Anda di halaman 1dari 32

MAKALAH

KESEMBANGAN IS-LM

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Makro
Dosen Pengajar : Dudi Hendaryan S.E,. M.M.

Disusun oleh :
Kelas : III AK-B2
Kelompok :2
Anggota Kelompok :

1. Dede Deni 41152020160156


2. Firna Destianti 41152020160172
3. Gesti Nurendah Purnamasari 41152020160136
4. Neni Astini 41152020160134
5. Resita Sari 41152020160154
6. Rima Sulaeha 41152020160096
7. Samiatul Mukarommah 41152020170093
8. Suci Hafizah G 41152020160049

UNIVERSITAS LANGLANGBUANA
FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI AKUNTANSI
Jl. Karapitan No.116 Bandung 40261
2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tiada


hentinya memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua.
Shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW
sehingga Penulis dapat selesai tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk


memenuhi salah satu tugas mata kuliah Ekonomi Makro mengenai
pembahasan “Keseimbangan IS-LM”.

Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih


kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, dorongan,
bimbingan dan arahan dalam penyelesian penulisan makalah ini.

Dalam makalah ini, penulis menyadari masih jauh dari


kesempurnaan, untuk itu segala saran dan kritik guna perbaikan dan
kesempurnaan sangat kami nantikan. Semoga makalah ini bisa
bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya.

Bandung, 17 Oktober 2017

Penulis

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.....................................................................................1

DAFTAR ISI..................................................................................................2

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................3

1.1 Latar Belakang .................................................................................3

BAB II PEMBAHASAN................................................................................4

2.1 Keseimbangan di Pasar Barang (Kurva IS)......................................4


2.2 Keseimbangan di Pasar Uang (Kurva L-M)....................................13
2.3 Keseimbangan IS-LM......................................................................24

BAB III PENUTUP.....................................................................................30

3.1 Kesimpulan......................................................................................30

DAFTAR PUSTAKA...................................................................................31

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


2
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Kegiatan konsumsi pada pokoknya dideterminasi (ditetapkan) oleh


pendapatan. Ketika pendapatan bertambah maka konsumsi akan ikut
bertambah sehingga Permintaan Total (Aggregate Demand) dapat diperoleh.
Sedangkan penawaran adalah keseluruhan jumlah barang yang bersedia
ditawarkan pada berbagai tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Jika
harga naik, jumlah barang yang ditawarkan bertambah. Begitu juga ketika
harga turun, maka jumlah barang yang ditawarkan juga turun atau semakin
sedikit.

Gambaran tentang permintaan total dan penawaran total berdampak


terhadap keseimbangan, baik itu penggambaran kurva IS, LM, Phillips dan
lainnya. Suku bunga merupakan salah satu variabel dalam perekonomian
yang senantiasa diamati secara cermat karena dampaknya yang luas. Ia
mempengaruhi secara langsung kehidupan masyarakat keseharian dan
mempunya dampak penting terhadap kesehatan perekonomian.Ia
mempengaruhi keputusan seseorang atau rumah tangga dalam
mengkonsumsi, membeli rumah, membeli obligasi, atau menaruhnya dalam
rekening tabungan. Suku bunga juga mempengaruhi keputusan ekonomis
bagi pengusaha atau pimpinan perusahaan apakah akan melakukan
investasi pada proyek baru atau perluasan kapasitas.

Jadi dapat kita ketahui bersama ketika suku bunga tinggi, otomatis orang
akan lebih suka menyimpan uang mereka di bank karena ia akan mendapat
bunga yang tinggi. Sebaliknya jika suku bunga rendah masyarakat
cenderung tidak tertarik lagi untuk menyimpan uangnya di bank dan akan
menarik dana mereka yang ada di bank. Dalam hal ini ternyata tingkat suku
bunga sangat mempunyai pengaruh penting terhadap minat masyarakat
terhadap dunia perbankan. Hal ini berpengaruh juga terhadap investasi yang
akan ditanamkan pada sebuah sector usaha.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


