Anda di halaman 1dari 5

KOMPONEN STRATEGI INTERNASIONAL

a. Kompetensi pembeda (Distinctive Competence)


Komponen strategi internasional yang pertama menjawab pertanyaan “ Hal
apa yang bisa kita lakukan secara luar biasa, terutama jika dibandingkan dengan para
pesaing kita ?”. Kompetensi pembeda perusahaaan dapat menjadi sebuah inovasi
teknologi, jaringan distribusi yang efisien, praktik organisasi yang unggul, atau nama
perusahaan yang dihormati. Kompetensi pembeda tersebut mewakili sumber daya
yang penting bagi perusahaan, perusahaan biasanya berharap untuk mengeksploitasi
keuntungan ini dengan memperluas operasinya ke berbagai pasar yang
memungkinkan sumberdayanya. Misalnya , Glasbau Hahn di Frankfurt membuat
lemari kaca dengan pengendali iklim dan pencahayaan optik fiber.

b. Lingkup Operasi ( Scope Of Operations )


Menjawab pertanyaan “ Dimanakah kita akan menjalankan bisnis?”. Lingkup
operasi dapat didefinisikan dalam istilah wilayah geografis, seperti negara, wilayah
dalam negara, atau sekelompok negara. Atau, lingkup yang berfokus pada celah pasar
berharag rendah, atau celah pasar khusus lainnya. Misalnya, lingkup geografi operasi
taman bermain Disney saat ini terdiri dari Amerika Serikat, Jepang, Prancis, dan
Hongkong dimana lingkup geografis dari distribusi film dan operasi penjualan
merchandise-nya berada dihampir 200 negara.
c. Penyebaran Sumber Daya ( Resour Deployment )
Menjawab pertanyaan “ Bagaimana kita seharusnya mengalokasikan suber
daya ke pasar tersebut?”. Penyebaran sumber daya dapat dikhususkan pada lini
produk, lini geografis atau keduanya, bagian dari perencanaan strategi ini menentukan
prioritas relatif bagi sumber daya perusahaan. Misal, Meskipun Disney memiliki
operasi taman bermain di empat negara, perusahaan tidak memiliki komitmen sumber
daya yang sama untuk tiap-tiap pasar. Disney tidak menginvestasikan apa pun di
Tokyo Disneyland dan membatasi investasi awal pada ekuitasnya di Disneyland Paris
hinga 49% dan di Hongkong hinga 43%.
d. Sinergi ( Synergy )
Menjawab pertanyaan” Bagaimana elemen bisnis kita yang berbeda-beda
dapat menguntungkan satu sama lain?”. Tujuan dari sinergi adalah menciptakan
situasi dimana keseluruhan lebih besar dibanding penjumlahan dari bagian-bagian.

MENGEMBANGKAN STRATEGI INTERNASIONAL

Perusahaa umumnya membawa manajemen strategi internasional dalam dua tahap


yang luas, yaitu perumusan strategi dan penerapan strategi. Perumusan strategi adalah
memutuskan apa yang akan dilakukan, sedangkan penerpan strategi adalah menjalankan
keputusan tersebut. Pada saat perumusan strategi, perusahaan menetapkan tujuannya serta
rencana strategi yang akan mengarahkan perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Dalam penerapan strategi perusahaan mengembangkan sejumlah taktik untuk
mencapai strategi internasional yang telah dirumuskan.
1. Pernyataan Missi ( Mission Statement)
Menjelaskan tujuan, nilai dan arah organisasi. Penyataan misi sering kalia
digunakan sebagai cara berkomunikasi dengan konstituen internal dan eksternal
serta pemangku kepentingan tentang arahan strategi perusahaan. Missi dapat
berupa faktor-faktor seperti target pelanggan dan pasar perusahaan, produk atau
jasa utama, daerah geografis, teknologi inti, kekhawatiran untuk tetap bertahan
hidup, rencana pertumbuhan dan profitabilitas, filosofi dasar, serta kesan publik
yang diingginkan. Misal IKEA “untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang
lebih baik bagi banyak orang”, Disney “menjadi salah satu produsen dan penyedia
hiburan serta informasi terkemuka” .

