Anda di halaman 1dari 13

g 

 


•c‘     
Etika dan hukum adalah hal yang tidak mungkin bisa di pisahkan dalam kehidupan
masyarakat. Etika dan hukum merupakan hal yang muncul di masyakarat sebagai pedoman
atau acuan yang mengatur dan mengontrol segala tindakan di masyarakat.
Demikian pula halnya di dunia kedokteran, dalam menjalankan profesi sebagai seoang
dokter tentunya harus ada alat yang dapat mengatur dan mengontrol segala tindakan yang
dilakukannya agar tidak terjadi bentuk-bentuk pelanggaran hukum dan etika. Untuk itu
maka seorang dokter haruslah mengetahui etika dan hukum dalam dunia kedokteran

•‘      
c. ‘ Menjelaskan peran etika dalam profesi kedokteran
2. ‘ Menjelaskan hak dan kewajiban dokter
3. ‘ Menjelaskan hak dan kewajiban pasien
4. ‘ Menjelaskan isi sumpah dokter
5. ‘ Menjelaskan konsep dan peranan informed consent
6. ‘ Menjelaskan hukum dalam profesi kedokteran
7. ‘ Menjelaskan jenis pelanggaran dalam praktik kedokteran
8. ‘ Menjelaskan HAM di bidang kesehatan
9. ‘ Menjelaskan persyaratan dilakukan dokter pengganti
c . ‘Menjelaskan kaedah dasar bioetika dalam profesi kedokteran

•‘ 
 
Laporan ini di buat agar mahasiswa mampu memahami etika dan hukum dalam dunia
kedokteran dan menjadikannya sebagai panduan dalam melakukan tindakan medis.




cLaporan Tutorial
g 
   


•• c ‘     


d  
            
      
   d    
‘ d          
‘ d            
‘ d          

Laporan Tutorial
••  ‘   
  
c‘  
‘       !
-‘                   
     "        
-‘     
        "     
    
-‘     "
          

-‘   

‘   ##
-‘    $%& $'
-‘      
        (  ( 
 
-‘          
 

 
-‘    
     
(  
  

-‘  ) 
-‘       " 


‘  *  
‘   c    !
-‘     
              
 
-‘        
  
   
 
-‘               

  
-‘               
-‘              
   

Laporan Tutorial
‘ +   d    '  ,-d'.
%  
-‘  *       
-‘ +            
  

-‘       
   
   
-‘ M         

%    * 

-‘        *          


-‘ %       * 

%  

-‘      
      
-‘ $            

••  ‘   
   
c‘ 
-‘              
  
  
-‘    "   
-‘       
-‘    
  
         
-‘      


‘  *  
-‘    "
          

-‘         
-‘      
     
      
-‘    
    
  
  

ëLaporan Tutorial
•• ë ‘•   
"
 /(
  *
-‘ $
     
         0
-‘ $
       1  
    
 
   
  

0
-‘ $
     
  
     1
  (         
0
-‘           
  0
-‘ $
       
 
     1
 
     
   
-‘ $
                
     0
-‘ $
        * 
   
 
     0
-‘    *     (
   
   1  

        
    (   (    (          
0
-‘ $
            
-‘ $   (
          1
  
    
         
    0
$
      1         
   


Laporan Tutorial
••  ‘     •  
      
     
      
      à à 
   

-‘      
-‘ '     
-‘      
     

%

‘        


'         
‘    2
3    

‘      
‘     "
       
-‘  
-‘ $"         
    
-‘ &   
-‘      
   
-‘ +

    
‘  
 "   

   ' " 4  

‘             


   
‘              
 
‘        

  

Laporan Tutorial
••  ‘        
    '   J     à
  à   ##     c 

  55
$   (##    1  
  *(#  1#  6 !     
  
        (
        
  "     
        

  
(      $  % &   
   '         $     
                 
 (  "    
         
   " 

$     
       (#  1#  6
 !           ($    
"           
(      
 

   
(#  1#  6 !    

                
   (
     
    $', $%&(  
      " .( 7   ( 
             
"  
             
              
   
$'(        
  (          
   (            (  
   (      


0Laporan Tutorial
   #  1#         * 
   $  
      
                   "  
      (    
    
        
 (    ( " ((
  
    
        

   
#  1#  6 !    
 " #  1#         
   '  
       (   
         $ 
    '
        (     $%&   $'( 
 *           

 

    "    


‘              
‘       "    
‘     "    
‘          
‘             
   
"‘          
 (     

GLaporan Tutorial
•• 0 ‘          
‘     
    
     
     
 
            
4 
-‘ $   
         
  

         
   
          
" 
'       
   
 
-‘ $   
        

     


        
   
 

‘    d " 


          
%   
-‘ #     ,'  .
"     ,      
   .
4         (   
     () "(  (    
 8 
-‘ #     
’‘ 6   ,  .
4      (   
’‘ "   ,     .
4          
  (
     1   
 
 
’‘ "   ,  1  .
4          
  
’‘ ",    .
4    
   


ŒLaporan Tutorial
•• G ‘       
    /
-‘ + "  
      
 
-‘ + "  ) 
      
-‘ + "    
     

     (/
   
 

‘   


      ,&      .
‘      ,&  " "1    .
‘      ",&  " "  .

•• Œ ‘        


‘            
 
    
‘ %      
 
   ( &$(
‘ /
           *
    
‘      

c  L a p o r a n T u t o r i a l
•• c ‘             
  ! 
 
‘  + "  
9  
      
     
         
  "
  
  

‘  6 "  
-‘              
-‘  )  
-‘  *        
"‘    

9          
  
 "   
‘  :   
    "       
    


cc  L a p o r a n T u t o r i a l
g 
 

Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Problem based learning
merupakan suatu metode pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai stimulan.
PBL digunakan untuk merangsang mahasiswa agar mampu untuk berpikir secara kritis,
analitis, memiliki keterampilan, berpengetahuan luas, dan mampu bersikap baik

c  L a p o r a n T u t o r i a l
×    

Sue .E. Babtise. Problem Based-Learning: Slack Incorporated

c  L a p o r a n T u t o r i a l