Anda di halaman 1dari 23

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Industri Pariwisata merupakan salah satu industri terbesar dan sektor jasa denga

n tingkat pertumbuhan paling pesat di dunia saat ini. Bahkan dewasa ini sektor pari

wisata menduduki posisi kedua dalam penerimaan devisa Negara setelah minyak da

n gas. Perkembangan sektor pariwisata mendorong banyak Negara di dunia menggu

nakan kesempatan untuk melakukan persaingan secara natural dalam industri pariwi

sata, dengan menawarkan program-program yang diharapkan dapat menarik para wi

satawan untuk mengunjungi objek-objek wisata yang disediakan.

Di Indonesia terdapat banyak objek-objek wisata yang sangat menarik untuk dik

unjungi oleh wisatawan. Taman hiburan merupakan salah satu objek wisata yang se

dang dikembangkan di Indonesia. Biasanya taman hiburan memiliki pilihan sejumla

h jenis wahana permainan yang berbeda, bersama dengan toko, restoran, dan gerai (

outlet) hiburan lainnya. Taman hiburan dapat dinikmati oleh kaum tua maupun mud

a.

Demi terciptanya mutu pendidikan yang baik dan sumber daya manusia yang be

rkualitas di bidang pariwisata maka Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali mene

rapkan suatu program yang dimana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tet

api juga diberi kesempatan untuk mempraktekan ilmu yang didapat kepada perusaha

an yang sesuai dengan bidang yang di tekuninya. Oleh karena itu, dilakukan Praktek

1
Kerja Lapangan (PKL) yang bertujuan untuk melatih mahasiswa agar lebih memah

ami bidang studi yang di tekuni dan mendapatkan gambaran nyata serta dapat mengi

mplementasikan ilmunya di dunia industri. Dan melalui praktik kerja lapangan ini d

iharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara perusahaan dengan STP Nusa D

ua Bali dalam mempersiapkan tenaga profesional serta dapat menambah pengetahua

n bagi mahasiswa tentang dunia industri sehingga mahasiswa mampu mengatasi pe

rsaingan di dunia kerja.

Praktek Kerja Lapangan yang dilakukan oleh Mahasiswa Program Diploma 4 (D

IV) untuk memenuhi salah satu syarat mendapat gelar kesarjanaan pada Program St

udi Manajemen Akuntansi Hospitaliti di Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali.

Praktek kerja Lapangan sangat bermanfaat bagi mahasiswa yaitu mahasiswa terjun l

angsung ke dunia industri untuk mengetahui, merasakan bagaimana bila bekerja di s

ebuah perusahaan serta mahasiswa dapat mebandingkan ilmu yang di dapat selama

di kelas dengan apa yang di hadapi selama melakukan Praktek Kerja Lapangan.

Praktek Kerja Lapangan ini dilaksankan di kota Bandung dimana kota Bandung

sangat terkenal dengan berbagai objek pariwisata yang salah satunya adalah Taman

Bermain Indoor yaitu Trans Studio Bandung. Penulis memilih tempat ini dikarenak

an sudah terjadwalkan oleh Program Studi agar bisa mengimplementasikan mata kul

iah yang sudah di dapat di STP Nusa Dua Bali dan membedakannya dengan yang ad

a di Trans Studio Bandung.

2
1.2. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang dalam penulisan laporan Praktek Kerja L

apangan ini, yaitu :

1. Bagaimana prosedur pendapatan Mega Cash di Trans Studio Bandung?

2. Bagaimana sistem pendapatan outlet di Trans Studio Bandung?

3. Bagaimana penggunaan dan penyimpanan barang di gudang oleh Trans Studio

Bandung?

