus. Tubulus
berperan sebagai alat peredaran darah. kolektivus ini berhubungan dengan rongga ginjal
(pelvis ginjal). Dari rongga ginjal tersebut hasil
2. Jawaban: a ekskresi akan dialirkan ke ureter dan bermuara
Organ ginjal memiliki beberapa fungsi seperti pada kantong kemih (vesica urinaria). Kantong
berikut. kemih berfungsi sebagai tempat penampungan
1) Menjaga keseimbangan air dalam tubuh. urine sementara. Sementara itu, glomerulus
2) Membuang sisa metabolisme tubuh. berupa anyaman pembuluh kapiler darah yang
3) Mengatur kandungan elektrolit. berfungsi sebagai tempat penyaringan darah.
4) Menjaga tekanan osmosis. Kapsula Bowman berupa cawan berdinding tebal
5) Menjaga asam basa cairan darah. yang mengelilingi glomerulus. Kapsula Bowman
6) Menghasilkan zat-zat seperti eritropoietin berfungsi menampung sementara filtrat glomerulus.
(EPO) dan kalsitriol. Tubulus kontortus distal berfungsi sebagai tempat
Adapun menyimpan energi dan vitamin-vitamin augmentasi dan tubulus kontortus proksimal
serta menjadi tempat pabrik kimia tubuh berfungsi sebagai tempat reabsorpsi.
merupakan fungsi organ hati.
6. Jawaban: c
3. Jawaban: d Reabsorpsi zat-zat tertentu dapat terjadi secara
Bagian yang ditunjuk huruf X adalah tubulus transpor aktif dan difusi. Zat-zat yang mengalami
kontortus proksimal. Di dalam tubulus tersebut transpor aktif pada tubulus kontortus proksimal
terjadi proses reabsorpsi, yaitu penyerapan yaitu ion natrium, kalium, fosfat, nitrat, glukosa,
kembali zat-zat yang masih berguna bagi tubuh dan asam amino. Sementara itu, ion natrium akan
untuk dikembalikan menuju darah. Hasil dari mengalami difusi dari sel tubulus menuju
proses reabsorpsi adalah urine sekunder. Adapun pembuluh kapiler. Proses difusi tersebut dapat
filtrasi terjadi di dalam glomerulus dan terjadi karena adanya perbedaan konsentrasi ion
menghasilkan urine primer. Sementara itu, di dalam dan di luar sel tubulus. Proses difusi
augmentasi terjadi di dalam tubulus kontortus dis- tersebut dapat meningkat karena permeabilitas
tal. Proses augmentasi menghasilkan urine sel tubulus yang tinggi terhadap ion natrium.
sesungguhnya. Permeabilitas yang tinggi ini disebabkan oleh
4. Jawaban: a banyaknya mikrovili yang memperluas per-
Sekresi tubular disebut juga augmentasi, yaitu mukaan tubulus.
proses penambahan zat-zat yang tidak 7. Jawaban: e
diperlukan oleh tubuh ke dalam tubulus kontortus Tahap augmentasi atau sekresi tubular
distal (angka 1). Sel-sel tubulus menyekresi ion merupakan proses penambahan zat-zat yang
hidrogen (H+), ion kalium (K+), amonium (NH3), tidak diperlukan oleh tubuh ke dalam tubulus
urea, kreatinin, dan racun ke dalam lumen tubu- kontortus distal. Sel-sel tubulus menyekresikan
lus melalui proses difusi. Ion-ion ini lalu menyatu ion hidrogen, ion kalium, ion amonium, urea,
dengan urine sekunder dan dikumpulkan dalam kreatinin, dan racun ke dalam lumen tubulus
tubulus pengumpul untuk disalurkan menuju melalui proses difusi. Ion-ion tersebut lalu
medula ginjal. Sementara itu, proses yang terjadi menyatu dengan urine sekunder.
di dalam glomerulus (angka 2) adalah proses

24 Sistem Ekskresi pada Manusia


8. Jawaban: e 11. Jawaban: b
Proses pembentukan urine diawali dengan proses Karakteristik urine orang sehat sebagai berikut.
filtrasi (huruf P), yaitu penyaringan zat-zat sisa a) pH berkisar 4,5–7,5.
dalam darah di glomerulus dan menghasilkan b) Mengandung air, urea, amonia, garam, dan
produk berupa urine primer. Proses selanjutnya sisa substansi lain seperti pigmen empedu.
adalah reabsorpsi (huruf Q) yaitu proses Pigmen empedu yang ada yaitu urobilin.
penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna Urobilin merupakan zat yang akan memberi
bagi tubuh. Proses reabsorpsi berlangsung di warna kekuningan pada urine.
tubulus kontortus proksimal serta lengkung Henle c) Apabila diuji dengan larutan Benedict,
yang menghasilkan produk berupa urine seharusnya urine orang sehat tidak akan
sekunder. Proses terakhir adalah augmentasi mengalami perubahan warna. Jika terjadi
(huruf R) yaitu proses penambahan zat sisa yang perubahan warna merah bata menunjukkan
tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Proses adanya glukosa. Oleh karena itu, dapat
augmentasi berlangsung di tubulus kontortus dis- didiagnosis bahwa orang tersebut
tal yang menghasilkan produk berupa urine mengalami diabetes melitus.
sebenarnya. Jadi, pada skema pembentukan 12. Jawaban: e
urine yang terdapat pada soal, huruf Q dan R Lapisan K merupakan lapisan dermis atau jangat
secara berurutan adalah reabsorpsi dan yang di dalamnya terdapat struktur sebagai
augmentasi. berikut.
9. Jawaban: a 1) Pembuluh darah.
Mikturasi merupakan proses pengeluaran urine 2) Folikel rambut.
dari dalam tubuh. Apabila di dalam kandung 3) Glandula sebasea (kelenjar minyak).
kemih terdapat urine sekitar 200–300 mL, akan 4) Glandula sudorifera (kelenjar keringat).
timbul refleks rasa ingin buang air kecil. Urutan 5) Ujung-ujung saraf perasa.
proses pengeluaran urine tersebut adalah Stratum lusidum, stratum korneum, dan stratum
ginjal - ureter - kandung kemih - uretra. granulosum merupakan penyusun lapisan epi-
dermis. Adapun jaringan adiposa merupakan
10. Jawaban: b bantalan lemak di bawah kulit.
Pasangan antara faktor-faktor yang memengaruhi
produksi urine beserta karakteristiknya yang 13. Jawaban: a
benar sebagai berikut. Stratum lusidum merupakan lapisan kulit yang
berada di bagian epidermis. Lapisan tersebut
Faktor Karakteristik
tersusun atas sel-sel yang tidak berinti. Lapisan
a. Psikologis Orang yang sedang cemas, stratum lusidum berfungsi untuk menggantikan
aktivitas metabolismenya akan stratum korneum yang sel-selnya telah mati.
lebih cepat sehingga akan lebih
sering mengeluarkan urine. Sementara itu, menahan panas tubuh, sebagai
b. Aktivitas Orang yang sering berolahraga,
cadangan makanan, dan melindungi tubuh
urine yang terbentuk akan lebih terhadap benturan merupakan peran jaringan
sedikit dan lebih pekat. lemak. Membentuk sel-sel baru ke arah luar
c. Cuaca Apabila cuaca dingin, cairan merupakan fungsi stratum germinativum.
dalam tubuh akan lebih banyak Menghasilkan keringat merupakan fungsi kelenjar
dikeluarkan dalam bentuk urine.
Sementara itu, apabila cuaca
keringat. Menghasilkan minyak merupakan
panas, cairan dalam tubuh akan fungsi kelenjar minyak.
lebih banyak dikeluarkan dalam
bentuk keringat. 14. Jawaban: e
d. Jumlah air yang Seseorang yang mengonsumsi Kulit memiliki fungsi protektif yaitu melindungi
diminum banyak air minum, volume urine organ tubuh dari kontak mekanis yang dapat
yang diproduksi akan me- mengakibatkan cedera. Selain itu, kulit juga
ningkat.
melindungi tubuh dari kontak yang berupa
e. Kesehatan Orang yang sakit bisa
mengeluarkan urine lebih
sengatan panas matahari. Sel-sel melanosit yang
banyak atau lebih sedikit terdapat pada kulit mempunyai fungsi penting
tergantung jenis penyakit yang dalam melindungi tubuh dari bahaya paparan
dideritanya.
sinar UV. Sementara itu, produksi keringat dan
minyak pada kulit membuat lapisan kulit bersifat
asam. Kondisi ini berfungsi melindungi tubuh dari
infeksi jamur dan bakteri.

Biologi Kelas XI 25
15. Jawaban: e 19. Jawaban: b
Dalam sistem ekskresi, hati berperan untuk Apabila suhu udara dingin, terjadi beberapa
mengekskresikan getah empedu. Getah empedu mekanisme kompleks dari sistem ekskresi untuk
mengandung air, asam empedu, garam empedu, mempertahankan suhu tubuh. Adapun mekanis-
kolesterol, fosfolipid (lesitin), zat warna empedu menya seperti berikut.
(pigmen bilirubin dan biliverdin), serta beberapa 1) Otot erektor berkontraksi sehingga terjadi
ion. Dalam getah empedu tidak mengandung vasokonstriksi (gemetar) sebagai upaya
glukosa dan globin. menimbulkan panas.
2) Sistem koordinasi akan memperlambat
16. Jawaban: c
sirkulasi darah sehingga lubang pori-pori
Hati berfungsi dalam membantu membersihkan
mengecil. Akibatnya, produksi keringat
zat-zat racun (berbahaya), seperti obat dan
menurun untuk mengurangi hilangnya panas
alkohol dari aliran darah. Hati tersebut
tubuh.
melakukannya dengan cara menyerap zat-zat
beracun lalu menetralkannya menggunakan 20. Jawaban: c
cairan empedu. Sementara itu, memproduksi al- Zat yang terkandung di dalam urine orang sehat
bumin dan globulin, serta membentuk zat di antaranya air, garam, urea, dan sisa substansi
pembeku dan kolesterol merupakan peran hati lain seperti empedu. Namun, berdasarkan hasil
sebagai pabrik kimia tubuh. Adapun mengeks- pemeriksaan laboratorium tersebut, urine
kresikan cairan empedu secara terus-menerus seorang pasien diketahui mengandung glukosa.
merupakan peran hati dalam memproduksi cairan Keadaan ini menunjukkan adanya kekurang-
empedu (hati sebagai organ ekskresi). sempurnaan pada proses reabsorpsi yang
17. Jawaban: e berlangsung di tubulus kontortus proksimal
Cairan empedu berasal dari penghancuran (angka III). Peristiwa ini menunjukkan bahwa di
hemoglobin dari eritrosit yang tua. Hemoglobin tubulus kontortus proksimal mengalami
akan diuraikan menjadi hemin, zat besi, dan gangguan. Akibatnya, glukosa tidak direabsorpsi
globin. Hemin akan dirombak menjadi bilirubin dan ikut dikeluarkan bersama urine. Gangguan
dan biliverdin. Bilirubin dan biliverdin merupakan yang ditandai dengan adanya glukosa dalam
zat warna bagi empedu dan mengandung warna urine dinamakan diabetes melitus. Sementara itu,
hijau-biru. Zat warna tersebut di dalam usus akan angka I adalah tubulus kontortus distal. Apabila
mengalami oksidasi menjadi urobilin (zat warna tubulus kontortus distal mengalami kerusakan
kekuningan pada feses dan urine). Sementara akan mengakibatkan proses augmentasi
itu, zat besi dan globin akan disimpan di dalam terganggu. Angka II adalah glomerulus. Apabila
hati lalu dikirim ke sumsum tulang merah. Zat- glomerulus mengalami kerusakan akan meng-
zat tersebut digunakan dalam pembentukan akibatkan proses filtrasi (penyaringan) darah
antibodi atau hemoglobin baru. terganggu. Angka IV adalah tubulus kolektivus
dan angka V adalah lengkung Henle.
18. Jawaban: e
21. Jawaban: e
Pada atlet lari 400 meter, saat melakukan banyak
Diabetes insipidus merupakan penyakit yang
aktivitas suhu tubuh akan meningkat. Pada
berkaitan dengan produksi hormon ADH. Hormon
grafik, peningkatan metabolisme tubuh ditunjuk-
ADH bekerja pada ginjal untuk memekatkan urine
kan dengan kenaikan kurva secara drastis
sehingga terjadi keseimbangan air dan elektrolit
sebelum mencapai huruf X. Meningkatnya suhu dalam tubuh. Jika terjadi gangguan pada produksi
tubuh ini mengakibatkan pembuluh darah yang ADH, akan membuat produksi urine yang
berada di bawah kulit melebar sehingga tubuh berlebihan sehingga bisa mengakibatkan
melepaskan panas ke udara. Pelepasan panas dehidrasi dan membuat penderita merasa
ini mendorong kelenjar sudorifera mengeluarkan kehausan setiap saat. Penyakit ini dikenal dengan
keringat. Keringat yang dikeluarkan membuat diabetes insipidus. Sementara itu, nefritis
suhu tubuh menurun. Ketika mencapai garis merupakan penyakit yang disebabkan adanya
finish, pelari mengurangi kecepatannya sehingga infeksi pada nefron. Albuminuria yaitu
suhu tubuhnya menurun yang ditunjuk grafik dari terdapatnya albumin maupun protein dalam urine.
X–Y. Kencing batu disebabkan tersumbatnya saluran
urine oleh batu ginjal. Diabetes melitus
disebabkan oleh kurangnya produksi hormon
insulin.

26 Sistem Ekskresi pada Manusia


22. Jawaban: d Berlebihnya produksi kelenjar minyak dapat
Gagal ginjal yaitu keadaan ginjal yang mengalami mengakibatkan terjadinya penyumbatan saluran
kerusakan permanen sehingga ginjal tidak dapat folikel rambut dan kulit. Keadaan ini dapat
menjalankan fungsinya. Dalam beberapa kasus mengakibatkan kulit menjadi meradang.
serius, seorang penderita gagal ginjal disarankan Sementara itu, eksim (dermatitis) ditandai
melakukan tindakan cuci darah (hemodialisis). dengan kulit meradang dan mengalami iritasi.
Penanganan dan pengobatan gagal ginjal ini Lentigo ditandai adanya bercak-bercak
bertujuan untuk mengendalikan gejala, me- hiperpigmentasi pada kulit yang berwarna cokelat
minimalkan komplikasi, dan memperlambat hitam. Kanker kulit merupakan pertumbuhan sel-
perkembangan penyakit. Metode cuci darah sel kulit yang bersifat ganas.
(hemodialisis) dilakukan melalui proses
26. Jawaban: b
penyaringan atau pemisahan sisa metabolisme
Scabies merupakan penyakit yang diakibatkan
melalui selaput semipermeabel dalam mesin
oleh reaksi alergi terhadap tungau. Penyakit
dialisis. Darah yang sudah bersih dipompa
tersebut ditandai dengan timbulnya rasa gatal
kembali di dalam tubuh.
pada malam hari, tampak lepuh-lepuh kecil, serta
23. Jawaban: b terjadi abrasi yang dikarenakan garukan dan
Diabetes melitus sering dikenal dengan kencing goresan pada ruam. Sementara itu, berkurangnya
manis. Kencing manis merupakan gangguan yang melanosit merupakan gejala penyakit kanker
ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar kulit. Munculnya bintil-bintil berwarna merah pada
gula darah). Gejala-gejala yang dapat menimbul- kulit merupakan gejala penyakit biang keringat.
kan diabetes melitus di antaranya kadar gula Adanya bercak-bercak hiperpigmentasi pada kulit
darah yang tinggi, poliuria (sering buang air kecil merupakan gejala penyakit lentigo. Meradangnya
dalam volume yang besar), dan polidipsia (rasa kulit yang disertai dengan iritasi merupakan gejala
haus terus-menerus). Apabila kadar gula darah penyakit eksim atau dermatitis.
mencapai nilai di atas 160–180 mg/dl, glukosa
27. Jawaban: d
akan ikut dikeluarkan bersama urine. Jika kadar
Pneumonia merupakan penyakit peradangan
glukosa dalam darah lebih tinggi, ginjal akan
paru-paru pada bagian alveolus. Penyakit
memerlukan air dalam volume yang besar untuk
pneumonia dapat dicegah dengan cara pemberian
mengencerkan glukosa. Adapun terjadinya
vaksin IPD (Invasice Pneumococcal Disease),
pembengkakan di seluruh tubuh dan kadar
menjaga daya tahan tubuh, menjaga kebersihan
kreatinin lebih dari 25 mg/kg berat badan dapat
rumah dan lingkungan, membuat ventilasi udara
menimbulkan gangguan gagal ginjal kronis.
yang cukup, serta menjaga keseimbangan
24. Jawaban: b nutrisi. Sementara itu, penyakit TBC dapat
Xerosis merupakan gangguan kulit dengan dicegah dengan menutup mulut dan hidung saat
keadaan kulit tampak kering dan kasar. batuk, menghindari kontak dengan penderita TBC,
Gangguan ini ditandai dengan adanya rasa gatal tidak merokok, menjaga kebersihan rumah dan
sehingga terjadi peradangan pada permukaan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi,
kulit. Peradangan tersebut dapat disebabkan menghindari polusi udara, serta memberikan
adanya kelainan pada lapisan tanduk. Gangguan vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin).
xerosis mencerminkan adanya kelainan pada Pencegahan penyakit pleuritis dapat dilakukan
proses maturasi dari epidermis sehingga akan dengan menghindari obat-obatan yang memicu
menghasilkan suatu permukaan kulit yang tidak alergi dan melakukan cara hidup sehat. Penyakit
merata. Sementara itu, lentigo ditandai adanya emfisema dapat dicegah dengan berhenti
bercak-bercak hiperpigmentasi pada kulit yang merokok, menghindari polusi udara, dan memulai
berwarna cokelat hitam. Scabies merupakan gaya hidup sehat. Penyakit kanker paru-paru
penyakit yang diakibatkan oleh reaksi alergi dapat dicegah dengan berhenti merokok, makan
terhadap tungau. Lepra (kusta) merupakan makanan yang sehat, dan berolahraga secara
penyakit infeksi kronis pada kulit yang teratur.
diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium leprae.
28. Jawaban: e
25. Jawaban: c Penyakit jaundice dikenal dengan penyakit
Jerawat merupakan gangguan yang ditandai kuning. Penyakit ini dapat menyerang baik
dengan kondisi abnormal pada kulit akibat dari orang dewasa maupun anak-anak. Penyakit
produksi kelenjar minyak yang berlebih. jaundice ditandai dengan gejala-gejala di

Biologi Kelas XI 27
antaranya mata dan kulit berwarna kuning, terjadi proses augmentasi yaitu proses penambahan
demam tinggi, cepat lelah dan pusing, serta zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh
kadang pingsan. Adapun air kencing berwarna sehingga menghasilkan urine sesungguhya.
gelap dan feses pucat menunjukkan gejala
2. Urine primer hasil filtrasi yang terjadi di
penyakit hepatitis C. Perut mengeras dan
glomerulus harus direabsorpsi karena urine
membesar menunjukkan gejala penyakit sirosis
primer masih mengandung banyak zat yang
hati.
diperlukan tubuh, misalnya glukosa, garam-
29. Jawaban: a garam, dan asam amino. Komposisi utama urine
Gejala-gejala yang terdapat pada soal primer sebagai berikut.
menunjukkan penyakit sirosis hati (pengerasan No. Molekul Kadar/gram
organ hati). Penyakit tersebut dapat terjadi
karena adanya kerusakan pada sel-sel hati yang 1. Air 900
disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi 2. Protein 0
3. Glukosa 1
minuman beralkohol atau obat-obatan. Selain itu, 4. Asam amino 0,5
penyakit sirosis hati juga dapat disebabkan oleh 5. Urea 0,3
infeksi virus atau bakteri, adanya sel tumor atau 6. Ion anorganik 7,2
kanker, dan adanya penumpukan racun dalam
tubuh yang berlebihan. Sementara itu, ter- 3. Darah setelah mengalami proses filtrasi di
sumbatnya saluran empedu dan adanya glomerulus akan menghasilkan filtrat glomeru-
gangguan pada metabolisme bilirubin dapat lus yang terdiri atas urea dan glukosa. Namun,
menimbulkan penyakit kuning (jaundice). Adanya glukosa tersebut akan diserap kembali melalui
infeksi virus hepatitis A dapat menimbulkan proses reabsorpsi di bagian tubulus kontortus
penyakit hepatitis A. Adanya infeksi virus hepa- proksimal dan lengkung Henle. Namun, pada
titis B dapat menimbulkan penyakit hepatitis B. saat di tubulus distal akan berlangsung sekresi
ion-ion NH3–. Akibatnya, di dalam urine tetap
30. Jawaban: b
terkandung urea.
Dari tabel tampak dalam urine sekunder
terkandung banyak glukosa dalam darah. 4. Pada usia balita atau anak-anak, urine yang
Dimungkinkan orang tersebut menderita diproduksi lebih sering daripada orang lanjut usia.
glukouria. Sementara itu, dari tabel tampak Keadaan ini dikarenakan balita atau anak-anak
kandungan protein dan asam urat dalam darah belum bisa mengendalikan rangsangan untuk
rendah sehingga orang tersebut tidak mungkin mikturasi. Selain itu, balita atau anak-anak lebih
menderita uremia dan albuminuria. banyak mengonsumsi makanan dalam bentuk
cairan sehingga urine yang dihasilkan lebih
B. Uraian
banyak. Sementara itu, produksi urine pada
1. a. Keterangan dari gambar sebagai berikut. orang lanjut usia lebih sedikit. Keadaan ini
Angka 1 = tubulus kontortus distal dikarenakan setelah usia 40 tahun, jumlah nefron
Angka 2 = glomerulus yang berfungsi akan menurun kira-kira 10%
Angka 3 = kapsula Bowman setiap tahun. Kondisi ini akan mengurangi ke-
Angka 4 = tubulus kontortus proksimal mampuan ginjal dalam memproses pengeluaran
Angka 5 = tubulus kolektivus urine.
Angka 6 = lengkung Henle
5. Peran kulit sebagai regulator suhu dapat
b. Pada bagian yang ditunjuk angka 2 terjadi
dilakukan dengan cara memproduksi keringat
proses filtrasi yaitu proses penyaringan zat-
dan mengkonstriksikan pembuluh darah dalam
zat sisa dalam darah. Hasil dari proses
kulit. Pada saat suhu tinggi, kulit akan
filtrasi adalah urine primer. Adapun pada
mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak dan
bagian yang ditunjuk angka 4 terjadi proses
memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi).
reabsorpsi yaitu proses penyerapan kembali
Keadaan tersebut dapat menyebabkan panas
zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh.
akan terbawa keluar dari tubuh. Adapun saat suhu
Hasil dari proses reabsorpsi adalah urine
rendah, kulit akan mengeluarkan keringat dalam
sekunder.
jumlah sedikit dan mempersempit pembuluh
c. Urine sesungguhnya dihasilkan oleh bagian darah (vaskonstriksi). Keadaan tersebut dapat
yang ditunjuk angka 1 yaitu tubulus kontortus mengurangi pengeluaran panas oleh tubuh.
distal. Pada tubulus kontortus distal terjadi

28 Sistem Ekskresi pada Manusia


Dengan demikian, kulit akan terus menjaga agar hasil uji urine Andi menunjukkan bahwa tidak
suhu tubuh tidak berubah meskipun terjadi terdapat endapan dan urine tetap berwarna
perubahan suhu lingkungan. kekuningan. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa urine Dika mengandung glukosa dan urine
6. Cairan empedu terbentuk dari proses peng-
Andi tidak mengandung glukosa. Oleh karena itu,
hancuran hemoglobin dari eritrosit yang telah tua.
dapat didiagnosis bahwa Dika menderita diabe-
Hemoglobin tersebut akan diuraikan menjadi zat
tes melitus.
besi, globin, dan hemin. Zat besi dan globin akan
disimpan di dalam hati lalu dikirim ke sumsum 9. Jika penderita diabetes melitus mengonsumsi
tulang merah. Zat-zat tersebut akan dimanfaat- makanan berkadar gula tinggi, kadar gula dalam
kan dalam pembentukan hemoglobin baru atau darahnya juga tinggi. Kondisi ini karena hormon
antibodi. Sementara itu, hemin akan dirombak insulin tidak mampu mengubah semua glukosa
menjadi bilirubin dan biliverdin yaitu zat warna dalam darah menjadi glikogen. Jika kadar
bagi empedu dan mengandung warna hijau-biru. glukosa dalam darah tinggi maka ginjal akan
Zat warna tersebut di dalam usus akan memerlukan air dalam volume yang besar untuk
mengalami oksidasi menjadi urobilin. Urobilin lalu mengencerkan glukosa. Keadaan inilah yang
dikeluarkan (diekskresikan) dari tubuh melalui memicu penderita diabetes militus sering buang
urine. air kecil dalam volume yang besar.
7. Metabolisme protein akan menghasilkan zat sisa 10. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Pak Bambang
berupa amonia (NH3). Amonia merupakan zat mengalami ketidaknormalan susunan dan fungsi
beracun yang berbahaya bagi tubuh. Organ hati alveolus. Ketidaknormalan pada alveolus
berfungsi mengubah amonia menjadi zat yang tersebut menunjukkan bahwa Pak Bambang
lebih aman yaitu urea. Urea dari dalam hati akan mengalami penyakit emfisema. Ketidaknormalan
dikeluarkan dan diangkut oleh darah menuju tersebut berupa hilangnya elastisitas alveolus
ginjal untuk dikeluarkan bersama urine. sehingga dapat menyebabkan fungsi alveolus
menurun. Adapun kebiasaan pola hidup yang
8. Praktikum yang dilakukan Dika dan Andi
dapat mengakibatkan penyakit emfisema di
menggunakan larutan Fehling A dan B. Larutan
antaranya sering merokok, sering menghirup
tersebut berfungsi untuk menguji kandungan
udara tercemar, jarang berolahraga, pola makan
glukosa dalam suatu zat. Hasil uji urine Dika
kurang teratur, dan jarang mengonsumsi
menunjukkan bahwa terdapat endapan dan
makanan sehat.
berubah warna menjadi merah bata. Sementara

Biologi Kelas XI 29
Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:
1. menjelaskan sistem saraf manusia;
2. menjelaskan sistem endokrin (hormon) manusia;
3. menjelaskan sistem indra manusia;
4. menjelaskan gangguan dan pengaruh NAPZA terhadap sistem koordinasi manusia.
Berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, peserta didik:
1. mensyukuri dan mengagumi keteraturan dan kompleksitas sistem koordinasi sebagai ciptaan Tuhan;
2. bersikap jujur, bertanggung jawab, memiliki rasa ingin tahu, dan teliti.

Sistem Koordinasi pada Manusia

Mempelajari

Sistem Saraf dan Sistem Gangguan dan Pengaruh


Endokrin (Hormon) Sistem Indra NAPZA terhadap Sistem
Koordinasi Manusia

Mencakup Mencakup Mencakup

• Sistem Saraf Manusia • Mata • Gangguan dan Kelainan


• Sistem Endokrin (Hormon) • Telinga pada Sistem Koordinasi
pada Manusia • Kulit Manusia
• Hidung • Pengaruh NAPZA terhadap
• Lidah Sistem Saraf

Mampu

• Menjelaskan struktur dan fungsi sistem saraf.


• Menjelaskan struktur dan fungsi sistem endokrin.
• Menjelaskan struktur dan fungsi sistem indra
• Menganalisis hubungan antara sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem indra dalam kaitannya dengan mekanisme koordinasi.
• Menjelaskan berbagai penyakit dan gangguan yang menyerang sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem indra.
• Menjelaskan bahaya senyawa psikotropika dan dampaknya bagi kesehatan diri, lingkungan, dan masyarakat.
• Menganalisis pengaruh pola hidup terhadap kelainan pada struktur dan fungsi organ sistem koordinasi.
• Melakukan kampanye narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.
• Mensyukuri dan mengagumi ciptaan Tuhan Yang Maha Esa tentang sistem koordinasi manusia yang berperan dalam proses kehidupan
sebagai manifestasi rasa syukur terhadap karunia-Nya.
• Memiliki karakter jujur, bertanggung jawab, rasa ingin tahu yang tinggi, dan teliti dalam melakukan berbagai kegiatan praktikum.

30 Sistem Koordinasi pada Manusia


A. Pilihan Ganda oleh neuron motorik ke efektor. Jadi, perjalanan
1. Jawaban: d impuls pada gerak refleks dimulai dari reseptor,
Bagian yang berperan sebagai efektor dalam neuron sensorik (1), neuron konektor (3), neuron
tubuh kita adalah otot dan kelenjar. Adapun alat motorik (2), dan efektor.
indra berfungsi sebagai reseptor untuk menerima 7. Jawaban: c
rangsang. Otak dan sumsum tulang belakang Saraf somatik mengatur gerakan yang disadari.
merupakan bagian dari sistem saraf yang Neuron motorik pada saraf somatik mengirimkan
berfungsi dalam menghantarkan dan mengolah pesan dari saraf pusat atau otak ke otot rangka.
impuls saraf yang diterima oleh alat indra. Neuron sensorik pada saraf somatik mengirimkan
2. Jawaban: b pesan dari otot rangka, kulit, dan tendon ke saraf
Akson merupakan satu juluran panjang dari pusat.
badan sel saraf. Bentuknya tipis dan panjang. 8. Jawaban: d
Akson mengandung neurofibril, tetapi tidak Pada gerak refleks, impuls melewati perjalanan
mengandung badan Nissl. Tidak semua akson sebagai berikut.
diselubungi mielin. Akson yang diselubungi mielin Alat indra (reseptor) → saraf sensorik → saraf
disebut akson bermielin, sedangkan akson yang konektor (sumsum tulang belakang/otak) → saraf
tidak diselubungi mielin disebut akson telanjang. motorik → otot (efektor).
Pada bagian akson yang tidak dibungkus mielin Alat indra ditunjukkan oleh bagian C. Saraf sensorik
disebut nodus Ranvier. ditunjukkan oleh bagian B. Saraf konektor ditunjuk-
3. Jawaban: d kan oleh bagian A. Saraf motorik ditunjukkan oleh
Sel saraf memiliki bagian berupa badan sel saraf, bagian D. Otot (efektor) ditunjukkan oleh bagian E.
akson, dan dendrit. Akson dibungkus oleh 9. Jawaban: b
selubung mielin yang berfungsi sebagai pelindung Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah neuron
akson. Tidak seluruh bagian akson terbungkus motorik yang bertugas menghantarkan tanggapan
oleh selubung mielin. Bagian yang tidak ter- dari sumsum tulang belakang ke efektor. Semen-
bungkus selubung mielin disebut nodus Ranvier. tara itu, memberi reaksi terhadap rangsang meru-
Fungsi nodus Ranvier untuk mempercepat pakan fungsi dari efektor. Menghantarkan rangsang
jalannya impuls saraf. Selubung mielin tersebut ke pusat saraf merupakan fungsi dari neuron
dibentuk oleh sel Schwan yang membungkus sensorik. Menerima rangsang dari lingkungan
akson sehingga membentuk lilitan yang merupakan fungsi dari reseptor yaitu indra.
menyelubungi akson.
10. Jawaban: b
4. Jawaban: c Otak kecil (serebelum) berfungsi mengatur
Urutan arah jalannya rangsang pada neuron yaitu gerakan otot dan mengatur keseimbangan tubuh.
dari dendrit, badan sel, dan akson. Rangsang Jadi, jika kepala seseorang terbentur benda
yang diterima akan dihantarkan oleh dendrit ke keras sehingga tidak bisa berdiri atau jalannya
badan sel. Dari badan sel, rangsang akan sempoyongan berarti pusat keseimbangan yang
dihantarkan ke neuron yang lain melalui akson. ada di otak kecil mengalami gangguan.
5. Jawanban: b Sementara itu, otak besar (serebrum) merupakan
Dalam keadaan istirahat, neuron tidak meng- pusat saraf utama karena berperan dalam
hantarkan impuls sehingga neuron berada dalam pengaturan seluruh aktivitas tubuh, antara lain
kondisi polarisasi. Pada kondisi polarisasi pernapasan, ingatan, keinginan, kecerdasan, dan
permukaan luar neuron bermuatan positif, kepribadian. Saraf perifer pada dasarnya adalah
sedangkan permukaan dalamnya bermuatan lanjutan dari neuron yang bertugas membawa
negatif. impuls saraf menuju ke dan dari sistem saraf
pusat. Otak tengah berfungsi mengatur gerak
6. Jawaban: d refleks mata. Medula spinalis (sumsum tulang
Pada gerak refleks, perjalanan impuls diawali dari belakang) berfungsi sebagai pusat gerak refleks,
reseptor sebagai penerima rangsang, lalu dibawa sebagai penghantar impuls dari kulit atau otot
oleh neuron sensorik ke neuron konektor (sumsum ke otak, dan membawa impuls motorik dari otak
tulang belakang). Selanjutnya, tanggapan dikirim ke otot tubuh.

