Anda di halaman 1dari 6

Lampiran 1.

Diagram Alir Penelitian Buah Nanas

Buah Nanas

 Dikupas dan dicuci


 Diambil ¼ bagian
 Dipotong tipis-tipis

Buah Nanas

 Dibasahi dengan alkohol 70%


 Dikeringkan dengan panas matahari
selama ± 3 hari
 Dikeringkan dengan oven pada suhu
50-60oC hingga berat konstan
 Dihaluskan dengan blender

Serbuk Nanas

 Diayak dengan ayakan 50 mesh

Serbuk Nanas

 Dimaserasi dengan menggunakan metanol


96% sebanyak 300 mL selama 3 x 24 jam
 Dikocok 20 menit sekali setiap 24 jam
 Disaring

Filtrat Ekstrak Nanas Residu Ekstrak


dalam Etanol Nanas dalam Etanol

Disimpan Dimaserasi Dimaserasi


pada Suhu 4℃ dengan dengan
Kloroform Heksanol
 Dipekatkan dengan Rotary Evaporator
 Ditimbang

Ekstrak Kental Nanas

41
42

Uji Aktivitas Isolasi dan Uji Flavonoid


Inhibisi Uji dengan
Xantin KLT
Oksidase

Noda isolat

Uji UV-Vis Uji FT-IR LC-MS Uji Aktivitas Uji


Inhibisi Flavonoid
Xantin
Oksidase

Lampiran 2. Diagram Alir Penelitian Lobak

Lobak

 Dikupas dan dicuci


 Diambil ¼ bagian
 Dipotong tipis-tipis

Lobak

 Dibasahi dengan alkohol 70%


 Dikeringkan dengan panas matahari
selama ± 3 hari
 Dikeringkan dengan oven pada suhu
50-60oC hingga berat konstan
 Dihaluskan dengan blender

Serbuk Lobak

 Diayak dengan ayakan 50 mesh


Serbuk Lobak
43

 Dimaserasi dengan menggunakan metanol


96% sebanyak 300 mL selama 3 x 24 jam
 Dikocok 20 menit sekali setiap 24 jam
 Disaring

Filtrat Ekstrak Lobak Residu Ekstrak


dalam Etanol Lobak dalam Etanol

Disimpan Dimaserasi Dimaseri dengan


pada Suhu 4℃ dengan Heksanol
Kloroform
 Dipekatkan dengan Rotary Evaporator
 Ditimbang

Ekstrak Kental Lobak

Uji Aktivitas Isolasi dan Uji Flavonoid


Inhibisi Uji dengan
Xantin KLT
Oksidase

Noda isolat

Uji UV-Vis Uji FT- LC-MS Uji Aktivitas Uji


IR Inhibisi Flavonoid
Xantin
Oksidase

Lampiran 3. Diagram Alir Uji Fitokimia

Uji Flavonoid
44

Ekstrak Kental dan Isolat hasil KLT


Preparatif Buah Nanas dan lobak

 Diambil sebanyak 0,1 gram


 Ditambah 5 tetes etanol
 Ditambah 10 tetes H2SO4 pekat

Hasil positif ditandai warna


kuning tua, oranye, merah

Pembuatan larutan enzim xantin oksidase

Diagram alir pembuatan substat


a. Pembuatan substart sampel

Ekstrak etanoldan lobak

 Diambil sebanyak 10 mg
 Ditambah DMSO sampai larut
 Dilarutkan dalam larutan buffer fosfat pH 7,5 hingga 10 mL
 Diencerkan dengan aquades

diperoleh larutan dengan konsentrasi 100


μg/mL, 50 μg/mL, 25 μg/mL, 25 μg/mL,
20 μg/mL, 15 μg/mL, 10 μg/mL, dan 5
μg/mL

b. Pembuatan larutan allopurinol

Allopurinol

 Diambil sebanyak 1 mg
 Dilarutakan dengan aquades hingga 10 mL
 Dilarutkan dalam larutan buffer fosfat pH 7,5 hingga 10 mL
 Diencerkan dengan aquades
45

Diperolehlarutan dengan konsentrasi 50


μg/mL, 20 μg/mL, 10 μg/mL, 7,5 μg/mL,
5 μg/mL, dan 2,5 μg/mL.

Uji aktivitas Xantin Oksidase

Larutan buffer fosfat pH 7,5

 Diambil sebanyak 1,5 mL


 ditambah 300 𝜇L aquabides
 divortex hingga homogen
 diinkubasi pada suhu 37℃ selama 15 menit
 ditambah 600 𝜇Lsubstrat xantin oksidase
 divortex
 diinkubasi pada suhu 37℃ selama 30 menit
 ditambah HCl 0,5 M
 diukur absorbansinya dengan panjang gelombang 260-300nm

absorbansi kontrol blanko enzim


xantin

absorbansi blanko enzim xantin

Larutan buffer fosfat pH 7,5

 Diambil sebanyak 1,2 mL


 ditambah 300 𝜇L larutan xantin oksidase dalam buffer fosfat pH
7,5
 divortex hingga homogen
 diinkubasi pada suhu 37℃ selama 15 menit
 ditambah 600 𝜇Lsubstrat xantin oksidase
46

 divortex
 diinkubasi pada suhu 37℃ selama 30 menit
 ditambah HCl 0,5 M
 diukur absorbansinya dengan panjang gelombang 260-300nm

absorbansi blanko enzim xantin