Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN SGD 1

Mahasiswa FK UNISSULA Harus Bisa Belajar Mandiri! YES.!!

Kelompok SGD 1 :

Alfhata Brillian Putra


Annisaa Rima Claudia
Assidiqi Akbar
Difa Rachma Maula
Faqihurrahman Andi
Khenza Nur Hasanah
Nabella Atwena Chabiba
Nuthfah Puspita Rini
Rizky Novianty
Ryan Primasakti Kurnianto
Santika Puji Rahayu Wijaya

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

2015/2016
STEP 1
Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkanlah sebagai tujuan pembelajaran kelompok.

1. CPD
Pembelajaran medis yang berkelanjutan,mengupdate ilmu
2. peer assessment
penilain seseorang terhadap orang lain
penilain hasil belajar seseorang terhadap teman
3. self assessment
suatu kegiatan penilain atau evaluasi terhadap hasil belajar diri sendiri
4. self reflection
kemampuan manusia untuk mengintrospeksi diri sendiri untuk pembelajaran diri sendiri
dalam belajar.kegiatan refleksi otak dengan berfikir positif dan menaggangap akan
berjalan postif ex mediasi
5. self directed learning
proses belajar mandiri(bukan hanya sendiri, bisa kelompok) untuk mengevaluasi masalah
dan menentukan arah belajar sendiri
6. surface learning
Surface learning adalah sistem pembelajaran yang mengandalkan hafalan
tanpa pemahaman dan tidak berupaya mengeksplor lebih jauh konsep untuk
memperdalam pemahamannya. (Buku Pembekalan Maba FK UNISSULA
2015)
7. deep learning
Deep learning atau deep approach adalah memelajari dan memahami
materi secara menyeluruh, bukan sekedar menghafal. (Buku Pembekalan
Maba FK UNISSULA 2015)
8. adult learning
Adult learning atau sering disebut dengan sitem pembelajaran andragogi
adalah seni dam ilmu untuk membantu orang dewasa untuk belajar, disini
dosen hanya bertindak sebagai fasilitator guna membantu terlangsungnya
pembelajaran (Kuliah Pakar dr. Endang Lestari, Sudjana.2005. Pendidikan
Non-Formal Sejarah Perkembangan Filsafat Teori Pendukung Azaz)
9. SPICES
S.. student centered->berorientasi pd maahsiswa
p..PBL-?sistem pembelajaran basis maslaah dr masalah tersebut dapat enambah
wawasan
I intergrtaed->menghubungkan skill dgn ilmu pengetahuan yg dimilik
C community oirenta->belajar berdasarkan kebutuhan masyarakat
E early clinical exposure->program yg diambil selain maple kurikulm
S self directd learning-?siswa menentukan tujuan dan mengevaluasi

10. Teknis
Metode pembelajaran
11. Soft skills
Kemampuan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain dan mengatur dirinya
sendiri
Step 2
Carilah masalah yang harus anda selesaikan
1. Apa perbedaan(adult learning dan lawannya) pembelajaran di PT dgn SD-SMA?
2. Karakteristik adult learning?
3. Apa manfaat adult learning?
4. Mekanisme pembelajaran adult learning?
5. Apa saja langkah untuk membiasakan mahasiswa menggunkaan metode adult learning?
6. Apakah perbedaan dari adult learning dan pedagogi
7. Ciri dari self directed learning?
8. Apa manfaat deep learning?
9. Bagaimana cara mahasiswa untuk dapat belajar dengan deep learning?
10. Apa kelemahan dari deep learning?
11. Apa manfaat self and peer assessment?
12. Bagaimana mengembangkan soft skills?
13. bagaimana straregi spices atau mekanisme?
14. Apa kendala menerapkan startegi SPICES?
15. Bagaimana hubungan strategi SPICES dengan PBL bisa membantu mahasiswa dalam
mengupdate ilmunya?
16. Contoh CPD dalam pembelajaran
17. Bagaimana pola pembelahjaran PBL sbg wujud long life learning?
18. Apa masalah mahasiswa dalam sisi psikologis dan teknis yg akan dihadapi dlm FK
unissula?
19. Bagaimana cara mengenali mengantisipasi dan menyelesaikan maslaha yang ada dalam
PT?
20. Bagaimana cara meraih life long learning?
Step 3
Analisis maslah tersebut dengan diskusi kelompok dengan menggunakan prior knowledge yang
telah anda miliki.

