Anda di halaman 1dari 2

DEMFARM BUDIDAYA UDANG VANNAMEI KABUPATEN LAMONGAN

SPO 03 Tgl terbit :

PEMILIHAN DAN PENEBARAN BENUR Bagian : 1 dari 2 hlmn

Revisi : -

Tgl. Revisi :

Paraf :

I. TUJUAN

Memperoleh benur yang berkualitas , mempunyai angka kehidupan yang tinggi,


Pertumbuhan yang bagus, Tahan terhadap penyakit dan Nilai konversi pakan yang rendah.

II. SASARAN

Tingkat kehidupan (SR) minimal 80% dengan nilai konversi pakan maksimal 1,5

III. METODE KERJA

1. Wadah Pemeliharaan

a. luas : 450 - 2.000 M2

b. Ketinggian : 100 - 120 cm.

2. Alat dan Bahan

a. Alat : ember penghitung benur, hand refractometer, tali tambang.

b. Bahan : benur F1.


DEMFARM BUDIDAYA UDANG VANNAMEI KABUPATEN LAMONGAN

SPO 03 Tgl terbit :

PEMILIHAN DAN PENEBARAN BENUR Bagian : 2 dari 2 hlmn

Revisi : -

Tgl. Revisi :

Paraf :

IV. PROSEDUR KERJA

• Benur F1 diambil dari panti benih yang bersertifikasi, dan memiliki jaminan kualitas .

• Benur telah mencapai post larva 9 (PL 9), Ukuran seragam, Aktif dan bergerak melawan arus,
responsive, Anggota tubuh lengkap, Bebas dari penyakit (dibuktikan hasil uji laboratorium ).

• Salinitas air media benur disesuaikan dengan media pemeliharaan, perbedaan salinitas
maksimal 3 ppt.

• Ambil 1 atau 2 kantong benur sebagai sampel untuk dihitung jumlah benur dari 2 kantong
tsb, hasilnya untuk mengetahui SR tebar.

• Penebaran benur dilakukan pada saat kondisi cuaca teduh (pagi atau sore).

• Membuka semua box wadah kantong kemasan benur,

• Letakan semua kantong benur dalam tambak.

• Kantong paking dibiarkan terapung sampai terjadi pengembunan di bagian dalam plastik,
menandakan suhu air yang ada di kantong sama dengan suhu air di tambak

• Kantong dibuka dan masukan air sedikit demi sedikit sampai kantong penuh untuk
menyamakan salinitas, Jika salinitas media pemeliharaan dan kantong sama maka benur
akan keluar dengan sendirinya dan kantong dapat dituang untuk mengeluarkan benur ke
dalam tambak.

V. PENDUKUNG

 Setiap tahapan prosedur kerja dilakukan pencaatatan pada form penebaran benur.