Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN TUTORIAL SKENARIO I

MASALAH KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN RESIKO JATUH

Disusun Oleh:

Julmawadi 201510201239
Eko Yulianto 201510201240
Triana Indriasari Yovane 201510201241
Lilis Setyaningsih 201510201242
Belliana Pertiwi 201510201243
Wanhar 201510201244
Hernanda Yunia Rizkita 201510201245
Dewy Sulistyaningrum 201510201246
Muhammad Taufiq Ridwan 201510201247
Sri Supriatin 201510201248
Rakhmadhan Alqadri N. 201510201249
Oktavia Bintarawati 201510201251
Vitamara 201510201252
Casmita 201510201253
Rino Pratama Putra 201510201254

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ‘AISYIYAH
YOGYAKARTA
2017/2018
SKENARIO I

STEP I

STEP II

STEP III

 PERTANYAAN CASMITA
1. definisi lansia?
- pria dan wanita yang mencapai usia 60-74 tahun(lilis),
- Lanjut usia (lansia) merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia. Pada tahap
ini, lanjut usia akan mengalami perubahan-perubahan pada kondisi fisik maupun
psikis.(hernanda)
- Usia lanjut usia adalah dimana seseorang mengalami pertambahan umur dengan
disertai denganpenurunan fungsi fisik yang ditandai dengan penurunan massa otot
serta kekuatannya.(sri)
2. yang berperan dalam stabilitas badan dalam tubuh manusia adalah?
- Sistem sensori, saraf pusat, kognitif, muscholosceletal(sri)
 PERTANYAAN JULMAWADI
3. mengapa lansia tersebut sering mengalami kebingungan jika hari sudah gelap?
- Karena sebagian lansia mengalami syndrom saat malam, yaitu lansia mengalami
kebingungan stres pada malam hari. (octa)
 PERTANYAAN DEWI
4. Mengapa lansia mengalami penurunan penglihatan?
- Terjadi karena kornea dll mengalami perubahn seiring bertambah nya usia.(rino)
- berkurang nya saraf kranial.(casmita)
- pada umur 70-80 terdapat faktor yang menyebabkan kornea fungsi nya
menurun.(taufiq)
 BELIANA
5. faktor apa yang mempengaruhi lansia tersebut sering mengalami pusing kepala?
- Faktor istirahat dan tidur, pola makan.(julmawadi)
6. Faktor menyebabkan jika luka sukar sembuh?
- Penurunan fungsi tubuh berkurang(octa)
 PERTANYAAN RINO
7. faktor lansia sering lemas dan malas makan?
- Lemas yaitu dehidrasi mengapa lansia mengalami lemas, penurunan fungsi pengecap
membuat lansia malas makan dan lemas, terjadi nya atrofi pada otot, gangguan
psikologi, malas makan psikokognitif, turun nya air liut, gusi menciut, peregangan
dinding lambung, gangguan mengunyah.(hernanda,julmawadi)
- perasaan lelah akibat kekurangan olahraga, malas makan karena proses menguyah
sehingga kekurangan energi.(lilis)
- kehilangan selera makan karena ketidak cocokan dengan menu lansia.(vita)
 PERTANYAAN EKO
8. karakteristik ruangan seperti apa yang membuat lansia terhindar dari resiko jatuh dan
cidera?
- Lantai tidak boleh licin, setiap rumah terdapat pegangan yang kuat, penerangan tidak
boleh remang remang, tidak boleh ada barang yang berserakan dan barang tidak boleh
di tarok di daerah yang tinggi atau rendah.(beliana)
- ruangan tidak terlalu luas, kamar mandi dekat dengan kamar lansia, ventilasi yang
baik.(dewi)

STEP IV

STEP V

1. Penyebab dan faktor resijo jatuh pada lansia? (julmawadi)


2. Pencegahan jatuh pada lansia?(vita)
3. Penyakit-penyakit yang sering mucul pada lansia?(octa)
4. Faktor faktor lingkungan yang dihubungkan dengan kecelakaan pada lansia?(casmit)
5. Apa peran keluarga dalam pembinaan lansia?(dewi)
6. Bagaimana cara hidup sehat lansia?(lilis)
7. Peran perawat dalam me edukasi keluarga cara merawat lansia yang baik?(aldi)
8. Faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada lansia?(triana)
9. Askep yang sesuai dengan masalah lansia diatas?
STEP VI

