Anda di halaman 1dari 13

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT

NOMOR : 026/SK/DIR/RSTS/VI/2015
TENTANG
KEBIJAKAN PEMBERIAN INFORMASI HAK DAN KEWAJIBAN/
TANGGUNG JAWAB PASIEN

MENIMBANG :

a. Bahwa dalam upaya untuk menjamin keberhasilan peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit
Tiara Sella secara berdaya guna dan berhasil guna, seiring dengan tuntutan masyarakat atas
mutu pelayanan kesehatan, maka Rumah Sakit Tiara Sella harus dikelola secara profesional
sesuai pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien.
b. Bahwa dalampemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien di Rumah Sakit Tiara Sella
dapat terlaksana dengan baik, maka perlu adanya peraturan kepala rumah sakit tentang
kebijakan pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien, sebagai landasan bagi
penyelenggara seluruh pelayanan di Rumah Sakit Tiara Sella.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir a dan b perlu ditetapkan
dengan keputusan kepala Rumah Sakit Tiara Sella.

MENGINGAT :

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit;


2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran;
3. Surat keputusan kepala Rumah Sakit tentang hak dan tanggung jawab pasien;
4. Pedoman standar Akreditasi Rumah Sakit dari Menkes dan KARS;

MEMUTUSKAN:

MENETAPKAN :

1
1. Peraturan Direktur Rumah Sakit Tiara Sella tentang kebijakan pemberian hak dan tanggung
jawab pasien di Rumah Sakit Tiara Sella
2. Kebijakan Rumah Sakit Tiara Sella dalam pemberian informasi hak dan tanggung jawab
pasien sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
3. Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemberian informasi hak dan tanggung jawab
pasien.
4. Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila dikemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya.

Ditetapkan di Bengkulu
Pada tanggal : ……………..
Direktur Rumah Sakit Tiara Sella

Dr. Indah Yuliati

2
Lampiran
Keputusan Direktur Rumah Sakit Tiara Sella
Nomor :
Tanggal :

KEBIJAKAN INFORMASI HAK DAN TANGGUNG JAWAB PASIEN

RUMAH SAKIT TIARA SELLA

 Kebijakan umum

Rumah Sakit Tiara Sella berhak memberikan informasi Hak dan Tanggung Jawab pasien
selama dalam perawatan di Rumah Sakit Tiara Sella.

 Kebijakan Khusus
a. Setiap pasien yang terdaftar sebagai pasien rawat inap maupun rawat jalan diRumah
Sakit Tiara Sella berhak mendapatkan informasi mengenai hak dan tanggung jawab
mereka dalam proses asuhan keperawatan.
b. Informasi secara tertulis mengenai hak dan tanggung jawab pasien diberikan kepada
setiap pasien.
c. Pernyataan tentang hak dan tanggung jawab pasien juga bias diperoleh dari staf rumah
sakit setiap saat, dalam bentuk banner.

Direktur Rumah Sakit Tiara Sella

Dr. Indah Yuliati

3
Lampiran
Keputusan Direktur Rumah Sakit Tiara Sella
Nomor : 026/SK/DIR/RSTS/VI/2015

PANDUAN
PEMBERIAN INFORMASI HAK DAN KEWAJIBAN/TANGGUNG JAWAB PASIEN

BAB I
DEFINISI

A. Latar Belakang

1. Setiap pasien itu unik, dengan kebutuhan, keunggulan, budaya dan kepercayaan masing-masing.
2. Rumah Sakit membangun kepercayaan dan komunikasi terbuka dengan pasien untuk
memahami dan melindungi nilai budaya, prikososial serta nilai spiritual pasien.
3. Hasil pelayanan pasien akan meningkat/bertambah baik bila pasien dan keluarga/mereka yang
berhak mengambil keputusan diikut sertakan dalam keputusan pelayanan dan proses dengan
cara yang sesuai dengan budaya.
4. Untuk meningkatkan hak pasien di Rumah Sakit, harus dimulai dengan mendefinisikan hak
tersebut, kemudian mendidik pasien dan staf tentang hak tersebut.
5. Pasien diberitahu hak mereka dan bagaimana harus bersikap.
6. Staf didikan untuk mengerti dan menghormati kepercayaan dan nilai-nilai pasien dan
memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan hormat sehingga menjaga martabat pasien.

B. Tujuan
Guna memberikan informasi tentang hak dan kewajiban pasien selama dalam perawatan, sebagai
bentuk kepedulian Rumah Sakit yang diterapkan untuk melindungi hak dan kewajiban pasien.

C. Pengertian
Hak adalah tuntutan seseorang terhadap sesuatu yang merupakan kebutuhan pribadinya sesuai
dengan keadilan, moralitas dan legalitas.
4
Kewajiban adalah tanggung jawab seseorang untuk melakukan sesuatu yang memang harus
dilakukan agar dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan haknya.

