Anda di halaman 1dari 3

Kisah Sukses Wak Doyok, Dari Kuli Bangunan

Sampai Menjadi Selebgram Dunia


14 Juni 2017, 2:51 pm by Amin Aulawi https://www.inovasee.com/kisah-sukses-wak-doyok-24388/

Nama Wak Doyok beberapa tahun terakhir menjadi


trendsetter di kalangan anak muda, khusunya mereka
kaum Adam. Kehadiran Wak Doyok dengan produk
penumbuh rambut dan pomade berhasil menjadi ikon
terbaru gaya anak muda millenial, dengan rambut
klimis dan berjenggot tipis.

Namun siapa sangka, dibalik kesuksesan Wak Doyok


dengan produk penumbuh rambutnya tersebut,
terdapat perjuangan yang sangat luar biasa. Bahkan
kisah Wak Doyok berhasil menginspirasi banyak
orang untuk terus berjuang meskipun dalam keadaan
yang kurang menguntungkan

Pria asal Malaysia dengan nama asli Mohd Azwan


Md Nor ini sempat mengalami getirnya kehidupan,
setelah pada tahun 2008 ia harus di PHK dari
pekerjaannya. Keadaan hidup yang serba kekurangan membuat Wak Doyok kala itu dijauhi oleh teman-
temannya. Akhirnya untuk bertahan hidup, Wak Doyok bekerja menjadi kuli bangunan. Saat itu Wak
Doyok benar-benar bekerja tanpa mengenal lelah. Bahkan ia pernah bekerja selama tiga hari berturut-turut
tanpa tidur. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya yang semakin tinggi, sebab jika ia bekerja
dengan biasa maka hasil dari kuli bangunan hanya pas-pasan untuk makan sehari-hari.

Pada tahun 2010 Wak Doyok iseng-iseng membuat akun Instagram. Namun berbeda dengan postingan
kaum adam yang terlihat lebih modern, Wak Doyok justru memposting foto-fotonya dengan gaya klasik
tahun 80an. Dengan berpenampilan rambut klimis, kumis yang tumbuh subur, dan jambang tipis,
dipadukan dengan pakaian ala 80an membuat gaya Wak Doyok terlihat lebih mencolok.

Dengan banyaknya followers dan penggemar di dunia maya, Wak Doyok pun semakin terkenal.
Tampilannya yang berpakaian ala anak 80an, dengan rambut klimis, jambang tipis, dan jas rapi membuat
Wak Doyok banyak dikagumi followersnya. Akhirnya, dengan permintaan dari orang yang penasaran
rahasia jambang dan kumis Wak Doyok yang tumbuh sehat, Wak Doyok memproduksi krim penumbuh
rambut sendiri. Awalnya ia jual hanya kepada followersnya saja. Namun karena permintaan semakin
banyak, krim penumbuh rambut Wak Doyok pun dijual ke pasaran. Selain krim penumbuh rambut, Wak
Doyok juga memproduksi pomade sendiri.

Wak Doyok murni memasarkan produknya tersebut hanya melalui media sosial. Adapun para reseller
berdatangan dan menjulanya di E-market dengan harga yang lumayan mahal. Pemasaran melalui media
sosial dinilai lebih efektif, dengan biaya yang minim namun produknya berhasil dikenal di berbagai
negara.
Kisah Inspiratif: Dari Karyawan Biasa, Kini Jadi Owner
dengan Omzet Puluhan Juta
Sun, 08/19/2018 - 09:42 - Degina Adenessa

https://kabar.news/kisah-inspiratif-dari-karyawan-biasa-kini-jadi-owner-dengan-omzet-puluhan-juta

Andi Fadlan Hidayat owner Goodry. (Int)

