Anda di halaman 1dari 5

Penyuluhan Gizi Pada Ibu Menyusui

Pokok Bahasan : Gizi


Sub Pokok Bahasan : Gizi ibu Menyusui
Penyuluh : Jelita Wajah
Hari/Tgl : Senin, 5 November 2012
Waktu : 10.00 WITA
Tempat : Puskesmas
Sasaran : Ibu-ibu Menyusui

1. Tujuan umum :
 Ibu dapat mengetahui dan memahami tentang gizi ibu menyusui.

2. Tujuan Khusus :
a. Ibu dapat menjelaskan pentingnya gizi sewaktu menyusui.
b. Ibu dapat menjelaskan kebutuhan zat gizi ibu saat menyusui.
c. Ibu dapat menyebutkan jenis bahan makanan yang menjadi sumber gizi,
d. Ibu dapat mengetahui susunan makanan saat menyusui.
e. Ibu dapat menyebutkan bahan-bahan makanan yang dapat merangsang ASI

3. Media
Elektronik (LCD)
4. Metode
Ceramah
5. Materi
1. Pengertian
2. Kebutuhan zat gizi ibu menyusui
3. Bahan makanan yang menjadi sumber zat gizi
4. Susunan makanan yang dianjurkan selama menyusui.
5. Bahan makanan yang dapat merangsang ASI
6. Pengaruh Status Gizi Bagi Ibu Menyusui
7. Dampak Kekurangan Gizi Ibu Menyusui.

Mengetahui Penyuluh
Dosen

Sesca D. Solang, S.SiT, M.Kes Jelita Wajah


PEMBAHASAN

A. Pengertian
ASI merupakan makanan bayi terbaik sampai umur 2 tahun. Gizi ibu menyusui
merupakan salah satu hal penting bagi seorang bayi maupun bagi ibu tersebut. kebutuhan
gizi pada ibu yang menyusui sangat penting untuk produksi ASI. Selain itu gizi tersebut
juga menentukan bagaimana proses pemulihan seorang ibu pasca melahirkan.

B. Kebutuhan zat gizi ibu menyusui


seorang ibu menyusui memerlukan zat gizi lebih banyak dibanding sewaktu tidak menyusui.
Tambahan zat gizi yang dianjurkan untuk ibu menyusui adalah sebagai berikut :
 825 kilokalori
 25 gram protein
 500 miligram zat besi
 2500 satuan internasional vitamin A
 0,4 miligram vitamin B1
 30 miligram vitamin C

Mengenai kebutuhan protein yang di perlukan sebesar 16 gram per harinya pada masa 6 bulan
pertama. Pada masa 6 bulan kedua , kebutuhan energi yang dibutuhkan sebesar 12 gram per
harinya.
Kemudian pada masa tahun kedua diperlukan protein sebesar 11 gram per hari. Gizi ibu
menyusui lainnya yang dibutuhkan adealah zat besi. Setiap harinya sebanyak 0,3 mg zat besi
akan dikeluarkan dalam bentuk ASI, sehingga seorang ibu membutuhkan zat besi pada 6 bulan
pertama masa menyusui sebesar 1,1 mg per hari. Sehingga seorang ibu akan memerlukan
tambahan zat besi sebesar 5 mg tiap harinya.
Selain zat besi dan protein, kebutuhan akan intake kalsium juga perlu diperhatikan. Dalam hal ini
tambahan dari konsumsi kalsium tergolong dalam jumlah yang besar, yakni 400 mg.
C. Bahan makanan yang menjadi sumber zat gizi

Banyak ragam bahan makanan di sekitar kita yang dapat menjadi sumber zat gizi. Contoh
sumber kalori yang dianjurkan :
1) Bahan makanan yang mengandung banyak hidrat arang/karbohidrat :
 Beras Mie
 Ketela Kentang
 Jagung Minyak
 Gandum

2) Bahan makanan yang mengandung banyak protein :


 Protein hewani : susu, daging, telur, ikan .
 Protein nabati : kacang-kacangan ,tempe, tahu

3) Bahan makanan yang mengandung banyak zat kapur :


 Susu
 Sayuran hijau
 Teri kering
 Kacang-kacangan

4) Bahan makanan yang mengandung banyak zat besi :


 Hati
 Kuning telur
 Kacang-kacangan
 Daging
 Sayuran hijau (bayam,daun ketela,dll)

5) Bahan makanan yang mengandung banyak vitamin A :


 Kuning telur Minyak ikan
 Hati Susu
 Sayuran hijau buah-buahan kuning sayuran dan buah-buahan pada umumnya
mengandung Vitamin dan mineral terutama dalam bentuk segar.

D. Susunan makanan yang dianjurkan selama menyusui.


Susunan makanan yang dianjurkan adalah yang memenuhi persyaratan gizi baik.
Adapun jumlah makanan yang dianjurkan sebagai berikut (untuk sehari) :
 Beras 500 gram (3 ½ gelas nasi)
 Daging 75 gram (1 ½ potong sedang)
 Tempe 125 gram (2-3 potong sedang)
 Sayuran 300 gram (3 gelas sayur)
 Pepaya 200 gram (2 potong sedang)
 Susu 200 cc (1 gelas)
Jenis makanan ini dapat diganti dengan jenis makanan lain yang sama nilai
gizinya sesuai dengan selera ibu, misalnya :
1. beras dapat diganti dengan roti, mie, kentang, atau tepung-tepungan lain.
2. daging dapat diganti dengan ikan, ayam, telur, dsb.

E. Bahan makanan yang dapat merangsang ASI

Contoh beberapa jenis makanan yang dapat merangsang ASI :

 Bayam Kedelai
 Daun singkong Pepaya
 Daun katuk Mangga
 Daun pepaya Jeruk
 Kacang tanah Pisang
 Kacang merah Jambu air
 Kacang hijau

Faktor yang mempengaruhi gizi ibu menyusui adalah :


1. Pengaruh makanan erat kaitannya dengan volume ASI yang diproduksi per hari.
2. Protein, dengan adanya variasi individu maka dianjurkan penambahan 15-20
gram protein sehari.
3. Suplementasi, jika makan sehari seimbang, suplementasi tidak diperlukan kecuali
jika kekurangan satu atau lebih zat gizi.
4. Aktivitas.

F. Pengaruh Status Gizi Bagi Ibu Menyusui


Kebutuhan nutrisi selama laktasi didasarkan pada kandungan nutrisi air susu dan
jumlah nutrisi penghasil susu. Ibu menyusui disarankan memperoleh tambahan zat
makanan 800 Kkal yang digunakan untuk memproduksi ASI dan untuk aktivitas ibu itu
sendiri.

G. Dampak Kekurangan Gizi Ibu Menyusui

Kekurangan gizi pada ibu menyusui menimbulkan gangguan kesehatan pada ibu
dan bayinya. Gangguan pada bayi meliputi proses tumbang anak, bayi mudah sakit,
mudah terkena infeksi. Kekurangan zat-zat esensial menimbulkan gangguan pada mata
ataupun tulang.