Anda di halaman 1dari 17

TUGAS DIETETIKA LANJUT

KASUS ASAM URAT, HIPERTENSI dan OBESITAS

Disusun Oleh :

Nadya Anindita Husein P2.31.31.1.15.036

D-IV/A

Dosen Pengampu : Iskari Ngadiarti

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN JAKARTA II

DIPLOMA IV

JURUSAN GIZI
SOAL :

Pasien perempuan bernama Ny. U, BB 63 kg TB 144 cm dan usia 65 tahun. Pasien tidak bekerja, aktivitasnya sebagai ibu
rumah tangga. Pasien berasal dari Jawa dan beragama Islam. Pasien datang ke poli gizi RSUD Budi Asih dengan keluhan
nyeri persendian dan sering merasa pusing. Tekanan darahnya tinggi, pasien mengalami hipertensi dan asam urat dilihat
berdasarkan hasil lab pasien, pasien dirujuk dari poli penyakit dalam dan sebelumnya pasien belum pernah mendapat
penyuluhan tentang penyakitnya. Berat badan 63 kg, tinggi badan 144 cm,

Hasil lab yang didapatkan leukosit 8,5 , Eritrosit 4,9 , Hb 13,8 , Hematokrit 38 , trombosit 349 , asam urat 7,8 , tekanan
darah 150/90 , nadi 90x/menit , pernapasan 20x/menit , suhu 36,5.

Kebiasaan Makan :

Pagi : Nasi uduk 1P + Tempe orek 1P + Bihun 1P

Siang : Nasi 1P + Sayur labu 1P + Ikan tongkol 1P + Rambutan

Malam : Nasi 1P + Sayur labu 1P + Ikan tongkol 1P


Tekanan darah lebih tinggi disbanding yg lbh muda. Normalnya 130 untuk lansia dikarenakan pembuluh darah tidak elastis

Assesment Fakta Matriks Terkait


Riwayat pasien/personal  Usia: 65 tahun CH-1.1.1
CH  Jenis kelamin: Perempuan CH-1.1.2
CH-3.1.6
 Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga
 Asal: Jawa
 Agama: Islam
Riwayat dietary Kebiasaan Makan SMRS
FH  Energi : 1325 kkal
 Karbohidrat : 210 kkal
 Protein : 37 kkal
 Lemak : 43 kkal
Pemeriksaan klinis fisik  Suhu: 36,50C (N: 36,1-37,7 0C) PD-1.1.9
 Tekanan darah: 150/90 mmHg (N: < 120/80) PD-1.1.9
 Nadi: 90x/menit
 Pernapasan: 20x/ menit PD-1.1.9
Antropometri  BB: 63 kg AD-1.1.2
 TB: 144 cm AD-1.1.1
 IMT: 30,4 AD-1.1.5
 BBI:
Pemeriksaan Biokimia  Hb: 13,8 g/dl (N: 12-14 g/dl) BD-1.10.1
 Asam urat: 7,8 mg/dl (N: 3,4-7 mg/dl) BD-1.2.2
 Eritrosit: 4,5
 Hematokrit: 38
 Trombosit: 349
Terapi Obat
Tidak ada data
1. ASSESMENT

a Riwayat Personal
 Nama : Ny. U
 Jenis kelamin : Perempuan
 Usia : 65 tahun
 Alamat : Jl. Cipinang Raya, Jakarta Timur
 Agama : Islam
 Status : Menikah
 Pekerjaan : Ibu rumah tangga
 Diagnose : Asam urat, hipertensi, dan obesitas
 Riwayat penyakit
- Keluarga : Hipertensi
- Pribadi : Hipertensi
b Antropometri
BB
IMT = = 63/(1,442) = 30,4 (Obesitas Tingkat II)
TB 2
c Biokimia

