Anda di halaman 1dari 8

BAB V

HASIL PENELITIAN

5.1 Karakteristik Responden

Karakteristik responden yang diamati dalam penelitian ini berdasarkan

jumlah usia, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan responden.

a. Usia Ibu Balita

Tabel 5.1 Distribusi Frekuensi Umur Responden Pengguna Posyandu di


Puskesmas Pujon Kabupaten Malang
No. Umur Frekuensi Persentase
1. 20 – 25 tahun 30 38.46 %
2. 26 – 30 tahun 19 24.36 %
3. 31 – 35 tahun 18 23.08 %
4. 36 – 40 tahun 11 14.10 %
Jumlah 78 100 %
Sumber: Data primer 2016

Tabel di atas menunjukkan karakteristik responden berdasarkan

umur responden. Responden terbanyak adalah umur 20 – 25 tahun yaitu

sebanyak 30 orang (38.46 %) dan responden paling sedikit adalah yang

mempunyai umur 36 – 40 tahun yaitu 11 orang (14.10 %).

b. Pendidikan Responden

Tabel 5.2 Distribusi Frekuensi Pendidikan Responden Pengguna Posyandu di


Puskesmas Pujon Kabupaten Malang
No. Pendidikan Frekuensi Persentase
1. SD 35 44.87 %
2. SMP 22 28.21 %
3.. SMA 21 26.92 %
Jumlah 78 100%
Sumber: Data primer 2016

Tabel di atas menunjukkan karakteristik responden berdasarkan

pendidikan. Responden terbanyak adalah yang mempunyai pendidikan

SD yaitu sebanyak 35 orang (44.87 %), responden paling sedikit adalah

yang mempunyai pendidikan SMA yaitu sebanyak 21 orang (26.92 %).

51
c. Pekerjaan responden

Tabel 5.3 Distribusi Frekuensi Pekerjaan Responden Pengguna Posyandu di


Puskesmas Pujon Kabupaten Malang
No. Pekerjaan Frekuensi Persentase
1. Ibu Rumah Tangga 53 67.95 %
2. Petani 11 14.10 %
3. Wiraswasta 13 16.67 %
4. Guru 1 1.28 %
Jumlah 78 100%
Sumber: Data primer 2016

Tabel di atas menunjukkan karakteristik responden berdasarkan

pekerjaan ibu balita. Responden terbanyak adalah ibu rumah tangga

yaitu sebanyak 53 orang (67.95 %), dan responden paling sedikit adalah

guru sebanyak 1 orang (1.28 %).

5.2 Deskripsi Data

Data dalam penelitian ini terdiri dari variabel tangibles, reliability,

responsiveness, assurance, emphaty, dan tingkat kepuasan yang diperoleh

melalui jawaban kuesioner. Data mutu pelayanan masing-masing jawaban

dicari jumlah nilainya kemudian diklasifikasikan dengan 3 kriteria yaitu, baik

(≥73%), sedang (24% - 72%) dan kurang (<24%). Data kepuasan masing

masing jawaban dicari jumlah nilainya, kemudian diklasifikasikan menjadi 3

kriteria yaitu puas (≥73%), cukup (24% - 72%) dan kurang (<24%).

a. Tangible

Tabel 5.4 Distribusi Frekuensi Tangible posyandu di Puskesmas Pujon


Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Baik (≥73%) 75 96,2%
Sedang (24% - 72%) 3 3,8%
Kurang (<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

Tabel di atas menunjukkan variabel tangible dalam kategori baik

sebanyak 75 responden (96,2%), tangible dalam kategori sedang

52
sebanyak 3 responden (3,8%), dan tidak terdapat tangible dalam

kategori kurang.

b. Reliability

Tabel 5.5 Distribusi Frekuensi Reliability Posyandu Di Puskesmas Pujon


Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Baik (≥73%) 78 100%
Sedang (24% - 72%) 0 0%
Kurang (<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

Tabel di atas menunjukkan bahwa yang menyatakan reliability

dalam kategori baik sebanyak 78 responden (100%), dan tidak ada

responden yang menyatakan reliability sedang dan kurang.

c. Responsiveness

Tabel 5.6 Distribusi Frekuensi Responsiveness Posyandu di


Puskesmas Pujon Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Baik (≥73%) 73 93,6%
Sedang (24% - 72%) Kurang 5 6,4%
(<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

Tabel di atas menunjukkan bahwa yang menyatakan responsiveness

dalam kategori baik sebanyak 73 responden (93,6%), responsiveness

dalam kategori sedang sebanyak 5 responden (6,4%), dan tidak ada

responden yang menyatakan responsiveness dalam kategori kurang.

