Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN KEMAJUAN

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


JUDUL PROGRAM
‘SMART DENT’S PRO: SOLUSI TEPAT SNELLI DOKTER GIGI HEBAT’
BIDANG KEGIATAN:
PKM KARSA CIPTA

Diusulkan oleh:

Liftia Layyinatus Syifa’ (31101400439/2014)


Henida Prabawati (31101400427/2014)
Intan Kumala Sari (31101300353/2013)
Ijal Rizauan (30401310815/2013)

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG


SEMARANG
2016
HALAMAN PENGESAHAN

PENGESAHAN LAPORAN KEMAJUAN PKM-KARSA CIPTA

1. Judul Kegiatan : Smart Dent’s Pro: Solusi Tepat


Snelli Dokter Gigi Hebat
2. Bidang Kegiatan : PKM-KC
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Liftia Layyinatus Syifa’
b. NIM : 31101400439
c. Jurusan : Kedokteran Gigi
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Islam Sultan Agung
e. Alamat Rumah dan No Tel./HP :Sokopuluhan RT 5/5,
Pucakwangi, Pati/085641396799
f. Alamat email : liftianavela@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : drg. Kusuma Arbianti, MMR
b. NIDN : 0627098602
c. Alamat Rumah dan No Tel/HP : Pringsari RT 01/01, Pringapus,
Semarang
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp7.500.000,00
b. Sumber lain :-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : Lima bulan

Semarang, 16-06-2016

Menyetujui,
Wakil Dekan I Ketua Pelaksana Kegiatan

(drg. Andina Rizkia Putri, Sp.KG) (Liftia Layyinatus Syifa’)


NIP. 211009009 NIM. 31101400439

Wakil Rektor III Dosen Pendamping

(Sarjuni, S.Ag, M.Hum) (drg. Kusuma Arbianti, MMR)


NIP. 211596009 NIDN 0627098602

ii
RINGKASAN
Gangguan muskuloskeletal merupakan rasa sakit yang dikaitkan dengan
pekerjaan seseorang yang disertai adanya rasa tidak nyaman pada tangan, lengan,
bahu, leher, dan tulang punggung akibat posisi kerja dengan postur tubuh yang
tetap selama bekerja. Menurut Abduljabbar (2000) WHO tahun 2003 melaporkan
gangguan muskuloskeletal adalah penyakit akibat kerja yang paling banyak terjadi
dan diperkirakan mencapai 60% dari semua penyakit akibat kerja. Sedangkan
dalam penggunaan tenaga fisik, otot dan tulang sangat berperan penting dalam
pergerakan anggota tubuh. Sehingga fisik dan otot yang baik menjadi faktor
utama dalam pusat kegiatan. Akan tetapi, jika otot menerima beban statis secara
berulang dan dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan
muskuloskeletal.
Dokter gigi diasumsikan memiliki gerakan yang statik, awkward,
repetitive saat bekerja dan membutuhkan lebih dari 50% otot tubuhnya untuk
berkontraksi. Sehingga prevalensi gangguan muskuloskeletal pada dokter gigi
berkisar antara 63-93% (Rabiei dkk, 2012). Pekerja yang mempunyai riwayat
penyakit gangguan muskuloskeletal melakukan berbagai cara untuk mengatasi
penyakit tersebut. Sebagian besar dari mereka melakukan pijatan dan istirahat
yang cukup untuk mengatasinya (Handayani, 2011).
Melihat dari fenomena tersebut, dibutuhkan suatu inovasi berupa alat
yang dapat membatu meminimalkan gangguan muskuloskeletal pada dokter gigi
saat melakukan tindakan medis kedokteran gigi. “SMART DENT’S PRO: Solusi
Tepat Snelli Dokter Gigi Hebat” merupakan inovasi dari jas dokter yang didesain
sedemikian rupa dengan penambahan alat berbahan aluminium sehingga tidak
memiliki massa yang berat ketika dikenakan. Jas dokter sangat identik dikenakan
praktisi kedokteran (dokter umum/dokter gigi) saat melakukan tindakan klinik
kepada pasien. Penambahan alat tersebut pada jas dokter gigi diharapkan dapat
menjadi jas dokter pemijat portable yang bisa memberikan kenyamanan dalam
melakukan tindakan pelayanan kepada pasien, sehingga dapat meminimalkan
resiko gangguan muskuloskeletal bagi dokter gigi sebagai operator.

