Anda di halaman 1dari 7

TUGAS I

MANAJEMEN OPERASI / EKMA 4215

NAMA : INDRA KURNIAWAN

NIM : 030494135

UPBJJ UT : JAKARTA

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS TERBUKA
Untuk mengevaluasi pemahaman anda akan materi pembelajaran, jawablah beberapa
pertanyaan di bawah ini:

1. Gambarkan proses trasformasional dalam perusahaan dan jelaskan 10 tugas dalam


manajemen operasional!

10 tugas dalam manajemen operasional!

Sepuluh bidang kegiatan dalam organisasi yang merupakan tugas atau pekerjaan
bidang manajemen operasional sebagai berikut.

1) Desain produk dan jasa, yaitu kegiatan menentukan produk atau jasa apa yang
akan ditawarkan kepada pelanggan dan bagaimana desainnya.
2) Pengelolaan kualitas, yaitu menentukan karakteristik kualitas produk atau jasa
yang dihasilkan dan siapa yang bertanggung jawab menciptakannya.
3) Desain proses dan kapasitas, yaitu menentukan jenis proses dan besarnya
kapasitas yang dibutuhkan dalam menghasilkan produk atau jasa dan peralatan
atau teknologi apakah yang dibutuhkan dalam proses atau kegiatan operasional
tersebut.
4) Strategi penentuan lokasi, yaitu menentukan lokasi perusahaan yang tepat
sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dalam menentukan lokasi yang tepat.
5) Strategi penentuan tata letak, yaitu menentukan bagaimana mendesain tata letak
perusahaan sesuai dengan karakeristik proses produksi atau operasional
perusahaan.
6) Sumber daya manusia dan desain pekerjaan, yaitu menentukan desain pekerjaan
operasional yang mendukung kelancaran proses produksi dan berapa banyak
karyawan yang dibutuhkan perusahaan untuk dapat melaksanakan proses
produksi atau melakukan kegiatan operasional.
7) Manajemen rantai pasokan, yaitu menentukan bagaimana melakukan
pengintegrasian seluruh kegiatan operasional perusahaan, mulai dari
permintaan produk, penyediaan bahan baku dan peralatan; melakukan proses
produksi; atau memberikan layanan hingga menyampaikan hasil produksi atau
memberikan layanan kepada pelanggan.
8) Persediaan, perencanaan kebutuhan material, dan ketepatan waktu pengadaan,
yaitu menentukan berapakah persediaan bahan baku dan persediaan berbagai
komponen lain untuk menunjang kelancaran proses produksi atau kegiatan
operasional perusahaan dan kapan melakukan pemesanan terhadap berbagai
bahan baku dan komponen-komponen yang dibutuhkan tersebut.
9) Penjadwalan jangka pendek dan jangka menengah, yaitu menentukan urutan
proses atau pemberian layanan kepada pelanggan dan bagaimana kegiatan atau
proses tersebut dijalankan.
10) Pemeliharaan, yaitu menentukan bagaimana keandalan proses produksi atau
pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dan siapakah yang melaksanakan
fungsi pemeliharaan tersebut sehingga proses pengelolaan kegiatan operasional
dapat berjalan dengan baik