d. Assurance

Tabel 5.7 Distribusi Frekuensi Assurance Posyandu di Puskesmas Pujon


Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Baik (≥73%) 75 96,2%
Sedang (24% - 72%) 3 3,8%
Kurang (<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

53
Tabel di atas menunjukkan bahwa yang menyatakan assurance

dalam kategori baik sebanyak 75 responden (96,2%), assurance dalam

kategori sedang sebanyak 3 responden (3,8%), dan tidak ada responden

yang menyatakan assurance dalam kategori kurang (0%).

e. Emphaty

Tabel 5.8 Distribusi Frekuensi Emphaty Posyandu di Puskesmas Pujon


Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Baik (≥73%) 76 97,4%
Sedang (24% - 72%) 2 2,6%
Kurang (<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

Tabel di atas menunjukkan bahwa yang menyatakan emphaty

dalam kategori baik sebanyak 76 responden (97,4%), emphaty dalam

kategori sedang sebanyak 2 responden (2,6%), dan tidak ada responden

yang menyatakan emphaty dalam kategori kurang.

f. Mutu Pelayanan

Tabel 5.9 Distribusi Frekuensi Mutu Pelayanan Posyandu di Puskesmas


Pujon Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Baik (≥73%) 78 100%
Sedang (24% - 72%) 0 0%
Kurang (<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

Tabel diatas menunjukkan bahwa yang mengatakan mutu dalam

kategori baik sebanyak 78 responden (100%), dan tidak ada responden

yang mengatakan mutu dalam kategori sedang maupun mutu kurang.

54
g. Tingkat Kepuasan

Tabel 5.10 Distribusi Frekuensi Kepuasan Ibu Balita Pengguna Posyandu di


Puskesmas Pujon Kabupaten Malang
Kategori Jumlah Persentase
Puas (≥73%) 72 92,3%
Cukup (24% - 72%) 6 7,7%
Kurang (<24%) 0 0%
Jumlah 78 100%
Sumber: data primer diolah

Tabel di atas menunjukkan bahwa yang menyatakan puas terhadap

mutu pelayanan sebanyak 72 responden (92,3%), cukup sebanyak 6

responden (7,7%), dan tidak ada responden yang menyatakan kurang

puas.

5.3 Penilaian Kuesioner Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan

Tabel 5.11 Penilaian Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan dalam Pelaksanaan


Posyandu di Wilayah Puskesmas Pujon Kabupaten Malang
No. Item Penilaian Persentase
Tangible
1. Lokasi mudah terjangkau 87,95 %
2. Jumlah petugas cukup memadai 82,56 %
3. Kelengkapan peralatan cukup 83,85 %
4. Program pemberian PMT 85,38 %
5. Tersedia oralit yang cukup 82,05 %
6. Tersedia vit. A cukup 85,90 %
7. Kegiatan penyuluhan secara rutin 81,02 %
8. Petugas selalu siap melayani 86,67 %
9. Petugas bersikap menarik dan menyenangkan 89,23 %
Reliability
1. Pelaksanaan posyandu sesuai jadwal 88,72 %
2. Petugas pendaftaran melayani cepat, tepat, & lancar 85,64 %
3. Petugas penimbangan melayani cepat, tepat, & lancar 82,82 %
4. Petugas KMS melayani cepat, tepat, & lancar 85,13 %
5. Petugas penyuluhan melayani cepat, tepat, & lancar 84,10 %
6. Petugas kesehatan melayani cepat, tepat, & lancar 86,67 %
Responsiveness
1. Informasi petugas pendaftaran jelas & dimengerti 83,33 %
2. Petugas penimbangan cepat tanggap 86,92 %
3. Petugas KMS cepat tanggap 84,10 %
4. Penyuluhan jelas & mudah dimengerti 84,62 %
5. Petugas cepat tanggap terhadap masalah pasien 81,03 %
Assurance
1. Pengetahuan petugas pendaftaran baik 86,92 %
2. Pengetahuan petugas penimbangan baik 85,90 %
3. Pengetahuan petugas KMS baik 84,62 %

55
4. Pengetahuan petugas penyuluhan baik 83,85 %
5. Pengetahuan petugas kesehatan baik 84,87 %
Emphaty
1. Petugas pendaftaran memberikan perhatian dan 85,64 %
kemudahan kepada setiap pengunjung
2. Petugas penimbangan memberikan perhatian dan 85,64 %
kemudahan kepada setiap pengunjung
3. Petugas KMS memberikan perhatian dan kemudahan 83,85 %
kepada setiap pengunjung
4. Petugas PMT memberikan perhatian dan kemudahan 85,90 %
kepada setiap pengunjung
Petugas kesehatan memberikan perhatian dan
5. 87,69 %
kemudahan kepada setiap pengunjung
Sumber: Data primer 2016

