Anda di halaman 1dari 6

ed

Critical Review Jurnal


Pengaruh Aktivitas
Industri Terhadap
Peningkatan Ekonomi
Penduduk dan
Perkembangan
Perdagangan dan
Jasa di Kota Batam

Nama Penulis:

Alya Sarah M (08161009)


CRITICAL REVIEW JURNAL EKONOMI KOTA

Judul : Pengaruh Aktivitas Industri terhadap Peningkatan Ekonomi


Penduduk dan Perkembangan Perdagangan dan Jasa di Kota
Batam
Penulis : B.K Napitupulu dan P. Nugroho
Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota
Universitas Diponegoro
Publikasi : Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, vol 5(1) tahun
2016 1-9
Reviewer : Alya Sarah Maulida (08161009)

A. Ringkasan Jurnal
Jurnal berjudul “Pengaruh Aktivitas Industri terhadap Peningkatan Ekonomi
Penduduk dan Perkembangan Perdagangan dan Jasa di Kota Batam” ditulis oleh B.K
Napitupulu dan P. Nugrogo pada tahun 2016. Jurnal ini berisi tentang pengaruh aktivitas
industri terhadap peningkatan ekonomi penduduk dan perkembangan perdagangan dan jasa
di Kota Batam. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menganalisis peningkatan pendapatan
penduduk di Kota Batam dengan adanya aktivitas industri dan untuk melihat pertumbuhan
aktivitas perdagangan dan jasa di sekitar lokasi industri.
Adanya kegiatan industri di Kota Batam berdampak pada perubahan ekonomi
masyarakat. Bahkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam pada tahun 2011 lebih tinggi
daripada pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dan Nasional. Pertumbuhan
ekonomi Kota Batam mencapai 7,22%, sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi
Kepulauan Riau hanya 6,67% dan pertumbuhan ekonomi Nasional sebesar 6,49% (BPS
Provinsi Kepri, 2013). Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini disebabkan oleh besarnya
tingkat kegiatan industri. 50% lebih dari Kota Batam telah dikembangkan menjadi kegiatan
industri. Dengan besarnya tingkat perumbuhan industri, mengakibatkan adanya local
multiplier effect, yaitu adanya kegiatan industri memicu terjadinya pertumbuhan ekonomi di
wilayah tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian jurnal ini adalah metode penelitian
kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik sampling yang
digunakan adalah purposive sampling. Bentuk analisis yang digunakan adalah berupa
tabulasi data. Fokus penelitian pada jurnal ini adalah melihat dampak aktivitas industrit
terhadap peningkatan ekonomi penduduk di sekitar wilayah industri.
Sektor industri memiliki sumbangan terbesar pada PDRB Provinsi Kepulauan Riau
tahun 2013 yaitu sebesar 50%. Besarnya kontribusi sektor industri terhadap PDRB
menandakan bahwa fokus pengembangan sektor industri sangat diutamakan di Provinsi
Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam. Proporsi sumbangan paling besar di sektor
industri berasal dari Kota Batam yang mencapai 80,54% dari total PDRB sektor industri
tahun 2013.
Peran industri di Kota Batam juga berpengaruh terhadap kemiskinan, angka
partsipasi kerja, dan pengangguran Kota Batam. Dengan adanya sektor industri terjadi
peningkatan angka partisipasi kerja di Kota Batam. Peningkatan angka partisipasi kerja
berpengaruh pada penurunan presentasi jumlah pengangguran. Tingkat pengangguran
turun menjadi 6,64% pada tahun 2012 yang pada tahun sebelumnya adalah sebesar 8,57%.
Berdasarkan data BPS tahun 2013 dapat dlihat bahwa tenaga kerja sektor industri
memiliki persentase cukup besar dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Tahun 2013
persentase pekerja industri di Kota Batam adalah sebesar 36,69%, hal ini menunjukkan
bahwa tenaga kerja sektor industri adalah tenaga kerja yang memiliki kesempatan besar
untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Adanya sektor industri menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat
setempat dengan membuka pekerjaan di sektor perdagangan dan jasa. Kegiatan
perekonomian yang berkembang disekitar kawasan industri adalah warung makan, jasa
tambal ban, dan sebagainya. Sektor perdagangan dan jasa ini menjadi contributor ke dua
dalam PDBR Kota Batam tahun 2013. Aktivitas industri menciptakan kegiatan perdagangan
dan jasa yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Analisis peningkatan ekonomi penduduk dengan adanya kegiatan industri dilihat dari
pendapatan masarakat adalah setelah bekerja di sektor industri, terjadi perubahan
penghasilan yang cukup besar. Sebelum bekerja di sektor industri masih terdapat
masyarakat yang berpenghasilan dibawah UMK, setelah bekerja di sektor industri tidak ada
lagi penduduk yang memiliki penghasilan di bawah UMK, bahkan tidak ada penduduk yang
berpenghasilan dibawah 2 juta rupiah.
Kalau dilihat dari pengeluaran penduduk sebelum dan sesudah bekerja di sektor
industri, terjadi peningkatan pengeluaran penduduk. Sebelum bekerja di sektor industri
terdapat penduduk yang memiliki pengeluaran dibawah satu juta rupiah, setelah bekerja
sektor industri, pengeluaran minimum penduduk adalah Rp 1.945.139,19.
Dari segi kecukupan penghasilan, maka perlu dilihat dari gaji rata-rata pekerja
industri dibandingkan dengan penghasilan rata-rata penduduk Kota Batam dan nilai
Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kota Batam. KHL Kota Batam berdasarkan UU. No 13 tahun
2003 pasal 88 ayat 4 adalah sebesar Rp 2.843.308. Dari hasil analisis dihasilkan bahwa
pekerja di sektor industri memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan UMK
Kota Batam dan lebih tinggi dari nilai KHL. Hal ini menunjukkan bahwa pekerja industri dapa
menabung untuk membeli kebutuhan lain.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh aktivitas industri di
Kota Batam cukup besar terhadap peningkatan ekonomi penduduk, khususnya yang bekerja
di sektor industri. Dampak positif adanya sektor industri terlihat pada berbagai bidang,
khususnya di peningkatan penghasilan masyarakat, peningkatan kesejahteraan hidup, dan
perkembangan sektor perdangan dan jasa. Hubungan antara sektor industri dan perdangan
dan jasa adalah indirect multiplier, dimana tidak ada keterkaitan langsung antara sektor
industri dan perdangan dan jasa, namun kegiatan perdangan dan jasa tumbuh karena
adanya sektor industri.

