Anda di halaman 1dari 44

LKPD

D
SEL ELELTROKIMIA

SMA KELAS XII


SEMESTER 1
LKPD Kimia Sel ELektrokimia
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat
rahmat dan karuniaNya lah penyusunan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik Kimia
SMA/MA dengan model pembelajaran Problem Besed Learning materi Sel Elektrokimia
dapat terselesaikan.

Lembar kerja Peserta Didik Kimia SMA/MA dengan pendekatan Problem Besed
Learning memuat materi Elektrokimia. Bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik
disusun berbasis langkah – langkah Problem Besed Learning. Bahan ajar berupa Lembar
Kerja Peserta Didik ini juga dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari dan juga menyajikan
soal soal beserta contoh soal.

Bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik ini diharapkan dapat membantu
peserta didik untuk lebih mudah dalam memahami pelajaran materi sel volta dan sel
elektrolisis dan membuat peserta didik akan lebih tertarik belajar kimi, sehingga peserta didik
lebih aktif dalam proses pembelajaran dan diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar
peserta didik.

Penulis menyadari dalam penyusunan Bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik
ini masih jauh dari sempurna untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang
membangun.

Palembang, September 2018

Penulis
LKPD Kimia Sel ELektrokimia
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PROBLEM BASED LEARNING

FASE INDIKATOR KEGIATAN


PEMBELAJARAN
1 Orientasi  Siswa menyimak penjelasan tentang tujuan
siswapada pembelajaran dan logistik yang dibutuhkan
masalah  Siswa dimotivasi untuk terlibat aktif dalam
pemecahan masalah yang dipilih
2 Mengorganisasikan  Siswa didorong mendefinisikan dan
siswa
mengorganisasikan tugas belajar yang
berhubungan dengan masalah tersebut
3 Membimbing  Siswa didorong untuk mengumpulkan informasi
pengalaman yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk
individu dan mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah
kelompok
4 Mengembangkan  Siswa dibimbing dalam merencanakan dan
dan menyajikan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan,
hasil karya model dan berbagi tugas dengan teman
5 Menganalisis dan  Hasil belajar siswa dievaluasi terkait materi yang
mengevaluasi telah dipelajari atau meminta kelompok presentasi
proses hasil kerja
pemecahan
masalah
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang


dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,


tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama,
toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis


pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkanmasalah.Mengolah,
menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah.

4. Abstrak terkait dengan pengembangan dari yang


dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

3.4 Menganalisis proses yang terjadi


Kompetensi Dasar dan melakukan perhitungan zat atau
listrik yang terlibat pada suatu sel
volta serta penerapannya dalam
kehidupan

3.6 Menerapkan hukum Faraday untuk


menghitung besaran-besaran yang
terkait sel elektrolisis

4.5 Merancang percobaan sel


elektrolisis dengan menggunakan bahan
disekitar

3.4.1 Menjelaskan sel volta


3.4.2 Menuliskan notasi sel volta suatu reaksi
3.4.3 Menghitung potensial sel berdasarkan
data potensial standar
Indikator
3.6.1 Menerapkan hukum Faraday untuk
menghitung besaran-besaran yang terkait sel
elektrolisis

Melakukan percobaan tentang sel elektrolisis


dengan baik
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Tujuan
Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan


LKPD berbasis Problem Based Learning, peserta didik
diharapkan dapat:

 Menjelaskan pengertian sel volta dengan baik


 Menuliskan notasi sel volta suatu reaksi dengan benar
 Menghitung potensial sel berdasarkan data potensial
standar dengan tepat
 Menghitung besaran-besaran yang terkait sel
elektrolisis dengan menerapkan hukum faraday dengan
tepat

 Melakukan percobaan tentang sel elektrolisis dengan


baik
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

PETA
KONSEP

REAKSI REDOKS

SEL ELEKTROKIMIA

Sel Volta Sel Elektrolisis


Melibatkan reaksi Tempat terjadinya aliran elektron Melibatkan reaksi
redoks spontan dan yang ditimbulkan oleh konversi redoks tidak
menghasilkan arus energi kimia, melalui pemisahan spontan,
listrik. reaksi oksidasi dan reduksi dari memerlukan arus
suatu reaksi redoks, nemjadi listrik dari luar.
energi listrik atau sebaliknya.

