Anda di halaman 1dari 3

NAMA: RADIATUL JANNAH

NIM: A31116008

AUDITING DAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK

A. Definisi Auditing, Tipe Audit dan Auditor

(Accounting Review,vol 47) memberikan definisi: “ Auditing adalah suatu proses sistematis
dalam memperoleh dan mengevaluasi bukti mengenai asersi asersi kegiatan dan peristiwa
ekonomi, dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara asersi asersi tersebut
dengan criteria yang telah ditetapkan dan menyampaikan hasilnya kepada pihak yang
berkepentingan”. Defenisi auditing terdiri atas :

- Proses sistematis
- Memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif
- Asersi kegiatan dan peristiwa ekonomi
- Derajat kesesuaian
- Kriteria yang ditetapkan
- Menyampaikan hasil
- Pihak yang berkepentingan

Audit Adalah pemeriksaan yang sistematik untuk menentukan kewajaran, keabsahan dan
kebenaran suatu laporan keuangan dan kesesuaian dengan kondisi dan prosedur tertentu.

Tipe klasifikasi audit:

- Audit Laporan Keuangan (Financial Statement Audit)


- Audit Kepatuhan (Compliance Audit)
- Audit Operasional (Operasional Audit),
- Audit bertujuan khusus (audit investigasi, audit forensik, dan audit sosial).

Jenis jenis auditor:

- Auditor Independen (independent auditors)


- Auditor Internal (internal auditors)
- Auditor Pemerintah (government auditors)
B. Jasa-jasa yang diberikan KAP
1. Assurance Service, adalah jasa profesional independen yang mampu meningkatkan mutu
informasi, atau konteksnya untuk kepentingan para pengambil keputusan. Jasa assurance
terdiri atas jasa atestasi dan non atestasi.
a. Jasa Atestasi, adalah jasa yang diberikan oleh kantor CPA dengan mengeluarkan
komunikasi tertulis yang menyatakan suatu kesimpulan tentang keandalan asersi
tertulis yang menjadi tanggungjawab pihak lain. Jenis atestasi terdiri atas:
 Audit (audit service), tujuannya adalah untuk memberikan keyakinan positif
tentang apakah laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai dengan kriteria
yang ditentukan.
 Pemeriksaan (examination), bertujuan untuk menguraikan jasa lain yang muncul
dalam pernyataan positif suatu pendapat tentang kesesuaian asersi yang dibuat oleh
pihak lain dengan kriteria yang ditentukan.
 Review (review service), bertujuan untuk memberikan pernyataan negatif sebagai
lawan dari penrnyataan positif yang diberikan suatu audit.
 Prosedur yang disepakati (agreedupon procedures)
b. Jasa Non Atestasi
 Jasa Akuntansi dan Kompilasi
2. Nonassurance Service
a. Jasa teknologi (technology service)
b. Jasa Konsultasi manajemen (consulting managemen service)
c. Jasa Perencanaan Keuangan ( financial planning service )
d. Internasional

C. Organisasi yang Berhubungan dengan Profesi

Akuntan publik atau juga dikenal dengan akuntan eksternal adalah akuntan independen yang
memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka bekerja bebas dan umumnya
mendirikan suatu kantor akuntan. Yang termasuk dalam kategori akuntan publik adalah akuntan
yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) dan dalam prakteknya sebagai seorang akuntan
publik dan mendirikan kantor akuntan, seseorang harus memperoleh izin dari Departemen
Keuangan. Kantor Akuntan Publik (KAP) adalah badan usaha yang telah mendapatkan izin dari
Menteri Keuangan sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya.

Organisasi akuntan di Indonesia bersatu dalam satu induk organisasi yang bernama Ikatan
Akuntan Indonesia, dengan kata lain Ikatan Akuntan Indonesia adalah organisasi profesi
akuntan di Indonesia. Kantor sekretariatnya terletak di Graha Akuntan, Menteng, Jakarta.

Sebagaimana keputusan Kongres Luar Biasa IAI pada bulan Mei 2007, selain keanggotaan
perorangan IAI juga memiliki keanggotaan berupa Asosiasi, dan pada saat ini IAI telah
memiliki satu anggota Asosiasi yaitu Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang
sebelumnya tergabung dalam IAI sebagai Kompartemen Akuntan Publik. Perusahaan
pengguna jasa profesi akuntan sebagai corporate member IAI juga membuka keanggotaan
selain para akuntan, yaitu para mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam junior member.
Kegiatan IAI antara lain:

a. Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan


b. Penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Akuntan Manajemen (Certified Professional
Management Accountant), Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah, Ujian Sertifikasi PSAK
dan Ujian SertifikasiAhli Akuntansi Pemerintah.
c. Penyelenggaraan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL)
d. Kerjasama internasional.

Pada skala internasional, IAI aktif dalam keanggotaan International Federation of


Accountants (IFAC)sejak tahun 1997.Di tingkat ASEAN IAI menjadi anggota pendiri ASEAN
Federation of Accountants (AFA).Keaktifan IAI di AFA pada periode 2006-2007 semakin
penting dengan terpilihnya IAI menjadi Presiden dan Sekjen AFA. Selain kerjasama yang
bersifat multilateral, kerjasama yang bersifat bilateral juga telah dijalin oleh IAI diantaranya
dengan Malaysian Institute of Accountants (MIA)dan Certified Public Accountant (CPA).