Anda di halaman 1dari 16

TUGAS

MAKALAH

BAHAN KONDUKTOR

Disusun Oleh :

Fijai Tahapary

18023014024

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


TA. 2018-2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah
ini. Saya telah menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya dan semaksimal
mungkin. Namun tentunya sebagai manusia biasa tidak akan luput dari kesalahan
dan kekurangan. Harapan saya, semoga bisa menjadi koreksi di masa mendatang
agar lebih baik dari sebelumnya.Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada
teman-teman sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini tepat pada
waktunya dan insyaAllah sesuai dengan yang diharapkan. Pada dasarnya makalah
ini saya sajikan untuk membahas tentang “BAHAN KONDUKTOR”. Untuk
lebih jelas simak pembahasan dalam makalah ini.Mudah-mudahan makalah ini
bisa memberikan pengetahuan yang mendalam tentang bahan - bahan listrik
kepada kita semua.
Makalah ini masih banyak memiliki kekurangan.Tak ada gading yang tak
retak. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran dari Dosen khususnya
dan teman-teman pada umumnya untuk memperbaiki makalah saya selanjutnya.
Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih.

Makassar, 25 Oktober 2018

Fijai Tahapary

i
DAFTAR ISI
Halaman Sampul

Kata Pengantar ............................................................................................ i

Daftar Isi...................................................................................................... ii

BAB I Pendahuluan .................................................................................... 1

A. Latar Belakang ................................................................................ 1


B. Rumusan masalah............................................................................ 1
C. Tujuan Penulisan ............................................................................. 1

BAB II Pembahasan .................................................................................... 3

A. Pengertian dan Sejarah Penemuan Listrik ...................................... 3


B. Sumber – Sumber Energi Listrik .................................................... 4
C. Penghantar Listrik ........................................................................... 6
D. Bahan – Bahan Listrik ..................................................................... 7

BAB III Kesimpulan ................................................................................... 12

Daftar Pustaka

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Listrik dapat dikatakan sebagai suatu bentuk hasil teknologi yang sangat vital
dalam kehidupan manusia. Semakin lama tidak ada satupun alat kebutuhan
manusia yang tidak membutuhkan listrik, oleh karena itu manusia selalu berfikir
bagaimana cara menciptakan dan menggunakan energi listrik secara efektif dan
efisien.
Dalam memanfaatkan listrik, maka diperlukan bahan – bahan listrik yang
dibagi menjadi tiga bagian berdasakan sifat kelistrikannya yaitu konduktor,
isolator, dan semikonduktor. Konduktor atau penghantar, adalah material
listrik yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik, biasanya terbuat dari
logam (tembaga, aluminium, dan lain-lain).
Isolator listrik adalah bahan yang tidak bisa atau sulit melakukan perpindahan
muatan listrik. Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik
yang berada di antara insulator (isolator) dan konduktor. Semikonduktor disebut
juga sebagai bahan setengah penghantar listrik.
Berdasarkan uraian di atas maka penulis ingin menjabarkan tentang konsep
dasar kelistrikan mencakup bahan – bahan konduktor yang dipakai dalam
kehidupan sehari – hari.
B. Rumusan Masalah
Adapun masalah yang akan dibahas pada makalah ini yaitu:
1. Apa yang dimaksud dengan kelistrikan ?
2. Apa saja sumber energi listrik ?
3. Apakah yang termasuk bahan – bahan listrik?
4. Apa yang dimaksud dengan konduktor listrik ?
5. Jelaskan mengenai bahan pengantar listrik ( konduktor ) !
C. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu:

1
Berdasarkan rumusan masalh di atas, maka tujuan yang dapat dirumuskan
dalam pembuatan makalah ini antara lain untuk menngetahui :

1. Pengertian dari kelistrikan, arus listrik, hambatan, dan tegangan listrik


serta hubungan di antaranya.
2. Benda – benda yang termasuk dalam konduktor, isolator, dan
semikonduktor.
3. Membahas mengenai sifat, jenis bahan, klasifikasi, dan karateristik dari
konduktor.

