Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PENGANTAR EKONOMI

“ELASTISITAS DAN APLIKASINYA”

Anggota Kelompok :

Sang Ayu P. Thania Parameswari E. P. / 145020307111041


Iffat Hanifah Christitama / 145020307111043
Shafrinaufal Mirza Ghifari / 145020307111023

Program Studi Akuntansi


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Brawijaya Malang
2014
1. Apa yang di maksud dengan elastisitas?
Jawab:
Di dalam ilmu Ekonomi, Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari
sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Selain itu elastisitas berasal dari kata
elastis, yang dapat berubah, mudah di tarik. Dengan kata lain,elastisitas mengukur seberapa
besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga. Sifat elastis juga
terdapat pada barang dan jasa.

2. Apa yang dimaksud dengan elastisitas permintaan?


Jawab:
Elastisias permintaan adalah tingkat berubahnya permintaan terhadap barang atau
jasa, diakibatkan oleh berubahnya harga barang atau jasa tersebut. Untuk mengetahui besar
atau kecilnya perubahan harga tersebut, dapat diukur dengan angka-angka yang disebut
koefisien elastis permintaan yang di lambangkan dengan huruf ED (Elasticity of Demand).

3. Sebutkan jenis-jenis elastisitas permintaan dan jelaskan masing-masing jenisnya!


Jawab:
Di dalam ilmu ekonomi, elatisitas permintaan dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
a. Elastis (E>1): Elastis dapat terjadi apabila persentase perubahan Q lebih besar
daripada persentase perubahan P. Hal ini berarti bahwa harga barang berubah
sedikit saja, konsumen langsung bereaksi melakukan penambahan atau pengurangan
dalam melakukan permintaan, demikian juga produsen bereaksi melakukan
penambahan atau pengurangan penawaran.
b. Inelastis (E<1): Inelastis dapat terjadi apabila persentase perubahan Q lebih kecil
daripada persentase perubahan P. Hal ini berarti bahwa ketika harga barang berubah
dalam jumlah besar, permintaan maupun penawaran baru akan terpengaruh.
c. Elastis uniter (E=1): Elastis uniter dapat terjadi apa bila persentase perubahan Q
sama denga persentase perubahan P. Elastis unitr berarti ketika perubahan Q sebesar
50%, maka perubahan permintaan maupun penawaran juga 50%. Dalam kenyataan
sehari-hari sulit ditemukan barang-barang yang masuk dalam kategori elastis uniter.
d. Elastis sempurna (E=∞): Elastis sempurna dapat terjadi apabila P tetap sedangkan Q
berubah-ubah. Sifat ini dapat ditemukan pada bahan bakar minyak (BBM).
e. Inelastis sempurna (E=0): Inelastis sempurna dapat terjadi apabila Q tetap
sedangkan P berubah-ubah. Sifat inelastis sempurna dapat di temukan barang-
barang yang disediakannya dalam jumlah tertentu.

4. Jelaskan bagaimana perhitungan koefisien elastisitas permintaan?


Jawab:
Untuk membedakan elastisitas permintaan berdasarkan besar atau kecilnya tingkat
elastisitasnya, maka hasil perhitungan keofisien elastisitas permintaan selalu negatif, karena

Ed= Presentase perubahan jumlah barang yang diminta

Presentase perubahan harga


berbanding terbalik antara harga barang dengan jumah permintaan. Sesuai dengan
rumusnya:

Atau

∆Q P
Ed= x
∆P Q
5. Apa yang dimaksud dengan elastisitas penawaran?

Dalam ilmu ekonomi, elastisitas penawaran didefinisikan sebagai angka yang menunjukkan
kepekaan jumlah penawaran suatu barang dengan harga barang itu sendiri yang
mengakibatkan perubahan persentase jumlah barang yang ditawarkan. Sebagai contoh, jika
harga sebuah barang naik 5%, jumlah penawarannya naik 10%, maka koefesien elastisitas
permintaannya adalah 10% / 5% = 2. Untuk mengukur tinggi rendahnya tingkat kepekaan
penawaran digunakan suatu angka yang disebut koefisien elastisitas penawaran yang
disimbolkan dengan huruf “Es”. Angka koefisien penawaran berbentuk bilangan positif, hal ini
dikarenakan besarnya perubahan harga berbanding lurus dengan besarnya penawaran sesuai
bunyi hukum penawaran.

6. Sebutkan faktor – faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran beserta penjelasannya !

a. Faktor Jenis Barang

Apabila barang yang ditawarkan merupakan barang hasil pabrik, umumnya sifat penawaran
elastis, karena produsen dapat leluasa menambah atau mengurangi produk. Akan tetapi,
apabila barang yang ditawarkan merupakan barang hasil pertanian maka umumnya sifat
penawarannya inelastis, karena hasil pertanian sangat dibatasi masa panen dan musim. Yang
perlu diketahui, khusus pada awal panen, barang pertanian masih bersifat elastis karena hasil
panen masih melimpah. Sifat elastis berangsur-angsur berubah menjadi inelastis seiring
berakhirnya masa panen.

b. Faktor adanya tujuan tertentu

Apabila produsen memiliki tujuan tertentu, misalnya ingin meraup laba yang lebih besar
dengan cara menimbun barang maka pada suatu saat permintaan dari barang yang ditimbun
tersebut bersifat inelastis. Karena walaupun harga naik cukup tinggi, barang tetap susah
dicari sebab produsen menawarkannya dalam jumlah terbatas.