1. Apa perbedaan(adult learning dan lawannya) pembelajaran di PT dgn SD-SMA?


SD-SMA memakai sistem pembelajaran TCL(Teacher Centereded Learning), Guru
memberi maeri-siswa mencatat atau mendengarkan-tugas-tanya jawab. Peran guru
sangat aktif, tapi mahasiswa pasif. Sumber ilmu hanya yang diberikan guru, yang
sering monoton tidak update.(Harsono, 2009; Sudjana 2005)
Perguruan Tinggi menggunakan sistem pembelajaran SCL(Student Learning
Centered), Dosen sebagai fasilitator, dan mahasiswa mencari penyelesaian masalah
dengan mencari berbagai sumber, sehingga wawasannya lebih luas, aktif, dan
mandiri, serta ilmu yang dimiliki bisa update. Sumber belajar dapat dari media
elektronik, buku, pakar, dll. (Randhani,2009)

2. Karakteristik adult learning?


Memotivasi mahasiswa untuk belajar mandiri
Adanya pengalaman, pengalaman orang dewasa yang banyak dapat menjadi sumber
dalam belajar
Kesiapan belajar, siswa memutuskan sendiri apa yang akan dipelajari sesuai
kebutuhannya
Waktu dan arah belajar, proses penemuan dan pemecahan masalah masa kini dan nyata
(Knowless 1985)

3. Apa manfaat adult learning?


Mahasiswa memiliki tanggung jawab yang besar atas tugasnya
Bisa mengarahkan dirinya sendiri(Self Directing)
Memiliki strategi belajar yang lebih baik
Memiliki wawasan yang lebih luas
(Inggalls, 1973, knowless, 1977,UNESCO, 1988)

4. Mekanisme pembelajaran adult learning?


Pelaku diberikan suatau masalah atau scenario, pelaku tersebut dituuntut
untuk mendapat pelajaran dr maslah tersebut
Ex PBL, dapat member pendapat dan aktif.. memecahkan masalah dengan
7 jump steps
5. Apa saja langkah untuk membiasakan mahasiswa menggunkaan metode adult learning?
a. Menciptakan iklim untuk belajar
b. Menyususn perencanaan belajar bersama dan saling membantu
c. Menilai atau mengidentifikasi minat, kebutuhan, dan nilai-nilai
d. Merumuskan tujuan belajar
e. Merancang kegiatan belajar
f. Melaksanakan kegiatan belajar
g. Mengevaluasi hasil belajar
(FK UNISSULA\SGD 20\SGD\Miraclous99 PEMBELAJARAN DEWASA
(ADULT LEARNING).htm)

6. Apakah perbedaan dari adult learning dan pedagogi


No Pembeda Adult Learning Pedagogi
1 Pembelajaran Tergantung apa Selft direct
yang diberikan
dosen
2 Subject Matter Satu Arah(guru Banyak sisi(siswa
ke siswa) ke siswa, senior ke
junior, probandus,
dll)
3 Learning process Menghafal, Aktif, kritikan,
pengalaman refleksi, stimulasi.
tidak banyak Pengalaman sebagai
memberi arti sumber
pembelajaran
4 Learning orientation Subject( yang Proses dan karir
penting lulus) yang akan diraih
(Kuliah Pakar dr. Endang), Knowles 1970

7. Ciri dari self directed learning?


Memiliki inisiatif untuk belajar sendiri
Bisa menentukan tujuan belajar
Bisa mendiagnosa kebutuhan belajar
Mengidentifikasi sumber- sumber belajar
Memilih dan melaksanakan strategi belajar yang sesuai
Mengevaluasi hasil belajarnya sendiri
(F:\SGD\Strategi Pendidikan FKG Unissula.htm), (Knowles, 1997, disitasi oleh O’Shea,
2003)

8. Apa manfaat deep learning?


Dapat mempelajari beberapa pengetahuan secara mendalam
Dapat mengevaluasi terhadap fakta-fakta tertentu
Dapat menumbuhkan kesadaran dalam diri untuk memahami sesuatu
Jurnal prof. Dr. H. Suryana. Msi

9. Bagaimana cara mahasiswa untuk dapat belajar dengan deep learning?


-Menelaah ilmu baru dan membuat pemahaman , bukan sekedar menghafal
-Mencari hubungan, pengaruh, dll
-Menerapkan pola pikir tingkat tinggi dengan menguji isu, menetapkan dan memperjelas
masalah, memberikan gagasan, dan berfikir kritis
-Selalu membuat pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang dipelajari dan
mendiskusikannya
-teaching other, untuk pembuat pemahaman di long term memory
(Buku Pembekalan Mahasiswa Baru FK UNISSULA 2015)