Arus listrik
LISTRIK dilewatkan dalam
larutan/lelehan
elektrolit sehingga
terjadi 2 bagian
setengah reaksi
(oksidasi dan
reduksi) pada
kedua elektrode.
Gambar jembatan garam
Gambar jembatan garam
(anode dan katode)
(anode dan katode)

Aplikasi
Menghitung Potensial
elektrolisis dalam
sel
sehari-hari
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Kegiatan
1

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa dapat menjelaskan sel volta dengan baik

2. Siswa dapat menuliskan notasi sel volta suatu reaksi


dengan benar

MATERI

SEL VOLTA

Sel Galvani atau disebut juga dengan sel volta adalah sel

elektrokimia yang dapat menyebabkan terjadinya energi listrik dari

suatu reaksi redoks yang spontan. reaksi redoks spontan yang dapat

mengakibatkan terjadinya energi listrik ini ditemukan oleh Luigi

Galvani dan Alessandro Guiseppe Volta.

RANGKAIAN SEL VOLTA


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

NOTASI SEL VOLTA

Susunan sel volta dapat dinyatakan dengan notasi sel volta yang disebut

juga diagram sel. Untuk contoh sel volta di atas, notasi selnya dapat

dinyatakan sebagai berikut.

Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu

atau

Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s)

Penulisan notasi sel volta mengikuti konvensi umum sebagai berikut.

 Komponen-komponen pada kompartemen anoda (setengah sel

oksidasi) ditulis pada bagian kiri, sedangkan komponen-komponen

pada kompartemen katoda (setengah sel reduksi) ditulis pada bagian

kanan.

 Tanda dua garis vertikal ( || ) melambangkan jembatan garam yang

memisahkan kedua setengah sel.

 Tanda satu garis vertikal ( | ) melambangkan batas fase antara

komponen-komponen dengan fase berbeda. Sebagai contoh, Ni(s) |

Ni2+(aq) mengindikasikan bahwa Ni padat berbeda fase dengan

larutan Ni2+.

 Tanda koma (,) digunakan untuk memisahkan komponen-komponen

dalam fase yang sama. Sebagai contoh, suatu sel volta dengan anoda

Co dan katoda inert Pt, di mana terjadi oksidasi Co menjadi Co2+ dan

reduksi Fe3+ menjadi Fe2+, dinotasikan sebagai berikut.

Co(s) | Co2+(aq) || Fe3+(aq), Fe2+(aq) | Pt(s)

Jika diperlukan, konsentrasi dari komponen-komponen terlarut ditulis


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Contoh Soal

Tulislah notasi sel volta untuk reaksi:

2Al(s) + 3Sn2+(aq) → 2Al3+(aq) + 3Sn(s)

Pembahasan:

Dari persamaan reaksi, terlihat bahwa di anode, Al(s) teroksidasi menjadi Al3+
(aq) dan di katode Sn2+(aq) tereduksi menjadi Sn(s). Elektrode di anode adalah
Al dan elektrode di katode adalah Sn.

Notasi sel volta : Al(s) | Al3+ (aq) || Sn2+(aq) | Sn(s)

Fase 1: Orientasi Masalah MENGAMATI

1. Perhatikan gambar dibawah ini:

Jembatan garam biasanya berupa pipa kaca


berbentuk U. Kedua ujung pipa ditutup dengan
busa penyumbat. Didalamnya berisi agar-agar
yang mengandung garam seperti NaCl, KCl.
Gambar disamping merupakan rangkaian sel volta
dengan jembatan garam.

Apakah hubungan gambar tersebut dengan notasi


sel volta?
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 2: Mengorganisasikan Siswa

2. Buatlah kelompok belajar yang terdiri dari 4 orang dalam 1 kelompok!

Fase 3: Membimbing penyelidikan


MENGUMPULKAN DATA
individu dan kelompok

3. Diskusikanlah dengan kelompok anda mengenai jembatan garam dan


penulisan notasi sel volta!

Fase 4: Mengembangkan dan


menyajikan hasil karya dan
mempamerkannya

4. Kerjakanlah soal-soal dibawah ini bersama dengan kelompokmu!

a. Reaksi redoks berikut berlangsung spontan

Fe + Cu2+ → Fe2+ + Cu

- Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi


tersebut.
- Tulislah notasi sel volta tersebut.

Penyelesaian:
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

b. Reaksi redoks berikut berlangsung spontan

2Al + 6H+ → 2Al3+ + 3H2

- Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi


tersebut.
- Tulislah notasi sel volta tersebut.

Penyelesaian:

c. Tuliskan giagram atau notasi sel untuk menggambarkan proses sel


volta dibawah ini!
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

d. Perhatikan rangkaian sel volta berikut!

Tuliskan notasi sel dari rangkaian tersebut!

