Anda di halaman 1dari 10

NOTULEN (RAKORKEL)

SOSIALISASI TENTANG TUJUAN, SASARAN, DAN TATA NILAI

PUSKESMAS LENGKONG WETAN

Nama Kegiatan : Pelaksanaan Sosialisasi Tujuan, Sasaran dan tata Nilai

Tempat : Aula Kelurahan Lengkong Gudang Timur

Hari/Tanggal : Kamis, 8 Februari 2018

Ketua :

Peserta :

1. Pembukaan (Kepala Puskesmas dan Pemegang Promkes)


2. Menyayikan lagu Indonesia raya dan Mars PKK
3. Sambutan-sambutan (Wakil dari Kelurahan)
4. Sosialisasi tujuan sasaran dan tata nilai
 Puskesmas adalah:
Unit pelaksana teknis dinas kesehatan daerah yang bertanggungjawab
untuk melaksanakan pembangunan kesehatan di wilayah kerja
Puskesmas tersebut yang meliputi pelaksanaan pelayanan kesehatan
secara lengkap kepada masyarakat
 Tujuan Puskesmas
Untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesejahteraan
nasional yakni meningkatkan kesadaran kemauan dan kemampuan hidup
sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja
Puskesmas agar terwujudnya derajat kesehatan yang setinggi – tinggi
nya.
 Puskesmas mempunyai 3 fungsi:
1. Pusat penggerak pembangunan : berwawasan kesehatan berupaya
penggerakan lintas sektor dan dunia usaha di wilayah kerja agar
menyelenggarakan pembangunan yang berwawasan kesehatan aktif
memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan
setiap program pembangunan di wilayah kerja.
2. Pusat pemberdayaan masyarakat
Berupaya agar perorangan terutama pemuka masyarakat , keluarga,
dan masyarakat untuk memiliki kesadaran , kemauan, dan
kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat.
3. Pusat pelayanan kesehatan
Strata pertama menyelenggarakan kesehatan tingkta pertama (primer)
secara menyeluruh, terpadu , dan berkesinambungan (continue)
Mencakup Pelayanan Kesehatan Perorangan
4. Pelayanan kesehatan masyarakat
Melihat fungsi Puskesmas yang sangat strategis sebagai penggerak
pembangunan kesehatan terdepan di tengah masyarakat maka
diperlukan kebijakan umum seperti sarana dan umum.

Sasaran Puskesmas:

1. Masyarakat
2. Petugas

Tata Nilai Puskesmas:


1. Lembut (memberikan pelayanan engan senyum, salam, sapa, sopan dan
santun.)
2. Welas Asih (memberikan pelayanan dengan ramah tamah dan penuh kasih)
3. Objektif (memberikan pelayanan tanpa memandang status sosial)
4. Kooperatif (bekerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan
kemandirian masyarakat di bidang kesehatan)
5. Edukatif (mendidik masyarakat agar hidup sehat sesuai dengan Gerakan
Masyarakat Hidup Sehat)

5. Sosialisasi

Kesehatan dasar BASIC SIX atau 6 Program pokok Puskesmas yaitu:

a. Promosi kesehatan
b. Kesehatan lingkungan
c. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
d. Kesehatan keluarga dan reproduksi
e. Perbaikan gizi masyarakat
f. Penyembuhan penyakit dan pelayanan kesehatan

1. Promosi Kesehatan
A. Pengertian
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat adalah upaya untuk memberikan
pengalaman belajar atau menciptakan kondisi bagi perorangan, kelompok
dan masyarakat, dalam berbagai tatanan, dengan membuka jalur
komunikasi, menyediakan informasi, dan melakukan edukasi, untuk
meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, dengan melakukan
advokasi, pembinaan suasana dan gerakan pemberdayaan masyarakat
untuk mengenali, menjaga/memelihara, meningkatkan dan melindungi
kesehatannya.
B. Tujuan
Tercapainya perubahan prilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam
membina dan memelihara prilaku sehat, serta berperan aktif dalam upaya
mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.
C. Sasaran
a. Pelaksanaan posyandu dan Pembinaan kader
b. Penyuluhan Kesehatan individu dan kelompok
Contoh: penyuluhan PHBS, vitamin A, narkoba, P2M, HIV, malaria, diare,
penggunaan Jamkesmas

