Anda di halaman 1dari 2

Streptococcus pyogenes

1. Pengertian

Klasifikasi ilmiah

Kingdom: Bacteria

Filum: Firmicutes

Kelas: Bacilli

Ordo: Lactobacillales

Famili: Streptococcaceae

Genus: Streptococcus

Spesies: S. pyogenes

Streptococcus pyogenes adalah salah satu bakteri pada susu, merupakan bakteri Gram positif, nonmotil,
tidak berspora, membentuk kokus yang berbentuk rantai, berdiameter 0,6 - 1,0 mikrometer dan
fakultatif anaerob. Bakteri ini melakukan metabolisme secara fermentasi. Streptococcus pyogenes
digolongkan ke dalam bakteri hemolitik-β,sehingga membentuk zona terang bila ditumbuhkan dalam
media agar darah (Cunningham, 2000).Bakteri ini berasal dari kelenjar mammae yang terinfeksi. Pada
manusia infeksi dari bakteri ini akan menyebabkan radang tenggorokan akut tanpa dahak (faringitis)

2. Sifat Pertumbuhan Streptococcus pyogenes

Umumnya streptokokus bersifat anaerob fakultatif, hanya beberapa jenis yang bersifat anaerob obligat.
Pada umumnya tekanan O2 harus dikurangi, kecuali untuk enterokokus. Pada perbenihan biasa,
pertumbuhannya kurang subur jika ke dalamnya tidak ditambahkan darah atau serum. Kuman ini
tumbuh baik pada pH 7,4 - 7,6 dan suhu optimum untuk pertumbuhan 37 oC tetapi pertumbuhannya
cepat berkurang pada 40oC

Streptococcus pyogenes mudah tumbuh dalam semua enriched media. Untuk isolasi primer harus
dipakai media yang mengandung darah lengkap, serum atau transudat misalnya cairan asites atau
pleura. Penambahan glukosa dalam konsentrasi 0,5% meningkatkan pertumbuhannya tetapi
menyebabkan penurunan daya lisisnya terhadap sel darah merah. Dalam lempeng agar darah yang
dieram pada 37oC setelah 18-24 jam akan membentuk koloni kecil ke abu-abuan dan agak opalesen,
bentuknya bulat,pinggir rata, pada permukaan media, koloni tampak sebagai setitik cairan. Streptokokus
membentuk 2 macam koloni,mucoid dan glossy. Yang dahulu disebut matt, sebenarnya bentukmucoid
yang telah mengalami dehidrasi. Koloni berbentuk mucoid dibentuk oleh kuman yang berselubung asam
hialuronat.
3. Patogenitas Streptococcus pyogenes

Streptococcus pyogenes merupakan salah satu patogen yang banyak menginfeksi manusia. Diperkirakan
5-15% individu normal memiliki bakteri ini dan biasanya terdapat pada saluran pernafasan, namun tidak
menimbulkan gejala penyakit. S. pyogenes dapat menginfeksi ketika pertahanan tubuh inang menurun
atau ketika organisme tersebut mampu berpenetrasi melewati pertahanan inang yang ada. Bila bakteri
ini tersebar sampai ke jaringan yang rentan, maka infeksi supuratif dapat terjadi. Infeksi ini dapat berupa
faringitis, tonsilitis, impetigo dan demam scarlet. Streptococcus pyogenes juga dapat menyebabkan
penyakit invasif seperti infeksi tulang, necrotizing fasciitis, radang otot, meningitis dan endokarditis
(Cunningham, 2000). Demam rematik dan glomerulonefritis merupakan penyakit streptokokus akibat
komplikasi non supuratif atau sekuele. Demam rematik akut dapat terjadi apabila penderita yang
terinfeksi S. pyogenes 1-5 minggu sebelumnya tidak mendapat penanganan segera. Sekuele ini terjadi
akibat adanya antibodi protein M yang bereaksi silang dengan protein jaringan jantung sehingga
menimbulkan peradangan jantung atau lebih dikenal dengan penyakit jantung rematik. Penderita pada
umumnya akan mengalami kerusakan pada sebagian otot jantung dan katup jantung. (Cunningham,
2000). Glomerulonefritis akut diduga terjadi akibat deposisi kompleks antigen-antibodi pada membran
glomeruli ginjal. Gejala glomerulonefritis biasanya terjadi 10 hari setelah infeksi tenggorokan atau kulit
oleh S. pyogenes dan umumnya menyerang anak-anak usia 3-4 tahun. Pada orang dewasa, penyakit ini
dapat menyebabkan gagal ginjal kronis (Guzman dkk., 1999).

DAPUS

Cue ,D., E. P. Dombeck, and P. P. Cleary, 2000, Intracellular Invasion by Streptococcus pyogenes : Invasins,
Host receptors , and Relevance to Human disease, American society for Microbiology, Washington, D. C

http://www.academia.edu/6035447/Makalah_Bakteri_Streptococcus_pyogenes

Irianto, Koes. 2007. Mikrobiologi: Menguak Dunia Mikroorganisme. Bandung: CV. YRAMA WIDYA

Syarifah. 2002. Mikroba Patogen pada Makanan dan Sumber Pencemarannya. (Online), (www.fkm-
albiner.com)