Penyelesaian:

Fase 5:Menganalisa dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah dan mempamerkannya

MENGKOMUNIKASIKAN

5. Presentasikalah hasil diskusi


kelompok anda di depan kelas!
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Kegiatan 2

TUJUAN PEMBELAJARAN

 Siswa Menghitung potensial sel berdasarkan


data potensial standar dengan tepat

MATERI

POTENSIAL ELEKTRODE
Besarnya energi listrik yang dihasilkan pada sel volta, dapat kita lihat pada
angka yang ditunjukkan oleh jarum voltmeter.Timbulnya energi listrik
disebabkan karena kedua elektrolit mempunyai harga “Potensial
Elektroda” yang berbeda. Pada sel
volta dengan elektroda Zn dan elektroda Cu, ion Cu2+
menangkap elektron sehingga berubah menjadi logamnya.

Cu2+ + 2e → Cu

POTENSIAL SEL STANDAR (Eo sel)


Potensial sel standar (Eo sel) adalah beda potensial listrik yang dihasilkan
dari dua buah elektroda (anoda dan katoda) pada sel Volta, diukur dalam
keadaan standar. Potensial sel standar dapat dihitung:

Eosel = Eo reduksi - Eo oksidasi

Atau

Eosel = Eo katoda - Eo anoda


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Tabel Nilai Potensial Reduksi Standar (Eo) zat

Elektode Reaksi Elektode Eo (volt)


Pt │ F2 │ F- F2(g) + 2e-→2 F-(aq) +2,870

Pt │ H2O2 │ H+ +1,770
H2O2 +2 H+ + 2e →2 H2O
Pt │ MnO4- , Mn2+ +1,510
MnO4- + 8H+ + 5e →Mn2+ + 4 H2O
Pt │ Cl2 │ Cl- Cl2(g) + 2e-→2 Cl-(aq) +1,360

Pt │ Tl3+ , Tl+ +1,250


Tl3+ + 2e →Tl+
Pt │ Br2 │ Br- +1,065
Br2(I) + 2e-→2 Br-(aq)
Ag+ │ Ag Ag+(aq) + e-→Ag(s) +0,799

Pt │ Fe3+ , Fe2+ Fe3+(aq) + e-→Fe2+(aq) +0,771

Pt │ O2 │ H2O2 O2 + 2 H+ + 2e →H2O2 +0,682

Pt │ I2 │ I- +0,536
l2(s) + 2e-→2I-(aq)
Cu2+ │ Cu +0,337
Cu2+(aq) + 2e-→Cu(s)
Pt│Hg2Cl2 │Hg│Cl- Hg2Cl2 + 2e Hg│Cl-→2Hg + 2 Cl- +0,268

AgCl │ Ag │ Cl- +0,223


AgCl + e →Ag + Cl-
Pt │Cu2+ , Cu+ +0,153
Cu2+ + e →Cu+
CuCl2 │ Cu │ Cl- +0,137
CuCl2 + e →Cu +Cl-
AgBr │ Ag │ Br- AgBr + e →Ag + Br- +0,071

Pt │ H+ │ H2 2 H+ + 2e → H2 0,000

Pb2+ │ Pb Pb2+ + 2e →Pb -0,126

AgI │ Ag │ I- AgI + e →Ag + I- -0,152

CuI │ Cu │ I- Cul + e →Cu + l- -0,185

PbSO4 │Pb│SO42- PbSO4 + 2e →Pb + SO42- -0,359


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Pt │ Ti3+ , Ti2+ Ti3+ + e →Ti2+ -0,369

Cd2+ │ Cd Cd2+ + 2e →Cd -0,403

Fe2+ │ Fe Fe2+ + 2e →Fe -0,440

Cr3+ │ Cr Cr3+ + 2e →Cr -0,744

Zn2+ │ Zn Zn2+ + 2e →Zn -0,763

Mn2+ │ Mn Mn2+ + 2e →Mn -1,180

Al3+ │ Al Al2+ + 2e→Al -1,662

Mg2+ │ Mg Mg2+ + 2e →Mg -2,363

Na+ │ Na Na+ + e →Na -2,714

Ca2+ │ Ca Ca2+ + 2e →Ca -2,866

Ba2+ │ Ba Ba2+ + 2e →Ba -2,906

K+ │ K K+ + e →K -2,925

Li+ │ Li Li++ e →Li -3,045

Contoh Soal

1. Diketahui potensial elektrode perak dan tembaga sebagai berikut:

Ag+ + e → Ag Eo = +0.80 v

Cu2+ + 2e → Cu Eo = +0.34 v

Tentukan potensial standar sel tersebut!

Penyelesaian:

Eosel = Eo katoda - Eo anoda

Eosel = +0.80 v - +0.34 v = 0.46 v


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 1: Orientasi Masalah

 Perhatikan gambar dibawah ini!

Gambar disamping merupakan


voltmeter atau multimeter. Apa
hubungan voltmeter dengan
potensial sel?

Fase 2.
Mengorganisasikan siswa

 Buatlah kelompok belajar yang terdiri dari 4 orang dalam 1 kelompok!


