Anda di halaman 1dari 6

Tugas 1

1. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat disertai


tulisan yang rapi agar mudah dibaca !

Jelaskan perbedaan antara bahasa Indonesia ragam ilmiah dan


ragam non-ilmiah !

Jawab :

a) Bahasa Indonesia Ragam Ilmiah

Kalimat ilmiah adalah tulisan yang disusun secara sistematis


dan logis. Bahasa tulis ilmiah merupakan perpaduan ragam
bahasa tulis dan ragam bahasa ilmiah. Kalimat ilmiah biasa
digunakan pada laporan, makalah, tesis, disertasi.
Bahasa Indonesia ragam ilmiah memiliki ciri khas, yakni
cendikia, lugas dan jelas, menghindari kalimat yang fragmentaris,
bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan
konsisten.

b) Bahasa Indonesia Ragam Non-ilmiah

Artikel non-ilmiah (Fiksi) adalah karangan ilmu pengetahuan


yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi
penulisan yang baik dan benar.
Kalimat non-ilmiah merupakan kalimat yang tidak formal, dari
bentuk bahasa, kosa kata, ataupun struktur, tetapi harus tetap
memiliki alur yang jelas dalam penulisan. Tidak memiliki unsur
semetodis atau sesistematis seperti layaknya kalimat ilmiah atau
semi ilmiah. Kalimat non-ilmiah biasa digunakan pada dongeng,
hikayat, cerpen, novel.
Ciri-ciri Bahasa Non-ilmiah :
 Emotif : merupakan kemewahan dan cinta lebih
menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan
dan sedikit informasi.
 Persuasif : merupakan penilaian fakta tanpa bukti.
Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi
sikap cara berfikir pembaca dan cukup informativ.
 Deskriptif : merupakan pendapat pribadi, sebagian
imajinatif dan subjektif, dan
 Jika kritik ada kalanya tanpa dukungan bukti.
Tugas II

1. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat disertai


tulisan yang rapi agar mudah dibaca ! (Silakan menambah kolom
kalau tempat yang tersedia tidak cukup)

Pertanyaan : Uraikan ciri dan sifat bahasa Indonesia ragam ilmiah!

Jawab :

Dalam bahasa Indonesia kebakuan bahasa diukur dengan


pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan,
pedoman umum tata bentuk. Istilah asing dan lain sebagainya.
Ragam bahasa ilmiah juga mempunyai beberapa ciri-ciri, antara
lain :

 Baku
Struktur bahasa yang digunakan sesuai dengan
kaidah bahasa Indonesia baku, baik mengenai
struktur kalimat maupun kata. Demikian juga,
pemilihan kata istilah dan penulisan yang sesuai
dengan kaidah ejaan.
 Logis
Ide atau pesan yang disampaikan melalui bahasa
Indonesia ragam ilmiah dapat diterima akal.
 Kuantitatif
Keterangan yang dikemukakan pada kalimat dapat
diukur secara pasti.
 Tepat
Ide yang diungkapkan harus sesuai dengan ide yang
dimaksudkan oleh pemutus atau penulis dan tidak
mengandung makna ganda.
 Denotatif yang berlawanan dengan konotatif
Kata yang digunakan atau dipilih sesuai dengan arti
sesungguhnya dan tidak diperhatikan perasaan
karena sifat ilmu yang objektif.
 Runtun
Ide diungkapkan secara teratur sesuai dengan urutan
dan tingkatannya, baik dalam kalimat maupun dalam
alinea atau paragraf adalah seperangkat kalimat yang
mengemban satu ide atau satu pokok bahasan.

Sumber : blog.unnes.ac.id
Berkaitan dengan ciri ragam bahasa ilmiah, Suparno
(1984:1-14) mengemukakan 7 ciri bahasa Indonesia ragam
ilmiah antara lain :

 Barnalar
 Lugas dan jelas
 Bepangkal tolak pada gagasan dan bukan pada
penulis
 Formal dan objektif
 Ringkas dan padat
 Konsisten
 Menggunakan
Bahasa Indonesia ragam ilmiah menurut Moeliono (1989:73
74) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

