Anda di halaman 1dari 10

1.

Apa pengertian serta bagaimana pengakuan dan pengukuran penerimaan


pembiayaan ?

Jawaban :
- Pengertian Penerimaan Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan adalah semua penerimaan kas pada rekening kas umum
pemerintah yang perlu dibayar kembali dimasa depan antara lain berasal dari
pinjaman, penjualan obligasi, hasil privatisasi perusahaan daerah, penerimaan kembali
pinjaman cadangan.
- Pengakuan Penerimaan Pembiayaan
Pengakuan penerimaan pembiayaan diakui pada saat kas diterima pada rekening
umum pemerintah.
- Pengukuran Penerimaan Pembiayaan
a. Penerimaan pembiayaan diukur dengan menggunakan mata uang Rupiah
berdasarkan nilai sekarang kas yang diterima atau akan diterima.
b. Penerimaan pembiayaan dengan valuta asing dikonversi ke mata uang Rupiah
berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal transaksi pembiayaan.

2. Jelaskan pengertian serta pengakuan dan pengukuran pengeluaran pembiayaan.

Jawaban :
- Pengertian Pengeluaran Pembiayaan
Pengeluaran pembiayaan adalah semua pengeluaran kas dari rekening kas umum
pemerintah yang perlu diterima kembali dimasa depan antara lain pemberian pinjaman
kepada pihak ketiga, penyertaan modal pemerintah, pembayaran kembali pokok
pinjaman, dan pembentukan dana cadangan.
- Pengakuan Pengeluaran Pembiayaan
Pengakuan pengeluaran pembiayaan diakui pada saat kas dikeluarkan dari rekening
kas umum pemerintah.
- Pengukuran Pengeluaran Pembiayaan
a. Pengeluaran pembiayaan diukur dengan menggunakan mata uang Rupiah
berdasarkan nilai sekarang kas yang dikeluarkan atau yang akan dikeluarkan.
b. Pengeluaran pembiayaan dengan valuta asing dikonversi ke mata uang Rupiah
berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal transaksi pembiayaan.

3. Bagaimana pengukuran penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan


dalam bentuk valuta asing ?

Jawaban :

Penerimaan dan Pengeluaran pembiayaan dengan valuta asing dikonversi ke mata


uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal transaksi
pembiayaan.
4. Apa saja jenis penerimaan pembiayaan yang mungkin dijadikan pemda sebagai
sumber pembiayaan anggaran ?

Jawaban :

Penggunaan SiLPA
71101 Penggunaan SiLPA tahun sebelumnya
Pencairan Dana Cadangan
71201 Pencairan Dana Cadangan
Hasil Penjualan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
71301 Hasil Penjualan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
Pinjaman Dalam Negeri
71401 Pinjaman Dalam Negeri dari Bank
71402 Pinjaman Dalam Negeri dari Lembaga Keuangan Bukan Bank
71403 Penerimaan Hasil Penerbitan Obligasi Daerah
71404 Pinjaman Dalam Negeri dari Pemerintah Pusat
71405 Pinajaman Dalam Negeri dari Pemerintah Provinsi Lainnya
71406 Pinjaman Dalam Negeri dari Pemerintah Kabupaten / Kota
Penerimaan Kembali Piutang
71501 Penerimaan Kembali Piutang kepada Perusahaan Negara
71502 Penerimaan Kembali Piutang kepada Perusahaan Daerah
71503 Penerimaan Kembali Piutang kepada Pemerintah Pusat
71504 Penerimaan Kembali Piutang kepada Pemerintah Daerah Lainnya
71505 Penerimaan Kembali Piutang Lainnya
Penerimaan Kembali Investasi Non Permanen Lainnya
71601 Penerimaan Kembali Investasi dalam Proyek Pembangunan
71602 Penarikan Dana Bergulir
71603 Pencairan Deposito Jangka Panjang
71604 Penerimaan Kembali Investasi Non Permanen Lainnya
Pinjaman Luar Negeri
71701 Pinajaman Luar Negeri
Penerimaan Utang Jangka Panjang Lainnya
71801 Penerimaan Utang Jangka Panjang Lainnya