1. Peranan Hak
1) Hak dapat digunakan sebagai pengekspresian kekuasaan dalam konflik antara seseorang
dengan kelompok.
2) Hak dapat digunakan untuk memberikan pembenaran pada suatu tindakan. Dalam hal
ini, perawat tersebut mempunyai hak melakukan asuhan keperawatan sesuai dengan
kondisi dan kebutuhan pasien.
3) Hak dapat digunakan untuk menyelesaikan perselisihan. Dalam hal ini, perawat dapat
menerima tindakan pasien sepanjang tidak merugikan kesehatan pasien. Bila tidak
tercapai kesepakatan karena membatasi pasien, berarti ia mengingkari kebebasan pasien.
2. Jenis Hak
1) Hak untuk memilih/kebebasan yaitu hak orang-orang untuk hidup sesuai dengan
pilihannya dalam batas-batas yang telah ditentukan. Batas-batas ini merupakan
kebijakan Rumah Sakit dan suatu norma yang ditetapkan perawat.
2) Hak kesejahteraan yaitu hak-hak yang diberikan secara hukum untuk hal-hal yang
merupakan standar keselamatan spesifik dalam suatu bangunan atau wilayah tertentu.
3) Hak legislatif yaitu hak yang diterapkan oleh berdasarkan konsep keadilan.
3. Hak dan Kewajiban Pasien
Hak : Kekuasaan / kewenangan yang dimiliki oleh seseorang atau suatu badanhukum untuk
mendapatkan atau memutuskan untuk berbuat sesuatu.
Kewajiban : Sesuatu yang harus diperbuat atau yang harus dilakukan olehseseorang atau suatu
badan hukum.
Pasien : Penerima jasa pelayanan kesehatan di rumah sakit baik dalam keadaansehat maupun
sakit.
4. Hak Pasien
1) Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit;
2) Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien;
3) Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi;
4) Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan medis, standar
profesi dan standar prosedur operasional;

5
5) Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik
dan materi;
6) Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan;
7) Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang
berlaku di Rumah Sakit;
8) Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai
Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit;
9) Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya
(isi rekam medis)
10) Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan
medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis
terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan/tindakan medis yang
akan dilakukan terhadap dirinya;
11) Memberikan persetujuan atau menolak sebagian atau seluruh tindakan yang akan diberikan
oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya setelah menerima dan memahami
informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap dengan pengecualian yang diatur
dalam ketentuan peraturan perundang-undangan;
12) Didampingi keluarganya dan atau penasehatnya dalam keadaan kritis atau menjelang
kematian;
13) Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak
mengganggu pasien lainnya;
14) Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit;
15) Mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya;
16) Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan
yang dianutnya;
17) Menggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan
pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana;
18) Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui
media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

5. Kewajiban Pasien

6
1) Pasien dan keluarganya berkewajiban untuk mentaati segala peraturan dan tata tertib rumah
sakit
2) Pasien berkewajiban untuk mematuhi segala instruksi dokter dan perawat dalam
pengobatannya.
3) Pasien berkewajiban memberikan informasi dengan jujur dan selengkapnya tentang
penyakit yang diderita kepada dokter yang merawat.
4) Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban untuk melunasi semua imbalan atas jasa
pelayanan rumah sakit/dokter.
5) Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban memenuhi hal-hal yang telah
disepakati/perjanjian yang telah dibuatnya.
D. Prosedur
1. Untuk rawat inap
a. Perawat menerima pasien baru dan melakukan identifikasi pasien dengan meminta pasien
menyebutkan nama lengkap dan tanggal lahir
b. Perawat memberikan informasi dengan menjelaskan mengenai hak dan kewajibannya
termasuk didalamnya hak akan privasi pasien selama dalam perawatan.
c. Perawat melakukan koordinasi dengan pihak terkait sesuai dengan kebutuhan pasien guna
menjaga privasinya selama dalam perawatan :
1) Menutup acces masuk pengunjung (baik keluarga atau kearabat)
2) Menempatkan tanda/signage pada pintu masuk kamar
3) Memastikan preferensi pasien untuk gender atau jenis kelamin petugas yang diberi
izin masuk kamar
d. Pada semua tindakan atau pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter atau perawat dikamar
perawatan pastikan privasi pasien terlindungi dengan pintu dan tirai kamar tertutup
e. Untuk pasien yang akan transfer antar unit karena akan dilakukan pemeriksaan penunjang
atau pindah rawat/kamar, pastikan saat transfer privasi pasien terlindungi, contoh dengan
menggunakan selimut
f. Pastikan dokumen/file pasien terdapat pada tempatnya
g. Memastikan seluruh staff rumah sakit tidak membicarakan hal-hal yang menyangkut pasien
diarea umum

2. Untuk Pasien Rawat Jalan

7
a. Pada semua tindakan atau pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter atau perawat di ruang
konsultasi pastikan privasi terlindungi dengan pintu dan tirai ruang konsultasi tertutup.
b. Memastikan seluruh staff rumah sakit tidak membicarakan hal-hal yang menyangkut pasien
diarea umum