iii
DAFTAR ISI

LAPORAN KEMAJUAN i
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA i
JUDUL PROGRAM i
HALAMAN PENGESAHAN ii
RINGKASAN iii
DAFTAR ISI iv
DAFTAR GAMBAR v
BAB 1. PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang.................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah...........................................................................................2
1.3 Tujuan...............................................................................................................2
1.4 Luaran yang Diharapkan................................................................................2
1.5 Kegunaan..........................................................................................................2
BAB 2. TARGET LUARAN 3
BAB 3. METODE PELAKSANAAN 4
3.1 Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas...................................................4
3.2 Bahan dan Alat.................................................................................................4
3.3 Survei Bahan Baku dan Survei Tempat/Laboratorium Pembuatan............4
3.4 Konsep Desain.................................................................................................4
3.5 Desain Model...................................................................................................5
3.6 Proses Produksi................................................................................................5
3.7 Evaluasi dan Meninjau Ulang Hasil Produksi..............................................5
3.8 Kritik dan saran................................................................................................5
BAB 4. HASIL YANG DICAPAI 6
4.1 Penyempurnaan Desain..................................................................................6
4.2 Pembelian Alat dan Bahan.............................................................................6
4.3 Pembelian Alat dan Bahan.............................................................................6
4.4 Pembuatan Produk...........................................................................................6
4.5 Demo Alat........................................................................................................8
BAB 5. POTENSI HASIL 8
5.1 Potensi Umum.................................................................................................9
5.2 Potensi Khusus................................................................................................9
BAB 6. RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA 10
LAMPIRAN 11
Lampiran 1. Dokumentasi...................................................................................11
Lampiran 2. Pembagian Tugas...........................................................................13
Lampiran 3. Penggunaan Dana..........................................................................14

iv
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Desain model awal “Smart Dent’s Pro”............................................4


Gambar 4.1 Produk Generasi Pertama Smart Dent’s Pro ketika dipasang
di punggung......................................................................................6
Gambar 4.2 Produk Generasi Pertama Smart Dent’s Pro......................................6
Gambar 4.3 Produk Generasi Kedua Smart Dent’s Pro........................................7
Gambar 4.4 Produk Generasi Kedua Smart Dent’s Pro ketika terpasang pada
Snelli..................................................................................................7
Gambar 4.5 Dokter gigi sedang mencoba Smart Dent’s Pro.................................8
Gambar 4.6 Dokter gigi muda sedang mencoba Smart Dent’s Pro.......................8

v
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Gangguan muskuloskeletal merupakan kelaian pada otot skeletal karena
otot menerima beban statis secara berulang dan terus–menerus dalam jangka
waktu yang lama yang akan meyebabkan keluhan berupa kerusakan pada
sendi, ligamen, dan tendon. Masalah gangguan muskuloskeletal lazim
dialami para pekerja yang melakukan gerakan yang sama dan berulang
secara terus menerus. Menurut Abduljabbar (2000) WHO tahun 2003
melaporkan gangguan muskuloskeletal adalah penyakit akibat kerja yang
paling banyak terjadi dan diperkirakan mencapai 60% dari semua penyakit
akibat kerja.
Dokter gigi merupakan salah satu profesi yang memanfaatkan tenaga
fisik sebagai modal utama dalam melakukan suatu pekerjaan. Misalnya
dalam kasus pencabutan (ekstraksi), penambalan, hingga pembersihan
karang gigi. Sehingga kondisi fisik dan otot yang baik menjadi faktor utama
dalam pusat kegiatan. Jika terjadi kontraksi otot yang berlebih dengan
intensitas waktu yang lama dapat menyebabkan kelelahan otot yang
menimbulkan terjadinya kelelahan kerja. Sehingga tenaga medis yang
menggunakan tenaga fisik sebagai modal utamanya dan memiliki jam
terbang tinggi dengan ergonomik yang kurang belum mendapatkan solusi
yang terbaik.
Dokter gigi diasumsikan memiliki gerakan yang statik, awkward,
repetitive saat bekerja dan membutuhkan lebih dari 50% otot tubuhnya
untuk berkontraksi. Sehingga prevalensi gangguan muskuloskeletal pada
dokter gigi berkisar antara 63-93% (Rabiei dkk, 2012). Seperti halnya yang
dikatakan oleh Sarmauly (2009) bahwa pekerjan dengan beban berat dan
perancangan alat yang tidak ergonomis mengkibatkan pengerahan tenga
yang berlebihan dan postur yang salah dapat menyebabkan risiko terjadinya
gangguan muskuloskeletal dan kelelahan dini. Selain menyebabkan
kelelahan, MMH (manual material handling) berpotensi menimbulkan
risiko terhadap bahaya fisik dalam hal keluhan nyeri pinggung, punggung,
bahu, dll atau dikenal gangguan muskuloskeletal (Ayoub & Dampsey, 1999).
Ergonomi adalah suatu cara yang pintar, tidak menyusahkan diri dengan
merancang alat, perlengkapan, tempat kerja, dan daftar pekerjaan yang
sesuai dengan pekerjaannya. Prinsip dari ergonomi adalah kenyamanan,
kesehatan dan efisiensi. Dalam prinsip ini posisi pasien menyesuaiakan
posisi operator. Akan tetapi, dalam praktik ada kalanya para operator tidak
menerapkan prinsip ergonomi tersebut. Pekerja yang mempunyai riwayat