1.3. Tujuan Praktek Kerja Lapangan

Tujuan dari penulisan laporan Praktek Kerja Lapangan memuat uraian yang

menyebutkan secara spesifik maksud atau tujuan yang hendak dicapai dari pelaksan

aan Praktek Kerja Lapangan. Adapun tujuan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan y

ang dilakukan oleh penulis di taman bermain Indoor Trans Studi Bandung:

1. Untuk mengetahui prosedur pendapatan Mega Cash di Trans Studio Bandung.

2. Untuk mengetahui sistem pendapatan outlet di Trans Studio Bandung.

3. Untuk mengetahui penggunaan dan penyimpanan barang di gudang oleh

Trans Studio Bandung.

3
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1. Pegertian Sistem Akuntansi Hotel (SIA)

Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau selu

ruh bangunan, untuk menyediakan jasa penginapan, makan dan minum, serta jasa la

innya bagi umum, yang dikelola secara komersial. Hotel juga dapat disebut dengan

suatu usaha yang menggunakan bangunan atau bagian dari bangunan yang khusus d

isediakan, di mana setiap orang dapat menginap dan makan serta memperoleh pelay

anan dan fasilitas lainnya dengan pembayaran (mempunyai restoran yang berada di

bawah manajemen hotel tersebut). Untuk menunjang aktifitas manajemen pada hote

l, diperlukan sebuah sistem akuntansi yang baik dalam hotel tersebut guna pengamb

ilan keputusan manajemen.

Sistem akuntansi perhotelan adalah kumpulan formulir, catatan-catatan dan

prosedur-prosedur yang digunakan sedemikian rupa untuk menyediakan dan mengol

ah data keuangan yang berfungsi sebagai media kontrol bagi manajemen hotel untu

k mendukung pengambilan keputusan bisnis. Dari definisi sistem akuntansi perhotel

an tersebut, unsur suatu sistem akuntansi utama adalah formulir, catatan-catatan yan

g terdiri dari penjurnalan, buku besar dan buku pembantu serta laporan.

Dalam mengoperasikan suatu sistem akuntansi, terlebih dahulu kita harus m

emahami tiga tahapan penting berikut. Pertama, kita harus mengenal dokumen bukti

transaksi yang digunakan perusahaan, baik mengenai banyaknya maupun jumlah-ju

4
mlah rupiahnya, serta data penting lainnya yang berkaitan dengan transaksi perusah

aan. Kedua, kita harus mengelompokkan dan mencatat data yang tercantum dalam d

okumen bukti transaksi ke dalam catatan-catatan akuntansi. Ketiga, kita harus merin

gkas informasi yang tercantum dalam catatan-catatan akuntansi menjadi laporan-lap

oran untuk manajemen dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Dalam perusahaa

n yang kecil sekalipun, kuantitas data yang harus dicatat biasanya cukup besar. Oleh

karena itu, sistem akuntansi harus dirancang sedemikian rupa sehingga data diprose

s secara efisien. Buku ini menjelaskan unsur-unsur dari masing-masing sistem akunt

ansi.

2.2. Pengertian Akuntansi Hospitaliti ( AKH )

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengo

lah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuang

an sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dim

engerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan

ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Ak

untansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengam

bil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

Uniform System of Accounts for Lodging Industries merupakan penetapan f

ormat standar dan klasifikasi perkiraan yang mengarah pada kepemilikan individu d

alam penyiapan dan penyajian laporan keuangan pada bidang industri perhotelan.

5
Standarisasi tersebut membantu pemakai laporan keuangan internal dan ekst

ernal untuk membandingkan posisi keuangan dan kinerja operasi pada jenis kepemil

ikan yang sama dalam industri hotel.

2.3. Pengertian Siklus Pendapatan

Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dalam PSAK No 23 (2009:23): “

Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivita

s normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk tersebut mengakibatkan

kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal.”

Menurut Romney dan Steinbart (2009) : “Siklus pendapatan adalah rangkaia

n aktivitas bisnis yang berulang-ulang dan proses informasi yang terkait dengan me

nghasilkan barang dan jasa kepada konsumen dan mengumpulkan uang pembayaran

atas penjualan tersebut.”