Biologi Kelas XI 31
11. Jawaban: e 16. Jawaban: c
Sinapsis adalah titik temu antara ujung akson FSH (Follicle Stimulating Hormone) berfungsi
salah satu neuron dengan neuron lain. Sinapsis merangsang produksi estrogen. Hormon yang ber-
dibentuk oleh ujung akson yang membengkak. fungsi merangsang korpus luteum untuk menye-
Apabila impuls telah sampai di membran pra- kresikan progesteron adalah LH (Luteinizing
sinapsis vesikel-vesikal akan menuju membran Hormone). Hormon yang berfungsi merangsang
prasinapsis karena pengaruh Ca2+ yang masuk kontraksi uterus adalah oksitosin. Hormon yang
ke bonggol sinapsis. Selanjutnya, vesikel-vesikel berfungsi memelihara pertumbuhan dan per-
tersebut akan melepaskan zat neurotransmiter. Zat kembangan kelenjar tiroid yaitu hormon TSH
ini berfungsi menghantarkan impuls ke ujung (Thyroid Stimulating Hormone). Hormon yang
dendrit neuron berikutnya. berfungsi untuk menstimulasi produksi testosteron
yaitu ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone).
12. Jawaban: b Hormon testosteron disekresikan oleh kelenjar
Bagian otak yang diberi tanda huruf X yaitu gonad.
mesensefalon. Mesensefalon berfungsi mengatur
refleks mata dan pendengaran. Apabila terjadi 17. Jawaban: b
kerusakan pada mesensefalon, refleks mata dan ACTH (Adenocorticotropic Hormone), GH (Growth
pendengaran akan terganggu. Denyut jantung Hormone) atau hormon somatotropin, FSH
tidak teratur, terhambatnya sekresi kelenjar, dan (Follicle Stimulating Hormone), LH (Luteinizing
adanya gangguan gerak alat pencernaan dapat Hormone), ICSH (Interstitial Cell Stimulating
terjadi apabila terjadi kerusakan pada sumsum Hormone), Prolaktin, dan TSH (Thyroid
lanjutan. Hilang keseimbangan dapat terjadi Stimulating Hormone) merupakan hormon-hormon
apabila terjadi kerusakan pada otak kecil. yang dihasilkan oleh hipofisis lobus anterior. MSH
(Melanocyte Stimulating Hormone) adalah hormon
13. Jawaban: c
yang dihasilkan oleh hipofisis lobus intermedia.
Fungsi saraf simpatetik sebagai berikut.
Oksitosin dan ADH (Antidiuretic Hormone) atau
1) Mempercepat denyut jantung.
vasopresin merupakan hormon yang dihasilkan
2) Mengerutkan limpa.
oleh hipofisis lobus posterior.
3) Menghambat sekresi empedu.
4) Melebarkan pupil. 18. Jawaban: e
5) Memperlebar pembuluh darah. Jenis hormon yang memiliki fungsi seperti
Adapun meningkatkan sekresi empedu, memper- disebutkan dalam soal adalah tiroksin. Hormon
cepat proses pencernaan, dan meningkatkan tiroksin dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Adapun
sekresi getah pankreas merupakan fungsi sistem parathormon berfungsi mengendalikan kadar
saraf parasimpatetik. kalsium dalam darah. Parathormon dihasilkan
14. Jawaban: c oleh kelenjar paratiroid. Adrenalin berfungsi
Kelenjar adrenal atau anak ginjal menghasilkan mengubah glikogen menjadi glukosa. Adrenalin
beberapa jenis hormon, salah satunya hormon dihasilkan oleh kelenjar adrenal. Progesteron
adrenalin. Hormon adrenalin berpengaruh sangat berfungsi dalam pembentukan dan perbaikan
cepat. Hormon ini menyebabkan meningkatnya dinding uterus. Progesteron dihasilkan oleh
denyut jantung, kecepatan pernapasan, dan kelenjar gonad pada wanita. Insulin berfungsi
tekanan darah. Selain itu, hormon adrenalin juga mengubah glukosa menjadi glikogen. Insulin
berfungsi mengubah glikogen dalam otot menjadi dihasilkan oleh kelenjar pankreas.
glukosa. Menurunkan kadar gula dalam darah 19. Jawaban: c
merupakan fungsi hormon insulin. Mengontrol Bagian yang ditunjuk oleh huruf M merupakan
keseimbangan garam dan ion merupakan fungsi kelenjar hipofisis (pituitari). Kelenjar hipofisis
hormon parathormon. Merangsang pertumbuhan menyekresikan bermacam-macam hormon yang
merupakan fungsi hormon somatotropin. mengatur bermacam-macam kegiatan dalam
15. Jawaban: b tubuh. Oleh karena itu, kelenjar hipofisis disebut
Meningkatkan penyerapan kembali Na+ ke dalam sebagai kelenjar endokrin karena mampu
tubuh dan ekskresi K+ dalam ginjal merupakan menghasilkan hormon. Sementara itu, bagian
fungsi mineralokortikoid. Merangsang proses yang ditunjuk oleh huruf K adalah serebrum yang
metabolisme merupakan fungsi hormon tiroksin. memiliki beberapa fungsi antara lain pengendali
Memacu pengendapan kalsium dalam tulang gerak otot dan berpikir serta pengatur perubahan
merupakan fungsi hormon kalsitonin. Memengaruhi pada kulit dan otot. Bagian yang ditunjukkan oleh
warna kulit merupakan fungsi MSH (Melanocyte huruf L adalah talamus yang berfungsi mengatur
Stimulating Hormone). perasaan dan gerakan. Bagian yang ditunjuk oleh

32 Sistem Koordinasi pada Manusia


huruf N adalah medula oblongata yang berfungsi alba) merupakan kumpulan serabut saraf. Pada
mengendalikan refleks fisiologis seperti denyut otak, substansi kelabu terletak pada bagian luar
jantung, gerak alat pernapasan, dan berkedip. dan substansi putih terletak pada bagian tengah.
Bagian yang ditunjuk oleh huruf O adalah otak Adapun pada sumsum tulang belakang, substansi
kecil yang berfungsi mengoordinasikan gerakan kelabu terletak pada bagian tengah dan substansi
otot-otot dan mengatur keseimbangan posisi tubuh. putih terletak pada bagian luar.
20. Jawaban: d 4. a. Sinapsis. Sinapsis adalah sambungan antara
Hormon insulin dihasilkan oleh kelenjar pankreas neuron satu dengan neuron lain.
(pulau-pulau Langerhans). Hormon insulin b. Organel yang ditunjuk huruf P adalah
berfungsi mengatur kadar glukosa. Jika kadar mitokondria. Mitokondria berfungsi untuk
glukosa dalam darah tinggi, pankreas akan menghasilkan energi (ATP) yang akan
menyekresikan hormon insulin. Insulin merang- digunakan dalam perpindahan impuls
sang hati untuk menyerap glukosa dan mengubah- melewati sinapsis.
nya menjadi glikogen. c. Neuron X = neuron motorik
Neuron Y = neuron sensorik
B. Uraian d. 1) Neuron X memiliki akson yang panjang,
sedangkan neuron Y memiliki akson
1. Mengapa aktivitas melebar dan menyempitnya
yang pendek.
pupil karena rangsang cahaya disebut sebagai
2) Neuron X berfungsi menghantarkan
gerak refleks otak? Jelaskan mekanismenya!
impuls dan sistem saraf pusat ke
Jawaban:
efektor, sedangkan neuron Y berfungsi
Aktivitas melebar dan menyempitnya pupil
menghantarkan impuls dari reseptor ke
karena rangsang cahaya disebut gerak refleks
sistem saraf pusat.
otak atau lintasan refleks cranialis. Rangsang
cahaya yang masuk ke mata dikirim oleh neuron 5. Otak manusia terdiri atas dua belahan yaitu otak
sensorik menuju neuron penghubung pada otak. bagian kanan dan kiri yang bekerja untuk me-
Rangsangan tersebut tidak diolah di otak tetapi ngendalikan sistem dan alat-alat tubuh. Pada tali
langsung menuju ke neuron motorik, lalu spinal yaitu jalur antara otak dan tulang belakang
rangsang dikirim ke pupil sehingga secara refleks terjadi pindah silang. Oleh karena itu, terjadi
pupil akan melebar apabila cahaya yang diterima kebalikan sistem pengendalian oleh otak kanan
sedikit atau menyempit apabila cahaya yang dan kiri. Otak kanan mengendalikan sistem dan
diterima cukup banyak. alat tubuh bagian kiri, sedangkan otak kiri me-
ngendalikan sistem dan alat tubuh bagian kanan.
2. Penghantaran impuls melalui serabut saraf
(akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan 6. Tanggapan/reaksi yang diberikan oleh tubuh kita
potensial listrik antara bagian luar dan bagian terjadi karena adanya rangsang yang diterima
dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, oleh reseptor tubuh kita berupa alat indra.
kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub Rangsang tersebut dapat berasal dari luar tubuh
negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. maupun dari dalam tubuh. Rangsang dari luar
Rangsang (stimulus) pada indra menyebabkan tubuh disebut rangsangan eksternal, misalnya
terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik cahaya, suara, panas, dan dingin. Rangsang dari
sesaat. Perubahan muatan pada membran neu- dalam tubuh disebut rangsang internal, misalnya
ron disebut impuls saraf. Perubahan potensial rasa lapar, haus, nyeri, dan sakit.
ini (depolarisasi) terjadi berurutan di sepanjang 7. Gerakan yang kita lakukan saat bermain sepak
serabut saraf sehingga impuls saraf bergerak bola merupakan gerak sadar. Mekanisme gerak
dari satu neuron ke neuron yang lain. Proses sadar terjadi melalui serangkaian perjalanan
tersebut terjadi dalam waktu singkat dan akan impuls. Impuls diterima oleh reseptor sebagai
segera kembali dalam keadaan terpolarisasi. penerima rangsang. Impuls selanjutnya akan
3. Otak dan sumsum tulang belakang memiliki dihantarkan ke saraf pusat oleh neuron sensorik.
substansi pokok yang sama yaitu substansi Setelah impuls diolah dalam otak, impuls dihantar-
kelabu dan substansi putih. Namun terdapat kan oleh neuron motorik ke bagian efektor.
perbedaan susunan substansi tersebut dalam Bagian efektor akan memberikan tanggapan
otak dan sumsum tulang belakang. Substansi berupa gerak yang disadari. Oleh karena itu, kita
kelabu (substasi grisea) merupakan kumpulan akan menendang bola tersebut secara sadar.
badan neuron, sedangkan substasi putih (substansi

Biologi Kelas XI 33
8. a. Kelenjar yang ditunjuk oleh huruf X pada 10. Ketika atlet berlari, hipotalamus akan mengirim-
gambar adalah kelenjar adrenal/anak ginjal. kan impuls ke kelenjar adrenal. Impuls saraf ini
b. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar akan menstimulasi sel-sel di kelenjar adrenal
adrenal sebagai berikut. untuk mensekresikan hormon adrenalin.
1) Epineprin (adrenalin) dan norepineprin Peningkatan kadar hormon adrenalin di dalam
(noradrenalin), berfungsi menaikkan darah akan meningkatkan frekuensi pernapasan,
kadar glukosa darah, meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, kadar glukosa
aktivitas metabolisme, dan menyem- dalam darah, dan kecepatan metabolisme. Oleh
pitkan pembuluh darah tertentu. karena itu, jantung akan memompa lebih banyak
2) Glukokortikoid (kortisolin), berfungsi darah untuk mengalirkan glukosa dan oksigen
untuk menanggulangi kondisi stres yang ke otot. Hal ini karena otot kaki memerlukan
berkepanjangan, menaikkan kadar pasokan glukosa dan oksigen saat berlari.
glukosa darah, dan mengubah lemak Akibatnya, terjadi peningkatan respirasi seluler
serta protein menjadi glukosa. yang menghasilkan ATP. ATP ini digunakan oleh
3) Mineral/kortikoid (aldosteron) berfungsi otot untuk berkontraksi. Sementara itu,
mendorong reabsorpsi Na+ dan ekskresi peningkatan kecepatan metabolisme akan
K+ di ginjal sehingga tekanan darah meningkatkan suhu tubuh menjadi lebih tinggi.
menjadi normal. Keadaan ini mengakibatkan kelenjar keringat
menjadi aktif dan pembuluh darah melebar
9. a. Orang tersebut dalam keadaan ketakutan,
sehingga aliran darah lebih banyak. Hal tersebut
marah, atau gelisah.
mengakibatkan penyaringan air dan sisa
b. Hormon adrenalin disekresikan ketika
metabolisme oleh kelenjar keringat meningkat.
seseorang berada dalam keadaan takut,
Meningkatnya aktivitas kelenjar keringat
marah, atau gelisah. Peningkatan kadar
mengakibatkan keluarnya keringat dari kulit
adrenalin di dalam darah, mengakibatkan
dengan cara penguapan. Penguapan pada per-
peningkatan kecepatan metabolisme, denyut
mukaan kulit akan menurunkan suhu sehingga
jantung, dan tekanan darah. Hormon
akan mengurangi rasa panas pada tubuh.
adrenalin ini akan menstimulasi pengubahan
glikogen yang tersimpan di dalam hati
menjadi glukosa. Hal inilah yang mengakibat-
kan terjadinya peningkatan kadar glukosa
di dalam darah.

A. Pilihan Ganda 2. Jawaban: b


Berdasarkan gambar tersebut dapat diketahui
1. Jawaban: d
bahwa pada gambar A mata melihat benda berjarak
Sel Batang Sel Kerucut dekat sehingga otot siliaris mata berkontraksi
1) Segmen terluar ber- Segmen terluar berbentuk dan mengakibatkan lensa mata lebih tebal. Pada
bentuk batang. kerucut. gambar B mata melihat benda berjarak jauh
2) Terdapat dalam jumlah Terdapat dalam jumlah
sehingga otot siliaris mengalami relaksasi dan
paling banyak di retina. sedikit di retina.
mengakibatkan lensa mata menjadi lebih tipis.
3) Tidak ditemukan di Ditemukan di fovea sentralis
fovea sentralis. dalam jumlah yang banyak. 3. Jawaban: d
4) Menimbulkan dampak Menimbulkan dampak Retina merupakan reseptor yang sangat sensitif
penglihatan yang kurang penglihatan yang lebih
bagus. bagus.
dengan cahaya. Dari retina, impuls yang berupa
cahaya dikirim ke otak melalui neuron sensorik
5) Tidak sensitif terhadap Sensitif terhadap warna.
warna. (X). Dari otak, impuls dikirim ke efektor melalui
6) Mengandung pigmen Mengandung pigmen neuron motorik. Dalam hal ini, efektornya berupa
rodopsin. iodopsin. otot sirkuler pada iris (Y). Akibatnya, otot sirkuler
pada iris akan berkontraksi (Z) sehingga diameter
pupil mengecil. Mengecilnya diameter pupil
mengakibatkan intensitas cahaya yang masuk
ke mata sedikit.

34 Sistem Koordinasi pada Manusia


4. Jawaban: b mencegah kotoran masuk ke hidung dan
Jika kita mengamati objek yang berada dalam melembapkan udara pernapasan merupakan
jarak jauh maka lensa mata akan menipis. fungsi lendir dalam sistem pernapasan.
Semakin jauh objek, lensa mata akan semakin 9. Jawaban: e
menipis. Kereta api yang dilihat orang tersebut Bagian yang ditunjuk adalah tepi lidah bagian
berada dalam jarak jauh sehingga lensa matanya depan. Bagian ini peka terhadap rasa asin. Jika
akan menipis. Setelah itu, dia mengamati jam saraf pada bagian ini mengalami kerusakan,
tangannya yang jaraknya sangat dekat sehingga maka kita tidak dapat mengecap makanan yang
lensa matanya akan mencembung kembali. rasanya asin, misalnya keripik kentang. Adapun
Selanjutnya, dia mengamati jam di stasiun yang bagian ujung lidah peka terhadap rasa manis,
terletak sejauh 5 meter dari tempat duduknya, misalnya cokelat dan pisang. Tepi lidah bagian
maka lensa matanya akan menipis kembali tetapi belakang peka terhadap rasa masam, misalnya
tidak setipis saat melihat kereta api yang baru mangga muda. Bagian pangkal lidah peka
datang. terhadap rasa pahit, misalnya kopi.
5. Jawaban: b 10. Jawaban: c
Urutan bagian telinga yang dilalui gelombang Rasa sakit akibat tergores benda tajam akan
bunyi dari lingkungan yaitu lubang telinga diterima reseptor yang berada di bagian angka
→ gendang telinga → tiga tulang pendengaran 3. Sementara itu, angka 1 merupakan reseptor
(meliputi maleus → inkus → stapes) → koklea sentuhan panas. Angka 2 merupakan reseptor
(rumah siput). sentuhan lembut. Angka 4 merupakan reseptor
6. Jawaban: d dingin. Angka 5 merupakan reseptor tekanan
Bagian yang mengandung reseptor pendengaran keras.
adalah koklea (S). Sementara itu, bagian yang
ditunjuk huruf P adalah maleus. Bagian yang B. Uraian
ditunjuk huruf Q adalah inkus. Bagian yang 1. Pupil mata adalah lubang yang terbentuk dari
ditunjuk huruf T adalah stapes. Maleus, inkus, retina mata. Fungsinya untuk mengatur intensitas
dan stapes termasuk tulang-tulang pendengaran cahaya yang masuk ke mata. Jika intensitas
yang berfungsi memperkuat getaran suara yang cahaya rendah, otot dilator akan berkontraksi
masuk ke telinga. Bagian yang ditunjuk huruf R sehingga pupil akan melebar. Hal ini akan
adalah saluran semisirkularis yang berfungsi meningkatkan intensitas cahaya yang masuk ke
sebagai alat keseimbangan. mata. Adapun saat intensitas cahaya tinggi, otot
sfingter akan berkontraksi sehingga pupil mata
7. Jawaban: c
akan menyempit. Hal ini akan mengurangi
Bagian Telinga Fungsi intensitas cahaya yang masuk ke mata.

1. Saraf auditori Meneruskan impuls suara 2. a. U = otot sirkuler


dari koklea menuju otak V = kornea
untuk diterjemahkan W = iris
sebagai suara. X = sklera
2. Koklea Mengubah gelombang X
suara menjadi impuls b.
W
suara.
3. Saluran Eustachius Menyamakan tekanan di V
dalam dan luar telinga.
4. Tiga saluran se- Sebagai alat keseim- Cahaya
tengah lingkaran bangan. terang

5. Gendang telinga Meneruskan gelombang Lensa


suara menuju tulang-
tulang pendengaran. U

8. Jawaban: e 3. Telinga berperan sebagai indra pendengaran


Lendir hidung pada indra pembau berfungsi untuk karena dapat mendengar jika ada gelombang
melarutkan uap zat bau sehingga dapat diikat suara. Impuls yang berupa suara ini akan
oleh protein membran sel reseptor. Rangsang dijalarkan ke saraf otak VIII, lalu ke korteks otak
bau yang ditangkap oleh sel reseptor akan bagian pendengaran untuk diinterpretasikan.
dihantarkan ke otak melalui sinapsis antara saraf Sementara itu, indra keseimbangan merupakan
olfaktori dan neuron traktus olfaktorius. Adapun indra khusus yang terletak di dalam telinga. Indra

Biologi Kelas XI 35
keseimbangan secara struktural terletak dekat c. Papila fungiformis: papila yang bentuknya
indra pendengaran yaitu di bagian belakang seperti jamur, letaknya menyebar di ujung
telinga dalam yang membentuk struktur utrikulus dan sisi lidah.
dan sakulus serta kanalis semisirkularis.
5. Pada ujung jari terdapat banyak reseptor dengan
Struktur tersebut berfungsi dalam pengaturan
serabut saraf sensorik. Dengan demikian, ujung
keseimbangan tubuh yang dihubungkan dengan
jari dapat membedakan dua titik rangsang bahkan
bagian keseimbangan dari saraf otak VIII. Dengan
jika jarak kedua titik tersebut 1 mm. Hal tersebut
demikian, saraf otak VIII mengandung dua
terjadi karena setiap titik rangsang akan
komponen yaitu pendengaran dan keseimbangan.
mengenai reseptor pada neuron yang berbeda
4. a. Papila sirkumvalata: papila yang dilingkari sehingga otak dapat membedakan dua titik
saluran, berjumlah 8–12, berjejer-jejer mem- rangsang tersebut.Sementara itu, daerah
bentuk huruf V di dekat pangkal lidah. punggung tangan merupakan daerah yang hanya
b. Papila filiformis: papila yang menyebar di memiliki sedikit reseptor. Punggung hanya dapat
seluruh permukaan lidah. membedakan dua titik rangsang, jika jarak kedua
titik rangsang lebih besar dari 70 mm.

A. Pilihan Ganda membesar. Infeksi bakteri Neisseria meningitis


1. Jawaban: b pada selaput otak dapat mengakibatkan penyakit
Kerusakan otak bagian tengah mengakibatkan meningitis.
hilangnya daya ingat. Gangguan ini disebut afasia. 4. Jawaban: c
Kepala membesar dapat disebabkan adanya pe- Kelenjar anak ginjal menghasilkan hormon
numpukan cairan otak pada penderita hidrosefalus. glukokortikoid dan mineralokortikoid. Kekurangan
Otot rangka berkontraksi dan tidak terkontrol hormon glukokortikoid dan mineralokortikoid
terjadi pada penderita epilepsi. Kesulitan melafal- dapat menyebabkan penyakit Addison. Virilisme
kan kata-kata dan kesulitan mengontrol gerak adalah penyakit yang timbul karena terjadi
tubuh dapat dikarenakan otak kecil menyusut. kerusakan kelenjar adrenalin. Kretinisme
Hal ini dialami oleh penderita ataksia. disebabkan oleh hiposekresi tiroksin pada anak-
anak. Miksedema disebabkan oleh hiposekresi
2. Jawaban: b tiroksin pada orang dewasa. Diabetes melitus
Parkinson merupakan gangguan produksi disebabkan oleh hiposekresi insulin.
dopamin di otak karena neuron mengalami
degenerasi. Kekurangan dopamin mengakibatkan 5. Jawaban: b
asetilkolin tidak dapat bekerja secara normal. Kelenjar yang ditunjuk oleh huruf X disebut
Gangguan koordinasi kerja otot ini mengakibat- kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid menghasilkan
kan penderita mengalami tremor (melakukan hormon tiroksin dan hormon triyodotironin.
gerak yang tidak terkendali). Jadi, kondisi yang Tiroksin dan triyodotironin berfungsi meningkat-
terjadi pada penderita parkinson ditunjukkan oleh kan kecepatan reaksi kimia dalam sel tubuh
pernyataan 1), 3), dan 5). Adapun peradangan sehingga akan meningkatkan metabolisme tubuh.
pada selaput otak mengakibatkan penyakit Jadi, jika kelenjar tiroid mengalami gangguan
meningitis. Neuron mengalami iritasi mengakibat- kemungkinan besar akan mengganggu ke-
kan penyakit neuritis. cepatan metabolisme dalam tubuh. Sementara
itu, kadar glukosa dalam darah dipengaruhi oleh
3. Jawaban: c hormon insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh
Penyakit yang memiliki gejala-gejala seperti kelenjar pankreas. Kadar kapur dalam darah
disebutkan pada soal adalah ataksia. Ataksia dipengaruhi oleh kelenjar parathormon yang
merupakan penyakit degeneratif akibat dihasilkan oleh kelenjar paratiroid. Munculnya
menyusutnya otak kecil. Adapun kerusakan otak tanda-tanda kelamin sekunder wanita dipengaruhi
besar bagian tengah mengakibatnya terjadinya oleh hormon estrogen yang dihasilkan oleh
penyakit afasia atau kehilangan daya ingat. Iritasi ovarium. Volume urine yang dikeluarkan
pada neuron mengakibatkan penyakit neuritis. dipengaruhi hormon vasopresin yang dihasilkan
Adanya cairan di otak mengakibatkan penyakit oleh hipofisis bagian posterior.
hidrosefalus yang ditandai kepala semakin

36 Sistem Koordinasi pada Manusia


6. Jawaban: b 3) Halusinogen
Miopi atau rabun jauh adalah kelainan berupa Obat-obatan golongan halusinogen dapat
gangguan mata saat melihat benda yang letaknya memberikan efek halusinasi pada peng-
jauh. Miopi terjadi karena lensa mata terlalu gunanya. Golongan ini merupakan golongan
cembung atau bola mata terlalu panjang sehingga psikotropika yang paling berbahaya karena
bayangan benda jatuh di depan retina. Penderita menimbulkan efek yang sama seperti
miopi dapat dibantu dengan lensa cekung. Lensa narkotika. Contoh mariyuana, ekstasi, dan
mata yang terlalu pipih dan bola mata terlalu heroin.
pendek merupakan penyebab kelainan mata 4) Depresan (Painkiller)
hipermetropi (rabun dekat). Golongan ini dapat menghilangkan rasa nyeri
dengan cara menekan bagian otak yang
7. Jawaban: b
mengatur rasa nyeri. Penggunaan golongan
Hipermetropi disebabkan oleh lensa mata terlalu
ini dapat mengakibatkan ketergantungan.
pipih sehingga bayangan jatuh di belakang bintik
Contoh opium dan morfin.
kuning. Kelainan ini dapat ditolong dengan lensa
cembung (positif). Astigmatisme adalah kelainan 10. Jawaban: a
pada mata berupa permukaan kornea tidak rata. Penggunaan NAPZA melebihi dosis dan tanpa
Kelainan ini dapat ditolong dengan lensa silindris. pengawasan dokter dapat berakibat buruk
Buta warna merupakan penyakit menurun yang terhadap sistem koordinasi manusia. Beberapa
ditandai dengan ketidakmampuan membedakan gangguan tersebut sebagai berikut.
warna. Presbiopi disebabkan oleh hilangnya daya 1) Hilangnya koordinasi tubuh. Hal tersebut
elastisitas lensa yang biasanya diderita oleh terjadi karena dopamin yang berfungsi
lansia. Kelainan ini dapat ditolong dengan lensa sebagai neurotransmiter dalam tubuh
ganda. Adapun miopi merupakan kelainan pada berkurang.
mata yang disebabkan oleh lensa mata yang 2) Pengaturan saraf terhadap kendali otot gerak
terlalu cembung. Kelainan ini dapat ditolong dan denyut jantung melemah.
dengan lensa cekung (negatif).
B. Uraian
8. Jawaban: d
Gangguan indra pendengaran disebut tuli. Tuli 1. Kekurangan parathormon dapat mengakibatkan
ada dua macam yaitu tuli konduktif dan tuli saraf. tetanus, dengan gejala kadar kapur dalam darah
Tuli konduktif terjadi karena jalannya gelombang menurun, kejang otot pada tangan dan kaki, jari-
suara terganggu. Selain itu, tuli konduktif juga jari tangan membengkok ke arah pangkal,
dapat terjadi karena adanya kotoran menumpuk gelisah, kesemutan, gangguan saraf, dan sulit
pada saluran telinga luar, terjadi kerusakan tulang tidur. Kelebihan kadar parathormon dapat
pendengaran, dan terjadi peradangan telinga diakibatkan oleh tumor paratiroid sehingga
tengah. Adapun tuli saraf terjadi karena adanya kebutuhan kalsium dan fosfor diambil dari tulang.
kerusakan bagian saraf yaitu berupa kerusakan Hal tersebut mengakibatkan kandungan kapur
organ korti, kerusakan pada saraf VIII, atau dan fosfor dalam urine meningkat, sedangkan
kerusakan korteks otak daerah pendengaran. keadaan tulang menjadi rapuh. Keadaan ini
disebut dengan Von Recklinghousen.
9. Jawaban: b
Narkotika dan psikotropikan dapat dikelompok- 2. Zat narkotika dan psikotropika dibedakan
kan menjadi empat golongan yaitu sedatif, berdasarkan pengaruhnya pada tubuh. Zat
stimulan, halusinogen, dan depresan. narkotika adalah zat alami maupun sintetis yang
1) Sedatif menyebabkan penurunan atau perubahan
Obat-obatan golongan sedatif dapat mem- kesadaran dan menghilangkan rasa sakit serta
berikan efek penenang dengan menurunkan menimbulkan ketergantungan. Zat psikotropika
aktivitas otak. Contoh valium dan barbitu- adalah zat alami maupun sintetis yang menimbul-
rate. kan pengaruh selektif terhadap susunan saraf
2) Stimulan pusat sehingga menyebabkan perubahan
Obat-obatan golongan stimulan dapat aktivitas mental dan perilaku serta menyebabkan
menimbulkan efek menjadi lebih aktif, tidak ketergantungan.
mengantuk, dan memberikan kondisi prima 3. Pada saat seseorang pilek, rongga hidungnya
dengan mengaktifkan susunan saraf pusat terdapat lendir. Lendir ini akan menutupi
dan meningkatkan kerja otak. Contoh permukaan sel-sel reseptor bau pada rongga atas
amfetamin dan kokain. hidung sehingga molekul-molekul bau sulit

Biologi Kelas XI 37
mencapai sel-sel reseptor bau tersebut karena e. Mengetahui secara pasti gaya hidup sehat
terhalang oleh lendir. sehingga mampu menangkal pengaruh atau
bujukan untuk memakai obat terlarang.
4. Usaha pencegahan penyalahgunaan narkoba di
kalangan remaja sebagai berikut. 5. Buta warna merupakan penyakit menurun. Mata
a. Pembinaan kehidupan beragama baik di orang normal memiliki tiga macam sel konus
sekolah, keluarga, ataupun masyarakat. yaitu iodopsin merah, biru, dan hijau. Pada buta
b. Komunikasi yang harmonis antara remaja warna dikromatid hanya memiliki dua macam sel
dengan orang tua, guru, dan lingkungannya. konus. Adapun pada buta warna monokromatid
c. Selalu berperilaku positif dengan melakukan hanya memiliki satu macam sel konus. Penderita
aktivitas fisik dalam penyaluran energi buta warna hanya mampu melihat warna hitam
remaja yang tinggi, seperti berolahraga. dan putih.
d. Saling menghargai sesama remaja dan
anggota keluarga.

