Anda di halaman 1dari 6

SOAL SIMULASI SOCA

Seorang pasien atas nama Tn. X bermur 35 tahun datang ke IGD RSMS pukul
09.00 malam. Pasien mengeluhkan sesak napas dan menggigil. Dari hasil anamnesis
didapatkan keterangan bahwa pasien mengeluhkan sesak napas sejak 2 jam SMRS,
sesak napas tidak membaik dengan istirahat. Pasien merasa sesak lebih berat ketika
berbaring. Pasien mengaku mengalami batuk selama 2 minggu ini. Batuk berdahak
dengan warna dahak kekuningan. Pasien mengaku 2 tahun yang lalu pernah
mengalami sakit dengan ciri batuk berdahak, lemas, penurunan berat badan dan
berkeringat meskipun tidak sedang melakukan apapun. Pasien mengaku pada
waktu itu sudah tidak mengkonsumsi obat setelah 5 bulan terdiagnosis penyakit
tersebut. Pasien mengaku keluarganya tidak ada yang menderita penyakit yang
seperti ia alami sekarang. Pasien merupakan seorang buruh tani di kampungnya.

Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum : Baik tampak sakit sedang
2. Kesadaran : Composmentis
3. Vital sign
a. Tekanan darah : 120/80 mmHg
b. Nadi : 110 x/menit
c. Pernapasan : 28 x/menit
d. Suhu : 40°C
4. Status Generalis
a. Pemeriksaan Kepala
1) Bentuk kepala : Mesocephal, simetris, venektasi temporalis (-)
2) Rambut : Warna rambut hitam, tidak mudah dicabut dan
terdistribusi merata
3) Mata : Simetris, konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik
(-/-), refleks pupil (+/+) isokor 3 mm
4) Telinga : Discharge -/-
5) Hidung : Discharge -/-
6) Mulut : Bibir sianosis (-), pucat (-)
7) Tenggorokan : Tonsil T1/T1
8) Leher : Deviasi trakea (-), pembesaran kelenjar tiroid (-),
pembesaran lymphanodi (-), nyeri (-), JVP 5 ± 2
cm H2O
5. Status Lokalis
a. Pemeriksaan Thoraks
Paru
Inspeksi : Dinding dada simetris, retraksi interkostal (-), ketinggalan
gerak (-), jejas (-)
Palpasi : Vokal fremitus lobus superior kanan = kiri
Vokal fremitus lobus inferior menurun
Perkusi : Perkusi sonor pada 2/3 bagian paru dan redup pada bagian
1/3 distal paru
Auskultasi : Suara Dasar Vesikuler (+/+) normal,

Jantung
Inspeksi : IC terlihat di SIC V LMCS
Palpasi : Teraba IC di SIC V LMCS
Perkusi : Batas kanan atas : SIC II LPSD
Batas kiri atas : SIC II LPSS
Batas kanan bawah : SIC IV LPSD
Batas kiri bawah : SIC V LMCS
Auskultasi : S1 > S2, reguler, murmur (-), gallop (-)
b. Pemeriksaan Abdomen
Inspeksi : Cembung
Palpasi : Nyeri tekan (-), Undulasi (-),
Auskultasi : Bising usus (+) normal
Perkusi : Timpani, pekak alih (-), pekak sisi (-)
Hepar : Dalam batas normal
Lien : Tidak teraba
c. Pemeriksaan Ekstremitas
Superior : Edema (-/-), akral hangat (+/+), sianosis (-/-)

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan


Darah Lengkap
Hemoglobin 10.4 11,2 – 17,3 g/dL
Leukosit 26.000 3.600–10.600 U/L
Hematokrit 36 35–47 %
Eritrosit 5.0 4,4–5,9 ^6/uL
Trombosit 150.000 150.000– 440.000 /uL
MCV 83.3 80 – 100 fL
MCH 28.6 26 – 34 Pg/cell
MCHC 34.1 32 – 36 %
RDW 15 11,5 – 14,5 %
MPV 8 2-8 %
Hitung Jenis Leukosit
Basofil 1 0–1%
Eosinofil 2 2–4%
Batang 3 3–5%
Segmen 55 50 – 70 %
Limfosit 26 25 – 40 %
Monosit 5.6 2–8%

2. Hasil Radiologi Foto Thorax


Dari hasil expertise, didapatkan :
1. Foto thorax AP
2. Inspirasi cukup
3. Terdapat perselubungan homogenn pada hemithorax dextra dan sudut
costofrenikus tidak dapat dinilai
4. Terdapat bercak bercak berawan pada seluruh lapang paru
5. CTR <50%

Pertanyaan
1. Apa diagnosis pasien diatas?
2. Apa yang mendasari diagnosis Anda?
3. Jelaskan penanganan pertama yang akan Anda lakukan di IGD
4. Jelaskan usulan pemeriksaan penunjang tambahan yang akan Anda berikan.
Kunci Jawaban

1. Dx : Pneumonia underlaying TB Paru putus obat disertai dengan efusi pleura


dextra
2. Alasan diagnosis
a. Pneumonia
i. Anamnesis : Batuk berdahak/produktif, sesak napas, rasa
menggigil
ii. Px : didapatkan demam, perkusi redup
iii. Px lab : peningkatan leukosit
iv. Radiologi : terdapat gambaran bercak berawan pada lapang
paru
b. TB Putus Obat
i. Anamnesis : ciri ciri TB (batuk berdahak > 2 minggu,
penurunan BB, keringat) dan pengakuan pasien bahwa dia
putus obat di bulan ke 5
c. Efusi pleura
i. Anamnesis : sesak napas memberat saat tidur terlentang
ii. Px : vocal fremitus inferior menurun, pada perkusi didapatkan
redup
iii. Radiologi : sudut costofrenikus sulit dinilai
3. Penanganan pertama di IGD
a. O2 4 LPM NK
b. IVFD NaCl 0.9% 20 TPM
c. Inj Ceftriaxon 2x1 gr (skin test)
d. Konsul paru
e. Konsul bedah pro WSD
4. Pemeriksaan penunjang tambahan
a. TCM dan resistensi rifampicin
b. Cek resistensi antibiotic
c. Ro Thorax post WSD