Pemeriksaan Hasil Lab Kadar Normal Status


Leukosit 8,5 5-10 Normal
Eritrosit 4,9 4,5 – 5,5 Normal
Hemoglobin 13,8 11,7 – 15,5 Normal
Hematokrit 38 35 – 47 Normal
Trombosit 349 150 – 400 Normal
Asam urat 7,8 3,4 – 7 Tinggi

Kesimpulan : Dari hasil laboratorium, pasien menderita asam urat (gout)

d Clinis Fisik

Pemeriksaan Hasil Lab Kadar normal Keterangan


Tekanan darah 150/90 mmHg 120/80 mmHg Tinggi
Nadi 90x/ menit 80-100 x/menit Normal
Pernapasan 20x/ menit 16-21 x/menit Normal
Suhu 36,5 36-37oC Normal

Kesimpulan : Dilihat dari klinis fisik, pasien menderita hipertensi


e Dietary

DBMP

NO Makanan dan Porsi Energi (kkal) Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat (g)
Penukar
1 Nasi/ Penukar 4 700 16 - 160
2 Daging/penukar 2 100 14 10 -
3 Tempe/penukar 1 75 5 3 7
4 Sayur 2 50 2 - 10
5 Buah 1 50 - - 12
6 Gula 1 50 - - 12
7 Minyak 6 300 - 30 -
8 Susu - - - - -
Total 1325 37 43 201
Kebutuhan

1. Kebutuhan energy
 BBI
BBI = (TB-100) - 10%

= (144-100) - 10%

= 44 kg

 BMR (Rumus H. Benedict)


BMR = 655 + (9,6 x 39,6) + (1,8 x 144) – (4,7 x 65)
= 655 + 422,4 + 259,2 – 305,5
= 1031,1 – 15% (faktor koreksi umur)
= 1031,1 – 154,7 = 876,4
 Kebutuan Energi
Kebutuhan energi = BMR x FA X FS
= 876,4x 1,3 x 1.3
= 1481,11 kkal
2. Kebutuhan Protein
10-15 % dari kebutuhan energi total / 0.8 – 1 gr/kg BB
 10% X 1671,17 kkal = 167,1 kkal = 41,8 g
3. Kebutuhan Lemak
10-20 % dari kebutuhan energi total
 25% X 1671,17 kkal = 334,23 kkal = 37,1 g

4. Kebutuhan Karbohidrat
 65% X 1671,17 kkal = 1169 kkal= 292 g

Analisis Kuantitatif

1. Energy
DBMP 1325
= x 100%  x 100%  79%
Kebutuhan 1671,17

2. Protein
DBMP 37
= x 100 %  x 100 %  88 %
Kebutuhan 41,8

3. Karbohidrat
DBMP 201
= x 100%  x 100%  68%
Kebutuhan 292
4. Lemak
DBMP 43
= x 100%  x 100%  116%
Kebutuhan 37,1
5.

2. DIANGNOSIS GIZI
 Intake
a. Asupan lemak yang berlebih dan asupan energy dan karbohidrat yang kurang berkaitan dengan pola makan yang
tidak seimbang ditandai dengan asupan lemak sebesar 43 gram (116%) , asupan energi sebesar 1325 kkal (79%)
dan karbohidrat sebesar 201 gram (68%) (NI-1.4) (NC-5.6.2) (NI-5.8.1)