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian dan Sejarah Penemuan Listrik

Pada dasarnya, pengertian dan definisi listrik adalah merupakan daya atau
kekuatan yang ditimbulkan oleh adanya pergesekan ataupun melalui sebuah
proses kimia dimana hasil dari proses kimia tersebut bisa digunakan untuk
kemudian menghasilkan panas, cahaya, atau bahkan bisa dimanfaatkan untuk
menggerakkan sebuah mesin. Ada banyak hal dan kata yang berkaitan dengan
listrik itu sendiri. Dimana semua hal yang berkaitan dengan listrik sudah pasti
turut memanfaatkan energi dari listrik itu sendiri.

Sejarah awal ditemukannya listrik adalah oleh seorang cendikiawan Yunani


yang bernama Thales, yang mengemungkakan fenomena batu ambar yang bila
digosok - gosokkan akan dapat menarik bulu sebagai fenomena listrik. Kemudian
setelah bertahun - tahun semenjak ide Thales dikemukakan, baru kemudian
muncul lagi penapat - pendapat serta teori -teori baru mengenai listrik seperti yang
diteliti dan dikemukakan oleh William Gilbert, Joseph priestley, Charles De
Coulomb, AmpereMichael Farraday, Oersted, dll.

Pada percobaan William Gilbert (1733) seorang berkebangsaan Inggris


menyebut pada peristiwa Thales itu adalah elektrik atau listrik, ia mengambil kata
itu dari bahasa Yunani yaitu elektron atau batu ambar. Kemudian Charles du
Fay(antara 1698-1739) berkebangsaan Perancis, ia mengetahui bahwa elektrik itu
terdiri dari negatif (-) dan positif (+).

Sejauh itu banyak sekali penelitian tentang listrik dan pada tahun 1800 barulah
manusia bisa menikmati gunanya listrik. Pada tahun 1800 Alessandro Volta
berpendapat bahwa listrik itu seperti air dan berarti listrik itu sangat berguna
karena mempunyai tenaga, dan dari hasil kerja kerasnya ia pun berhasil membuat
baterai dan kita tahu bahwa baterai adalah sumber listrik.Lalu Michael Faraday,
penemuannya sama seperti Volta yaitu listrik, tetapi faraday berjasa sangat besar

3
dalam memajukan masalah listrik mengapa demikian karena Faraday berhasil
menemukan listrik dengan jalan gerakan-gerakan magnet yang dimana
penemuannya ini mendasari perlistrikan dewasa ini.

B. Sumber – Sumber Energi Listrik


1. Baterai

Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan


mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari
tiga komponen penting, yaitu:

a. batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)


b. seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
c. pasta sebagai elektrolit (penghantar)

Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan


listrik 1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang
dinamakan rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang
biasa terdapat pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan
baterai primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.

Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat


mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai
sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik
(irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi
kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction).

2. Akumulator

Akumulator (accu, aki) adalah sebuah alat yang dapat menyimpan energi
(umumnya energi listrik) dalam bentuk energi kimia. Contoh-contoh akumulator
adalah baterai dan kapasitor.Pada umumnya di Indonesia, kata akumulator
(sebagai aki atau accu) hanya dimengerti sebagai "baterai" mobil. Sedangkan di
bahasa Inggris, kata akumulator dapat mengacu kepada baterai, kapasitor,

4
kompulsator, dll. Di dalam standar internasional setiap satu cell akumulator
memiliki tegangan sebesar 2 volt. sehingga aki 12 volt, memiliki 6 cell sedangkan
aki 24 volt memiliki 12 cell.

Aki merupakan sel yang banyak kita jumpai karena banyak digunakan
pada sepeda motor maupun mobil. Aki temasuk sel sekunder, karena selain
menghasilkan arus listrik, aki juga dapat diisi arus listrik kembali. secara
sederhana aki merupakan sel yang terdiri dari elektrode Pb sebagai anode dan
PbO2 sebagai katode dengan elektrolit H2SO4.

