Anda di halaman 1dari 57

SOSIALISASI LAPORAN

PENCAPAIAN TKDN

10 Agustus 2017

www.medcoenergi.com Delivering Value


MATERI

1. LANDASAN HUKUM
2. KEBIJAKAN TKDN
3. DEFINISI TKDN
4. KONSEP DASAR PERHITUNGAN TKDN
5. PERHITUNGAN TKDN BARANG
6. PERHITUNGAN TKDN JASA
7. PERHITUNGAN TKDN BARANG & JASA
8. SANKSI/PENALTI

2
3
LANDASAN HUKUM

Permen No. 11/M-


IND/PER/3/2006, Ps 2 Ayat Permen No. 15/M- Permen No. 02/M-
Keppres IND/PER/2/2011 IND/PER/1/2014
1
No. 80
Thn Permen No.
Permen No. 57/M- Permen No. 16/M-
2003, Ps 03/M-
IND/PER/7/2006 IND/PER/2/2011
40 Ayat IND/PER/1/201
1 4
Inpres No. 2 th 2009
PERPRES NO. 70
Permen No. 49/M-IND/PER/5/2009 2012 Keputusan DitJen
Migas no.
Permen No. 102/M- PERMEN ESDM 181.K/10/DJM.S/
IND/PER/10/2009 No. 15 Thn 2013 2014
Perpres No.54 th
2010

Surat
UU No. Keputusan No.
PTK 007 rev
22 KEP - PTK 007 rev III
PTK 007 rev II Thn 2011,
Tahun PTK 007 0066/SKKO0000 Thn 2015,
I Thn 2009, Buku Kedua
2001 rev-00 Thn /2013/SO Thn Buku Kedua
Buku Kedua Bab III
Tentang 2004, Buku 2013, Tentang Bab III
Bab III
Minyak Kedua Bab Perubahan
dan Gas VI Ketentuan Buku
Bumi Kedua PTK 007
Rev II

4
Permen ESDM No 15 Tahun 2013

(Berdasarkan Permen ESDM No 15 Tahun 2013)


Pasal 17
(1) Kontraktor atau Penyedia Barang dan/atau Jasa wajib melakukan Verifikasi atas
capaian TKDN gabungan beberapa jenis barang, gabungan beberapa jenis jasa, atau
gabungan barang dan jasa dengan ketentuan sebagai berikut:

a.Terhadap pengadaan gabungan beberapa jenis barang, gabungan beberapa jenis jasa, atau gabungan
barang dan jasa dengan nilai Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah) atau lebih dan nilai TKDN yang
dicapai 30% (tiga puluh persen) atau lebih wajib menggunakan jasa surveyor independen yang
memiliki kualifikasi untuk melakukan Verifikasi;

b. Terhadap pengadaan gabungan beberapa jenis barang, gabungan beberapa jenis jasa, atau gabungan
barang dan jasa dengan nilai Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) atau lebih sampai dengan kurang dari
Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah) dan nilai TKDN yang dicapai 30% (tiga puluh persen) atau
lebih dapat menggunakan jasa surveyor independen atau dilakukan oleh personil Kontraktor
yang memiliki kualifikasi untuk melakukan Verifikasi.

c. Terhadap pengadaan barang dan/atau jasa dengan nilai kurang dari Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar
rupiah), atau jenis jasa yang memiliki kompleksitas rendah, perhitungan capaian TKDN, dapat dilakukan
sendiri (self assessment) oleh personil Penyedia Barang dan/atau Jasa yang memiliki kualifikasi
untuk melakukan Verifikasi.

5
( PTK 007 REV 3 )

(PTK 007 REV 3 Buku kedua Bab XII butir 5.6)


Melakukan monitoring dan verifikasi realisasi nilai TKDN, komitmen lokasi pengerjaan di wilayah Negara Republik
Indonesia, komitmen pengerjaan oleh Perusahaan Dalam Negeri serta kerja sama dengan usaha kecil/koperasi kecil
sesuai Kontrak.