3
BAB II

TEORI DAN PEMBAHASAN

Keseimbangan ekonomi secara umum (general of simultaneons) melalui


analisis IS-LM merupakan teori-teori ekonomi yang memadukan ide-ide
aliran klasik dan aliran Keynes. Model IS-LM awalnya dikembangkan oleh
Hicks (1937)sebagai interpretasinya atas buku Keynes, The General
Theory (1936). Menuirut Hicks yang dimaksudkan Keynes tentang
keseimbangan ekonomi secara umum adalah penggabungan keseimbangan
antara keseimbangan di pasar barang dan keseimbangan di pasar uang.
Interpretasi Hicks dikembangkan lebih lanjut oleh Alvin P. Hansen (1940).
Karena itu Model IS-LM disebut juga model Hicks-Hansen. (Pratama R. &
Mandala M., 2004).

A. Keseimbangan di Pasar Barang ( Kurva IS)

Keseimbangan pasar barang dan pasar jasa merupakan keseimbangan di


sector riil yaitu keseimbangan antara Aggregate Supply (AS ) dan Aggregate
Demand (AD). Indicator keseimbangan di tandai dengan tingkat tabungan
(saving) yang mewakili sisi AS sama dengan investasi yang mewakili sisi AD
keseimbangan sektor riil atau pasar barang dan jasa dikaitkan dengan nilai
investment = saving ( I = S). kseseimbangan tersebut secara grafis
dinyatakan dengan kurva IS.

Kurva I-S di definisikan sebagai kurva yangn menunjukan hubungan antara


berbagai tingkat bunga dan pendapatan nasional yang memungkinkan pasar
barang dan jasa dalam keseimbangan.

Terjadinya keseimbangan barang dan jasa ditandai dengan S = I. untuk


analisisnya perlu diketahui fungsi tabungan (saving) dan fungsi investasi.
Kedua fungsi saving dan fungsi investasi di asumsikan dalam bentuk liniear.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


4
Fungai tabungan S = F (y) memberi arti bahwa tabungan sangat ditentukan
oleh tingkat pendapatan nasional. Sementara fungsi investasi = f ( i )
menunjukan investasi dipengaruhi oleh perkembangan tingkat bunga. Untuk
menciptakan keseimbangan perekonomian, dapat dikombinasikan
perubahan-perubahan tingkat bunga ( i ) dengan perubahan pendapatan
nasional ( Y ). Kondisi keseimbangan itu dapat di gambarkan dalam bentuk
kurva IS. Gambar 7.1 memperlihatkan proses terjadinya penurunan ( derivasi
) kurva IS.

Contoh menurunkan kurva IS secara matematika dan grafis:

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


5
1. Untuk perekonomian dua sektor
Diketahui perkembangan konsumsi dan investasi suatau negara
adalah sebagi berikut ;

POLA KONSUMSI MASYARAKAT POLA INVESTASI


Y C i I
0 150 0 530
3250 2750 0,05 500
3100 2630 0,10 470
2950 2510 0,15 440

Tentukan :

a. Fungsi tabungan dan investasi.


b. Persamaan yang memenuhi keseimbangan di pasar barang (IS)
c. Gambarkan 1

b. Fungsi keseimbangan paar barang disebut juga fungsi I-S, dapat


ditentukan melalui rumusan :

S=I
-150+0,2Y = 530 – 600i
Fungsi I-S 0,2Y = 680 – 600i Y = 3400 – 3000 I

Kurva IS dapat diturunkan sebagaimana terlihat pada Gambar 7.2:

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


6
2. Untuk perekonomian tiga sektor

Diketahui fungsi konsumsi S = -150 + 0,2 Yd, fungsi investasi I = 530


– 600 i, penerimaan pemerintah berupa pajak sama dengan pengeluaran
pemerintah sebesar $ 100.
Pertanyaan: tentukan keseimbangan pasar barang/faktor produksi dan
gambarkan !