1
gangguan muskuloskeletal melakukan berbagai cara untuk mengatasi
penyakit tersebut. Sebagian besar dari mereka melakukan pijatan dan
istirahat yang cukup untuk mengatasinya. (Handayani, 2011).
Pelaksana membuat sebuah inovasi baru berupa “Smart Dent’s Pro:
Solusi Tepat Snelli Dokter Gigi Hebat” yaitu Jas dokter gigi dengan alat
pemijat portable yang ringan, nyaman dan aman untuk dilepas pasang
didalam jas dokter. Disamping menangani pasien, dokter juga dapat
merelaksasikan otot yang tegang. Dengan tetap menerapkan prinsip
ergonomi, diharapkan “Smart Dent’s Pro” ini dapat meminimalkan risiko
gangguan muskuloskeletal pada dokter gigi.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apa yang dimaksud Smart Dent’s Pro?
2. Bagaimana Smart Dent’s Pro dapat meminimalisir ketegangan pada otot?
3. Bagaimana merancang dan membuat Smart Dent’s Pro?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan Smart Dent’s Pro adalah sebagai berikut :
1. Menginovasi bentuk jas dokter gigi sehingga dapat memiliki manfaat
lain sebagai alat refleksi otot.
2. Meminimalkan gangguan muskuloskeletal pada dokter gigi pada saat
melakukan tindakan medis kedokteran gigi.
1.4 Luaran yang Diharapkan
Luaran yang diharapkan adalah sebagai berikut:
1. Smart Dent’s Pro dapat menjadi produk inovasi baru seorang dokter gigi
untuk meminimalkan gangguan muskuloskeletal.
2. Publikasi ilmiah.
3. Draft paten.
1.5 Kegunaan
1. Bagi instansi kesehatan
Kegunaan dari dental snelli portable ini adalah untuk memberikan
kenyamanan operator (dokter gigi, dokter gigi muda, maupun mahasiswa
kedokteran gigi) disamping melakukan penanganan terhadap pasien
dengan tetap menggunakan prinsip ergonomi. Sehingga dapat
meminimalkan risiko gangguan muskuloskeletal operator.
2. Bagi Peneliti
Hasil penelitian bermanfaat untuk memperkaya wawasan, serta
dapat menciptakan dan memberikan referensi untuk pembuatan inovasi
yang baru.

2
BAB 2. TARGET LUARAN

Tahap awal dari target luaran produk adalah inovasi jas dokter gigi
yaitu Smart Dent’s Pro sebagai alat refleksi otot yang aman di letakan di
dalam jas dokter gigi atau snelli sehingga mampu meminimalkan gangguan
muskuloskeletal pada praktisi kedokteran gigi ketika melakukan tindakan
medis.
Tahap berikutnya adalah publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah bertujuan
sebagai langkah awal dan validasi dari Smart Dent’s Pro. Smart Dent’s Pro
memiliki keunggulan yaitu ringan dan nyaman. Selain itu alat ini juga
memiliki sifat portable, sehingga dapat dilepas pasang dengan mudah, dan
diharapkan dapat dikembangkan secara meluas.
Smart Dent’s Pro merupakan jas dokter dengan inovasi pemijat pada
punggung yang belum pernah ada sebelumnya. Sehingga memiliki peluang
paten.
Mendukung Asean Economy Community (AEC), Smart Dent’s Pro
diharapkan menjadi karya anak bangsa yang dapat bersaing di kancah industri
perdagangan alat kesehatan di Asia.

