Anda di halaman 1dari 4

TOR (TERM OF REFRENCE)

KEGIATAN POSBINDU PTM


DI PUSKESMAS MULYAGUNA
TAHUN ANGGARAN 2018

Satuan Kerja : PUSKESMAS MULYAGUNA


Hasil (Outcome) : Setelah dilakukan Posbindu PTM seriap bulan kesehatan warga
meningkat dan mengurangi frepalensi penyakit tidak menular
Kegiatan : Posbindu PTM
Indikator Kinerja Kegiatan : Jumlah kegiatan yang dilaksanakan melalui dana bantuan
oprasional kesehatan (BOK)
Jenis Keluaran (Outout) : Posbindu PTM
Volume Keluaran : 1 (Satu)
Satuan Ukur Keluaran : Dokumen

A. Latar Belakang
1. Dasar Hukum
a. Undang-undang nomor 23 tahun 1992 t tahun entang kesehatan
b. Undang-undang nomor 28 tahun 1959 tentang pembentukan daerah tingkat II dan Kotapraja
di Sumatera Selatan
c. Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah
pusat dan pemerintah daerah
d. Undaan-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah
e. Peraturan pemerintah nomor 55 tentang dana perimbangan
f. Peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 tentang pengelalaan keuangan daerah
g. Peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara
pemerintahan, pemerintahan daerah provinsi, dan pemerintahan daerah kabupaten/kota.
h. Peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden
nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/ jasa pemerintah.
i. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 75 tahun 2014 tentang pusat
kesehatan masyarakat.
j. Peraturan daerah kabupaten Ogan Komering Ilir nomor 4 tahun 2008 tentang pembentukan
organisasi dan tata kerja Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir.
2. Gambaran Umum
Puskesmas Mulya Guna terletak di desa Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten
Ogan Komering Ilir ( OKI ),Dengan jarak sekitar 29 Km dari ibukota Kabupaten OKI,
Kayuagung dan sekitar 14 Km dari Kecamatan Teluk Gelam.
Luas wilayah kerja Puskesmas Mulyaguna + 54,85 Km. Sebelumnya puskesmas bernama
Pustu ( Puskesmas Pembantu ) Mulyaguna. Pustu Mulyaguna dibangun pada tahun 1998 dan
dilakukan rehab pada 2010. Sejak terjadi pemekaran wilayah tahun 2016 berganti menjadi
Puskesmas Mulyaguna ( SK BUPATI OGAN KOMERING ILIR Nomor
:128/KEP/D.KES/2016 ) .Luas tanah Puskesmas Mulyaguna + 4000 m2,luas bangunan + 270,5
m2. Batas Wilayah kerja Puskesmas Mulyaguna
a. Sebelah Utara : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas
Pedamaran
b. Sebelah Barat : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas
Pedamaran
c. Sebelah Timur : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas
Tugumulyo
d. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan wilayah kerja puskesmas
Sugihwaras
Masalah kesehatan masyarakat yang dihadapi saat ini adalah makin meningkatnya kasus
Penyakit Tidak Menular ( PTM ).PTM adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh infeksi
kuman termasuk penyakit kronis degeratif, antara lain penyakit jantung,diabetes mellitus ( DM
),kanker, Penyakit Paru Obstruktif Kronis ( PPOK ), dan gangguan akibat kecelakaan dan tindak
kekerasan.
Pengertian: Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan
deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin,
dan periodik. Faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) meliputi merokok, konsumsi minuman
beralkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stres, hipertensi, hiperglikemi,
hiperkolesterol serta menindak lanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling
kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Kelompok PTM Utama
adalah diabetes melitus (DM), kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah (PJPD), penyakit
paru obstruktif kronis (PPOK), dan gangguan akibat kecelakaan dan tindak kekerasan.
Sesuai Juknis Posbindu PTM, Kemenkes RI 2012, disebutkan bahwa saat ini peningkatan
prevalensi penyakit tidak menular telah menjadi ancaman yang serius, khususnya dalam
perkembangan kesehatan masyarakat. Salah satu strategi yang dikembangkan pemerintah untuk
mengendalikan penyakit tidak menular ini, kemudian dikembangkan model Pengendalian
Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis masyarakat melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu)
PTM. Posbindu PTM merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian faktor
risiko secara mandiri dan berkesinambungan. Pengembangan Posbindu PTM dapat dipadukan
dengan upaya yang telah terselenggara di masyarakat. Melalui Posbindu PTM, dapat sesegeranya
dilakukan pencegahan faktor risiko PTM sehingga kejadian PTM di masyarakat dapat ditekan.
Puskesmas Mulyaguna dalam memberikan pelayanan kesehatan masyrakat dengan Visi
“Menjadi Pilihan Pelayanan Kesehatan Menuju Masyarakat Hidupp Bersih dan Sehat dan
Misi :
a. Menggerakkan Pembangunan berwawasan Kesehatan.
b. Mendorong Kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat
c. Menyelenggarakan Peningkatan Managemen Pelayanan Kesehatan
d. Memelihara dan meningkatkan kesehatan Per orangan, Keluarga dan masyarakat
beserta Lingkungan