A. Pilihan Ganda asosiasi. Neuron asosiasi berfungsi untuk meng-


1. Jawaban: c hubungkan neuron sensorik dengan neuron
Badan sel saraf mengandung nukleus (inti sel) motorik. Neuron motorik berfungsi menghantar-
dan nukleolus (anak inti sel) yang dikelilingi oleh kan impuls dari konektor (sumsum tulang
sitoplasma granuler. Badan sel sebagian besar belakang/otak) ke efektor.
terletak pada sistem saraf pusat dan ada 5. Jawaban: b
beberapa badan sel di sistem saraf tepi. Badan Urutan jalan rangsang seperti di atas menunjuk-
sel yang terletak pada sistem saraf pusat kan gerak refleks. Gerak refleks berlangsung
berkelompok membentuk nukleus, sedangkan tanpa disadari dan terjadi sangat cepat. Gerak
yang terletak selain di sistem saraf pusat akan ini tidak diolah dahulu oleh otak. Contoh gerak
berkelompok membentuk ganglion. refleks yaitu tangan yang ditarik karena
2. Jawaban: c menyentuh benda panas. Perjalanan impuls pada
Dendrit adalah tonjolan sitoplasma pada badan gerak refleks sebagai berikut.
sel. Dendrit berfungsi meneruskan impuls dari Rangsang → reseptor → neuron sensorik →
reseptor ke badan sel. Selanjutnya, impuls dari neuron konektor (otak/sumsum tulang belakang)
badan sel dikirim ke neurit/akson. Impuls di → neuron motorik → efektor.
akson kemudian menuju ujung akson. Impuls di Adapun tangan menangkap bola, berdiri kembali
ujung akson kemudian berpindah ke dendrit setelah jatuh, menjawab pertanyaan, dan kaki
neuron yang lain. Jadi, arahnya jalannya impuls menginjak rem saat lampu lalu lintas berwarna
dalam satu neuron adalah dendrit – badan sel – merah termasuk gerak biasa. Gerak biasa terjadi
akson – ujung akson. secara sadar yang impulsnya diolah di otak.
3. Jawaban: e Perjalanan impuls pada gerak biasa sebagai
Bagian Tubuh
berikut.
Saraf Saraf Rangsang → reseptor → neuron sensorik → otak
yang
Simpatetik Parasimpatetik
Dipengaruhi → neuron motorik → efektor.
Jantung Mempercepat Memperlambat 6. Jawaban: e
denyut jantung denyut jantung
Pupil mata Memperbesar pupil Mengecilkan pupil
Keterangan gambar sebagai berikut.
Lambung Menghambat kerja Memacu kerja I. Otak besar
lambung lambung II. Hipotalamus
Bronkus Memperbesar bronkus Mengecilkan bronkus III. Talamus
Arteri Memperkecil Memperbesar
diameter arteri diameter arteri
IV. Pons varolli
V. Otak kecil
4. Jawaban: b Keseimbangan tubuh seseorang dikendalikan
Neuron sensorik berfungsi menerima impuls yang oleh otak kecil. Otak besar berfungsi dalam
datang dan menyampaikannya ke neuron pengaturan semua aktivitas yang berkaitan

38 Sistem Koordinasi pada Manusia


dengan kepandaian (intelegensia), ingatan 10. Jawaban: e
(memori), kesadaran, dan pertimbangan. Otak Medula oblongata merupakan bagian batang otak
besar merupakan pusat pengaturan semua yang berfungsi mengatur kecepatan pernapasan,
kegiatan/gerakan yang kita sadari. Hipotalamus denyut jantung, dan tekanan darah. Adapun
berperan dalam pengaturan suhu tubuh, rasa talamus berfungsi sebagai pusat pengaturan
lapar, dan haus. Talamus berfungsi sebagai pusat perasaan dan gerakan. Pons varolii berfungsi
pengaturan perasaan dan pergerakan. Pons memonitor informasi yang dikirim ke dan dari
varolli (jembatan barol) berisi serabut saraf yang otak. Medula spinalis berfungsi menghubungkan
menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan, sistem saraf tepi ke otak atau sebagai penghantar
juga menghubungkan otak besar dan sumsum impuls saraf dari semua bagian tubuh ke otak
tulang belakang. dan sebaliknya dari otak ke semua bagian tubuh.
Selain itu, medula spinalis atau sumsum tulang
7. Jawaban: c
belakang juga berfungsi sebagai salah satu pusat
Bagian otak yang berfungsi mengontrol gerakan
gerak refleks. Otak kecil berperan dalam
yang disadari serta menyimpan memori adalah
pengaturan keseimbangan dan keselarasan
otak besar (serebrum). Serebrum ditunjukkan
motorik otot tubuh.
oleh huruf Y. Sementara itu, bagian otak yang
berfungsi mengontrol gerakan-gerakan tubuh dan 11. Jawaban: b
keseimbangan tubuh adalah otak kecil Bagian luar membran serabut saraf bermuatan
(serebelum). Serebelum ditunjukkan oleh huruf listrik positif dan bagian dalam membran serabut
Z. Sementara itu, X adalah kelenjar pituitari yang saraf bermuatan listrik negatif menunjukkan
menghasilkan beberapa jenis hormon, seperti kondisi sel saraf saat istirahat. Keadaan tersebut
MSH, oksitosin, dan vasopresin. Bagian yang dinamakan polarisasi. Permukaan luar membran
ditunjuk oleh huruf W adalah medula oblongata serabut saraf bermuatan negatif dan permukaan
yang berfungsi mengendalikan refleks fisiologis dalamnya bermuatan positif menunjukkan kondisi
seperti denyut jantung dan gerak alat pernapasan. sel saraf saat menerima rangsang. Keadaan ini
disebut depolarisasi.
8. Jawaban: d
Neuron sensorik berfungsi menghantarkan 12. Jawaban: e
impuls dari reseptor menuju ke sistem saraf Hormon yang memengaruhi perubahan glikogen
pusat. Jadi, impuls berjalan mendekati sistem menjadi glukosa yaitu adrenalin/epineprin.
saraf pusat melalui neuron sensorik. Neuron Adrenalin dihasilkan oleh kelenjar adrenal.
motorik berfungsi menghantarkan impuls dari Hormon yang memengaruhi perubahan glukosa
sistem saraf pusat menuju ke efektor. Jadi, menjadi glikogen yaitu insulin. Insulin dihasilkan
impuls bergerak menjauhi sistem saraf pusat oleh kelenjar pankreas.
melalui neuron motorik. Neuron konektor atau
13. Jawaban: e
asosiasi berfungsi menghubungkan neuron
Kelenjar paratiroid menghasilkan hormon
sensorik dengan neuron motorik. Neuron
parathormon. Hormon itu berfungsi mengatur
konektor terdapat di dalam otak dan sumsum
pertukaran zat kapur dan fosfor dalam darah.
tulang belakang. Otak dan sumsum tulang
Apabila kadar kalsium dalam darah rendah,
belakang termasuk sistem saraf pusat.
parathormon disekresikan. Akibatnya, kalsium
9. Jawaban: a dalam tulang akan larut dan masuk ke dalam
Jika suatu impuls tiba di prasinapsis, vesikel- darah dalam bentuk ion.
vesikel akan bergerak menuju membran
14. Jawaban: b
prasinapsis. Selanjutnya, vesikel-vesikel
Bagian yang ditunjuk oleh huruf B adalah kelenjar
tersebut akan melepaskan neurotransmiter ke
tiroid. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon
celah sinapsis. Neurotransmiter akan berdifusi
tiroksin dan triyodotironin. Hormon ini dibuat di
melewati celah sinapsis dan berikatan dengan
folikel jaringan tiroid dari asam amino (tiroksin)
protein spesifik atau reseptor yang melekat pada
yang mengandung yodium. Yodium secara aktif
membran pascasinapsis. Ikatan antara neuro-
diakumulasi oleh kelenjar tiroid dari darah. Oleh
transmiter dengan reseptor akan mengakibatkan
sebab itu, jika kekurangan zat yodium dalam
impuls dapat diteruskan ke saraf lainnya. Pada
jangka waktu yang lama mengakibatkan
gambar, vesikel ditunjukkan oleh huruf X.
pembesaran kelenjar gondok 15 kali. Sementara
Sementara itu, bagian yang ditunjuk oleh huruf
itu, bagian yang ditunjuk oleh huruf A adalah
Y adalah mitokondria yang berfungsi menghasil-
kelenjar pituitari. Bagian yang ditunjuk oleh huruf
kan energi. Energi tersebut digunakan untuk
C adalah kelenjar timus. Bagian yang ditunjuk
penghantaran impuls melewati sinapsis.

Biologi Kelas XI 39
oleh huruf D adalah kelenjar pankreas. Bagian yang berisi ujung-ujung saraf pendengaran
yang ditunjuk oleh huruf E adalah kelenjar terdapat pada koklea yang berupa saluran
adrenal. menyerupai rumah siput (angka 3). Angka 1
adalah kanalis semisirkularis. Angka 2 adalah
15. Jawaban: e
serabut saraf yang menghantarkan impuls ke
Adrenalin adalah hormon yang mengontrol
otak. Adapun angka 4 adalah membran timpani.
seseorang ketika panik/mengalami gangguan
Angka 5 adalah saluran Eustachius.
mental dan emosional. Insulin berperan
menurunkan kadar glukosa dalam darah.Tiroksin 21. Jawaban: c
berperan merangsang dan memelihara proses Impuls yang berupa aroma suatu zat akan
metabolisme. Progesteron berperan menebalkan diterima oleh selaput lendir hidung selanjutnya
dan memperbaiki dinding uterus. akan dijalarkan ke saraf olfaktori. Sementara itu,
saraf optik menerima impuls yang berasal dari
16. Jawaban: b
retina mata. Saraf auditori menerima impuls dari
Pada saat cahaya masuk ke mata secara tiba-
telinga bagian dalam. Saraf hipoglosal menerima
tiba otot sirkuler akan berkontraksi sehingga
impuls dari otot lidah. Saraf okulomotor menerima
diameter pupil mengecil. Mengecilnya pupil ini
impuls dari empat otot bola mata.
merupakan gerak refleks pada mata. Gerak ini
terjadi apabila ada cahaya datang menyilaukan 22. Jawaban: e
mata. Mengecilnya diameter pupil akan Terkumpulnya cairan di otak dapat menyebab-
mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke kan kepala membesar. Penyakit dengan gejala
mata. tersebut dinamakan hidrosefalus. Parkinson
ditandai dengan adanya tremor. Neuritis adalah
17. Jawaban: c
iritasi pada neuron. Gegar otak dapat diakibatkan
Fotoreseptor konus/sel kerucut peka terhadap
oleh benturan keras. Penderita epilepsi biasanya
intensitas cahaya tinggi dan spektrum cahaya.
otot-otot rangkanya berkontraksi dan tidak
Sel ini berperan untuk melihat di siang hari dan
terkontrol pada saat kambuh.
berfungsi membedakan warna. Pada kondisi
kurang cahaya, mata menggunakan fotoreseptor 23. Jawaban: e
sel batang. Tremor dialami oleh penderita parkinson.
Parkinson merupakan gangguan produksi
18. Jawaban: b
dopamin (neurotransmiter) di otak karena
Saat intensitas cahaya tinggi maka otot-otot
neuron mengalami degenerasi. Kekurangan
sirkuler (angka 2) akan berkontraksi. Akibat
dopamin menyebabkan asetilkolin tidak dapat
kontraksi otot tersebut, pupil akan mengecil
bekerja secara normal. Akibatnya, koordinasi
sehingga dapat mengurangi intensitas cahaya
kerja otot terganggu sehingga melakukan
yang masuk ke mata. Sementara itu, bagian yang
gerakan secara tidak terkendali.
ditunjuk oleh angka 1 adalah retina. Bagian yang
ditunjuk oleh angka 3 adalah kornea. Bagian yang 24. Jawaban: e
ditunjuk oleh angka 4 adalah pupil. Bagian yang Coushing syndrome disebabkan oleh hiper-
ditunjuk oleh angka 5 adalah lensa. sekresi hormon glukokortikoid dan mineralo-
kortikoid. Kedua jenis hormon tersebut dihasilkan
19. Jawaban: c
oleh kelenjar adrenal/anak ginjal/suprarenalis.
Getaran suara dari luar dapat sampai ke skala
Hipersekresi hormon tiroksin yang dihasilkan
media dengan dua cara yaitu penghantaran udara
oleh kelenjar tiroid dapat menyebabkan penyakit
dan penghantaran tulang. Pada penghantaran
basedowi. Kelenjar paratiroid menghasilkan
udara, getaran suara luar menggetarkan
hormon parathormon. Hipersekresi parathormon
membran timpani. Setelah itu, getaran tersebut
dapat menyebabkan tulang keropos. Kelenjar
diteruskan ke fenestra ovali oleh tulang pen-
pituitari menghasilkan beberapa macam hormon
dengaran yang akan menggetarkan cairan limfe
antara lain hormon somatotropin. Hipersekresi
pada koklea. Akibatnya, sel-sel rambut dari
hormon somatotropin pada anak-anak meng-
organ korti terangsang sehingga akan bergerak.
akibatkan gigantisme (pertumbuhan raksasa).
Gerakan sel-sel rambut tersebut akan meng-
Sementara itu, hipersekresi hormon somatotro-
hasilkan impuls yang akan dihantarkan oleh saraf
pin pada orang dewasa mengakibatkan akromegali.
auditori ke otak untuk diartikan.
25. Jawaban: c
20. Jawaban: c
Kelainan genetik yang mengakibatkan seseorang
Bagian telinga yang sangat peka terhadap
tidak dapat membedakan suatu warna disebut
rangsang getaran adalah organ korti. Organ korti

40 Sistem Koordinasi pada Manusia


buta warna. Buta warna disebabkan oleh 3) Tepi lidah bagian depan (3) untuk mengecap
kerusakan pada sel konus atau sel kerucut yang rasa asin.
terdapat dalam retina. Mata orang normal 4) Ujung lidah (4) untuk mengecap rasa manis.
memiliki tiga macam sel konus yaitu iodopsin
merah, biru, dan hijau. Adapun pada penderita 29. Jawaban: a
buta warna hanya memiliki satu atau dua macam Angka 1 merupakan korpus Ruffini, reseptor untuk
sel konus. merespons rangsang berupa panas. Angka 2
merupakan korpus Meissner, reseptor untuk
26. Jawaban: e
merespons rangsang berupa sentuhan. Angka 3
Astigmatisme adalah kelainan pada mata berupa
merupakan reseptor dengan ujung saraf tanpa
permukaan kornea yang tidak rata. Penderita
selaput, reseptor untuk merespons rangsang
astigmatisme dapat melihat dengan jelas jika
berupa rasa sakit/nyeri. Angka 4 merupakan
menggunakan lensa silindris. Miopi (rabun jauh)
korpus Krausse, reseptor untuk merespons
disebabkan oleh lensa mata yang terlalu cembung.
rangsang berupa rasa dingin. Angka 5 merupakan
Penderita miopi dapat melihat dengan jelas jika
korpus Paccini, reseptor untuk merespons
menggunakan lensa cekung. Juling adalah
rangsang berupa tekanan.
kelainan mata akibat tidak serasinya otot mata
kanan dan otot mata kiri sehingga arah pandangan 30. Jawaban: d
kedua bola mata tidak sama. Kelainan mata juling Kekurangan dopamin di dalam tubuh dapat
tidak dapat diperbaiki dengan penggunaan lensa mengakibatkan hilangnya koordinasi tubuh.
jenis apa pun. Presbiopi disebabkan oleh Dopamin adalah zat kimia yang berfungsi sebagai
hilangnya daya elastisitas lensa yang biasanya neurotransmiter di dalam otak sehingga jika
diderita oleh lansia. Penderita presbiopi dapat kekurangan dopamin akan mengakibatkan
melihat dengan jelas jika menggunakan lensa gangguan pada sinapsis. Akibat lebih lanjut
ganda. Hipermetropi disebabkan oleh lensa mata adalah impuls saraf tidak dapat merambat ke
terlalu pipih. Penderita hipermetropi dapat melihat neuron lainnya.
dengan jelas jika menggunakan lensa cembung.
B. Uraian
27. Jawaban: e
1. a. Apabila jari tangan terkena paku, rangsang
Ciri-ciri alzheimer sebagai berikut.
nyeri/sakit akan mengenai kulit. Rangsang
1) Menyerang orang-orang yang berumur lebih
tersebut kemudian akan dikirim neuron
dari 65 tahun.
sensorik menuju sumsum tulang belakang
2) Berkurangnya kemampuan dalam meng-
kemudian ke neuron motorik. Selanjutnya,
ingat.
rangsang tersebut dikirim ke otot sehingga
3) Kehilangan kemampuan dalam melakukan
secara refleks tangan akan bergerak
aktivitas sehari-hari seperti membaca,
mengibaskan paku dari jari tangan.
menulis, dan berbicara.
b. Apabila neuron P (neuron motorik) putus
Sementara itu, afasia adalah kehilangan daya
maka respons tidak dapat tersalurkan ke otot
ingat karena kerusakan pada otak besar bagian
(efektor) sehingga tangan tidak dapat
tengah. Ataksia adalah penyakit degeneratif
memberikan respons untuk bergerak
akibat mengecilnya otak kecil. Gejala yang
mengibaskan paku.
dialami penderita ataksia yaitu kesulitan
mengontrol gerak tubuh, tersedak saat minum, 2. a. A : serebrum
dan kesulitan melafalkan kata-kata. Parkinson B : hipotalamus
merupakan gangguan produksi dopamin di otak C : kelenjar pituitari
karena neuron mengalami degenerasi. Neuritis D : serebelum
adalah iritasi pada neuron yang disebabkan oleh E : medula oblongata
infeksi, kekurangan vitamin, keracunan, atau b. Serebrum berfungsi untuk mengontrol semua
tekanan. aktivitas yang disadari, seperti mengendali-
kan gerak otot dan berpikir, pusat pendengaran,
28. Jawaban: d
penciuman, pengecap, dan penglihatan, serta
Kemampuan mengecap pada lidah sebagai
menyimpan berbagai informasi. Hipotalamus
berikut.
berfungsi mengontrol suhu tubuh, tekanan
1) Pangkal lidah (1) untuk mengecap rasa pahit. darah, gerak peristaltik di rektum, rasa lapar,
2) Tepi lidah bagian belakang (2) untuk menge- dan rasa haus. Kelenjar pituitari berfungsi
cap rasa asam. mensekresikan bermacam-macam hormon

Biologi Kelas XI 41
yang mengatur berbagai jenis kegiatan akan mensekresikan hormon adrenalin dan
dalam tubuh, misal hormon oksitosin dan noradrenalin. Sementara itu, kelenjar tiroid akan
vasopresin. Serebelum berfungsi mengatur mensekresikan hormon tiroksin. Semua hormon-
gerakan otot untuk menjaga keseimbangan hormon tersebut akan meningkatkan metabolisme
tubuh. Medula oblongata berfungsi tubuh sehingga dapat meningkatkan suhu badan.
mengendalikan refleks fisiologis seperti
7. Saat melihat benda pada jarak dekat, otot siliaris
denyut jantung, bersin, berkedip, dan
lensa mata berkontraksi sehingga lensa mata
gerakan alat pernapasan.
lebih cembung. Sementara itu, otot siliaris lensa
3. Proses pencernaan makanan yang mengandung mata berelaksasi pada saat melihat benda pada
tepung seperti nasi menghasilkan glukosa yang jarak jauh. Akibatnya lensa mata menjadi pipih.
mengakibatkan peningkatan konsentrasi glukosa 8. Bintik kuning:
dalam darah. Jika kadar glukosa dalam darah a. Bintik kuning merupakan bagian retina yang
tinggi, pankreas akan mensekresikan hormon mengandung reseptor cahaya.
insulin. Hormon insulin merangsang hati untuk b. Jika bayangan benda jatuh pada bintik
menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi kuning (fovea sentralis), kita dapat melihat
glikogen. Dengan demikian, konsentrasi glukosa benda.
dalam darah akan kembali normal. Bintik buta:
4. a. Diabetes melitus merupakan salah satu a. Bintik buta merupakan bagian mata tempat
penyakit yang ditandai adanya kadar gula serabut saraf yang berasal dari retina
darah (glukosa) yang tinggi dalam tubuh. Hal meninggalkan bola mata menuju ke otak dan
ini disebabkan adanya gangguan hormonal, tidak mengandung reseptor cahaya.
yaitu pankreas tidak mampu memproduksi b. Jika bayangan benda jatuh di daerah ini, kita
hormon insulin dalam jumlah yang cukup tidak dapat melihat benda tersebut.
untuk tubuh. Insulin ini berfungsi mengubah
glukosa menjadi glikogen. Akibatnya, 9. a. Gangguan yang terjadi pada orang
sebagian besar glukosa tidak dapat diubah berkacamata plus adalah hipermetropi.
menjadi glikogen dan glukosa ini menumpuk Hipermetropi adalah mata dengan lensa
di dalam darah. yang terlalu pipih atau bola mata terlalu
b. Beberapa gejala yang dialami penderita pendek.
diabetes melitus sebagai berikut. b. Pada penderita hipermetropi, objek yang
1) Kadar gula darah tinggi (≥ 200 mg/dL). dekat akan terlihat kabur karena bayangan
2) Berat badan turun. jatuh di belakang retina. Adapun objek yang
3) Mudah merasa haus. jauh akan terlihat jelas karena bayangan
4) Kulit dan mulut terasa kering. jatuh di retina. Oleh karena itu, kelainan
mata jenis ini dapat dikoreksi dengan lensa
5. Kelenjar anak ginjal menghasilkan hormon positif(cembung).
adrenalin yang berfungsi mengubah gula otot
(glikogen) menjadi gula darah (glukosa). 10. Konsumsi narkoba secara berlebihan tanpa
Sementara itu, pankreas menghasilkan hormon pengawasan dokter dapat mengakibatkan
insulin. Hormon insulin berfungsi mengubah gula berkurangnya produksi dopamin. Dopamin
menjadi glikogen pada hati dan otot lurik. berfungsi sebagai neurotransmiter. Neuro-
Walaupun kedua hormon tersebut bekerja secara transmiter berfungsi menghantarkan impuls ke
berlawanan, tetapi tujuannya tetap sama yaitu ujung dendrit neuron berikutnya. Jika dopamin
sama-sama mengatur kadar gula dalam darah berkurang maka impuls tidak dapat diteruskan
agar tetap normal atau stabil. dengan baik ke sel saraf berikutnya. Berkurang-
nya dopamin ini akan mengakibatkan hilangnya
6. Dalam keadaan sejuk/dingin, hipotalamus akan koordinasi tubuh serta pengaturan saraf terhadap
mengatur otot rangka sehingga mengakibatkan kendali otot dan denyut jantung melemah.
seseorang menggigil dan meningkatkan suhu
badan. Pada saat yang sama, kelenjar adrenal

42 Sistem Koordinasi pada Manusia


A. Pilihan Ganda 3. Jawaban: d
O2 mengalir dari udara ke alveolus paru-paru, lalu
1. Jawaban: e
ke kapiler darah dan selanjutnya ke jaringan
Organ pernapasan yang memiliki ciri-ciri seperti
tubuh. Aliran O 2 ini terjadi karena adanya
disebutkan pada soal adalah alveolus yang
perbedaan tekanan parsial O2. Tekanan udara
ditunjukkan oleh angka 5. Angka 1 yaitu faring,
luar sebesar 760 mmHg, sedangkan tekanan
merupakan persimpangan antara rongga hidung
parsial O2 di paru-paru sebesar 160 mmHg.
ke tenggorokan (saluran pernapasan) dan rongga
Tekanan parsial O 2 pada kapiler darah nadi
mulut ke kerongkongan (saluran pencernaan).
100 mmHg dan tekanan parsial O2 dalam jaringan
Angka 2 yaitu trakea, trakea berbentuk seperti
tubuh kurang dari 40 mmHg. Kondisi inilah yang
pipa dan bercabang membentuk bronkus. Angka
memungkinkan O 2 berdifusi dari alveolus ke
3 yaitu bronkus (percabangan dari trakea yang
kapiler darah, lalu ke jaringan. Sementara itu,
berjumlah sepasang). Angka 4 yaitu bronkiolus
tekanan parsial CO2 dalam darah lebih tinggi
(bronkiolus bercabang-cabang menjadi saluran
daripada dalam alveolus. Oleh karena itu, CO2
kecil halus dan dindingnya tipis, serta tidak
secara terus-menerus dikeluarkan dari tubuh.
mempunyai tulang rawan).
4. Jawaban: a
2. Jawaban: d
Pernapasan atau pertukaran gas pada manusia
Trakea disebut juga batang tenggorokan. Trakea
berlangsung melalui dua tahap yaitu pernapasan
memiliki bentuk seperti pipa dengan panjang
luar (eksternal) dan pernapasan dalam (internal).
kurang lebih 10 cm. Dinding trakea terdiri atas
a) Pernapasan luar (eksternal)
tiga lapisan yaitu lapisan paling luar, lapisan
Pada pernapasan luar berlangsung proses
tengah, dan lapisan terdalam. Lapisan paling luar
pertukaran gas (oksigen dan karbon dioksida)
terdiri atas jaringan ikat. Lapisan tengah terdiri
di antara udara dan darah. Selama
atas otot polos dan cincin tulang rawan yang
pernapasan luar, di dalam paru-paru akan
berbentuk huruf C. Lapisan terdalam terdiri atas
terjadi pertukaran gas yaitu karbon dioksida
jaringan epitelium bersilia yang menghasilkan
meninggalkan darah dan oksigen masuk ke
banyak lendir. Trakea bercabang dua di dalam
darah melalui difusi. Selanjutnya, sejenis pro-
paru-paru membentuk bronkus. Bronkus
tein dalam sel darah merah (hemoglobin)
merupakan cabang trakea yang berjumlah
akan mengikat oksigen membentuk oksi-
sepasang dengan satu cabang menuju paru-paru
hemoglobin. Reaksi pernapasan luar sebagai
kanan dan cabang lain menuju paru-paru kiri.
berikut.
Bronkus tersebut akan bercabang-cabang lagi
Hb + O2 → HbO2
membentuk bronkiolus. Bronkiolus tidak
b) Pernapasan dalam (internal)
mempunyai tulang rawan, tetapi rongganya
Pada pernapasan dalam berlangsung proses
bersilia. Bronkiolus bercabang-cabang lagi
pertukaran gas (oksigen dan karbon dioksida)
membentuk saluran yang semakin halus, kecil,
di dalam jaringan tubuh. Pada pernapasan
dan dindingnya semakin tipis yang dinamakan
dalam, darah masuk ke jaringan tubuh.
alveolus. Sementara itu, faring merupakan
Oksigen akan melepaskan ikatannya dengan
persimpangan antara rongga hidung ke
hemoglobin dan berdifusi masuk ke carian
tenggorokan (saluran pernapasan) dan rongga
jaringan tubuh. Reaksi pernapasan dalam
mulut ke kerongkongan (saluran pencernaan).
sebagai berikut.
HbO2 → Hb + O2

Biologi Kelas XI 43
5. Jawaban: c 9. Jawaban: d
Otot diafragma merupakan otot yang berperan Dalam soal dapat diperoleh data percobaan
dalam pernapasan perut. Apabila otot diafragma sebagai berikut.
berkontraksi, diafragma akan mendatar sehingga 1) Volume tidal = 460 cc
volume rongga dada membesar. Kondisi tersebut 2) Udara komplementer = 960 cc
mengakibatkan tekanan udara dalam rongga dada 3) Udara suplementer = 1.480 cc
mengecil dan udara masuk ke paru-paru (terjadi 4) Volume sisa/residu = 1.000 cc
inspirasi). Sementara itu, apabila otot diafragma Kapasitas vital = volume tidal + udara komple-
berelaksasi, diafragma akan cekung ke arah menter + udara suplementer
rongga dada sehingga volume rongga dada = 460 cc + 960 cc + 1.480 cc
mengecil. Kondisi tersebut mengakibatkan = 2.900 cc
tekanan udara dalam rongga dada meningkat dan Jadi, kapasitas vital paru-paru pada percobaan
udara keluar dari paru-paru (terjadi ekspirasi). yang dilakukan Danu sebesar 2.900 cc.
6. Jawaban: d 10. Jawaban: d
Otot antartulang rusuk berperan dalam Faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi
pernapasan dada. Apabila otot antartulang rusuk pernapasan di antaranya umur, jenis kelamin,
luar berkontraksi, dapat mengakibatkan tulang posisi tubuh, suhu tubuh, dan aktivitas tubuh.
rusuk terangkat sehingga volume rongga dada a) Umur
membesar. Kondisi ini akan menyebabkan Bayi dan balita memiliki frekuensi
tekanan udara dalam rongga dada lebih kecil pernapasan lebih tinggi daripada orang
daripada tekanan di luar tubuh. Akibatnya, udara dewasa.
akan masuk ke paru-paru (terjadi inspirasi). b) Jenis kelamin
Sementara itu, apabila otot antartulang rusuk luar Dilihat dari kegiatannya, pria memiliki
berelaksasi, dapat mengakibatkan tulang rusuk frekuensi pernapasan lebih tinggi daripada
turun sehingga volume rongga dada mengecil. wanita. Sementara dilihat dari volume paru-
Kondisi ini menyebabkan tekanan udara dalam paru, wanita memiliki frekuensi pernapasan
rongga dada lebih besar daripada tekanan udara lebih tinggi daripada pria.
di luar tubuh. Akibatnya, udara keluar dari paru- c) Posisi tubuh
paru (terjadi ekspirasi). Pada posisi tubuh berdiri, frekuensi
pernapasannya lebih tinggi daripada posisi
7. Jawaban: a
duduk atau tiduran.
Di dalam hidung terdapat rambut-rambut yang
d) Suhu tubuh
berfungsi menyaring debu atau kotoran yang
Semakin tinggi suhu tubuh, frekuensi
masuk bersama udara pernapasan. Dengan
pernapasannya semakin tinggi.
demikian, bernapas melalui hidung lebih baik
e) Aktivitas tubuh
daripada melalui mulut.
Orang yang melakukan banyak aktivitas
8. Jawaban: a memiliki frekuensi pernapasan lebih tinggi
Udara yang masih tersisa di dalam paru-paru daripada orang yang tidak melakukan banyak
setelah melakukan ekspirasi maksimal disebut aktivitas.
volume sisa/residu. Besarnya volume sisa kurang
11. Jawaban: d
lebih 1.000 mL/1.000 cc. Oleh karena itu, volume
Keterangan gambar yang terdapat pada soal
sisa ditunjukkan angka I. Sementara itu, volume
sebagai berikut.
cadangan ekspirasi (angka II) yaitu udara
1 = faring 4 = bronkus
sebanyak 1.500 cc yang dapat diembuskan lagi
2 = trakea 5 = bronkiolus
setelah melakukan ekspirasi biasa dengan
3 = pleura
mengerutkan otot perut kuat-kuat. Volume tidal
Bronkitis merupakan radang pada bronkus
(angka III) yaitu volume udara pernapasan yang
(cabang batang tenggorok). Sementara pleuritis
dikeluarkan pada waktu bernapas normal. Volume
merupakan radang pada pleura (selaput paru-
cadangan inspirasi (angka IV) yaitu udara yang
paru) karena pleura mengalami penambahan
masih dapat dimasukkan secara maksimal
cairan interpleura. Akibatnya, timbul rasa nyeri
setelah melakukan inspirasi biasa. Kapasitas
saat bernapas.
vital (angka V) yaitu volume udara yang dapat
dikeluarkan semaksimal mungkin setelah
melakukan inspirasi maksimal.

