Anda di halaman 1dari 1

Pertumbuhan bakteri merupakan pertambahan jumlah bakteri dalam suatu koloni

dengan cara membelah diri. Hal itu dipengaruhi oleh temperature. Suhu tinggi akan
menyebabkan bakteri tersebut mati atau lambat berkembang.

Factor-faktor yg membatasi pertumbuhan bakteri antara lain:

a.Nutrisi (zat makanan)


Jumlah nutrisi (zat makanan) yang tersedia dalam jumlah banyak akan meningkatkan
jumlah koloni bakteri. Sebaliknya, berkurangnya nutrisi mengakibatkan koloni bakteri
menyusut, bahkan akan mati dengan habisnya nutrisi yang tersedia.

b. Zat hasil ekskresi yang tertimbun dalam medium


Metabolisme bakteri akan menghasilkan bahan buangan.
Pertambahan jumlah koloni akan meningkatkan timbunan hasil buangan tersebut dalam
media. Timbunanhasil buangan tersebut dapat menggangu metabolisme bakteri yang
kemudian akan menyebabkan penurunan jumlah koloni bakteri.

c. Predator (pemangsa) bakteri


Pemangsa bakteri biasanya adalah Amoeba dan Didinium.
Amoeba memakan mikroorganisme kecil, beberapa di antaranya adalah Protozoa dan
Algae.

Perkembangbiakan bakteri dapat terjadi secara aseksual dengan cara membelah diri
menjadi dua (pembelahan biner). Disamping itu, rekombinasi genetik dapat terjadi
dengan cara penggabungan materi genetik yang berupa DNA antar bakteri. Rekombinasi
genetik pada bakteri dapat dibedakan menjadi transformasi, transduksi dan konjugasi.

a. Transformasi
Transformasi merupakan proses pemindahan materi genetik herupa DNA dari satu sel
bakteri ke sel bakteri yang lain. Menurut Frederick Griffith (1928), transformasi dapat
terjadi pada bakteri Streptococcus pneumoniae. Haemophillus. Neisseria gonorhoe,
Bacillus, dan Rhizobiurn.

b. Transduksi
Transduksi merupakan pemindahan materi genetik dari sel bakteri yang satu ke sel
bakteri yang lain dengan melalui perantara (berupa bakteriofag). Hal tersebut berdasarkan
hasil penelitian Norton Zinder dan Joshua Lederberg (1952).

c. Konjugasi
Konjugasi merupakan pemindahan DNA secara langsung melalui kontak sel dengan
menggunakan pilus F, misalnya pada bakteri Escherichia coli.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, bakteri dapat mengambil makanan secara
langsung dari alam. Namun, ada juga bakteri yang harus mengubah senyawa tertentu
menjadi senyawa yang dibutuhkan.