Anda di halaman 1dari 7

PERENCANAAN PERBAIKAN STRATEGI PPI RS KARITAS 2018

No Standar/elemen penilaian Langkah pemenuhan EP Metode perbaikan Progres Kendala

PPI 1. terdapat 1/lebih Belum ada form khusus


ketua PPI melakukan
individu yang pengawasan PPI mengenai evaluasi
evaluasi setiap bulan
menjalankan tanggung dilakukan oleh IPCN kinerja IPCN. Akan dibuat
terhadap IPCN terkait tugas Uraian tanggung jawab
1 jawab pengawasan sesuai dengan tanggung form berdasarkan uraian
dan tanggung jawab dalam sudah ada.
sebagaimana ditugaskan jawabnya yang terdapat tanggung jawab dan
mencegah dan
atau yang tertulis dalam pada uraian tugas IPCN evaluasi mulai bulan
mengendalikan infeksi
tugas Oktober.

Komite PPI memasukan


semua area rumah sakit Langkah yang dilakukan:
termasuk baik dari rawat memberikan pelatihan PPI
jalan, rawat inap (bangsal dasar, pertemuan rutin
PPI 5.1. semua area memasukan semua area perawatan, HCU, UGD, setiap 3 bulan membahas Tidak ada
2 dirumah sakit dimasukan rumah sakit ke dalam isolasi, VK, perina), kamar masalah PPI setiap bagian,
dalam program PPI program PPI jenasah, laundry, dapur, memberikan penyuluhan
dan area pengunjung kepada pengunjung dan
(ruang tunggu, taman) keluarga pasien.
serta staf (perkantoran) ke
dalam program PPI
mengadakan pelatihan bagi
staf untuk
tim PPI mengidentifikasi melakukanpemberian
terapi cairan, membuat
proses dan setiap Uji mikrobiologi tidak
PPI 7. rumah sakit tindakan di rumah sakit ruangan khusus untuk
obat di unit Pelatihan terapi c airan: dapat dilakukan, tidak
3 mengidentifikasi hal2 pengenceran
yang dapat farmasi yang dilakukan oleh November. bulan
direncanakan ada ruangan khusus
yang berkaitan dengan mengakibatkan dalam farmasi untuk
infeksi yang berkompeten, serta
terjadinya penularan pengenceran obat.
melakukan uji mikrobiologi
infeksi pada alat-alat yang di reuse
(goodle, cauter, masker
nebu, ETT)

memperbanyak alat-alat
yang akan dipakai seperti
mengajukan peralatan hecting set, operation set
dan melakukan pencatatan
sterilisasi di unit CCSD setiap barang serta
PPI 7.1 rumah sakit untuk dilengkapi,
menurunkan risiko jumlahnya saat sebelum
infeksi dengan menjamin adanya SDM yang
bertanggung jawab sterilisasi dilakukan (saat Sudah ada SDM di CSSD,
pembersihan peralatan penerimaan dan saat pengajuan alat sudah
4 dan sterilisasi di unit terhadap unit CSSD, tidak ada
melakukan sterilisasi), dilakukan oleh bagian
CSSD serta pengolalaan semua sterilisasi di
sakit dilakukan di mengajukan permintaan CSSD
linen dan laundry yang rumah peralatan yang mendukung
unit CSSD jika sumber supaya CSSD memadai,
benar daya baik berupa tenaga mengajukan adanya SDM
dan peralatan terpenuhi tetap yang bertanggung
jawab untuk pengolalaan
CSSD 1x24 jam
setiap linen yang kotor
segera diantar di ruang
mengajukan untuk laundry sehingga tidak
penambahan mesin dibutuhkan pencucian Mengajukan penambahan
pengering dan mesin secara manual, mesin pengering dan Belum acc
cuci untuk ruang memaksimalkan mesin cuci untuk laundry
laundry (masing2 2 penggunaan air panas
buah) untuk menghilangkan noda
yang terdapat di linen2

PPI 7.1.1 adanya mendata semua alat-alat


kebijakan dan prosedur laporan alat kadarluarsa Bagian farmasi sudah data belum diberikan.
yang digunakan di rumah
5 pengelolaan alat yang terdapat di rumah mendata alkes dan tanggal Dalam bulan Oktober ini
sakit serta tanggal
kadarluarsa dan alat sakit kadaluarsa. akan difollow up.
kadarluarsanya
single use-re use

kebijakan penggunaan mencari sumber ilmiah


single use-re use sesuai tentang penggunaan alat Tidak ada alat single use CSSD belum berjalan
dengan standar dan yang dapat di reuse di RS
single use-re use
perundang-undangan