44 Ulangan Tengah Semester


12. Jawaban: a karena diameter arteriola aferen lebih besar dan
Berdasarkan hasil pemeriksaan diperoleh hasil ukurannya lebih pendek dibandingkan dengan
bahwa kelenjar limfa di hidung pasien mengalami arteriola eferen. Keadaan inilah yang mengakibat-
pembengkakan. Oleh karena itu, dapat didiagnosis kan terjadinya filtrasi.
bahwa pasien mengalami gangguan polip. Adanya
16. Jawaban: e
pembengkakan tersebut dapat mengakibatkan
Dalam kondisi suhu tinggi atau panas, pembuluh
terjadinya penyempitan atau penyumbatan
darah melebar untuk mengurangi kelebihan panas
saluran pernapasan sehingga menyebabkan
tubuh. Pengeluaran cairan lebih banyak dalam
pasien bahkan pasien mengalami sesak napas.
bentuk keringat daripada dalam bentuk urine. Jadi,
Sementara itu, asma merupakan gangguan pada
dari tabel di atas tampak bahwa sampel e
rongga saluran pernapasan yag diakibatkan oleh
merupakan sampel yang diambil dalam kondisi
kontraksi otot polos pada bronkus sehingga
lingkungan bersuhu tinggi.
mengakibatkan sulit bernapas. Asfiksi merupakan
gangguan dalam pengangkutan oksigen ke 17. Jawaban: e
jaringan atau gangguan penggunaan oksigen oleh Urine normal mengandung beberapa komponen
jaringan. Emfisema merupakan gangguan yang di antaranya air, garam, urea, dan sisa substansi
terjadi karena adanya ketidaknormalan susunan lain seperti pigmen empedu. Sementara itu,
dan fungsi alveolus. Asidosis respiratorik apabila dalam urine mengandung glukosa
merupakan gangguan yang disebabkan oleh menunjukkan adanya gangguan diabetes melitus.
keasaman darah yang berlebihan karena Apabila dalam urine mengandung protein
penumpukan karbon dioksida dalam darah. menunjukkan adanya gangguan albuminuria.
13. Jawaban: d 18. Jawaban: e
Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan Sebagai alat ekskresi, kulit berfungsi mengeluar-
perubahan struktur serta cara kerja saluran kan keringat melalui pori-pori kulit. Keringat
pernapasan dan jaringan paru-paru. Pada saluran merupakan zat sisa metabolisme yang di
pernapasan yang berukuran relatif besar sel dalamnya terlarut berbagai garam, terutama NaCl.
mukosanya akan membesar, sedangkan pada Sementera itu, membentuk vitamin D dari
saluran pernapasan yang kecil akan terjadi provitamin D merupakan fungsi kulit dalam
peradangan ringan hingga terjadi penyempitan pembentukan vitamin D dengan bantuan sinar
yang disebabkan oleh bertambahnya sel-sel matahari. Melindungi tubuh dari paparan sinar UV
mukosa dan penumpukan lendir. Sementara itu, merupakan fungsi kulit sebagai proteksi. Menjaga
pada jaringan paru-paru akan terjadi peningkatan suhu tubuh tetap konstan merupakan fungsi kulit
jumlah sel radang dan juga akan terjadi kerusakan sebagai regulator suhu. Memproduksi pigmen kulit
alveoli. Akibatnya, udara yang masuk dan keluar merupakan fungsi kulit sebagai penentu warna
dalam satu kali bernapas menjadi lebih sedikit kulit.
dibandingkan dalam keadaan normal. Kondisi 19. Jawaban: a
inilah yang mengakibatkan para perokok memiliki Kulit manusia terdiri atas dua lapisan yaitu lapisan
frekuensi pernapasan lebih banyak. dermis dan epidernis. Dalam lapisan dermis
14. Jawaban: b terdapat akar rambut, pembuluh darah, saraf, dan
Organ ekskresi terdiri atas empat organ yaitu kelenjar. Kelenjar yang terdapat di lapisan der-
ginjal, hati, paru-paru, dan kulit. Ciri-ciri yang mis yaitu kelenjar keringat (glandula sudorifera)
terdapat pada soal menunjukkan organ ginjal. dan kelenjar minyak (glandula sebasea). Kelenjar
Sementara itu, hati terletak di bagian atas sebelah keringat tersebut dapat menghasilkan keringat
kanan abdomen dan di bawah tulang rusuk. Paru- yang di dalamnya terlarut berbagai garam,
paru terletak di atas diafragma. Kulit merupakan terutama NaCl. Sementara kelenjar minyak
lapisan terluar yang membungkus seluruh menghasilkan minyak yang berfungsi meminyaki
permukaan tubuh. Adapun jantung dan lambung rambut agar tidak kering. Adapun dalam lapisan
bukan termasuk organ ekskresi. epidermis terdapat beberapa lapisan yaitu stra-
tum korneum, stratum lusidum, stratum
15. Jawaban: a
granulosum, dan stratum germinativum.
Filtrasi berlangsung pada saat darah masuk ke
nefron melalui arteriola aferen. Pada saat darah 20. Jawaban: b
melalui arteiola aferen ini, tekanan darah relatif Pernapasan merupakan proses memasukkan
cukup tinggi, sedangkan tekanan darah di arteriola oksigen (O2) dan mengeluarkan karbon dioksida
eferen relatif cukup rendah. Kondisi ini terjadi (CO2) serta uap air (H2O). Untuk membuktikan

Biologi Kelas XI 45
adanya uap air (H2O), dapat dilakukan dengan glukouria. Sementara itu, dari tabel terlihat bahwa
mengembuskan napas di permukaan cermin. kandungan protein dan asam urat dalam darah
Cermin akan berubah menjadi buram rendah sehingga orang tersebut tidak mungkin
menandakan bahwa bernapas mengeluarkan uap menderita uremia dan albuminuria.
air (H2O).
25. Jawaban: e
21. Jawaban: b Urine akan menjadi lebih asam jika mengonsumsi
Apabila dalam tubuh mengalami peningkatan bi- banyak protein. Urine akan menjadi lebih basa
lirubin, mata dan kulit akan berwarna kuning. jika mengonsumsi banyak sayuran. Urine
Keadaan tersebut menunjukkan bahwa berwarna kuning cokelat menunjukkan urine
seseorang mengalami penyakit kuning. Penyakit tersebut pekat. Urine yang pekat menunjukkan
ini menunjukkan adanya gangguan pada hati. Hati indikasi bahwa pemilik urine tersebut mengalami
ditunjukkan angka 2. Sementara itu, angka 1 yaitu dehidrasi.
paru-paru, angka 3 yaitu ginjal, angka 4 yaitu
26. Jawaban: b
ureter, dan angka 5 yaitu kantong kemih.
Penyakit asma merupakan gangguan pada
22. Jawaban: b rongga saluran pernapasan yang diakibatkan oleh
Dalam jaringan hati, arteri hepatika berperan adanya kontraksi otot polos pada bronkus.
untuk mengangkut 30% darah dari jumlah total Penyakit ini dapat mengakibatkan penderitanya
darah di hati. Darah ini berasal dari percabangan mengalami kesulitan bernapas. Sementara itu,
aorta sehingga darah yang diangkut merupakan terjadinya peradangan pada bronkus dapat
darah yang mengandung banyak oksigen. mengakibatkan penyakit bronkitis. Menumpuknya
Sementara vena porta hepatika berperan dalam karbon dioksida dalam darah dapat menyebabkan
mengangkut 70% darah dari jumlah total darah di keseimbangan asam basa dalam darah terganggu
hati. Darah ini mengangkut sari-sari makanan dari sehingga dapat mengakibatkan penyakit asidosis
usus halus. Adapun memfagositosis organisme respiratorik. Infeksi bakteri Corynebacterium
asing atau zat-zat berbahaya merupakan peran diphteriae pada saluran pernapasan anak bagian
dari sel kupffer. Membantu darah membentuk zat atas misalnya batang tenggorokan (trakea) dapat
pembeku dan kolesterol merupakan peran dari mengakibatkan penyakit difteri. Adanya gangguan
fibrinogen dan protrombin. dalam penggunaan oksigen oleh jaringan dapat
mengakibatkan penyakit asfiksi.
23. Jawaban: b
Sebagai pabrik kimia tubuh, hati menghasilkan 27. Jawaban: b
beberapa protein dan zat kimia lain. Protein yang Sirosis hati merupakan gangguan pada hati yang
dihasilkan di hati yaitu albumin, globin, dan globu- ditandai oleh kerusakan pada sel hati yang
lin. Albumin berfungsi membantu ketersediaan disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi obat-
kalsium dan unsur-unsur penting lain dalam darah obatan atau minuman beralkohol. Gejala-gejala
serta membantu pergerakan air dari aliran darah penyakit sirosis hati di antaranya perut kembung
ke jaringan tubuh. Globin berfungsi membentuk dan banyak angin, nyeri pada daerah ulu hati,
hemoglobin yang merupakan pembawa oksigen perut mengeras dan membesar, serta demam,
dalam sel darah merah (eritrosit). Globulin meriang, dan tubuh sulit digerakkan. Sementara
berfungsi dalam sistem kekebalan tubuh yang itu, gejala gangguan jaundice yaitu ditandai
bekerja sama dengan antibodi untuk melawan dengan warna kulit dan mata menjadi kuning.
mikroorganisme yang menyerang tubuh. Adapun Hepatitis A terjadi akibat adanya kerusakan pada
zat kimia lain yang dihasilkan oleh hati yaitu organ hati yang terjadi secara mendadak dan
fibrinogen dan protrombin. Zat kimia tersebut disebabkan oleh virus hepatitis A. Hepatitis B
membantu menyembuhkan luka, serta membantu terjadi akibat adanya kerusakan pada jaringan hati
darah membentuk zat pembeku dan kolesterol. yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Hepatitis
C terjadi akibat adanya kerusakan pada jaringan
24. Jawaban: b
hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C.
Berdasarkan tabel terlihat bahwa urine sekunder
mengandung banyak glukosa dalam darah. Oleh
karena itu, orang tersebut mengalami penyakit

46 Ulangan Tengah Semester


28. Jawaban: e 32. Jawaban: e
Perbedaan antara sistem saraf dengan sistem Dalam keadaan istirahat, neuron tidak
hormon sebagai berikut. menghantarkan impuls sehingga neuron berada
dalam kondisi polarisasi. Pada kondisi polarisasi,
Sistem Saraf Sistem Hormon
permukaan luar neuron bermuatan positif,
a. Penerima pesan yaitu Penerima pesan yaitu sedangkan permukaan dalam bermuatan negatif.
efektor (otot atau kelenjar). organ sasaran.
b. Bekerja secara cepat. Bekerja secara lambat. 33. Jawaban: d
c. Berdampak pada lokasi Berdampak pada lokasi
Hormon parathormon berfungsi mengendalikan
yang terbatas. yang luas.
d. Respons dalam waktu Respons dalam waktu kadar kalsium serta fosfat dalam darah dan tulang.
singkat. lama. Hormon insulin berfungsi mengubah glukosa
e. Efek bersifat tidak per- Efek bersifat permanen menjadi glikogen di dalam hati. Hormon MSH
manen dan reversibel. dan tidak reversibel.
(Melanocyte Stimulating Hormone) berfungsi
f. Komunikasi dalam bentuk Komunikasi dalam bentuk
impuls saraf. pesan kimiawi (hormon). memengaruhi pembentukan zat warna kulit
g. Disalurkan oleh serabut Disalurkan oleh sistem (melanin). Sementara itu, hormon oksitosin
saraf. peredaran darah. berfungsi merangsang kontraksi otot uterus saat
h. Menghantarkan rangsang Menghantarkan rangsang
proses kelahiran. Hormon glukokortikoid berfungsi
dalam waktu cepat. dalam waktu lebih lambat.
menaikkan kadar glukosa darah dan mengubah
29. Jawaban: b glikogen menjadi glukosa. Hormon glukagon
Bagian yang berfungsi mengatur kegiatan sel yaitu berfungsi mengubah glikogen menjadi glukosa.
nukleus. Nukleus ditunjuk huruf P. Bagian yang Hormon ACTH (Adenocorticotropic Hormone)
berfungsi meneruskan impuls dari badan sel saraf berfungsi merangsang kelenjar adrenal untuk
ke sel saraf lain yaitu akson. Akson ditunjuk huruf menyekresikan glukokortikoid. Hormon FSH
T. Adapun huruf Q yaitu dendrit yang berfungsi (Follicle Stimulating Hormone) berfungsi
menerima impuls dari ujung saraf lain dan merangsang spermatogenesis, merangsang
menghantarkan ke badan sel saraf. Huruf R yaitu pematangan folikel dalam ovarium, dan
selubung mielin yang berfungsi melindungi neurit menghasilkan hormon estrogen. Hormon
dan memberi nutrisi bagi neuron. Huruf S yaitu kalsitosin berfungsi memacu pengendapan
nodus Ranvier yang merupakan bagian neurit kalsium dalam tulang.
yang tidak terbungkus selubung mielin. 34. Jawaban: a
30. Jawaban: b Neuritis yaitu gangguan sistem saraf yang ditandai
Seseorang yang kepalanya terbentur aspal lalu dengan adanya iritasi pada neuron yang
jalannya sempoyongan berarti terjadi gangguan disbebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin,
keseimbangan tubuh. Pusat keseimbangan tubuh keracunan, atau tekanan. Epilepsi yaitu gangguan
diatur oleh serebelum (otak kecil). Adapun pada neuron-neuron di otak akibat kelainan
serebrum (otak besar) dalam pengaturan semua metabolisme, infeksi, toksin, atau kecelakaan.
aktivitas yang berkaitan dengan kepandaian Parkinson yaitu gangguan produksi dopamin di
(intelegensi), ingatan (memori), kesadaran, dan otak karena neuron mengalami degenerasi.
pertimbangan. Diensefalon (otak depan) berperan Meningitis yaitu gangguan peradangan di bagian
dalam pusat pengaturan perasaan dan gerakan, selaput otak (meninges) yang disebabkan oleh
serta pengaturan suhu tubuh, rasa lapar, dan bakteri Neisseria meningitis atau virus.
haus. Mesensefalon (otak tengah) berfungsi Hidrosefalus yaitu gangguan peradangan pada
dalam mengatur gerak refleks mata. Medula selaput otak sehingga cairan otak terkumpul di
oblongata (sumsum lanjutan) berfungsi mengatur otak sehingga kepala membesar.
denyut jantung, pelebaran dan penyempitan 35. Jawaban: d
pembuluh darah, gerak alat pencernaan, sekresi Bagian yang ditunjuk huruf P yaitu vitreous
kelenjar, bersin, bersendawa, batuk, muntah, humour. Vitreous humour merupakan cairan
serta alat pernapasan. bening dan kental yang berfungsi meneruskan
31. Jawaban: b rangsang ke bagian mata dan memberi bentuk
Akson merupakan satu juluran panjang dari badan pada bola mata. Sementara itu, lensa berfungsi
sel saraf, berbentuk tipis dan panjang, serta membiaskan dan memfokuskan cahaya agar
mengandung neurofibril tetapi tidak mengandung bayangan benda tepat jatuh pada retina. Sklera
badan Nissl. Tidak semua akson diselubungi berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan
mielin. Pada bagian akson yang tidak diselubungi mekanis. Aqueous humour merupakan cairan
mielin disebut nodus Ranvier. encer yang berfungsi menjaga bentuk kantong

Biologi Kelas XI 47
depan bola mata. Iris berfungsi melindungi refleksi B. Uraian
cahaya dan mengendalikan kerja pupil.
1. Apabila darah mengandung banyak CO2, pH
36. Jawaban: b darah akan mengalami perubahan. Perubahan pH
Urutan getaran suara dari lingkungan sampai kita ini dideteksi oleh medula oblongata. Sebagai
dapat mendengar sebagai berikut. respons, medula oblongata mengirimkan impuls
Geteran suara – daun telinga (1) – saluran telinga pada otot tulang rusuk agar proses pernapasan
(3) – membran timpani (2) – maleus (6) – inkus lebih cepat. Dengan demikian, CO2 yang ber-
(5) – stapes (4) – koklea (9) – organ korti (7) – sel lebihan dalam darah dapat segera dikeluarkan
saraf auditori (8) – otak (10). dari dalam tubuh.
37. Jawaban: e 2. Struktur alveolus sangat mendukung untuk
Bagian yang berfungsi menyamakan tekanan berlangsungnya proses pertukaran gas antara
antara telinga luar dengan telinga tengah adalah oksigen dengan karbon dioksida. Alveolus
saluran Eustachius (ditunjukkan angka 5). Bagian memiliki struktur seperti berikut.
yang ditunjuk angka 1 adalah maleus. Bagian yang a. Dinding alveolus sangat tipis sehingga gas-
ditunjuk angka 2 adalah inkus. Bagian yang ditunjuk gas dapat berdifusi dengan mudah melewati
angka 3 adalah stapes. Bagian yang ditunjuk angka membran alveolus.
4 adalah koklea. Maleus, inkus, dan stapes b. Alveolus berupa kantong-kantong kecil mirip
merupakan tulang-tulang pendengaran yang anggur (alveoli) yang jumlahnya sangat
berfungsi meneruskan rangsang getaran bunyi ke banyak. Alveoli yang berjumlah banyak
koklea. Adapun koklea berfungsi meneruskan tersebut dapat memperluas permukaan yang
rangsang getaran bunyi ke organ korti. digunakan untuk pertukaran gas.
c. Permukaan dalam bagian alveolus dilapisi
38. Jawaban: c
oleh sel epitelium yang memungkinkan
Lima tipe reseptor pada kulit beserta jenis
terjadinya difusi gas oksigen dan karbon
rangsang yang diterima sebagai berikut.
dioksida.
1) Korpus Krause, reseptor untuk merespons
d. Pada permukaan luar alveolus terdapat
rangsang berupa dingin.
jaringan kapiler darah yang dapat memper-
2) Korpus Ruffini, reseptor untuk merespons
cepat terjadinya proses difusi dan peng-
rangsang berupa panas.
angkutan gas-gas pernapasan.
3) Korpus Paccini, reseptor untuk merespons
rangsang berupa tekanan. 3. Apabila terdapat penumpukan karbon dioksida
4) Korpus Meissner, reseptor untuk merespons dalam darah dapat mengakibatkan keasaman
rangsang berupa sentuhan. darah berlebihan. Akibatnya, keseimbangan
5) Ujung saraf tanpa selaput, reseptor untuk asam-basa dalam darah terganggu. Kondisi
merespons rangsang berupa rasa sakit/nyeri. tersebut dapat mengakibatkan gangguan fisiologis
yang disebut asidosis. Dengan demikian, dapat
39. Jawaban: a
menyebabkan terganggunya proses pernapasan.
Pada permukaan lidah ditutupi oleh tiga macam
papila seperti berikut. 4. Pada saat suhu lingkungan tinggi atau panas,
a) Papila sirkumvalata, papila yang dilingkari kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh
saluran berjumlah 8–12 dan berjejer-jejer kapiler di kulit melebar. Melebarnya pembuluh
membentuk huruf V di dekat pangkal lidah. kapiler akan memudahkan proses pembuangan
b) Papila filiformis, papila yang menyebar di air dan sisa metabolisme. Aktifnya kelenjar
seluruh permukaan lidah. keringat mengakibatkan keluarnya keringat ke
c) Papila fungiformis, papila yang bentuknya permukaan kulit dengan cara penguapan.
seperti jamur serta letaknya menyebar di Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan
ujung dan sisi lidah. kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas
lagi. Oleh karena itu, pada suhu lingkungan tinggi
40. Jawaban: e
pengeluaran urine lebih sedikit karena sebagian
Urutan mekanisme kerja indra penciuman sebagai
besar cairan tubuh dikeluarkan melalui keringat.
berikut.
Sebaliknya, saat suhu lingkungan rendah atau
Rangsang (bau) – lubang hidung – epitelium
dingin, kelenjar keringat tidak aktif dan pembuluh
olfaktori – mukosa olfaktori – saraf olfaktori –
kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini,
talamus – hipotalamus – otak.
darah tidak membuang sisa metabolisme dan air.

48 Ulangan Tengah Semester


Akibatnya, penguapan sangat berkurang 8. Reaksi pada gerak refleks berlangsung lebih
sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak cepat karena gerak refleks terjadi melalui
mengalami kedinginan. Jadi, keluarnya keringat perjalanan impuls yang pendek. Rangsang yang
dari permukaan kulit merupakan bentuk adaptasi diterima oleh reseptor diantarkan ke saraf pusat.
tubuh terhadap suhu dingin dan panas. Dalam saraf pusat, impuls tidak diolah dan
Sementara itu, sebagian besar sisa metabolisme langsung dikirim ke efektor. Oleh karena itu,
dan air dibuang melalui urine. Kondisi ini karena respons yang diberikan pada gerak refleks lebih
pada suhu rendah produksi hormon ADH menurun cepat.
sehingga mengakibatkan penyerapan air pada
9. Andika menggunakan kacamata dengan lensa
urine berkurang. Akibatnya, produksi urine
negatif. Oleh karena itu, gangguan yang diderita
menjadi lebih banyak.
Andika adalah miopi (rabun jauh). Miopi adalah
5. Pada proses pembentukan urine, tidak semua penyakit yang disebabkan oleh lensa mata yang
cairan/urine primer hasil filtrasi akan menjadi urine terlalu cembung. Pada penderita miopi, objek
sesungguhnya. Keadaan tersebut disebabkan yang jauh terlihat kabur karena bayangan jatuh
pada proses reabsorpsi terjadi penyerapan di depan retina, sedangkan objek yang dekat akan
kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh. terlihat jelas karena bayangan jatuh tepat di retina.
Contoh glukosa, asam amino, dan air. Sisa cairan Dengan demikian, kelainan mata jenis miopi dapat
yang tidak dikeluarkan tubuh diserap kembali oleh ditolong menggunakan kacamata dengan lensa
darah dan diedarkan kembali ke seluruh tubuh. negatif (lensa cekung).
6. Gejala-gejala penyakit scabies di antaranya timbul 10. Hidung memiliki daerah sensitif sebagai indra
rasa gatal pada malam hari, kulit tampak lepuh- penciuman. Daerah sensitif tersebut terdapat di
lepuh kecil, dan terjadi abrasi. Abrasi tersebut bagian atas rongga hidung. Daerah tersebut terdiri
dikarenakan adanya garukan dan goresan pada atas sel-sel epitelium (epitelium olfaktori) dan sel-
ruam. Adapun penularan penyakit scabies dapat sel pembau (sel reseptor olfaktori). Sel-sel
melalui kontak kulit, tidur seranjang, dan pembau berupa neuron yang berfungsi sebagai
menggunakan handuk yang sama dengan orang reseptor. Struktur itulah yang mendukung fungsi
yang terinfeksi. hidung sebagai indra penciuman. Adapun
mekanisme kerja hidung sehingga dapat mencium
7. Ujung akson membengkak membentuk bonggol
bau sebagai berikut.
sinapsis. Pada bonggol tersebut mengandung
Rangsang (bau) – lubang hidung – epitelium
gelembung yang disebut neurotransmiter.
olfaktori – mukosa olfatori – saraf olfaktori –
Neurotransmiter tersebut berperan membawa
talamus – hipotalamus – otak – hidung dapat
impuls dari satu sel saraf ke sel saraf yang lain.
mencium bau.
Neurotransmiter tersebut akan berdifusi melewati
celah sinapsis. Selanjutnya, neurotransmiter akan
berikatan dengan protein khusus atau reseptor
yang berada di membran pascasinapsis. Ikatan
tersebut akan mengakibatkan impuls dapat
diteruskan ke sel saraf lainnya. Dengan demikian,
apabila tidak terdapat neurotransmiter, impuls
tidak dapat merambat dari satu sel saraf ke sel
saraf lainnya.

Biologi Kelas XI 49
Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:
1. menganalisis hubungan struktur organ reproduksi manusia dengan fungsinya;
2. menganalisis pentingnya pemberian ASI eksklusif dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM);
3. menjelaskan penyakit dan kelainan yang menyerang sistem reproduksi;
4. menganalisis dampak pergaulan bebas terhadap kesehatan sistem reproduksi;
5. menjelaskan teknologi terkait sistem reproduksi;
6. menyajikan karya tulis tentang pentingnya menyiapkan generasi terencana untuk meningkatkan mutu SDM.
Berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, peserta didik:
1. mensyukuri dan mengagumi keteraturan serta kompleksitas sistem reproduksi ciptaan Tuhan;
2. memiliki rasa ingin tahu, bertanggung jawab, jujur, disiplin, dan teliti.

Sistem Reproduksi pada Manusia

Mempelajari

Struktur dan Fungsi Organ Reproduksi Manusia Kesehatan Reproduksi dan Masalah Kependudukan pada
Manusia

Mencakup Mencakup

• Struktur dan Fungsi Organ Reproduksi Pria serta Proses • Penyakit dan Gangguan yang Berhubungan dengan Sistem
yang Berlangsung di Dalamnya. Reproduksi.
• Struktur dan Fungsi Organ Reproduksi Wanita serta • Merawat dan Menjaga Kesehatan Sistem Reproduksi.
Proses yang Berlangsung di Dalamnya. • Teknologi Reproduksi pada Manusia.
• Masalah Kependudukan.

Mampu

• Menjelaskan struktur dan fungsi organ reproduksi pria.


•. Menjelaskan proses yang berlangsung di dalam organ reproduksi pria.
• Menjelaskan struktur dan fungsi organ reproduksi wanita.
•. Menjelaskan proses yang berlangsung di dalam organ reproduksi wanita.
• Menjelaskan pentingnya pemberian ASI eksklusif dalam meningkatkan mutu SDM.
• Menjelaskan berbagai penyakit dan gangguan yang berhubungan dengan sistem reproduksi.
• Menjelaskan dampak pergaulan bebas terhadap kesehatan sistem reproduksi.
• Menjelaskan cara merawat dan menjaga kesehatan sistem reproduksi.
• Menjelaskan jenis-jenis teknologi yang terkait sistem reproduksi.
• Menjelaskan peranan program Keluarga Berencana untuk menyelesaikan masalah kependudukan.
• Mensyukuri dan mengagumi keteraturan serta kompleksitas sistem reproduksi ciptaan Tuhan.
• Menunjukkan rasa ingin tahu, bertanggung jawab, jujur, disiplin, dan teliti.

50 Sistem Reproduksi pada Manusia


A. Pilihan Ganda 5. Jawaban: c
1. Jawaban: c Apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma akan
Tuba fallopii merupakan saluran reproduksi wanita terjadi pendarahan karena peluruhan sel telur dan
yang berfungsi untuk menyalurkan sel telur dari lapisan dinding endometrium. Setelah menstruasi
indung telur ke rahim. Uretra merupakan saluran selesai, hipotalamus akan menghasilkan hormon
pengeluaran urine. Pada sistem reproduksi pria, gonadotropin yang merangsang pembentukan
uretra juga berfungsi sebagai saluran untuk hormon FSH. Hormon FSH akan merangsang
mengeluarkan sperma. Sementara itu, epididimis, pembentukan folikel de Graaf. Folikel tersebut
vas deferens, dan duktus ejakulatoris merupakan akan menghasilkan hormon estrogen. Hormon es-
saluran reproduksi pada pria. trogen tersebut yang akan merangsang pem-
bentukan lapisan dinding endometrium.
2. Jawaban: d
Spermatogenesis merupakan proses pembentukan 6. Jawaban: e
sel sperma yang terjadi pada organ reproduksi pria. Organ-organ reproduksi yang termasuk saluran
Proses spermatogenesis diawali dengan sel-sel kelamin yaitu epididimis, vas deferens, dan duktus
primordial di dalam testis yang membelah berkali- ejakulatoris. Sementara itu, tubulus seminiferus
kali dan membentuk spermatogonium (2n), ditunjuk terletak di dalam testis. Adapun skrotum merupa-
oleh huruf A. Spermatogonium mengalami kan pembungkus testis.
pembelahan mitosis (angka 1) dan membentuk 7. Jawaban: c
spermatosit primer (2n), ditunjuk oleh huruf B. Keterangan gambar:
Spermatosit primer membelah secara meiosis I Nomor 1 : spermatosit sekunder = haploid
(angka 2) menghasilkan dua buah sel spermatosit Nomor 2 : spermatosit primer = diploid
sekunder haploid (n), ditunjuk oleh huruf C. Tiap- Nomor 3 : spermatogonium = diploid
tiap sel spermatosit sekunder membelah secara Nomor 4 : spermatid = haploid
meiosis II (angka 3) menghasilkan empat sel Nomor 5 : sperma = haploid
spermatid, ditunjuk huruf D. Setiap spermatid
mengalami pematangan menjadi sel sperma 8. Jawaban: d
(spermatozoa), ditunjuk huruf E. Apabila seorang wanita memasuki masa pubertas
dan hormon reproduksi seperti estrogen serta pro-
3. Jawaban: b gesteron mulai dihasilkan, terjadi produksi sel telur
Oosit sekunder berhenti mengalami pembelahan saat (ovum) oleh ovarium. Ovum yang telah matang
terjadi ovulasi (pelepasan sel telur). Pembelahan (berupa oosit sekunder) akan dilepaskan dari
meiosis II ini kemudian dilanjutkan setelah sel telur ovarium menuju rahim untuk menunggu dibuahi
mengalami fertilisasi. Pada pembelahan lanjutan ini, oleh sel sperma. Apabila tidak ada sel sperma yang
oosit sekunder menghasilkan ootid (haploid) dan membuahi ovum tersebut, dinding rahim yang
badan polar II (haploid). Ootid akan mengalami semula menebal akan luruh. Peluruhan dinding
diferensiasi menjadi ovum dan badan polar II rahim ini disertai dengan pecahnya pembuluh darah
mengalami degenerasi. di sekitar rahim. Peristiwa ini disebut menstruasi.
4. Jawaban: e 9. Jawaban: e
Urutan perkembangan zigot menjadi embrio yaitu Pembelahan mitosis terjadi pada tahap peng-
zigot–morula–blastula–gastrula–fetus. Pada tahap gandaan, yaitu sel primordial menjadi spermatogo-
morula, zigot membelah dan menghasilkan sel-sel nium (1). Sementara itu, pembelahan meiosis I
yang sama besar dengan bentuk seperti buah terjadi pada pembelahan spermatosit primer (2)
arbei. Pada tahap blastula, sel-sel morula terus menjadi spermatosit sekunder (3). Adapun
membelah membentuk blastosit. Jika implantasi pembelahan meiosis II terjadi pada pembentukan
blastosit berhasil maka terjadilah proses kehamilan spermatosit sekunder (3) menjadi spermatid (4).
(gestasi). Pada tahap gastrula, bintik benih akan Spermatid selanjutnya berkembang menjadi sel
tumbuh dan berkembang menjadi berbagai organ sperma.
yang menyusun fetus (janin).