Siklus pendapatan adalah salah satu siklus dari siklus-siklus penting yang be

rorientasi kepada transaksi yang menyediakan masukan-masukan penting bagi siste

m buku besar umum dan laporan keuangan. Tujuan utama dari siklus pendapatan ad

alah memudahkan pertukaran produk atau jasa dengan pelanggan untuk memperole

h uang tunai.

2.4. Pengertian Siklus Penyimpanan Barang

1. Simpan Barang Di Gudang

Jika dalam penerimaan barang tidak ditemukan masalah, maka barang sudah

6
bisa disimpan di gudang. Jika ada masalah, maka minta keputusan dari Purchasi

ng Manager apakah barang disimpan atau dikembalikan ke supplier.

Perusahaan-perusahaan besar yang banyak bertransaksi dalam bentuk fisik b

arang (perdagangan dan manufaktur) biasanya memiliki bagian (atau seksi) khus

us yang menangani proses verifikasi kualitas barang. Seksi khusus ini disebut “

Quality Assurance” atau “Quality Control”. Staff yang bekerja di bagian ini seri

ng disebut “inspector”.

Perusahaan-perusahaan yang memiliki sistim pengendalian, mungkin mengi

ntegrasikan fungsi quality assurance ini dengan sistim pembayaran ke supplier,

misalnya: pengajuan pembayaran dari supplier harus menyertakan copy “Inspect

ion Certificate” (IC).

Penyimpanan (storage) yang dibutuhkan sangat tergantung dari tipe perusa

haan, namun penyimpanan harus mendukung kegiatan usaha dan pengendalian b

iaya. Terlepas dari tipe dan ukuran perusahaan, dari segi pengendalian suatu pro

duk harus disimpan secepat mungkin untuk mencegah kerusakan dan kehilangan

. Prosedur penyimpanan yang tepat sangat penting karena produk makanan meru

pakan bahan yang tidak tahan lama dan cepat rusak. Persediaan merupakan inve

stasi uang yang besar jumlahnya, oleh karena itu manajemen harus banyak mem

berikan perhatian dalam penyimpanan dan pemakaian produk. Ketika manajeme

n membangun pergudangan dan merancang prosedur, ada enam faktor penting

yang harus dipertimbangkan, yaitu:

1. Lokasi dan Tata Letak Gudang

Lokasi dan tata letak fasilitas gudang harus memungkinkan setiap

7
barang yang diterima secepat mungkin disimpan. Tata letak harus memun

gkinkan bahwa bagian terkait (store,kitchen, receiving, purchasing) dapat

dicapai secara efisien tanpa kemungkinan merusak produk. Ada tiga tipe fa

silitas penyimpanan, yaitu: Dry Storage, Cold Storage dan Freezer Storage

2. Pengendalian Suhu dan Kelembaban

Suhu dan kelembaban dapat membantu untuk memaksimalkan ket

ahanan produk makanan (life time) di gudang. Faktor-faktor yang terlibat

dalam mempertahankan kondisi internal yaitu suhu, kemasan pembungkus

, rak, dan kebersihan. Controller bahan makanan dan petugas gudang haru

s memeriksa alat pengukur suhu secara berkala untuk memastikan suhu ya

ng tepat dapat terpelihara. Dry Storage biasanya dipertahankan pada suhu

sekitar 50oF untuk 70oF (18oC-38oC). Menyimpan makanan dalam kema

san yang tepat dapat membantu melindungi bahan makanan dari kelembab

an maupun dari serangga dan hama. Beberapa bahan makanan yang dibeli

dalam kardus, tas kertas, dan karung rentan terhadap serangan serangga da

n hama. Bahan makanan tersebut harus dipindahkan ke dalam kemasan ya

ng tertutup rapat, seperti dengan plastik.