5.6.1. KKKS bertanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan pencapaian nilai TKDN oleh
Pelaksana Kontrak. Apabila pada tahap tertentu pencapaian TKDN lebih rendah daripada
rencana, Pelaksana Kontrak harus dapat memberikan penjelasan dan sekaligus menyampaikan
rencana pemenuhan kekurangan tersebut kepada KKKS.
5.6.2. Verifikasi realisasi nilai TKDN wajib dilakukan oleh KKKS merujuk pada ketentuan yang
diterbitkan oleh Kementerian yang membidangi kegiatan Hulu Migas.
5.6.5. Pelaksana Kontrak wajib memenuhi besaran pernyataan/komitmen TKDN sesuai dengan yang
telah tercantum dalam Kontrak.

6
Lanjutan…

5.6.5.1. Pelaksana Kontrak pada saat serah terima barang harus dapat membuktikan bahwa barang yang
diserahkan benar-benar diproduksi di dalam negeri sebagaimana dinyatakan dalam Kontrak dan/atau
menyerahkan salinan dari sertifikat TKDN yang diterbitkan oleh instansi pemerintah yang membidangi
perindustrian.
5.6.5.2. Pelaksana Kontrak wajib melaporkan capaian nilai TKDN kepada KKKS secara berkala sesuai tahapan yang
disepakati dalam Kontrak dan/atau pada akhir masa Kontrak, dengan melampirkan perincian
perhitungannya yang dibandingkan dengan perincian perhitungan pada Kontrak dan perubahannya jika
ada.

7
8
9

9
VERIFIKASI TKDN
Tujuan :
Untuk memastikan kebenaran realisasi pencapaian TKDN di akhir
pelaksanaan pekerjaan, dibandingkan dengan komitmen

Konsep verifikasi:

Komitmen vs Realisasi

VERIFIKASI - SETIAP TAHAP VERIFIKASI – DI AKHIR


PEKERJAAN PEKERJAAN
Pelaksanaan di setiap
Kemajuan Pekerjaan Pelaksanaan Di akhir
Pelaksanaan sesuai Periode kontrak
Waktu
10
110 MEDCO PT. Sucofindo PENYEDIA BARANG/JASA

Perintah Kerja Persiapan Verifikasi Pertemuan Awal

Verifikasi Dokumen Penyiapan Dokumen

Kunjungan Lapangan Melengkapi Dokumen dan


Informasi Lainnya
Verifikasi Teknik

Penilaian TKDN

Penyusunan Laporan

Penyampaian Hasil
QA / QC Verifikasi

Sertifikat/Laporan

11
12
DEFINISI TKDN

Barang

• Benda (material atau peralatan) yang didatangkan dalam bentuk utuh


maupun terurai yang mempunyai fungsi serta wujud yang khusus.

Jasa

• Layanan profesional untuk mencapai sasaran tertentu yang hasil akhirnya


bukan dalam bentuk barang yang bisa digunakan langsung.

Gabungan Barang dan Jasa

• Pekerjaan yang perencanaan teknis, penetapan spesifikasi dan pengawasan


pelaksanaannya dilakukan oleh Pengguna, sedangkan seluruh proses serta
pengerjaannya termasuk penyediaan tenaga kerja, peralatan dan material
yang diperlukan dilaksanakan oleh Penyedia.

13
14
KONSEP DASAR PENILAIAN

Berinvestasi
Produk Dalam di Indonesia
Negeri harus
diproduksi oleh
perusahaan
yang berlokasi di
Indonesia
Berproduksi
di Indonesia

15
Bahan • Dalam
Nilai
• Sifat kegunaan
Baku & Negeri
Perubahan • Wujud
Barang & dan nilai
Tenaga • Luar
Negeri • Fungsi Jasa ekonomi
yang lebih
Kerja tinggi