10. Apa kelemahan dari deep learning?


Banyaknya sumber belajar yang tidak valid
Tidak semua mahasiswa bisa belajar mendetail
Tidak semua mahasiswa mampu berkonsentrasi menyerap ilmu

11. Apa manfaat self and peer assessment?


Siswa jadi lebih aktif dalam pembelajaran
Mahasiswa selalu berusaha untuk memahami konsep
Siswa dapat mengetahui kekurangan dan kelebihannya dalam memahami konsep
Meningkatkan kualitas belajar
Menilai dan meniru cara belajar yang benar
(Http://respository.upi.edu)
12. Bagaimana mengembangkan soft skills?
Berlatih menghadapi kritik
Berlatih memberi kritik positif
Beusaha hidup lebih baik
Belajar mendengarkan orang lain
Membina hubungan dengan orang lain
Mengenali diri sendiri
13. bagaimana straregi spices atau mekanisme?

14. Apa kendala menerapkan startegi SPICES?

15. Bagaimana hubungan strategi SPICES dengan PBL bisa membantu mahasiswa dalam
mengupdate ilmunya?
SPICES approaches/Student Centered Traditional
Learning (Innovative approaches) approaches/Teacher
Centered Learning
S tudent-centered Teacher-centered
P roblem- based Information
gathering
I ntegrated Discipline-based
C ommunity-based (C onsummer-based) Hospital-based
E lective Standard program
S ystematic Apprenticeship-
based
SPICES adalah strateginya, sedangkan PBL merupakan proses aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari. Dengan menggunakan PBL mahasiswa dituntut untuk aktif dan kritis dalam
menyelesaikan masalah, jadi ilmu yang dimiliki semakin bertambah seiring bertambahnya kasus
atau masalah yang dihadapi.(Pelatihan Pendidikan Program Pendidikan Ilmu Komputer STMIK
Bidakara.Jakarta.2009)

16. Contoh CPD dalam pembelajaran ?


Sked->coas->internship->spesialis
Selalu mnegupdate materi-materi
Tidak perpaku dari 1 sumber saja

17. Bagaimana pola pembelahjaran PBL sbg wujud long life learning?
dituntut untuk mengupdate, terus belajar terus mengupdate
setiap pembelajaran ada masalah, long life learning, tetap belajar
permasalahan

18. Apa masalah mahasiswa dalam sisi psikologis dan teknis yg akan dihadapi dlm FK
unissula?
Psikologis:
-Dapat terjadi stress karena banyaknya materi yang dipelajari
-Tekanan untuk mencapai nilai terbaik
-Tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan
-minder
-frustasi karena belum bisa menyesuaikan dengan perubahan sistem belajar
Teknis:
-Tidak semua mahasiswa aktif, sehingga banyak tertinggal
-Tidak bisa menyesuaikan perubahan sistem belajar dari TCL ke SCL
(perbedaan kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMS yang tinggal
dipondokkan dengan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua oleh Khusnul Khotimah
A FK UMS 2009)

19. Bagaimana cara mengenali mengantisipasi dan menyelesaikan maslaha yang ada dalam
PT?
Mengenali masalah dengan memperhatikan tanda-tanda yang muncul, untuk
mengantisipasinya dengan melakukan penyuluhan sosialisasi yang diberikan pihak
kampus atau organisasi tertentu kepada mahasiswa bagaimana cara-cara menghadapi dan
cara penyelesaian saat ada masalah, menyelesaikan masalah dapat dengan konseling
kepada dosen terkait atau dosen wali.(prior knowledge)

20. Bagaimana cara meraih life long learning?


-Mengikuti ilmu pengetahuan yang baru
-Menunjukkan sikap kritis terhadap praktik kedokteran berbasis bukti
-Menyadari kerja profesionalitas diri dan mengidentifikasi kebutuhan belajarnya
-Menanggapi secara kritis literatur kedokteran dan relevansinya terhadap pasien
-Mengambil keputusan apakah akan memanfaatkan informasi untuk penanganan pasien
dan justifikasi alasan keputusan diambil
-Berperan aktif dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Kedokteran Berkelanjutan dan
pengalaman belajar lainnya (Hojat M, Nasca T J, Erdmann J B, Frisky A J,Veloski J J,
Gonella J S. An Oprational measure of physician lifelong-learning: It is development,
component and preliminary psycometric data. Medical Teacher. 2003; 25(4): 433-37
Step 4
Cobalah untuk meyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan!