2. Pemindaian Lingkungan dan Analisis SWOT (SWOT Analysis)


SWOT adalah singkatan dari Strength ( kekuatan ), Weakness ( kelemahan ),
Oppurtunities ( peluang ), dan Threat ( ancaman ). Perusahhan biasanya memulai
analisis SWOT dengan melakukan pemindaian lingkungn (evironmental scan ),
koleksi data sistematik tentang semua elemen lingkungan eksternal dan internal
perusahaan , termasuk pasar, masalah peraturan, tindkana pesaing, biaya produksi,
serta produktivitas tenaga kerja.
3. Tujuan Strategis ( Strategic Goals)
Merupakan tujuan utama yang ingin dicapai perusahaan dengan cara
melakukan tindkana tertentu, berdasaran definisinya, tujuan-tujuan tersebut harus
dapat diukur, dapat dikerjakan dengan mudah, serta memiliki batasan waktu (
menjawab pertanyaan : “ berapa banyak, bagaimana, dan kapan ?”). Misal, Disney
menentukan tujuan strategi untuk Disneyland paris mengenai perkiraan
kunjungan, pendaftran, dan lain-lain.
4. Taktik ( Tactics )
Biasanya melibatkan manajer tingkat menengah dan memfokuskan pada detail
penerpan tujuan strategi perusahaan. Misal Grand Metropolitan, perusahaan
makanan Inggris besar, dan Guinnes, produsen alkohol dari Inggris yang
terkemuka , bergabung untuk membuat Diageo PLC, salah satu dari perusahaan
produk konsumen terbesar di dunia.
5. Kerangka Pengendalian ( Control Framework)
Merupkan rangkaian proses manejerial dan organisasi yang membuat
perusahaan tetap bergerak ke arah tujuan strateginya. Misanya, Disneyland Paris
menetapkan tujuan kunjungan pada tahun pertama sebanyak 12 juta pengunjung,
ketika semakin jelas bahwa tujuan ini tidak akan terpenuhi , perusahaan
memperbanyak iklan untuk membantu meningkatkan kunjungan dan sementara
menutup hotelnya demi memangkas biaya.

TINGKATAN STRATEGI INTERNASIONAL

a. Strategi perusahaan
Mencoba mendefinisikan wilayah bisnis mana yang diminatai perusahaan
untuk beroperasi.
 Strategi Bisnis Tunggal ( Single Business Strategy)
Meminta perusahaan agar bergantung pada bisnis,produk atau
layanan tunggal untuk seluruh pendaptan yang dihasilkan.
Keunggualan yang paling signifikan dari strategi ini adalah bahwa
perusahaan dapat memuuskan keseluruhan suber daya dan keahlian
pada stu produk atau layanan. Strategi ini juga meningkatkan kerentaan
perusahaan terhadap persaingan dan perubahan pada lingkungan
eksternal. Misanya, PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang dahulu
bernama IPTN merupakan perusahaan yag bergerak hanya dalam
bidang dirgantara. PT Dirgantara Indonesia (Persero) hanya
memproduksi bagian bagian pesawat terbang dan tidak memiliki bisnis
dibidang lain.
 Diversifikasi Berhubungan ( Related Diversification )
Suatu strategi perusahaan yang paling umum, meminta
perusahaan beroperasi pada beberapa bisnis, industri, atau pasar yang
berbeda tetapi pada dasarnya terkait pada saat yang bersamaan.
 Diversifikasi Tidak Berhubungan ( Unrelated Diversification )
Dimana sebuah perusahaan beroperasi pada beberapa industri
dan pasar yang tidak terkait. Misalnya GE memiliki bisnis yang
berbeda sebagi produsen rumah tangga dan bank inventasi ,
b. Strategi Bisnis
Berfokus pada bisnis, anak perusahaan, atau unit operasi di dalam perusahaan.
Perusahaan yang melakukan strategi perusahaan diversifikasi berhubungan atau
diversifikasi tidak berhubungan cenderung untuk megabungkan bisnis bersama
menjadi unit bisnis trategis ( strategic business unit )
 Strategi Difrensiasi ( Differentistion Strategy )
Merupakan strategi yang paling umum digunakan, strategi
tersebut berusaha untuk membangun dan mempertahankan citra (baik
nyata atau dirasakan ) dari produk atau jasa SBU yang pada dasarnya
berbeda dari produk atau jasa yang lain di segmen pasar yang sama.
Misal, Rolex menjual jam loncengnya diseluruh dunia dengan harga
tinggi , perusahaan membatasi perjanjian penjualan hanya kepada
beberapa penyalur di area tertentu, menekankan pada kualitas dan
status di iklannya, serta hanya kadang-kadang saja memberikan diskon
pada produknya. Perusahaan internasional lainya yang menggunakan
strategi difrensiasi secara efektif adalah Coca-cola, Nikon, Calvin
Klein dll.
 Strategi Kepemimpinan Biaya Menyeluruh ( Overall Cost Leadership
Strategy )
Mengharuskan perusahaan untuk berfokus pada pencapaian
prosedur operasi yang sangat efektif sehingga biayanya lebih rendah
dibanding pesaingnya. Hal ini membuat perusahaan bisa menjual
barang dan jasa pada harga rendah. Misal Bic Pen Company dari
Prancis telah mendominasi pasar pulpen didunia sejak didirikan pada
tahun 1945. Dengan memusatkan membuat pulpen semurah mungkin,
perusahaan bisa menjualnya dengan harga murah, jika digabungkan
volume produksi dan jaringan distribusi dunia bisa membuat Bic
unrung besar.
 Strategi Fokus ( Focus Strategy )
Mengharuskan suatu perusahaan agar menargetkan tipe-tipe
peroduksi khusus untuk kelompok atau wilayah pelanggan tertentu,
seperti peretail yang khusus menjual baju hamil atau baju untuk
pelangan yang berbdan besar dan tinggi. Melalui penggunaan strategi
tersebut perusahaan dapat mencocokan fitur produk tertentu untuk
kebutuhan kelompok konsumen tertentu.
c. Strategi Fungsional (
Strategi keuangan internasionl membahas isu-isu seperti
stuktur pasar modal yang diinginkan prusahaan, kebijkan investasi
kepemilikan nilai tukar, teknik mengurangi resiko, kebijkan utang dan
manajemen modal kerja. Strategi pemasaran membahas masalah
distibusi dan penjualan produk atau jasa perusahaan. Strategi operasi
internasional membahas penciptaan produk atau jasa perusahaan.
Strategi sumber daya manusia berfokus pada orang-orang yang bekerja
dalam suatu perusahaan
Strategi Fungsional berusaha menjawab pertanyaan : “
Bagaimana kita akan mengelola fungsi keungan, pemasaran, operasi,
sumber daya manuisa dan riset dan pengembangan melalui cara-cara
yang konsisten dengan perusahaan internasional dan trategi bisnis
kita?”.