Biologi Kelas XI 51
10. Jawaban: e peristiwa ovulasi umumnya terjadi pada hari
Kesuburan pria dipengaruhi oleh kuantitas dan ke-14 setelah hari pertama menstruasi yaitu pada
kualitas sperma. Secara kuantitas, seorang pria tanggal 9 Desember.
dinyatakan subur jika dalam 1 mL cairan sperma
16. Jawaban: e
terkandung lebih dari 20 juta sel sperma. Adapun
Keterangan gambar sebagai berikut.
penentu secara kualitas, di antaranya motilitas sel
1. Uterus
sperma dan daya tahan hidup sel sperma.
Uterus merupakan tempat pertumbuhan dan
11. Jawaban: b perkembangan embrio hingga siap lahir.
Keterangan gambar sebagai berikut. 2. Korion
(1) Oviduk (tuba fallopii), tempat terjadinya Korion merupakan membran terluar dari
fertilisasi. embrio.
(2) Ovarium, tempat pembentukan ovum. 3. Plasenta
(3) Uterus, tempat pertumbuhan dan perkembangan Plasenta merupakan penghubung embrio
embrio sebelum dilahirkan. dengan endometrium ibu.
(4) Serviks atau leher rahim. 4. Tali pusar
(5) Vagina, merupakan saluran akhir organ Tali pusar merupakan penghubung janin
reproduksi wanita. dengan plasenta pada endometrium.
5. Amnion
12. Jawaban: e
Amnion merupakan kantong berisi cairan
Proses spermatogenesis (pembentukan sel
tempat embrio berada. Amnion melindungi
sperma) diawali dengan sel-sel primordial di dalam
embrio dari guncangan, tekanan, dan bentur-
testis yang membelah berkali-kali dan membentuk
an, serta perubahan suhu yang sangat drastis.
spermatogonium (2n). Spermatogonium mengalami
perkembangan dan membentuk spermatosit primer 17. Jawaban: d
(2n). Spermatosit primer membelah secara meiosis Selama berlangsungnya siklus menstruasi, terjadi
(meiosis I) menghasilkan dua buah sel spermatosit interaksi antara LH, FSH, estrogen, dan progesteron.
sekunder yang bersifat haploid (n). Selanjutnya, Adapun peran progesteron selama siklus menstruasi
spermatosit sekunder akan membelah lagi secara adalah menghambat produksi FSH dan LH, serta
meiosis (meiosis II) menghasilkan dua buah sel memelihara ketebalan endometrium uterus hingga
spermatid yang juga haploid. Spermatid kemudian siap untuk implantasi (penanaman) embrio. Hormon
berdiferensiasi menjadi sperma yang telah masak. yang merangsang ovulasi adalah LH. Hormon yang
13. Jawaban: d merangsang kontraksi uterus adalah oksitosin.
Dalam oogenesis terdapat tiga tahapan, yaitu tahap Hormon yang merangsang pertumbuhan folikel
penggandaan, tahap pertumbuhan, dan tahap pe- primer adalah FSH.
matangan. Tahap penggandaan terjadi dalam 18. Jawaban: c
ovarium janin sejak dalam kandungan, tahap per- LH merupakan hormon yang berfungsi merangsang
tumbuhan terjadi hingga seorang wanita memasuki terjadinya ovulasi. FSH merupakan hormon yang
masa puber, dan tahap pematangan dimulai sejak berfungsi merangsang pembentukan folikel yang
seorang wanita mengalami masa puber. mengelilingi ovum sampai matang. Hormon estro-
14. Jawaban: c gen berperan memacu pembentukan endometrium
Oogenesis terjadi dalam tiga fase (penggandaan, uterus. Hormon progesteron berperan dalam
pertumbuhan, dan pematangan). Pada tahap peng- memelihara endometrium uterus hingga siap untuk
gandaan dan pertumbuhan terjadi pembelahan implantasi embrio.
mitosis, hasil berupa oogonium (1) dan oosit primer 19. Jawaban: a
(2). Pada tahap pematangan, oosit primer meng- Persalinan diawali dengan kontraksi uterus yang
alami pembelahan meiosis I membentuk oosit dipengaruhi hormon estrogen (dihasilkan oleh
sekunder (3) dan badan polar I (4). Selanjutnya, oosit plasenta), hormon oksitosin (dihasilkan oleh
sekunder mengalami pembelahan meiosis II mem- hipofisis ibu dan janin), dan hormon prostaglandin
bentuk ootid (5) dan berdiferensiasi menjadi ovum. (dihasilkan oleh membran janin). Selain itu, korpus
15. Jawaban: c luteum pada ovarium menghasilkan hormon
Siklus menstruasi pada umumnya terjadi setiap relaksin yang berfungsi melunakkan serviks dan
28 hari. Jadi, jika hari pertama menstruasi terjadi melonggarkan tulang panggul. Sementara itu,
pada tanggal 25 November, hari per tama hormon prolaktin yang dihasilkan oleh kelenjar
menstruasi bulan berikutnya jatuh pada tanggal hipofisis akan merangsang pertumbuhan kelenjar
23 Desember (ditambah 28 hari). Sementara itu, susu.

52 Sistem Reproduksi pada Manusia


20. Jawaban: b 4. Pembentukan sperma dalam testis memerlukan suhu
Bagian yang ditunjuk huruf A menunjukkan fase tertentu yang lebih rendah dari suhu tubuh.
menstruasi. Pada fase ini korpus luteum akan meng- Pembentukan sperma akan mengalami gangguan jika
hentikan produksi hormon estrogen dan progesteron. suhu di sekitar testis lebih tinggi dari suhu tubuh.
Turunnya kadar estrogen dan progesteron me- Celana ketat akan menekan skrotum (pelindung tes-
nyebabkan lepasnya ovum dari dinding uterus yang tis) sehingga fungsi skrotum sebagai pengatur suhu
menebal. Lepasnya ovum tersebut menyebabkan mengalami gangguan. Akibatnya suhu di dalam tes-
endometrium robek atau meluruh. Peluruhan ini tis tidak sesuai untuk pembentukan sperma. Jadi,
mengakibatkan terjadinya pendarahan pada fase secara logika pernyataan tersebut benar.
menstruasi. Hipotalamus menghasilkan hormon 5. Dalam perjalanannya menuju tubulus seminiferus,
gonadotropin yang merangsang pembentukan FSH sperma melalui berbagai rintangan, terutama cairan
terjadi pada fase pra-ovulasi. Estrogen kental menuju rahim. Setelah mencapai rahim,
menghambat pembentukan FSH dan hipofisis, sperma masih harus melanjutkan perjalanan menuju
melepaskan LH terjadi pada fase ovulasi. Hormon tuba fallopii, tempat sel telur berada. Hanya sperma
estrogen merangsang pembentukan lendir terjadi unggul yang mampu membuahi sel telur. Ketika
pada fase pra-ovulasi. Ovum matang diselubungi sebuah sel telur berhasil dibuahi oleh sperma, secara
folikel terjadi pada fase ovulasi. otomatis sperma-sperma di sekeliling sel telur (yang
telah dibuahi) akan mati sehingga tidak mungkin
B. Uraian ada sperma lain yang mencapai sel telur.
1. Saat kehamilan semakin tua, jumlah hormon 6. Pembentukan sperma memerlukan suhu rendah
estrogen di dalam darah semakin banyak, (di bawah suhu tubuh). Pembentukan sperma
sedangkan hormon progesteron semakin sedikit. berlangsung di dalam testis. Testis dilindungi oleh
Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang kantong yang disebut skrotum. Salah satu
merangsang uterus untuk berkontraksi, sedangkan penyusun skrotum adalah otot lurik yang berfungsi
progesteron mencegah uterus untuk berkontraksi. mengatur suhu di sekitar testis agar selalu stabil
(1–8°C lebih dingin dibandingkan suhu tubuh).
2. Pada membran yang melindungi kepala sperma Pengaturan suhu dilakukan dengan mengeratkan
terdapat selubung yang disebut akrosom. Di dalam atau melonggarkan skrotum sehingga testis dapat
akrosom terdapat enzim hialuronidase, akrosin, bergerak mendekat atau menjauhi tubuh. Testis
dan antifertilisin. Enzim hialuronidase dan akrosin akan diangkat mendekati tubuh pada suhu rendah
berperan dalam menembus lapisan pelindung dan bergerak menjauh pada suhu tinggi. Dengan
ovum. Adapun antifertilisin merupakan antigen pengaturan tersebut, sperma dapat diproduksi
yang berfungsi melekatkan sperma pada sel telur. dalam testis.
3. Kelenjar asesoris adalah kelenjar reproduksi yang 7. Secara normal hamil terjadi di uterus. Setelah terjadi
menghasilkan cairan reproduksi dalam saluran fertilisasi, sel telur bergerak meninggalkan saluran
reproduksi pria. Cairan reproduksi tersebut berfungsi telur menuju uterus. Pada tahap selanjutnya zigot
untuk mempertahankan hidup sperma dan (perkembangan dari sel telur yang telah dibuahi)
pergerakan sperma selama proses fertilisasi. Kelenjar membenamkan diri di dinding uterus. Pada kasus
asesoris ada tiga yaitu vesikula seminalis, kelenjar hamil di luar kandungan, zigot tidak membenamkan
prostat, dan kelenjar Cowper. Vesikula seminalis diri di dinding uterus melainkan di dinding saluran
(kantong sperma) merupakan kelenjar berlekuk-lekuk telur. Kemungkinan penyebabnya karena adanya
yang terletak di belakang kandung kemih. Dinding penyumbatan saluran telur sehingga zigot tidak
vesikula seminalis menghasilkan zat makanan yang dapat bergerak menuju uterus (rahim). Kehamilan
berfungsi sebagai nutrisi bagi sperma. Kelenjar prostat seperti ini merupakan kehamilan abnormal
melingkari bagian atas uretra, terletak di bagian sehingga harus digugurkan karena saluran telur
bawah kandung kemih. Kelenjar prostat menghasilkan dapat pecah jika kehamilan berlanjut. Jika hal ini
cairan yang mengandung kolesterol, garam, dan sampai terjadi dapat mengganggu keselamatan ibu
fosfolipid. Fungsinya untuk kelangsungan hidup hamil.
sperma. Kelenjar Cowper memiliki saluran langsung 8. FSH dan LH dihasilkan oleh kelenjar pituitari. FSH
menuju uretra. Kelenjar ini menghasilkan getah yang berfungsi merangsang pematangan folikel dalam
bersifat basa yang berfungsi membantu melubrikasi ovarium dan merangsang pelepasan hormon es-
uretra agar dapat dilalui spermatozoa dan mem- trogen. Sementara itu, LH berfungsi memengaruhi
bantu membersihkan sisa urine. pematangan folikel dalam ovarium dan me-
rangsang pelepasan hormon progesteron.

Biologi Kelas XI 53
9. Antara pembuluh darah ibu dengan pembuluh darah 10. Hormon yang merangsang produksi hormon
janin dipisahkan oleh jaringan ikat. Akan tetapi, testosteron yaitu LH ( Luteinizing Hormone ).
jaringan ini dapat dilewati oleh bakteri dan virus. Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis. LH
Itulah sebabnya ibu hamil yang mengidap HIV/ merangsang sel Leydig untuk menghasilkan
AIDS dapat menularkan kepada janin yang hormon testosteron yang akan memengaruhi
dikandungnya. perkembangan sifat kelamin sekunder pria di masa
puber.

4. Jawaban: e
A. Pilihan Ganda
Bagian gambar yang ditunjuk huruf X adalah
1. Jawaban: a epididimis. Bagian ini dapat mengalami peradangan
Treponema pallidum dapat menyebabkan penyakit yang disebut epididimitis akibat infeksi oleh bakteri
sifilis (raja singa). Sementara itu, herpes dan jamur. AIDS menyerang sistem kekebalan
disebabkan oleh virus Herpes Simpleks. Keputihan tubuh, orkitis terjadi pada testis, mioma terjadi
disebabkan oleh jamur Candida albicans . pada uterus (rahim), dan prostatitis terjadi pada
Klamidiasis disebabkan oleh Chlamydia prostat.
trachomatis. Kutil kelamin disebabkan oleh Human
5. Jawaban: d
Papilloma Virus (HPV).
Pasangan antara jenis penyakit dengan penyebab-
2. Jawaban: d nya sebagai berikut.
Ciri-ciri yang disebutkan pada soal merupakan ciri- Jenis Penyakit Penyebab
ciri dari penyakit trikomoniasis. Trikomoniasis
Prostatitis Escherichia coli
disebabkan oleh Trychomonas vaginalis .
Gonore Neisseria gonorrhoeae
Sementara itu, ciri-ciri penyakit AIDS di antaranya AIDS HIV
mengalami demam tinggi, diare, dan batuk, serta Sifilis Treponema pallidum
berat badan menurun lebih dari 10% dalam waktu Orkitis virus gondongan
singkat. Ciri-ciri penyakit sifilis di antaranya timbul
luka pada alat kelamin, terjadi pembengkakan 6. Jawaban: e
kelenjar getah bening, dan timbul bercak Penyakit gonore disebabkan oleh infeksi bakteri
kemerahan di telapak tangan serta kaki. Ciri-ciri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit ini ditandai oleh
gonore di antaranya alat kelamin gatal, keluar adanya cairan seperti nanah pada alat kelamin.
nanah dari saluran kencing, dan pada wanita nyeri Selain itu, penderita merasakan nyeri saat ber-
di perut bagian bawah. Ciri-ciri herpes genitalis di kemih. Penyakit kelamin yang ditandai dengan
antaranya timbul bintil-bintil berisi cairan dan terasa timbulnya kutil pada alat kelamin yaitu kutil kelamin.
sakit serta alat kelamin terasa gatal dan panas. Penyakit kelamin yang ditandai dengan timbulnya
luka di sekitar alat kelamin yaitu herpes genitalis.
3. Jawaban: b
Penyakit kelamin yang ditandai dengan turunnya
Perlakuan seperti pada gambar adalah vasektomi.
daya imunitas dan turunnya berat badan secara
Vasektomi dilakukan dengan mengikat dan
drastis yaitu AIDS.
memotong saluran vas deferens pada pria.
7. Jawaban: c
Vasektomi menyebabkan sperma tidak sampai ke
Mioma atau kista adalah tumor jinak yang tumbuh di
uretra sehingga sperma tidak dapat dikeluarkan.
otot rahim. Rahim ditunjuk angka (3). Mioma timbul
Namun, seorang pria yang melakukan vasektomi
pada wanita yang berada pada usia produktif.
masih mampu mengeluarkan air mani saat ejakulasi
Adapun bagian yang ditunjuk angka (1) adalah
walaupun mani tidak mengandung sperma. Hal ini
saluran tuba falopii. Bagian yang ditunjuk angka
dikarenakan cairan mani berasal dari glandula
(2) adalah ovarium. Bagian yang ditunjuk angka
prostat. Oleh karena itu, pria yang melakukan
(4) adalah serviks. Bagian yang ditunjuk angka
vasektomi mengalami kemandulan.
(5) adalah vagina.

54 Sistem Reproduksi pada Manusia


8. Jawaban: c prematur. Oleh karena testis tidak turun ke dalam
Endometriosis merupakan tumbuhnya jaringan en- skrotum maka akan terjadi gangguan saat ber-
dometrium di luar uterus, misal pada ovarium (2) langsungnya spermatogenesis. Gangguan saat
atau oviduk (1). Kriptorkidisme merupakan berlangsungnya spermatogenesis inilah yang
gagalnya satu atau kedua testis untuk turun dari menyebabkan risiko kemandulan.
rongga abdomen ke dalam skrotum. Hipogo-
2. a. Amenore adalah tidak terjadinya menstruasi.
nadisme merupakan penurunan fungsi testis yang
Amenore dianggap sesuatu yang normal atau
diakibatkan oleh gangguan hormonal yaitu
wajar jika seorang wanita belum memasuki
rendahnya produksi hormon testosteron.
masa puber, dalam keadaan hamil, selama
Epididimitis merupakan peradangan pada saluran
menyusui, dan setelah menopause.
epididimis. Prostatitis merupakan peradangan pada
b. Amenore dianggap sebagai gangguan pada
kelenjar prostat.
sistem reproduksi jika seorang wanita tidak
9. Jawaban: a pernah mengalami haid walaupun sudah
Hipogonadisme merupakan penurunan fungsi testis memasuki masa puber atau sudah pernah
akibat gangguan hormonal (kadar testosteron mengalami haid, tetapi kemudian berhenti haid
sangat rendah). Endometriosis merupakan selama enam bulan atau lebih.
tumbuhnya jaringan endometriosis di luar uterus.
Kriptokidisme merupakan gagalnya satu atau 3. Bayi tabung merupakan bayi yang terbentuk
kedua testis (buah zakar) turun dari rongga melalui proses pembuahan sel telur oleh sel sperma
abdomen ke skrotum. Klamidiasis merupakan di luar tubuh seorang wanita. Teknik bayi tabung
peradangan organ reproduksi pria maupun wanita ( in vitro fertilization ) memerlukan tiga tahap
oleh Chlamydia trachomatis. Prostatitis merupakan sebagai berikut.
peradangan pada kelenjar prostat oleh bakteri 1) Pengambilan ovum yang sudah matang dari
Escherichia coli. seorang wanita.
2) Menyediakan media kultur sebagai tempat
10. Jawaban: a pembuahan in vitro . Media ini harus
Alat kontrasepsi yang bersifat hormonal di mempunyai kandungan kimia sesuai dengan
antaranya pil dan suntikan. Pil dan suntikan dapat cairan yang ada di saluran fallopii.
mencegah terjadinya ovulasi. Pil ini dikonsumsi 3) Pengambilan sperma dari seorang pria.
secara oral setiap hari selama 21 hari di antara Setelah itu, sperma tersebut diinjeksikan ke dalam
masa menstruasi, sedangkan suntikan dilakukan ovum dengan harapan terjadi pembuahan dan
setiap tiga bulan sekali. Sementara itu, IUD pembentukan embrio. Calon bayi ini selanjutnya
merupakan alat konstrasepsi yang dipasang di ditransfer ke dalam rahim si calon ibu.
uterus untuk mencegah implantasi zigot dan
mencegah terjadinya pembuahan. Kondom 4. HIV dapat ditemukan dalam cairan tubuh seperti
merupakan alat kontrasepsi yang dikenakan pria darah, cairan semen, cairan vagina, dan air susu
untuk mencegah bertemunya sperma dengan ibu dari penderita AIDS. Dengan demikian tindakan
ovum. Spermisid merupakan alat kontrasepsi yang (a) berjabat tangan dengan penderita dan (b)
dikenakan pada vagina sebelum melakukan terpapar dahak penderita tidak dapat menularkan
hubungan seksual. Spermisid mampu mematikan HIV. Sementara itu, tindakan (c) melakukan
sperma dalam jumlah banyak. Diafragma transfusi darah dan (d) menggunakan jarum suntik
merupakan alat kontrasepsi yang dikenakan wanita secara bergantian dapat menularkan HIV jika darah
untuk mencegah agar sperma tidak memasuki donor berasal dari penderita AIDS atau jarum suntik
uterus. tersebut pernah digunakan oleh penderita AIDS.
5. Orang-orang yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS
B. Uraian sebagai berikut.
a. PSK (penjaja seks komersial) yang melakukan
1. Kriptorkidisme adalah gangguan atau kelainan pada
hubungan seksual tidak aman.
sistem reproduksi pria yang ditandai gagalnya satu
b. Pelaku seks bebas yang berganti-ganti
atau kedua testis untuk turun dari rongga abdo-
pasangan.
men ke dalam skrotum. Peristiwa ini terjadi saat
c. Pengguna narkotika dengan jarum suntik.
bayi dan biasanya terjadi pada bayi yang lahir

Biologi Kelas XI 55
56
Organ Reproduksi
Bagian Luar Penis
Skrotum
Struktur dan Fungsi Organ
Reproduksi Pria dan Proses Struktur dan Fungsi Organ
Reproduksi Pria

Sistem Reproduksi pada Manusia


yang Berlangsung di Dalam-
nya Organ Reproduksi Testis
Bagian Dalam
Saluran Kelamin
Proses-Proses yang Melibatkan
Organ Reproduksi Pria Kelenjar Kelamin

Struktur dan Fungsi Organ Organ Reproduksi


Reproduksi Manusia Bagian Luar Vulva

Struktur dan Fungsi Organ Labium


Reproduksi Wanita dan Struktur dan Fungsi Organ
Proses yang Berlangsung di Reproduksi Wanita
Dalamnya Vagina
Organ Reproduksi
Bagian Dalam Uterus
Proses-Proses yang Melibatkan
Sistem Reproduksi Organ Reproduksi Wanita
Oviduk
pada Manusia Ovarium
Penyakit dan Gangguan yang
Berhubungan dengan Sistem
Reproduksi

Merawat dan Menjaga Ke- Cara Menjaga Kesehatan Organ


sehatan Sistem Reproduksi Reproduksi Pria

Kesehatan Reproduksi dan Cara Menjaga Kesehatan Organ


Masalah Kependudukan Teknologi Reproduksi pada Reproduksi Wanita
pada Manusia Manusia

Masalah Kependudukan
Pada tahap pematangan, oosit primer mengalami
A. Pilihan Ganda
pembelahan meiosis I membentuk oosit sekunder
1. Jawaban: c (3) dan badan polar I (4). Selanjutnya, oosit
Pada gambar tampak ovum yang telah masak sekunder mengalami pembelahan meiosis II
bergerak menuju tuba fallopii. Peristiwa ini terjadi menghasilkan ootid (5) yang akan berkembang
pada saat pelepasan telur atau ovulasi. Sementara menjadi ovum.
itu, fase pascaovulasi/fase luteal ditandai dengan 5. Jawaban: a
terbentuknya korpus luteum (badan kuning). Fase Keterangan gambar pada soal sebagai berikut.
menstruasi ditandai dengan meluruhnya ovum dan X = epididimis, merupakan saluran berkelok-kelok
endometrium. Fase folikel ditandai dengan yang keluar dari testis. Saluran ini berfungsi
terbentuknya folikel. sebagai tempat penampungan sementara sperma
2. Jawaban: b sebelum dikeluarkan melalui uretra.
Organ yang ditunjuk huruf X yaitu uterus. Uterus Y = tubulus seminiferus yang di dalamnya terdapat
merupakan rongga besar pertemuan antara oviduk sel induk spermatozoa, sel sertoli (pemberi makan
kanan dengan oviduk kiri. Uterus berfungsi sebagai spermatozoa), dan sel Leydig (penghasil
tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio testosteron).
hingga siap lahir. Sementara itu, organ yang 6. Jawaban: c
berfungsi sebagai penangkap sel telur saat terjadi FSH ( follicle stimulating hormone ) berperan
ovulasi yaitu fimbriae yang terdapat di ujung tuba merangsang pembentukan folikel dalam rangka
falopii. Organ yang berfungsi sebagai tempat pematangan sel telur (oosit primer). Ovum matang
terjadinya fertilisasi yaitu oviduk (tuba falopii). yang diselubungi folikel disebut folikel de Graaf.
Organ yang berfungsi sebagai alat kopulasi wanita Folikel de Graaf kemudian menghasilkan estrogen
yaitu vagina. Organ yang berfungsi sebagai yang merangsang pembentukan endometrium.
penghasil sel telur yaitu ovarium. Proses ini terjadi pada fase praovulasi dari siklus
3. Jawaban: e menstruasi.
Keterangan gambar pada soal sebagai berikut. 7. Jawaban: c
Bagian yang ditunjuk huruf P yaitu kelenjar prostat, Bagian kepala sel sperma atau disebut akrosom
menghasil cairan yang bersifat basa untuk mengandung enzim hialuronidase, akrosin, dan
ditambahkan pada cairan sperma (cairan semen). antifertilisin. Enzim hialuronidase dan akrosin
Bagian yang ditunjuk huruf Q yaitu uretra, merupa- berfungsi menembus lapisan pelindung ovum.
kan saluran kelamin dari vesikula seminalis dan Caranya, hialuronidase melarutkan hialuronid pada
saluran kencing dari kantong urine. corona radiata sel telur, sedangkan akrosin
Bagian yang ditunjuk huruf R yaitu epididimis, menghancurkan glikoprotein pada zona pelusida
merupakan tempat penampungan sementara sel telur. Sementara itu, antifertilisin berfungsi
sperma. melekatkan sperma pada sel telur.
Bagian yang ditunjuk huruf S yaitu testis yang
berfungsi sebagai tempat pembentukan sperma 8. Jawaban: d
dan hormon testosteron. Gambar pada soal merupakan organ reproduksi
Bagian yang ditunjuk huruf T yaitu skrotum, wanita. Bagian yang ditunjuk oleh huruf P adalah
merupakan kantong pelindung testis yang oviduk. Oviduk berperan sebagai tempat terjadinya
berfungsi pula sebagai pengatur kestabilan suhu fertilisasi. Oleh karena itu, apabila terjadi pe-
di sekitar testis. nyumbatan pada oviduk akan mengganggu proses
fertilisasi.
4. Jawaban: e
Oogenesis atau proses pembentukan ovum terjadi 9. Jawaban: e
dalam tiga fase yaitu penggandaan, pertumbuhan, Kontrasepsi vasektomi pada pria dan tubektomi
dan pematangan. Pada tahap penggandaan dan pada wanita merupakan kontrasepsi permanen.
per tumbuhan terjadi pembelahan mitosis Kontrasepsi dengan cara ini bertujuan menghilang-
menghasilkan oogonium (1) dan oosit primer (2). kan kemampuan untuk dapat hamil. Vasektomi

Biologi Kelas XI 57
dilakukan dengan mengikat dan memotong saluran kutub primer. Setelah itu, oosit sekunder membelah
vas deferens. Vasektomi menyebabkan sperma secara meiosis menjadi ootid dan polosit,
tidak sampai ke uretra sehingga sperma tidak sedangkan badan kutub primer akan membelah
dapat dikeluarkan. Sementara itu, tubektomi secara meiosis menjadi polosit. Ootid akan
dilakukan dengan cara mengikat dan memotong berkembang menjadi ovum, sedangkan polosit
oviduk. Cara ini membuat ovum yang sudah akan mengalami degenerasi.
diovulasikan tidak dapat melewati saluran oviduk
13. Jawaban: b
sehingga ovum tidak dapat bertemu dengan
Membran yang melindungi embrio dalam rahim
sperma. Dengan demikian, prinsip kontrasepsi
terhadap goncangan yaitu amnion (Q). Amnion
vasektomi pada pria dan tubektomi pada wanita
merupakan membran yang langsung melingkupi
yaitu menghentikan disalurkannya sperma dan
embrio dalam suatu ruang yang berisi cairan
ovum dengan pengikatan atau pemotongan.
amnion. Cairan ini berfungsi menjaga embrio agar
10. Jawaban: b dapat bergerak bebas dan melindungi embrio dari
Tahapan dalam spermatogensis sebagai berikut. goncangan. Korion (P) merupakan membran terluar
1) Tahap penggandaan, sel primordial mengalami yang tumbuh melingkupi embrio. Korion dengan
pembelahan mitosis berulang-ulang dan mem- jaringan endometrium membentuk plasenta (S
bentuk spermatogonia (tunggal = sperma- dan T) yang merupakan pemberi nutrisi bagi embrio.
togonium). Tali pusar (R) menghubungkan janin dengan
2) Tahap pertumbuhan, spermatogonium bersifat plasenta. Tali pusar ini berfungsi menyalurkan zat
diploid. Spermatogonia tumbuh dan ber- makanan dan oksigen dari ibu serta mengeluarkan
kembang membentuk spermatosit primer zat-zat sisa dari janin untuk dibuang.
(diploid).
14. Jawaban: e
3) Tahap pematangan, spermatosit primer
Setelah masa ovulasi, korpus rubrum berubah
membelah secara meiosis I membentuk dua
menjadi korpus luteum (badan kuning). Korpus
spermatosit sekunder (haploid). Selanjutnya,
luteum akan menghasilkan hormon progesteron
spermatosit sekunder membelah secara
yang berfungsi mempersiapkan endometrium
meiosis membentuk empat buah spermatid
menerima embrio. Apabila ovum tidak dibuahi,
(haploid). Setiap spermatid akan ber-
korpus luteum akan berubah menjadi korpus
diferensiasi menjadi sperma (haploid).
albikans sehingga kadar progesteron dan estro-
Dengan demikian, peristiwa yang terjadi pada tahap
gen menjadi rendah. Keadaan ini mengakibatkan
pembelahan terdapat pada angka 1) dan 3).
luruhnya endometrium sehingga terjadilah
11. Jawaban: a menstruasi. Setelah terjadi menstruasi, hipofisis
Setelah masa ovulasi, korpus rubrum berubah akan mengeluarkan FSH yang berfungsi memacu
menjadi korpus luteum (badan kuning). Korpus lu- pematangan folikel baru.
teum akan menghasilkan hormon progesteron yang
15. Jawaban: b
berfungsi mempersiapkan endometrium menerima
Tuba fallopii atau oviduk merupakan saluran yang
embrio. Pada saat ini, endometrium semakin tebal
menghubungkan ovarium dengan uterus. Saluran
dan lembut serta mengandung banyak pembuluh
ini berjumlah dua, bagian kiri dan kanan. Pada
darah.
bagian ujung tuba fallopii terdapat infundibulum
12. Jawaban: e yang mempunyai fimbriae. Fimbriae atau jumbai-
Gametogenesis adalah proses pembentukan jumbai ini berfungsi menangkap ovum (sel telur)
gamet atau sel kelamin. Gametogenesis meliputi saat terjadi ovulasi.
spermatogenesis dan oogenesis. Pada
16. Jawaban: b
spermatogenesis, spermatogonium tumbuh
Bagian yang ditunjuk oleh huruf X merupakan fase
menjadi spermatosit primer melalui proses
pasca-ovulasi. Pada tahap ini, LH merangsang
pembelahan mitosis. Selanjutnya, spermatosit
folikel yang telah kosong menjadi korpus luteum
primer membelah secara meiosis menjadi
(badan kuning). Korpus luteum tetap menghasilkan
spermatosit sekunder. Spermatosit sekunder akan
estrogen dan progesteron. Progesteron bekerja
membelah secara meiosis menjadi spermatid.
sama dengan estrogen memacu pembentukan
Spermatid akan mengalami diferensiasi menjadi
endometrium. Progesteron juga merangsang
sperma. Pada oogenesis, oogonium tumbuh
sekresi lendir pada vagina dan pertumbuhan
menjadi oosit primer melalui proses pembelahan
kelenjar susu. Hal ini berguna untuk persiapan
mitosis. Selanjutnya, oosit primer membelah
penanaman zigot dalam uterus setelah terjadi
secara meiosis menjadi oosit sekunder dan badan
pembuahan. Apabila sampai akhir fase ini tidak

58 Sistem Reproduksi pada Manusia


terjadi pembuahan, akan kembali ke fase menstrua- 22. Jawaban: b
si lagi. Selama berlangsungnya siklus menstruasi, Ada tiga lapisan jaringan embironal pada fase gas-
tubuh wanita mengalami perubahan hormonal, trula.
perubahan ketebalan endometrium, dan perubahan 1) Ektoderm membentuk epidermis kulit dan
suhu tubuh. saraf.
2) Endoderm membentuk saluran dan kelenjar
17. Jawaban: b
pencernaan.
FSH merangsang pembentukan folikel yang
3) Mesoderm membentuk rangka, otot, sistem
menyelubungi oosit primer hingga matang.
peredaran darah, sistem ekskresi, dan sistem
Peristiwa ini terjadi pada fase praovulasi. Pada fase
reproduksi.
ovulasi terjadi peningkatan kadar estrogen dan
terjadi produksi LH. LH inilah yang merangsang 23. Jawaban: c
terjadinya ovulasi. Pada fase pasca-ovulasi/fase Dinding rahim terdiri atas tiga lapisan, yaitu
luteal LH merangsang folikel yang telah kosong perimetrium (lapisan terluar yang berhubungan
menjadi korpus luteum. Selanjutnya, progesteron langsung dengan rongga perut), miometrium
dan estrogen memacu pembentukan endometrium. (lapisan tengah yang berkontraksi pada saat
Adapun HCG adalah hormon yang dilepaskan oleh menjelang persalinan), dan endometrium (lapisan
embrio untuk mempertahankan korpus luteum. dalam yang merupakan tempat menempelnya sel
telur yang telah dibuahi).
18. Jawaban: b
Fase menstruasi terjadi apabila ovum tidak dibuahi 24. Jawaban: c
sperma. Dalam keadaan tersebut, korpus luteum Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum
menghentikan produksi estrogen dan progesteron. yang berlangsung di dalam ovarium. Proses
Akibatnya, ovum meluruh bersama-sama dengan oogenesis sebagai berikut.
endometrium. Kondisi ini ditandai adanya pen-
darahan melalui vagina. Sementara itu, pilihan a, 2n Sel primordial
c, d, dan e terjadi pada fase pra-ovulasi. Mitosis

penggandaan
Tahap
19. Jawaban: a 2n Terjadi dalam
ovarium janin
Gambar pada soal menunjukkan bahwa oosit
sekunder (ditunjukkan dengan X) siap dilepas dari
Oogonium 2n 2n
ovarium dan akan ditangkap oleh fimbriae untuk

pertumbuhan
Tumbuh
dibawa ke oviduk. Kondisi ini terjadi pada fase

Tahap
ovulasi dalam siklus menstruasi. Pada fase ini LH
Oosit primer
meningkat sehingga merangsang pematangan 2n
Terjadi pada
folikel dan mendorong terjadinya ovulasi. Meiosis pertama
masa pubertas
Sperma
20. Jawaban: e
pematangan

Oosit sekunder
Akrosom mengandung enzim hialuronidase,
Tahap

n
Badan polar I Ovulasi
akrosin, dan antifertilizin. Hialuronidase dan akrosin Meiosis kedua

berfungsi menembus lapisan pelindung ovum. Badan polar II n n Terjadi setelah


Hialuronidase melarutkan hialuronid pada corona n fertilisasi

radiata sel telur. Akrosin menghancurkan gliko- Badan polar mengalami


degenerasi Ootid
protein pada zona pelusida sel telur. Antifertilisin
Ovum n
merupakan antigen yang berfungsi melekatkan
sperma pada sel telur. Bagian ekor berfungsi
sebagai alat gerak sperma. Pada pangkal ekor Jadi, hasil akhir proses oogenesis dari satu oogo-
terdapat badan sperma yang mengandung nium adalah 1 ovum dan 3 polosit sekunder.
mitokondria. Mitokondria itu berfungsi sebagai
25. Jawaban: e
penghasil energi untuk pergerakan sperma.
Klamidiasis disebabkan oleh bakteri Chlamydia
21. Jawaban: d trachomatis. Penyakit ini dapat menyerang pria
Proses persalinan diawali dengan kontraksi uterus maupun wanita. Gejala-gejala yang dialami oleh
yang dipengaruhi hormon-hormon estrogen, penderita klamidiasis terdapat pada angka 2), 4),
oksitosin, prostaglandin, dan relaksin. Sementara dan 5). Sementara itu, saat kencing keluar cairan
itu, hormon mammotropin memengaruhi per- kental putih kekuningan dialami oleh penderita
tumbuhan awal kelenjar payudara. Adapun hormon gonore. Adapun timbul benjolan di daerah alat
prolaktin berfungsi meningkatkan sekresi ASI pada kelamin merupakan gejala yang dialami penderita
minggu kelima kehamilan sampai kelahiran bayi. kutil kelamin.

