Anda di halaman 1dari 1

Transkrip wawancara

Narasumber : Ketua ( Pak Panut) KUBE Sejahtera Desa Nambangon Caturharjo Sleman DIY

Tanggal : 22 April 2018

Pendampingan ada 2, tingkat kelurahan. Dari pemerintah bidang penanganan kemiskinan (Mba kun
dan Mba Puji) , pendamping sifatnya kontrak,akhir 2016 kontrak habis dan Kube sudah berjalan
sendiri. Pendamping yang sekarang adalah pendamping tingkat desa yaitu desa Caturharjo yang ikut
ke jakarta. Baru mendapat pendampingan awal tahun 2015 sedangkan 2013 Kube ini berdiri.
Pendampingan disini dalam bentuk arahan dan saran serta memberikan atau menjembatani antara
pemerintah dengan kelompok usaha. Satu pendamping mendampingi 5 Kube. Pendamping
mempunyai peran untuk memberikan link dan menyalurkan informasi dari kabupaten,Provinsi dan
juga Nasional

Bidang kube : Sablon dan Jahit. Membuat pewangi londri (membuat sendiri untuk pengembangan)

Sablon di pegang oleh Ketuanya sendiri,Jahit tidak memproduksi tapi jasa jahit. Untuk jahit sudah
sampe kalimantan dan Papua namun masih terkendala sarana prasarana.

Tempat Kube ; ada sekrertarit, Lokasi untuk pertemuan di sekertariat,namun tempatnya masih
mengontrak dan kalau produksi jahit di rumah anggota. Sedangkan sekarang untuk jahit sudah
mempunyai tempat produksi sendiri dan juga jualan sprei dan sarung bantal.

Alat produksi dan dana : mendapat dana hibah 20 juta untuk membeli 4 mesin jahit dan alat sablon,
Untuk dana awal peranggota iuran 100 ribu. Dan setiap bulan ada pertemuan tanggal 4 malam.
Sudah ada sesi simpan punjam sekitar 10 juta.

Tingkat desa ada 10 Kube namun tersisa 3 kube yang masih aktif. Sisa kube bergerak pada bidang
ternak (kambing).

Perlombaaan : Dalam administrasi,peninjauan tempat usaha dari kabupaten dan provinsi lolos dan
maju ke Nasional. Untuk hasil usaha tidak begitu menjadi pertimbangan melainkan lebih ke
administrasi

Anggota terdiri dari masyarakat desa,awal mulanya dari obrolan biasa namun ada keinginan untuk
maju. Untuk yang mau jadi anggota bisa langsung masuk saja namun ada syarat ketentuannya dan
kebijakan kelompok.

Perhatian dari pemerintah (setelah mendapat penghargaan) seakan perhatian lepas,namun biasanya
ada kunjungan dari kementrian daerah namun hanya sekedar memberi pesan untuk meningkatkan
usahanya.