(Mickey Mouse) sangat terkenal di seluruh dunia, Namun secara mengejutkan, kinerja
walt Disney Company sangat buruk dalam menanamkan modalnya ke potensi global
produknya. Usaha internasionalisasi pertamanya adalah taman hiburan. Taman
hiburan pertama di pasar luar negeri, Tokyo Disneyland dibuka pada tahun 1984.
Penelitian pasar juga menunjukkan bahwa orang Jepang sangat antusias dalam
mendukung idekeberadaan taman hiburan Disney di Jepang. Namun, untuk
mengurangi resiko, waltdisney tidak langsung menanamkan modalnya untuk
pendirian taman hiburan ini yang pada akhirnya menjadi keputusan yang disesali para
manajer disney, yang pada akhirnya sekelompok investor jepang yang membiayai
keseluruhannya dan mengalami sukses besar. Kesuksesan Tokyo Disneyland member
inspirasi bagi perusahaan itu mencari peluang di pasar luar negeri lainnya. Akhirnya
waltdisney memutuskan membangun taman hiburan lainnya di Paris dan
menamakannya Euro Disney. Namun sangat disayangnya, pilihan Disney sangatlah
tidak tepat resesi melanda seluruh Eropa sesaat pembukaan taman hiburan. Ketika
pendiriannya, banyak halangan yang terjadi mulai dari turunnya tingkat pembelian
masyarakat hingga regulasi pemerintah. Untungnya disney mulai mampu menangani
krisis ini pada tahun 2001. perusahaan ini membuka Tokyo Disney sea yang
berdekatan dengan tokyo disneyland . Tingkat kunjungan dan belanja Disneyland
Paris juga semakin membaik, dan taman hiburan Disney studio dibuka disana pada
tahun 2002 dan mampu menarik pengunjung lebih banyak lagi. Kesuksesannya
terusber lanjut seiring dengan meningkatnya tingkat pembelian di Paris dan dibukanya
cabang baru di Hongkong Namun Disney terus berusaha di wilayah lain untuk operasi
internasionalnya. Tujuannya untuk meningkatkan pendatan internasional . Keputusan
disney untuk membuka cabang-cabang tersebut memang sesuai dengan strateginya
untuk menjadi perusahaan global yang mampu memanfaatkan segala potensi
walaupun dihadapkan pada banyak masalah. Agar dapat bertahan di pasar global saat
ini,perusahaan harus cepat memanfaatkan kesempatan yang tersedia dimana saja di
seluruh dunia dan memberikan respon untuk melakukan perubahan yang muncul di
pasar domestic dan luar negeri. Untuk memperoleh pemahaman ini, perusahaan harus
membandingkankekuatan dan kelemahannya dengan pesaing di seluruh dunia menilai
perubahan politik,ekonomi, dan social yang mungkin terjadi di antara pelanggan
maupun calon pelanggan danmenganalisa dampak teknologi baru terhadap cara
berbisnis perusahaan. Keputusan Disney membangun Tokyo Disneyland, Disneyland,
Disneyland Paris, TokyoDisney sea, Disney studio paris dan hong kong Disneyland
sesuai dengan strateginya untukmenjadi perusahaan hiburan global. Para manajer
tingkat atas di Disney menyadari bahwamereka sedang bersaing dalam
memperebutkan dolar hiburan (euro, yen, dan pound) darikonsumen di seluruh dunia
dan keputusan untuk mengelola sumber daya perusahaan untukmencapai tingkat
profitabilitas, dan pangsa pasar yang diinginkan tergantung pada mereka.