3
BAB 3. METODE PELAKSANAAN

3.1 Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas


Terlampir
3.2 Bahan dan Alat
a. Bahan yang digunakan antara lain :
- Jas Dokter - 1 RJ
- Dynamo - Resleting kecil
- Kabel - Batu baterai
- Alumunium kotak - MB.L 3x10
- R¼ - Plat SM 50x50
- Ied pth - Snap-Ring
- Photo diode - dll
- 1 batang L klem besar tbl
- Perekat
- 1 plat 2 mm
- Perekat
b. Alat yang digunakan antara lain :
- Gergaji besi
- Solder
- Ragun
- Bor duduk
- Bor tangan
- Kikir tangan
- Kikir mesin/gurinda
- Gunting
- Dll.
3.3 Survei Bahan Baku dan Survei Tempat/Laboratorium Pembuatan.
Survei bahan baku dilakukan agar mendapatkan bahan yang cocok
untuk pembuatan “Smart Dent’s Pro”. Survei bahan baku dilakukan dengan
cara mengunjungi toko bangunan, toko elektro, survei jas dokter dll.Selain itu
dilakukan peninjauan lab.elektro dan Robotik Fakultas Teknologi Industri
sebagai tempat pembuatan produk tersebut.
3.4 Konsep Desain
Sebelum melakukan desain model, perancangan konsep desain dari
produk yang akan dibuat, meliputi:
- Jenis produk : Jenis produk atau dalam hal ini adalah ‘SmartDent’s Pro’
yaitu Jas dokter gigi pemijat portable yang penempatannya di jas bagian
dalam.
- Kegunaan : Sebagai produk inovatif jas dokter gigi yang memiliki
fungsi ganda sebagai alat refleksi otot.
- Bentuk : Jas dokter gigi yang didalam jasnya diberikan alat pemijat
yang bisa dilepas pasang. Sehingga memiliki fungsi ganda.

4
3.5 Desain Model
Membuat desain model dari ‘Smart Dent’s Pro’ dalam bentuk gambar
dua dimensi menggunakan software.

Gambar 3.1 Desain Model Awal “Smart Dent’s Pro”

3.6 Proses Produksi


Tahap yang dilakukan selanjutnya adalah proses produksi. Proses
produksi ini meliputi pemilihan material yang diperlukan untuk membuat
‘Smart Dent’s Pro’. Selama proses produksi, peninjauan tiap komponen
dilakukan secara rutin guna mendapatkan hasil yang sesuai dengan konsep
design.
3.7 Evaluasi dan Meninjau Ulang Hasil Produksi
Merupakan kegiatan evaluasi tentang kelemahan dan kelebihan
dari‘Smart Dent’s Pro’ dengan cara meninjau fungsi, kenyamanan, design dan
lain-lain. Proses evaluasi ini selalu kami lakukan untuk mengukur apakah
sudah sesuai fungsinya untuk mengurangi angka gangguan muskuloskeletal
pada dokter gigi, kemudian apakah sudah nyaman jika diletakkan ditubuh
operator, dll.
3.8 Kritik dan saran
Menampung kritik dan saran tentang kesesuaian fungsi,
kenyamanan,design dan hal-hal lain yang terkait dengan ‘Smart Dent’s Pro’
kepada pihak praktisi kedokteran gigi.