2. Bagaimana perbedaan produk dan jasa (layanan) dalam keputusan operasional

No Barang Jasa/Pelayanan
1 Bersifat tampak atau berwujud Bersifat tidak tampak/ tidak
(tangible) berwujud (intangible)
2 Produksi dan konsumsi dilakukan Produksi dan konsumsi dilakukan
secara terpisah secara simultan
3 Produk bersifat umum Jasa bersifat khusus atau sesuai
permintaan pelanggan
4 Interaksi dengan pelanggan rendah Interaksi dengan pelanggan tinggi
5 Definisi barang atau produk konsisten Definisi jasa tidak konsisten
6 Produk berdasarkan pada keahlian/ Jasa berdasar pengetahuan
keterampilan
7 Produk dapat dijual kembali Jasa tidak dapat dijual kembali
8 Produk dapat disimpan Jasa tidak dapat disimpan
9 Beberapa aspek kualitas produk dapat Beberapa kualitas jasa atau
diukur pelayanan sulit diukur
10 Fungsi penjualan atau pemasaran Fungsi penjualan atau pemasaran
terpisah dengan fungsi produksi merupakan bagian dari fungsi
pelayanan
11 Produk ditransportasikan Pelayanan tidak ditransportasikan,
tetapi disampaikan atau disediakan
12 Lokasi fasilitas memperhatikan biaya Lokasi fasilitas pelayanan
memperhatikan kontak dengan
pelanggan
13 Produk dapat dibuat dengan Jasa sulit dibuat dengan otomatisasi
otomatisasi
14 Pengendalian kualitas dapat dilakukan Pengendalian kualitas hanya
sebelum, setelah, dan selama proses dilakukan selama proses pelayanan
produksi
15 Bersifat tampak atau berwujud Bersifat tidak tampak/ tidak
(tangible) berwujud (intangible)
3. Beri penjelasan, apa yang dimaksud dengan Quality Function Deployment (QFD)

Quality Function Deployment (QFD) adalah metode yang digunakan dalam mendesain
produk dengan mengadakan perencanaan yang melibatklan semua anggota tim dan
pengambilan keputusan secara sistematis dengan memprioritaskan berbagai tanggapan
terhadap tujuan tertentu yang berfokus pada pelanggan, efisiensi dan orientasi waktu,
serta orientasi pada dokumen atau data.

4. Beri penjelasan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penentuan lokasi perusahaan
!

Faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penentuan lokasi :

1) Untuk perusahaan manufaktur : iklim kerja, kedekatan dengan pasar, kualitas


kehidupan, kedekatan dengan pemasok, kedekatan dengan fasilitas perusahaan
induk, serta biaya penggunaan, pajak, dan hak milik.
2) Untuk perusahaan jasa : kedekatan dengan pelanggan, biaya transportasi,
kedekatan dengan pasar, lokasi pesaing, serta kualitas kehidupan atau fasilitas
dan kemudahan yang ada.

DISKUSI 5

Berikan argumentasi anda, bagaimana caranya mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada,


terkait desain kerja yang didasarkan pada tim dan ekspansi pekerjaan. Simak dengan seksama
pada Modul 6 BMP halaman 6.16, akan beberapa kelemahan yang ada tersebut.

Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada, perusahaan dapat memotivasi karyawan


dengan memberikan berbagai penghargaan, baik penghargaan yang didasarkan pada prestasi
kerja individu, tim, maupun pada produktivitas atau kinerja perusahaan, Beberapa cara
momotivasi karyawan sebagai berikut :

1. Bonus
2. Profit Sharing
3. Gain Sharing
4. Incentive Plans
5. Knowledge Based System
TUGAS 2

1. Bagaimana perbedaan dimensi kualitas perusahaan manufaktur dan layanan? Beri


penjelasan!