Gudang tempat penyimpanan harus dibersihkan secara teratur. Ha

ma tikus dalam populasi yang cukup besar dapat menyebabkan kerusakan

dan penyakit. Gudang sebaiknya disediakan secara terpisah untuk penyim

panan jenis makanan yang berbeda.

Cold Storage merupakan gudang yang digunakan untuk produk yang tidak

8
tahan lama atau produk segar. Telur, mentega, daging, akan lebih awet jik

a disimpan pada suhu antara -1oC sampai -7oC ( 30oF - 45oF).

Freezer Storage dipelihara pada suhu - 17 oC (0oF) atau lebih rendah. Fre

ezer digunakan untuk menyimpan daging.

Produk akan lebih berkualitas jika digunakan secepatnya tanpa per

lu disimpan dalam gudang pendingin terlalu lama.

3. Penempatan dan Pengaturan Persediaan

Ruang di gudang harus dipelihara sedemikian rupa sehingga masing-

masing item memiliki lokasi sendiri dan harus ditetapkan pada lokasi terte

ntu tidak berubah sepanjang waktu. Hal ini dimaksudkan untuk kelancaran

operasional, karena petugas menjadi hafal dengan lokasi produk. Pengelo

laan persediaan barang di gudang menggunakan prosedur First In First Out

(FIFO).

4. Tanggal dan Harga Persediaan (Labeling)

Petugas bagian gudang harus membuat tabulasi harga pada semua pe

rmintaan persediaan dan menyiapkan gudang jika barang datang. Dalam

hal ini petugas perlu menggunakan tag atau label untuk setiap persediaan.

Pencatuman tanggal sangat membantu petugas gudang dalam mengatur pe

rputaram persediaan di gudang.

5. Pencatatan Persediaan

Dalam pembelian (store purchase), pencatatan merupakan hal pentin

g untuk pengawasan. Setiap kali persediaan diperlukan dari gudang, perm

intaan harus disampaikan kepada petugas gudang. Jika ternyata stock koso

9
ng ( persediaan habis) , maka petugas gudang harus segera mengusulkan p

engisian kembali agar pada posisi/jumlah par. Petugas gudang menggunak

an dokumen Store Requisition untuk mengusulkan pengisian persediaan d

i gudang. Bagian Purchasing berdasar purchase requisition akan membuat

Purchase Order untuk memesan barang ke Vendor. Purchase Order dikiri

mkan ke Vendor sedangkan salinannya untuk: Purchasing, Receiving, Stor

e dan Akuntansi. Saat barang datang, petugas receiving harus mencatat ju

mlah dan deskripsi barang pada laporan penerimaan barang (receiving rep

ort). Petugas kemudian mengirimkan barang ke gudang dan invoice diki

rim ke bagian akuntansi.

6. Keamanan

Keamanan barang persediaan merupakan suatu kegiatan yang harus d

ikelola secara serius bagi semua operasi perhotelan, karena barang tersebut

sifatnya mudah dikonsumsi. Untuk keamanan, tidak diperbolehkan hanya

seorang karyawan yang menangani gudang secara keseluruhan. Pencatata

n atas persediaan barang masuk - keluar harus dilakukan secara baik dan r

utin berdasarkan dokumen. Gudang harus dalam keadaan terkunci dan ku

nci gudang yang digunakan hanya satu. Setiap barang keluar dari gudang

harus disertai dengan surat permintaan dan tanda tangan pejabat yang berw

enang. Barang dalam gudang harus selalu ditempatkan di lokasi/ tempat

yang sama. Hal ini tidak mempermudah pengambilan barang, tapi dapat m

engurangi pencurian dengan mencegah karyawan untuk menyembunyikan

barang mahal di belakang item yang lebih murah dan kemudan dihapuskan

10
. Serah terima kunci gudang dilakukan secara terutlis. Dalam operasional

hotel, seringkali kunci gudang dititipkan ke Front Office Cashier.