5
BAB 4. HASIL YANG DICAPAI

4.1 Penyempurnaan Desain


Kegiatan yang dilakukan setelah dinyatakan lolos., Tim melakukan
penyempurnaan desain guna memperjelas dan mempermudah dari proses yang
akan kami lakukan selanjutnya. Setelah dilakukan penyempurnaan pada
desain, kemudian survey alat dan bahan.
4.2 Pembelian Alat dan Bahan
Survey alat dan bahan baku dilakukan sebelum membeli alat dan
bahan baku tersebut. Kegiatan ini bertujuan agar alat dan bahan yang
digunakan merupakan kualitas terbaik dan akan mendapat harga yang lebih
murah jika dibandingkan dengan harga tanpa survey terlebih dahulu. Survey
dilakukan dengan cara mencari harga yang sebenarnya ditawarkan oleh pasar
dan mengetahui lokasi tempat penjualan.
Lokasi tempat pembelian alat dan bahan yang akan kami lakukan
berada di toko elektronik kompleks jalan Sriwijaya, kompleks pertokoan
didaerah simpang lima semarang, kompleks pertokoan perumahan genuk
indah, gedung pumanisa lantai I, kompleks pertokoan didaerah pasar johar,
serta pemesanan jas dokter secara online.
4.3 Pembelian Alat dan Bahan
Setelah melakukan survey, tim melakukan pembelian alat dan bahan
baku. Akan tetapi yang terbeli hanya sebagian saja, karena dana yang kami
miliki masih sedikit. Sehingga pembelian alat dan bahan baku dipilih
berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas. Pembelian alat dan bahan sudah
terlampir pada lampiran 3 beserta justifikasi dana.
4.4 Pembuatan Produk
Setelah dilakukan survey dan pembelian alat bahan, langkah
selanjutnya yakni pembuatan produk. Pembuatan produk awal kami
melaksanakan sesuai desain yang kami buat dengan hasil produk pada
generasi pertama seperti gambar dibawah ini:

6
Gambar 4.1 Produk Generasi Pertama Gambar 4.2 Produk Generasi Pertama
Smart Dent’s Pro ketika dipasang Smart Dent’s Pro.
di punggung

Evaluasi :
- Produk yang dihasilkan terlalu berat,
- Sistem alat bergerak memutar sehingga butuh penggunaan motor dinamo
dengan energi besar,
- Menimbulkan ketidaknyamanan pada pemakainya karena bentuknya yang
terlalu besar.
- Untuk pemasangan dan pengambilan dari jas dokter lebih susah.

Sehingga, setelah dipertimbangkan dan dikonsultasikan kepada dosen


pembimbing karena banyak kekurangan pada produk ‘Smart Dent’s Pro’ yang
generasi pertama,akhirnya diputuskan untuk mengevalasi dan membuat
alternatif pembuatan produk kembali seperti gambar dibawah ini :

Kelebihan dibandingkan generasi pertama:


- Produk lebih ringan,
- Tidak dibutuhkan motor penggerak yang terlalu besar,
- Menimbulkan kenyamanan pada pemakainya karena produk dibuat
setipis mungkin,
- Lebih mudah dilepas pasang pada jas dokter.

7
Gambar 4.3 Produk Generasi KeduaGambar 4.4 Produk Generasi Kedua Smart
Smart Dent’s Pro Dent’s Pro Ketika Terpasang pada Snelli

4.5 Demo Alat


Demo alat Smart Dent’s Pro dilakukan di RSIGM Sultan Agung
Semarang, dan dicobakan ke beberapa praktisi kedokteran gigi meliputi dokter
gigi dan dokter gigi muda, seperti pada gambar berikut :

Gambar 4.5 Dokter gigi sedang Gambar 4.6 Dokter gigi muda sedang mncoba
mencoba Smart Dent’s Pro Smart Dent’s Pro

Dari hasil demo alat yang kami lakukan ke beberapa praktisi


kedokteran gigi menyatakan puas dan nyaman terhadap alat yang kami buat.
Namun, ada saran jika kalau bisa ditambahi motor penggetar lagi 1 dibagian
tengah punggung belakang yang kami akan jadikan evaluasi dan
pengembangan lagi setelah monev berlangsung

8
BAB 5. POTENSI HASIL

5.1 Potensi Umum


 Inovasi Produk
Smart Dent’s Pro merupakan suatu inovasi baru berupa snelli atau
jas dokter yang disertai pemijat pada area punggung. Alat ini bekerja
merelaksasikan otot dan diklaim dapat meminimalkan gangguan
musculoskeletal pada dokter gigi. Selain itu alat ini bersifat portable
sehingga dapat dengan mudah dilepas pasang.
5.2 Potensi Khusus
 Publikasi Ilmiah
Karena perkembangan sains dan teknologi di dunia begitu cepat,
diharapkan alat ini dapat mengikuti perkembangan zaman. Sehingga dapat
bermanfaat bagi praktisi kesehatan khususnya dokter gigi.
 Peluang Paten
Produk Smart Dent’s Pro dari segi orisinalitas sangat terjamin
karena produk ini belum pernah ada dan dibuat sebelumnya. Sehingga
sangat berpeluang untuk dipatenkan.
 Peluang Komersil
Sistem alat pemijat pada Smart Dent’s Pro bekerja secara portable
sehingga mudah untuk dilepas pasang dan digunakan. Selain itu alat yang
ringan, praktis dan nyaman ketika dipakai menjadikan alat ini memiliki
peluang komersil untuk dipasarkan.

