Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS GENDOH
Jln. Genteng No.69 Telp(0333) 6318848 Gendoh – Sempu
Email : pkmgendoh@ymail.co.id
BANYUWANGI

KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS GENDOH


NOMOR : 188.4/ /429.114.35/2017

TENTANG

INVENTARISASI, PENGELOLAAN, PENYIMPANAN DAN PENGGUNAAN BAHAN


BERBAHAYA DI PUSKESMAS GENDOH

KEPALA UPTD PUSKESMAS GENDOH

Menimbang : a. bahwa dalam upaya untuk meningkatkan kualitas


pelayananan dan menjamin keamanan, keselamatan
pasien, petugas dan lingkungan dari bahan berbahaya;
b. bahwa untuk mewujudkan hal tersebut dapat dicapai
dengan Inventarisasi, Pengelolaan, Penyimpanan Dan
Penggunaan Bahan Berbahaya Di Puskesmas Gendoh;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan b,
maka perlu menetapkan Keputusan Kepala UPTD
Puskesmas Gendoh tentang Inventarisasi, Pengelolaan,
Penyimpanan dan Penggunaan Bahan Berbahaya di
UPTD Puskesmas Gendoh;

Mengingat : 1. Undang-Undang Kesehatan RI nomor 36 tahun 2009;


2. Peraturan Pemerintah RI nomor 101 tahun 2014 tentang
Pengelolaan Limbah Bahan berbahaya dan Beracun;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 tahun 2014
tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
nomor 56 tahun 2015 tentang Tata Cara dan persyaratan
tekhnis pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun
dari fasilitas pelayanan kesehatan;
5. Keputusan Kepala Bapedal nomor : KEP-
01/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata cara dan Persyaratan
tekhnis penyimpanan dan Pengumpulan Bahan Berbahaya

1
2

dan Beracun;

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS GENDOH TENTANG


INVENTARISASI, PENGELOLAAN, PENYIMPANAN DAN
PENGGUNAAN BAHAN BERBAHAYA DI PUSKESMAS
GENDOH.
KESATU : Inventarisasi, Pengelolaan, Penyimpanan Dan Penggunaan
Bahan Berbahaya Di UPTD Puskesmas Gendoh sebagaimana
tercantum dalam Lampiran surat keputusan ini.
KEDUA : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan
ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam
penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana terlampir.

Ditetapkan di : Banyuwangi
Pada Tanggal :
KEPALA UPTD PUSKESMAS GENDOH

SUKIDI, ST
Pembina/IVa
NIP.19630304 198803 1 019
NIP.
1
9

LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA UPTD


PUSKESMAS KARANGSARI
NOMOR:188.4/ /429.114.35/2017
TANGGAL :
3

A.PENDAHULUAN
Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan upaya
pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah medis padat, bahan berbahaya
dan beracun. Bahan berbahaya dan beracun yang digunakan di Puskesmas
Karangsari banyak digunakan untuk bahan pembersih dan sterilisasi.
Kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas baik Upaya kesehatan
perorangan dan upaya kesehatan masyarakat terkadang menggunakan bahan
berbahaya dan beracun yang dapat memberikan dampak negatif baik secara
langsung atau tidak langsung , dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan
hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan
hidup manusia dan makhluk hidup lain..
Oleh karena itu perlu upaya inventarisasi, pengelolaan , penyimpanan dan
penggunaaan bahan berbahaya secara benar sesuai dengan peraturan. (Peraturan
Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun
2015 Tentang Tata Cara Dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan
Berbahaya Dan Beracun Dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan).
B. PENGERTIAN
1. Limbah adalah sisa dari suatu usaha dan/atau kegiatan.
2. Bahan Berbahaya dan Beracun, yang selanjutnya disingkat B3, adalah zat,
energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/atau
jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan
dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup,
kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain.
C. INVENTARISASI,
Inventarisasi adalah pencatatan atau pendaftaran bahan yang karena sifat
kimia maupun kondisi fisiknya berpotensi menyebabkan gangguan pada kesehatan
manusia, kerusakan properti dan atau lingkungan .
Pada setiap unit layanan di fasilitas kesehatan , Puskesmas melakukan
inventarisasi bahan-bahan berbahaya dan beracun berdasarkan jenis, sifat dan
tanggal kadaluarsa. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk pengawasan dan
pengendalian serta pencegahan terhadap resiko yang ditimbulkan dari bahan
berbahaya pada pasien, petugas kesehatan dan lingkungan.

D.PENGELOLAAN
Pengelolaan bahan berbahaya dan beracun dari fasilitas pelayanan kesehatan
meliputi tahapan:
a. Pemilahan jenis bahan berbahaya;
4

b. Penyimpanan bahan berbahaya;


c. Pencatatan distribusi bahan berbahaya;
Pemilahan bahan berbahaya sebagaimana dimaksud dilakukan dengan cara
antara lain:
a. menghindari penggunaan material yang mengandung Bahan Berbahaya dan
Beracun apabila terdapat pilihan yang lain;
b. melakukan tata kelola yang baik terhadap setiap bahan atau material yang
berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan/atau pencemaran terhadap
lingkungan;
c. melakukan tata kelola yang baik dalam pengadaan bahan kimia dan bahan
farmasi untuk menghindari terjadinya penumpukan dan kedaluwarsa; dan
d. melakukan pencegahan dan perawatan berkala terhadap peralatan sesuai
jadwal.
e. pemilahan yaitu memisahkan bahan berbahaya berdasarkan jenis, kelompok,
dan/atau karakteristik .
E. PENYIMPANAN BAHAN BERBAHAYA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
1. Persyaratan Fasilitas Penyimpanan
a. Bangunan permanen, lantai kedap (impermeable, mudah dibersihkan
b. dapat dikunci untuk menghindari akses oleh pihak yang tidak berkepentingan.
c. Bebas serangga
d. ventilasi dan pencahayaan yang baik dan memadai.
e. berjarak jauh dari tempat penyimpanan atau penyiapan makanan.
3. Tempat Penyimpanan
a. Terdapat tempat / rak khusus
b. Dapat dikunci untuk menghindari akses oleh pihak yang tidak
berkepentingan
c. Jauh dari jangkauan anak kecil
d. Dilakukan pencatatan / inventarisasi secara benar.

F. PENGGUNAAN BAHAN BERBAHAYA


a. Menerapkan system “pertama masuk pertama keluar” ( FIFO)
b. Pengadaan produk bahan berbahaya dalam jumlah kecil pada produk mudah
kadaluwarsa
c. Menggunakan bahan berbahaya sampai habis
d. Memastikan tanggal kadaluwarsa pada produk
e. Mengurangi penggunaan produk bahan berbahaya dan mengganti dengan
produk tidak berbahaya.
5

KEPALA UPTD PUSKESMAS KARANGSARI

drg. INDAH DWI ERNAWATI., M. Kes


Pembina/IVa
NIP. 197305042003122005