Anda di halaman 1dari 3

Nama : Nur Khalifah Ranroe

NIM : G 701 17 077

Kelas : B Farmasi

Tugas Alkaloid

1. Pengertian alkaloid
Jawab : Alkaloid adalah senyawa bahan alam (natural product) yang memiliki unsur
nitrogen dalam struktur kimianya, bisanya dalam struktur yang hetero-siklik. Alkaloid
dapat dihasilkan dari bahan alam seperti tanaman, hewan, bakteri
maupun jamur, namun kandungan dan distribusi terbesar terdapat di dalam
tanaman.

2. Aturan penamaan alkaloid


Jawab : Selain mengikuti tata nama kimia, alkaloid biasanya diberi nama menurut
beberapa ketentuan berikut: (1) Nama genus dari tanaman penghasil alkaloid , contoh
hidrastina diperoleh dari tanaman Hydrastina canadensis, atropina didapat dari Atropa
belladonna. (2) Nama spesies dari tanaman penghasil alkaloid, contoh kokaina dari
Erytroxylum coca, belladonina dari Atropa belladonna. (3) Nama bahan/bagian dari
simplisia penghasil alkaloida seperti ergotamine dihasilkan dari ergot. (4) Sesuai dengan
aktivitas farmakologis seperti morfina dan emetine. (5) Sesuai dengan nama
penemunya, seperti peletierina.

3. Fungsi alkaloid bagi tanaman


Jawab : Kegunaan alkaloid bagi tanaman adalah (1) sebagai zat racun untuk melawan
serangga maupun hewan herbivora; (2) merupakan produk akhir reaksi
detoksifikasi dalam metabolisme tanaman; (3) regulasi faktor pertumbuhan; dan
(4) sebagai cadangan unsur nitrogen.
4. Jelaskan cara skrining fitokimia senyawa alkaloid
Jawab : Skrining fitokimia senyawa alkaloid memiliki tahap pendahuluan untuk
menggambarkan golongan senyawa
Syarat : Sederhana, cepat, spesifik, limit deteksi lebar
Reaksi uji warna (spot test)
Kendala : false-positive/negative result

5. Sebutkan contoh senyawa alkaloid, sumber simplisianya, dan kegunaannya dalam


bidang Farmasi (minimal 3)
Jawab :
 Nicotinae Folium
Asal : Nicotiana tabacum familia Solanaceae
Kandungan utama : nikotina
Sumber simplisia : Alkaloid Piridin Piperidin
Kegunaan : nikotina digunakan untuk pembuatan permen karet untuk pecandu
rokok
 Arecae Semen
Asal : Areca cathecu familia Palmae. Merupakan biji buah pinang yang telah
masak. India adalah negara penghasil buah pinang terbesar, dan sebagian besar
dikonsumsi untuk kebutuhan domestik. Negara pengimpor terbesar adalah
Amerika Serikat yang mengimpor buah pinang dari Sri Lanka.
Kandungan utama : arekolina, arekaidina, guvasina dan guvakolina. Kandungan
alkaloida total 0,45%.
Sumber simplisia : Alkaloid Piridin dan Piperidin
Kegunaan : aktivitas farmakologis yang menonjol dari arekolina adalah sebagai
antelmintik.
 Belladonae Folium, Belladonae Herba, Belladonae Radix
Asal : Atropa belladona (familia Solanaceae)
Kandungan : alkloida total tidak kurang dari 0,35%. Atropa berasal dari kata
Atropos (bahasa Latin) yang berarti who cut the thread of life, sifat racun dari
obat; sedangkan bella artinya beautiful dan dona artinya lady. Perbandingan
kandungan alkaloid setiap bagian tanaman adalah: akar (0,6%); kayu (0,05%),
daun (0,4%); buah belum masak (0,19%), buah masak (0,21%) dan biji (0,33%).
Tanaman ini tumbuh di Eropa seperti Inggris, Jerman dan di Asia. Kandungan
utama alkaloida adalah atropina dan beladonina.
Sumber simplisia : Alkaloid Tropan
Kegunaannya : spasmolitikum, antara lain untuk tukak lambung, anti kejang,
obat diare.
 Cinchonae Cortex
Asal : Cinchona succirubra, dan spesies lain adalah Cinchona ledgeriana dan
Cinchona calisaya (Famili Rubiaceae). Tanaman ini tumbuh di daerah dengan
ketinggian 1000 - 3000 meter dpl. Daerah asal adalah Peru, Ekuador, India dan
sebelum perang dunia II pulau Jawa (Indonesia) sebagai pemasok terbesar di
dunia sekitar 90%.
Kandungan : dalam korteks kina hampir terdapat +/- 25 jenis alkaloida, tetapi
kadar yang terbesar adalah kinina, kinidina, sinkonina, dan sinkonidina dengan
kadar 6 – 7%.
Sumber simplisia : Alkaloid Kinolina
Kegunaan : kinina untuk antimalaria, sedangkan kuinidina yang merupakan
steroisomer dari kinina digunakan untuk obat jantung–antiaritmia dan kinidina
biasanya tersedia dalam bentuk kinidin sulfat dengan dosis 20mg/kg/ 4 - 6 dosis
terbagi.