9
BAB 6. RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA

No. Jenis Kegiatan Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5 Bulan 6


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pembuatan
Produk
2 Pengkalibrasian
produk
4 Uji coba
produk
5 Demonstrasi
produk
6 Evaluasi kerja
alat
7 Kesimpulan
dan saran
laporan akhir

Rencana tahap selanjutnya kami akan melakukan evaluasi kembali atas


kritik saran yang kami terima. Yaitu berupa menambahkan satu buah motor
penggerak di bagian punggung. Selain itu kami akan menyempurnakan kembali
Smart Dent’s Pro.

10
LAMPIRAN

Lampiran 1. Dokumentasi

Pelaksanaan Rapat Tim Didepan


PerpustakaanUnissula Ruang Robotik Fakultas Teknologi
Industri Unissula

Tim Melakukan Perancangan Alat Percobaan Alat Generasi Pertama

Tim Mendatangi Penjahit Guna


Tim Mengevaluasi Alat
Melakukan Penempelan Perekat Jas
11
Perancangan Alat Generasi Kedua Perancangan Alat Generasi II

Alat sudah terpasang Alat sudah terpasang di jas

Demo Alat Demo Alat di RSGM Islam Sultan Agung

12
Lampiran 2.Pembagian Tugas

Ketua Pelaksana

Liftia Layyinatus Syifa’

Administrasi Log Book dan Administrasi Simlitabmas dan Produksi dan Oprasional
Keuangan pengembangan produk
Ijal Rizauan
Henida Prabawati Intan Kumala sari

No. Nama/NIM Prodi Fakultas Uraian Tugas

1. Liftia Layyinatus Kedokteran Kedokteran Mengontrol dan mengawa


Syifa’ Gigi Gigi semua kegiatan serta menja
tanggung jawab program.
2. Henida Prabawati Kedokteran Kedokteran Bertanggung jawab at
Gigi Gigi penulisan admisnistrasi logbo
dan mengatur keuangan
3. Intan Kumala Sari Kedokteran Kedokteran Bertanggung jawab at
Gigi Gigi penulisan administra
simlitabmas dan pengembang
produk
4. Ijal Rizauan Manajemen Ekonomi Bertanggung jawab dalam pros
produksi dan evaluasi produk

13
Lampiran 3. Penggunaan Dana
1. Peralatan Penunjang

Harga
Tanggal Jumlah
No Jenis Anggaran Kuantitas Satuan
Pembelian (Rp)
(Rp)
1 Gergaji potong 11/03/2016 1 unit 24000 24000
2 RJ 30/05/2016 1 unit 21000 21000
3 Stop fas 16/06/2016 1 unit 4500 4500
4 CE822 16/06/2016 1 unit 30000 30000
Subtotal (Rp) 79500
2. Peralatan Habis Pakai

Harga
Tanggal Jumlah
No Jenis Anggaran Kuantitas Satuan
Pembelian (Rp)
(Rp)
1 Nilon 2,5 cm 11/04/2016 1 meter 50000 50000
2 As 4 mm 11/04/2016 1 meter 4500 4500
3 E-004 snap ring 11/04/2016 1 unit 10000 10000
Alumunium ½ x ½ 16/04/2016 1 unit 30700 30700
4
inch
5 R 1/4 23/04/2016 20 unit 200 4000
6 Led pth 3 m 23/04/2016 20 unit 500 10000
7 Photodioda 3 m 23/04/2016 20 unit 2300 46000
Led 3 mm 23/04/2016 20 unit 300 6000
8
9 L Klem besar tebal 30/04/2016 1 unit 43500 43500
10 Plat 50 x 50 30/04/2016 2 meter 75000 75000
Bantal pijat leher 3/05/2016 1 unit 268500 268500
11
kaihen
12 Alat pemijat getar 18/052/016 1 unit 39200 39200
13 Baterai ABC Alkalin 18/05/2016 1 set 28900 28900
14 MB L 3 x 10 20/05/016 20 unit 700 14000
Alat pijat betis getar 24/05/2016 1 unit 82500 82500
15
portable
Baterai ABC Biru R- 25/05/2016 4 unit 2000 8000
16
6
17 Baterai ABC kotak 26/05/2016 2 unit 7500 15000
Alat pijat betis 27/05/2016 1 unit 147000 147000
18
portable
Jas dokter pria 27/05/2016 1 unit 175500 175500
19
lengan pendek
20 Jas dokter wanita 27/05/2016 1 unit 175500 175500

