Anda di halaman 1dari 3

Tugas 3 | Ekologi Lingkungan Hidup dan Pembangunan

Ekologi Lintang Tinggi


Lintang tinggi yaitu lokasi dipermukaan bumi yg berada pada wilayah kutub
dengan letak lintang yaitu sekitar 90° LU dan LS.[3]
Bumi memiliki dua sumbu bumi, yaitu kutub utara, dan kutub selatan. Kutub
utara adalah titik paling utara di sumbu bumi, yang dilalui oleh garis lintang 90º LU.
Samudera Artik merupakan samudera yang berada di Kutub Utara, yang kemudian
dikenal dengan wilayah Artik. Sedangkan kutub Selatan merupakan wilayah Antartika,
yang mana diisi dengan Samudera Antartika, dan pulau-pulau kecil disekitarnya. Suhu
di kedua kutub dapat mencapai minus 85ºC pada musim dingin. Karena daerah kutub
membutuhkan waktu yang lama mendapatkan cahaya matahari, daerah kutub
mengalami lebih kurang 6 bulan malam saat musim dingin, dan lebih kurang 6 bulan
siang pada saat musim panas.[5]
Pada daerah kutub terdapat lumut yang kerdil, tundra atau daratan tanpa pohon
yang di dominasi oleh teki-tekian (Carex,ssp dan rumput kapas). Pada tipe iklim ini
jenis vegetas yang tumbuh hanya terdapat di daerah tundra. Jenis tumbuhannya seperti
padang rumput dan vegetasi tepi laut.
1. Tundra
Tundra adalah kawasan yang berada di sekitar Kutub yang tumbuhannya
didominasi oleh lumut dan ada sebagian rumput-rumputan yang berbunga kecil.
Tundra terdapat di daerah yang kurang mendapatkan cahaya matahari. Tundra
terletak di daratan rendah Artik atau Liberia.[1]
a. Kondisi Lingkungan
1) Suhu. Minimal 7 bulan dalam setahun mengalami suhu di bawah titik beku.
Suhu rata-rata dari bulan terdingin bervariasi dari -10ºC dibelahan selatan
sampai -35ºC di belahan utara. Kebekuan terjadi sepanjang tahun. Masa
pertumbuhan berjalan hanya 2-3 bulan, dan suhu rata-rata pada bulan
terhangat di bawah -10ºC.
2) Hujan. Curah hujan tahunan adalah rendah, umumnya berkisar antara 300-
500 mm dengan variasinya yang tergantung pada garis lintang dan letak dari
pantai. Kebanyakan jatuh sebagai salju karena rendahnya laju evaporasi dan
rendahnya waktu air larian.

Rezki Amaliah | 1515140012 | Geografi UNM


Tugas 3 | Ekologi Lingkungan Hidup dan Pembangunan

3) Morfologi. Bentuk hidup seperti permadani bantal dan merayap adalah


sangat umum, sehingga keadaan ini menghasilkan daya tahan yang tinggi
terhadap hembusan angin yang kuat.
4) Fisiologi. Banyak tumbuhan tundra yang tahan terhadap dingin. Kepekaan
dari cairan sel meningkat untuk mencegah terhadap kebekuan.
5) Tidak ada tumbuhan tahunan
6) Tumbuhan semusim berumur pendek dan berumur serentak pada musim
panas.[5]
b. Flora dan Fauna
Deskripsi vegetasi pada bioma tundra yang variasi profil buminya
berbeda beda yang membuat perbedaan pula pada vegerasinya
1) Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki,
rumput kapas dan gundukan gambut (Hylock Tundra )
2) Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan
bentula.
3) Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut, teki-tekian, Ericeceae, dan
beberapa tumbuhan yang berdaun agak lebar.
4) Di lereng-lereng batu terdapat kerak, lumut dan alga.
Karena memiliki iklim es abadi dan iklim tundra, maka wilayah bioma
tundra selalu bersuhu dingin sehingga fauna yang terdapat di wilayah ini
memiliki bulu dan lapisan lemak yang tebal untuk tetap membuat tubuhnya
hangat. Contoh fauna di bioma tundra misalnya rus, rubah, kelinci salju, hewan-
hewan pengerat, hantu elang, dan beruang kutub.
Jenis-jenis burung yang hidup di bioma tundra misalnya : itik, angsa,
burung elang dan burung hantu. Mamalia darat berkaki empat yang berbulu
tebal dan besar misalnya MuscoX.
Selain beberapa jenis di atas, di utara bioma tundra juga mempunyai
fauna khas yang lain misalnya penguin , walrus . Fauna khas yang hidup di air
misalnya paus Beluga (paus putih) dan paus Narwhal (paus bertanduk).
Karakter yang bisa digunakan sebagai penanda tundra pada burung yang
ada di tundra , punya deskripsi pada kulitnya / bulu yang berwarna putih dan
hitam. Alasan muncul warna ini juga menunjukkan cara adaptasi Warna putih

Rezki Amaliah | 1515140012 | Geografi UNM


Tugas 3 | Ekologi Lingkungan Hidup dan Pembangunan

untuk menahan panas dari tubuh ketika musim dingin dan hitam untuk
meneruskan panas ketika musim panas.[2]
2. Padang Semak Kerdil
Padang semak kerdil terdapat di lereng-lereng atau cekungan basah. Padang
semak kedil tipe seral adalah gambut atau rawa-rawa yang terdapat di danau daerah
artik, berupa rawa teki-tekian akuatik. Tipe antartika daerah ini tidak berpohon.
Vegetasinya khusus, yaitu jenis rumput vascular, lumut kerak, lumut, dan alga.[4]

Sumber :

[1] Anonim. 2015. Vegetasi Kutub.


http://kataloggeografi.blogspot.com/2015/09/vegetasi-kutub.html diakses pada
09.00 WITA tanggal 19 September 2018.

[2] Gonzaga, Isharmanto. 2010. Bioma-Ekologi.


https://biologigonz.blogspot.com/2010/01/bioma-ekologi.html diakses pada
09.20 WITA tanggal 19 September 2018.

[3] Iyan. 2018. Apa itu Lintang Tenga dan Lintang Tinggi?.
https://brainly.co.id/tugas/13909772 diakses pada 09.15 WITA tanggal 19
September 2018.

[4] Sihombing, Marcellus Riadi. 2017. Persebaran Flora dan Fauna.


http://mariadilmu.blogspot.com/2017/08/persebaran-komunitas-flora-di-
dunia.html diakses pada 09.45 WITA tanggal 19 September 2018.

[5] Taufik, Ririn Tania. 2016. Makalah Ekologi Tumbuhan Tipe-Tipe Vegetasi.
http://ririntaniataufik.blogspot.com/2016/03/makalah-ekologi-tumbuhan-tipe-
tipe.html diakses pada 09.30 WITA tanggal 19 September 2018.

Rezki Amaliah | 1515140012 | Geografi UNM