Biologi Kelas XI 59
26. Jawaban: c berfungsi sebagai tempat pemasakan dan pe-
Herpes genitalis disebabkan oleh virus Herpes nyimpanan sementara sperma sampai matang.
Simpleks tipe 2 (HSV-2). AIDS disebabkan oleh Sperma yang telah matang selanjutnya disalurkan
infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). menuju vas deferens.
Klamidiasis disebabkan oleh jamur Chlamydia
2. Apabila ovum tidak dibuahi oleh sperma maka
trachomatis . Sifilis disebabkan oleh bakteri
korpus luteum akan menghentikan produksi hormon
Treponema pallidum. Gonore disebabkan oleh
estrogen dan progesteron. Akibatnya, ovum ter-
bakteri Neisseria gonorrhoeae.
lepas dari dinding uterus yang menebal
27. Jawaban: a (endometrium). Terlepasnya ovum mengakibatkan
Human Chorionic Gonadotropin (HCG) dalam urine endometrium meluruh. Peluruhan endometrium
dapat digunakan untuk memastikan terjadi menyebabkan dinding uterus kembali menipis
tidaknya kehamilan pada wanita. Hormon HCG seperti semula. Peluruhan pada endometrium yang
dihasilkan oleh jaringan plasenta yang sedang mengandung pembuluh darah menyebabkan
berkembang, sesaat setelah terjadi pembuahan. pendarahan. Peristiwa ini disebut menstruasi.
Adapun relaksin berfungsi untuk relaksasi atau
3. Menjelang ovulasi jumlah LH meningkat secara
melunakkan serviks dan melonggarkan tulang
tajam yang dimulai pada hari ke-10. LH berperan
panggul sehingga mempermudah persalinan.
merangsang terjadinya ovulasi. Meningkatnya
Estrogen dan oksitosin adalah hormon yang mem-
kadar LH ini diakibatkan oleh peningkatan hormon
permudah persalinan karena memacu kontraksi
estrogen.Setelah ovulasi kadar LH dan FSH
uterus. Prostaglandin berfungsi meningkatkan
berangsur-angsur turun, sebaliknya produksi es-
intensitas kontraksi uterus.
trogen dan progesteron meningkat. Estrogen dan
28. Jawaban: b progesteron bekerja sama dalam memacu
Kondom terbuat dari karet yang sangat tipis, tetapi pembentukan endometrium.
sangat kuat. Kondom ini dikenakan oleh pria saat
4. Penis tersusun atas jaringan otot yang mengandung
akan berhubungan seksual dan mencegah
banyak pembuluh darah dan saraf. Penis berfungsi
bertemunya sperma dengan ovum sehingga
sebagai alat untuk memasukkan sel sperma ke
menghalangi terjadinya fertilisasi. Kondom
alat reproduksi wanita. Sementara itu, skrotum
mempunyai daya efektivitas sekitar 90% untuk
merupakan kantong kulit pelindung testis. Skrotum
menghindari terjadinya fertilisasi.
berfungsi mengatur suhu testis agar sesuai dengan
29. Jawaban: c kehidupan sel sperma. Skrotum akan mengendur
1) Mioma: tumor jinak yang tumbuh di daerah apabila suhu testis meningkat, sedangkan skrotum
otot rahim. akan mengerut apabila suhu testis menurun.
2) Hipogonadisme: penurunan fungsi testis akibat
5. Saat ovulasi, terjadi pelepasan ovum. Ovum
rendahnya hormon testosteron.
bergerak ke arah uterus melalui tuba fallopii. Di
3) Endometriotis: tumbuhnya endometrium di luar
dalam tuba fallopii inilah akan terjadi fertilisasi atau
uterus, misal pada ovarium atau oviduk.
pembuahan ovum oleh sel spema dan meng-
4) Uretritis: peradangan pada uretra yang
hasilkan zigot. Zigot kemudian mengalami
diakibatkan oleh Chlamydia trachomatis.
pembelahan sel berulang-ulang. Zigot membelah
5) Gonore: penyakit kelamin menular yang
menjadi dua sel, lalu membelah menjadi empat
diakibatkan oleh Neisseria gonorrhoeae.
sel. Selanjutnya, terjadi pembelahan sel menjadi
30. Jawaban: d 32 sel yang berkelompok seperti buah arbei yang
Amenore adalah gangguan reproduksi pada wanita disebut morula. Morula mengalami pembelahan
yang ditandai tidak terjadinya menstruasi. Amenore membentuk blastula. Blastula terdiri atas sel-sel
dibedakan menjadi dua yaitu amenore primer dan bagian luar dan sel-sel bagian dalam. Sel-sel bagian
amenore sekunder. Amenore primer adalah tidak luar disebut tropoblas. Tropoblas ini berkembang
terjadinya menstruasi pada wanita sampai usia 17 membentuk plasenta dan membran kehamilan.
tahun. Adapun amenore sekunder adalah tidak Tropoblas membantu implantasi blastula pada en-
terjadinya menstruasi pada wanita yang sebelum- dometrium.
nya telah mengalami menstruasi.
6. Kontrasepsi pada gambar tersebut adalah
vasektomi pada pria. Vasektomi dilakukan dengan
B. Uraian
mengikat dan memotong saluran vas deferens.
1. Organ reproduksi pria yang memiliki ciri-ciri seperti Vasektomi menyebabkan sperma tidak sampai ke
pada soal yaitu epididimis. Epididimis terdapat uretra sehingga sperma tidak dapat dikeluarkan.
pada testis kiri dan testis kanan. Epididimis

60 Sistem Reproduksi pada Manusia


Kontrasepsi jenis ini dilakukan dengan cara operasi. 9. Kontrasepsi permanen disebut juga kontrasepsi
Kontrasepsi vasektomi merupakan kontrasepsi mantap yang dilakukan dengan cara operasi, baik
permanen yang bertujuan menghilangkan ke- pada wanita maupun pria. Kontrasepsi ini bertujuan
mampuan untuk dapat hamil. Oleh karena itu, jenis menghilangkan kemampuan untuk dapat hamil.
kontrasepsi ini memiliki efektivitas keberhasilan Sementara itu, kontrasepsi temporer disebut juga
100% untuk mencegah terjadinya kehamilan. dengan kontrasepsi tidak tetap yang dilakukan
dengan tanpa alat bantu dan dengan alat bantu.
7. Bayi yang baru lahir hanya boleh minum ASI
Kontrasepsi ini dapat mengembalikan kemampuan
karena dalam ASI sudah mengandung zat gizi.
seorang wanita untuk dapat hamil.
Kolostrum mengandung zat gizi makanan dan
antibodi. Zat gizi makanan berguna untuk 10. Seorang wanita yang pernah menderita PMS dapat
pertumbuhan dan perkembangan bayi. Adapun mengalami gangguan penyumbatan saluran
antibodi berguna memberi kekebalan bayi terhadap reproduksi. Penyumbatan tersebut dapat meng-
penyakit. akibatkan sulit hamil. Penyumbatan pada saluran
reproduksi dapat dihilangkan melalui pembedahan
8. Secara ilmiah, nyamuk tidak dapat menularkan vi-
atau operasi. Namun, tingkat keberhasilan operasi
rus HIV/AIDS melalui gigitannya. Walaupun
ini kecil. Ada cara lain agar wanita dengan pe-
sebelumnya nyamuk tersebut menggigit penderita
nyumbatan saluran reproduksi dapat hamil. Cara
HIV/AIDS kemudian menggigit orang yang sehat.
ini cukup sukses dan telah membantu banyak
Tetap saja, gigitan nyamuk tidak dapat menularkan
orang yang ingin mempunyai anak. Cara tersebut
virus HIV/AIDS. Hal Ini disebabkan virus HIV/AIDS
adalah program bayi tabung. Program ini dilakukan
tidak dapat berkembang dalam tubuh nyamuk.
dengan cara melakukan pembuahan sel telur oleh
Berbeda dengan virus malaria misalnya, tubuh
sperma dalam media kultur tertentu. Setelah itu,
nyamuk dapat sebagai tempat hidup virus malaria
hasil pembuahan (zigot) diimplantasikan ke rahim
dalam rantai perkembangan virus malaria.
ibu.

Biologi Kelas XI 61
Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:
1. menjelaskan mekanisme sistem pertahanan tubuh;
2. menganalisis peran sistem pertahanan tubuh dan imunisasi terhadap proses fisiologi di dalam tubuh;
3. menjelaskan gangguan dan kelainan pada sistem pertahanan tubuh.
Berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, peserta didik:
1. rajin beribadah sebagai wujud rasa syukur terhadap sistem pertahanan tubuh sebagai ciptaan Tuhan;
2. berperilaku teliti, cermat, kritis, aktif, dan berani;
3. menghargai pendapat orang lain dan saling bekerja sama.

Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia

Mempelajari

Mekanisme Pertahanan Tubuh Jenis-Jenis Kekebalan Tubuh dan Gangguan pada


Sistem Kekebalan Tubuh

Mencakup
Mencakup

• Jenis-Jenis Pertahanan Tubuh • Jenis-Jenis Kekebalan Tubuh


• Respons Kekebalan Tubuh terhadap Antigen • Gangguan pada Sistem Kekebalan Tubuh

Mampu

• Menjelaskan jenis-jenis pertahanan tubuh.


• Menjelaskan struktur jaringan penyusun sistem pertahanan tubuh.
• Menjelaskan proses pembentukan antibodi.
• Menjelaskan mekanisme sistem pertahanan tubuh.
• Menjelaskan gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
• Menjelaskan tentang imunisasi dan vaksinasi.
• Menjelaskan upaya menjaga kesehatan sistem pertahanan tubuh.
• Melakukan kampanye atau sosialisasi tentang program imunisasi.
• Mensyukuri keteraturan dan kompleksitas sistem pertahanan tubuh ciptaan Tuhan.
• Menunjukkan sikap teliti, cermat, kritis, aktif, berani, menghargai pendapat orang lain, dan mau saling bekerja sama dalam
melakukan kegiatan berkaitan dengan sistem pertahanan tubuh.

62 Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia


A. Pilihan Ganda Adapun pertahanan nonspesifik merupakan per-
tahanan yang tidak membedakan mikroba patogen
1. Jawaban: e
satu dengan yang lainnya.
Pertahanan tubuh nonspesifik dapat dilakukan
dengan berbagai mekanisme yaitu pertahanan 4. Jawaban: c
fisik, mekanis, kimiawi, dan biologis. Pertahanan Mekanisme pertahanan tubuh melalui imunitas
secara fisik dilakukan oleh lapisan terluar tubuh seluler melibatkan peran sel T yaitu sel T pem-
yang berfungsi menghalangi jalan masuknya bunuh atau yang dikenal dengan istilah sel T
patogen ke tubuh. Pertahanan ini dilakukan oleh sitotoksik. Sel T tersebut berperan menyerang
kulit dan membran mukosa. Misalnya membran atau menghancurkan sel-sel asing atau sel-sel
mukosa yang melapisi saluran kelamin. Membran (jaringan) tubuh yang terinfeksi secara langsung.
mukosa tersebut akan menghalangi masuknya 5. Jawaban: b
patogen pada saluran kelamin. Sementara itu, silia Air mata berperan pada salah satu mekanisme
pada trakea dan rambut-rambut pada hidung pertahanan tubuh, yaitu pertahanan kimiawi. Air
merupakan pertahanan tubuh secara mekanis. mata mengandung enzim lisozim yang dapat
Rambut hidung berperan menyaring udara menghidrolisis dinding sel bakteri yang dapat
pernapasan yang dihirup dari partikel-partikel mengakibatkan kematian bakteri. Selain air mata,
berbahaya maupun mikroba. Silia pada trakea dalam pertahanan kimiawi juga dilakukan oleh
berfungsi menyapu partikel berbahaya yang sekret yang mengandung zat-zat kimia yang dapat
terperangkap dalam lendir agar dapat dikeluarkan memberikan suasana asam sehingga meng-
dari tubuh. Enzim lisozim pada mukus yang hambat pertumbuhan mikroba, misalnya minyak
membunuh bakteri dengan menghidrolisis dinding dan keringat. Sementara itu, menghalangi jalan
bakteri merupakan pertahanan secara kimiawi. masuknya patogen ke tubuh merupakan per-
Adapun bakteri tidak berbahaya yang ber- tahanan fisik.
kompetisi dengan patogen di dalam tubuh
6. Jawaban: d
merupakan pertahanan secara biologis.
Berdasarkan karakteristiknya, antibodi dibedakan
2. Jawaban: b menjadi lima yaitu IgG, IgA, IgM, IgD, dan IgE.
Antibodi akan terbentuk saat ada antigen yang Antibodi IgG dapat ditemukan mengalir pada
masuk ke tubuh. Antigen merupakan senyawa plasenta sehingga akan memberi kekebalan pasif
protein yang terdapat pada patogen sel asing. dari ibu ke bayi. Antibodi IgA dapat ditemukan
Sementara itu, antibodi merupakan senyawa pada kolostrum yang berfungsi mencegah
protein yang berperan melawan antigen yang kematian bayi akibat infeksi saluran pencernaan.
masuk ke tubuh. Salah satu cara antibodi dalam Antibodi IgM pertama kali dilepaskan ke aliran
melawan antigen adalah dengan mengikat anti- darah pada saat terjadi infeksi pertama. Antibodi
gen. Oleh karena antibodi memiliki lebih dari satu IgD ditemukan pada permukaan limfosit B.
tempat pengikatan maka akan terjadi pengikatan Antibodi IgE ditemukan terikat pada basofil di
banyak antigen. Semakin banyak antigen yang sirkulasi darah.
terikat, akan mempermudah proses aglutinasi
7. Jawaban: c
(penggumpalan).
Pada saat kulit tertusuk jarum, akan terjadi
3. Jawaban: a respons inflamasi terhadap kerusakan jaringan
Imun seluler merupakan mekanisme pertahanan tersebut. Jaringan yang terluka akan merangsang
yang melibatkan sel T untuk menyerang sel asing mastosit mengeluarkan histamin dan prostaglan-
atau jaringan tubuh yang terinfeksi secara langsung. din. Selanjutnya, akan terjadi pelebaran pembuluh
Imun humoral merupakan mekanisme pertahanan darah sehingga meningkatkan kecepatan aliran
yang melibatkan aktivitas sel B dan antibodi yang darah yang berdampak pada peningkatan per-
beredar dalam cairan darah dan limfa. Imun sekunder meabilitas. Peningkatan permeabilitas meng-
adalah sistem imun yang bekerja jika patogen dengan akibatkan terjadinya perpindahan sel-sel fagosit
jenis yang sama menyerang tubuh untuk kedua menuju jaringan yang terinfeksi untuk mencerna
kalinya. Pertahanan spesifik merupakan pertahanan patogen.
terhadap patogen tertentu yang masuk ke tubuh.

Biologi Kelas XI 63
8. Jawaban: c dengan sel-sel yang tidak terinfeksi. Sel-sel yang
Protein komplemen membunuh bakteri peng- telah berikatan dengan interferon akan mem-
infeksi dengan cara membentuk lubang pada bentuk zat yang mampu mencegah virus melaku-
dinding sel dan membran plasma bakteri tersebut. kan replikasi sehingga serangan virus dapat
Hal ini mengakibatkan ion-ion Ca2+ keluar dari sel dicegah.
bakteri, sedangkan cairan dan garam-garam dari 2. Salah satu mekanisme pertahanan tubuh secara
luar bakteri masuk ke sel bakteri. Masuknya cairan kimiawi dapat dilakukan oleh air liur. Air liur
dan garam ini mengakibatkan sel bakteri hancur. mengandung enzim lisozim yang dapat membunuh
9. Jawaban: d bakteri. Enzim tersebut akan menghidrolisis dinding
Makrofag akan menjalankan fungsi pertahanan sel bakteri sehingga pecah dan mati.
tubuh dengan menangkap dan mencerna bakteri 3. Organ-organ pencernaan seperti lambung
antigen. Dalam makrofag proses pencernaan memiliki membran mukosa sebagai pembatas
dapat berlangsung karena adanya lisosom yang mekanis agar mikrobia tidak masuk ke organ
mengandung enzim-enzim pencernaan. Dengan tersebut. Selain itu, mikrobia yang berada pada
demikian, lisosom akan melisiskan antigen bahan makanan sebagian sudah dimatikan oleh
tersebut dan dikeluarkan dari makrofag setelah saliva dalam mulut. Di dalam lambung, mikrobia
infeksi berhasil ditangani. yang masih hidup juga dimatikan dengan adanya
asam lambung. Di dalam usus terdapat enzim-
10. Jawaban: a
enzim pencernaan yang juga dapat membunuh
Gambar pada soal menunjukkan proses fago-
mikrobia yang merugikan.
sitosis. Proses fagositosis diawali dengan recog-
nition (pengenalan) yaitu proses saat mikroba atau 4. Kulit yang menjadi bengkak dan merah menunjuk-
partikel asing terdeteksi oleh sel-sel fagosit. kan sistem pertahanan tubuh berfungsi dengan baik.
Selanjutnya, tahap chemotaxis yaitu saat sel Kulit yang tergigit serangga menimbulkan kerusakan
fagosit bergerak menuju partikel asing tersebut. jaringan. Tubuh merespons kerusakan tersebut
Tahap selanjutnya adalah adhesion yaitu dengan meradang/bengkak dan memerah
melekatnya partikel asing dengan reseptor pada (inflamasi). Adanya kerusakan ini mengakibatkan
membran sel fagosit. Tahap selanjutnya adalah patogen mampu melewati pertahanan tubuh untuk
ingestion yang ditunjukkan pada bagian X. Pada menginfeksi sel tubuh. Jaringan yang terinfeksi
tahap ingestion partikel asing telah berikatan merangsang mastosit mengeluarkan histamin yang
dengan reseptor di membran plasma sel fagosit, menyebabkan pembuluh darah melebar. Dengan
membran sel fagosit akan menyelubungi seluruh demikian, kecepatan aliran darah meningkat
permukaan asing dan menelannya ke sitoplasma sehingga mengakibatkan terjadinya perpindahan
dalam sebuah gelembung mirip vakuola yang sel fagosit ke jaringan yang terinfeksi. Akibatnya,
disebut fagosom. Tahap selanjutnya adalah di- daerah yang terinfeksi menjadi bengkak dan ber-
gestion yang ditunjukkan pada bagian Y. Pada warna merah. Sel-sel fagosit kemudian memakan
tahap digestion enzim-enzim yang dihasilkan patogen melalui proses fagositosis.
lisosom mencerna mikrobia hingga hancur. Tahap 5. Antibodi akan menginaktivasi antigen dengan cara
terakhir adalah pengeluaran sisa partikel asing yang berbeda-beda sesuai dengan sifat antigen.
yang disebut releasing. Apabila antigen merupakan antigen yang bersifat
terlarut, antibodi akan menginaktivasi dengan
B. Uraian mekanisme presipitasi. Presipitasi dilakukan
dengan cara mengendapkan antigen terlarut agar
1. Virus yang masuk ke tubuh secara alamiah akan
tidak dapat bergerak sehingga lebih mudah
dilawan oleh sistem pertahanan tubuh. Selain
ditangkap oleh fagosit. Sementara itu, apabila an-
melalui pembuluh darah, virus masuk ke tubuh
tigen bersifat tidak larut, antibodi akan meng-
melalui kulit dan selaput lendir. Virus yang masuk
inaktivasi dengan mekanisme aglutinasi.
melalui kulit atau selaput lendir menyebabkan sel-
Aglutinasi dilakukan dengan menggumpalkan
sel di sekitar tempat masuknya virus menjadi
partikel dan zat asing yang mengandung antigen.
terinfeksi. Pada saat itu dihasilkan senyawa yang
disebut interferon. Interferon selanjutnya berikatan

64 Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia


A. Pilihan Ganda derita artritis reumatoid. Peningkatan kadar gula
1. Jawaban: b darah dialami oleh penderita diabetes melitus.
Berdasarkan cara memperolehnya, kekebalan Adapun penurunan jumlah sel T sehingga terjadi
tubuh digolongkan menjadi dua kelompok yaitu penurunan kemampuan tubuh dalam melawan
kekebalan aktif dan kekebalan pasif. Kekebalan penyakit dialami oleh penderita AIDS.
aktif merupakan kekebalan yang dihasilkan oleh 5. Jawaban: e
tubuh itu sendiri. Kekebalan aktif dibedakan men- Sel T pembantu merupakan target utama infeksi
jadi dua yaitu kekebalan aktif alami dan kekebalan HIV. Hal ini dikarenakan pada permukaan sel T
aktif buatan. Kekebalan aktif alami diperoleh pembantu terdapat molekul CD4 yang berperan
setelah seseorang sembuh dari sakit akibat infeksi sebagai reseptor bagi HIV. Sel T pembantu ber-
patogen. Kekebalan aktif buatan diperoleh melalui tugas menstimulasi pembentukan sel T pembunuh,
kegiatan imunisasi, misalnya dengan pemberian sel T supresor, dan sel B plasma. Akibatnya,
vaksin. Sementara itu, kekebalan pasif merupa- serangan HIV terhadap sel T pembantu akan
kan kekebalan yang diperoleh setelah menerima menghambat pembentukan sel B plasma dan jenis
antibodi dari luar. Kekebalan pasif dibedakan sel T lainnya yang berperan dalam sistem imun.
menjadi kekebalan pasif alami dan kekebalan 6. Jawaban: e
pasif buatan. Kekebalan pasif alami ditemukan Lupus dapat terjadi melalui dua cara. Pertama,
pada bayi setelah menerima antibodi dari ibunya antibodi menyerang jaringan tubuh secara
melalui plasenta saat masih berada dalam langsung. Kedua, antibodi bergabung dengan
kandungan. Selain itu, kekebalan pasif alami juga antigen membentuk kompleks imun. Dalam
dapat diperoleh dari pemberian kolostrum yang keadaan normal, antigen yang terikat pada
terkandung dalam ASI. Kekebalan pasif buatan antibodi akan dihancurkan oleh sel-sel fagosit.
diperoleh dengan cara pemberian serum. Namun, pada penderita lupus, sel fagosit tidak
2. Jawaban: c dapat menghancurkan antigen. Jumlah sel fagosit
Campak merupakan penyakit yang tidak akan justru bertambah banyak dan mengeluarkan
menyerang orang untuk kedua kalinya karena senyawa kimia yang dapat menimbulkan
setelah terserang campak di dalam tubuh orang peradangan. Serangan virus terhadap sel T
tersebut akan dihasilkan antibodi. Antibodi menyebabkan penyakit AIDS. Antibodi yang
tersebut bersifat spesifik, yang hanya bekerja menyerang sel-sel penyusun sendi menyebabkan
pada antigen penyakit campak. Dengan demikian, radang sendi. Antibodi yang menyerang kelenjar
orang tersebut memiliki kekebalan terhadap adrenal menyebabkan Addison’s disease.
penyakit campak. Kekebalan ini disebut kekebal- Antibodi yang menyerang otot lurik menyebabkan
an aktif alami. Sementara seseorang tidak mem- Myasthenia gravis.
bentuk antibodi di dalam tubuhnya setelah ter- 7. Jawaban: d
serang penyakit tifus, diare, selesma, dan demam Imunisasi merupakan program yang bertujuan
berdarah. Akibatnya, penyakit-penyakit tersebut untuk membentuk antibodi dalam tubuh. Pada saat
dapat menyerang lebih dari satu kali. masih bayi terdapat beberapa jenis imunisasi yang
3. Jawaban: a wajib diberikan yaitu polio, DPT, BCG, MR, dan
Gagalnya proses pematangan sel T di kelenjar hepatitis B. Polio merupakan imunisasi yang
timus dapat menyebabkan gangguan sistem bertujuan untuk mencegah penyakit polio. Penyakit
pertahanan tubuh yang disebut autoimunitas. ini disebabkan oleh virus polio yang mengakibatkan
Antibodi pada penderita autoimunitas tidak dapat kelumpuhan. Imunisasi DPT bertujuan untuk
membedakan sel tubuh sendiri dengan sel asing. mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus.
Kondisi tersebut sangat berbahaya karena anti- Imunisasi BCG (Bacille Calmette Guerin)
bodi dapat menyerang sel-sel tubuh sendiri. merupakan imunisasi yang bertujuan untuk
4. Jawaban: b mencegah penyakit tuberkulosis. Imunisasi MR
Apabila antibodi dalam tubuh menyerang kelenjar bertujuan untuk mencegah penyakit campak
adrenal akan mengakibatkan penyakit Addison’s (measles) dan campak jerman (rubella). Imunisasi
disease. Penyakit Addison’s disease ditandai hepatitis B bertujuan untuk mencegah penyakit
dengan kadar gula menurun dan pigmentasi hepatitis B yang menyerang organ hati.
meningkat. Penipisan tulang terjadi pada pen-

Biologi Kelas XI 65
8. Jawaban: b an dengan cara memasukkan vaksin ke tubuh
Vaksinasi dilakukan untuk membentuk sistem manusia untuk mencegah penyakit. Vaksin
kekebalan dengan memasukkan antigen yang mengandung bibit penyakit yang telah mati atau
telah dilemahkan ke tubuh untuk merangsang dinonaktifkan, tetapi bibit penyakit tersebut masih
pembentukan antibodi. Pemasukan antigen mempunyai antigen yang kemudian akan di-
tersebut akan menyebabkan jumlah leukosit respons oleh sistem imun dengan cara mem-
meningkat. Peningkatan leukosit akan meng- bentuk antibodi.
akibatkan tubuh menjadi panas dan demam. 3. Bayi yang baru lahir memiliki tingkat kekebalan
9. Jawaban: d tubuh yang rendah. Oleh karena itu, dianjurkan
Insulin buatan dapat diberikan kepada penderita kepada ibu untuk memberikan ASI eksklusif
diabetes melitus. Diabetes melitus disebabkan kepada bayinya, terutama pemberian ASI pertama
oleh antibodi yang menyerang sel-sel beta pada setelah kelahiran. Hal tersebut karena di dalam
pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin. ASI pertama atau kolostrum mengandung
Infeksi virus pada sel T akan mengakibatkan antibodi. Antibodi tersebut akan meningkatkan
penyakit AIDS. Antibodi menyerang persendian sistem pertahanan tubuh bayi. Selain itu, antibodi
akan mengakibatkan penyakit artritis reumatoid. yang terdapat pada kolostrum juga dapat men-
Antibodi menyerang otot lurik pada mata akan cegah kematian bayi karena infeksi saluran
mengakibatkan penyakit myasthenia gravis. pencernaan.
Respons imun yang berlebihan terhadap senyawa 4. Addison’s disease merupakan penyakit autoimun
yang masuk ke tubuh akan mengakibatkan alergi. yang disebabkan oleh antibodi menyerang
10. Jawaban: d kelenjar adrenal. Hal tersebut akan menyebabkan
Jumlah sel T pada orang normal sekitar 1.000 sel/mm3 kerusakan kelenjar adrenal sehingga produksi
darah. Apabila kandungan sel T pada seseorang hormon glukokortikoid (kortisol) dan mineralokorti-
hanya 200 sel/mm3 darah, kemungkinan orang koid (aldosteron) menurun atau bahkan terhenti.
tersebut menderita penyakit AIDS. Jumlah sel T Padahal kerja kelenjar adrenal dalam mensekresi-
yang terlalu sedikit dalam tubuh penderita AIDS kan kedua hormon tersebut distimulasi oleh
mengakibatkan mudah terserang berbagai hormon ACTH (Adenocorticotropic Hormone)
penyakit sehingga dapat berakibat kematian. yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis. Oleh
karena itu, kerusakan kelenjar adrenal juga akan
B. Uraian memengaruhi sekresi hormon ACTH oleh kelenjar
hipofisis. Saat kelenjar adrenal tidak memproduksi
1. HIV saat menginfeksi akan menggandakan diri.
hormon, maka kelenjar hipofisis menganggap hal
Pada awal-awal infeksi jumlah sel T masih tinggi
tersebut sebagai sinyal bahwa tubuh kekurangan
dan jumlah HIV masih rendah. Oleh karena itu,
hormon ACTH. Dengan demikian, kelenjar
sistem imun masih bekerja dengan baik. Akan
hipofisis akan terus mensekresi hormon ACTH
tetapi, setelah beberapa tahun jumlah sel T
yang bertujuan untuk menstimulasi kerja kelenjar
semakin berkurang, sedangkan jumlah virus
adrenal. Peningkatan hormon ACTH tersebut
semakin meningkat. Kondisi tersebut mengakibat-
akan menyebabkan hiperpigmentasi kulit.
kan sistem kekebalan tubuh menurun. Dengan
demikian, gejala-gejala AIDS seperti berkeringat 5. Sel T pembantu memiliki molekul CD4 pada per-
berlebihan di malam hari, demam tinggi, batuk, mukaannya. Molekul CD4 tersebut berperan
sulit menelan, sesak napas, mudah terserang sebagai reseptor HIV. Infeksi dimulai ketika
sariawan, mudah lelah, berat badan turun dirastis, molekul glikoprotein yang terdapat pada per-
dan ruam pada kulit baru muncul setelah beberapa mukaan HIV menempel ke reseptor CD4 pada
tahun. permukaan sel T pembantu. Virus tersebut
kemudian masuk ke sel T pembantu secara
2. Imunisasi merupakan cara pembentukan kekebal-
endositosis dan memulai replikasi. Selanjutnya,
an tubuh. Salah satu cara imunisasi yang dapat
virus-virus baru akan keluar dari sel T pembantu
dilakukan adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi
secara eksositosis.
adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebal-

