Anda di halaman 1dari 4

Nama : Farhan A. A.

No Absen : 07
NIM : 15033106
Jurusan : Fisika

Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi

1. Paragraf Narasi
 Pengertian
Narasi merupakan suatu bentuk paragraf yang berusaha mengisahkan suatu kejadian
atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat atau mengalami sendiri
peristiwa itu ( Keraf: 2010). Keraf juga mengatakan unsur terpenting dalam narasi adalah
unsur tindakan atau perbuatan. Namun sebagai pembeda dengan paragraf deskripsi, maka
harus ditambahkan unsur kronologi atau rangkaian waktu.
Paragraf narasi adalah salah satu jenis paragraf yang berusaha menceritakan/
mengisahkan suatu kejadian yang terjadi dalam suatu rangkaian peristiwa dari waktu ke
waktu secara kronologis.
 Unsur-unsur penting dalam sebuah narasi adalah:
a. Kejadian
b. Tokoh
c. Konflik
d. Alur/ plot
e. Latar yang terdiri atas latar waktu, tempat, dan suasana
 Contoh Paragraf Narasi
CONTOH PARAGRAF NARASI EKPOSITORIS

Waktu itu aku kira-kira berumur 7 tahun saat masih duduk di bangku kelas 2 sekolah
dasar. Sebuah lembaga pendidikan tempatku menimba ilmu selama 6 tahun. Pagi itu terlihat
biasa saja dengan rutinitasku setiap pagi sebagai seorang siswa. Aku bangun jam 5 pagi. Hari
itu hari Jum’at, hari dimana sekolahku secara rutin mengadakan kegiatan jalan sehat., hal
yang kurang kuminati. Hanya saja aku tak dapat menghindar. Setelah aku selesai
mempersiapkan diriaku segera pergi ke sekolah. Tetapi pagi itu matahari seolah-olah enggan
untuk meampakkan dirinya. Aku sempat berharap hari itu tidak ada jalan sehat. Akan tetapi
itu hanya sebatas harapan. Sesampainya di sekolah aku segera mengganti seragamku dengan
baju olahraga dan segera bergabung ke dalam barisan. Start. Setelah berapa ratus meter, tiba-
tiba…. Gubrak…. aku terpeleset. Untung waktu itu rombongan sudah jauh meninggalkanku.
Dan sialnya, sepatuku juga terjatuh ke sebuah parit. Aku panik, bingung. Kemudian aku
memutuskan untuk kembali ke rumah dengan menenteng sepatu yang kotornya bukan main
itu.
CONTOH PARAGRAF NARASI SUGESTIF

Setelah menghela nafas yang panjang, Catherine memberanikan diri untuk membuka
bungkusan hitam itu. Tiba-tiba memancarlah sinar yang sangat terang dari dalam bungkusan
itu. Tangannya semakin gemetar, bulu kuduknya semakin merinding. Lalu dengan spontan ia
menutup kembali bungkusan itu dan meletakkannya ke dalam kotak kecil berwarna jingga
miliknya. Hari demi hari berlalu, ia semakin penasaran dengan bungkusan misterius itu. Lalu
muncullah kembali keinginannya untuk membuka bungkusan yang didapatkannya dari nenek
pengemis beberapa hari yang lalu itu. Dengan rasa penasaran yang semakin menjadi-jadi, ia
membuka bungkusan itu dan secara mengejutkan terdengarlah suara yang memekakkan
telinga “Selamatkan aku….!!!!”

2. Paragraf Deskripsi
 Pengertian
Paragraf deskripsi adalah satuan jenis paragraf yang menggambarkan suatu
objek berdasarkan hasil pengamatan, perasaan, dan pengalaman penulisnya. Untuk
mencapai kesan yang sempurna bagi pembaca, penulis merinci objek dengan kesan,
fakta, dan citraan.
Dilihat dari sifat objeknya, deskripsi dibedakan atas 2 macam, yaitu :
a) Deskripsi Imajinatif/ Impresionis
o Pengertian
Merupakan deskripsi yang menggambarkan objek benda sesuai kesan/imajinasi si
penulis. Pengertian lain tentang deskripsi impresionis yaitu ialah ragam pemaparan yang
didasarkan pada impresi (kesan atau perasaan) penulis terhadap peristiwa, kejadian,
tempat, perbuatan, karakter, dll.
Hal ini didasarkan pada kuat lemahnya kesan yang didapat dari objek.
Contoh : Deskripsi mengenai kota Malang yang dingin, sejuk, dan segar. Banyak objek
wisata yang menyenangkan di sana. Wahananya pun seru-seru dan asyik-asyik.
o Contoh Deskripsi Imajinatif
Aku tidak lagi berada di kamarku, tetapi di suatu ruangan bersama-sama dengan
sekelompok orang yang sama sekali belum pernah kulihat sebelumnya. Bau asap
tembakau memenuhi ruangan itu, tapi tak seorang pun yang kelihatan peduli. Kami
semua duduk di kursi yang diatur membentuk sebuah lingkaran, mirip dengan ruangan
diskusi. Semua tampak duduk tenang, semua kelihatan sedang menulis, dan tidak
seorang pun yang kelihatan peduli pada orang lain di ruangan itu.