Jawaban: keseimbangan di pasar barang ditandai oleh S + T = I + G

S+T =I+G
-150 + 0,2 Yd + T = I + G
-150 + 0,2 ( Y – T ) + = I + G
-150 + 0,2 ( Y – 100 ) + 100 = 530 – 600 i + 100
-150 + 0,2 Y – 20 + 100 = 630 – 600 i + 100
-70 + 0,2 Y = 630 – 600 i

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


7
0,2 Y= 700 – 600 i

Fungsi I – S => Y = 3500 – 3000 i

S + T = -70 + 0,2 Y S+T=I+ G

-70 + 0,2 Y = 630 – 600 i

I + G = 630 – 600 I 0,2 Y = 700- 600 I v Y = 3500- 3000 i

v
Fungsi IS

Faktor – faktor yang mempengaruhi kurva IS

1. Perubahan angka pengganda ( Multiplier Investasi )

1
Koefisien multiplier investasi yang dinyatakan: KI =

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


8
1–b

CO + Io ai
Fungsi I-S v Y= -
1–b 1–b

Berdasarkan fungsi IS: Y = kl {(Co + Io) – ai ). Apabila kl mengalami


perubahan naik atau turun, maka fungsi IS akan mengalami perubahan
dengan kurva IS akan bergeser. Perubahan kl sangat dipengaruhi oleh
perubahan MPC dan MPS. Bila nilai MPC naik, MPS turun, dan nilai kl akan
naik. Sebaiknya MPC turun, MPS naik, dan nilai kl akan turun.

Pertanyaan :

a. Tentukan besar MPC, besar kl, dan fungsi IS!


b. Bila MPC berubah menjadi 0,75, tentukan besar kl dan fungsi IS
setelah perubahan MPC!
c. Gambarkan kurva IS sebelum dan sesudah perubahan!

Jawaban :

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


9
2. Kepercayaan Masyarakat dan Pengusaha terhadap Perekonomian

Kepercayaan masyarakat dan pengusaha memberi pengaruh


terhadap perubahan Co dan Io; sedangkan nilai b dan a tetap yidak berubah.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


10
Akibat perubahan Co dan Io ini, fungsi IS akan berubah dan kurvanya
bergeser secara sejajar dengan kurva IS awal.

Pertanyaan :

a. Tentukan fungsi IS setelah perubahan Co dan Io!


b. Gambarkan!
Jawaban :

a. Dengan kondisi nilai b tetap maka nilai koefisien multiplier tetap (kl =
5). Perubahan fungsi IS setelah perubahan Co dan Io dapat
ditentukan dengan rumus berikut:

3. Pengaruh marginal propencity investment (MPI)

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


11
MPI merupakan kecenderungan keinginan masyarakat untuk
melakukan investasi. Besaran MPI sangat dipengaruhi oleh perubahan
tingkat bunga (i), sehingga kita bias menyatakan I = f (i).

Apabila ada perubahan tingkat bunga. Nilai “a” (koefisien MPI) akan
berubah dan fungsi IS juga berubah, kurva IS akan bergeser. Perubahan
tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

Nilai MPI (“a”) akan berubah bila (delta symbol)I berubah dari kondisi
sebelumnya. Dengan perhitungan berikut ini, akan diperoleh besar MPI yang
baru. Perubahan MPI tersebut akan mengubah fungsi investasi meskipun
nilai Io tetap 530.

Fungsi investasi berubah menjadi  I = 530 – 400 i

Fungsi tabungan tetap S = -150 + 0,2Y

Fungsi IS setelah dipengaruhi perubahan investasi adalah sebagai berikut:

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


12
B. Keseimbangan di Pasar Uang (Kurva L-M)

Keseimbangan pasar uang merupakan keseimbangan antara


permintaan uang (liquduty preference, disingkat L) dan penawaran uang
(money supply, disingkat Ms). Keseimbangan pasar uang dan pasar modal
dikaitkan dengan nilai money demand = money supply (L = Ms). Secara
grafis, keseimbangan pasar uang dan modal dinyatakan dengan kurva L-M.

Kurva L-M merupakan garis yang memperlihatkan berbagai


kombinasi suku bunga dan arus pendapatan yang menciptakan
keseimbangan di pasar uang. Terjadinya keseimbangan pasar uang
ditandai dengan fungsi permintaan uang sama dengan fungsi penawaran
uang. Untuk Analisis keseimbangan di pasar uang perlu diketahui fungsi

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


13
money supply (Ms) dan money demand atau disebut juga liquidity preference
(L).

