Anda di halaman 1dari 7

PROGRAM KERJA TIM PONEK

DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LAHAT

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LAHAT


Jl. Letjend. Harun Sohar I No 28, Kode Pos 31414, Provinsi Sumatera Selatan
Telp. (0731) 321785 Fax (0731)323080, Email : rsud_lahat@yahoo.co.id
A. SASARAN
No Kegiatan Sasaran Target
1 Melaksanakan dan menerapkan standar Semua ibu hamil 100%
pelayanan perlindungan ibu dan bayi secara yang melakukan
terpadu dan paripurna dengan mencegah ANC (Ante Natal
kehamilan ibu resiko tinggi dan rehabilitasi Care) di Poli KIA/
ibu dan bayi pasca persalinan Poli Kebidanan dan
Penyakit Kandungan
 Penapisan kehamilan resiko tinggi dan ibu nifas di
dengan menggunakan kartu score Puji Ruang Kebidanan
Rochayati dan Penyakit
 Penyuluhan kehamilan meliputi : gizi ibu Kandungan.
hamil, personal hygiene, P4K, tanda-
tanda kegawatan kehamilan, rawat
gabung dan persiapan ibu melahirkan.
 Pemereriksaan penunjang
 Senam hamil
 Senam nifas
 Pemberian imunisasi TT
 Penanganan kasus rujukan kehamilan
 Puerperium
 Senam nifas
 Perawatan payudara
 Penyuluhan meliputi : Gizi buteki, KB,
ASI, imunisasi, perawatan bayi sehari-
hari.
 Kunjungan Rumah
2 Mengembangkan kebijakan dan SPO sesuai SPO ada dan Update 100%
dengan standar

 Pencegahan Kehamilan Resiko Tinggi


 Seleksi dan Perawatan Resiko Tinggi
 Penanggulangan Persalinan Resiko
Tinggi
 Pelayanan Antenatal dan Postnatal
 Penanganan Neonatus Normal
 Penanganan Neonatus Resiko Tinggi
 Pelayanan Penunjang
 Pelayanan Rujukan
 Pelayanan Penyuluhan Kesehatan
 Pelayanan Kamar Bersalin
3 Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Semua ibu hamil 100%
ibu dan bayi termasuk kepedulian terhadap dengan hiper emisis
ibu dan bayi dengan pengobatan kehamilan dan anemia serta pre
dan bayi resiko tinggi eklamsi yang
melakukan ANC
 Pengobatan ibu hamil dengan hiperemisis, (Ante Natal Care) di
pre eklamsi dan anemia Poli KIA/ Poli
 Pengobatan bayi dengan aspeksia, BBLR Kebidanan dan
dan icterus neonaturum Penyakit Kandungan
maupun yang
dirawat di Ruang
Kebidanan dan
Penyakit Kandungan

Semua bayi aspeksi,


BBLR dan icterus
neonaturum yand
dirawat di Ruang
Neonatus

4 Meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam Kualifikasi dan 100%


melaksanakan fungsi pelayanan obstetri dan jumlah tenaga serta
neonatus termasuk pelayanan kegawat darurat fasilitas dan
(PONEK 24 jam) peralatan sesuai
dengan rasio standar
 Kualifikasi dan jumlah tenaga dokter, yang dibutuhkan
bidan dan perawat
 Fasilitas dan peralatan Pengembangan staf
 Pengembangan staf dan program dan Diklat terlaksana
pelatihan. sesuai
 Jadwal jaga dokter, bidan dan perawat. kompetensinya

Jadwal jaga siap

5 Meningkatkan fungsi rumah sakit sebagai Semua ibu bersalin 100%


model dan pembina teknis dalam pelaksanaan normal dilaksanakan
IMD dan pemberian ASI Eksklusif. IMD, rawat gabung
partial dan ASI
 Melaksanakan IMD pada persalinan Eksclusif
pervaginam
 Melaksakan program rawat gabung
Melaksanakan pemberian ASI eksclusif
6 Meningkatkan fungsi rumah sakit sebagai Ada kebijakan 100%
pusat rujukan pelayanan kesehatan ibu dan tentang tingkat
bayi bagi sarana pelayanan kesehatan lainnya. rujukan dan alur
serta tata cara
 Kebijakan tentang tingkat pelayanan rujukan
Alur dan tata cara rujukan
7 Meningkatkan fungsi rumah sakit dalam Setiap BBLR yang 100%
perawatan metode kangguru (PMK) pada di rawat di Ruang
BBLR Neonatus dilakukan
perawatan metode
Melaksanakan Perawatan Metode Kangguru kangguru (PMK)
pada BBLR
8 Melaksanakan sisitim monitoring dan Ada kebijakan 100%
evaluasi pelaksanaan program RSSIB 10 tertulis tentang
langkah menyusui dan peningkatan kesehatan pelarangan
ibu. pemberian PASI
kecuali ada indikasi
 Membuat Kebijakan tertulis tentang medis dan
menyusui secara rutin, pelarangan pemakaian Dot
pemberian makanan atau minuman selain
ASI,kecuali ada indikasi medis,
pelarangan pemakaian dot atau kempeng.
 Bekerja sama dengan Puskesmas di
wilayah kabupaten Lahat sebagai wilayah
binaan dalam rangka pelaporan tindak
lanjut pemberian ASI dan pemantauan
kesehatan ibu nifas. Ada kerjasama dan
laporan ibu bersalin
ke semua puskesmas
di wilayah
kabupaten Lahat
sesuai domisili ibu
bersalin
9 Melaksanakan Program Pelatihan Ponek Ada identifikasi 100%
nama – nama
 Identifikasi perawat/ bidan yang akan perawat/ bidan yang
mengikuti pelatihan (NLS, NICU, APN, mengikuti pelatihan.
Managemen Lactasi, CTU)