16
DASAR PENENTUAN TKDN

Negara Asal
Produsen Barang
Kewarganegaraan

Tenaga Bahan Baku


Kerja

Alat
kerja

Kepemilikan dan
asal alat kerja
TKDN
17
BATASAN PEHITUNGAN TKDN
Komponen Dalam Negeri
Komponen Barang : Di lakukan proses akhir fabrikasi sebahagian/
Dalam Negeri
Barang keseluruhan di Indonesia
Komponen biaya barang: dihitung sampai lokasi pengerjaan
(pabrik/workshop), merupakan biaya untuk memproduksi barang
(biaya material langsung, tenaga kerja langsung, factory overhead )
Komponen biaya pendukung: transportasi, handling, dan instalasi
Komponen non- Keuntungan, biaya tidak langsung perusahaan (company overhead),
biaya barang dan pajak keluaran dalam rangka penyerahan barang
Komponen  Jasa : Akhir Pengerjaan dilakukan sebahagian/
Dalam Negeri
Jasa keseluruhan di Indonesia
Komponen biaya: dihitung sampai di lokasi pengerjaan (on site),
merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan jasa (biaya
barang/peralatan tepasang/material, jasa tenaga kerja dan
konsultan, jasa alat kerja/fasilitas kerja, jasa umum.
Komponen non- Keuntungan, biaya tidak langsung perusahaan (company overhead),
biaya jasa dan pajak keluaran 18
Penilaian TKDN - Barang

19
LINGKUP KEGIATAN
18
Pengadaan Barang meliputi pembelian barang, baik untuk
kepentingan pengisian persediaan (inventory) atau untuk
dipergunakan secara langsung dalam kegiatan operasi/proyek,
maupun pembelian peralatan (equipment).
Pengadaan barang dapat dilakukan untuk:
• Membeli barang atau peralatan hasil produksi masal (mass
product) dari Pabrikan atau pedagang; atau MASS PRODUCT
• Membeli barang pesanan dari bengkel (workshop) atau
pabrikator barang atau peralatan yang harus dibuat/dipabrikasi
terlebih dahulu dengan desain tertentu (tailor made).
CUSTOMIZED PRODUCT

20
KOMPONEN TKDN BARANG

Biaya
Biaya Factory
Tenaga
Material Overhead
Kerja

Biaya Produksi

21
Harga Jual

7.500.000
Harga Pokok
Keuntungan Pajak
Penjualan

900.000 600.000 6.000.000

Biaya
Biaya Komersial Manufaktur
360.000
5.640.000
Beban Beban BAHAN TENAGA FACTORY
Pemasaran Administrasi BAKU KERJA OVERHEAD
4.230.000 560.000 850.000
22
SERTIFIKAT TKDN BARANG

Jika keaslian sertifikat


diragukan :
• Meminta legalisasi dari
Kementerian Perindustrian
• Meminta klarifikasi dari verifikator
• Terdapat barcode resmi dari
Kementerian Perindustrian
• Melihat dari Daftar Inventarisasi
Barang/Jasa Produksi Dalam
Negeri yang dapat diakses dari
website Kementerian
Perindustrian

Berlaku selama 3 tahun


- Perhitungan TKDN dilakukan terhadap setiap jenis barang
Jenis Barang merupakan barang yang diproduksi berdasar proses
produksi dan bahan baku (material) yang sama
23
23
Pembelian Dalam
Negeri

TKDN (?) Di Produksi di Indonesia :


Memiliki Nilai TKDN (...%)

24
Perhitungan TKDN Jasa

25
LINGKUP KEGIATAN
18
1. Pekerjaan Konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian rangkaian
kegiatan perencanaan dan/atau pelaksanaan beserta pengawasan
yang mencakup pekerjaan arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal
dan tata lingkungan masing-masing beserta kelengkapannya untuk
mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain.
2. Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang
membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang
mengutamakan adanya olah pikir.
3. Jasa Lainnya adalah jasa yang membutuhkan kemampuan tertentu
yang mengutamakan keterampilan (skillware) dalam suatu sistem
tata kelola yang telah dikenal luas di dunia usaha untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan atau segala pekerjaan dan/atau
penyediaan jasa selain Jasa Konsultansi, pelaksanaan Pekerjaan
Konstruksi dan Pengadaan Barang. 26
Nilai Kontrak / PO

Keuntungan Total Biaya Operasional


Pajak Keluaran
Jasa

Biaya Umum
Perusahaan
Biaya Jasa

Material Pembantu

Peralatan & Fasilitas


Kerja

Tenaga Kerja &


Konsultan

Biaya Jasa Umum

27
TKDN jasa dihitung berdasarkan perbandingan antara harga jasa
keseluruhan dikurangi harga jasa luar negeri terhadap harga jasa
keseluruhan.

