Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan : Keperawatan Keluarga


Sub Pokok Bahasan : Senam Hipertensi
Sasaran : Usia dewasa penderita Hipertensi RT 04 dan 05

A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)


Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1x15 menit diharapkan
sasaran usia dewasa di RT 04 dan 05 Kel. Langensari mampu memahami
pentingnya senam hipertensi.

B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)


Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1x15 menit
diharapkan sasaran mampu :
1. Mengerti tentang pengertian senam hipertensi dengan benar
2. Mengerti tentang manfaat senam hipertensi dengan benar
3. Mengerti tentang prinsip senam hipertensi dengan benar
4. Mengerti tentang langkah-langkah senam hipertensi dengan benar

C. POKOK MATERI
1. Pengertian senam hipertensi
2. Manfaat senam hipertensi
3. Prinsip senam hipertensi
4. Langkah-langkah senam hipertensi

D. SASARAN DAN TARGET


Usia dewasa dapat memahami dan mengetahui tentang pentingnya senam
hipertensi dan mengaplikasikannya seoptimal mungkin sesuai kemampuannya.

E. STRATEGI PELAKSANAAN
Hari/Tanggal : Rabu, 06 Juni 2018
Waktu : 09.00 WIB - Selesai
Tempat :

F. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR


No Tahap Waktu Kegiatan Media
1 Pembukaan 2 menit  Salam perkenalan
 Menjelaskan kontrak dan
tujuan pertemuan
2 Pelaksanaan 10 menit Menjelaskan tentang : Lembar
Pengertian senam hipertensi Balik
Jenis – jenis senam
hipertensi
Manfaat senam bagi lansia
Prinsip – prinsip senam
hipertensi
Langkah – langkah senam
hipertensi
3. Penutup 3 menit  Menutup pembelajaran
dengan salam

G. METODE
Metode yang digunakan adalah :
a) Ceramah
b) Diskusi / tanya jawab
c) Demonstrasi

H. MEDIA
Media yang digunakan adalah
a) Leafleat
b) Lembar Balik

I. MATERI (Terlampir)
1. Pengertian senam hipertensi
2. Jenis – jenis senam hipertensi
3. Manfaat senam hipertensi
4. Prinsip senam hipertensi
5. Langkah – langkah senam hipertensi
J. EVALUASI
1. Evaluasi Struktur
 Seluruh usia dewasa dapat mengikuti penyuluhan .
 Kesiapan materi penyaji.
 Tempat yang digunakan nyaman dan mendukung.
2. Evaluasi Proses
 Usia dewasa hadir sesuai dengan waktu yang ditentukan.
 Usia dewasa antusias untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak
diketahuinya.
3. Mahasiswa
 Dapat memfasilitasi jalannya penyuluhan.
 Dapat menjalankan peran sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
4. Evaluasi Hasil
 Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
 Adanya tambahan pengetahuan tentang senam hipertensi yang diterima
oleh audience dengan melakukan evaluasi melalui tes lisan di akhir
ceramah.
Materi :

SENAM HIPERTENSI

A. Pengertian
Senam hipertensi adalah olahraga ringan dan mudah dilakukan, tindakan
memberatkan yang diterapkan pada lansia. Aktifitas olahraga ini akan membantu
tubuh agar tetap bugar dan tetap segar karena melatih tulang tetap kuat,
mendorong jantung bekerja optimal dan membantu menghilangkan radikal bebas
yang berkeliaran di dalam tubuh.
Senam adalah serangkaian gerak nada yang teratur dan terarah serta terencana
yang dilakukan secara tersendiri atau berkelompok dengan maksud meningkatkan
kemampuan fungsional raga untuk mencapai tujuan tersebut (santosa, 1994).
B. Manfaat
1. Perbaikan dalam derajat kesehatan.
Senam hipertensi disamping memiliki dampak positif terhadap peningkatan
fungsi organ tubuh juga berpengaruh dalam meningkatkan imunitas dalam
tubuh manusia setelah latihan teratur
2. Kebugaran jasmani
Tingkat kebugaran di evaluasi dengan mengawasi kecepatan denyup jantung
waktu istirahat yaitu kecepatan denyut nadi sewaktu istirahat. Jadi supaya
lebih bugar, kecepatan denyut jantung sewaktu istirahat harus menurun.
3. Kemandirian
Dengan mengikuti senam hipertensi efek minimalnya adalah lansia merasa
berbahagia, senantiasa bergenbira, bisa tidur lebih nyenyak, pikiran tetap
segar.
C. Prinsip
1. Gerakanya bersifat dinamis (berubah-ubah)
2. Bersifat progresif (bertahap meningkat)
3. Adanya pemanasan dan pendinginan pada setiap latihan
4. Lama latihan berlangsung 15-60 menit
5. Frekuensi latihan perminggu minimal 3 kali dan optimal 5 kali
D. Langkah-langkah
1. Pemanasan
Lakukan gerakan jalan di tempat dengan 8 hitungan
2. Kegiatan Inti
a. Menepukkan jari jari tangan ke depan 8 hitungan
b. Menepukkan pinggir tangan ke depan 8 hitungan
c. Menepuk punggung tangan secara bergantian dengan 8 hitungan
d. Menepuk telapak tangan secara bergantian dengan 8 hitungan
e. Menepuk lengan dan bahu secara bergantian dimulai dari tangan
kiri dan dilanjutkan tangan kiri dengan 8 hitungan
f. Menepuk pinggang dengan 8 hitungan
g. Menepuk paha dengan 8 hitungan
h. Menepuk kaki dibawah lutut 8 hitungan
i. Melakukan gerakan jongkok lalu berdiri secara perlahan
3. Pendinginan
Menepukkan kedua tangan dengan 8 hitungan.

DAFTAR PUSTAKA

Gallo, Joseph J. (1998). Buku Saku Gerontology, alih bahasa : James


Veldman, Ed.2. Jakarta : EGC.

Kirsdten L Easton. (1999). Gerontologycal Rehabilitation Nursing.


WB.Saunders. Philadelphia.

Nugroho, Wahjudi. (2000). Keperawatan Gerontik, Ed 2, Jakarta : ECG.

Setiabudhi, Tony & Hardywinoto. (1999). Panduan Gerontology Tinjauan


Dari Berbagai Aspek, Jakarta : Gramedia.
Soejono C.H. (2000) Pedoman Pengelolaan Kesehatan Pasien Geriatri. Bagian
Penyakit Dalam FKUI.

Watson, Roger. (2003). Perawatan pada lansia, alih bahasa : Musri, Jakarta :
EGC.

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


SENAM HIPERTENSI
Disusun oleh :
Delshianne Fransiska Nahak (070117B019)
Kristiani Juita Manang (070117B037)

PROGRAM PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN
2018