Penawaran uang adalah jumlah uang yang tersedia dalam


perekonomian dan dapat digunakan untuk membiayai transaksi-
transaksi yang dilakukan masyarakat. Penawaran uang dapat juga
disebut sebagai jumlah uang yang beredar. Untuk jangka waktu tertentu
jumlah uang yang beredar dianggap tetap jumlahnya dan bersifat eksogen
karena ditentuka oleh pemerintah dan system bank melalui kegiatan
penciptaan uang.

Penawaran uang atau jumlah uang yang beredar itu terdiri atas M1
dan M2. M1 merupakan jumlah uang yang beredar dalam arti sempit,
meliputi uang kertas, logam (yang termasuk pada jenis uang kartal), dan
uang giral yang berupa tabungan masyarakat dalam bank komersial/umum.
M2 merupakan jumlah uang yang beredar dalam arti luas meliputi M1
ditambah dengan near money (uang dekat), yaitu berupa aktiva yang dapat
dijual dengan mudah sehingga aktiva ini melaksanakan fungsi uang sebagai
alat tukar, meskipun tidak berlaku secara umum. Contoh near money
misalnya surat deposito dan surat berharga lainnya. Dengan demikian fungsi
supply uang atau jumlah uang yang beredar dapat dinyatakan:

Ms = M1 + near money` Besar Ms ditetapkan pemerintah


dan dianggap tetap untuk jangka
waktu tertentu atau bersifat
eksogen.

Permintaan uang atau liquidity preference (L) adalah keseluruhan


jumlah uang yang ingin dipegang oleh masyarakat. Keinginan
masyarakat untuk meminta atau memegang uang ditentukan oleh tiga factor
yaitu untuk keperluan transaksi, untuk berjaga-jaga, dan untuk berspekulasi.
Permintaan uang untuk keperluan transaksi sangat ditentukan oleh besarnya
pendapatan yang diterima masyarakat (Y atau PN). Begitu juga dengan hal
keperluan berjaga-jaga misalnya sakit, kecelakaan atau berhenti bekerja,
dan lain sebagainya. Besarnya juga sangat tergantung pada besar
pendapatan (Y). Karena permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga
sama-sama ditentukan oleh pendapat masyarakat (Y), maka fungsi
permintaan uangnya dapat dinyatakan L1 = f (Y). secara matematis fungsi
L1 berbentuk fungsi linier L1 = k Y.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


14
Permintaan uang untuk keperluan spekulasi sangat ditentukan
oleh perkembangan tingkat bunga. Hal ini disebabkan suku bunga
merupakan factor utama bagi setiap orang untuk menentukan pilihannya
dalam menyimpan kekayaan (asset) yang dimiliki. Dengan demikian, fungsi
permintaan uang dapat dinyatakan L2 = f(i). secara matematis fungsi L2
berbentuk fungsi linier L2 = Mo + m i.

Berdasarkan fungsi permintaan uang (L) dan penawaran uang


(Ms), dapat ditemukan fungsi LM atau fungsi keseimbangan di pasar uang,
yaitu sebagai berikut:

L = Ms

kY + Mo + m I = Ms  kY =Ms – Mo – m i

Derivasi (penurunan) kurva LM

Untuk menurunkan kurva LM diperlukan kurva permintaan uang dan


penawaran uang. Secara umum kedua kurva tersebut berbentuk garis lurus,
dikarenakan fungsi permintaan dan penawaran uang bersifat liniear. Kurva
penawaran berbentuk garis tegak lurus (karena bersifat eksogen).
Sedangkan kurva permintaan uang mempunyai kemiringan negative (karena
bila terjadi kenaikan permintaan uang akan mendorong kenaikan tingkat
bunga).