STEP VII

1. Penyebab dan faktor resijo jatuh pada lansia?


- Penyebab dan faktor resijo jatuh pada lansia dibagi menjadi 2 golongan:
- faktor intrinsik
- faktor ekstrinsik. (kane, 1994)(hernanda)
2. Pencegahan jatuh pada lansia?
- memperbaiki kondisi lingkungan(seperti lantai tidak licin)
- latihan fisik.(barnet et al(2003)(dewi)
- jangan ada cairan yang tumpah
- Ventilasi yang terang
- Keset dengan bahan karet
- Menyediakan barang barang atau obat di dekat lansia.(bella)
- Sandal yang berbahan karet agar tidak licin
- Management obat obatan
- Gunakan alat bantu berjalan
- Kurangi penggunaan obat obatan yang tidak diperlukan.(sri)
3. Penyakit-penyakit yang sering mucul pada lansia
- Hipertensi
- Atritis
- Stroke
- PPOK
- DM.(Riskesdas)(rino)
4. Faktor faktor lingkungan yang dihubungkan dengan kecelakaan pada lansia?
- lantai tidak datar(lilis)
- Intrinsik (stroke)
- Ekstrinsi (faktor dari luar tubuh). (octa)
5. Apa peran keluarga dalam pembinaan lansia?
- memanfaatkan potensi lansia
- Pembinaan agama
- Pembinaan Fisik
- Pembinaan Mental
- Pembinaan ekonomi
- Pembinaan sosial. (vita)
- Harus bisa memandirikan lansia, peran sebagai motivator, edukator, dan
fasilitator untuk lansia.(eko).
6. Bagaimana cara hisup sehat lansia?
- menjaga pola makan
- Faktor istirahat
- Menjaga pola olharaga
- Faktor perilaku lansia (taufiq)
- mengendalikan emosi
- berjemur di bawah sinar matahari
- Banyak minum air 6-8 gelas sehari. (bella)
7. Peran perawat dalam mengedukasi keluarga cara merawat lansia yang baik?
- mengatasi atau mengeleminasi faktor resiko penyebab jatuh dan menangani
kompliaksi nya.
- Penatalaksanaan ini harus terpadu dan kerja tim dari tenaga kesehatan maupun
-keluarga(hernanda).
- resiko rendah
- Oreintasi kamar lansia
- resiko sedang
- Tawarkan bantuan
- Edukasi resiko jatuh pada kelaurga
- reisko tinggi
- Kunjungi lanisa setiap jam(octa)
8. Faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada lansia?
- perawat mengedukasi keluarga cara menangani masalah pada lansia(triana)
- Memberikan penkes dan informasi kesehatan tentang kesehatan
lansia(belliana)
- BKL (dewi)
MASALAH KEPERAWATAN

No Tanda gejala Problem Etiologi


1 Do: -lansia merasa kebingungan jika Resiko jatuh Fisiologis
hari sudah gelap
-Ketajaman dan penglihatan yang sudah
menurun
-Tampak bekas luka lama saat jatuh

Ds: -3 bulan terakhir sering terjaruh


-Persepsi pandangan sudah berubah
terhadap benda yang sebenarnya
-Keluarga mengatakan lanisa terlihat
lemah
-Menyatakan sering pusing kepala

NO Diagnosa NOC NIC


Keperawatan
1 Resiko jatuh b/d Primer: Primer :
fisiologis yang - Pemeliharaan energi - Pendidikan Kesehatan
di tandai dengan  Toleransi saat  Targetkan sasaran
3 bulan terakhir menaiki tangga pada kelompok
sering terjaruh  Kekuatan tubuh berisiko tinggi
-Persepsi bagian atas dan rentang usia
pandangan  Kekuatan tubuh yang akan
sudah berubah bagian baawah mendapat manfaat
terhadap benda besar dari
yang sebenarnya pendidikan
-Keluarga kesehatan
mengatakan - Panduan Antisipasi
lanisa terlihat  Pantau penyediaan
lemah tempat dan
-Menyatakan lingkungan rumah
sering pusing
yang sehat
kepala.
- Pengajaran Proses
Penyakit
 Beri informasi
terkait penyakit
yang berisiko
muncul pada
lansia dan proses
penyakit tersebut

Sekunder: Pengetahuan: Sekunder :


prilaku kesehatan - Skrining kesehatan
- Perilaku pencegahan  Lakukan deteksi
jatuh dini masalah
 Meminta kesehatan/resiko
bantuan yang mungkin
 Kontrol muncul pada
ketidakmampua lansia
n beristirahat - Identifikasi Risiko
 Identifikasi risiko
yang akan
mengakibatkan
kecelakan pada
lansia

Tersier : Tersier :
- Keamanan lingkungan - Rujukan
rumah  Lakukan rujukan
 Ruang dalam jika terjadi
hunian untuk kecelakaan
bergerak aman - Pencatatan insiden kasus
 Kertersediaan  Catat jika kejadian
kecelak aan
telepon
 Pemeliharaan
rumah
 Pencahayaan
interior