3. Dinamo

Dinamo terdiri dari suatu magnet U dan suatu kumparan. Kumparan


dipasang di sekitar magnet yang berputar. Bila dinamo pada sepeda berputar,
kumparan yang berada di tengah magnet ikut berputar. Perputaran magnet
menyebabkan timbulnya arus listrik. Jadi, dinamo mengubah energi gerak menjadi
energi listrik.

4. Generator

Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energilistrik dari


sumber energi mekanik, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik.
Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik. Walau generator dan motor punya
banyak kesamaan, tapi motor adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi
energi mekanik. Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui
sebuah sirkuit listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah
ada di dalam kabel lilitannya.

Hal ini bisa dianalogikan dengan sebuah pompa air, yang menciptakan
aliran air tapi tidak menciptakan air di dalamnya. Sumber enegi mekanik bisa
berupa resiprokat maupun turbin mesin uap, air yang jatuh melakui sebuah turbin
maupun kincir air, mesin pembakaran dalam, turbin angin, engkol tangan, energi
surya atau matahari, udara yang dimampatkan, atau apa pun sumber energi
mekanik yang lain.

5
C. Penghantar Listrik

Penghantar ialah suatu benda yang berbentuk logam ataupun non logam yang
bersifat konduktor atau dapat mengalirkan arus listrik dari satu titik ke titik yang
lain. Penghantar dapat berupa kabel ataupun berupa kawat penghantar.

Kabel ialah penghantar yang dilindungi dengan isolasi dan keseluruhan inti
dilengkapi dengan selubung pelindung bersama. contohnya ialah kabel NYM, NYA
dan sebagainya.

Sedangkan kawat penghantar ialah penghantar yang tidak diberi isolasai


contohnya ialah BC (Bare Conductor), penghantar berlubang (Hollow
Conductor), ACSR (Allumunium Conductor Steel Reinforced). dsb.

Menurut PUIL 2000 tata nama untuk kawat berisolasi atau kabel yang berlaku
di Indonesia ialah sebagai berikut :

1. Penghantar :
 N ‐ Terbuat dari tembaga
 NA ‐ Terbuat dari allumunium
2. Isolasi :
 Y ‐ Isolasi dari PVC (Poli Vinil Chlorid)
 2Y ‐ Isolasi dari XLPE (Cross Linkage polyethiline)
3. Selubung Dalam :
 G ‐ Selubung dari karet
 2G ‐ Selubung dari karet butyl
 K ‐ Selubung dari timah hitam
 KL ‐ Selubung allumunium dengan permukaan licin
 KWK ‐ Selubung dari XLPE (Cross Linkage polyethiline)
 Y ‐ Selubung dari PVC
 2Y ‐ Selubung dari polytelin
 Z ‐ Selubung dari pita seng
4. Perisai :

6
 B ‐ Perisai dari pita baja
 F ‐ Perisai dari baja pipih
 L ‐ Perisai dari jalinan kawat baja
 Q ‐ Perisai dari kawat baja berlapis seng
 R ‐ Perisai kawat baja bulat 1 lapis (RR – 2 lapis)
 Z ‐ Perisai dari kawat baja yang mempunyai bentuk huruf “Z”.
5. Sepiral :
 D ‐ Sepiral anti tekan
 Gb ‐ Sepiral dari pita baja
6. Selubung Luar :
 A ‐ Selubung dari Yute
 Y ‐ Selubung dari PVC
7. Bentuk penghantar kabel :
 se ‐ Sektor Pejal
 sm ‐ Sektor Serabut
 re ‐ Bulat Pejal
 rm ‐ Bulat Serabut

D. Bahan – Bahan Listrik

Bahan – bahan yang berhubungan dengan arus listrik dibagi menjadi tiga
bagian yaitu:

1. Isolator

Isolator listrik adalah bahan yang tidak dapat atau sulit untuk mentransfer
muatan listrik. Dalam bahan isolasi terikat erat elektron valensi dalam atom.
Bahan-bahan ini digunakan dalam perangkat elektronik sebagai isolator, atau
menghambat aliran arus listrik. Isolator juga berguna sebagai beban atau
pemisahan antara konduktor tanpa membuat arus yang mengalir keluar atau hanya
antara konduktor. Istilah ini juga digunakan untuk nama alat yang digunakan
untuk mendukung kabel transmisi listrik pada tiang-tiang listrik.