Gambar berikut menunjukkan deviasi atau penurunan kurva LM dari


fungsi Ms dan fungsi L dengan menggunakan grafik dua kuardan.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


15
Dengan jumlah uang(Ms) tetap, setiap kenaikkan permintaan uang
akan menyebabkan tingkat bunga naik. Kenaikkan permintaan uang berarti
pengeluaran masyarakat terhadap produk nasional semakin besar. Di sinilah
keterkaitan perubahan suku bunga (i) dan perkembangan produk nasional
(Y). bila tingkat bunga di pasar uang naik dari i1 i2, dan i3 maka produk
nasional berkembaang dari Y1, Y2, dan Y3.

Contoh perhitungan matematis derivasi kurva LM.

Diketahui :

Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga dinyatakan dengan fungsi


L1 = 0.20 Y.

Permintaan uang untuk spekulasi dinyatakan dengan fungsi L2 = 400 – 500 i.

Fungi penawaran uang Ms = $ 1000 trilyun.

Tingkat bunga yang terjadi antara 5% s/d 15%

Pertanyaan:

Tentukan fungsi LM dan Gambarkan!

Jawaban:

Fungsi permintaan uang (i) ditentukan dengan rumus L = L1 + L2

Fungsi permintan uang L = L1 + L2 L = 0,20 Y + 400 -500 i

Fungsi penawaran uang Ms = 1000 (trilyun).

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


16
Fungsi LM ditentukan dengan persamaan L = Ms sebagai berikut :

Keterangan Gambar 7.8

1. Fungsi penawarn uang Ms = 1000 ( trilyun dollar) nilainya tetap


(bersifat ekogen).

2. Fungsi permintaan uang L = 0,20 Y + 400 – 500 i

3. Titik E1,E2, dan E3 menunjukkan keseimbangan antara L dn Ms di


pasar uang.

4. Titik-titik L = Ms tersebut diderivasikan ke titik-titik A, B, dan C

sehingga membentuk kurva L-M Y = 3000 + 2500 i

5. Kenaikan permintaan uang dari L(Y1), ke L (Y2), dan L (Y3) akan


menaikkan tingkat bunga dari 5% ke 10% dank e 15%. Hal ini akan
berdampak pada kenaikan produk nasional dari $ 3125, $ 3250, dan

$ 3375

Cara lain untuk melakukan derivasi kurva LM dapat pula dilakukan


dengan menggunakan grafik empat kuadran.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


17
Contoh perhitungan matematis :

Kondisi permintaan uang baik untuk keperluan transaksi maupun dan


berjaga-jaga untuk pekulasi siketahui sebagai berikut:

Penawaran uang ( supply of money ) Ms = $ 1000 trilyun

Pertanyaan :

a. Tentukan fungsi permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga


(L1), serta fungsi permintaan uang untuk spekulasi (L2)!

b. Tentukan kseimbangan di pasar uang atau fungsi LM!

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


18
Gambar derivasi kurva LM dapat dilukiskan pada Gambar 7.10 berikut:

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


19
Faktor- Faktor yang mempengaruhi kurva LM

Fungsi permintaan uang L = L1 + L2, sedangkan L1 = k Y, dan L 2 = Mo +


m i , L= k Y + Mo + m i

Fungsi pnawaran uang = Ms

Fungsi keseimbangan pasar uang atau pasar fungsi LM ditandai oleh:

L= Ms

k Y + Mo + m i = Ms

Fungsi LM k Y =Ms –Mo + m i

Berdasarkan fungsi LM tersebut, dapat dilihat factor-faktor yang


mempengaruhi kurva LM adalah sebagai berikut :

a. Jumlah uang yang beredar Ms.

b. Jumlah uang yang diminta untuk spekulasi Mo.

c. Kepekaan permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga


terhadap pendapatanb k.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


20
d. Kepekaan permintaan uang untuk spekulasi terhadap suku bunga m.

Bila terjadi perubahan jumlah uang beredar, mengakibatkan kurva LM’


bias bergeser ke kiri atau ke kanan secara sejajar dengan kurva LM
awal dan arah atau kemiringan kurvanya tetap sama.

b. Perubahan fungsi LM akibat jumlah uang beredar naik menjadi $ 150


dapat dinyatakan pada Gambar 7.11 berikut.