FK UNISSULA

Adult Learning Student Centered

Self directed

Keterampilan Self assessment

Peer assessment

SPICES Deep learning

Self reflection

PBL Soft skill

CPD

Life long learning


Step 5
Susunlah persoalan-persoalan yang belum bias diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (learning issue/learning objectives)
1. Apa perbedaan(adult learning dan lawannya) pembelajaran di PT dgn SD-SMA?
2. Karakteristik adult learning?
3. Apa manfaat adult learning?
4. Mekanisme pembelajaran adult learning?
5. Apa saja langkah untuk membiasakan mahasiswa menggunkaan metode adult learning?
6. Apakah perbedaan dari adult learning dan pedagogi
7. Ciri dari self directed learning?
8. Apa manfaat deep learning?
9. Bagaimana cara mahasiswa untuk dapat belajar dengan deep learning?
10. Apa kelemahan dari deep learning?
11. Apa manfaat self and peer assessment?
12. Bagaimana mengembangkan soft skills?
13. bagaimana straregi spices atau mekanisme?
14. Apa kendala menerapkan startegi SPICES?
15. Bagaimana hubungan strategi SPICES dengan PBL bisa membantu mahasiswa dalam
mengupdate ilmunya?
16. Contoh CPD dalam pembelajaran
17. Bagaimana pola pembelahjaran PBL sbg wujud long life learning?
18. Apa masalah mahasiswa dalam sisi psikologis dan teknis yg akan dihadapi dlm FK
unissula?
19. Bagaimana cara mengenali mengantisipasi dan menyelesaikan maslaha yang ada dalam
PT?
20. Bagaimana cara meraih life long learning?
STEP 6
Lakukan belajar mandiri untuk mencari informasi yang anda butuhkan guna menjawab learning
issue yang telah anda tetapkan.

STEP 7
Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyelurh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah.

1. Apa perbedaan(adult learning dan lawannya) pembelajaran di PT dgn SD-SMA?


SD-SMA memakai sistem pembelajaran TCL(Teacher Centereded Learning), Guru
memberi maeri-siswa mencatat atau mendengarkan-tugas-tanya jawab. Peran guru
sangat aktif, tapi mahasiswa pasif. Sumber ilmu hanya yang diberikan guru, yang
sering monoton tidak update.(Harsono, 2009; Sudjana 2005)
Perguruan Tinggi menggunakan sistem pembelajaran SCL(Student Learning
Centered), Dosen sebagai fasilitator, dan mahasiswa mencari penyelesaian masalah
dengan mencari berbagai sumber, sehingga wawasannya lebih luas, aktif, dan
mandiri, serta ilmu yang dimiliki bisa update. Sumber belajar dapat dari media
elektronik, buku, pakar, dll. (Randhani,2009)
Ahmad Aulia Jusuf, 2009, PENDEKATAN SPICES DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL),
http://staff.ui.ac.id/system/files/users/ahmad.aulia/material/spicesdanproblembasedlearni
ng-2009.doc, diunduh tanggal 17 september 2015

2. Karakteristik adult learning?


Memotivasi mahasiswa untuk belajar mandiri
Adanya pengalaman, pengalaman orang dewasa yang banyak dapat menjadi sumber
dalam belajar
Kesiapan belajar, siswa memutuskan sendiri apa yang akan dipelajari sesuai
kebutuhannya
Waktu dan arah belajar, proses penemuan dan pemecahan masalah masa kini dan nyata
(Knowless 1985)
(Harsono,2008)
Harsono,2008,Student-Centered Learning di Perguruan Tinggi,
http://luk.staff.ugm.ac.id/mmp/Harsono/SCLdiPT.pdf, diunduh tanggal 17 september 2015)

3. Apa manfaat adult learning?


Mahasiswa memiliki tanggung jawab yang besar atas tugasnya
Bisa mengarahkan dirinya sendiri(Self Directing)
Memiliki strategi belajar yang lebih baik
Memiliki wawasan yang lebih luas
(Inggalls, 1973, knowless, 1977,UNESCO, 1988)
International Journal of Self-directed Learning, Volume 1, Number 1, Spring 2004