Dimensi Perusahaan Manufaktur Perusahaan Jasa


Pendorong Komitmen dan Komitmen dan
kepemimpinan visioner kepemimpinan visioner
dari manajemen puncak dari manajemen puncak
Sistem Organisasi SDM Keahlian berorientasi Keahlian interpersonal,
tugas, kerja tim, keahlian kerja tim, dan nilai-nilai
Rekrutmen dan seleksi teknik, dan nilai-nilai kualitas
kualitas
Pelatihan dan Pendidikan Hard topics yaitu Soft topics yaitu keahlian
akuntansi, perancangan, berkomunikasi, hubungan
statistik, dsb interpersonal, kerja tim,
perilaku karyawan, dan
pelayanan pelanggan
Pemberdayaan karyawan Dukungan infrastruktur Penyediaan kekuasaan,
sebagai sumber yang informasi, penghargaan,
dibutuhkan dan bantuan pengetahuan,
teknik serta peningkatan perlindungan karyawan
otonomi dan tanggung selama pemberian
jawab yang menekankan pelayayanan pelanggan,
pada shop-floor workers menekankan hubungan
personal
Keterlibatan karyawan Gugus kendali mutu, tim Gugus kendali mutu, tim
perbaikan kualitas, perbaikan kualitas,
brainstorming, dst brainstorming, dst yang
menekankan pada
keterlibatan karyawan dan
organisasi jasa
Sistem Teknik QFD, Hause of quality, Mencegah kesalahan, gap
desain Taguchi, paka- analysis, critical incident
Manajemen Kualitas yoke, pencegahan tehnique
Pelayanan kesalahan, dst
Manajemen Proses Pengendalian kualitas Sistemasi, standardisasi,
statistik, Pengendalian penyederhanaan,
proses kualitas statistik, komputerisasi, jaringan
JIT, six, sigma quality, kerja dst
dst
Sistem Informasi Data yang berhubungan Data yang berhubugan
dengan biaya, akuntansi dengan kepuasaan
keuangan, penjualan, pelanggan, kualitas
pemasaran, pembelian, pelayanan, dan kepuasan
dst karyawan
Budaya Pentingnya budaya dalam Penyampaian pelayanan
perusahaan manufaktur yang tidak terbatas,
melebihi teknologi critical incident, dan
freerecovery
Tangible Tidak dapat diterapkan Kondisi seperti suhu,
ventilasi, kegaduhan,
simbol, layout, iklan dst
Tanggung jawab sosial Manajemen lingkungan, Kewrgaan organisasi
ISO 14000, dst dengan melakukan
perbuatan yang etis
Hubungan Industrial Peran yang dimainkan Peran yang dimainkan
serikat kerja yang serikat kerja yang
berpengaruh pada sistem berpengaruh pada sistem
organisasi SDM organisasi SDM dengan
berfokus pada pelanggan
Benchmarking Karakteristik produk, Ciri keperilakuan seprti
proses, biaya, strategi, dst kepuasan pelanggan,
karyawan, kualitas
pelayanan, produk, dan
jasa yang disampaika
Kepuasan karyawan Kepuasan dan komitmen
pelanggan, pengenalan,
konstribusi dan
pencapaian kualitas,
perilaku yang lebih baik,
niali dan etika kerja, dst
Ambience Continous improvement Continous improvement

2. Jelaskan perkembangan terkini dari seri ISO 9000

ISO 9000 adalah salah satu sertifikasi yang menunjukkan adanya standar sistem
manajemen mutu. Dengan dimilikinya sertifikasi tersebut, perusahaan telah
menggunakan standar dan prosedur yang baku sehingga dapat menjamin dihasilkannya
produk atau layanan yang berkualitas

3. Sebutkan dan jelaskan asumsi-asmsi yang harus dipenuhi dari model persediaan
kuantitas pemesanan dasar atau model kuantitas pemesanan ekonomis (EOQ)!

Untuk menerapkan model persediaan kuantitas pemesanan dasar atau model kuantitas
pemesanan ekonomis (EOQ), ada beberapa asumsi yang harus dipenuhi seperti berikut.
a) Jenis permintaan independen atau tidak dipengaruhi oleh permintaan bahan baku
atau komponen lain.

b) Banyaknya permintaan diketahui dan bersifat konstan.

c) Lead time, yaitu waktu antara pemesanan dilakukan hingga bahan baku sampai di
tangan pemesan diketahui dan konstan.

d) Penerimaan bahan baku segera dan secara keseluruhan atau tidak bertahap.

e) Tidak ada pemotongan harga karena membeli dalam jumlah besar.


f) Biaya simpan dan pesan bahan baku diketahui dengan pasti dan konstan.

g) Tidak ada kehabisan persediaan.

4. Jelaskan keunggulan dan kelemahan dari model simulasi menurut Heizer dan Render,
yang dikutip penulis pada BMP Manajemen Operasi!

Menurut Heizer dan Render (2014), ada beberapa keunggulan model simulasi.
1. model simulasi dapat digunakan untuk menganalisis situasi dunia nyata yang luas
dan kompleks.

2. model simulasi bisa dilakukan secara cepat.

3. dapat memberikan beberapa alternatif solusi terhadap permasalahan yang ada.

Namun demikian, ada juga beberapa kelemahan model simulasi, antara lain bisa
membutuhkan waktu yang lama, setiap individu dapat membuat simulasi secara unik
atau berbeda sehingga ada beragam solusi yang ada, serta manajer harus menyusun
berbagai kondisi dan hambatan terhadap solusi yang akan diambil.