PPI 7.3 rumah sakit mendapatkan ijin


mempunyai kebijakan operasional incenerator koordinasi K3RS dengan Incenerator sedang Izin baru keluar 3 bulan
dan prosedur dinkes untuk ijin dibangun di bawah
atau bekerja sama kemudian.
pembuangan benda incenerator pengawasan yayasan.
dengan pihak ketiga
tajam dan jarum

membuat laporan rutin


monitoring setiap bulan terkait
pembuangan sampah Sudah ada laporan tidak ada
pembuangan sampah
dilakukan oleh IPCN benda tajam jarum
PPI 7.4 rumah sakit
mengurangi risiko infeksi penggunaan pantry penyiapan makanan serta
di fasilitas yang terkait ditiadakan sehingga pencucian peralatan makan Sudah dilakukan
6 dengan kegiatan tidak ada
semua terpusat di dengan air panas dilakukan
pelayanan makanan dan dapur utama sentral di dapur utama
pengendalian mekanik
dan permesinan

penyimpanan makanan di
adanya monitoring suhu dapur utama memiliki Meminta pengajuan Belum dilakukan
makanan sistem FIFO dengan suhu termometer di freezer
yang terpantau

PPI 8. rumah sakit


menyediakan barrier
precaution dan prosedur
isolasi untuk melindungi membuat ruang mengajukan 1 ruangan
pasien, pengunjung, dan bertekanan positif khusus yang digunakan
7 staf terhadap penyakit Sudah ada di Maria tidak ada
untuk pasien dengan untuk pasien dengan
menular dan melindungi imunosupresi imunosupresi
dari infeksi pasien
dengan imunosupresi
yang rentan terhadap
infeksi nosokomial
membuat ruang isolasi
jangka pendek di UGD,
mengajukan ruangan
tersendiri untuk ruang
isolasi airbone (tidak melengkapi fasilitas yang
berada di area ruang dibutuhkan untuk ruang
rawat inap) sehingga isolasi pasien dengan
meminimalkan resiko infeksi airborne di UGD, Konsep ruangan sudah
saat transfer pasien bekerjasama dengan ada, skema ventilasi belum
dengan infeksi airborne satpam dalam pembatasan ada. Rencana didiskusikan anggaran
dengan pasien rawat jumlah pengunjung dengan pembicara saat
inap lainnya, khususnya di ruang isolasi pelatihan PPI
pembatasan jumlah dan UGD, pelatihan rutin
pengunjung khususnya kepada petugas diruang
untuk ruang isolasi, isolasi serta pengunjung
pelatihan pengelolaan dan pasien
pasien infeksius baik
kepada petugas
maupun pengunjung
dan pasien

PPI 10.4 rumah sakit mencari rumah sakit


membandingkan angka setipe yang sudah membandingkan data dari Sedang mencari kontak
8 infeksi dengan rumah Tidak ada yang
paripurna dan data rumah sakit setipe dan data pada Rumah Sakit setipe
sakit lain melalui menanggapi pesan
ilmiah secara nasional ilmiah (RS Lendemoripa)
perbandingan data dan internasional
dasar/data base
mengadakan rapat setiap 3
PPI 10.5 hasil monitoring rapat rutin dalam bulan bersama staf medis,
PPI dikomunikasikan rangka
9 secara berkala kepada perawat, dan manajemen Sudah dilakukan tidak ada
mengkomunikasikan terkait data infeksi PPI di
pimpinan dan staf hasil monitoring PPI rumah sakit

PPI 10.6 rumah sakit Formulir sudah ada, data


melaporkan informasi koordinasi IPCN dengan adanya sistem online Sistem online tidak
sudah ada. Direncanakan
10 tentang infeksi ke pihak dinkes dan kemenkes maupun kerjasama dari RS- terhubung dengan
pelaporan akhir bulan
luar, dinkes, dan terkait data infeksi RS dinkes-kemenkes kemenkes
Oktober.
kemenkes)

PPI 11. rumah sakit edukasi berkala pada


memberikan pendidikan
mengadakan pelatihan kepada pasien,
tentang praktik pengunjung, dan keluarga, Pelatiahan bulan Oktober,
pencegahan dan berkala dan edukasi serta pelatihan PPI setiap edukasi berkala sedang
11 pengendalian infeksi berkala untuk seluruh setahun sekali untuk tidak ada
kepada staf, dokter, staf rumah sakit, pasien, seluruh staf di rumah sakit, berjalan
pasien, dan keluarga dan keluarga dan diklat PPI untuk staf
serta pemberi layanan baru
lainnya