Bila
ada
perubahan jumlah uang yang diminta untk spekulasi, maka fungsi LM akan

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


21
berubah dan kurva LM bergeser sejajar ke kiri bila nilai Mo naik ke kanan Mo
turun.

Contoh:

Fungsi LM Y = 3000 + 2500 i, bila Mo = 400 naik menjadi Mo’ = 500.

Tentukan fungsi LM yang baru?

Jawaban:

Fungsi LM yang baru seteleh nilai Mo’ = 500 dapat ditemukan sebagai
berikut:

Gambar perubahan fungsi LM akibat Mo = $ 500 trilyun dapat digambarkan


sebagai berikut:

Bila ada perubahan kepekaan permintaan uang untuk spekulasi


terhadap suku bunga (m), maka fungsi LM akan berubah dan fungsi LM
bergeser dengan kemiringan yang berbeda. Bila nilai (m) bertambah besar,
kemiringan kurva LM bertambah dan bergeser ke kanan sebaliknya nilai (m)
berkurang, kemiringan kurva LM berkurang dan bergeser ke kiri.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


22
Contoh:

Fungsi LM Y = 3000 + 1000 i, bila m = 200 naik menjadi m’ = 300.


Tentukan fungsi LM yang baru?

Jawaban:

Fungsi LM yang baru setelah nilai m’=300 dapat ditemukan sebagai berikut:

Gambar perubahan fungsi LM akibat m’ = 300 trilyun dapat digambarkan


sebagai berikut:

Bila ada perubahaan kepekaan permintaan uang untuk transaksi dan


berjaga-jaga terhadap pendapatan (k), maka fungsi LM akan berubah dan

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


23
kurva LM bergeser dengan kemiringan yang berbeda. Apabila nilai k
bertambah besar, kemiringan kurva LM berkurang dan bertambah ke kiri.
Sebaliknya nilai k berkurang, kemiringan kurva LM bertambah dan bergeser
ke kanan.

Contoh:

Fungsi LM Y = 3000 + 1000i, k bila = 0,20 naik menjadi k’ = 0,25.


Tentukanlah fungsi LM yang baru.

Jawaban:

Fungsi LM yang baru setelah nilai k’ = 0,25 dapat ditemukan sebagai


berikut.

Gambar fungsi LM Akibat K’ = 0,25 dapat digambarkan sebagai berikut:

C. Keseimbangan IS-LM

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


24
Uraian diatas telah menjelaskan mengenai bagaimana terjadinya
keseimbangan di pasar barang atau di sector riil (keseimbangan IS), dan
bagaimana pula terjadinya keseimbangan di pasar uang atau di sector
keuangan (Keseimbangan LM). Melalui kedua konsep keseimbangan
tersebut dapat ditemukan keseimbangan ekonomi secara umum (general
equlibrium) atau disebut juga keseimbangan simultan.

Analisis IS-LM menunjukan bagaimana terjadinya interaksi antar


sector riil dan sector keuangan dalam menentukan keseimbangan
perekonomian. Analisa IS-LM bertujuan untuk menemukan bagaimana
mengendalikan sector riil dan sector keuangan dalam memengaruhi
perkembangan pendapatan nasuonal. U(ntuk menemukan keseimbangan ini
dapat dilakukan dengan menyamakan fungsi IS-LM dengan fungsi LM
(IS=LM)

Perpotongan kurva IS dan LM menunjukan kondisi pasar barang-jasa


sama dengan kondisi pasar uang-modal. Untuk mencapai keseimbangan
ersebut memerlukan penyesuaian-penyesuaian baik yang terjadi pada kurva
IS atau pada kurva LM. Penyesuaian-penyesuaian tersebut dapat dijelaskan
dalam analisis berikut:

1. Analisis Penentuan Keseimbangan IS

Untuk analisis terjadinya keseimbangan di pasar barang


(keseimbangan IS) dapat diamati Gambar 7.15 berikut:

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


25
Keterangan Gambar 7.15

Gambar 7.15 A menunjukan keadaan perekonomuan di sektor riil.

