Anda di halaman 1dari 16

MONITORING ARUS DAN TEGANGAN DI CABANG

SALURAN RUMAH
DENGAN MIKROKONTROLER MEDIA WIFI

Oleh:
Alfia Rochman Aji
2210 038 014

Dosen Pembimbing :
1. Ir. Arif Musthofa, MT.
2. Ir. Josaphat Pramudijanto, M.Eng.

Program Studi D3 Teknik Elektro


Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
2013
LATAR BELAKANG
Rumusan masalah
1. Tegangan yang melebihi atau kurang dari
batas tegangan kerja alat dapat merusak
peralatan listrik
2. Pengecekan arus dan tegangan hanya di
Gardu Distribusi lewat SIMONTRA
3. Informasi terjadinya gangguan setelah
mendapatkan informasi dari pelanggan
 Supply alat monitoring dianggap normal
 Jarak wireless tidak diperhitungkan
 Perubahan tegangan menggunakan
variac
 Penempatan alat monitoring di Saluran
Rumah bagian ujung JTR
 Alat tidak mengidentifikasi dan
menganalisa sumber penyebab
gangguan
 Merancang sistem monitoring arus dan
tegangan pada Saluran Rumah jarak jauh
 Membuat prototipe sistem monitoring arus
dan tegangan pada Saluran Rumah
 Dapat mengetahui historis perubahan
tegangan dan pemakaian arus pada Saluran
Rumah pada komputer dan terdapat indikator
alarm jika arus dan tegangan melebihi nilai
yang ditentukan
Saluran Rumah Sensor Arus ADC
(Sumber 1 Fasa) dan Tegangan

Mikrokontroler
WIZNET Serial 485 ATmega16

ROUTER LCD Power


MODEM Supply

Komputer Database
 Sensor Tegangan

Beban (Watt) V input (VAC) V Output (VDC)


200 160 2,27
200 170 2,42
200 180 2,57
200 190 2,72
200 200 2,86
200 210 3,01
200 220 3,16
200 230 3,31
200 240 3,46
Beban Arus Sistem VDC output
(Watt) (Ampere) (Volt)

100 0,42 0,05

200 0,88 0,50

300 1,32 1,05

400 1,76 1,60

500 2,20 2,16

600 2,64 2,71

700 3,10 3,26


Error
Beban Arus Arus Error
V Voltmeter V LCD Tegangan
(Watt) Amperemeter LCD Arus (%)
(%)

100 231 232 0,42 0,42 0,87 0

200 231 232 0,87 0,84 0,43 3,44

300 231 231 1,30 1,32 0 1,53

400 230 230 1,74 1,82 0 4,59

500 229 229 2,18 2,33 0 6,88

600 228 227 2,61 2,81 0,44 7,66


Error
Beban V Arus Error Arus
V LCD Arus LCD Tegangan
(%)
(Watt) Voltmeter Amperemeter (%)

100 221 223 0,42 0,42 0,91 0

200 220 221 0,84 0,81 0,45 3,57

300 219 220 1,27 1,29 0,45 1,57

400 219 220 1,73 1,80 0,45 4,04

500 219 220 2,16 2,31 0,45 6,94

600 219 219 2,59 2,79 0 7,72


Error
Beban Arus Arus Error
V Voltmeter V LCD Tegangan
Arus (%)
(Watt) Amperemeter LCD (%)

100 197 198 0,39 0,41 0,51 5,12

200 197 196 0,78 0,76 0,51 2,56

300 196 196 1,20 1,20 0 0

400 196 195 1,60 1,68 0,51 5

500 195 195 2,01 2,15 0 6,96

600 195 194 2,40 2,59 0,51 7,91


 Nilai pengukuran yang diberikan oleh sensor tegangan
hampir presisi sesuai dengan Voltmeter dengan % error tidak
mencapai 1%. Nilai pengukuran oleh sensor arus % errornya
mencapai 7% dari pembacaan Amperemeter.
 Mikrokontroler dapat memproses dan mengirimkan data
perubahan nilai arus dan tegangan di saat terjadi perubahan
arus dan tegangan.
 Modem router TP-LINK dapat mengirimkan data yang
diberikan oleh mikrokontroler ke komputer.
 Tampilan monitoring pada komputer dapat menampilkan
hasil monitoring berupa arus dan tegangan, dan terdapat
alarm sebagai indikator jika melebihi nilai yang ditentukan.
Data hasil monitoring dapat disimpan di database.