Anda di halaman 1dari 2

Memperingati hari air sedunia

(Unila) : Memperingati hari air sedunia yang jatuh tanggal 22 Maret, beberapa lembaga
mahasiswa di Universitas Lampung (Unila) bergabung dengan berbagai organisasi, komunitas,
dan siswa SD di Lampung menggelar aksi simpatik. Massa melakukan aksi di Bundaran Gajah
Tugu Adipura, Bandar Lampung, Jumat (22/3) dengan melakukan aksi longmarch sejauh 3
kilometer dan sambil membawa poster mereka menyerukan aksi penghematan air.

Beberapa lembaga di Unila tersebut antara lain Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (UKM
Mapala), Klub Selam Anemon Unila, Himpunan Mahasiswa Biologi (Himbio) FMIPA, dan lain-
lain. Dalam aksi ini, massa aksi menyerukan pentingnya air bagi kehidupan dan menghimbau
masyarakat untuk sejak dini melakukan penghematan terhadap penggunaan air, apalagi di tengah
perubahan iklim global yang mengancam terjadinya kekeringan.

Selain berorasi dan menyerukan himbauan kepada masyarakat, aksi ini juga dimeriahkan
dengan tabuhan musik dari sejumlah pelajar Sekolah Alam Lampung, dengan peragaan alat
musik bambu dan berbagai alat bekas rumah tangga seperti ember dan galon air mineral.

“Selain itu kami juga menyerukan masyarakat hendaknya mulai melakukan pemanfaatan sumber
air yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ungkap salah satu anggota
Mapala Unila, Ria Yulianti ketika ditemui saat aksi berlangsung. “Kami berharap kegiatan ini
dapat membantu membangkitkan kembali semangat untuk menambah wawasan serta sumber
ilmu dalam upaya pemanfaatan air,” tambahnya.

“Aksi ini menegaskan bahwa dengan kondisi ini, masyarakat harusnya sesegera mungkin dapat
beradaptasi terhadap perubahan iklim serta dapat melakukan antisipasi terhadap ancaman
kekeringan,” terusnya. Termasuk ketersediaan air bawah tanah dengan pemanfaatan sumber air
lingkungan dan hujan melalui program pembuatan biopori. Selain menghemat penggunaan air,
masyarakat juga dihimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya tidak
membuang sampah sembarangan ke sungai.[] Andro

Hari ini, tepatnya tanggal 22 Maret 2017 adalah Hari Air Sedunia (World Water Day). Hari ini
adalah pengingat bahwa kita harus mensyukuri salah satu anugerah Tuhan yang tidak ternilai
harganya yaitu air bersih yang aman untuk diminum, mandi, mencuci, dan keperluan lainnya.
Inisiatif akan munculnya peringatan Hari Air Sedunia ini dimulai dari Sidang Umum PBB ke-47
yang berlangsung pada tanggal 22 Desember 1992 di Brazil.
Pada saat itu, keluarlah Resolusi Nomor 147/1993 yang menetapkan pelaksanaan peringatan Hari
Air se-Dunia setiap tanggal 22 Maret dan mulai diperingati pertama kali pada tahun 1994. Salah
satu agenda besar PBB adalah memastikan setiap orang di seluruh dunia untuk mendapatkan
akses terhadap air bersih.
Hari ini adalah hari pengingat akan pentingnya kesadaran akan krisis air secara global.
Di belahan bumi yang lain, seperti di India dan negara-negara kawasan Afrika, masih banyak
saudara-saudara kita yang kesulitan mendapatkan akses terhadap air bersih dan 1.8 juta orang di
seluruh dunia terpaksa harus mengkonsumsi air yang terkontaminasi oleh feces (kotoran
manusia).