 Klinis
a. Status gizi obesitas tingkat II berkaitan dengan pola makan yang tidak seimbang diderita ditandai dengan IMT 30,4
(NC-3.3)
b. Adanya perubahan nilai laboratorium terkait zat gizi khusus dan penyakit yang diderita sehubungan dengan hasil
lab yang tinggi dari normal ditandai dengan kadar asam urat sebesar 7,8 mg/dl (NC-2.2)
 Perilaku
Kurangnya pengetahuan pasien mengenai pentingnya mengonsumsi makanan yang seimbang berkaitan dengan pola
makan yang tidak seimbang ditandai dengan kebiasaan jarang mengkonsumsi buah dan sayur (NB-1.1)
3. INTERVENSI
a. Tujuan
1) Mengurangi asupan lemak
2) Meningkatkan asupan energy dan karbohidrat
3) Memperbaiki status gizi hingga mencapai status gizi optimal
4) Menurunkan kadar asam urat
5) Meningkatkan pengetahuan klien
b. Syarat Diet
a) Energi sesuai dengan kebutuhan tubuh
b) Protein cukup, yaitu 0,8-1,0 g/kg BB atau 10-15% dari kebutuhan energi total.
c) Hindari bahan makanan sumber protein yang mempunyai kandungan purin >150 mg, seperti seafood, jeroan dll
d) Lemak sedang: 10 – 20% dari kebutuhan total energy
e) Karbohidrat 65 – 75% terutama karbohidrat kompleks
f) Rendah natrium (1000-1200 mgNa)
g) Kandungan purin dalam makanan ≤ 150 mg/100 g,
h) Konsumsi 500mg vitamin C per hari dapat menurunkan resiko penyakit gout
i) Cukup cairan: 2 – 2 ½ liter/hari atau 10 gelas per hari
c. Preskripsi Diet
 Bentuk makanan : Biasa
 Jenis diet : Diet DASH dengan diet Purin Rendah II
 Jumlah energy : 1071,7 kkal
 Jumlah protein : 34,3 gram
 Jumlah lemak : 22,87 gram
 Jumlah karbohidrat : 257,2 gram
d. Edukasi
a) Memberi pengetahuan pasien mengenai pentingnya gizi seimbang dan diet penyakit gout artritis
b) Memotivasi pasien agar dapat menghabiskan makanannya
c) Menganjurkan pasien untuk melakukan aktivitas fisik
d) Memberikan edukasi pasien untuk mengubah cara pengolahan makanan

4. MONITORING DAN EVALUASI


a. Monitoring
a) Menanyakan kembali pengetahuan gizi pada kunjungan selanjutnya
b) Merecall/mengecek makanan 7 hari kemudian
c) Penimbangan berat badan
d) Pemeriksaan hasil laboratorium dan pemeriksaan fisik
b. Evaluasi
Faktor keberhasilan:

Parameter Target
Antropometri BB turun sebesar 0,5 – 1 kg selama 1 minggu
Pemeriksaan Fisik Turunnya tekanan darah mencapai 120/80 mmHg
Biokimia Turunnya kadar asam urat
Keluhan Pusing dan nyeri sendi hilang/berkurang
Sikap dan Perilaku Pengetahuan pasien tentang penyakit bertambah
Pengetahuan pasien tentang diet sesuai penyakit bertambah
POLA MENU gausah dikurangin kebutuhan nya karena sudah kecil

NO Makanan dan Porsi Energi (kkal) Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat (g)
Penukar
1 Nasi/ Penukar 2½ 437,5 10 - 100
2 Daging/penukar ½ 25 3,5 1 -
3 Tempe/penukar 1½ 112,5 7,5 4,5 73,5
4 Sayur 1¼ 31,25 1,25 - 6,25
5 Buah 3¾ 130 - - 12,5
6 Gula - - - - -
7 Minyak/penukar 2 90 - 10 -
8 Susu/penukar - - - - -
Total 826,25 22,25 15,5 192,25

NO Makanan dan Pagi Selingan Pagi Siang Selingan Malam


Penukar Sore
1 Nasi/ Penukar ½P - 1P - 1P
2 Daging/penukar ½P - - -
3 Tempe/penukar - - 1P - ½P
4 Sayur ¼P - ½P - ½P
5 Buah 1½P 1P 1P - 1¼P
6 Gula - - - -
7 Minyak/penukar - 1P - - 1P
8 Susu/penukar - - - -
CATATAN :
tanya pada pasien dia sakit abis
makan apa

Anjurin banyakk minum air putih