Harga jasa keseluruhan sebagaimana dimaksud merupakan biaya yang


dikeluarkan untuk menghasilkan jasa yang dihitung sampai di lokasi
pengerjaan (on site), namun tidak termasuk keuntungan, biaya tidak
langsung perusahaan (company overhead), dan pajak keluaran

28
FORM REKAP.TKDN JASA

Permen
ESDM No.
15 Thn
2013

29
Mengacu
kepada Buku
APDN

Ditentukan
Oleh KKKS

Komitmen
Perusahaan

Diisikan
dengan
mengacu
kepada
PERMEN
ESDM No.
15 Tahun
2013

30
KOMPONEN PERHITUNGAN

Material Terpakai adalah:


komponen/bagian/bahan baku yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan

Harga pembelian

Biaya pengiriman, biaya bongkar muat, biaya sewa gudang di pelabuhan

Pajak Dalam Rangka Impor

Biaya Penerimaan dan Pemeriksaan

31
Peralatan Kerja : Digunakan sebagai alat kerja dalam rangka
pemenuhan ruang lingkup pekerjaan sebagaimana dinyatakan
dalam kontrak

Fasilitas kerja : fasilitas yang menunjang pelaksanaan pekerjaan


sebagaimana dinyatakan dalam kontrak

Biaya rental/ depresiasi peralatan

Biaya rental/ depresiasi fasilitas kerja

Bangunan/ Tanah Pabrik dan atau kantor.

32
PENILAIAN TKDN ALAT/KERJA
(Sesuai Permen ESDM No 15 Thn 2013)
Asal
Kepemilikan Nilai TKDN
Alat Kerja
Perusahaan Dalam Negeri 100%
DN Perusahaan Nasional 75%
Perusahaan Asing 50%
Perusahaan Dalam Negeri 75%
LN Perusahaan Nasional 50%
Perusahaan Asing 0%
Perusahaan Dalam Negeri adalah perusahaan nasional dimana lebih dari
Minimal 51% dari saham yang memiliki hak suara (voting right), hak dividen dan hak Kendali
Manajemen dimiliki oleh perseorangan Warga Negara Indonesia, BUMN/D, pemerintah daerah
dan/atau Negara RI.
Minimal 2/3 anggota direksi, termasuk pimpinan tertinggi perusahaan dan anggota direksi yang
bertanggungjawab atas pengelolaan keuangan dan strategi bisnis, adalah Warga Negara Indonesia.
33
Tenaga Kerja & Konsultan:
Tenaga kerja yang terlibat dalam proyek secara langsung
(terkait dengan pelaksanaan penyelesaian pekerjaan)

Gaji

Pajak Penghasilan

Lembur

Tunjangan tunjangan yang diberikan

Contoh. Manager Proyek, Site manager, Supervisor, Drafter, Engineer

34
4. Jasa Umum

Biaya yang dikeluarkan untuk pekerjaan atau pengurusan untuk memperlancar


kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan gab.barang dan jasa yang
sedang dilakukan

Kalibrasi

Sertifikasi

Mobilisasi

Listrik

Asuransi

Penginapan dll
35
Perhitungan TKDN Gabungan
Barang & Jasa

36
PERHITUNGAN TKDN GAB.BARANG &
JASA

Contract Value /
PO

Tax Profit Project Total Cost

Cost Company Project Cost

Goods Service

Material Used Alat Kerja

Installed Personel
equipment
Construction &
Fabrication

Other Service

37
FORM REKAP.TKDN

Barang

JAsa

Permen
ESDM No. 15
Thn 2013

38
KOMPONEN PERHITUNGAN

Material Terpakai adalah:


komponen/ bagian/ bahan baku yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan.