2. Kesehatan Lingkungan
A. Pengertian
Bahaya potensial terhadap kesehatan yang diakibatkan oleh lingkungan
dapat bersifat fisik, kimia maupun biologi. Sejalan dengan
kebijaksanaan’Paradigma Sehat’ yang mengutamakan upaya-upaya yang
bersifat promotif, preventif dan protektif. Maka upaya kesehatan lingkungan
sangat penting.
B. Tujuan
Kegiatan peningkatan kesehatan lingkungan bertujuan terwujudnya kualitas
lingkungan yang lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat dari segala
kemungkinan resiko kejadian yang dapat menimbulkan gangguan dan
bahaya kesehatan menuju derajat kesehatan keluarga dan masyarakat yang
lebih baik.
C. Kegiatan
Kegiatan-kegiatan utama kesehatan lingkungan yang harus dilakukan
Puskesmas meliputi:
1. Penyehatan ai r
2. Penyehatan makanan dan minuman
3. Pengawasan pembuangan kotoran mannusia
4. Pengawasan dan pembuangan sampah dan limbah
5. Penyehatan pemukiman
6. Pengawasan sanitasi tempat umum
7. Pengamanan polusi industri
8. Pengamanan pestisida
9. Klinik sanitasi

3. Pencegahan pemberantasan penyakit menular

A. Pengertian
 Penyakit Menular Adalah penyakit yang disebabkan oleh agent infeksi
atau toksinnya, yang beraasal dari sumber penularan atau reservoir, yang
ditularkan/ ditansmisikan kepada pejamu (host) yang rentan.
 Cara Penularan Penyakit Menular
Dikenal beberapa cara penularan penyakit menular yaitu:
a. Penularan secara kontak
b. Penularan melalui vehicle seperti melalui makanan dan minuman
yang tercemar.
c. Penularan melalui vektor
d. Penularan melalui suntikan, transfusi, tindik dan tato.
 Surveilans Evidemiologi Penyakit Menular Adalah suatu kegiatan
pengumpulan data/informasi melalui pengamatan terhadap
kesakitan/kematian dan penyebarannya serta faktor-faktor yang
mempengaruhinya secar sistematik, terus menerus dengan tujuan untuk
perencanaan suatu program, mengevaluasi hasil program, dan sistem
kewaspadaan dini.

B. Program Pemberantasan Penyakit Menular


a. Program imunisasi
b. Program TB paru dengan kegiatan penemuan penderita TBC
c. Program malaria dengan angka insiden malaria (AMI)
d. Program ISPA dengan frekuensi penemuan dan penaggulangan
pneumonia
e. Program diare meliputi frekuensi penanggulangan diare
f. Program rabies
g. Program Surveilans
h. Pemberantasan P2B2 demam berdarah

4. Kesehatan keluarga dan reproduksi


a. Pengertian
Kesehatan Keluarga adalah wujud keluarga sehat, kecil bahagia dan sejahtra
dari suami istri, anak dan anggota keluarga lainnya (UU RI no 23 th 1992).
Kesehatan Reproduksi adalah kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang
utuh. Bukan hanya bebas dari penyakit dan kecacatan, dalam segala aspek
yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya.(WHO)
b. Tujuan
Meningkatkan kesadaran kemandirian wanita dan keluarganya dalam
mengatur biologik keluarga termasuk fungsi reproduksinya serta berperan
serta aktif dalam mencegah dan menyelesaikan masalah kesehatan keluarga
serta meningkatkan kualitas hidup keluarga

 kegiatan pelayanan reproduksi adalah:


1. Kesehatan Ibu Dan Anak
2. Kesehatan Anak Usia Sekolah
3. Kesehatan Remaja, termasuk pencegahan serta penanganan PMS
(Penyakit Menular akibat Hubungan Seks, HIV/AIDS)
4. Keluarga Berencana
5. Kesehatan Usia Lanjut (Program Pengembangan Puskesmas)