 Lazimnya menggunakan sudut pandang orang ketiga


dengan ragam kalimat pasif
 Menggunakan istilah khusus dalam bidang keilmuan
yang sesuai
 Tingkat formalitas ragam bahasa bersifat resmi
 Bentuk wacana yang digunakan adalah ekspositoris
atau eksposisi
 Gagasan digunakan dengan lengkap, jelas, ringkas,
dan tepat
 Menghindari kata-kata mubazir
 Menghindari ungkapan yang bersifat ekstrim dan
emosional
Sumber : blog.unnes.ac.id
Bahasa Indonesia ragam ilmiah menurut Kusmana (2010:78-
79) antara lain :

 Bahasanya adalah bahasa resmi


 Sifatnya formal dan objektif
 Nadanya tidak emosional
 Keindahan bahasanya tetap diperhatikan
 Kemubaziran dihindari; dan
 Isinya lengkap, ringkas, meyakinkan, dan tepat.
Sumber : Buku Bahasa Indonesia
Ciri-ciri bahasa ragam ilmiah pada dasarnya ada dua, yaitu ciri
umum dan ciri khusus. Ciri umumnya adalah bahasa yang digunakan
harus bersifat ilmiah, artinya sesuai dengan kaidah tata bahasa baku
bahasa Indonesia.

Ciri-ciri khususnya adalah :

 Cendekia
Ciri cendekia yang dimaksud adalah bahasa Indonesia yang
digunakan dalam penulisan karya ilmiah mampu mengungkapkan
hasil berpikir logis secara tepat.

 Lugas dan logis


Ciri lugas yang dimaksud adalah bahasa Indonesia yang
digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus bermakna harafiah
dan tidak bermakna ganda, sedangkan ciri logis adalah bahasa
Indonesia yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah sesuai
dengan logika atau dapat diterima oleh akal sehat.

 Jelas
Ciri jelas yang dimaksud adalah bahasa Indonesia yang
digunakan dalam penulisan karya ilmiah jelas struktur kalimat dan
maknanya.

 Ringkas dan padat


Padat yang dimaksud adalah gagasan atau pola pikir yang
akan diungkapkan tidak tercampur unsur-unsur lain yang tidak ada
hubungannya atau tidak diperdulikan. Ciri ringkas yang dimaksud
adalah bahasa Indonesia yang digunakan dalam penulisan ilmiah
harus singkat, tidak menggunakan kata-kata yang berlebihan
(mubazir).

 Formal dan objektif


Formal yang dimaksud mengacu pada pandangan bahwa
komunikasi ilmiah melalui tulisan ilmiah merupakan komunikasi
formal atau resmi sehingga bahasa Indonesia yang digunakannya
harus bahasa Indonesia formal, artinya bahasa Indonesia yang
digunakan harus bahasa yang dalam situasi formal atau resmi pada
struktur bahasa yang mencangkup seluruh tataran struktur
kebahasaan. Penggunaan bahasa seperti itulah yang menunjukkan
ciri objektif, yaitu dapat diukur kebenarannya secara terbuka umum.
 Gagasan sebagai pangkal tolak
Gagasan sebagai pangkal tolak yang dimaksud adalah
bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus
berorientasi pada gagasan atau pola pikir bukan pada penulis.
Gagasan sebagai pangkal tolak terkait dengan objektivitas penulis,
artinya penggunaan bahasa tersebut secara dominan harus
bertolak pada objek yang dibicarakan dan bukan pada penulis
secara pribadi.

 Penggunaan istilah teknis


Ciri penggunaan istilah teknik yang dimaksud adalah bahasa
Indonesia yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus
berfungsi sebagai wacana teknis, artinya sesuai dengan bidang
keilmuannya yang dilengkapin dengan peristilahan teknis yang
meliputi penulisan angka, lambing, dan istilah sesuai dengan
bidang ilmu.

 Konsisten
Ciri konsisten yang dimaksud adalah bahasa Indonesia yang
digunakan dalam penulisan karya ilmiah mulai dari tataran terkecil
sampai dengan tataran terbesar dan terluas (keseluruhan struktur
bahasa) harus ajeg. Ajeg adalah taat asas atau selalu
menggunakan bentuk-bentuk atau unsur-unsur tersebut dari awal
tulisan sampai akhir tulisan.

Sumber : yanuaralfatur.blogspot.com
MODUL 2

Nama : Waode Sitti Alif Mu’arifah

Nim : R011181314

Fakultas : Keperawatan

Prodi : Ilmu Keperawatan