1. Titik E berada pada kurva AD, kondisi ini hanya terjadi di saat
equilibrium. Aggregate Supply = Aggregate Demand (AD = AS) artinya
semua produk dapat dibeli masyarakat atau semua pendapatan nasional
dikeluarkan/dibelanjakan masyarakat secara keseluruhan. (Besar AS =
0Ye dan AD = EYₑ)

2. Titik A berada pada kurva AD, nilai AS < AD → = 0Y₁ atau dan AD = AY₁,
disini terjadi kekurangan produk sebesar AF dan harga cenderung naik,
keadaan seperti ini akan meningkatkan ekonomi di sector riil, sehingga
PN naik 0Y₁ menjadi 0Yₑ.

3. Titik B berada pada kurva AD, nilai AS > AD → AS = 0Y₂ dan AD = BY₁ ,
disini terjadi kelebihan produk nasional sebesar BG dan harga
cenderung turun. Keadaan ini akan menurunkan ekonomi sektor riil,
sehingga PN turun dari 0Y₂ menjadi 0Yₑ

Gambar 7.15 B menunjukan keadaan di sektor keuangan terjadi perubahan


tingkat bunga dan pengaruhnya terhadap produk nasional.

1. Titik E menunjukan kondisi perekonomian yang seimbang, yaitu


kebutuhan produk nasional sebesar 0Ye terjadi disaat tngkat bunga
equilibrium yaitu setinggi iₑ.

2. Titik A dan B menunjukan kondisi pasar barang dan jasa mencapai


keseimbangan, namun tidak demikian dengan perkembangan pasar
uang modal. Perhatikan pada titik A terlihat tingkat bunga i₂> iₑ,
sedangkan produk nasional sebesar 0Y₁, ini berarti produk nasional
dihasilkan dengan biaya tinggi yaitu dengan bunga sebesar i₂.
akibatnya suku bunga turun dari i₂ ke iₑ dan ini akan memacu
pertumbuhan produk nasional menuju 0Yₑ. sedangkan pada titik B
terlihat tingkat bunga i₁ < iₑ dengan besar produk nasional mencapai
0Y₂. ini berarti produk nasional dihasilkan dengan biaya rendah.
Akibatnya suku bunga naik dari i₁ ke iₑ akan mengurangi produk
nasional sebesar 0Yₑ.

2. Analisis penentuan keseimbangan LM

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


26
Untuk menganalisis terjadinya keseimbangan di pasar uang
(keseimbangan LM) dapat diamati melalui Gambar 7.16 berikut:

Keterangan Gambar 7.16

Gambar 6.16 A menunjukkan keadaan perekonomian di sektor keuangan.

1. Titik E menunjukkan kurva L (permintaan uang) berpotongan dengan


kurva Ms (penawaran uang). Kondisi ini menunjukkan terjadi
equilibrium di pasar uang dengan tingkat bunga setinggi ie. Artinya
dengan tingkat bunga ie, jumlah uang yang tersedia sebesar OM*
sesuai dengan jumlah uang yang diminta masyarakat.
2. Titik A menunjukkan penawaran uang lebih besar dari pada
permintaan uang. Artinya di saat tingkat bunga i2, jumlah uang yang
tersedia dalam kegiatan perekonomian lebih besar dari pada pada
yang diminta masyarakat. Kondisi ini cenderung menimbulkan
turunnya tingkat bunga dari i2 menjadi ie, sehingga terjadi equilibrium
kembali.
3. Titik B menunjukkan penawaran uang lebih kecil dari pada permintaan
uang. Artinya di saat tingkat bunga i1, jumlah uang yang tersedia
dalam kegiatan perekonomian lebih sedikit dari pada yang diminta

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


27
masyarakat. Kondisi ini cenderung menimbulkan naiknya tingkat
bunga dari i1 menjadi ie, sehingga terjadi equilibrium kembali.

Gambar 7.16 B menunjukkan keadaan perekonomian di sektor keuangan


dan pengaruhnya terhadap produk nasional.