Grand strategi Depkes yang banyak berhubungan dengan penyelengaraan program


dilingkungan Ditjen Bina Kesmas adalah grans strategi 1dan 2.
Penjabaran / orasionaliasasi grand strategi yang ke-2 (dua) : Meningkatkan akses
pelayanan kesehatan Puskesmas yang meliputi program prioritas utama : kesehatan ibu, anak,
perbaikan gizi , kesehatan kerja, revitalisasi puskesmas, revitalisasi posyandu, pelayanan
kesehatan daerah terpencil \, daerah tertinggal, daerah perbatasan, dan daerah kepulauan telah
dibahas/ diperdalam dalam pertemuan Perencanaan Program Kesmas pada tahun sebelumnya.
Demikian juga penjabaran grand strategi 1 (satu) yaotu : Penggerakan dan pemberdayaan
masyarakat untuk hidup sehat, khususnya peningkatan dan pembinaan UKBM / Posyandu telah
dibahas dalam pertemuan tersebut . Selain pengembangan UKBM / Posyanfu, dalam grand
strategi 1 (satu) terdapat kebijakan baru yaitu pengembangan Desa Siaga/ Pos Kesehatan Desa
(poskesdes)
Program-program kesehatan mesyarakat tersebut harus dijalankan dengan komitmen
penuh para pelaksanya. Oleh karena itulah, dierlukan suatu wadah untuk mengkoordinaiakan para
pihak yang terkait dengan program-program kesehatan masyarakat tersebut agar program-
program kesehatan masyarakat yang telah disusun dapat berjalan dengan bail.

B. Penerima Manfaat
: Masyarakat

C. Jenis Kegiatan
: Posbindu PTM

D. Strategi Pencaapaian Keluaran


1. Metode Pelaksanaan :
Posbindu PTM dilaksanakan secara rutim setiap bulannya dengan cara melakukan pemeriksaan
dan pengobatan pada warga.
2. Tahapan dan waktu pelaksanaan :
a. Persiapan administrasi, materi dan pelaporan
b. Waktu pelaksanaan Posbindu PTM dilaksanakan pada bulan April, Mei dan Juni tahun 2018
c. Pelaksanaan kegiatan tertuang pada POA kegiatan bulanan.
E. Pembiayaan
Pembiayaan kegiatan bantuan operasional kesehatan ( BOK ) melalui dana alokasi khusus ( DAK )
Non Fisik Dinas Kesehatan Kabupaten OKI Tahun 2018 yang telah di alokasikan ke Puskesmas

Mulyaguna, Juni 2018


Pimpinan Puskesmas Mulyaguna

DORIS , SKM
NIP.19830117 200804 2 002