Anda di halaman 1dari 4

TUGAS JEMBATAN

NAMA : ERFANDI RANGGA S.

NIM : 1614211009

TEKNIK SIPIL/SEMESTER 5 (PAGI)

A. Pengertian

Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang


atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya. Jembatan dibangun
untuk penyeberangan pejalan kaki, kendaraan atau kereta api di atas halangan.
Jembatan juga merupakan bagian dari infrastruktur transportasi darat yang sangat
vital dalam aliran perjalanan (traffic flows). Jembatan sering menjadi komponen
kritis dari suatu ruas jalan, karena sebagai penentu beban maksimum kendaraan
yang melewati ruas jalan tersebut.

Suatu jembatan biasanya dirancang sama untuk kereta api, untuk


pemandu jalan raya atau untuk pejalan kaki. Ada juga jembatan yang dibangun
untuk pipa-pipa besar dan saluran air yang bisa digunakan untuk membawa
barang. Kadang-kadang, terdapat batasan dalam penggunaan jembatan;
contohnya, ada jembatan yang dikhususkan untuk jalan raya dan tidak boleh
digunakan oleh pejalan kaki atau penunggang sepeda. Ada juga jembatan yang
dibangun untuk pejalan kaki (jembatan penyeberangan), dan boleh digunakan
untuk penunggang sepeda.

Jenis jembatan berdasarkan fungsi, lokasi, bahan konstruksi dan tipe


struktur sekarang ini telah mengalami perkembangan pesat sesuai dengan
kemajuan jaman dan teknologi, mulai dari yang sederhana sampai pada konstruksi
yang mutakhir. Berdasarkan tipe strukturnya, jembatan dapat dibedakan menjadi:

1) Jembatan plat (slab bridge)


2) Jembatan plat berongga (voided slab bridge)
3) Jembatan gelagar (girder bridge)
4) Jembatan rangka (truss bridge)

1
5) Jembatan pelengkung (arch bridge)
6) Jembatan gantung (suspension bridge)
7) Jembatan kabel (cable stayed bridge)
8) Jembatan cantilever (cantilever bridge)

B. Komponen Jembatan
Secara umum jembatan gantung terdiri dari:
a. Bagian atas terdiri dari:

IKATAN ANGIN
LANTAI
JEMBATAN
TROTOAR

RANGKA
BATANG

1. Lantai jembatan (dek), berfungsi untuk memikul beban lalu lintas yang
melewati jembatan serta menyalurkan beban dan gaya-gaya tersebut ke
gelagar melintang.
2. Ikatan angin berfungsi untuk memikul gaya angin yang bekerja pada
bangunan atas.
3. Trotoar berfungsi untuk jalur pejalan kaki untuk menjamin keamanan
pejalan kaki yang bersangkutan.
4. Rangka batang berfungsi untuk pemikul balok utama serta
melimpahkan beban-beban dan gaya-gaya yang bekerja

2
b. Bagian bawah terdiri dari:

BALOK
MELINTANG
BALOK
MEMANJANG
PONDASI

1. Balok melintang berfungsi sebagai pemikul lantai dan sandaran serta


menyalurkan beban dan gaya-gaya tersebut ke gelagar memanjang.
2. Balok memanjang berfungsi sebagai pemikul gelagar serta
menyalurkan beban dan gaya-gaya tersebut ke batang penggantung.
3. Pondasi angkur berfungsi sebagai pemikul menara dan blok angkur
serta melimpahkan beban dan gaya-gaya yang bekerja ke lapisan tanah
pendukung.

3
4