b) Deskripsi Faktual/Ekspositoris
o Pengertian
Merupakan deskripsi yang menggambarkan objek berdasarkan urutan logika atau
fakta-fakta yang dilihat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Faktual dapat diartikan
sebagai hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar
ada atauterjadi. Atau juga bisa diartikan sebagai sesuatu hal yang berdasarkan kenyataan;
mengandung dan kebenaran. Ada juga pendapat lain mengenai deskripsi ekspositoris,
yaitu ragam pemaparan atau penggambaran secara logis.
Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa semua yang ada di dunia ini mempunyai
“logika urut-urutan sendiri”.
Contoh: Bila kita ingin mendeskripsikan manusia, maka logika urutannya: dari atas
(kepala) ke bawah (kaki)
o Contoh Deskripsi Faktual
Di sebelah kiri pintu tergantung sebuah penanggalan dan sebuah cermin yang
bertuliskan ”Anda manis, Nona.” Di bawahnya merapat sebuah meja belajar yang diberi
alas kertas berbunga-bunga merah jambu, dan dilapisi lagi dengan plastik bening. Di atas
meja ada sebuah tape recorder kecil, sebuah mesin ketik, jam weker, alat-alat tulis,
beberapa helai kertas berserakan dan buku-buku dalam keadaan terbuka. Pasti semalam
dia habis mengerjakan paper, pikirku.
 Ciri- cirinya
a. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu
b. Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera
c. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri

3. Paragraf Eksposisi
 Pengertian
Paragraf eksposisi adalah satuan jenis paragraf yang memaparkan atau
menjelaskan secara terperinci (memaparkan) sesuatu dengan tujuan memberikan
informasi dan memperluas pengetahuan kepada pembacanya.
Paragraf eksposisi biasanya digunakan pada karya-karya ilmiah seperti artikel
ilmiah, makalah-makalah untuk seminar, simposium, atau penataran. Tahapan menulis
paragraf eksposisi, yaitu menentukan objek pengamatan, menentukan tujuan dan pola
penyajian eksposisi, mengumpulkan data atau bahan, menyusun kerangka paragrafnya,
dan mengembangkan kerangka paragraf menjadi karangan.
Pengembangan kerangka karangan berbentuk eksposisi dapat berpola penyajian
urutan topik yang ada dan urutan klimaks dan antiklimaks.
 Ciri-ciri atau karakteristik karangan eksposisi
a. Menjelaskan informasi agar pembaca mengetahuinya
b. Menyatakan sesuatu yang benar-benar terjadi (data aktual)
c. Tidak terdapat unsur memengaruhi atau memaksakan kehendak
d. Menunjukkan analisis atau penafsiran secara objektif terhadap fakta yang ada
e. Menunjukan sebuah peristiwa yang terjadi atau tentang proses kerja sesuatu

 Contoh Paragraf Eksposisi


Jatuhnya pesawat berkapasitas 266 penumpang airbus A300-600 merupakan
peristiwa kedua bagi American Airlines beberapa detik lepas landas dari bandara udara
internasional O’Hare Chicago, tiba-tiba mesin kiri lepas dari dudukannya. Pilot tidak
bisa mengendalikan pesawat akibat keseimbangan pesawat mendadak berubah dengan
jatuhnya mesin berbobot sekitar 5 ton. Pesawat mendarat dan menghujam tempat parkir
kendaraan 31 detik kemudian 271 penumpang plus awak tewas seketika.
Kecelakaan lain menyangkut mesin copot dialami oleh pesawat kargo EI-Al milik
flag carier Israel, 4 Oktober 1992. Mesin nomor empat atau yang paling ujung pada
sayap kanan, tiba-tiba lepas akibat dua fuse-pin (baut dudukan mesin) lepas. Di susul
kemudian oleh mesin nomor tiga. Mendadak kehilangan dua mesin, pilot tidak dapat
mengendalikan pesawat dan menabrak gedung bertingkat di Amsterdam, Belanda. Empat
awak tewas berikut 47 penghuni flat yang di tabrak.

4. Paragraf Argumentasi
 Pengertian
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi
sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai
dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Gorys Keraf: 2010). Melalui
argumentasi penulis atau pembicara ingin menunjukkan sesuatu hal dianggap benar atau
salah dengan didukung fakta-fakta.
Paragraf argumentasi adalah satuan jenis paragraf yang berisi pendapat, sikap,
atau penilaian terhadap suatu hal yang disertai dengan alasan, bukti-bukti, dan
pernyataan-pernyataan yang logis.
Tujuan paragraf argumentasi adalah berusaha meyakinkan pembaca akan
kebenaran pendapat pengarang. Gorys Keraf (2010:100) menerangkan, untuk
membuktikan suatu kebenaran, argumentasi mempergunakan prinsip-prinsip logika.

 Ciri Paragraf Argumentasi


a. Ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya
b. Ada alasan, data, atau fakta yang mendukung
c. Pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan.
Data dan fakta yang digunakan untuk menyusun paragraf atau paragraf
argumentasi dapat diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, penelitian lapangan,
dan penelitian kepustakaan. Pada akhir paragraf atau karangan perlu disajikan
kesimpulan.

 Contoh Paragraf Argumentasi


Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulus
SMP langsung masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya
memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah resiko bagi lulusan SMP yang sembarang
melanjutkan sekolah. Misalnya lulusan SMP yang tidak mempunyai bakat minat ke jalur
akademik sampai perguruan tinggi , tetapi memaksakan masuk SMA. Dia tidak akan
lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tanpa lulus UAN mustahil bisa
sampi perguruan tinggi. Pada akhirnya mereka akan menjadi pengangguran karena
peljaran SMA tidak memberi bekal untuk bekerja.