Anda di halaman 1dari 8

HALAMAN PERSETUJUAN

Laporan kunjungan rumah


Nama Penderita : Choirul Umam
Nomor Register : 055322
Alamat : Dsn. Klagen RT.07 RW 02 Ds Willayut kec Sukodono kab Sidoarjo.

Pelaksana kunjungan rumah


1. Lydia Setia dinata (17710124) Dokter Muda Fakultas Kedokteran UWKS
2. I Putu Hari Jaya Tirta (17710151) Dokter Muda Fakultas Kedokteran UWKS

Hari dan tanggal kunjungan : Selasa, 6 febuari 2018 pukul 18:30-20.30 WIB

Diterima dan disetujui


Oleh Dokter Ruang dr. Hendro Riyanto
Sp.KJ. MM
LAPORAN KUNJUNGAN RUMAH

I. IDENTITAS PENDERITA
Nama : Choirul Umam
Nomor register : 055322
Umur : 18 tahun
Jenis kelamin : laki laki
Pendidikan : SLTA
Status perkawinan : belum menikah
Alamat : Dsn. Klagen RT 07 RW 02 Ds Willayut Kec. Sukodono Kab
sidoarjo
Diagnosa : F19.26( Gangguan Mental dan prilaku akibat penggunaan zat
multiple dan penggunaan zat psikoaktif lain nya penggunaan
episodik (dipsomania)

II. SUSUNAN KELUARGA


Ayah :Muhamad anwar (50 tahun)
Ibu : Hikmawati (45. tahun)
Penderita anak ke-1 dari 2 bersaudara

Jenis Pekerjaa
No Nama Kelamin Umur Pendidikan Status n Keterangan
1 Muhammad L 50 th SMU Menikah Tukang Sehat
Anwar angkat
barang di
pabrik
sosis
2 Hikmahwati P 45 th SMU Menikah Tukang Sehat
packing
sosis di
pabrik
3 Choirul L 18 th SLTP Belum Tidak Sakit
Umam Menikah Bekerja
4 Sadli L 11 th SD Belum Tidak Sehat
Menikah Bekerja
III. KESAN PENERIMAAN
 Sikap keluarga terhadap dokter muda Kooperatif, ramah,dan sangat kekeluargaan
 Kunjungan rumah diterima dengan baik oleh ibu pasien sangat ramah kooperatif dan mau
terbuka dalam menceritakan kehidupan pasien.
 Ayah dan Ibu penderita menceritakan semua perihal kehidupan penderita dan riwayat
sakitnya dengan baik dan terbuka.
 Ayah dan Ibu penderita menanyakan bagaimana keadaan dan perkembangan kejiwaan
penderita selama dirawat di RS Jiwa Menur Surabaya.

IV. RIWAYAT HIDUP PENDERITA


A. Masa Prenatal
 Sewaktu hamil ibu penderita tidak sedang mengalami kelainan maupun penyakit fisik.
B. Masa Natal
 Penderita lahir Di Rumah sakit, cukup bulan, berat lahir 2,5 gram. Setelah lahir 2,7gr
C. Masa Post-natal
 Tumbuh kembang penderita seperti berdiri, berjalan, dan berbicara dalam batas normal
dan tidak ada kelainan
 Saat bayi, balita, dan anak-anak penderita tidak pernah mengalami kejang, panas, maupun
penyakit serius.
 Penderita tidak pernah mengalami cedera dan trauma kepala.
D. Riwayat Pendidikan
 Penderita pernah mengenyam pendidikan di SD dan SMP di Sidoarjo, lulus tepat waktu.
 Pasien tidak melanjutkan ke tingkat sekolah berikutnya karena ingin mondok
E. Riwayat Sakit
 Sebelum sakit pasien memiliki kepribadian cenderung diam dan tertutup. Jika pasien
memiliki masalah, pasien tidak mau membicarakan masalahnya ke orang lain.
 Pasien pertama kali masuk RS dengan keluhan pasien kejang-kejang. Selain itu pasien
juga sering diam menyendiri, mengunci diri di kamar dan sering duduk dipojok rumah.
Pasien juga sulit tidur pada malam hari, pasien baru bisa tidur saat subuh. Selain itu,
pasien juga jarang mandi, nafsu makannya berkurang dan sholat tidak sesuai waktu.
V. FAKTOR HEREDITER
Tidak ada anggota keluarga pasien yang menderita seperti pasien.

VI. FAKTOR PREMORBID


Pasien termasuk orang yang pendiam, tertutup, apabila ada masalah tidak mau bercerita dan di
pendam sendiri.