66 Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia


A. Pilihan Ganda misalnya lapisan dalam saluran pencernaan. Darah
1. Jawaban: d adalah cairan yang bersirkulasi di dalam sistem
Mukus merupakan sekresi mukosa yang pembuluh darah. Urine merupakan sisa meta-
mengandung enzim lisozim. Enzim tersebut bolisme yang diekskresikan oleh ginjal.
mampu membunuh bakteri dengan menghidrolisis 4. Jawaban: c
dinding bakteri sehingga pecah dan mati. Protein komplemen merupakan jenis protein yang
Mekanisme pertahanan tersebut termasuk berperan dalam sistem pertahanan tubuh non-
pertahanan kimiawi karena dilakukan oleh zat spesifik. Protein komplemen membunuh bakteri
kimia yang terkandung dalam sekret. Sementara penginfeksi dengan cara membentuk lubang pada
itu, mekanisme pertahanan fisik dilakukan oleh dinding sel dan membran plasma bakteri. Lubang
lapisan terluar tubuh yang berfungsi menghalangi tersebut menyebabkan ion Ca2+ keluar, sedang-
jalan masuknya patogen ke tubuh. Misalnya kulit kan cairan dan garam-garam akan masuk ke sel
dan membran mukosa yang menghalangi masuk- bakteri. Masuknya garam dan cairan tersebut
nya patogen. Mekanisme pertahanan biologis akan mengakibatkan sel bakteri hancur.
dilakukan oleh bakteri baik yang hidup di kulit dan Sementara itu, timbulnya repons peradangan
membran mukosa. Mekanisme pertahanan berlangsung karena adanya peran histamin dan
mekanis dilakukan oleh organ-organ seperti prostaglandin. Komponen yang berperan dalam
rambut hidung dan silia pada trakea yang melaku- menghalangi masuknya patogen adalah kulit dan
kan fungsi perlindungan tubuh. Misalnya, rambut membran mukosa. Komponen yang berkompetisi
hidung berfungsi memerangkap partikel ber- dengan bakteri dalam menyerap nutrisi adalah
bahaya dalam lendir agar dapat dikeluarkan dari populasi bakteri tidak berbahaya yang terdapat
tubuh. Mekanisme pertahanan spesifik merupa- di dalam tubuh. Komponen yang berperan
kan pertahanan terhadap patogen tertentu yang mengubah tingkat keasaman untuk mencegah
masuk ke dalam tubuh. Mekanisme ini bekerja pertumbuhan bakteri adalah sekret yang dihasil-
jika patogen telah berhasil melewati sistem kan oleh kulit dan membran mukosa.
pertahanan nonspesifik. 5. Jawaban: c
2. Jawaban: d Sel limfosit yang bekerja setelah infeksi berhasil
Ada beberapa komponen yang berperan dalam ditangani adalah sel T supresor dan sel B peng-
mekanisme pertahanan tubuh nonspesifik. Salah ingat. Sel T supresor berfungsi menghentikan
satunya adalah mastosit (cell mast). Dalam respons imun dengan cara menurunkan produksi
melindungi tubuh dari serangan mikroba asing, antibodi dan mengurangi aktivitas sel T pem-
mastosit akan menghasilkan histamin yang bunuh. Sel B pengingat berfungsi mengingat an-
berperan dalam reaksi alergi. Sementara itu, tigen yang pernah masuk ke tubuh. Adapun sel T
komponen yang berperan menghasilkan mukus pembunuh berfungsi membunuh patogen yang
adalah membran mukosa. Komponen yang masuk ke tubuh secara langsung. Sel T pembantu
berperan menghancurkan bakteri dengan berfungsi menstimulasi pembentukan sel B
menghidrolisis dinding sel bakteri adalah protein plasma dan sel T lainnya. Sel B pembelah ber-
antimikrobia. Komponen yang berperan mem- fungsi membentuk sel B plasma dan sel B
bentuk sistem imun humoral adalah sel darah pengingat.
putih, yaitu limfosit. Komponen yang mengaktivasi 6. Jawaban: d
makrofag untuk melakukan fagositosis adalah sel Inflamasi merupakan respons tubuh terhadap
T pembantu. kerusakan jaringan. Rusaknya jaringan me-
3. Jawaban: e nyebabkan patogen mampu melewati pertahanan
Nanah merupakan sisa pencernaan fagolisosom tubuh. Jaringan yang terinfeksi merangsang
yang berupa sel fagosit dan sel-sel tubuh yang telah mastosit mengeluarkan histamin dan prostaglan-
rusak. Adapun saliva adalah sekret dari membran din. Zat tersebut mengakibatkan peningkatan
mukosa yang mengandung enzim lisozim dan kecepatan aliran darah sehingga permeabilitas
berfungsi untuk membunuh bakteri yang masuk pembuluh darah meningkat. Kecepatan aliran
bersama makanan. Mukus atau lendir merupakan darah mengakibatkan perpindahan sel-sel fagosit
sekresi yang dikeluarkan oleh selaput berminyak ke jaringan yang terinfeksi/rusak. Selanjutnya, sel-
yang melapisi permukaan dalam suatu organ, sel fagosit memakan patogen. Adapun enzim

Biologi Kelas XI 67
lisozim diproduksi untuk menghidrolisis dinding 5) Antibodi IgE
sel bakteri merupakan sistem pertahanan di per- Antibodi IgE ditemukan terikat pada basofil
mukaan tubuh berupa pertahanan kimiawi. di dalam sirkulasi darah dan mastosit di
Partikel berbahaya diperangkap dalam lendir dalam jaringan yang berfungsi memengaruhi
terjadi dalam sistem pertahanan di permukaan sel untuk melepaskan histamin dan terlibat
tubuh yang berupa pertahanan mekanis. Inter- dalam reaksi alergi.
feron mencegah virus bereplikasi merupakan 10. Jawaban: b
mekanisme pertahanan oleh protein antimikrobia. Kekebalan pasif alami dapat ditemukan pada bayi
7. Jawaban: a setelah menerima antibodi dari ibunya melalui
Antibodi adalah senyawa yang dihasilkan tubuh plasenta saat masih di dalam kandungan. Selain
untuk melawan antigen. Suatu antibodi bekerja itu, kekebalan pasif alami juga diperoleh dari pem-
spesifik untuk antigen tertentu. Contoh antibodi berian ASI pertama (kolostrum). Pemberian ASI
cacar hanya bekerja untuk antigen cacar. Oleh pertama dapat membentuk kekebalan tubuh
karena jenis antigen pada setiap patogen bersifat karena ASI tersebut mengandung antibodi.
spesifik, diperlukan antibodi yang berbeda untuk Sementara itu, kekebalan aktif alami diperoleh
setiap jenis antigen yang berbeda. setelah seseorang mengalami sakit akibat infeksi
8. Jawaban: e atau kuman penyakit. Kekebalan pasif buatan
Sel T pembunuh merupakan limfosit yang ber- diperoleh dengan cara menyuntikkan antibodi
peran menyerang patogen yang masuk ke dalam yang diekstrak dari tubuh penderita ke tubuh
tubuh, sel tubuh yang terinfeksi, serta sel kanker orang lain sebagai serum. Kekebalan tubuh primer
secara langsung. Sel B pengingat merupakan adalah serangkaian respons kekebalan tubuh
limfosit yang berperan mengingat antigen yang terhadap patogen yang menyerang untuk pertama
pernah masuk ke dalam tubuh serta menstimulasi kalinya. Kekebalan tubuh sekunder adalah
pembentukan sel B plasma. Sel B pembelah respons kekebalan tubuh terhadap patogen yang
merupakan limfosit yang berperan membentuk sel menyerang untuk kedua kalinya.
B plasma dan sel B pengingat. Sel T supresor 11. Jawaban: a
merupakan limfosit yang berperan menurunkan Ketika suatu antigen masuk ke tubuh untuk
dan menghentikan respons imun. Sel T pembantu pertama kalinya, sel B pembelah akan mem-
berperan menstimulasi pembentukan sel T bentuk sel B plasma dan sel B pengingat. Sel B
pembunuh, sel T supresor, dan sel B plasma. plasma akan menghasilkan antibodi yang
9. Jawaban: d mengikat antigen. Setelah infeksi berhasil
Jenis-jenis antibodi dan karakteristiknya sebagai ditangani, sel B plasma akan mati, sedangkan sel
berikut. B pengingat akan tetap hidup. Serangkaian
1) Antibodi IgM respons terhadap patogen tersebut dinamakan
Antibodi IgM pertama kali dilepaskan ke respons kekebalan primer. Respons imun
aliran darah pada saat terjadi infeksi yang sekunder melibatkan aktivitas sel B dan antibodi
pertama kali (respons kekebalan primer). yang beredar dalam cairan darah dan limfa.
2) Antibodi IgG Respons imun ini terjadi jika terdapat patogen
Antibodi IgG paling banyak terdapat di dalam yang sama menyerang sehingga sel B pembelah
darah dan diproduksi saat terjadi infeksi akan membelah dengan cepat karena terdapatnya
kedua (respons kekebalan sekunder). IgG memori imunologi yang membantu sistem imun
juga mengalir melalui plasenta dan memberi mengenali antigen yang pernah masuk ke tubuh.
kekebalan pasif dari ibu kepada janin. Respons imun seluler merupakan respons imun
3) Antibodi IgA yang melibatkan sel T. Respons pertahanan
Antibodi IgA dapat ditemukan dalam air mata, spesifik merupakan pertahanan tubuh terhadap
air ludah, keringat, dan membran mukosa. patogen tertentu yang masuk ke tubuh. Respons
IgA berfungsi untuk mencegah infeksi pada pertahanan spesifik melibatkan peran limfosit dan
permukaan epitelium. IgA juga terdapat antibodi. Respons pertahanan nonspesifik
dalam kolostrum yang berfungsi untuk merupakan pertahanan tubuh yang tidak
mencegah kematian bayi akibat infeksi membedakan mikrobia patogen satu dengan yang
saluran pencernaan. lainnya. Respons pertahanan nonspesifik meliputi
4) Antibodi IgD pertahanan fisik, pertahanan mekanis, pertahanan
Antibodi IgD ditemukan pada permukaan kimiawi, pertahanan biologis, inflamasi, protein
limfosit B sebagai reseptor dan berfungsi antimikrobia, dan fagositosis.
merangsang pembentukan antibodi oleh sel
B plasma.

68 Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia


12. Jawaban: e 17. Jawaban: e
Fagositosis adalah mekanisme pertahanan yang Pada saat infeksi antigen yang pertama akan
dilakukan oleh sel fagosit dengan cara mencerna terbentuk memori imunologi. Apabila terjadi infeksi
partikel asing. Terdapat dua tipe sel fagosit yaitu antigen yang sama untuk kedua kalinya maka sel
sel fagosit mononuklear dan sel fagosit polimor- B pengingat akan mengenalinya dan menstimulasi
fonuklear. Contoh fagosit mononuklear adalah pembentukan sel B plasma. Sel B plasma akan
monosit. Contoh fagosit polimorfonuklear adalah memproduksi antibodi lebih cepat dan dalam
basofil, cell mast, eosinofil, dan neutrofil. konsentrasi yang lebih tinggi sehingga infeksi lebih
13. Jawaban: a cepat ditangani.
Respons kekebalan humoral melibatkan aktivitas 18. Jawaban: a
sel B serta antibodi yang terdapat dalam cairan Gambar pada soal menunjukkan kerusakan otot
limfa dan darah. Sel B plasma akan menghasilkan lurik pada mata penderita myasthenia gravis. Hal
antibodi yang selanjutnya mengikat antigen. Hal tersebut disebabkan oleh antibodi yang
tersebut memudahkan makrofag untuk me- menyerang otot lurik. Sementara itu, antibodi yang
nangkap dan menghancurkan antigen. Sementara menyerang kelenjar adrenal akan menyebabkan
itu, respons kekebalan seluler melibatkan sel T penyakit Addison’s disease. Infeksi virus HIV
yang menyerang zat asing secara langsung. menyebabkan penyakit AIDS. Antibodi yang
Apabila infeksi telah diatasi, sel T supresor akan bergabung dengan antigen membentuk ikatan
menghentikan respons imun tersebut. kompleks imun menyebabkan penyakit lupus.
14. Jawaban: b Respons imun yang berlebihan terhadap senyawa
Jika terjadi infeksi patogen yang sama untuk yang masuk ke tubuh menyebabkan timbulnya
kedua kalinya maka akan muncul sistem imun reaksi alergi.
sekunder. Sel B pengingat memiliki tugas untuk 19. Jawaban: b
mengingat antigen yang pernah menyerang. Pada awal-awal terjadi infeksi HIV, jumlah sel T
Dengan demikian, jika terjadi infeksi yang kedua mengalami peningkatan untuk melawan virus
kalinya sel B pengingat akan menstimulasi tersebut. Jumlah sel T masih normal sehingga
pembentukan sel B plasma. Sel B plasma sistem imun masih bekerja dengan baik sampai
memproduksi antibodi. Respons imun sekunder beberapa tahun. Akan tetapi, sel T merupakan
lebih cepat dan konsentrasi antibodi yang target utama infeksi HIV untuk memperbanyak diri.
dihasilkan lebih tinggi dibandingkan dengan Oleh karena itu, jumlah sel T menjadi berkurang
respons imun primer karena adanya memori seiring dengan bertambahnya waktu infeksi HIV.
imunologi. 20. Jawaban: a
15. Jawaban: b Kekebalan aktif buatan merupakan kekebalan yang
Tipe Limfosit Fungsi
diperoleh melalui imunisasi misalnya dengan
pemberian vaksin MR. Vaksin tersebut merupakan
Sel B plasma Memproduksi antibodi. suspensi suatu patogen yang mengandung antigen
Sel B pembelah Membentuk sel B plasma dan sel B yang telah dilemahkan. Vaksin yang dimasukkan
pengingat.
tersebut akan menstimulasi pembentukan antibodi
Sel T pembunuh Menyerang patogen secara
langsung. untuk melawan antigen. Terbentuknya antibodi
Sel T supresor Menghentikan respons imun. tersebut akan menjadikan tubuh kebal terhadap jenis
Sel T pembantu Membentuk sel B plasma. antigen tersebut. Sementara itu, pemberian serum
antivirus merupakan pembentukan kekebalan tubuh
16. Jawaban: b secara pasif buatan. Pemberian ASI pertama dan
Ketika suatu antigen masuk ke dalam tubuh untuk antibodi yang diperoleh dari ibu melalui plasenta
yang pertama kali, sel B pembelah akan mem- merupakan pembentukan kekebalan tubuh secara
bentuk sel B plasma dan sel B pengingat. Sel B pasif alami. Adapun kekebalan yang terbentuk
plasma akan mengikat antigen sehingga akan setelah sakit yang dialami merupakan kekebalan
lebih mudah dihancurkan oleh makrofag. Setelah aktif alami.
berhasil ditangani, sel B plasma akan mati, 21. Jawaban: d
sedangkan sel B pengingat akan terus hidup. Autoimunitas merupakan gangguan pada sistem
Apabila terdapat antigen masuk untuk kedua kekebalan tubuh saat antibodi yang diproduksi
kalinya, sel B pengingat akan mengenalinya dan justru menyerang sel-sel tubuh sendiri karena
menstimulasi pembentukan sel B plasma. Sel B tidak mampu membedakan sel tubuh sendiri
plasma tersebut akan memproduksi antibodi yang dengan sel asing. Dengan demikian, jumlah
akan mengikat antigen tersebut. antibodi dalam tubuh harus diturunkan. Penurun-

Biologi Kelas XI 69
an antibodi tersebut melibatkan peran limfosit sel kan obat yang dapat menghambat atau mem-
T supresor. Sel T supresor berfungsi menurunkan bebaskan pengaruh histamin dalam tubuh.
atau menghentikan respons imun dengan cara 26. Jawaban: c
menurunkan produksi antibodi dan mengurangi Alergi adalah suatu respons imun yang berlebihan
aktivitas sel T pembunuh. terhadap suatu senyawa yang masuk ke tubuh.
22. Jawaban: c AIDS merupakan gangguan melemahnya sistem
Artritis reumatoid merupakan penyakit pertahanan tubuh yang disebabkan oleh infeksi
autoimunitas yang mengakibatkan peradangan virus HIV. Lupus merupakan gangguan tubuh
pada sendi dalam waktu yang lama. AIDS yang disebabkan antibodi menyerang jaringan
merupakan kumpulan berbagai penyakit yang tubuh itu sendiri. Diabetes melitus merupakan
ditandai dengan menurunnya kekebalan tubuh. penyakit autoimunitas yang disebabkan oleh
Diabetes melitus merupakan penyakit antibodi yang menyerang sel-sel beta di pankreas.
autoimunitas yang ditandai meningkatnya kadar Myasthenia gravis disebabkan oleh antibodi yang
gula dalam darah. Myasthenia gravis merupakan menyerang otot lurik pada mata.
penyakit autoimunitas yang ditandai dengan 27. Jawaban: d
rusaknya otot lurik. Addison’s disease merupakan Enzim lisozim merupakan enzim yang berperan
penyakit autoimunitas yang ditandai penurunan menghidrolisis dinding sel bakteri. Enzim lisozim
berat badan, kadar gula darah menurun, mudah dapat ditemukan dalam sekret yang dihasilkan
lelah, dan pigmentasi kulit meningkat. oleh membran mukosa. Misalnya dalam saliva.
Adapun antibodi merupakan zat yang diproduksi
23. Jawaban: d
untuk melawan antigen yang masuk ke tubuh.
Sel-sel beta pankreas merupakan sel yang
Histamin merupakan zat yang berperan dalam
berperan menghasilkan hormon insulin. Oleh
respons inflamasi. Interferon merupakan senyawa
karena itu, jika terjadi kerusakan sel-sel beta
yang dihasilkan oleh sel-sel yang terinfeksi virus.
pankreas oleh serangan antibodi akan meng-
Protein komplemen merupakan protein yang
akibatkan tubuh kekurangan hormon insulin.
berfungsi membunuh bakteri penginfeksi dengan
Kurangnya hormon insulin di dalam tubuh akan cara membentuk lubang pada dinding sel bakteri.
memicu peningkatan kadar gula darah. Kondisi
tersebut menyebabkan penyakit diabetes melitus. 28. Jawaban: c
Sementara itu, kadar gula darah menurun Antibodi dapat menginaktivasi antigen dengan
beberapa cara yaitu presipitasi, netralisasi,
merupakan ciri penyakit Addison’s disease yang
aglutinasi, dan fiksasi komplemen. Presipitasi
disebabkan antibodi menyerang kelenjar adrenal.
dilakukan dengan mengendapkan antigen yang
Timbulnya respons inflamasi merupakan gejala
dapat larut. Netralisasi dilakukan dengan cara
alergi yang disebabkan oleh respons imun yang
menghalangi tempat pengikatan virus dan
berlebihan. Otot lurik mengalami kerusakan
membungkus bakteri atau opsonisasi. Aglutinasi
merupakan ciri penyakit myasthenia gravis yang
dilakukan dengan menggumpalkan partikel-
disebabkan antibodi menyerang otot lurik. partikel antigen yang dilakukan oleh antibodi yang
Peradangan pada membran sinovial merupakan mampu melakukan pengikatan lebih dari satu
ciri penyakit artritis reumatoid. antigen. Fiksasi komplemen dilakukan dengan
24. Jawaban: a mengaktifkan protein komplemen untuk menyerang
Sel B plasma merupakan limfosit yang berperan patogen.
memproduksi antibodi. Sementara itu, sel limfosit 29. Jawaban: d
yang berperan membentuk sel B pengingat adalah Virus HIV hanya akan menyerang sel T pembantu
sel B pembelah. Sel limfosit yang berperan meng- karena pada permukaan sel T pembantu terdapat
hentikan respons imun adalah sel T supresor. Sel molekul CD4 yang merupakan reseptor virus HIV.
limfosit yang berperan menyerang patogen secara Glikoprotein yang terdapat pada permukaan
langsung adalah sel T pembunuh. Adapun sel virus HIV akan menempel pada reseptor CD4
limfosit yang berperan mengingat antigen yang sehingga dapat melakukan proses endositosis.
masuk ke tubuh adalah sel B pengingat.
30. Jawaban: c
25. Jawaban: c Imunisasi BCG (Bacille Calmette Guerin) diberi-
Pada saat IgE berikatan dengan mastosit akan kan pada saat bayi berusia 2–3 bulan. Tujuan dari
memengaruhi pelepasan histamin. Terbentuknya imunisasi ini adalah mencegah infeksi Mycobac-
histamin akan menyebabkan timbulnya reaksi terium tuberculosis yang menyebabkan penyakit
alergi. Reaksi alergi tersebut dapat diatasi dengan tuberkulosis. Pemberian imunisasi MR bertujuan
pemberian antihistamin. Antihistamin ini merupa- mencegah penyakit campak dan campak jerman.

70 Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia


Pemberian imunisasi DPT bertujuan mencegah 4. Respons imun harus dihentikan apabila infeksi
penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Pemberian telah berhasil ditangani. Apabila tubuh terus-
imunisasi polio bertujuan mencegah penyakit po- menerus memproduksi antibodi dan menstimulasi
lio yang disebabkan oleh virus polio. Pemberian sel B dan sel T untuk terus membelah meskipun
imunisasi hepatitis B bertujuan mencegah tidak dibutuhkan oleh tubuh, komponen sistem
penyakit hepatitis B yang disebabkan oleh virus imun tersebut dapat menyerang jaringan tubuh
penyebab hepatitis. sendiri.
5. Kekebalan alami merupakan kekebalan tubuh
B. Uraian yang terbentuk di dalam tubuh dengan sendirinya.
1. Patogen penyebab penyakit saat akan meng- Misalnya kekebalan tubuh yang diperoleh sese-
infeksi tubuh harus melewati mekanisme per- orang setelah sembuh dari sakit. Kekebalan buat-
tahanan nospesifik terlebih dahulu. Mekanisme an merupakan kekebalan yang didapatkan secara
pertahanan nonspesifik dibagi menjadi dua sengaja melalui perlakuan khusus. Misalnya
tingkatan yaitu pertahanan pertama dan per- kekebalan tubuh yang terbentuk setelah
tahanan kedua. Pada pertahanan pertama, memasukkan vaksin ke dalam tubuh.
patogen akan dihadang oleh komponen yang 6. Antibodi yang terdapat pada keringat adalah
berperan dalam mekanisme pertahanan pertama, antibodi tipe IgA. Antibodi IgA berfungsi untuk
misalnya kulit dan membran mukosa. Apabila mencegah infeksi pada permukaan epitelium.
patogen mampu melewati pertahanan pertama Sementara itu, antibodi yang ditemukan pada
(kulit dan membran mukosa) tersebut, patogen permukaan limfosit B adalah antibodi tipe IgD.
akan menghadapi mekanisme pertahanan kedua Antibodi IgD berfungsi sebagai reseptor dan
yaitu inflamasi, sel-sel fagosit, dan protein anti- merangsang pembentukan antibodi oleh sel B
mikrobia. Pertahanan melalui respons inflamasi plasma.
dilakukan oleh mastosit yang akan mengeluarkan 7. Respons kekebalan tubuh terhadap antigen
histamin dan prostaglandin. Hal tersebut akan dibedakan menjadi kekebalan humoral dan
mengakibatkan terjadinya pelebaran pembuluh kekebalan seluler. Dalam dua mekanisme
darah sehingga akan terjadi perpindahan sel-sel kekebalan tersebut melibatkan peran sel limfosit
fagosit keluar pembuluh darah. Sel-sel fagosit yang berbeda. Respons terhadap antigen dalam
tersebut akan memakan patogen melalui proses kekebalan humoral melibatkan aktivitas sel B dan
fagositosis. Selain melalui mekanisme tersebut, antibodi yang beredar dalam cairan darah dan
pertahanan terhadap patogen yang berhasil limfa. Sementara itu, respons terhadap antigen
melewati kulit dan membran mukosa juga dapat dalam kekebalan seluler melibatkan sel T yang
dilakukan oleh protein antimikrobia. Protein anti- bertugas menyerang sel asing atau jaringan tubuh
mikrobia akan membunuh bakteri penginfeksi yang terinfeksi secara langsung.
dengan cara membentuk lubang pada dinding sel
8. Respons kekebalan sekunder terjadi lebih cepat
dan membran plasma bakteri sehingga sel akan
dan lebih besar dibandingkan respons kekebalan
hancur.
primer. Hal ini disebabkan oleh adanya memori
2. Memori imunologi adalah kemampuan sistem imunologi yaitu kemampuan sistem imun untuk
imun untuk mengenali antigen yang pernah masuk mengenali antigen yang pernah masuk ke tubuh.
ke tubuh sebelumnya. Jadi, memori imunologi Komponen sistem imun yang berperan dalam
berperan sebagai sinyal agar antibodi melawan memori imunologi adalah sel B pengingat. Limfosit
antigen yang masuk. jenis ini berfungsi untuk mengingat antigen yang
3. Sel T pembunuh akan menyerang sel-sel asing pernah masuk ke tubuh dan jenis antibodi yang
(patogen) atau jaringan tubuh yang terinfeksi dapat mengatasi antigen tersebut. Ketika antigen
secara langsung. Ketika sel T pembunuh kontak masuk ke tubuh untuk yang kedua kalinya, sel B
dengan antigen pada permukaan sel asing, sel T pengingat akan menstimulasi sel B pembelah untuk
pembunuh akan merusak membran sel patogen membentuk sel B plasma dalam jumlah banyak.
dengan cara melubanginya. Akibatnya, sel Sel B plasma akan membentuk antibodi untuk
patogen akan kehilangan sitoplasma sehingga sel mengatasi antigen tersebut. Oleh karena jumlah
patogen mati. sel B plasma yang dibentuk banyak, konsentrasi
antibodi yang dihasilkan juga semakin banyak.
Dengan demikian, antigen lebih cepat teratasi.

Biologi Kelas XI 71
9. Diabetes melitus disebabkan oleh antibodi yang 10. Salah satu ciri penderita AIDS dapat diketahui dari
menyerang sel-sel beta pankreas. Pankreas jumlah sel T dalam darah yang lebih rendah dari
merupakan kelenjar yang berfungsi men- orang normal. Jumlah sel T pada orang normal
sekresikan hormon insulin. Hormon ini berfungsi sekitar 1.000 sel/mm 3 darah. Sementara itu,
mengatur kadar gula darah dengan cara meng- jumlah sel T pada penderita AIDS sekitar
ubah glukosa menjadi glikogen yang akan 200 sel/mm3 darah. Jumlah sel T yang sangat
disimpan dalam hati. Jika kelenjar pankreas rendah ini akan menurunkan kemampuan tubuh
mengalami kerusakan maka sekresi hormon dalam melawan berbagai patogen penyebab
insulin akan menurun atau terganggu. Tubuh yang penyakit. Dengan demikian, penderita AIDS akan
kekurangan hormon insulin akan menyebabkan mudah terserang penyakit.
gangguan pengubahan glukosa dalam darah
menjadi glikogen. Dengan demikian, kadar gula
darah penderita diabetes melitus tinggi.

72 Sistem Pertahanan Tubuh pada Manusia


2) Ekspirasi, terjadi apabila otot diafragma
relaksasi sehingga diafragma akan cekung
A. Pilihan Ganda ke arah rongga dada. Keadaan tersebut
menyebabkan volume rongga dada mengecil
1. Jawaban: b serta tekanan udara dalam rongga dada
Organ pernapasan yang terdiri atas otot polos dan meningkat. Dengan demikian, udara keluar
cincin-cincin tulang rawan adalah trakea. Trakea dari paru-paru.
ditunjukkan oleh angka 2. Dinding trakea tersusun
atas tiga lapisan yaitu lapisan paling luar terdiri 3. Jawaban: b
atas jaringan ikat, lapisan tengah terdiri atas otot Hemoglobin dalam eritrosit berfungsi mengikat
polos dan cincin tulang rawan, serta lapisan oksigen membentuk oksihemoglobin dan dibawa
paling dalam terdiri atas jaringan epitel silindris ke jaringan tubuh. Selanjutnya, hemoglobin
selapis bersilia. Adapun organ pernapasan yang mengikat karbon dioksida untuk dibawa keluar
ditunjuk angka 1 adalah rongga hidung. Di dalam dari tubuh. Apabila hemoglobin dalam eritrosit
rongga hidung terdapat selaput lendir dan rambut- rendah, oksigen yang dapat dibawa ke jaringan
rambut halus yang berfungsi menyaring debu dan tubuh hanya sedikit sehingga kandungan oksigen
kotoran yang masuk bersama udara. Organ dalam tubuh lebih rendah dibandingkan jika
pernapasan yang ditunjuk angka 3 adalah hemoglobin dalam eritrosit normal.
bronkus. Struktur dinding bronkus hampir sama 4. Jawaban: b
dengan trakea, perbedaannya dinding trakea lebih Volume udara pernapasan adalah jumlah udara
tebal daripada dinding bronkus. Bronkus tersusun pernapasan yang keluar masuk melalui sistem
atas tulang rawan yang berbentuk seperti jala, pernapasan. Volume udara pernapasan
jaringan otot polos, jaringan epitel silindris bersilia, dibedakan menjadi beberapa macam sebagai
dan lamina propia (lapisan jaringan ikat yang berikut.
berkaitan dengan sistem pertahanan tubuh). 1) Volume udara pernapasan biasa (volume
Organ pernapasan yang ditunjuk angka 4 adalah tidal) besarnya kurang lebih 500 mL.
bronkiolus. Bronkiolus merupakan cabang dari 2) Volume cadangan inspirasi atau udara
bronkus. Bronkiolus bercabang-cabang menjadi komplementer yaitu udara yang masih dapat
saluran yang semakin halus, kecil, dan dindingnya dimasukkan secara maksimal setelah
semakin tipis. Bronkiolus tidak mempunyai tulang melakukan inspirasi biasa, besarnya kurang
rawan, tetapi rongganya bersilia. Organ lebih 1.500 mL.
pernapasan yang ditunjuk angka 5 adalah alveo- 3) Volume cadangan ekspirasi atau udara
lus. Alveolus memiliki dinding yang sangat tipis, suplementer yaitu udara yang masih dapat
permukaan bagian luar alveolus terdapat jaringan dikeluarkan secara maksimal setelah
kapiler darah, dan permukaan bagian dalamnya melakukan ekspirasi biasa, besarnya kurang
dilapisi oleh sel-sel epitelium. lebih 1.500 mL.
2. Jawaban: e 4) Volume sisa atau residu yaitu volume udara
Otot yang berperan aktif dalam pernapasan perut yang masih tersisa di dalam paru-paru
adalah otot diafragma. Mekanisme pernapasan setelah ekspirasi maksimal, besarnya kurang
perut sebagai berikut. lebih 1.000 mL.
1) Inspirasi, terjadi apabila otot diafragma 5) Kapasitas vital yaitu volume udara yang
berkontraksi sehingga diafragma akan dikeluarkan semaksimal mungkin setelah
mendatar. Keadaan tersebut menyebabkan inspirasi maksimal, besarnya kurang lebih
volume rongga dada membesar serta tekanan 3.500 mL.
udara dalam rongga dada mengecil. Dengan 6) Volume total paru-paru yaitu volume udara
demikian, udara akan masuk paru-paru. yang dapat ditampung paru-paru, besarnya
kurang lebih 4.500 mL.