5. Apa saja jenis pengeluaran pembiayaan yang dituntut untuk dilakukan oleh
sebuah Pemda ?

Pembentukan Dana Cadangan


72101 Pembentukan Dana Cadangan
Penyertaan Modal / Investasi Pemerintah Daerah
72201 Penyertaan Modal pada BUMN
72202 Penyertaan Modal pada BUMD
72203 Penyertaan Modal pada Perusahaan Swasta
Pembayaran Pokok Pinjaman Dalam Negeri
72301 Pembayaran Pokok Pinjaman kepada Bank
72302 Pembayaran Pokok Pinjaman kepada Lembaga Keuangan Bukan Bank
72303 Pelunasan Obligasi Daerah
72304 Pembayaran Pokok Pinjaman kepada Pemerintah Pusat
72305 Pembayaran Pokok Pinjaman kepada Pemerintah Provinsi Lainnya
72306 Pembayaran Pokok Pinjaman kepada Pemerintah Kabupaten/Kota
Pemberian Pinjaman Daerah
72401 Pemberian Pinjaman Daerah kepada Perusahaan Negara
72402 Pemberian Pinjaman Daerah kepada Perusahaan Daerah
72403 Pemberian Pinjaman Daerah kepada Pemerintah Pusat
72404 Pemberian Pinjaman Daerah kepada Pemerintah Daerah Lainnya
Pengeluaran Investasi Non Permanen Lainnya
72501 Pembentukan Investasi dalam Proyek Pembangunan
72502 Pembentukan Dana Bergulir
72503 Pembentukan Deposito Jangka Panjang
72504 Pengeluaran Investasi Non Permanen Lainnya
Pembayaran Pokok Pinjaman Luar Negeri
72601 Pembayaran Pokok Pinjaman Luar Negeri
Pembayaran Utang Jangka Panjang Lainnya
72701 Pembayaran Utang Jangka Panjang Lainnya

6. Apakah ada transaksi pembiayaan dalam kerangka konsep HOBO dicatat baik
pembukuan SKPD maupun PPKD ? Jelaskan Alasannya !
LATIHAN

SOAL 1

Perda disepakati untuk pementukan dana cadagan pembangunan sebuah stadion olahraga di
Kota A. Jumlah kas yang disetor utuk pembentukan dana cadangan tersebut adalah
Rp500.000.000 setiap tahun selama lima tahun berturut – turut. Pada tahun kelimma
terbentuk dana cadangan sebesar Rp2.500.000.000. Pencairan dana cadangan dilakukan pada
akhir tahun ke lima. Buatlah jurnal selama lima tahun tersebut tersebut pada PPKD untuk
mencatat pembentukan, penyetoran kas ke dana cadangan, dan pencairan dana cadangan!

Jurnal Pembentukan Dana Cadangan Tahun I

Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 500.000.000
Dana Cadangan Rp 500.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 500.000.000
Penerimaan Pembiayaan Pencairan Rp 500.000.000
Dana Cadangan

Jurnal Pembentukan Dana Cadangan Tahun V

Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 2.500.000.000
Dana Cadangan Rp 2.500.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 2.500.000.000
Penerimaan Pembiayaan Pencairan Rp 2.500.000.000
Dana Cadangan

Jurnal Pencairan Dana Cadangan Untuk Pembangunan Stadion Olahraga

Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Dana Cadangan Rp 2.500.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 2.500.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pegeluaran Pembiayaan Pembentukan Dana Rp 2.500.000.000
Cadangan
Perubahan SAL Rp 2.500.000.000

SOAL 2

Provinsi B melakukan transaksi pengeluaran pembiayaan sebagai berikut! Buatlah jurnal


pada PPKD untuk mencatat transaksi pengeluaran pembiayaan!

1. Diberikan pinjaman kepada BUMN sebesar Rp 175.000.000.


Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Tagihan Pinjaman kepada BUMD Rp 175.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 175.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Pemberian Rp 175.000.000
Pinjaman kepada BUMD
Perubahan SAL Rp 175.000.000

2. Diberikan pinjaman kepada sebuah kota di Provinsi tersebut sebesar Rp


225.000.000.
Jurnal Finalsial :

Uraian Debit Kredit


Tagihan Pinjaman kepada Pemda Lainnya Rp 225.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 225.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Pemberian Rp 225.000.000
Pinjaman kepada Pemda Lainnya
Perubahan SAL Rp 225.000.000

3. Disalurkan dana bergulir kepada kelompok masyarakat dan pengusaha


kecil sebessar Rp 140.000.000
Jurnal Finansial :
Uraian Debit Kredit
Dana Bergulir Rp 140.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 140.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Pembentukan Dana Rp 140.000.000
Bergulir
Perubahan SAL Rp 140.000.000

4. Dibeli obligasi sebagai investasi jangka panjang non permanen sebesar


Rp60.000.000.
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Utang Dalam Negeri Obligasi Rp 60.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 60.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Pelunasan Obligasi Rp 60.000.000
Daerah
Perubahan SAL Rp 60.000.000

5. Dibentuk deposito jangka panjang dengan Bank senilai Rp 120.000.000


Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Deposito Jangka Panjang Rp 120.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 120.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Deposito Jangka Rp 120.000.000
Panjang
Perubahan SAL Rp 120.000.000