Harga pembelian

Biaya pengiriman, biaya bongkar muat, biaya sewa gudang di pelabuhan

Pajak Dalam Rangka Impor

Biaya Penerimaan dan Pemeriksaan

39
Peralatan terpasang:
Peralatan yang merupakan bagian dari paket
pekerjaan dan menjadi milik KKKS ketika pekerjaan
selesai.
Harga pembelian

Biaya pengiriman, biaya bongkar muat, biaya sewa gudang di pelabuhan

Pajak Dalam Rangka Impor

Biaya Penerimaan dan Pemeriksaan

40
Material Terpakai
Peralatan Terpasang
Suatu bagian yang
belum memiliki fungsi Suatu bagian yang telah
tertentu dan akan memiliki fungsi tertentu
diintegrasikan ke dalam dan akan diintegrasikan
produk akhir atau paket ke dalam produk akhir
pekerjaan atau paket pekerjaan
Contoh: Contoh:
Pipa Pompa
Plat Mesin Diesel
Casing Komputer
Kabel Wellhead
Consumable material
(Gas, kawat las dll)
41
Personil/Konsultan:
Tenaga kerja yang terlibat dalam manajemen proyek dan
fungsi perekayasaan (tidak terkait langsung dengan
pekerjaan konstruksi maupun fabrikasi)

Gaji

Pajak penghasilan

Lembur

Tunjangan

Dan sebagainya

42
Peralatan : Digunakan sebagai alat kerja dalam rangka
pemenuhan ruang lingkup pekerjaan sebagaimana dinyatakan
dalam kontak

Fasilitas kerja : fasilitas yang menunjang pelaksanaan pekerjaan


sebagaimana dinyatakan dalam kontrak

Biaya rental/ depresiasi peralatan

Biaya rental/ depresiasi fasilitas kerja

Bangunan/ Tanah Pabrik dan atau kantor.

43
PENILAIAN TKDN ALAT/KERJA
(Sesuai Permen ESDM No 15 Thn 2013)
Asal
Kepemilikan Nilai TKDN
Alat Kerja
Perusahaan Dalam Negeri 100%
DN Perusahaan Nasional 75%
Perusahaan Asing 50%
Perusahaan Dalam Negeri 75%
LN Perusahaan Nasional 50%
Perusahaan Asing 0%
Perusahaan Dalam Negeri adalah perusahaan nasional dimana lebih dari
Minimal 51% dari saham yang memiliki hak suara (voting right), hak dividen dan hak Kendali
Manajemen dimiliki oleh perseorangan Warga Negara Indonesia, BUMN/D, pemerintah daerah
dan/atau Negara RI.
Minimal 2/3 anggota direksi, termasuk pimpinan tertinggi perusahaan dan anggota direksi yang
bertanggungjawab atas pengelolaan keuangan dan strategi bisnis, adalah Warga Negara Indonesia.
44
Peralatan terpasang Alat Kerja

Peralatan yang akan Peralatan yang


dipasang dan digunakan untuk
menjadi bagian dari menyelesaikan
pekerjaan yang pekerjaan. Pada saat
dilakukan. Pada penyelesaian
akhir pekerjaan, pekerjaan, peralatan
peralatan tersebut tersebut tetap
menjadi milik menjadi milik
pengguna penyedia barang/jasa
barang/jasa.
Example: 45
Konstruksi:
Tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pekerjaan di
lapangan / lokasi proyek
Fabrikasi:
Tenaga kerja yang terlibat langsung di lokasi workshop.

Upah

Pajak Penghasilan

Lembur

Tunjangan

Dan sebagainya 46
Jasa Umum adalah:
Jasa-jasa lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan proyek
berdasarkan ketentuan dalam kontrak.

Asuransi

Utilities (Listrik, Air, Telekomunikasi)

Biaya perawatan dan sertifikasi alat kerja

Biaya sertifikasi HSE, quality assurance dan biaya sertifikasi lainnya

Jasa lain yang dilakukan oleh pihak ketiga.

