Anda di halaman 1dari 3

Name : Muhammad Aditya Ardiansyah

NRP : 1310161044
Semester :5
Class : D4 Elin B

Back Draft

Backdraft adalah situasi yang dapat terjadi ketika produk kebakaran-gas yang
kekurangan oksigen; sehingga pembakaran melambat (karena kurangnya oksigen) tetapi bahan bakar
gas mudah terbakar (terutama CO) dan asap (terutama hidro-karbon bebas radikal dan partikel) tetap
berada pada suhu di atas titik-api gas bahan bakar. Jika oksigen kembali diperkenalkan ke dalam api,
misalnya dengan membuka pintu (atau jendela) ke ruangan tertutup, pembakaran akan restart, sering
mengakibatkan efek ‘ledakan’ sebagai gas yang dipanaskan oleh pembakaran dan berkembang pesat
karena suhu yang meningkat pesat (lihat juga flashover ).

tanda-tanda Karakteristik situasi backdraft termasuk asap kuning atau coklat, asap lubang kecil yang
keluar dalam tiupan (semacam efek pernapasan) dan sering ditemukan di sekitar tepi pintu dan jendela,
dan jendela yang muncul berwarna cokelat atau hitam bila dilihat dari bagian luar . Warna-warna gelap
disebabkan oleh pembakaran tidak sempurna (lebih partikel dalam gelap gas mereka). Jika ruangan
berisi banyak jelaga (partikel), ini menunjukkan bahwa ruangan tidak memiliki cukup oksigen untuk
memungkinkan pembakaran dari partikel-partikel jelaga. Petugas pemadam kebakaran sering terlihat
untuk melihat apakah ada jelaga di bagian dalam jendela dan di celah-celah di sekitar ruangan. Jendela
mungkin telah retak karena panas. Jendela struktur juga mungkin memiliki getaran sedikit karena
perbedaan tekanan yang bervariasi. Lingkungan sekitar (misalnya lorong di luar ruangan backdraft
diduga) akan sangat panas.

Figure 1Proses terjadinya BackDraft


Referensi :
https://dinasdamkar.sukabumikab.go.id/2018/01/08/backdraft/
Panduan pelatihan pemadaman api oleh Bendot Nugroho.
Flash Over

Flashover adalah gangguan yang terjadi berupa loncatan api yang terjadi antar isolator
atau kompenen listrik tegangan tinggi. Hal ini dapat terjadi akibat gagalnya isolasi dari sistem
tegangan tinggi tersebut.

Kegagalan listrik pada isolator dapat disebabkan oleh adanya rongga-rongga kecil pada
dielektrik padat (porselen) atau disebabkan terjadinya flashover di sepanjang permukaan
isolator. Rongga-rongga kecil pada isolator ditimbulkan karena isolator dibuat kurang
sempurna pada saat pembuatan, dengan demikian karakteristik listrik dari isolator tersebut
kurang baik. Rongga kecil pada isolator lama-kelamaan akan menyebabkan kerusakan mekanik
pada isolator. Terjadinya flashover menyebabkan kerusakan pada isolator oleh karena panas
yang dihasilkan busur di sepanjang permukaan isolator. Oleh sebab itu isolator harus dibuat
sedemikian rupa sehingga tegangan pada rongga kecil lebih tinggi dari pada tegangan yang
menyebabkan flashover.

Referensi :
http://empukaki.blogspot.com/2014/10/pengertian-flashover-sparkover.html

Arc Flash

Flash Arc adalah fenomena dimana Flash Over arus listrik meninggalkan jalurnya dan
perjalanan melalui udara ( Konsleting ) dari satu konduktor ke yang lain atau ke tanah
(ground).
Hasilnya ketika manusia sering di dekat Flash Arc bisa terjadi cedera serius dan bahkan
kematian bisa terjadi.
Arc Flash dapat disebabkan oleh banyak hal termasuk :

 debu

 alat terjatuh

 kondensasi

 kegagalan material

 korosi

 instalasi rusak

Sedangkan akibat dari terjadinya Flash Arc adalah :

 Luka bakar
 terjadi loncatan bunga api dan bisa menyebar dengan cepat

 terjadi ledakan karena tekanan ( diatas 2.000 lbs. Sq.Ft)

 Panas ( ke atas dari 35.000 dearajat F )