Anda di halaman 1dari 1

Berita acara disampaikan kepada yang berkontrak

Berita acara serah terima adalah output yang dihasilkan oleh PPHP, mengapa Coba
Liat/baca/amati denganl fikiran yang jernih, bahwa tugas Pokok dan Kewenangan PPHP (Ingat
P-P-H-P BUKAN PENANDA TANGAN KONTRAK (PPK/KPA/PA) huruf c “Membuat dan
menandatangani Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan” Ingat! “ MEMBUAT…..1 ;
MENANDA TANGANI….2”. Mudah-mudahan maksud huruf c tersebut dapat dimengerti.

Setelah berita acara serah terima didapat oleh Penyedia Jasa/Kontraktor/Pemborong, maka
proses selanjutnya kembali ke Pengguna Jasa ((PPK/KPA/PA) untuk mencaikan sisa Uang
pekerjaan yang belum dibayar, untuk Berita acara Serah Terima Pertama (PHO) terbit penyedia
minta kepada (PPK/KPA/PA) permohonan pencairankan 95 % dan sedangkan untuk Berita acara
Serah terima Terakhir (FHO) terbit Penyedia Jasa Meminita kepada (PPK/KPA/PA) pencairan 5
% sisa atau pengembalian Jaminan Retensi.

Berita Acara Serah Terima Pekerjaan baik Pertama (PHO) dan maupun Terakhir (FHO),
merupakan dokumen yang sangat penting dalam Pengadaan Barang/Jasa terutama konstruksi,
Jika salah satu dari keduanya tidak dilaksanakan, maka sanksi masuk daftar hitam akan
menunggu Penyadia Jasa bersangkutan.

Jikalah ada salah maksud tolong luruskan, jika ada salah bahasa mohon koreksi, jika ada
yang tidak berkenan mohon di maafkan, karena penulis belum begitu lihai dalam merangkai
kata dan belum lah banyak pengalaman untuk berpesan nasihat buat pemirsa.

Ketika ada kebijakan, toleransi dan sejenisnya mohon jangan dijadikan teori, sebab
terkadang itu yang menjadi perdebatan