KABAR.NEWS, Makassar - Dunia bisnis kini semakin merambah kalangan muda-mudi, tak hanya
konvensional namun semakin beralih ke bisnis digital. Sama halnya yang dilakukan oleh Andi Fadlan
Hidayat, pemuda asal Bone ini membuka usaha laundry berbasis aplikasi yang diberi nama Goodry.
"Sebenarnya sejak dulu saya ingin membuka usaha, yang menjadi patokan saya adalah usaha yang berbasis
online atau aplikasi. Nah kebetulan saya melihat di usaha laundry ada peluang," ujar Fadlan saat
diwawancarai melalui telepon, Sabtu (18/08/2018).
Ia mengaku menggunakan nama goodry karena mempunyai dua arti, yaitu go laundry dan good laundry.
Usaha laundry yang bertempat di jalan perintis kemerdekaan 7 makassar ini, perharinya menerima paket
laundry kisaran 70 hingga 100 kg, dengan omzet 10-15 juta perbulan.
Pasang surut dalam berbisnis sudah menjadi santapan sehari-hari alumni STMIK Dipanegara Makassar ini,
dari yang awalnya karyawan biasa hingga mendirikan bisnis sendiri.
"Sebelum saya membuka usaha sendiri, saya hanya karyawan biasa di salah satu perusahaan swasta. Dan
alasan saya buka usaha online ini, karna saya melihat sekarang bisnis sedang beralih dari konvensional ke
digital," tutur perintis goodry yang sejak dulu bercita-cita menjadi pengusaha sukses.
Lebih lanjut, Fadlan menjelaskan dalam menjalankan usaha Goodry terdapat suka duka tersendiri. "Banyak
hal yang telah saya lewati, salah satunya saat melihat pelanggan puas dengan pelayanan goodry, bahkan
memiliki pelanggan dari gowa. Saat awal merintis usaha ini, bahkan saya pernah mengutang pada teman
untuk beli sabun dan plastik," pungkas Fadlan yang hobi bermain game online.
Fadlan berharap agar kedepannya aplikasi goodry makin dikenal di makassar. "Harapan saya ke depannya,
aplikasi ini semakin di kenal dan memiliki banyak pengguna di makassar. Serta kami bisa memberikan
pelayanan terbaik untuk seluruh warga makassar," ungkap owner goodry.
Artikel : Kisah Sukses Wak Doyok, Dari Kuli Bangunan Sampai Menjadi Selebgram Dunia

Rangkuman :

Inspirasi memulai usaha bisa datang dari mana saja, bahkan dari berbagai hal yang tidak
pernah Anda duga sebelumnya. Jika mendengar cerita para entrepreneur sukses, inspirasi mereka
dalam memulai usaha berbeda satu sama lain walaupun beberapa memiliki kesamaan. Seperti yang
dialami oleh Wak Doyok pria asal Malaysia dengan nama asli Mohd Azwan Md yang menjalankan
bisnis pomade dengan nama merk terkenal yaitu Wak Doyok. Namun siapa sangka, dengan
kesuksesan sekarang membutuhkan usaha-usaha bahkan perjuangan yang sangat luar biasa. Siapa
sangka bahwa dulunya Wak Doyok ini hanyalah seorang buruh kuli bangunan, sebelumnya dia pernah
juga di PHK di salah satu perusahaan. Saat menjadi seorang buruh kasar, Wak Doyok belum
memiliki brewok dan kumis seperti sekarang ini. Wajahnya polos tanpa adanya bulu. Kesehariannya
dia habiskan untuk bekerja keras memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun semua berubah pada tahun
2010 saat itu Wak Doyok mulai mengenal apa yang namanya Instagram, pada saat itu juga dia mulai
menumbuhkan kumis dan jenggotnya dengan gaya klasik era80-an dan mulai memposting foto-foto
nya. Semakin lama follower di instagram dan penggemar dia mulai banyak di dunia maya Akhirnya,
dengan permintaan dari orang yang penasaran rahasia jambang dan kumis Wak Doyok yang tumbuh
sehat, Wak Doyok memproduksi krim penumbuh rambut sendiri. Awalnya ia jual hanya kepada
followersnya saja. Namun karena permintaan semakin banyak, krim penumbuh rambut Wak Doyok
pun dijual ke pasaran. Selain krim penumbuh rambut, Wak Doyok juga memproduksi pomade sendiri.
Hebatnya lagi, Wak Doyok gak cuma jualan krim penyubur kumis, tapi mulai merambah ke bisnis
lain, seperti kopi, pomade, hingga produk-produk fashion bertema Inggris. Apa yang dicapai Mohd
Azwan alias Wak Doyok menjadi bukti nyata kalau kerja keras itu gak sia-sia. Perjuangannya buat
bangkit dari keterpurukan sungguh layak diapresiasi. Hingga akhirnya ia sukses menjual berbagai
produk dengan merk Wak Doyok.

Aji Mas Wahid/Manajemen/I-A