5.4 Hasil Analisis Data

Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji spearman, dimana

uji tersebut digunakan untuk mengetahui kekuatan korelasi hubungan antara

mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan.

a. Analisa Data Hubungan antara Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan


(Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Emphaty)
dengan Tingkat Kepuasan Ibu Balita Pengguna Posyandu di Puskesmas
Pujon Kabupaten Malang
Tabel 5.12 Hasil Uji Korelasi
No Variabel r P Kekuatan korelasi
1 Tangible 0.558 0,000 sedang
2 Reliability 0.453 0,000 sedang
3 Responsiveness 0,623 0,000 kuat
4 Assurance 0,591 0,000 sedang
5 Empathy 0,585 0,000 sedang

Pada tabel diatas menunjukkan adanya hubungan yang positif dan

signifikan antara masing masing dimensi mutu pelayanan kesehatan di

posyandu dengan tingkat kepuasan, dimana masing masing dimensi

mempunyai tingkat hubungan sedang hingga kuat.

Hasil uji korelasi pada dimensi tangible dengan tingkat kepuasan

diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,558 dengan P = 0,000. Maka hasil

analisis dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara

56
tangible dengan tingkat kepuasan ibu balita pengguna Posyandu. Koefisien

korelasi sebesar 0,558 termasuk kategori sedang. Koefesien korelasi

menunjukkan arah yang positif yang menyatakan bahwa semakin baik

tangible, maka semakin tinggi tingkat kepuasan ibu baita pengguna

posyandu.

Hasil uji korelasi dimensi reliability dengan tingkat kepuasan

diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,453 dengan P = 0,000. Maka

hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan

antara reliability dengan tingkat kepuasan ibu balita pengguna

Posyandu. Koefisien korelasi sebesar 0,453 termasuk kategori sedang.

Koefesien korelasi menunjukkan arah positif yang menyatakan bahwa

semakin baik reliability, maka semakin tinggi tingkat kepuasan ibu baita

pengguna posyandu.

Hasil uji korelasi responsiveness dengan tingkat kepuasan

diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,623 dengan P = 0,000. Maka

hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan

antara responsiveness dengan tingkat kepuasan ibu balita pengguna

Posyandu. Koefisien korelasi sebesar 0,623 termasuk kategori kuat.

Koefesien korelasi menunjukkan arah yang positif yang menyatakan bahwa

semakin baik responsiveness, maka semakin tinggi tingkat kepuasan ibu

baita pengguna posyandu.

Hasil uji korelasi assurance dengan tingkat kepuasan diperoleh

koefisien korelasi sebesar 0,591 dengan P = 0,000. Maka hasil analisis

dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara

57
assurance dengan tingkat kepuasan ibu balita pengguna Posyandu.

Koefisien korelasi sebesar 0,591 termasuk kategori sedang. Koefesien

korelasi menunjukkan arah yang positif yang menyatakan bahwa semakin

baik assurance, maka semakin tinggi tingkat kepuasan ibu baita pengguna

posyandu.

Hasil uji korelasi emphaty dengan tingkat kepuasan diperoleh

koefisien korelasi sebesar 0,585 dengan P = 0,000. Maka hasil analisis

dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara emphaty

dengan tingkat kepuasan ibu balita pengguna Posyandu. Koefisien

korelasi sebesar 0,585 termasuk kategori sedang. Koefesien korelasi

menunjukkan arah yang positif yang menyatakan bahwa semakin baik

emphaty, maka semakin tinggi tingkat kepuasan ibu baita pengguna

posyandu.

b. Analisa Data Hubungan antara Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan


dengan Tingkat Kepuasan Ibu Balita Pengguna Posyandu di Puskesmas
Pujon Kabupaten Malang

Tabel 5.13 Hasil Uji Korelasi


Variabel Koefisien Korelasi P Kekuatan korelasi
Hubungan mutu pelayanan 0,640 0,000 kuat
dengan tingkat kepuasan

Hasil uji korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,640 dengan

P = 0,000. Maka hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ada hubungan

yang signifikan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan ibu

balita pengguna Posyandu. Koefisien korelasi sebesar 0,640 termasuk

kategori kuat dan menunjukkan arah positif yang menyatakan bahwa

semakin baik mutu pelayanan kesehatan, maka semakin tinggi tingkat

kepuasan ibu baita pengguna posyandu.

58