Biologi Kelas XI 73
5. Jawaban: c Ciri-ciri kulit di antaranya merupakan lapisan
Silikosis adalah penyakit saluran pernapasan yang terluar yang membungkus seluruh permukaan
disebabkan oleh partikel silika yang mengendap tubuh manusia dengan luas sekitar 2 m2, rata-
di paru-paru. Penyakit silikosis biasanya diderita rata ketebalannya sekitar 1–2 mm, dan terdiri atas
oleh orang yang bekerja di pabrik besi dan baja, dua lapisan. Adapun jantung dan lambung bukan
pengecoran logam, serta penambangan batu bara. merupakan organ ekskresi. Jantung merupakan
Sementara itu, asma adalah gangguan pada organ peredaran darah. Lambung merupakan
rongga saluran pernapasan yang diakibatkan oleh organ pencernaan makanan.
kontraksi otot polos pada bronkus sehingga
8. Jawaban: a
mengakibatkan penderita kesulitan bernapas.
Proses pembentukan urine berlangsung melalui
Asfiksi adalah gangguan dalam pengangkutan
tiga tahap berikut.
oksigen ke jaringan atau gangguan penggunaan
1) Filtrasi yaitu penyaringan zat-zat beracun
oksigen oleh jaringan. Asidosis respiratorik adalah
dalam darah. Filtrasi berlangsung di
gangguan saluran pernapasan yang disebabkan
glomerulus (ditunjuk angka I).
oleh meningkatnya kadar keasaman dalam darah
2) Reabsorpsi yaitu proses penyerapan kembali
karena penumpukan karbon dioksida dalam
zat-zat yang masih diperlukan dalam tubuh.
darah. Sianosis adalah gangguan sistem
Reabsorpsi berlangsung di lengkung Henle
pernapasan yang disebabkan oleh rendahnya
dan tubulus kontortus proksimal (ditunjuk
kandungan oksigen dalam darah sehingga
angka III).
menyebabkan warna kulit dan membran mukosa
3) Augmentasi yaitu proses penambahan zat
kebiruan atau pucat.
sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh.
6. Jawaban: d Augmentasi berlangsung di tubulus kontortus
Gas CO (karbon monoksida) merupakan gas yang distal (ditunjuk angka IV).
beracun apabila terhirup oleh manusia dalam Adapun angka II yaitu kapsula Bowman dan angka
konsentrasi tinggi. Gas CO yang masuk ke sistem V yaitu tubulus kolektivus. Kapsula Bowman
peredaran darah akan berikatan dengan hemo- merupakan lapisan yang mengelilingi glomerulus.
globin membentuk HbCO. Jika kadar CO dalam Tubulus kolektivus merupakan tempat pengum-
darah tinggi, hemoglobin tidak dapat mengikat pulan urine sementara sebelum dialirkan menuju
oksigen. Keadaan tersebut dikarenakan hemoglo- rongga ginjal.
bin lebih mudah berikatan dengan CO dibanding-
9. Jawaban: a
kan O2. Akibatnya, hemoglobin gagal mengangkut
Gangguan pada sistem ekskresi yang ditandai
oksigen sehingga tubuh kekurangan oksigen yang
dengan tidak terbentuknya urine disebut anuria.
dapat mengakibatkan kematian.
Gangguan tersebut disebabkan oleh adanya
7. Jawaban: a kerusakan glomerulus. Akibatnya, proses filtrasi
Organ-organ yang berperan dalam sistem ekskresi tidak dapat dilakukan dan tidak ada urine yang
yaitu hati, ginjal, paru-paru, dan kulit. Hati dihasilkan. Sementara itu, apabila terjadi kerusakan
merupakan organ bagian dalam manusia yang pada kapsula Bowman dapat mengakibatkan proses
berukuran paling besar. Organ tersebut memiliki pengumpulan filtrat glomerulus terganggu. Apabila
berat sekitar 1,5 kg atau sekitar 3–5% dari berat tubulus kolektivus mengalami kerusakan dapat
badan. Hati mempunyai keunikan di antaranya mengakibatkan proses pengumpulan urine
dapat memperbarui atau menumbuhkan kembali sesungguhnya terganggu. Apabila tubulus kontortus
sel-sel yang sudah rusak akibat terluka atau distal mengalami kerusakan akan mengakibatkan
penyakit. Namun, jika hati mengalami kerusakan proses augmentasi terganggu. Apabila tubulus
secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang kontortus proksimal mengalami kerusakan dapat
lama, kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan mengakibatkan proses reabsorpsi terganggu.
hati sehingga sel-selnya tidak dapat diperbarui
10. Jawaban: c
lagi. Sementara itu, ciri-ciri ginjal di antaranya
Berdasarkan gambar pada soal, dapat diperoleh
berbentuk seperti kacang merah, berwarna merah
keterangan sebagai berikut.
gelap, panjang sekitar 10–13 cm, lebar sekitar
1 = paru-paru
5–7,5 cm, serta terletak di sebelah kiri dan kanan
2 = hati
ruas tulang pinggang di dalam rongga perut. Ciri-
3 = ginjal
ciri paru-paru di antaranya berwarna merah muda,
4 = ureter
berjumlah sepasang, dan terletak di rongga dada.
5 = kantong kemih

74 Ulangan Akhir Semester


Cuci darah merupakan tindakan yang dilakukan 14. Jawaban: e
oleh penderita gagal ginjal. Ginjal mengalami Gambar pada soal adalah otak. Otak merupakan
kerusakan sehingga tidak mampu menyaring zat- salah satu sistem saraf pusat yang terdiri atas
zat sisa metabolisme dalam darah. Dengan beberapa bagian yaitu otak besar, otak depan, otak
demikian, harus dilakukan cuci darah untuk tengah, otak kecil, jembatan varol (pons varolli), dan
mengeluarkan sisa metabolisme tersebut. sumsum lanjutan (medula oblongata). Bagian otak
yang berfungsi mengatur gerak refleks mata yaitu
11. Jawaban: e
otak tengah yang ditunjukkan oleh angka 3. Adapun
Penyakit xerosis disebabkan adanya kelainan
bagian otak yang berfungsi sebagai pusat
pada proses maturasi dari epidermis sehingga
keseimbangan gerak yaitu otak kecil yang
akan menghasilkan suatu permukaan kulit yang
ditunjukkan oleh angka 5. Sementara itu, bagian otak
tidak rata. Oleh karena itu, kulit tampak kering dan
yang ditunjuk angka 1 yaitu otak besar. Otak besar
kasar. Penyakit ini disertai dengan rasa gatal
berfungsi dalam pengaturan yang berkaitan dengan
sehingga terjadi peradangan pada permukaan
kepandaian, ingatan, kesadaran, dan pertimbangan.
kulit. Sementara itu, akibat adanya reaksi alergi
Bagian otak yang ditunjuk angka 2 yaitu talamus.
terhadap tungau dapat menimbulkan penyakit
Talamus merupakan bagian dari otak depan yang
scabies. Infeksi bakteri Mycobacterium leprae
berfungsi sebagai pusat pengaturan perasaan dan
dapat menimbulkan penyakit kusta atau lepra.
gerakan. Bagian otak yang ditunjuk angka 4 yaitu
Produksi kelenjar minyak yang berlebihan dapat
sumsum lanjutan (medula oblongata). Sumsum
menimbulkan penyakit jerawat. Pertumbuhan sel-
lanjutan berfungsi mengatur denyut jantung,
sel kulit yang bersifat ganas dapat menimbulkan
pelebaran dan penyempitan pembuluh darah, serta
penyakit kanker kulit.
gerakan alat pernapasan.
12. Jawaban: a
15. Jawaban: c
Gambar pada soal merupakan struktur sel saraf.
Telinga bagian dalam terdiri atas beberapa bagian
Bagian yang ditunjuk oleh huruf P yaitu akson.
sebagai berikut.
Akson berfungsi meneruskan impuls dari badan
1) Organ keseimbangan yang terdiri atas tiga
sel ke sel-sel saraf yang lainnya. Adapun struktur
saluran setengah lingkaran, sakulus, dan
sel saraf yang lain terdiri atas inti sel, dendrit,
utrikulus. Tiga saluran setengah lingkaran
badan sel, dan nodus Ranvier. Inti sel berfungsi
terdiri atas kanalis semisirkularis horizontal,
mengatur seluruh kegiatan sel. Dendrit berfungsi
kanalis semisirkularis vertikal posterior, dan
menghantarkan rangsang ke badan sel. Badan
kanalis semisirkularis vertikal superior.
sel berfungsi menerima impuls dari dendrit.
2) Jendela oval (tingkap jorong) merupakan
Nodus Ranvier berfungsi mempercepat gerakan
membran yang terdapat pada pangkal koklea.
impuls.
Jendela oval berfungsi menyalurkan getaran
13. Jawaban: b ke koklea.
Berdasarkan jalannya impuls, terdapat dua jenis 3) Koklea (rumah siput) berupa saluran yag
gerak yaitu gerak biasa dan gerak refleks. berisi cairan limfe dan terdapat ujung saraf
Gerakan mengangkat kaki ketika menginjak paku pendengaran yang menghubungkan koklea
termasuk gerak refleks spinalis. Gerak refleks dengan otak. Koklea terdiri atas tiga bagian
spinalis terjadi jika neuron penghubung yang yaitu skala vestibuli di bagian dorsal, skala
dilalui impuls terdapat di sumsum tulang belakang. media di bagian tengah, dan skala timpani di
Gerak refleks yaitu gerak yang terjadi dengan bagian ventral.
tidak disadari. Mekanisme jalannya impuls pada
16. Jawaban: d
gerak refleks yaitu rangsang → reseptor → neu-
ron sensorik → sumsum tulang belakang → neu- Jenis Penyakit
Penyebab
ron motorik → efektor. Adapun gerak biasa yaitu pada Mata
gerak yang disadari, contohnya menendang bola. a. Miopi Lensa mata terlalu cembung.
Mekanisme jalannya impuls pada gerak biasa b. Katarak Keruhnya lensa mata.
yaitu rangsang → reseptor → neuron sensorik → c. Presbiopi Hilangnya daya elastisitas lensa.
d. Astigmatisme Permukaan kornea tidak rata.
interneuron di otak → neuron motorik → efektor. e. Hipermetropi Lensa mata terlalu pipih.
Jadi, urutan mekanisme jalannya impuls pada
gerak refleks yang benar adalah 3) - 5) - 2) - 6) -
1) - 4).

Biologi Kelas XI 75
17. Jawaban: b 21. Jawaban: b
Testis diselubungi oleh kantong pelindung yang FSH merupakan hormon yang merangsang
disebut skrotum. Dalam skrotum terdapat otot pembentukan folikel yang menyelubungi oosit
polos dan otot lurik. Otot lurik inilah yang berfungsi primer hingga matang. Peristiwa ini terjadi pada
mengatur suhu di sekitar testis agar selalu stabil. fase praovulasi. Pada fase ovulasi terjadi
Uretra, epididimis, dan vas deferens merupakan peningkatan kadar estrogen dan terjadi produksi
saluran kelamin yang terdapat di luar testis. LH. LH inilah yang merangsang terjadinya ovulasi.
Sementara itu, vesikula seminalis merupakan Pada fase pasca-ovulasi/fase luteal, LH me-
salah satu kelenjar kelamin (organ reproduksi in- rangsang folikel yang telah kosong menjadi korpus
ternal). luteum. Selanjutnya, progesteron dan estrogen
memacu pembentukan endometrium. Adapun
18. Jawaban: d
HCG adalah hormon yang dilepaskan oleh embrio
Hormon yang berperan dalam pembelahan meiosis
untuk mempertahankan korpus luteum.
pada saat pembentukan spermatosit sekunder
yaitu hormon testosteron. Hormon ini dihasilkan 22. Jawaban: d
oleh sel Leydig. Vesikula seminalis dan kelenjar Oogenesis berlangsung dalam tiga tahap yaitu
Cowper merupakan penghasil cairan yang bersifat tahap penggandaan, pertumbuhan, dan
basa dan memudahkan gerakan sperma. Kelenjar pematangan. Saat terjadi ovulasi, oogenesis
prostat merupakan kelenjar yang berperan berada dalam tahap pematangan. Pada saat itu,
memberikan suasana basa pada cairan sperma. sel telur berupa oosit sekunder. Tahap pema-
Sel sertoli sebagai pemberi nutriea spermatozoa. tangan selanjutnya yaitu pembelahan meiosis II
yang berlangsung setelah terjadi fertilisasi. Melalui
19. Jawaban: e
pembelahan tersebut, oosit sekunder meng-
Ovarium merupakan tempat pembentukan sel
hasilkan ootid dan badan polar II. Selanjutnya,
telur. Oviduk merupakan tempat terjadinya
ootid mengalami diferensiasi menjadi ovum,
fertilisasi. Fimbriae berfungsi untuk menangkap
sedangkan badan polar II mengalami degenerasi.
ovum. Uterus merupakan tempat pertumbuhan
dan perkembangan embrio. 23. Jawaban: c
Keterangan gambar sebagai berikut.
20. Jawaban: e
1 = Tuba fallopii
1) LH dihasilkan oleh kelenjar pituitari yang
2 = Ovarium
berfungsi memengaruhi pematangan folikel
3 = Infundibulum
dalam ovarium dan merangsang pelepasan
4 = Uterus
hormon progesteron.
5 = Serviks
2) FSH dihasilkan oleh kelenjar pituitari yang
Infundibulum merupakan pangkal oviduk yang
berfungsi merangsang pematangan folikel
berupa corong. Pada infundibulum terdapat
dalam ovarium dan merangsang pelepasan
fimbriae (jumbai) yang berfungsi untuk
hormon estrogen.
menangkap ovum yang sudah matang. Ovum
3) Estrogen dihasilkan oleh kelenjar gonad.
yang ditangkap infundibulum selanjutnya masuk
Hormon ini berfungsi menentukan ciri
ke oviduk untuk dibuahi.
pertumbuhan kelamin sekunder pada wanita.
4) Progesteron dihasilkan oleh kelenjar gonad. 24. Jawaban: d
Hormon ini berperan dalam penebalan dan Skema pada soal menunjukkan proses spermato-
perbaikan dinding uterus. genesis. Huruf P adalah sel primordial, Q dan R
5) Relaksin dihasilkan oleh korpus luteum pada adalah spermatogonium (2n), T adalah
ovarium dan plasenta. Hormon ini berperan spermatosit primer (2n), U adalah spermatosit
dalam relaksasi serviks dan melonggarkan sekunder (n), dan V adalah spermatid (n). Jadi,
tulang panggul sehingga mempermudah pembelahan spermatosit primer (2n) menjadi
persalinan. spermatosit sekunder (n) ditunjukkan oleh huruf
6) Oksitosin dihasilkan oleh kelenjar hipofisis. T ke U.
Hormon ini berfungsi merangsang kontraksi
25. Jawaban: b
otot pada uterus.
Penyakit sifilis termasuk PMS karena penyakit
7) ACTH dihasilkan oleh kelenjar pituitari serta
tersebut menular melalui hubungan seksual. Oleh
berfungsi merangsang korteks adrenal untuk
karena itu, tidak berganti-ganti pasangan seksual
memproduksi kortikosteroid.
merupakan salah satu cara mencegah penularan
penyakit ini.

76 Ulangan Akhir Semester


26. Jawaban: a Antibodi IgG berfungsi membentuk respons
HIV dapat ditemukan dalam cairan tubuh kekebalan sekunder dan membentuk kekebalan
penderita seperti darah, cairan semen, cairan pasif pada janin. Antibodi IgM berfungsi mem-
vagina, dan air susu ibu. Sehubungan dengan hal bentuk respons kekebalan primer.
tersebut, HIV dapat ditularkan melalui hubungan
32. Jawaban: e
seksual, transfusi darah, pemakaian jarum suntik
Protein komplemen merupakan jenis protein yang
yang terkontaminasi secara bergantian, melalui
mempertahankan tubuh dengan cara membunuh
suntikan narkoba, serta melalui ibu ke anak
bakteri penginfeksi dengan membentuk lubang
(selama masa kehamilan, persalinan, dan
pada dinding sel dan membran plasma bakteri.
menyusui).
Adapun sel fagosit merupakan sel yang mem
27. Jawaban: e pertahankan tubuh dengan jalan mencerna
Sifilis diakibatkan oleh infeksi Treponema pallidum. mikrobia/partikel asing. Antibodi adalah zat yang
Uretritis diakibatkan oleh infeksi Chlamydia diproduksi untuk melawan antigen yang masuk
trachomatis, Ureplasma urealyticum, atau virus ke tubuh. Mastosit adalah sel yang mengandung
herpes. Klamidiasis diakibatkan oleh infeksi substansi seperti histamin dan heparin yang dapat
Chlamydia trachomatis. Epididimitis diakibatkan menimbulkan gejala alergi. Limfosit adalah sel
oleh infeksi Escherichia coli dan Chlamydia. yang berfungsi dalam respons imun spesifik.
28. Jawaban: e 33. Jawaban: a
Virus gondongan (mumps) akan menyerang bagian Demam merupakan suatu kondisi yang ditandai
organ reproduksi pria dan mengakibatkan penyakit suhu tubuh melebihi normal. Demam terjadi
orkitis pada testis. Pada gambar tersebut organ karena makrofag melepaskan senyawa pirogen.
testis ditunjuk angka 5. Angka 1 adalah kelenjar Hal ini terjadi jika infeksi yang diderita cukup berat.
prostat. Angka 2 adalah uretra. Angka 3 adalah Senyawa pirogen yang dilepaskan makrofag
vas deferens. Adapun angka 4 adalah epididimis. tersebut berfungsi untuk memberikan sinyal
kepada hipotalamus untuk menaikkan suhu tubuh.
29. Jawaban: c
Pertahanan tubuh secara kimiawi dilakukan oleh 34. Jawaban: d
sekret yang dihasilkan kulit dan membran Antigen A dan B dikenali oleh antibodi yang
mukosa. Sekret tersebut mengandung zat kimia berbeda. Saat antigen A masuk ke tubuh untuk
yang dapat menghambat pertumbuhan mikrobia. pertama kalinya akan terbentuk memori imunologi
Salah satu sekret yang dihasilkan oleh mukosa yang mengingat jenis antibodinya. Oleh karena
adalah mukus. Mukus mengandung enzim lisozim itu, saat antigen A yang dikenali oleh antibodi yang
yang dapat membunuh bakteri. Enzim tersebut sama masuk untuk kedua kalinya akan terbentuk
akan menghidrolisis dinding sel bakteri sehingga respons pertahanan tubuh karena adanya memori
pecah dan mati. Sementara itu, pertahanan tubuh imunologi di dalam tubuh. Respons terhadap
yang dilakukan oleh silia adalah pertahanan antigen A untuk yang kedua kali tersebut
mekanis. Pertahanan tubuh yang dilakukan oleh merupakan respons pertahanan tubuh sekunder.
kulit dan membran mukosa adalah pertahanan Sementara itu, respons terhadap antigen A untuk
fisik. Pertahanan tubuh yang dilakukan oleh yang pertama kali dan respons terhadap antigen
bakteri baik adalah pertahanan biologis. B merupakan respons pertahanan tubuh primer.
30. Jawaban: e 35. Jawaban: e
Bakteri penyebab penyakit (patogen) dapat masuk Berdasarkan cara memperolehnya, kekebalan
ke tubuh dan menginfeksi sel-sel tubuh. Jika tubuh dibedakan menjadi dua kelompok yaitu
sistem imun dapat membunuh bakteri tersebut, kekebalan aktif dan kekebalan pasif. Kekebalan
tubuh tidak akan terserang penyakit. Sebaliknya, aktif merupakan kekebalan yang dihasilkan oleh
apabila bakteri dapat mengalahkan sistem imun, tubuh itu sendiri. Kekebalan ini dapat diperoleh
tubuh akan terserang penyakit. secara alami dan buatan. Kekebalan aktif alami
diperoleh setelah seseorang mengalami sakit
31. Jawaban: e
akibat infeksi suatu patogen. Setelah sembuh dari
Antibodi dibedakan menjadi lima tipe yaitu IgA,
sakit, orang tersebut akan menjadi kebal terhadap
IgD, IgE, IgG, dan IgM. Antibodi IgA berfungsi
penyakit tersebut. Kekebalan aktif buatan
mencegah infeksi pada permukaan epitelium.
diperoleh melalui imunisasi misalnya dengan
Antibodi IgD berfungsi merangsang pembentukan
pemberian vaksin. Sementara itu, kekebalan pasif
antibodi oleh sel B plasma. Antibodi IgE berfungsi
merupakan kekebalan yang diperoleh setelah
memengaruhi sel untuk melepaskan antihistamin.

Biologi Kelas XI 77
menerima antibodi dari luar. Kekebalan ini dapat 40. Jawaban: d
diperoleh secara alami maupun buatan. Sistem kekebalan tubuh dapat mengalami
Kekebalan pasif alami dapat diperoleh melalui beberapa gangguan. Salah satunya adalah
penyaluran antibodi ibu kepada bayi yang autoimunitas yang disebabkan oleh gagalnya
dikandungnya lewat plasenta. Jenis kekebalan ini proses pematangan sel T pada kelenjar timus.
juga dapat diperoleh melalui pemberian kolostrum Beberapa penyakit yang termasuk kelompok
yang terkandung dalam ASI pertama. Kekebalan penyakit autoimunitas adalah diabetes melitus,
pasif buatan diperoleh dengan cara menyuntikkan Addison’s disease, dan lupus. Sementara itu, alergi
antibodi yang diekstrak dari satu individu ke tubuh merupakan gangguan karena respons imun yang
orang lain sebagai serum. berlebihan. Adapun AIDS merupakan penyakit
yang disebabkan oleh serangan virus HIV.
36. Jawaban: e
Sel yang memproduksi antibodi yaitu sel B
plasma. Sel yang menghentikan respons imun B. Uraian
yaitu sel T supresor. Sel yang menyerang patogen
1. Udara pernapasan yang masuk ke hidung akan
secara langsung yaitu sel T pembunuh. Sel yang
mengalami tiga proses berikut.
mengingat antigen yang masuk ke tubuh yaitu sel
a. Udara yang masuk melalui hidung akan
B pengingat.
disaring oleh rambut hidung dan selaput
37. Jawaban: c lendir.
Ketika suatu patogen menyerang tubuh untuk b. Udara mengalami penyesuaian suhu. Jika
pertama kalinya, antigen dari patogen tersebut udara dari luar dingin, udara dalam hidung
akan memicu respons kekebalan primer. Sel B mengalami pemanasan sesuai dengan suhu
pengingat akan mengingat antigen tersebut. tubuh.
Apabila patogen yang sama menyerang tubuh c. Udara di dalam hidung akan diatur
untuk kedua kalinya, sel B pengingat akan kelembapannya.
menstimulasi sel B pembelah untuk membentuk
2. Seseorang yang sering melakukan aktivitas
sel B plasma. Sel B plasma yang terbentuk akan
olahraga akan menghasilkan urine lebih sedikit
menghasilkan antibodi untuk melawan patogen.
dan lebih pekat. Keadaan tersebut karena cairan
Respons ini disebut respons kekebalan sekunder.
dalam tubuh lebih banyak digunakan untuk
38. Jawaban: d membentuk energi. Pada saat berolahraga, tubuh
Sel B dan sel T dibentuk di sumsum tulang. Akan memerlukan energi lebih banyak. Proses
tetapi, proses pematangan sel B dan sel T metabolisme saat berolahraga menghasilkan
berlangsung pada tempat yang berbeda. Sel B energi mekanik dan energi panas. Dengan
mengalami pematangan di sumsum tulang, demikian, untuk mengatur suhu tubuh agar tetap
sedangkan sel T mengalami pematangan di stabil, cairan tubuh yang dikeluarkan lebih banyak
kelenjar timus. dalam bentuk keringat. Sementara itu, seseorang
yang sehat produksi urinenya berbeda dengan
39. Jawaban: c
orang yang sakit. Orang yang sakit dapat
Imunisasi merupakan salah satu cara yang dapat
mengeluarkan urine lebih banyak atau pun lebih
dilakukan untuk membentuk sistem kekebalan
sedikit tergantung pada jenis penyakit yang
tubuh. Salah satu jenis imunisasi adalah DPT
dideritanya. Adapun psikologis seseorang yang
untuk membentuk kekebalan terhadap penyakit
cemas, akan lebih sering mengeluarkan urine
difteri, pertusis, dan tetanus. Penyakit difteri
karena aktivitas metabolismenya berjalan lebih
disebabkan oleh infeksi Corynebacterium
cepat.
diphteriae. Sementara itu, imunisasi BCG
dilakukan untuk mencegah penyakit tuberkulosis 3. Hormon insulin diproduksi oleh pankreas yang
yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium berfungsi mengatur kadar gula dalam darah.
tuberculosis. Imunisasi MR dilakukan untuk Namun, apabila kadar insulin dalam darah tinggi
mencegah penyakit campak dan campak jerman. dapat menyebabkan hiperinsulinemia. Keadaan
Imunisasi polio dilakukan untuk mencegah tersebut mengakibatkan terjadinya pengurangan
penyakit polio yang disebabkan oleh infeksi virus glukosa dalam darah sehingga kadar gula darah
polio. Adapun imunisasi hepatitis B dilakukan menjadi sangat rendah. Selain itu, timbul gejala-
untuk mencegah penyakit hepatitis B. gejala lain seperti perasaan lapar sepanjang
waktu, depresi, mudah lelah, dan kenaikan berat
badan.

78 Ulangan Akhir Semester


4. Mata dapat beradaptasi dalam keadaan terang 8. Pertahanan mekanis dilakukan oleh rambut
dan gelap. Dalam keadaan terang, mata akan hidung dan silia. Rambut hidung berfungsi
menerima banyak cahaya. Akibatnya, pupil akan menyaring udara yang masuk ke rongga hidung
menyempit agar cahaya yang masuk ke mata dari partikel berbahaya maupun mikroba. Silia
lebih sedikit. Namun, pada keadaan gelap pupil yang terdapat pada trakea berfungsi menyapu
mata akan melebar agar lebih banyak cahaya partikel berbahaya yang terperangkap dalam
yang masuk ke mata. Lebar pupil tersebut lendir agar dapat dikeluarkan dari tubuh.
dipengaruhi oleh iris atau selaput pelangi. Selain
9. Bagaimana respons imun bekerja saat di dalam
itu, pada retina terdapat fotoreseptor yaitu sel
tubuh terdapat sel-sel kanker?
batang dan sel kerucut. Sel batang mengandung
Jawaban:
rodopsin dan diperlukan dalam keadaan gelap.
Sel kanker bersifat antigenik pada sistem imunitas
Sementara itu, sel kerucut mengandung pigmen
tubuh manusia sehingga adanya sel-sel kanker
iopdosin yang mampu menerima rangsang warna
akan menimbulkan respons imun dalam tubuh.
dan sinar terang.
Apabila dalam tubuh terdapat sel-sel kanker, sel
5. a. Cairan yang bersifat basa dalam cairan T pembantu akan menstimulasi sel B untuk
sperma atau semen berfungsi untuk memper- membelah dan memproduksi antibodi. Selain itu,
tahankan kehidupan sperma selama sel T pembantu juga mengaktivasi sel T pembunuh
melewati saluran reproduksi wanita. dan sel T supresor, serta mengaktivasi makrofag
b. Cairan yang bersifat basa ini dihasilkan oleh untuk bersiap memfagosit sel-sel kanker. Jika sel-
tiga kelenjar berikut. sel kanker telah mati, sel T supresor akan me-
1) Vesikula seminalis. nurunkan dan menghentikan sistem imun.
2) Kelenjar prostat.
10. Beberapa orang sering mengalami alergi, baik
3) Kelenjar Cowper atau kelenjar bulbouretra.
karena makanan maupun kondisi lingkungan
6. a. LH berperan merangsang ovulasi dan per- tertentu. Proses terjadinya alergi diawali dengan
kembangan korpus luteum serta merangsang masuknya alergen ke tubuh. Alergen tersebut
ovarium untuk memproduksi progesteron. akan merangsang sel-sel B plasma untuk
b. FSH merangsang pembentukan folikel de menyekresikan antibodi IgE. Alergen yang masuk
Graaf dalam ovarium dan memacu pem- ke tubuh pertama kali tidak akan menimbulkan
bentukan estrogen. alergi. Namun, IgE yang terbentuk akan berikatan
c. Estrogen berperan merangsang kelenjar dengan mastosit. Akibatnya, saat alergen masuk
hipofisis untuk memproduksi LH dan ke tubuh untuk kedua kalinya, alergen akan diikat
menghambat produksi FSH. oleh IgE tersebut. Keadaan ini mengakibatkan sel-
d. Progesteron berperan memacu pembentukan se mastosit melepaskan histamin yang berperan
endometrium uterus hingga siap untuk dalam proses pembesaran dan peningkatan
implantasi embrio, menghambat produksi permeabilitas pembuluh darah (inflamasi).
FSH oleh kelenjar hipofisis, dan menghambat Respons inflamasi ini mengakibatkan timbulnya
produksi LH. gejala alergi.
7. Beberapa tujuan program KB sebagai berikut.
a. Meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak.
b. Mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan
sejahtera.
c. Menciptakan penduduk yang berkualitas dan
sumber daya manusia yang bermutu.

Biologi Kelas XI 79