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 3: Membimbing
penyelidikan individu
dan kelompok

 Diskusikanlah dengan kelompok anda mengenai voltmeter dan


potensial sel! Sumber bacaan dari buku cetak kimia maupun materi
yang terdapat didalam LKPD!

Fase 4: Mengembangkan
dan menyajikan hasil
karya

 Kerjakanlah soal-soal dibawah ini bersama dengan kelompokmu!

1. Diberikan data beberapa potensial standar sebagai berikut:


(I) Ag+ + e → Ag E° = + 0,80 V
(II) Mg2+ + 2e → Mg E° = − 2,37 V
Tentukan potensial sel yang diperoleh jika digunakan elektrode I dan II

Penyelesaian:
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

2. Diketahui:
Ni2+ + 2e → Ni E° = −0,25 V
Pb2+ + 2e → Pb E° = −0,13 V
Tentukan potensial standar sel volta yang terdiri dari elektrode Ni dan
Pb!

Penyelesaian:

3. Perhatikan tabel berikut:

Mg2+(aq) + 2e → Mg (s) Eo = −2,38 volt

Al3+(aq) + 3e → Al (s) Eo = −1,66 volt

Tentukan harga Eosel persamaan reaksi tersebut!

Penyelesaian:

4. Apa fungsi dari voltmeter dalam potensial sel?

Penyelesaian:
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 5: Menganalisa dan


mengevaluasi proses
pemecahan masalah
mempamerkannya
Presentasikanlah
hasil jawaban soal
kedepan kelas dari
perwakilan kelompok!
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Kegiatan 3

TUJUAN PEMBELAJARAN

 Siswa dapat menjelaskan pengertian sel

elektrolisis dengan benar

 Siswa dapat menghitung besaran-besaran yang


terkait sel elektrolisis dengan menerapkan hukum
faraday dengan tepat

Materi

SEL ELEKTROLISIS

Sel elektrolisis adalah sel elektrokimia dimana energi listrik

digunakan untuk menghasilkan reaksi redoks tidak spontan, Prinsip kerja

elektrolisis adalah dengan menghubungkan kutub negatif dari sumber

listrik ke katode, dan kutub positif ke anode. Kutub negatif dari sumber

listrik akan mendorong elektron mengalir ke katode sehingga katode

bermuatan negatif (-), sementara kutub positif dari sumber listrikakan

menarik elektron dari anode sehingga anode bermuatan positif (-).

Secara umum, sel elektrolisis terdiri dari:

 Sumber listrik, yang menyuplai arus listrik searah (dc)

Contoh : baterai

 Katode, yakni elektrode dimana reaksi reduksi terjadi.

 Anode, yakni elektrode dimana reaksi oksidasi terjadi.

 Elektrolit, yakni zat yang dapat menghantarkan listrik yang akan

diurai dalam sel elektrolisis.


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

HUKUM FARADAY

Michael Faraday adalah ahli kimia dan fisika yang mempelajari

aspek kuantitatif dari elektrolisis. Ia menemukan hubungan antara massa

zat yang dihasilkan di elektrode dengan jumlah listrik yang digunakan.

Hubungan tersebut dinyatakan dalam dua hukum faraday.

1 mol elektron = 1 faraday

1 mol elektron atau 1 faraday mengandung muatan listrik 96.500


Coulomb

HUKUM FARADAY I

Massa zat yang dihasilkan pada suatu elektrode selama proses


elektrolisis berbanding lurus dengan muatan listrik yang
digunakan.

Jadi dapat disimpulkan:

Massa zat ∝ muatan listrik dalam elektron

G ∝ Q

Dengan Q menunjukkan besarnya muatan listrik disuatu titik

dikawat jika arus listrik i ampere meleawatinya selama t detik. Secara

matematis:

Q=i×t

Dengan i = arus listrik (ampere) dan t = waktu (detik). Sehingga,

persamaan diatas dapat ditulis menjadi:

G ∝i×t
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

HUKUM FARADAY II

Massa zat yang dihasilkan pada elektrode berbanding


lurus dengan massa ekivalen zat.

Didalam hukum Faraday II dinyatakan bahwa massa zat yang

dihasilkan pada elektrode berbanding lurus dengan massa ekivalen zat.

Massa zat ∝ massa ekivalen zat

G ∝ ME

Massa ekivalen zat adalah massa atom relatif (Ar) dibagi dengan

perubahan bilangan oksidasinya (pbo).


𝐴𝑟
ME =
𝑝𝑏𝑜

Contoh Soal

1. Tembaga (Cu) mempunyai Ar = 63,5. Berapakah massa ekivalen untuk

reaksi berikut?