11
BAB III

PEMBAHASAN

1.1.Gambaran Umum Obyek Penulisan

Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat sekaligu

s menjadi ibu kota provinsi tersebut. Kota ini terletak 140 km sebelah tenggara Jaka

rta, dan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya m

enurut jumlah penduduk. Sedangkan wilayah Bandung Raya (Wilayah Metropolitan

Bandung) merupakan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jabodetabe

k dan Gerbang kerto susila (Grebang kerto susilo).

Di kota yang bersejarah ini, berdiri sebuah perguruan tinggi teknik pertama di

Indonesia (Technische Hoogeschool te Bandoeng - TH Bandung, sekarang Institut

Teknologi Bandung - ITB), menjadi ajang pertempuran di masa kemerdekaan, serta

pernah menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, suatu pertemu

an yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Ja

waharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya A

sia-Afrika.

Pada tahun 1990 kota Bandung menjadi salah satu kota paling aman di duni

a berdasarkan survei majalah Time. Kota kembang merupakan sebutan lain untuk ko

ta ini, karena pada zaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya poho

n-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Selain itu Bandung dahulunya dise

but juga dengan Parijs van Java karena keindahannya. Selain itu kota Bandung juga

dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar d

12
i kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota wisata kuli

ner. Dan pada tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai pilot p

roject kota terkreatif se-Asia Timur. Saat ini kota Bandung merupakan salah satu ko

ta tujuan utama pariwisata dan pendidikan. Dua aspek inilah yang sekarang menjadi

konsentrasi pembangunan yang diinisiasi oleh walikota Bandung, Ridwan Kamil. D

alam beberapa tahun terakhir, Kota Bandung banyak membuka taman-taman kota, f

estival kuliner, dan komunitas anak muda. Perkembangan ini untuk memfasilitasi ak

tivitas masyarakat Bandung di berbagai lapisan masyarakat.

Dengan banyakknya intensitas wisatawan yang datang ke Bandung menjadi

daya tarik investor untuk mendirikan usaha hiburan keluarga di Bandung dan salah s

atunya adalah :

Trans studio theme park adalah taman hiburan indoor terbesar di Indonesia.

Di atas lahan seluas 2.7 hektar yang dimana menyajikan 21 wahana permainan dan

bermacam bentuk hiburan yang terdapat dalam 4 kawasan dengan tema yang berbed

a dan unik. Trans studi Makassar adalah wahan bermain indoor pertama yang di bua

t oleh Trans Crop dan selanjutnya Trans Corp kembali membuat Trans Studio Band

ung. Yang berlokasi di jalan Gatot Subroto no 289 Bandung, Jawa Barat.

Trans Studio Bandung adalah taman bermain di dalam ruangan terbesar di du

nia yang dikelola oleh Trans Corp. Trans Studio Bandung adalah taman bermain di

dalam ruangan kedua yang dibangun untuk menyusul kesuksesan Trans Studio Mak

assar yang dibangun pada tahun tahun 2009. Wahana yang disajikan diberi nama ses

uai dengan program-program yang ada di Trans TV ataupunTrans7. Trans Studio B

13
andung lebih spektakuler dan lebih dahsyat dari Trans Studio yang ada di Makassar.

Trans Studio Bandung merupakan taman hiburan (theme park) dalam ruanga

n yang dikelola oleh Trans Corp, salah satu grup usaha terbesar di Indonesia yang ju

ga mengelola Trans TV dan Trans 7. Trans Studio Bandung dibuka pada tanggal 18

Juni 2011, yang dimiliki oleh Pengusaha Chairul Tanjung dan di Managerai oleh Li

nda Tampi dan Nursyasan Ibrahim Berdiri di atas lahan seluas 4,2 hektar, Trans Stu

dio Bandung disebut-sebut sebagai taman hiburan indoor terbesar di dunia, mengala

hkan saudaranya Trans Studio Makassar di Sulawesi Selatan.