47
DOKUMEN PENDUKUNG
Description Dokumen pendukung Keterangan
Tenaga Kerja 1. KTP / Passport Tenaga kerja yang terlibat
2. Slip gaji / surat pernyataan gaji bermaterai yang
ditandatangani dan stempel pejabat yang
berwenang PERHITUNGAN TKDN
3. Untuk biaya-biaya jasa terkait personel harus DILAKUKAN
disertai dokumen pendukung. BERDASARKAN DATA YANG
Alat Kerja 1. Akte perusahaan terakhir DAPAT DIPERTANGGUNG
(Dimiliki Sendiri) 2. Invoice pembelian alat kerja JAWABKAN.
3. perhitungan depresiasi alat kerja (berdasarkan DALAM HAL DATA YANG
laporan keuangan tahun terakhir perusahaan yang DIPERGUNAKAN DALAM
di ttd pejabat berwenang dan bermaterai atau PERHITUNGAN TKDN
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik). TIDAK DAPAT
Alat Kerja 1. Invoice/PO/Penawaran sewa alat kerja DIPERTANGGUNG
(Disewa) 2. Akte Perusahaan yang menyewakan alat tersebut JAWABKAN, NILAI TKDN
UNTUK KOMPONEN YANG
Bahan 1. Invoice/PO/Penawaran material BERSANGKUTAN DINILAI
baku/Material 2. Mill Certficate NIHIL. (Berdasarkan
3. Sertifikat TKDN Mass Produk dari Kemenperin (jika Peraturan Menteri ESDM
belum ada, dapat membuat self assesment sesuai No. 15 2013, Pasal 16 AYAT
aturan yang berlaku berikut dokumen 2
pendukungnya).

48
DATA BASE TKDN
PRODUK

Produksi Dalam Negeri Daftar Inventarisasi Barang


/ Jasa Produk

http://www.kemenperin.go.id/ > Produksi Dalam Negeri 49


139

Website Migas = http://migas.esdm.go.id/apdn/


50
127

51
128

Realisasi TKDN < Komitmen TKDN

Sanksi Administrasi

Sanksi Penalti

52
133

5.7. Mengenakan Sanksi berupa:


5.7.1. 5.7.2. Bilamana setelah pelaksanaan Kontrak, pencapaian persentase dan nilai TKDN kurang dari komitmen
yang tertulis dalam Kontrak, maka kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi administrasi dan/atau

finansial sebagai berikut:

5.7.2.1. Sanksi Administrasi:


5.7.2.1.1. Gagal memenuhi komitmen dalam Kontrak dikenakan sanksi:
5.7.2.1.1.1. Kategori merah, apabila:
5.7.2.1.1.1.1. Nilai realisasi TKDN lebih kecil dari 90% dari komitmen TKDN dalam Kontrak;
5.7.2.1.1.1.2. Nilai realisasi TKDN lebih rendah dari batasan minimal TKDN yang ditetapkan pada saat Tender;
5.7.2.1.1.1.3. Gagal memenuhi komitmen pengerjaan di wilayah Republik
Indonesia dalam Kontrak; dan/atau
5.7.2.1.1.1.4. Gagal memenuhi komitmen pengerjaan oleh Perusahaan Dalam Negeri dalam Kontrak.
5.7.2.1.1.2. Kategori kuning, apabila:
5.7.2.1.1.2.1. Gagal memenuhi nilai TKDN lebih besar atau sama dengan 90% terhadap komitmen TKDN dalam
Kontrak; atau
53
5.7.2.2.2. Pengenaan sanksi finansial dilakukan sebagai berikut:
5.7.2.2.2.1. Pencapaian realisasi nilai TKDN pada pelaksanaan Kontrak, apabila diaplikasikan pada
evaluasi penawaran tidak mengubah peringkat pemenang. Besarnya sanksi adalah
selisih perhitungan harga evaluasi penawaran (HEP) sesuai nilai pernyataan TKDN
pada penawaran harga evaluasi penawaran (HEP) berdasar realisasi nilai TKDN.
5.7.2.2.2.2. Pencapaian realisasi nilai TKDN pada pelaksanaan Kontrak, apabila diaplikasikan pada
evaluasi penawaran mengubah peringkat pemenang.
Besarnya sanksi adalah selisih perhitungan harga evaluasi penawaran (HEP) sesuai
nilai pernyataan TKDN pada penawaran dengan harga evaluasi penawaran (HEP)
berdasar realisasi nilai TKDN ditambah selisih nilai penawaran yang dimenangkan
dengan nilai penawaran peringkat II dalam evaluasi harga.
Perhitungan sanksi finansial ini mengikuti cara sebagaimana pada lampiran SC-20.