B. Kritik dan Saran


Penulis dalam penelitian ini adalah B.K. Napitupulu dan P. Nugroho dari Teknik
Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro. Dari latar belakang pendidikannya
dapat dikatakan bahwa penulis membunyai kualifikasi yang cukup dalam bidang yang
mereka teliti.
Sistematika penulisan jurnal ini sudah tersusun secara baik dan jelas dari judul,
abstrak, pendahuluan, data dan metode, hasil dan pembahasan, analisis, kesimpulan dan
referensi. Tetapi terdapat kesalahan dalam penomoran dari analisis hingga referensi yang
dapat membuat pembaca sedikit kebingungan.
Untuk judul penelitian pada jurnal ini belum menggunakan prinsip 5W + 1H. Pada
judul tidak dicantumkan tahun penelitian sehingga pembaca tidak tahu kapan penelitian ini
dilakukan. Selain itu, jurnal ini ditulis dengan sangat baik, menggunakan bahasa yang
mudah dipahami oleh siapa saja, dan tidak bertele-tele. Penyajian data berbentuk tabulasi
juga memudahkan pembaca untuk mencerna jurnal ini. Selain itu, penulis juga menyertakan
data dan sumber yang jelas.
Pada bagian abstrak, menurut saya sudah baik karena penulis telah menyebutkan
tentang latar belakang penelitian, tujuan, metode dan hasil penelitian, serta kata kunci.
Namun, abstrak hanya ditulis dalam bahasa Inggris, alangkah lebih baiknya jika abstrak
ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Kemudian, secara umum tujuan yang ingin dicapai dari penulisan jurnal ini yaitu
untuk menganalisis peningkatan pendapatan penduduk di Kota Batam dengan adanya
aktivitas industri dan melihat tumbuhnya aktivitas perdagangan dan jasa sebagai ekonomi
baru di sekitar lokasi industri yang mendukung aktivitas kegiatan industri, telah tercapai.
Untuk metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini sudah
tepat yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data
berupa survey dan kuisioner. Teknik pemilihan sampling yang digunakan adalah purposive
sampling. Tetapi, dalam jurnal ini tidak dijelaskan tentang purposive sampling yang
digunakan, sehingga pembaca tidak tahu berapa jumlah responden dan apa saja kriteria
dalam memilih responden yang digunakan oleh penulis. Selain itu, penulis juga tidak
menyebutkan apa saja variabel-variabel penelitian yang digunakan.
Setelah itu, untuk bagian hasil dan pembahasan, penulis hanya memasukkan
perekonomian Provinsi Kepulauan Riau dan perbandingan PDRB Kota Batam dan PDRB
Kepulauan Riau. Penulis tidak memasukkan hasil dari kuisioner yang telah dilakukan.
Pada bagian analisis, penulis menampilkan data dalam bentuk diagram dimana hal
itu bagus karena memudahkan pembaca. Tetapi, pada bagian analisis peningkatan ekonomi,
karena dari awal penulis tidak menyebutkan jumlah responden maka sulit untuk pembaca
mengetahui berapa jumlah responden berdasarkan persentasenya. Namun, secara
keseluruhan analisis yang dilakukan penulis sudah bagus dan mendalam terkait pengaruh
sektor industri terhadap perekonomian masyarakat dan perkembangan sektor perdagangan
dan jasa di kota Batam.
Untuk bagan kesimpulan, penulis hanya menyimpulkan dari isi jurnal. Penulis tidak
memberikan lesson learned maupun saran untuk penelitian selanjutnya. Sebaiknya dalam
menulis jurnal penulis memberikan rekomendasi atau saran untuk penelitian selanjutnya.