7
Beberapa bahan :

a. Kaca, Kertas, atau Teflon adalah isolator yang sangat baik. Beberapa
bahan sintetis masih “cukup baik” digunakan sebagai insulator kabel.

b. Misalnya, plastik atau karet. Bahan-bahan ini dipilih sebagai isolator


kabel karena lebih mudah dibentuk / diproses sementara masih bisa
memblokir aliran listrik di tegangan menengah (ratusan, mungkin
ribuan volt).

2. Semikonduktor

Semikonduktor adalah bahan dengan konduktivitas listrik antara insulator


dan konduktor. Semikonduktor juga disebut setengah bahan elektrik konduktif.
Sebuah semikonduktor adalah sebagai isolator jika tidak diberi arus listrik dengan
cara dan sejumlah saat ini, tetapi suhu, aliran tertentu, prosedur dan persyaratan
fungsi kerja semikonduktor sebagai konduktor, tertentu seperti penguat saat ini,
penguat tegangan dan power amplifier.

3. Konduktor
a. Bahan penghantar ( konduktor )

Penghantar dalam teknik elektronika adalah zat yang dapat menghantarkan


arus listrik, baik berupa zat padat, cair atau gas. Karena sifatnya yang konduktif
maka disebut konduktor. Konduktor yang baik adalah yang memiliki tahanan
jenis yang kecil. Pada umumnya logam bersifat konduktif. Emas, perak, tembaga,
alumunium, zink, besi berturut-turut memiliki tahanan jenis semakin besar. Jadi
sebagai penghantar emas adalah sangat baik, tetapi karena sangat mahal harganya,
maka secara ekonomis tembaga dan alumunium paling banyak digunakan.

Bahan Penghantar (konduktor) adalah bahan yang menghantarkan listrik


dengan mudah. Bahan ini mempunyai daya hantar listrik (Electrical Conductivity)
yang besar dan tahanan listrik (Electrical Resistance) kecil. Bahan penghantar
listrik berfungsi untuk mengalirkan arus listrik. Perhatikan fungsi kabel,

8
kumparan/lilitan pada alat listrik yang anda jumpai. Juga pada saluran
transmisi/distribusi. Dalam teknik listrik, bahan penghantar yang sering dijumpai
adalah tembaga dan alumunium.

b. Sifat bahan konduktor

Yang termasuk bahan-bahan penghantar (konduktor) adalah bahan yang


memiliki banyak elektron bebas pada kulit terluar orbit. Elektron bebas ini akan
sangat berpengaruh pada sifat bahan tersebut. Jika suatu bahan listrik memiliki
banyak elektron bebas pada orbit-orbit elektron, bahan ini memiliki sifat sebagai
penghantar listrik. Bahan penghantar memiliki sifat-sifat penting, yaitu : Daya
Hantar Listrik Arus yang mengalir dalam suatu penghantar selalu mengalami
hambatan dari penghantar itu sendiri.

c. Jenis Bahan Konduktor

Bahan-bahan yang dipakai untuk konduktor harus memenuhi persyaratan-


persyaratan sebagai berikut:

1) Konduktifitasnya cukup baik.


2) Kekuatan mekanisnya (kekuatan tarik) cukup tinggi.
3) Koefisien muai panjangnya kecil
4) Modulus kenyalnya (modulus elastisitas) cukup besar.

Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai konduktor, antara lain:

1) Logam biasa, seperti: tembaga, aluminium, besi, dan sebagainya.