c. Faktor Tingkat Teknologi

Kendi dibuat dengan teknologi yang sederhana dan menggunakan keahlian tangan manusia
dari tanah liat. Kendi tidak dibuat dengan menggunakan mesin modern. Dengan demikian,
penawaran Kendi bersifat inelastis. Walaupun harga naik sangat tinggi, jumlah yang
ditawarkan masih terbatas karena tingkat teknologi yang sederhana.

d. Faktor Kapasitas Produksi

Apabila kapasitas produksi (kemampuan memproduksi) suatu barang belum digunakan


sepenuhnya (belum optimal) maka sifat penawaran barang tersebut adalah elastis, karena
produsen masih sanggup menambah jumlah produksi. Akan tetapi, bila kapasitas produksi
sudah optimal maka sifat penawarannya inelastis bahkan bisa inelastis sempurna, karena
jumlah Produksi tidak dapat ditambah lagi.

e. Faktor Jumlah Produsen

Semakin banyak jumlah produsen maka semakin tinggi penawaran, demikian pula jika
jumlah produsen sedikit maka akan mempengaruhi menurunnya tingkat penawaran suatu
barang.

7. Bagaimana cara menghitung koefisien elatisitas penawaran?

Rumus untuk mencari koefisien elastisitas penawaran (Es) sama seperti halnya dengan
rumus untuk mencari koefisien permintaan, namun terdapat perbedaan simbol jika koefisien
elastisitas permintaan disimbolkan dengan huruf Ed sedangkan koefisien elastisitas
penawaran disimbolkan dengan huruf Es, adapun rumus yang dimaksud adalah sebagai
berikut:

Rumus Model A atau cara pertama:

Rumus Model B atau cara kedua:

Keterangan:

Es = Koefisien elastisitas penawaran

Qs = Jumlah barang atau jasa yang ditawarkan mula-mula

P = Harga mula-mula

Qs = Selisih Q mula-mula dengan Q baru (selisih = bilangan yang lebih besar - bilangan yang
lebih kecil)

P = Selisih P mula-mula dengan P baru

8. Dalam elastisitas permintaan, terdapat salah satu macam permintaan yang dinamakan
permintaan inelastis sempurna. Jelaskan mengenai hal tersebut dan berikan contoh
pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari!
Permintaan inelastis sempurna merupakan suatu permintaan dimana jumlah barang yang
diminta sama sekali tidak ada perubahaan ketika harga barang tersebut meningkat atau
berubah. Saat perubahan harga sama sekali tidak mengakibatkan perubahan pada kuantitas
barang yang diminta, maka perubahan presentase yang diminta adalah nol dan elastisitasnya
adalah nol. Seperti contoh yaitu permintaan pada beras. Beras merupakan bahan pokok atau
bahan utama untuk kita konsumsi. Jadi, jika terjadi perubahan harga pada beras, maka
permintaannya sama sekali tidak berubah karena sebagian besar rakyat Indonesia
mengkonsumsi beras sebagai makanan utama. Dan bagi kita, beras tidak memiliki barang
subsidi yang memiliki nilai jual serta nilai guna yang sama sehigga berapa pun harga beras
tersebut, orang tetap akan membeli beras guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi, beras
dikategorikan menjadi barang inelastis sempurna.

9. Diketahui bahwa harga baju yang dijual di salah satu outlet di daerah Malang yang awalnya
Rp 100.000,00 berubah atau naik menjadi Rp 150.000,00. Perubahan harga tersebut
mengakibatkan perubahan permintaan baju dari yang awalnhya 200 biji menjadi 50 biji.
Hitunglah berapa elastisitas perubahan permintaan terhadap baju tersebut!

Diketahui :
P1 = Rp 100.000,00
P2 = Rp 150.000,00
Q1 = 200
Q2 = 50
Ditanya : Ed = ?
Jawab : Ed = Q x P1 = 50-200 x 100.000
P Q1 150.000 – 100.000 200
Ed = -150 x 100.000
50.000 200
Ed = -15.000.000
10.000.000
Ed = - 1.5 = 1.5 (karena memakai nilai mutlak, sehingga tanda plus atau minus tidak
berpengaruh). Jadi elastisitasnya adalah 1.5 sehingga baju tersebut merupakan barang
elastis.

10. Sebutkan beberapa contoh barang terkait dengan penawaran yang memiliki elatisitas
sempurna!

Penawaran elastis sempurna terjadi apabila perubahan jumlah penawaran yang dilakukan
oleh produsen serta perubahan jumlah barang yang diminta oleh konsumen sama sekali
tidak berpengaruh terhadap perubahan harga. Contoh barang elastis sempurna adalah
bumbu dapur, alat tulis, VCD, dan lain-lain. Karena walaupun harga tidak mengalami
perubahan, akan tetapi penawaran akan terus mengalami perubahan. Hal ini terjadi karena
adanya pertambahan jumlah produsen atau dengan kata lain banyak jumlah produsen yang
menawarkan barang yang sama. Jadi, jika produsen menaikkan harga barang tersebut sedikit
saja, maka tidak akan ada yang akan membeli barang tersebut karena konsumen dapat
membeli brang tersebut pada produsen yang menetapkan harga lebih rendah.