Cu2+ + 2e_ → Cu(s)

Jawab:

Pada reaksi diatas, perubahan bilangan oksidasi (pbo) adalah +2.

Jadi, massa ekivalen Cu adalah:


𝐴𝑟 63,5
ME = = = 31,75
𝑝𝑏𝑜 2
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Gambar : 3 coulometer yang mengandung larutan elektrolit H2SO4, CuSO4, dan

AgNO3. Ketiga nya dilengkapi dengan elektrode Pt, Cu, dan Ag.

Selanjutnya, jika jumlah listrik yang sama dialirkan kedalam dua

atau lebih sel elektrolisis dengan elektrolit yang berbeda, maka

perbandingan massa zat yang dibebaskan sama dengan perbandingan

massa ekivalen zat. Pada gambar diatas terlihat bahwa jika jumlah listrik

yang sama melewati ketiga coulometer, maka massa zat H2 , Cu, dan Ag

yang dihasilkan akan berbanding lurus dengan massa ekivalennya.

𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐻2 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙𝑘𝑎𝑛 𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑒𝑘𝑖𝑣𝑎𝑙𝑒𝑛 𝐻2 𝐺 𝐻2 𝑀𝐸 𝐻2


= atau =
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐶𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙𝑘𝑎𝑛 𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑒𝑘𝑖𝑣𝑎𝑙𝑒𝑛 𝐶𝑢 𝐺 𝐶𝑢 𝑀𝐸 𝐶𝑢

𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐶𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙𝑘𝑎𝑛 𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑒𝑘𝑖𝑣𝑎𝑙𝑒𝑛 𝐶𝑢 𝐺 𝐶𝑢 𝑀𝐸 𝐶𝑢


= atau =
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐴𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙𝑘𝑎𝑛 𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑒𝑘𝑖𝑣𝑎𝑙𝑒𝑛 𝐴𝑔 𝐺 𝐴𝑔 𝑀𝐸 𝐴𝑔

Secara umum, jika terdapat dua macam zat A dan B, maka:


𝐺 𝐴 𝑀𝐸 𝐴
=
𝐺𝐵 𝑀𝐸 𝐵
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Contoh Soal

 Jika pada rangkaian gambar diatas terbentuk endapan Cu sebesar 5

gram, berapakah massa Ag yang mengendap pada elektrode?

(Cu- 63,5; Ag = 108)

Jawab:

- Untuk menghitung massa Ag, G Ag , Gunakan rumus:

dimana ME =
GCu ME Cu Ar
=
GAg ME Ag pbo

- Diketahui massa Cu, GCu = 5 gram.

- Hitung MECu dan MEAg dengan menulis reaksi reduksi Cu dan Ag


Ar 63,5
Cu2+ + 2e- → Cu(s) ME = = = 31,75
pbo 2

Ar 108
Ag+ + e- → Ag(s) ME = = = 108
pbo 1

5 gram Cu 31,75
- Diperoleh: =
G Ag 108

G Ag = 17 gram
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Mari lihat kembali Hukum Faraday I dan Hukum Faraday II :

Hukum Faraday I : G ∝ i × t

Hukum Faraday II : G ∝ ME

Jika digabungkan, maka diperoleh G ∝ i × t × ME

Perbandingan ni menjadi persamaan dengan penambahan faktor


1
, sehingga diperoleh:
96.500

× i × t × ME
1
G=
96.500

Dengan :

G = massa zat yang dihasilkan (gram)

I = arus listrik (ampere)

T = waktu (detik)

ME = massa ekivalen zat


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Secara sistematis, hubungan antara jumlah listrik yang dialirkan dengan

massa zat yang dihasilkan pada elektrode dapat dilihat pada skema

dibawah ini:

Arus listrik i dialirkan


dalam waktu t detik

Diperoleh muatan listrik


Q (Coulomb)

Diperoleh jumlah mol


elektron

Diperoleh mol logam

Diperoleh massa logam


dalam gram
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

SOAL LATIHAN

1. Proses elektrolisis lelehan NaCl dengan elektroda karbon digunakan

arus sebesar 10 ampere selama 30 menit. Hitunglah massa logam

Natrium!

2. Jika arus 1 F dialirkan ke dalam tiga larutan, yaitu CuSO4 , AuCl3 dan

AgNO3, maka tentukan perbandingan massa Cu : Au : Ag sesuai dengan

perbandingan massa ekivalennya!

3. Larutan ZnSO4 dielektrolisis menggunakanarus listrik 2 A selama 1 jam.

a.Tuliskan reaksi yang terjadi !

b.Berapa gram Zn yang diendapkan pada

katoda? (Ar Zn = 65)

4. Berapa waktu yang diperlukan untuk elektrolisis 10 mL larutan AgNO3

0,001 menggunakan arus listrik 1,5 A sampai elektrolisis terhenti karena

semua perak telahmengendap ?