4. Mekanisme pembelajaran adult learning?


Pelaku diberikan suatau masalah atau scenario, pelaku tersebut dituuntut untuk mendapat
pelajaran dr maslah tersebut
Ex PBL, dapat member pendapat dan aktif.. memecahkan masalah dengan 7 jump steps
(Lukmanul Hakim,2014)
Lukmanul Hakim,2014,Andragogy(Adult Learning),
http://fkip.untan.ac.id/prodi/lukman/andragogi.html, diunduh tanggal 17 september 2015)

5. Apa saja langkah untuk membiasakan mahasiswa menggunkaan metode adult learning?
a. Menciptakan iklim untuk belajar
b. Menyususn perencanaan belajar bersama dan saling membantu
c. Menilai atau mengidentifikasi minat, kebutuhan, dan nilai-nilai
d. Merumuskan tujuan belajar
e. Merancang kegiatan belajar
f. Melaksanakan kegiatan belajar
g. Mengevaluasi hasil belajar
(FK UNISSULA\SGD 20\SGD\Miraclous99 PEMBELAJARAN DEWASA
(ADULT LEARNING).htm)

6. Apakah perbedaan dari adult learning dan pedagogi


No Pembeda Adult Learning Pedagogi
1 Pembelajaran Tergantung apa Selft direct
yang diberikan
dosen
2 Subject Matter Satu Arah(guru Banyak sisi(siswa
ke siswa) ke siswa, senior ke
junior, probandus,
dll)
3 Learning process Menghafal, Aktif, kritikan,
pengalaman refleksi, stimulasi.
tidak banyak Pengalaman sebagai
memberi arti sumber
pembelajaran
4 Learning orientation Subject( yang Proses dan karir
penting lulus) yang akan diraih
(Kuliah Pakar dr. Endang), Knowles 1970
7. Ciri dari self directed learning?
Memiliki inisiatif untuk belajar sendiri
Bisa menentukan tujuan belajar
Bisa mendiagnosa kebutuhan belajar
Mengidentifikasi sumber- sumber belajar
Memilih dan melaksanakan strategi belajar yang sesuai
Mengevaluasi hasil belajarnya sendiri
(F:\SGD\Strategi Pendidikan FKG Unissula.htm), (Knowles, 1997, disitasi oleh O’Shea,
2003)

8. Apa manfaat deep learning?


Dapat mempelajari beberapa pengetahuan secara mendalam
Dapat mengevaluasi terhadap fakta-fakta tertentu
Dapat menumbuhkan kesadaran dalam diri untuk memahami sesuatu
Jurnal prof. Dr. H. Suryana. Msi

9. Bagaimana cara mahasiswa untuk dapat belajar dengan deep learning?


-Menelaah ilmu baru dan membuat pemahaman , bukan sekedar menghafal
-Mencari hubungan, pengaruh, dll
-Menerapkan pola pikir tingkat tinggi dengan menguji isu, menetapkan dan memperjelas
masalah, memberikan gagasan, dan berfikir kritis
-Selalu membuat pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang dipelajari dan
mendiskusikannya
-teaching other, untuk pembuat pemahaman di long term memory
(Buku Pembekalan Mahasiswa Baru FK UNISSULA 2015)

10. Apa kelemahan dari deep learning?


Banyaknya sumber belajar yang tidak valid
Tidak semua mahasiswa bisa belajar mendetail
Tidak semua mahasiswa mampu berkonsentrasi menyerap ilmu
Harris, M (1997). Self-assessment of Language Learning in Formal Settings. ELT Journal
Vol. 51/1, pp. 12-20
11. Apa manfaat self and peer assessment?
Siswa jadi lebih aktif dalam pembelajaran
Mahasiswa selalu berusaha untuk memahami konsep
Siswa dapat mengetahui kekurangan dan kelebihannya dalam memahami konsep
Meningkatkan kualitas belajar
Menilai dan meniru cara belajar yang benar
(Http://respository.upi.edu)

12. Bagaimana mengembangkan soft skills?


Berlatih menghadapi kritik
Berlatih memberi kritik positif
Beusaha hidup lebih baik
Belajar mendengarkan orang lain
Membina hubungan dengan orang lain
Mengenali diri sendiri
(http://www.academia.edu/4709772/Adult_Learning_Lengkap_Adult_Learning)

13. bagaimana straregi spices atau mekanisme?


