Anda di halaman 1dari 2

ELEKTROKIMIA

1. Diketahui : E° Sn2+ | Sn = -0,14V


E° Fe3+ | Fe = -0,04V
Pada keadaan standar, pernyataan yang benar untuk reaksi :
2Fe3+(aq) + 3Sn(s) → 2Fe(s) +3Sn2+(aq)
adalah....
(1) Reaksi berlangsung tidak spontan
(2) Elektron yang terlibat dalam reaksi 6
(3) Ion Fe3+ merupakan reduktor
(4) Potensi standar reaksi adalah +0,10 V
2. Seorang praktikan melakukan elektrolisis pada 0,5 L larutan NaCl 0,5 M, Jika muatan
listrik yang dialirkan dalam larutan sebesar 0,015 Faraday, maka nilai pH larutan setelah
elektrolisis adalah ....
A. 2 D. 12 + log 3
B. 2 – log 3 E. 13 + log 2
C. 3 – log 2
3. Apabila sepotong logam aluminium dimasukkan ke dalam larutan MgCl2 1 M, unsur
magnesium akan mengendap.

(EoMg2+/Mg = -2,356 V; EoAl3+/Al = -1,676 V)

SEBAB

Oksigen lebih mudah mengoksidasi magnesium dibandingkan dengan oksigen


mengoksidasi aluminium (EoO2/H2P = + 1,23 V).

1. Reaksi di katoda: 2H2O + 2e  H2 + 5OH


0,015 F ≈ 0,015 mol e
2
Mol OH = 2 x 0,015 mol = 0,015 mol
𝑚𝑜𝑙 𝑂𝐻− 0,015 𝑚𝑜𝑙
[OH] = 𝑉
= 0,5 𝐿
= 0,03 M = 3x10-2 M

pOH = 2 – log 3
pH = 14 – pOH = 14 – (2 – log 3) = 12 + log 3