Sumber :
inti_mulyo.staff.gunadarma.ac.id/.../files/.../KD2_Elektrokimia.pdf
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Kegiatan 4

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa dapat melakukan percobaan tentang sel


elektrolisis dengan baik
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

MATERI

APLIKASI ELEKTROLISIS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

1. Elektroplatting

Elektroplatting adalah aplikasi elektrolisis pada pelapisan suatu logam atas

logam yang lain. Teknik ini bisa dipakai untuk memperbaiki penampakan dan daya

tahan suatu logam. Contohnya, suatu lapisan tipis logam chromium pada bemper baja

mobil untuk membuatnya menarik dan melindunginya dari karat.

2. Penyulingan Tembaga

Salah satu elektrolisis yang paling menarik adalah pemurnian atau

penyulingan logam tembaga. Tembaga dapat dimbil dari bijinya, dengan cara ini

sampai ke tingkat kemurnian 99%.

3. Pemurnian Logam

Pada pengolahan tembaga dari bijih kalkopirit diperoleh tembaga yang

masih tercampur dengan sedikit perak, emas, dan platina. Untuk beberapa

keperluan dibutuhkan tembaga murni, misalnya untuk membuat kabel. Tembaga

yang tidak murni dipisahkan dari zat pengotornya dengan elektrolisis.


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 1: Orientasi Masalah

MENGAMATI

 Perhatikanlah gambar dibawah ini!

Gambar diatas yaitu sendok yang berkarat


atau mengalami korosi. Agar melindungi
logam terhadap korosi atau untuk
memperbaiki penampilan dilakukan proses
elektroplating.
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 2: Mengorganisasikan siswa

 Bentuklah kelompok masing masing kelompok terdiri dari 4-5 orang!


 Diskusikan dengan kelompok anda mengenai penyepuhan logam
(sendok)!

Fase 3: Membimbing
penyelidikan individu dan
MENGUMPULKAN DATA
kelompok

Ayo lakukan percobaan!

Tujuan : Menyepuh sendok

Alat dan Bahan :

- Sendok

- Perak

- Larutan elektrolit Ag(CN)2-

- Sumber listrik (baterai)

- Gelas kimia

- Kabel dan Plester


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Cara Kerja :

1. Mengisi gelas kimia dengan larutan Ag(CN)2-

2. Merangkai baterai dengan sendok

3. Mencelupkan sendok dan perak ke dalam larutan

4. Menunggu sampai sendok terlapisi oleh perak (terlihat mengkilap)

Data Pengamatan :

Logam Pengamatan
Sebelum penyepuhan Sesudah penyepuhan
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

Fase 4: Mengembangkan
dan menyajikan hasil
karya

 Analisislah hasil percobaan yang diperoleh kemudian diskusikan


pertanyaan –pertanyaan berikut bersama dengan kelompokmu!

1. Bagaimana proses penyepuhan tembaga dapat terjadi?

2. Buat reaksi Elektrolisis dari percobaan diatas!


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

MENGASOSIASI

Tuliskan kesimpulan dibawah ini!

...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah ...................................................................................................
......................................................
MENGKOMUNIKASIKAN

 Presentasikanlah hasil dari kelompok anda!


LKPD Kimia Sel ELektrokimia

SOAL-SOAL

1. Sebanyak 1 liter larutan CrO3 1,0 M dieletrolisis dengan arus 6,00 A. Waktu yang
diperlukan untuk mengendapkan semua logam kromium (Ar Cr = 52, 1F = 96.500
C/mol adalah...
A. 289500 dt
B. 96500 dt
C. 48250 dt
D. 32167 dt
E. 16083 dt
2. Sejumlah tertentu muatan listrik, dapat mengendapkan 2,7 gr aluminium (Ar Al = 27)
dari larutan yang mengandung Al3+ muatan listrik yang sama bila dialirkan kedalam
larutan asam akan menghasilkan gas H2 (0℃, 1 atm) sebanyak...
A. 2,24 liter
B. 3,36 liter
C. 4,48 liter
D. 5,60 liter
E. 6,72 liter
3. Kalium klorat dibuat dengan elektrolisis KCl dalam larutan basa berdasarkan reaksi:
KCl + 3H2O → KClO3 + 3H2

Untuk membuat 1 mol KclO3 dibutuhkan muatan listrik sebanyak...