 Adanya sifat malas dalam diri mahasiswa
 Tidak adanya kesadaran dalam diri mahasiswa untuk mencapai sukses
 Perbedaan karakter setiap mahasiswa
 Gagap teknologi
 kurangnya kemampuan bahasa Inggris
(Maya Shabrina,2014)
Shabrina Maya, 2014, Adult learning lengkap,
http://www.academia.edu/4709772/Adult_Learning_Lengkap_Adult_Learning,diunduh tanggal
17 september 2015)

14. Apa kendala menerapkan startegi SPICES?


Strategi SPICES itu digunakan sebagai strategi pembelajaran di fakultas
kedokteran di seluruh Indonesia, Nah PBL itu sendiri adalah salah satu metode
pembelajaran untuk kedokteran dan banyak dijadikan strategi instuksinonal, karena siswa
mengidentifikasi kasus sebagai pemicu agar siswa dapat menentukan konsep dan prinsip
yang harus dipelajari dari kasus tersebut dan menunjukkan bahwa metode ini berhasil
mendorong siswa untuk melakukan self directed learning, effective learning, berfikir
kritis, kerjasama kelompok, pemahaman – tidak sekedar hafalan dan mengajarkan
profesionalisme.

15. Bagaimana hubungan strategi SPICES dengan PBL bisa membantu mahasiswa dalam
mengupdate ilmunya?

SPICES approaches/Student Centered Traditional


Learning (Innovative approaches) approaches/Teacher
Centered Learning
S tudent-centered Teacher-centered
P roblem- based Information
gathering
I ntegrated Discipline-based
C ommunity-based (C onsummer-based) Hospital-based
E lective Standard program
S ystematic Apprenticeship-
based
SPICES adalah strateginya, sedangkan PBL merupakan proses aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari. Dengan menggunakan PBL mahasiswa dituntut untuk aktif dan kritis dalam
menyelesaikan masalah, jadi ilmu yang dimiliki semakin bertambah seiring bertambahnya kasus
atau masalah yang dihadapi.
(Pelatihan Pendidikan Program Pendidikan Ilmu Komputer STMIK Bidakara.Jakarta.2009)

16. Contoh CPD dalam pembelajaran ?


Selalu mnegupdate materi-materi
Tidak perpaku dari 1 sumber saja

17. Bagaimana pola pembelahjaran PBL sbg wujud long life learning?
dituntut untuk mengupdate, terus belajar terus mengupdate
setiap pembelajaran ada masalah, long life learning, tetap belajarpermasalahan
18. Apa masalah mahasiswa dalam sisi psikologis dan teknis yg akan dihadapi dlm FK
unissula?
Psikologis:
-Dapat terjadi stress karena banyaknya materi yang dipelajari
-Tekanan untuk mencapai nilai terbaik
-Tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan
-minder
-frustasi karena belum bisa menyesuaikan dengan perubahan sistem belajar
Teknis:
-Tidak semua mahasiswa aktif, sehingga banyak tertinggal
-Tidak bisa menyesuaikan perubahan sistem belajar dari TCL ke SCL

(perbedaan kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMS yang tinggal


dipondokkan dengan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua oleh Khusnul Khotimah
A FK UMS 2009)

19. Bagaimana cara mengenali mengantisipasi dan menyelesaikan masalah yang ada dalam
PT?
Mengenali masalah dengan memperhatikan tanda-tanda yang muncul, untuk
mengantisipasinya dengan melakukan penyuluhan sosialisasi yang diberikan pihak
kampus atau organisasi tertentu kepada mahasiswa bagaimana cara-cara menghadapi dan
cara penyelesaian saat ada masalah, menyelesaikan masalah dapat dengan konseling
kepada dosen terkait atau dosen wali. (prior knowledge)

20. Bagaimana cara meraih life long learning?


-Mengikuti ilmu pengetahuan yang baru
-Menunjukkan sikap kritis terhadap praktik kedokteran berbasis bukti
-Menyadari kerja profesionalitas diri dan mengidentifikasi kebutuhan belajarnya
-Menanggapi secara kritis literatur kedokteran dan relevansinya terhadap pasien
-Mengambil keputusan apakah akan memanfaatkan informasi untuk penanganan pasien
dan justifikasi alasan keputusan diambil
-Berperan aktif dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Kedokteran Berkelanjutan dan
pengalaman belajar lainnya
(Hojat M, Nasca T J, Erdmann J B, Frisky A J,Veloski J J, Gonella J S. An Oprational
measure of physician lifelong-learning: It is development, component and preliminary
psycometric data. Medical Teacher. 2003; 25(4): 433-37