C. Kesimpulan
Jurnal ini berisi tentang penelitian hubungan pengaruh aktivitas industri terhadap
peningkatn ekonomi masyarakat dan perkembangan perdagangan dan jasa di Kota Batam.
Dari jurnal ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya sektor industri yang berkembang di
Kota Batam menyebabkan peningkatan pendapatan masyarakat yang bekerja di sektor
industri. Penigkatan pendapatan ini dilihat dari pendapatan masyarakat sebelum dan
sesudah bekerja di sektor industri. Selain peningkatan perekonomian masyarakat, adanya
sektor industri juga menyebabkan terjadinya perkembangan sektor perdagangan dan jasa di
Kota Batam. Peningkatan perdagangan dan jasa ini dianggap sebagai indirect multiplier
effect, dimana tidak ada keterkaitan langsung antara perusahaan industri dan kegiatan
perdagangan dan jasa tetapi kegiatan perdagangan dan jasa tumbuh karena adanya
perusahaan industri yang beroperasi.
D. Lesson Learned
Adapun pelajaran yang dapat diambil oleh pembaca mengenai jurnal yang berjudul
“Pengaruh Aktivitas Industri terhadap Peningkatan Ekonomi Penduduk dan Perkembangan
Perdagangan dan Jasa Kota Batam” adalah adanya aktivitas industri di suatu kota dapat
meningkatkan PDRB dan perekonomian masyarakat. Selain itu adanya aktivitas industri
menyebabkan perkembangan perdagangan dan jasa. Oleh karena itu, Kota Batam dapat
menjadi contoh untuk kota-kota lain dalam meningkatkan perekonomiannya. Tetapi bukan
berarti pada setiap kota harus terdapat banyak aktivitas industri agar perekonomian
masyarakatnya meningkat, karena aktivitas industri juga memiliki sisi negatif yaitu pada
lingkungan. Oleh karena itu dibutuhkan pemerintah daerah yang cerdas dalam melihat
peluang apakah sebuah kota layak dijadikan kota industri atau tidak. Dibutuhkan
pemerintahan daerah yang tegas juga agar tidak terjadi over industry dalam suatu kota
yang dapat berdampak buruk pada lingkungan.

E. Referensi
Napitupulu, B.K., Nugroho, P. 2016. Pengaruh Aktivitas Industri terhadap Peningkatan
Ekonomi Penduduk dan Perkembangan Perdagangan dan Jasa Kota Batam”. Jurnal
Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, vol 5(1) tahun 2016 1-9.