 Indikator keberhasilan
Indikator keberhasilan program di wilayah kerja dinilai dari:
1. Angka Kematian Bayi
2. Angka Kematian Ibu
3. Prosentase Ibu Hamil Yang Mempunyai Berat Badan Dan Tinggi Yang
Normal
4. Prosentase Ibu Hamil Dengan Anemia
5. Prosentase Balita Dengan Berat Badan Dan Tinggi Sesuai Umur

5. Perbaikan Gizi Masyarakat


a. Pengertian
Adalah kegiatan untuk mengupayakan peningkatan status gizi masyarakat
dengan pengelolaan terkoordinasi dari berbagai profesi kesehatan serta
dukungan peran serta aktif masyarakat
b. Program
Upaya Perbaikan Gizi Puskesmas meliputi:
1. Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK)
2. Upaya Perbaikan Gizi Institusi (UPGI)
3. Upaya Penanggulangan Kelainan Gizi Yang Terdiri Dari:

 Pencegahan Dan Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium


(GAKY)
 Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Besi (AGB)
 Pencegahan Dan Penanggulangan Kurang Kalori Energi Protein (KEP)
Dan Kurang Energi Kronis (KEK)
 Pencegahan Dan Penaggulangan Kekurangan Vitamin A (KVA)
 Pencegahan Dan Penaggulangan Masalah Kekurangan Gizi Mikro Lain
 Pencegahan Dan Penaggulangan Masalah Gizi Lebih

4. Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi (SKPG)


c. Sasaran
Sasaran upaya perbaikan gizi adalah kelompok-kelompok yang beresiko
menderita kelainan gizi antara lain:
1. Bayi, anak balita, anak pra sekolah dan anak usia sekolah
2. Wanita Usia Subur (WUS) termasuk calon pengantin (cantin), ibu hamil,
ibu nifas, ibu menyusui, dan usia lanjut (usila)
3. Semua penduduk rawan gizi (endemik)
4. Semua anak dan dewasa mempunyai masalah gizi
5. Pekerja penghasilan rendah.
6. Penyembuhan penyakit dan pelayanan kesehatan
a. Pelayanan Medik Rawat Jalan
b. Pelayanan Kedaruratan Medik
c. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

Notulensi

( )
NOTULEN (RAKORKEL)

SOSIALISASI TENTANG TUJUAN, SASARAN, DAN TATA NILAI

UPT PUSKESMAS LENGKONG WETAN

Nama Kegiatan : Rakor Bulanan Kelurahan Lengkong Gudang Timur

Tempat : Aula Kelurahan Lengkong Gudang Timur

Hari/Tanggal : Kamis, 8 Maret 2018

Susunan Acara :
1. Pembukaan
2. Penyampaian hasil
3. Penutup

I. PEMBUKAAN
Sambutan dari Ketua TP PKK Kelurahan Lengkong Gudang Timur
II. MATERI

1. Kelurahan
- diharapkan semua kader membantu Puskesmas Lengkong Wetan dalam
kegiatan – kegiatan yang diadakan oleh Puskesmas Lengkong Wetan.

2. Puskesmas
- Sweeping Kapsul Vitamin A dilaksanakan oleh kader Posyandu, dosis
diberikan sesuai usia balita. Jangan lupa mengisi formulir Registrasi Distribusi Kapsul
Vitamin A, kader segera mengumpulkan hasil sweeping vitamin A yang masih tersisa,
beserta formulir Registrasi Distribusi Vitamin A ke Puskesmas.
- Anak umur 6 – 12 bulan, diberi 1 kapsul vitamin A dosis 100.000 SI yang
berwarna biru
- Anak umur 12 – 59 bulan diberi 1 kapsul vitamin A dosis 200.000 SI yang
berwarna merah.
- Dilakukan Pemantauan Status Gizi Di Bulan Mareti ini, yaitu bayi-balita yang
datang ke posyandu ditimbang dan dan hasil penimbangannya dicatat dalam form PSG
yang kemudian akan dilihat status gizinya oleh Tenaga Pelaksana Gizi dengan
menggunakan tabel/software WHO 2005. Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah bayi
dan balita usia 0-59 bulan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Lengkong Wetan.
Setelah melaksanankan PSG, diharapkan kader Posyandu segera mengumpulkan form
PSG yang telah diisi ke Puskesmas beserta hasil sweeping kapsul vitamin A.
- Sosialisasi Jadwal Posyandu dan Posbindu bulanan.
- Arahan untuk mengumpulkan pencatatan dan pelaoran yang ada di
Posyandu dan Posbindu (PHBS, F5 Posyandu, F5 Posbindu, Laporan
Jumantik, Laporan Gizi)