Trans Studi Bandung menyajikan 20 permainan dan 3 kawasan dengan tema

yang berbeda dan unik. Para pengunjung dapat merasakan bagaimana menjadi seora

ng bintang di depan kamera serta bagaimana menjadi orang-orang di belakang layar

dari tayangan-tayangan favorit yang ada di TRANS TV dan TRANS7 seperti dunia

lain, jelajah, si bolang, dan masih banyak wahana menarik lainnya.

1.1.1. Wahana dan Fasilitas

a. Wahana

Berlabel taman hiburan, Trans Studio Bandung tentunya dilengkapi deng

an berbagai wahana permainan dan pertunjukan menarik. Wahana-wahana d

i Trans Studio Bandung tersedia untuk segala usia, ada yang khusus balita, a

nak-anak, dan dewasa. Informasi mengenai batasan usia dan tinggi badan ter

pampang di pintu masuk setiap wahana. Sementara itu, pertunjukannya bole

h disaksikan oleh siapa saja tanpa ada batasan usia.

14
Seluruh wahana dan arena pertunjukan di taman hiburan tersebut terbagi

menjadi 3 kawasan yang berbeda yaitu Studio Central, The Lost City, dan M

agic Corner. Rinciannya tersedia di bawah ini:

1.1.Studio Central

Studio Central memiliki koleksi 10 wahana dan pertunjukan

di Trans Studio Bandung, termasuk di antaranya museum, pusat ilmu

pengetahuan, dan dunia anak. Wahana-wahana yang tersedia di Stud

io Central di antaranya;

a.a. Yamaha Racing Coaster

a.b. Indosat Vertigo Galaxy

a.c. Giant Swing

a.d. Si Bolang

a.e. Transcar Racing

a.f. Marvel Superheroes The Ride 4D

a.g. Dunia Anak (Kiddy’s Land)

a.h. Trans Broadcast Museum

a.i. Science Center, dan Trans City Theater

15
1.2.The Lost City

Kawasan The Lost City cocok bagi kamu-kamu yang gemar b

erpetualang di tempat-tempat yang jauh dari keramaian kota. Berikut

adalah beberapa wahana yang tersedia di kawasan The Lost City.

a.a.a.a. Jelajah

a.a.a.b. Kong Climb

a.a.a.c. Skypirates ‘Zeppelin’

a.a.a.d. Amphitheater

1.3.Magic Corner

Jangan lewatkan kunjungan ke kawasan Magic Corner di Tran

s Studio Bandung. Magic Corner memiliki wahana-wahana yang me

macu adrenalin sekaligus membuat pengunjungnya merasa tersihir, ta

kjub, dan ketakutan. Berikut adalah wahana-wahana yang tersedia di

Magic Corner:

a. Negeri Raksasa

b. Pulau Liliput

16
c. Dragon Riders

d. Dunia Lain

e. Captain Black’s Heart Pirate Ship

f. Special Effect Action

1. Fasilitas Trans Studio Bandung

Sebagai kawasan wisata yang menargetkan wisatawan mancanegara, Tra

ns Studio Bandung tentu dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang wis

ata seperti restoran, kafe, outlet es krim, toko souvenir, dan tempat-tempat b

eristirahat. Corvette Dinner menyediakan makanan-makanan khas Amerika,

Studio Kuring menawarkan makanan khas Sunda, Warung Iga menghidangk

an berbagai olahan iga bakar yang lezat, sementara Studio Mie hadir bagi pa

ra penggemar mie dan bakso.

Jika tak ingin makan hidangan berat, datang saja ke Coffee Bean & Tea

Leaves yang menyajikan berbagai jenis kopi, teh dan kue. Bisa juga mencici

pi varian es krim yang lezat di Baskin n Robbins.