SOAL 3

Provinsi C melakukan transaksi penerimaan pembiayaan sebagai berikut! Buatlah jurnal pada
PPKD untuk mencatat transaksi pengeluaran pembiayaan!
1. Ditarik kembali dana bergulir dengan nilai nominal Rp 130.000.000. Selain
nilai nominal, diterima juga bunga sebesar Rp 2.500.000
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 132.500.000
Dana Bergulir Rp 130.000.000
Pendapatan Bunga - LO Rp 2.500.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 132.500.000
Penerimaan Pembiayaan Pencairan Rp 130.000.000
Dana Bergulir
Pendapatan Bunga - LRA Rp 2.500.000

2. Diterima pelunasan obligasi jangka panjang non permanen pada saat jatuh
tempo. Nilai nominal obligasi adalah Rp 75.000.000. Bunga obligasi pada
saat pelunasan adalah Rp 450.000.
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Rp
Rp
Rp

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Rp
Rp
Rp

3. Pinjaman dari sebuah pemerintah kabupaten diterima kembali. Nilai


nominal pinjaman yang diterima kembali adalah Rp 85.000.000 ditambah
bunga terakhir sebesar Rp 550.000 .
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 85.550.000
Bagian Lancar Tagihan Pinjaman Rp 80.000.000
Kepada Pemda Lainnya
Pendapatan Bunga - LO Rp 550.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :


Uraian Debit Kredit
Perubahan SAL Rp 85.550.000
Penerimaan Pembiayaan Penerimaan Rp 85.000.000
Kembali Piutang Kepada Pemda
Lainnya
Pendapatan Bunga - LRA Rp 550.000

4. Deposito berjangka milik pemerintah jatuh tempo. Nilai deposito yang


dicairkan adalah Rp 130.000.000 ditambah bunga terakhir sebesar Rp
1.200.0000.
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 131.200.000
Deposito Jangka Panjang Rp 130.000.000
Pendapatan Bunga - LO Rp 1.200.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 131.200.000
Penerimaan Pembiayaan Pencairan Rp 130.000.000
Deposito Jangka Panjang
Pendapatan Bunga - LRA Rp 1.200.000

5. Tagihan pemerintah kepada BUMD diterima kembali. Nilai nominal tagihan


yang jatuh tempo tersebut adalah Rp 145.000.000 ditambah bunga terakhir
sebesar Rp800.000.
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 145.800.000
Bagian Lancar Tagihan Pinjaman Rp 145.000.000
Kepada BUMD
Pendapatan Bunga - LO Rp 800.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 145.800.000
Penerimaan Pembiayaan Penerimaan Rp 145.000.000
Kembali Piutang Kepada BUMD
Pendapatan Bunga - LRA Rp 800.000

SOAL 4
Pada tanggal 5 April 2016 diberikan dana bergulir kepada pengusaha kecil senilai
Rp120.000.000 . Jangka waktu dana bergulir adalah 1 tahun. Bunga dana bergulir tersebut
disepakati sebesar 0,5 % per bulan. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk mencatat transaksi :

1. Pencatatan pemberian dana bergulir pada tanggal 1 April 2016


Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Dana Bergulir Rp 120.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 120.000.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Pembentukan Dana Rp 120.000.000
Bergulir
Perubahan SAL Rp 120.000.000

2. Penerimaan bunga setiap bulan selama tahun 2016 dan 2017.


Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 600.000
Pendapatan Bunga Daerah - LO Rp 600.000
( Rp 120.000.000 x 0,5% )

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 600.000
Pendapatan Bunga - LRA Rp 600.000

3. Penyesuaian bunga pada tanggal 31 Desember 2016.


Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 5.40.000
Pendapatan Bunga Daerah - LO Rp 5.400.000
( Rp 600.000 x 9 bulan ) dari 1 April sampai 31 Desember 2016

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 5.40.000
Pendapatan Bunga - LRA Rp 5.400.000

4. Penarikan kembali dana bergulir pada tanggal 5 April 2017.


Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Kas di Kas Daerah Rp 127.200.000
Dana Bergulir Rp 120.000.000
Pendapatan Bunga - LO Rp 7.200.000
( Rp 120.000.000 x 0,5% x 12 bulan = Rp 7.200.000)

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Perubahan SAL Rp 127.200.000
Penerimaan Pembiayaan Pencairan Rp 120.000.000
Dana Bergulir
Pendapatan Bunga - LRA Rp 7.200.000

5. Pemberian kembali dana bergulir yang sudah diterima pada tanggal 6 April
2017 kepada pengusaha kecil lainya.
Jurnal Finansial :

Uraian Debit Kredit


Dana Bergulir Rp 127.200.000
Kas di Kas Daerah Rp 127.200.000

Jurnal Pelaksanaan Anggaran :

Uraian Debit Kredit


Pengeluaran Pembiayaan Pembentukan Dana Rp 127.200.000
Bergulir
Perubahan SAL Rp 127.200.000