54
Sanksi Administrasi

MERAH
KUNING KKKS harus mengeluarkan surat sanksi
HITAM
kategori merah yang ditandatangani Penyedia Barang/Jasa yang terkena
KKKS harus mengeluarkan Pimpinan Tertinggi KKKS. sanksi kategori hitam dilarang
surat peringatan sanksi mengikuti kegiatan Pengadaan
kategori kuning yang Penyedia Barang/Jasa yang terkena sanksi Barang/Jasa di lingkungan KKKS yang
kategori merah, dilarang mengikuti kegiatan bersangkutan selama masa dua
ditandatangani Pimpinan tahun sejak tanggal pemberian
pengadaan baru selama masa satu tahun
Tertinggi fungsi Pengadaan berikutnya di lingkungan KKKS yang sanksi.
di KKKS. bersangkutan.
Penyedia Barang/Jasa dapat
Masa berlaku surat Menjelang batas waktu sanksi telah berakhir,
mengikuti kegiatan pengadaan
peringatan selama enam kembali, Penyedia Barang/Jasa masih
Penyedia Barang/Jasa berkewajiban untuk
mengajukan surat kepada KKKS yang harus membuktikan perbaikan yang
bulan terhitung mulai telah dilakukan selama satu tahun
bersangkutan disertai pernyataan permintaan
sejak dikeluarkannya surat untuk dapat kembali mengikuti kegiatan berikutnya;
peringatan. pengadaan di lingkungan KKKS.
Apabila Penyedia Barang/Jasa
Surat permintaan harus dilampiri dengan pernyataan kembali terkena sanksi kategori
disertai bukti atas perbaikan yang telah dilakukan oleh
Penyedia Barang/Jasa agar kejadian serupa tidak hitam dari KKKS yang bersangkutan
Setelah berakhirnya masa berulang. Jika Penyedia Barang/Jasa tidak mengajukan atau KKKS lainnya dalam periode
permintaan, maka Penyedia Barang/Jasa yang sanksi pelanggaran kategori hitam
peringatan, Penyedia bersangkutan belum dapat mengikuti kegiatan yang masih berlaku ditambah masa
Barang/Jasa masih harus pengadaan.
percobaan selama setahun sesudah
membuktikan perbaikan sanksi kategori hitam awal, kepada
yang telah dilakukan Setelah Penyedia Barang/Jasa dapat Penyedia Barang/Jasa dikenakan
mengikuti kegiatan pengadaan kembali, sanksi kategori hitam selama satu
selama enam bulan Penyedia Barang/Jasa masih harus tahun di seluruh KKKS
berikutnya. membuktikan perbaikan yang telah dilakukan
selama satu tahun berikutnya.
55
Sanksi Finansial
132 1. Kegagalan Pencapaian Realisasi TKDN Tidak Menyebabkan Perubahan
Peringkat Pemenang.
Besar sanksi adalah selisih perhitungan normalisasi
harga yang dimenangkan dengan normalisasi atas
TKDN Realisasi
2. Perhitungan TKDN merubah peringkat pemenang

Besar sanksi adalah selisih nilai penawaran yang


dimenangkan dengan penawaran terbaik yang
dikalahkan ditambah selisih perhitungan normalisasi
harga yang dimenangkan dengan normalisasi atas
TKDN Realisasi

56
PADMA Award ISO/IEC 20000-1:2011 Kecelakaan Nihil 2007 Social Business SCMCF 2013 MAKE Award Social Empowerment
2003 & 2007 Innovation 2013 The Best 2007 Award 2007
KPI-KKKS Cat-II

Terima Kasih
PT Medco E&P Indonesia
The Best KPI KKKS Green PROPER
2009 s/d 2016
Gold PROPER Memiliki Semangat Juara!
Category II 2011 s/d 2016
SCMCF 2012

Indonesia Green Perhumas Ing Griya ISO CDM Award 2007, E-Company Award MDGs Award 2009 Penghargaan Energi
Company 2008 14001:2004 2010 & 2011 2009 Pratama 2011
Achievement 2012 (2007 & 2009)