Agar kunjungan ke Trans Studio Bandung menjadi semakin berkesan, ja

ngan lupa belanja souvenir di Trans Studio Store. Souvenir yang dibeli bisa

diberikan sebagai oleh-oleh untuk yang di rumah atau disimpan sebagai kena

ng-kenangan. Berbagai jenis benda dan pernak-pernik tersedia di Trans Stud

io Store, di antaranya kaos, topi, mug, juga gantungan kunci dan stiker.

17
1.1.2. Akomodasi dekat Trans Studio Bandung

Berkunjung ke Trans Studio Bandung, tak perlu khawatir masalah penginapan.

Kota Bandung yang terkenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Jawa Barat

memiliki banyak hotel dan penginapan. Trans Studio Bandung juga memiliki hotel

sendiri yang berlokasi di kawasan wisata terpadu Trans Studio yaitu The Trans Lux

ury Hotel dan Ibis Bandung Trans Studio.

1.1.3. Jam Kunjungan Trans Studio Bandung

Setiap hari pukul 10.00-21.00. Pertunjukan-pertunjukan di Trans Studio Ban

dung biasanya dimulai pukul 12.30 dan berakhir pada pukul 18.00.

3.2 . Sistem Akuntansi di Trans Studio

3.2.1. Prosedur Pendapatan Mega Cash di Trans Studio

Mega Cash adalah Kartu Pre-paid dengan teknologi Contactless sma

rt card yang dikelurkan oleh bank mega yang digunakan sebagai media atau

alat pembayaran pengganti uang. Mega Cash digunakan sebagai media pem

bayaran di Trans Studio Bandung juga beberapa merchant di kota Bandung

yang sudah bergabung dengan bank Mega.

Mega Cash ini dapat di isi ulang sesuai dengan kebutuhan anda, batas m

18
aksimal nominal uang dalam satu kartu mega cash adalah Rp. 1.000.000,- (S

atu juta rupiah untuk Mega Cash Unregister) dan Rp. 5.000.000,- (Lima Juta

rupiah untuk Megacash Register).

Cara Menggunakan Megacash : anda bisa mendapatkan megacash un

register dengan membeli langsung dari bank mega atau loket tiket Trans Stu

dio Bandung seharga Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah), kemudian anda mel

akukan top up/ isi ulang dengan jumlah sesuai dengan kebutuhan anda.

Misal anda akan masuk ke Trans Studio Bandung pada hari senin – ju

m’at, Harga tiket pada hari itu adalah sebesar Rp. 150.000,-, berarti anda han

ya perlu top up sebesar Rp. 150.000,- (mega cash anda sudah terisi balance

Rp. 150.000,-) kemudian kartu megacash anda akan di Tap dan balance yan

g ada didalam kartu akan di potong sesuai dengan harga tiket yang berlaku y

aitu sebesar Rp. 150.000,- dan kemudian balance di mega cash anda menjad

i Rp. 0 kembali.

Anda bisa melakukan isi ulang lagi untuk keperluan lainnya, sepert

i membeli makan atau cindera mata di studio store atau untuk berbelanja di l

uar trans studio bandung, anda dapat melakukan isi ulang berkali-kali dan m

asa berlaku kartu dan balance yang ada di mega cash ini adalah selamanya, k

apanpun bisa anda gunakan sebagai alat pembayaran di trans studio bandung

atau merchang yang berlogo Bank Mega.

Seluruh Transaksi Keuangan yang berhubungan dengan Trans Studio

19
Bandung menggunakan nomor rekening berikut ini:

PT. Para Bandung Propertindo

Nomor Rekening: 01.019.001.100.501.0

Prosedur Pendapatan Mega Cash

Pengunjung melakuk
Cashier Mega Cash Card
an pembelian tiket

Counter top up untuk pengi


sisan mega cash

Pengunjung melakuk
an transaksi disetiap
outlet yang ada di Tra
ns Studio Bandung