 Koordinasi dengan Bidang Keperawatan Ada koordinasi


dan Diklat dengan Bidang
Keperawatan dan
Diklat

B. SKEDUL (JADWAL ) PELAKSANAAN KEGIATAN


NO KEGIATAN JADWAL/BULAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Melaksanakan dan
menerapkan standar pelayanan
perlindungan ibu dan bayi
secara terpadu dan paripurna
dengan mencegah kehamilan
ibu resiko tinggi dan
rehabilitasi ibu dan bayi pasca
persalinan

 Penapisan kehamilan
resiko tinggi dengan
menggunakan kartu score
Puji Rochayati
 Penyuluhan kehamilan
meliputi : gizi ibu hamil,
personal hygiene, P4K,
tanda- tanda kegawatan
kehamilan, rawat gabung
dan persiapan ibu
melahirkan.
 Pemereriksaan penunjang
 Senam hamil
 Senam nifas
 Pemberian imunisasi TT
 Penanganan kasus rujukan
kehamilan
 Puerperium
 Senam nifas
 Perawatan payudara
 Penyuluhan meliputi : Gizi
buteki, KB, ASI, imunisasi,
perawatan bayi sehari-hari.
 Kunjungan Rumah
2. Mengembangkan kebijakan
dan SPO sesuai dengan standar

Pencegahan Kehamilan Resiko


Tinggi

Seleksi dan Perawatan Resiko


Tinggi

Penanggulangan Persalinan
Resiko Tinggi

Pelayanan Antenatal dan


Postnatal

Penanganan Neonatus Normal

Penanganan Neonatus Resiko


Tinggi

Pelayanan Penunjang

Pelayanan Rujukan

Pelayanan Penyuluhan
Kesehatan

Pelayanan Kamar Bersalin

3. Meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan ibu dan
bayi termasuk kepedulian
terhadap ibu dan bayi dengan
pengobatan kehamilan dan
bayi resiko tinggi

Pengobatan ibu hamil dengan


hiperemisis, pre eklamsi dan
anemia

Pengobatan bayi dengan


aspeksia, BBLR dan icterus
neonaturum

4. Meningkatkan kesiapan rumah


sakit dalam melaksanakan
fungsi pelayanan obstetri dan
neonatus termasuk pelayanan
kegawat darurat (PONEK 24
jam)

Kualifikasi dan jumlah tenaga


dokter, bidan dan perawat

Fasilitas dan peralatan

Pengembangan staf dan


program pelatihan.

Jadwal jaga dokter, bidan dan


perawat.

5. Meningkatkan fungsi rumah


sakit sebagai model dan
pembina teknis dalam
pelaksanaan IMD dan
pemberian ASI Eksklusif.

Melaksanakan IMD pada


persalinan pervaginam

Melaksakan program rawat


gabung

Melaksanakan pemberian ASI


eksclusif

6. Meningkatkan fungsi rumah


sakit sebagai pusat rujukan
pelayanan kesehatan ibu dan
bayi bagi sarana pelayanan
kesehatan lainnya.

Kebijakan tentang tingkat


pelayanan

Alur dan tata cara rujukan

7. Meningkatkan fungsi rumah


sakit dalam perawatan metode
kangguru (PMK) pada BBLR

Melaksanakan Perawatan
Metode Kangguru pada BBLR

8. Melaksanakan sisitim
monitoring dan evaluasi
pelaksanaan program RSSIB
10 langkah menyusui dan
peningkatan kesehatan ibu.

 Membuat Kebijakan
tertulis tentang menyusui
secara rutin, pelarangan
pemberian makanan atau
minuman selain
ASI,kecuali ada indikasi
medis, pelarangan
pemakaian dot atau
kempeng.
 Bekerja sama dengan
Puskesmas di wilayah
kabupaten Lahat sebagai
wilayah binaan dalam
rangka pelaporan tindak
lanjut pemberian ASI dan
pemantauan kesehatan ibu
nifas.
9. Melaksanakan Program
Pelatihan Ponek

 Identifikasi perawat/ bidan


yang akan mengikuti
pelatihan (NLS, NICU,
APN, Managemen Lactasi,
CTU)
 Koordinasi dengan Bidang
Keperawatan dan Diklat

Ditetapkan di : Lahat
Pada tanggal :

Ketua Tim PONEK

dr. Nova Ardiansyah, Sp.OG


NIP. 197611292009031001

Anda mungkin juga menyukai