14
lengan panjang
21 @ Ale @ hid 27/05/2016 1 unit 290000 290000
22 Perekat 30/05/2016 5 meter 4500 22500
23 Kancing batugu 31/05/2016 5 unit 1000 5000
24 Baterai kotak 31/05/2016 4 unit 9500 38000
25 Red lsa 31/05/2016 5 unit 1300 6500
26 Dompet hijau 31/05/2016 4 unit 5000 20000
27 Kain celana 14/06/2016 1 unit 50000 50000
28 Karet 2 cm 14/06/2016 1 meter 2500 2500
29 Ret jaket 70 cm 14/06/2016 1 unit 2600 2600
30 Ret biasa 14/06/2016 1 unit 19000 19000
31 Perekat 16/06/2016 5 meter 7500 37000
32 Saklar kecil 16/06/2016 5 unit 2000 10000
33 Kabel prakarya 16/06/2016 1 meter 3000 3000
Subtotal (Rp) 1942400
3. Peralatan Perjalanan

Harga
Tanggal Jumlah
No Jenis Anggaran Kuantitas Satuan
Pembelian (Rp)
(Rp)
1 Premium 11/04/2016 1,53 L 6550 10000
2 Premium 17/04/2016 2,29 L 6550 15000
3 Premium 23/04/2016 1,53 L 6550 10000
4 Pertalite 28/04/2016 2,82 L 7100 20000
5 Pertalite 4/05/2016 2,82 L 7100 20000
6 Premium 18/05/2016 2,29 L 6550 15000
7 Premium 20/05/2016 1,53 L 6550 10000
8 Premium 26/05/2016 1,56 L 6500 10000
9 Premium 29/05/2016 1,56 L 6550 10000
10 Premium 31/05/2016 1,83 L 6550 12000
11 Premium 1/06/2016 2,29 L 6550 15000
Subtotal (Rp) 147000

15
4. Lain – lain

Harga
Tanggal Jumlah
No Jenis Anggaran Kuantitas Satuan
Pembelian (Rp)
(Rp)
1 Pulsa 17/04/2016 4 unit 50000 200000
2 Fotokopi 4/05/2016 8 lembar 150 1200
Print foto dan print 10/05/2016 1 bandel 1000 11000
3
warna
4 Print dan jilid 18/05/2016 1 bandel 500 13000
5 Pulsa 18/05/2016 4 unit 50000 200000
6 Kuota internet 29/05/2016 4 unit 60000 24000
7 Permak jas 30/05/2016 2 unit 25000 50000
8 Materai 6000 13/06/2016 2 unit 7000 14000
9 Flashdisk 14/06/2016 2 unit 100000 200000
10 Kertas A4 80 gsm 14/06/2016 1 rim 40000 40000
11 Pulsa 14/06/2016 4 unit 50000 200000
12 Tinta epson 15/06/2016 3 unit 90000 270000
13 Kuota internet 15/06/2016 4 unit 60000 240000
14 Permak jas 16/06/2016 2 unit 75000 150000
15 Fotokopi dan print 16/06/2016 1 bandel 500 14000
16 Flashdisk 17/06/2016 2 unit 100000 200000
Scan 19/06/2016 28 2000 56000
17
lembar
18 Kertas A4 70 gsm 19/06/2016 1 rim 40000 40000
19 Cetak foto 19/06/2016 10 buah 3000 30000
20 Pulsa 19/06/2016 4 unit 50000 200000
21 Materai 19/06/2016 2 unit 7000 14000
22 Print dan jilid 19/06/2016 1 bandel 14000 14000
Subtotal (Rp) 2181200
Total (Rp) 4364100

16