3.3.2. Sistem Pendapatan Outlet di Trans Studio Bandung

Outlet-outlet yang ada di Trans Studio Bandung merupakan outlet yang m

asuk kedalam group trans dan bukan merupakan outlet milik perorangan yang

disewakan. Produk-produk yang ditawarkan beberapa diantaranya ada merk-m

20
erk terkenal yang sudah dimiliki langsung oleh pihak Trans sendiri seperti, cof

fee bean dan baskin robin. Hanya ada satu vendor yang memiliki barang sejeni

s yang bisa masuk untuk menjual makanannya di dalam Trans Studio Bandun

g. Di dalam Trans Studio Bandung tidak diperbolehkan penyewaan untuk piha

k ketiga karena Trans Studio Bandung hanya memakai dan memperkenalkan p

roduk yang mereka miliki.

3.3.3 Penggunaan dan Penyimpanan Barang di Gudang Trans Studio Bandung

Penyimpan barang di gudang yang dilakukan di Trans Studio Bandung ber

beda dengan yang ada di hotel. Hotel menggunakan store untuk menyimpan b

arang-barang keperluan hotel yang berkesinambungan untuk kegiatan operasio

nal hotel. Sedangkan Trans Sudio Bandung menggunakan store untuk menjual

barang-barang cendara mata yang khas dari Trans Studio Bandung, dengan pe

nyimpanan barang di belakang store masing-masing.

Penyimpanan barang dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

oleh perusahaan, dengan mengikuti kaedah-kaedah penyimpanan barang seba

gaimana mestinya, agar setiap barang yang disimpan tidak cepat rusak sehingg

a mengurangi kerugian yang terjadi akibat kesalahan penyimpanan.

21
BAB IV

PENUTUP

4.1. Simpulan

Adapun kesimpulan yang dapat kami peroleh dalam kegiatan kunjungan P

KL yang telah dilaksanakan selama 3 (tiga) hari di Kota Bandung dengan tempat dengan t

empat observasi Trans Studio Bandung, antara lain:

1. Mega Cash Card adalah cara pembayaran yang sangat baik yang

dipergunakan oleh pihak Trans Studio Bandung untuk memberikan

pelayanan kepada setiap pengunjung. Pengunjung cukup mengisi Mega Cash

Card pada counter-counter yang telah tersedia di setiap kawasan theme park

dan pengunjung dapat berbelaja sepuasnya tanpa menggunakan uang cash

selama berada di dalam Trans Studio Bandung.

2. Trans Studio Bandung bukan hanya terdapat wahana permainan tetapi juga

terdapat outlet-outlet yang menjual berbagai keperluan pengunjung seperti:

makanan, minuman, dan marchendice. Outlet ini merupakan milik pihak

Trans sendiri tanpa disewakan kepada pihak lain.

3. Penggunaan dan penyimpanan barang di gudang yang dilakukan oleh Trans

Studio Bandung berbeda dengan dilakukan di hotel. Trans Studio

menggunakan dan menyimpan barang di gudang (store) dilakukan pada satu

tempat dimana store yang dimaksud adalah tempat untuk menjual

marchendice khas Trans Studio Bandung dan penyimpanan barangnya

22
langsung di simpan dibelakang store tersebut.

4.2. Saran

Adapun saran yang dapat kami sampaikan dalam kegiatan kunjungan PKL

yang telah kami laksanakan, antara lain:

1. Kegiatan PKL yang telah dilakukan sudah sangat baik untuk menambah

pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki mahasiswa Manajemen

Akuntansi Hospitaliti dibidang akuntansi, pengelolaan taman hiburan,

perhotelan dan penanganan risiko yang terjadi. Diharapkan kegiatan seperti

ini tetap dilaksanakan dan perlu ditingkatkan lagi.

2. Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan kerjasama

yang baik antara pihak STP Nusa Dua Bali khususnya prodi MAH dengan

pihak Trans Corp.

3. Bagi pihak trans studio diharapkan meningkatkan standar keamanan untuk

setiap wahana yang ada disana, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak

diinginkan.

23