A. 2 faraday
B. 3 faraday
C. 4 faraday
D. 5 faraday
E. 6 faraday
4. Larutan Cu(NO3)2 dielektrolisis dengan elektroda platina dan diperoleh tembaga 12,7
gram. Volum oksigen yang dihasilkan pada anoda (STP) adalah... (Ar Cu = 63,5)
A. 1,12 L
B. 2,24 L
C. 3,36 L
D. 4,48 L
E. 5,60 L
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

5. Pada elekrolisis leburan L2O3 (Ar O = 16, Al = 27) diperoleh 0,225 gram Al. Jumlah
muatan listrik yang diperlukan adalah... (1F = 96500 C/mol)
A. 221,9 Coulomb
B. 804,0 Coulomb
C. 1025,9 Coulomb
D. 2412,5 Coulomb
E. 8685,0 Coulomb
6. Arus listrik dialirkan melalui CuSO4 sehingga dihasilkan 3,175 gr logam NaCl, maka
akan dihasilkan gas Cl2 pada keadaan STP sebanyak (Ar Cu = 63,5; Cl = 35,5)...
A. 1,12 L
B. 2,24 L
C. 5,60 L
D. 11,2 L
E. 22,4 L
7. Dalam suatu proses elektrolisis larutan asam sulfat encer terjadi 2,24 dm3 gas
hydrogen (STP). Jika jumlah muatan listrik yang sama dialirkan kedalam larutan
perak nitrat (Ag = 108) maka banyaknya perak yang diendapkan adalah...
A. 2,7 gr
B. 5,4 gr
C. 10,8 gr
D. 21,6 gr
E. 43,2 gr
8. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elekrtoda Pt, ternyata dihasilkan
0,3175 gr logam L di katoda. Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 ml
larutan Ca(OH)2 0,1 M. Massa atom relatif logam tersebut adalah...
A. 56
B. 63,5
C. 65
D. 122
E. 127
9. Arus listrik 965 mA dialirkan melalui suatu larutan asam selama 5 menit. Banyaknya
gas hydrogen yang terbentuk adalah (1F = 96500 C/mol)...
A. 3,0 . 10 -3 mol
B. 2,5 . 10 -3 mol
C. 2,0 . 10 -3 mol
D. 1,5 . 10 -3 mol
E. 1,0 . 10 -3 mol
10. Eletrolisis suatu larutan natrium klorida menghasilkan 11,2 liter (STP) gas Cl2 pada
anoda. Banyaknya muatan listrik yang dilewatkan adalah...
A. 2,00 F
B. 1,50 F
C. 1,00 F
D. 0,50 F
E. 0,25 F
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

11. Untuk mengendapkan sebanyak 13 gr Cr (Ar = 52) dari larutan CrCl3 dengan arus
sebesar 3A (1F = 96500 C) diperlukan waktu..
A. 67 jam
B. 33,5 jam
C. 26,8 jam
D. 13,4 jam
E. 6,7 jam
12. Pada elektrolisis CuSO4 dihasilkan logam tembaga (Ar Cu = 63,5) sebanyak 12,7 gr.
Pada keadaan standar volume gas yang dihasilkan dianoda sebanyak...
A. 0,56 liter
B. 1,12 liter
C. 2,24 liter
D. 4,48 liter
E. 11,20 liter
13. Untuk menetralkan larutan yang terbentuk di katoda pada elektrolisis larutan Na2SO4
diperlukan 50 ml larutan HCl 0,2 M. Banyaknya muatan listrik yang digunakan...
A. 0,005 F
B. 0,010 F
C. 0,020 F
D. 0,050 F
E. 0,100 F
14. Untuk mengendapkan 3,175 g Cu dari larutan CuSO4 2 M (Ar Cu = 63,5; S= 32; O =
16) dengan cara elektrolisis diperlukan elektron sejumlah...
A. 0,05 mol
B. 0,10 mol
C. 0,20 mol
D. 1,00 mol
E. 2,00 mol
15. Kedalam 1 L larutan AgNO3 dan 1 L larutan NaCl yang disusun seri, dialirkan arus
listrik sampai pH larutan = 12. Jika Ar Ag = 108; Cl = 35,5; N = 14; O = 16; Na = 23,
maka perak yang diendapkan adalah...
A. 1,08 gr
B. 1,70 gr
C. 8,50 gr
D. 10,80 gr
E. 17,00 gr
16. Pada elektrolisis leburan garam CaCl2 dengan elektroda karbon digunakan muatan
listrik. Sebanyak 0,02 F. Volum gas klorin yang dihasilkan di anoda, jika diukur pada
tekanan dan suhu dimana 1 liter gas N2 (Mr = 28) massanya 1,4 gr adalah...
A. 100 ml
B. 200 ml
C. 224 ml
D. 400 ml
E. 448 ml
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