1. Titik E menunjukkan kondisi perekonomian yang seimbang, di mana


tingkat bunga setinggi ie produk nasional sebesar 0Ye.
2. Titik C menunjukkan tingkat bunga i1 < ie. Meskipun demikian tetap
dikatakan terjadi equilibrium di pasar uang bila produk nasional
dihasilkan sebesar 0Y1. Demikian pula titik D meskipun tingkat bunga
i2 > ie, tetap dikatakan equilibrium di pasar uang bila produk nasional
sebesar OY2 dan kedua titik C dan D berada pada kurva LM.
3. Titik A menunjukan keadaan tidak equilibrium karena tingkat bunga i2
dirasakan terlalu tinggi sehingga produk nasional hanya bisa
dihasiikan sebesar 0Y1. Artinya permintaan uang untuk menghasilkan
produk nasional sangat kecil. Kondisi ini akan menurunkan tingkat
bunga dari i2 menjadi it, sehingga dapat meningkatkan produk
nasional mencapai OYe. Demikian pula titik B keadaan tidak
equilibrium karena tingkat bunga i1 dirasakan terlalu rendah sehingga
produk nasional bisa dihasilkan sebesar 0Y2. Artinya permintaan uang
untuk menghasilkan produk nasional sangat besar. Kondisi ini akan
menaikkan tingkat bunga dari i1 menjadi ie, sehingga dapat
menurunkan produk nasional menjadi 0Ye.
3. Analisis Keseimbangan Umum

Keseimbangan umum (General Equilibrium) atau disebut juga keseimbangan


IS-LM merupakan keseimbangan perekonomian secara general antara
sektor riil dan sektor keuangan suatu negara. Keseimbangan umum ini
ditemukan melalui penggabungan kurva IS seperti pada Gambar 7.16A
dengan kurva LM seperti Gambar 7.16B. dan hasilnya adalah sebagai
berikut:

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


28
Secara matematis perhitungan dalam menentukan keseimbangan umum

(IS =LM) dapat ditemukan melalui contoh berikut:

Diketahui:

Fungsi keseimbangan di pasar barang adalah IS -> Y =3400 - 3000 i.

Fungsi keseimbangan di pasar uang adalah LM -> Y = 3000 + 1000 i .

Pertanyaan:35

Tentukan keseimbangan umum/simultan IS LM?

Jawaban:

LM = IS

3000 + 1000 i = 3400 – 3000 i

4000i = 400

i = 0,1

Tingkat bunga keseimbangan i = 0,1

Pendapatan nasional keseimbangan ditemukan

YE = 3000 + 1000 i

YE = 3000 + 1000 x 0,1

YE = 3100

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


29
BAB III

PENUTUP

a. Kesimpulan

Kurva IS menyatakan hubungan antara tingkat bunga dan tingkat


pendapatan yang muncul di pasar barang dan jasa. Kurva IS juga
menyatakan “investasi” dan “tabungan”. Kurva IS menunjukkan kombinasi
dari tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan
keseimbangan dalam pasar untuk barang dan jasa. Perubahan-perubahan
dalam kebijakan fiskal yang meningkatkan permintaan terhadap barang dan
jasa menggeser kurva IS ke kanan. Perubahan-perubahan dalam kebijakan
fiskal yang mengurangi permintaan terhadap barang dan jasa menggeser
kurva IS ke kiri.

Hubungan antara tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang muncul


di pasar uang dinyatakan dengan Kurva LM. Kurva LM
menggambarkan hubungan di antara tingkat pendapatan dan tingkat bunga.
Semakin tinggi tingkat pendapatan semakin tinggi permintaan terhadap
keseimbangan uang riil, dan semakin tinggi tingkat bunga keseimbangan.
Karena itu, kurva LM miring ke atas.

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


30
Stagnasi adalah suatu keadaan di mana tingkat pertumbuhan
ekonomi adalah sekitar 0% per tahun.

DAFTAR PUSTAKA

Murni, Asfia . 2013. Ekonomika Makro . Bandung : Refika Aditama

MAKALAH KESEIMBANGAN IS-LM


31