VII. HUBUNGAN DALAM KELUARGA


Pasien cenderung pendiam dan kurang terbuka kepada keluarga. Pasien mempunyai hubungan
yang kurang baik kepada adik nya, terkadang bertengkar dengan adik nya, hubungan dengan
orang tua baik.

VIII. SOSIAL EKONOMI


Keluarga Pasien termasuk keluarga yang dapat di golongkan cukup,walaupun hanya
sebagai pekerja pabrik sosis di sidoarjo namun penghasilan yang di dapatkan lumayan dari
orang tua pasien, Ayah pasien bekerja sebagai tukang angkat barang- barang di pabrik , Ibu
pasien juga bekerja sebagai bagian yang mengatur packaging di pabrik sosis. Orang tua pasien
bekerja dari pagi jam 7 hingga sore pukul 18.00 sehingga tidak pernah dalam satu hari bersama
pasien dalam rumah juga terdapat adik nya.

IX. KEADAAN RUMAH DAN LINGKUNGAN


A. Ukuran rumah : 7 meter x 4 meter m2
B. Status rumah : Milik Pribadi
C. Bangunan rumah :
 Dinding rumah terbuat dari semen beton dan bersih rapi dan bercat tembok bagus isi
rumah berlantai satu memiliki ruang tamu, dalam ruang tamu terdapat Tv dengan
Playstation dan sound sistem mini, terdapat kulkas kecil, sofa dan meja kaca.
D. Kamar mandi terbuat dari bangunan beton semen wc terletak di bagian belakang.
E. Keterangan rumah :
 Rumah mempunyai 2 kamar tidur, kamar tidur 1 dan 2 bersebelahan, hanya terdapat 1
kamar mandi di belakang rumah dan 1 dapur didepan kamar. Untuk ruang makan jadi
satu dengan ruang tamu.
 Kamar penderita dilengkapi dengan kasur
 Ruang tamu dilengkapi dengan Kursi, Meja, Tv, Playstation dan sound sistem mini
 Rumah tampak cukup bersih dan tertata dengan rapi
 Ventilasi dan pencahayaan rumah cukup

F. Keadaan lingkungan :
 Rumah penderita terletak di komplek yang berdekatan dengan rumah tetangga sekitar
nya.
 Lingkungan tetangga dekat Rumah nya ramah dan dekat satu dengan lain nya.

X. PENYULUHAN YANG DIBERIKAN KEPADA KELUARGA


 Jangan memusuhi dan mengucilkan penderita sepulang dari RS Jiwa Menur Surabaya,
 Perhatikan semua kebutuhan penderita termasuk berkomunikasi, makan, minum, dan mandi,
 Perhatikan hal-hal yang menimbulkan rasa sedih atau marah penderita, dan sebisa mungkin
hindarkan penderita dari hal-hal tersebut,
 Motivasi dan latih penderita untuk memenuhi kebutuhannya secara mandiri,
 Motivasi, latih, dan ajak penderita untuk mampu mengerjakan hal-hal yang berguna (misalnya
bersih-bersih rumah ataupun berbelanja kebutuhan toko pracangan) dengan perlahan-lahan,
dimulai dengan lebih sering memujinya jika penderita melakukan hal berguna dengan baik,
 Ajak penderita berbincang-bincang tentang hal-hal yang bersifat ringan dan menarik bagi
penderita seperti acara TV, sepak bola, dan lain-lain,
 Jangan terlalu sering memarahi dan menasehati penderita, karena hal itu akan menjadikan
penderita merasa tertekan dan memperlambat proses rehabilitasinya,
 Berikan obat sesuai dengan dosis dan petunjuk dokter, awasi penderita dalam meminumnya,
dan taati jangka waktu pemakaian obat,
 Perhatikan efek samping obat yang terlihat pada penderita,
 Kontrol rutin ke dokter bila obat habis atau tampak efek samping obat yang tidak biasa pada
penderita, ataupun jika tidak tampak perkembangan yang bermakna dalam kejiwaan
penderita.
XI. DENAH RUMAH (Skala 1:100)

Kamar tidur Kamar tidur


Pasien dan ayah dan ibu
Ruang tamu adiknya

Kamar
mandi
dapur

XII. Lampiran

Gambar 1. Tampak foto depan rumah keluarga pasien.


Gambar 2. Kondisi ruang tamu rumah pasien

Gambar 3, tampak luar pintu masuk kamar dan dapur rumah pasien.
Gambar 4 penulis 1 (paling kiri) dengan keluarga pasien

Gambar 5, penulis 2 (paling kiri) dengan keluarga pasien.