Anda di halaman 1dari 1

Muhammad Ichsan – 186020300111033

Tugas Mata Kuliah Etika Profesi dan Tata Kelola Perusahaan


MSA FEB UB

Olah Rasa Kasih Sayang terhadap Benda Mati


*******
Latihan olah rasa kasih sayang kelima adalah mengambil benda mati sebagai objek. Latihan ini
membawa penulis berpikir apakah yang membedakan benda hidup dan benda mati, mengingat bahwa
kedua benda ini pada dasarnya disusun atas atom-atom yang jumlahnya miliaran. Lebih jauh lagi, atom
ini pun disusun memiliki partikel-partikel penyusunnya sendiri, yaitu neuron, proton, dan elektron. Oke,
belum-belum kita sudah menyentuh ranah fisika. Tapi tidak apa-apa, karena untuk menjadi tercerahkan,
sejatinya referensi multi disiplin akan bermanfaat.
Kembali ke topik, jadi jika benda mati dan benda hidup adalah kumpulan atom yang
termanifestasi ke dalam wujud masing-masing benda itu sendiri, lantas apa yang membedakan?
Dari keterbatasan pengetahuan penulis, sesuatu menjadi hidup ketika ditiupkannya ruh atau
jiwa kepadanya. Merujuk pada QS As-Sajdah ayat 7-10, menyatakan penciptaan awal manusia dari
tanah dan keturunannya dari saripati yang hina (air mani), lalu disempurnakan atau ditiupkannya ruh
kedalamnya. Kemudian manusia, hewan, dan tumbuhan, menurut Ibnu Sina, memiliki daya ruh yang
berbeda namun saling mengikuti. Pendapat ini sejalan dengan Imam Ghazali, namun cendekiawan
muslim lain memiliki kedalaman pemikiran mengenai ruh yang akan sangat panjang jika dijelaskan satu
per satu dalam tulisan pendek ini.
Kendati demikian, mengenai ruh ini, telah diklaim dalam Al-Quran, bahwa itu merupakan
urusan Tuhan dan manusia tidak diberikan pengetahuan melainkan cuma sedikit (lihat QS. Al-Isra: 85).
Manusia diperintahkan untuk bersyukur dan selalu mengingat tujuan hidupnya, yakni kembali ke Rabb.
Dari refleksi di atas, penulis memetik pelajaran bahwa memperlakukan benda mati dengan baik
dan wajar adalah salah satu bentuk rasa syukur. Selain itu juga sebagai penghargaan atas usaha dalam
memperoleh benda mati (olahan) tersebut. Contoh pengalaman yang penulis lakukan, dengan
mengusapkan alcohol swabs (tissue alkohol) ke laptop secara berkala selain tujuan kebersihan dan
wujud syukur, ternyata juga membuat pikiran jernih dan enteng saat melakukan pekerjaan yang
menggunakan media laptop. Dengan kata lain, ada respon balik dari perlakuan (yang dilandasi rasa
kasih dan syukur) itu.