8
BAB II
RUANG LINGKUP

Hak pasien selalu dihubungkan dengan pemeliharaan kesehatan yang bertujuan agar pasien
mendapatkan upaya kesehatan, sarana kesehatan, danbantuan dari tenaga kesehatan yang memenuhi
standar pelayanan kesehatan yang optimal sesuai dengan UU No 44 tahun 2009 tentang Rumah sakit
1. Prinsip Dalam Pelayanan Kesehatan
2. Hak Pasien dan Keluarga
3. Kewajiban Rumah Sakit Dalam Menghormati Hak Pasien Dan Keluarga
4. Kewajiban Pasien

9
BAB III
TATALAKSANA PEMBERIAN HAK DAN TANGGUNG JAWAB PASIEN

A. Pada Saat Pendaftaran.


Pada saat pendaftaran, baik di rawat jalan maupun rawat inap, Petugas admisi memberi
penjelasankepada pasien dengan bahasa yang mudah dimengerti mengenai 18 butir hak pasien
berdasarkan Undang-Undang no 44 tentang Rumah Sakit selama pasien dirawat di Rumah Sakit dr.
Bratanata Pasien diberi pemahaman bahwa pasien sesungguhnya adalah penentukeputusan tindakan
medis bagi dirinya sendiri. Seperti yang tertera pada Undang-Undang No. 44 tahun 2009 tentang
Rumah Sakit, dimana Undang-Undang ini bertujuan untuk “memberikan perlindungan kepada
pasien”, “mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis”, dan “memberikan kepastian
hukum bagi pasien maupun dokter”.

B. Pada Saat Pengobatan.


Pada saat pasien berkunjung ke poliklinik atau sedang dirawat di ruangperawatan, akan
berlangsung tanya jawab antara pasien dan dokter(anamnesis),pasien harus bertanya (berusaha
mendapatkan hak pasien sebagai konsumen). Bila berhadapan dengan dokter yang tidak mau
membantu mendapatkan hak pasien, itu saatnya pasien mencari dokter lain atau mencari second
opinion ditempat lain.

C. Pada Saat Perawatan.


Selama dalam perawatan, pasien berhak mendapatkan privasi baik saatwawancara klinis, saat
dilakukan tindakan maupun menentukan siapa yang boleh mengunjunginya. Begitu pula untuk
pelayanan rohani, pasien berhak mendapatkan pelayanan rohani baik secara rutin maupun secara
insidensial manakala dibutuhkan.

10
BAB IV
DOKUMENTASI

A. Catat pada case note/catatan keperawatan tentang pemberian informasi hak dan tanggung jawab
pasien yang dikehendaki
B. Panduan hak dan tanggung jawab pasien
C. Formulir permintaan privasi pasien

REFERENSI :

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit


2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran
3. Surat keputusan kepala Rumah Sakit tentang hak dan tanggung jawab pasien
4. Pedoman standar Akreditasi Rumah Sakit dari Menkes dan KARS

11
PEMBERIAN INFORMASI HAK DAN KEWAJIBAN
PASIEN
No dokumen No. Revisi Halaman 1
015/HPK/RSTS/VI/2015

Tanggal terbit Ditetapkan


STANDAR
01 Juani 2015 Direktur
OPERASIONAL
PROSEDURE (SOP)
(dr. APRILYANI)

Pengertian Pelayanan yang diberikan kepada pasien yang dikhususkan dalam


pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien selama dalam
masa perawatan dirumah sakit. Bagian dari hak pasien yang menjamin
kerahasiaan pasien selama pasien mendapatkan pelayanan kesehatan
disuatu rumah sakit
Tujuan Memberikan perlindungan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan
hak pasien pada saat melakukan tindakan keperawatan dirumah sakit.

Rumah sakit menjunjung tinggi dan menjamin hak pasien terjamin


selama dalam pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Tiara Sella
Kebijakan 1. Setiap orang berhak atas kesehatan yang aman, bermutu dan
terjangkau.
2. Menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang
diperlukan,lingkungan yang sehat,informasi dan edukasi
kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab.
3. Mendapatan informasi tentang data kesehatan dirinya

12
1. Pastikan bahwa pasien mampu untuk mendengar dan
memahami penjelasan yang diberikan oleh petugas
Prosedur kesehatan. Bila tidak memungkinkan minta walinya untuk
mewakili pasien membuat persetujuan tertulis.
2. Jelaskan secara rinci,objektif dan dalam bahasa yang
dimengerti oleh pasien tentang prosedur yang akan
dilaksanakan, termasuk keuntungan,adanya resiko,tingkat
keberhasilan dan upaya mengatasi serta mengantisipasi
penyakit yang mungkin terjadi.
3. Sediakan cukup waktu dan kesempatan untuk bertanya atau
mendiskusikan kondisi pasien.
4. Mintalah pasien atau walinya untuk membuat pernyataan
tertulis tentang persetujuan tindakan medis
Unit Terkait 1. Rawat Inap
2. Rawat Jalan
3. Administrasi

13