17. Dalam suatu sel elektrolisis ion perak direduksi menjadi logam perak dikatoda, dan
tembaga di oksidasi menjadi ion tembaga (II) dianoda. Bila 13,5 ampere dilewatkan
pada sel ini selama 60 menit, maka berat tembaga (Ar Cu = 63,5) yang melarut
adalah...
A. 63,5 gr
B. 32 gr
C. 16 gr
D. 0,5 gr
E. 0,01 gr
18. Arus listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan CuCl2 dan ke dalam larutan CrCl3.
Bila 0,635 g Cu terendapkan, maka banyaknya Cr yang terendapkan adalah... (Cr =
52, Cu = 63,5)
A. 0,95 gr
B. 0,78 gr
C. 0,42 gr
D. 0,35 gr
E. 0,17 gr
19. Jumlah faraday yang diperlukan untuk dapat mereduksi satu mol ion klorat (ClO3)
menjadi klorin (Cl2) dalam larutan asam adalah..
A. 1
B. 2
C. 3
D. 5
E. 10
20. Pada elektrolisis asam sulfat encer dihasilkan 22,4 liter gas Hidrogen (STP). Dalam
waktu yang sama jika dialirkan ke dalam larutan tembaga (II) sulfat akan
mengendapkan tembaga sebanyak..
A. 15,9 gr
B. 31,8 gr
C. 63,5 gr
D. 127 gr
E. 254 gr
21. Pada suatu elektrolisis, sejumlah arus tertentu dalam waktu 2 jam membebaskan
0,504 gram gas hydrogen (Ar H=1). Banyaknya gas oksigen (O= 6) yang dapat
dibebaskan oleh arus yang sama dalam waktu yang sama adalah...
A. 1 gr
B. 2 gr
C. 3 gr
D. 4 gr
E. 5 gr
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

22. Dalam suatu elektrolisis, arus listrik sebanyak 1930 C dilewatkan dalam leburan zat
elektrolitdan mengendapkan 1,50 g unsur X pada katoda. Jika diketahui bahwa massa
atom relatif (berat atom) X sama dengan 150 dan tetapan faraday sama dengan 96500
c maka ion dari unsur X itu dapat dinyatakan sebagai..
A. X+
B. X-
C. X2+
D. X2-
E. X4+
23. Arus listrik sebanyak 96500 c selama beberapa waktu dialirkan melalui 1 liter larutan
perak nitrat 1M dalam sebuah sel elektrolisis, bila kedua elektroda dibuat dari platina,
volum larutan dianggap tetap, berapakah pH larutan setelah elektrolisis selesai...
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4
24. Unsur flourin dapat diperoleh dengan cara elektrolisis leburan KHF2 sesuai dengan
reaksi:
HF2 →HF + 1⁄2F2 + e-

Waktu yang diperlukan untuk memperoleh 15 liter F2 (diukur pada 0℃ dan tekanan 1
atm) dengan arus 20 ampere (1 faraday = 96500 coulumb, 1 mol) gas STP = 22,4
liter) adalah...

A. 1,29 jam
B. 1,80 jam
C. 3,60 jam
D. 6,46 jam
E. 13,40 jam
25. Arus listrik dialirkan ke dalam suatu sel elektrolisis yang mengandung ion Ag+ (berat
atom = 108) dan dalam waktu tertentu mengendap sebanyak 0,54 gram perak pada
katoda. Jika jumlah yang sama dialirkan melalui larutan yang mengandung ion X2+
(berat atom = 40),maka jumlah logam X yang diendapkan pada katoda adalah..
A. 0,54 gr
B. 0,10 gr
C. 0,27 gr
D. 1,08 gr
E. 0,20 gr
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

26. Suatu arus listrik jika dialirkan melalui larutan Cu2+ dapat membebaskan 15,9 gr
logam Cu. Jika diketahui Cu = 63,5 dan Ag = 108. Maka dengan jumlah arus listrik
yang sama seperti di atas dapat dibebaskan Ag dari larutan Ag+ sebanyak..
A. 8,0 gr
B. 16,0 gr
C. 27,0 gr
D. 54,0 gr
E. 81,0 gr
27. Massa perak yang diendapkan pada elektrolisis menggunakan kuat arus 5 ampere
yang dialirkan selama 2 jam pada larutan AgNO3 adalah...
A. 24,90 gr
B. 29,40 gr
C. 40,29 gr
D. 42,09 gr
E. 49,20 gr
28. Dalam elektrolisis arus listrik sebesar 1930 coulomb dilewatkan dalam leburan suatu
zat elektrolit dan mengendap 1,5 gr X2+ pada katoda. Jika diketahui tetapan faraday
adalah ...
A. 37,5
B. 75
C. 150
D. 300
E. 450
LKPD Kimia Sel ELektrokimia

SOAL-SOAL