2) Logam campuran (alloy), yaitu sebuah logam dari tembaga atau
aluminium yang diberi campuran dalam jumlah tertentu dari logam
jenis lain, yang gunanya untuk menaikkan kekuatan mekanisnya.
3) Logam paduan (composite), yaitu dua jenis logam atau lebih yang
dipadukan dengan cara kompresi, peleburan (smelting) atau
pengelasan (welding).

9
d. Klasifikasi konduktor
1) Klasifikasi konduktor menurut bahannya:
a. Kawat logam biasa, contoh:
 BBC (Bare Copper Conductor).
 AAC (All Aluminum Alloy Conductor).
b. kawat logam campuran (Alloy), contoh:
 AAAC (All Aluminum Alloy Conductor)
 kawat logam paduan (composite), seperti: kawat baja
berlapis tembaga (Copper Clad Steel) dan kawat baja
berlapis aluminium (Aluminum Clad Steel).
c. kawat lilit campuran, yaitu kawat yang lilitannya terdiri
dari dua jenis logam atau lebih, contoh: ASCR (Aluminum
Cable Steel Reinforced).
2) Klasifikasi konduktor menurut konstruksinya:
a. Kawat padat(solid wire) berpenampang bulat.Kawat berlilit
terdiri dari 7-61 kawat padat yang dililit menjadi satu
,biasanya berlapis dan konsentris.
b. Kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat
berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar
yang besar.
3) Klasifikasi konduktor menurut bentuk fisiknya:
a. konduktor telanjang.
b. konduktor berisolasi, yang merupakan konduktor telanjang
dan pada bagian luarnya diisolasi sesuai dengan
peruntukan tegangan kerja, contoh:
 Kabel twisted.
 Kabel NYY
 Kabel NYCY
 Kabel NYFGBY

10
e. Karakteristik Konduktor

Ada dua jenis karakteristik konduktor,yaitu:

1. karakteristik mekanik, yang menunjukkan keadaan fisik dari


konduktor yang menyatakan kekuatan tarik dari pada konduktor
(dari SPLN 41‐8:1981, untuk konduktor 70 mm berselubung
AAAC‐S pada suhu sekitar 30 C, maka kemampuan maksimal dari
konduktor untuk menghantararus adalah 275 A).
2. karakteristik listrik, yang menunjukkan kemampuandari konduktor
terhadap arus listrik yang melewatinya(p y g y dari SPLN 41‐10 :
1991, untuk konduktor 70 mm2 berselubung AAAC‐S pada suhu
sekitar 30o C, makakemampuan maksimum dari konduktor
untukmenghantar arus adalah 275 A).

11
BAB III

KKESIMPULAN

Bahan Penghantar (konduktor) adalah bahan yang menghantarkan listrik


dengan mudah. Bahan ini mempunyai daya hantar listrik (Electrical Conductivity)
yang besar dan tahanan listrik (Electrical Resistance) kecil. Bahan penghantar
listrik berfungsi untuk mengalirkan arus listrik. Perhatikan fungsi kabel,
kumparan/lilitan pada alat listrik yang anda jumpai. Juga pada saluran
transmisi/distribusi. Dalam teknik listrik, bahan penghantar yang sering dijumpai
adalah tembaga dan alumunium.

12
DAFTAR PUSTAKA

http://gudang-sejarah.blogspot.co.id/2009/01/sejarah-listrik.html

http://bukudanartikel.mywapblog.com/asal-mula-listrik-dan-bagaimana-
listrik.xhtml

http://mudiantosmkn7sby.blogspot.co.id/2012/04/bahan-bahan-listrik.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Isolator_listrik

https://id.wikipedia.org/wiki/Semikonduktor

https://carapedia.com/pengertian_definisi_listrik_info3192.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Baterai

https://id.wikipedia.org/wiki/Generator_listrik

http://www.dosenpendidikan.com/pengertian-isolator-konduktor-dan-semi-
konduktor-menurut-ahli-fisika/

http://www.abdan-syakuro.com/2014/11/makalah-energi-listrik-sumber-
energi.html

http://www.nakhodaku.com/2012/12/teori-konduktor.html

13