III. PENUTUP
Acara di tutup oleh moderator dan pembacaan doa

Notulen

Nita Kurnia
NOTULEN (RAKORKEL)

SOSIALISASI TENTANG TUJUAN, SASARAN, DAN TATA NILAI

UPT PUSKESMAS LENGKONG WETAN

Nama Kegiatan : Rakor Bulanan Kelurahan Lengkong Wetan

Tempat : Aula Kelurahan Lengkong Wetan

Hari/Tanggal : Rabu, 11 April 2018

Susunan Acara :

1. Pembukaan
2. Penyampaian hasil
3. Penutup

II. PEMBUKAAN
Sambutan dari Ketua TP PKK Kelurahan Lengkong Wetan
Menyanyikan lagu Indonesia Raya & MARS PKK

III. MATERI

1. Diharapkan masing – masing posyandu mengirimkan kadernya pada setiap


acara Lokmin, agar seluruh posyandu mendapat informasi yang diberikan ke
Puskesmas setiap bulannya.
2. Kegiatan yang diadakan di Posyandu tidak hanya penimbangan dan imunisasi
saja, kegiatan posyandu ada 5 macam, yaitu :
a. KPKIA
b. Penimbangan balita
c. KB
d. Imunisasi bayi dan bumil
e. Oralit, Fe, KMS dan buku KIA
3. Laporan F5 gizi sebaiknya dikerjakan dan dilaporkan langsung setelah slesai
posyandu
4. Pelaporan hasil distribusi kapsul vitamin A segera dilaporkan ke puskesmas agar
dapat direkap dan segera dilaporkan ke Dinkes.
5. Jika ada penderita DBD, segera rujuk ke Rumah Sakit Jika ada hasil
laboratorium yang menunjukan hasil trombosit yang rendah, maka Puskesmas
akan mengadakan survey jentik dan pengasapan. Selain itu kebersihan
lingkungan juga perlu.
Notulen

Nita Kurnia
NOTULEN (RAKORKEL)

SOSIALISASI TENTANG TUJUAN, SASARAN, DAN TATA NILAI

UPT PUSKESMAS LENGKONG WETAN

Nama Kegiatan : Rakor Bulanan Kelurahan Lengkong Wetan

Tempat : Aula Kelurahan Lengkong Wetan

Hari/Tanggal : Rabu, 09 Mei 2018

Susunan Acara :

1. Pembukaan
2. Penyampaian hasil
3. Penutup

I. PEMBUKAAN
Sambutan dari Ketua TP PKK Kelurahan Lengkong Wetan
Menyanyikan lagu Indonesia Raya & MARS PKK

II. MATERI
- Cakupan imunisasi di Puskesmas Lengkong Wetan harus ditingkatkan, salah
satu caranya adalah dengan tertib administrasi data di posyandu, BPS dan RS di
wilayah kerja.
- Jika ditemukan kasus DBD dan chikungunya, segera tindak lanjuti. Pengadaan
abate ditiadakan dan diganti dengan bactived dari dinas sudah ada di
puskemas.
- Rencana akan diadakan Refreshing Kader bulan Juli
- Kebersihan ruangan dan lingkungan di wilayah kerja puskesmas Lengkong
Wetan harus tetap dijaga untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan
kondusif.
- Sosialisasi Jadwal Posyandu dan Posbindu
- Pencatatan dan Pelaporan dari Posyandu dilaporkan setiap bulan kepada
petugas Puskesmas Lengkong Wetan
III. PENUTUP

Rapat ditutup oleh MC dan Doa

Notulen

Nita Kurnia